sembelit

Melon Jingga | Cucumis melo

melon-jingga

melon-jingga

Kandungan
a. air
b. vitamin A
c. vitamin B
d. vitamin C
e. protein
f. kalsium
g. fosfor

Manfaat
a. mencegah stroke
b. mencegah penyakit jantung
c. mencegah sembelit
d. isotonik alami
e. mencegah dan menyembuhkan asam urat
f. membersihkan pencernaan

Kasingsat | Cassia occidentalis

kasingsat

kasingsat

Kandungan
a. dimericanthrone glikosida
b. 1,8-dihedroxy-anthraquinone
c.alpha-hydroxy-anthraquinone
d. emodin
e. quercetin
f. heterodianthrone
g. chrysophanol

Manfaat
a. menyembuhkan sakit kepala yang berulang
b. mengatasi keputihan
c. menyembuhkan gigitan binatang berbisa
d. menyembuhkan sesak napas
e. mengatasi sembelit

Daun Prasman | Eupatorium triplinerve

daun-prasman

daun-prasman

Kandungan
a. minyak atsiri
b. saponin
c. flavonoida
d. polifenol

Manfaat
a. mengatasi diare kronis
b. memperlancar buang air kecil
c. mengatasi sariawan
d. memperlancar haid

Kamandrah | Croton tiglium

kamandrah

kamandrah

TANAMAN Kamandrah (Croton tiglium) berupa tanaman semak dengan tinggi tanaman sekitar 30 -60 cm. Bentuk batang tegak, bulat, berambut dan berwarna hijau, dengan daun tunggal, berseling dan lojong. Bentuk tepi daun bergerigi dengan ujung yang runcing. Panjang daun sekitar 3-5 cm, dengan lebar daun sekitar 1-4 cm. Bentuk tangkai silindris dengan panjang 2-3 cm, bentuk pertulangan menyirip dan berwarna hijau. Bunga tanaman kamandrah majemuk dengan bentuk bulir, berada di ujung batang dengan kelopak membulat, memiliki banyak benang sari dengan mahkota berbentuk corong. Buah tanaman kamandrah berbentuk bulat dengan diameter sekitar 0,5 cm dan berwarna hijau. Akar tanaman kamandrah adalah akar tunggang.

CARA MENDAPATKAN KAMANDRAH
Tanaman kamandrah (Crototi tiglium) merupakan salah satu tanaman obat yang banyak terdapat di wilayah Indonesia, sehingga tanaman ini ada yang menamakannya simalakian (Sumatera Barat), ceraken (Javva)’ roengkok (Sumatera Utara), semoeki (Ternate), kowe (Tidore).

KHASIAT KAMANDRAH
Di daerah Kalimantan Tengah, biji tanaman kamandrah banyak dimanfaatkan masyarakat sebagi pencahar berat. Dengan memakan bijinya, maka biasanya akan cepat buang air besar, akan tetapi kelebihannya tidak menimbulkan mulas pada perut. Di daerah Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Pulau Komodo, serbuk dari biji kamandrah biasa digunakan nelayan untuk meracuni ikan di perairan sehingga ikan mudah ditangkap. Serbuk biji kamandrah adalah ampas dari biji setelah minyak dikeluarkan dari biji kamandrah.

Jarak Ulung | Jatropha gossypipolia

jarak-ulung

jarak-ulung

JARAK ULUNG (Jatropha Gossypipolia L.) umumnya tumbuh liar di tepi jalan, lapangan rumput atau di semak terutama tempat terbuka yang terkena sinar matahari di dataran rendah. Jarak ulung berasal dari Amerika Selatan. Ciri-ciri secara umum merupakan tanaman perdu tahunan, tumbuh tegak, tinggi 1-2 m, dengan rambut kelenjar yang kebanyakan berbentuk bintang yang bercabang, getahnya bersabun. Batang berkayu, bulat, warnanya cokelat, banyak bercabang. Daun tunggal, bertangkai panjang, helaian daun bulat telur sungsang sampai bulat, berbagi 3-5, taju runcing, panjang 7-22 cm, lebar 6-20 cm, daun muda berwarna keunguan, daun tua warnanya ungu kecokelatan. Bunga majemuk berbentuk corong, kecil, warnanya keunguan, keluar dari ujung batang. Dalam satu pohon terdapat bunga jantan dan bunga betina. Buah berkendaga tiga, bulat telur, sedikit berlekuk tiga dengan b alur memanjang, warnanya hijau, bila masak menjadi hitam. Bijinya bulat, cokelat kehitaman. Bijinya mengandung minyak. Bila diperas, minyak tersebut dapat digunakan untuk lampu.

Kandungan kimia yang terkandung di dalamnnya alkaloid, tanin, kalsium oksalat, dan sulfur pectic substans. Selain itu, minyak dan biji jarak ulung mengandung co- carcinogenic esters dan 12-deoxy-16-hydroxyphorboll yang berfungsi sebagai antikanker. Efek farmakologis yang dimiliki oleh jarak ulung diantaranya sebagai pencahar, menghilangkan nafsu makan.

CARA MENDAPATKAN JARAK ULUNG
Perbanyakan jarak ulung dapat dilakukan dengan biji dan anakan. Jarak ulung dirawat dengan disiram air yang cukup, dijaga kelembapan tanahnya, dan dipupuk dengan pupuk organik. Taruman ini dapat tumbuh pada daerah 250-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan biji

KHASIAT JARAK ULUNG
Bengkak, penyakit kulit, demam, susah buang air besar, sebagai anti kanker.

RESEP
Daun dan biji jarak ulung dapat dimanfaatkan untuk mcngobati beberapa penyakit sebagai berikut.

Bengkak terpukul dan penyakit kulit
Cuci 3 — 4 helai daun segar jarak ulung sampai bersih, olesi dengan minyak kelapa, lalu panaskan di atas api sampai layu. Tempelkan daun pada perut saat masih hangat.

Demam
Cuci 10—15 helai daun segar jarak ulung sampai bersih, rebus dengan air secukupnya. Setelah mendidih, gunakan air rebusan untuk mandi.

Susah buang air besar
Cuci bersih 20 butir biji jarak ulung, sangrai, lalu tumbuk sampai halus. Seduh hasil tumbukan dengan 1 cangkir air panas, lalu minum sekaligus 1 cangkir sehari.

Ketepeng Cina | Cassia alata

ketepeng-cina

ketepeng-cina

TUMBUHAN ketepeng cina (Cassia alata L.) termasuk tumbuhan dikotil yang mempunyai sistem perakaran tunggang, yaitu memperlihatkan akar pokoknya yang bercabang-cabang menjadi akar yang lebih kecil dan berbentuk kerucut panjang yang terus tumbuh lurus ke arah bawah. Jika dilihat dari batangnya, tumbuhan ketepeng cina (Cassia alata L) merupakan tumbuhan berkayu dengan ketinggian ± 3 m, benWM batang bulat dan mempunyai sistem percabangan simpodial.

Daun Ketepeng cina ( Cassia alata L) berbentuk jorong sampai bulat telur sungsang, merupakan daun majemuk menyirip genap yang berpasang-pasangan sebanyak 5-12 baris, mempunyai anak daun yang kaku dengan panjang 5-15 cm, lebar 2,5-9 cm, ujung daunnya tumpul dengan pangkal daun runcing sorta tepi daun rata. Pertulangan daunnya menyirip dengan tangkai anak daun yang pendek dengan panjang ± 2 cm dan berwarna hijau.

Bunga Ketepeng cina (Cassia alata L) merupakan bunga majemuk yang tersusun dalam tandan bertangkai panjang dan tegak yang terletak di ujung-ujung cabangnya dengan mahkota bunganya yang berwarna kuning terang.

Buah Ketepeng cina (Cassia alata L) berupa polong-polongan yang gepeng panjang persegi empat dengan panjang ± 18 cm dan lebar ± 2,5 cm berwarna hitam. Di samping itu, buah Ketepeng cina juga mempunyai sayap pada kedua sisinya dengan panjang 10-20 mm dan lebar 12-15 mm. Jika buah tersebut masak, maka pada kedua sisinya) akan membuka atau pecah sehingga biji yang terdapat di dalam polong akan terlempar keluar. Biji yang dimiliki Ketepeng cira (Cassia alata L.) berbentuk segitiga lancip dan berbentuk pipih yang berjumlah 50-70 biji pada setiap polongnya.

CARA MENDAPATKAN KETEPENG CINA
Perbanyakan tanaman dengan biji dan stek batang. Perawatannya dengan pengendalian hama, gulma, pemupukan, dan penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tcmpat dengan ketinggian dari datran rendah hingga 1400 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun.

KHASIAT KETEPENG CINA
Daun Ketepeng cina (Cassia alala L.) dapat digunakan sebagai obat secara tradisional. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan kimia yang terdapat didalamnya seperti rein aloe emodina, rein aloe emodina diantron, rein aloe emodina asam krisofanat (dehidroksimetilantroquinone) dan tannin. Di samping itu alkaloida, flavonoida dan antrakinon juga terdapat di dalamnya.

RESEP
Panu
7 genggam daun ketepeng cina segar direbus kemudian dilumatkan sampai menjadi bubur. Bila sudah menjadi bubur, dioleskan ke kulit yang terkena panu.

Sembelit (susah buang air besar)
7 lembar daun muda ketepeng cina segar direbus dengan 2 gelas air hingga mendidih sampai menjadi 1 gelas, tunggu hingga dingin kemudian diminum sekaligus.

Sariawan
4 lembar daun ketepeng cina segar dicuci bersih, kemudian dikunyah dengan garam secukupnya (seperti mengunyah sirih) selama beberapa menit, kemudian aimya ditelan dan ampasnya dibuang.

Cacing Keremi pada anak-anak
7 lembar daun ketepeng cina segar direbus dengan 2 gelas air hingga mendidih sampai menjadi 1 gelas, disaring. Kemudian ditunggu hingga dingin dan

Kacapiring | Gardenia augusta

kacapiring

kacapiring

KACAPIRING termasuk familia Rubiaceae. Banyak dipelihara sebagai tanaman hias atau pagar hijau untuk memperindah halaman, dan juga memiliki aroma bunga harum. Kacapiring termasuk tumbuhan perdu yang berumur tahunan serta banyak memiliki cabang, ranting maupun daun yang lebat, mudah tumbuh di sembarang tempat, baik di daerah dingin maupun panas. Namun, tumbuhan ini lebih cocok di daerah pegunungan atau lokasi yang tingginya lebih dari 400 m dpl. Batang pohonnya mampu mencapai ketinggian berkisar 1-2 m. Bunganya berukuran besar, indah mirip dengan bunga mawar putih dengan tajuk-tajuk melingkar dan bersusun membentuk satu kesatuan yang anggun. Daunnya berbentuk oval, tebal, licin dan mengkilap pada permukaan telapak daun bagian atasnya.

Karena keharuman bunganya, kaca piring mempunyai nilai komersial untuk dibuat minyak wangi. Pengembangbiakan tanaman ini dapat dilakukan dengan cara stek. Potongan batang yang mempunyai ruas 3 sampai 4 sangat baik untuk keperluan ini. Kacapiring memiliki nama lain yatu ceplok piring, cepiring, peciring, buah patah, buah batek, buah kuning, dan bunga susu.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Bunga, buah, daun

KHASIAT KACAPIRING
Daun kacapiring mempunyai kandungan zat minyak menguap, antara lain memgandung unsur linalool dan styrolyl. Tanaman ini berkhasiat untuk mengobati diabetes melitus, sariawan, demam, dan sukar buang air besar. Bunganya yang putih dengan keharuman yang khas dan banyak dipakai untuk dijadikan minyak atsiri atau bahan parfum bisa juga sebagai luluran untuk membersihkan badan dan menghilangkan kotoran yang menempel, membuat kulit menjadi bersih dan cerah. Sementara buahnya yang berwarna kuning mengandung crocin (salah satu jenis karotenoida) sering digunakan sebagai pewarna kue tradisional (wagashi), asinan lobak (takuan) dan pencelupan tekstil di Jepang. Selain itu pada buah juga mengandung senyawa aktif suatu glikosida irid’rtd y#ing geniposida yang digunakan untuk mengobati demam yang disertai pcradangan, juga untuk menobati infeksi. Ekstrak gardenia yang diberikan pada hewan coba terbukti mampu menurukan kadar bilirbun darah. Hasil ini memberikan informasi penting mengapa kacapiring digunakan untuk mengobati gangguan hepar.

Geniposida pada buah kacapiring selain berkhasiat sebagai hepatoprotektor, juga berkhasiat sebagai antitumor. Pada pengujian terhadap hewan coba diketahui, senyawa pentaasetil geniposida tidak menyebabkan toksisitas pada liver, jantung, dan ginjal. Dengan demikian ekstrak buah kacapiring relatif aman untuk dikonsumsi, malah sangat prospekstif untuk dikembangkan sebagai obat antitumor. Penelitian ini juga didukung dengan penelitian lainnya yang menyatakan bahwa senyawa geniposida yang berhasil diisolasi dari kacapiring ini ternyata memiliki kemampuan sebagai detoksifikasi (membersihkan racun) antioksidan, dan juga antikarsinogenesis.

Hasil penelitian hewan coba mencit juga membuktikan, kacapiring dapat mengurangi tingkat keparahan pada penyakit pankreatitis, dapat menurunkan tekanan darah, juga mengurangi nyeri dan kejang-kejang. Selain daun dan buah, bunga kacapiring juga berkhasiat sebagai obat. Sebuah penelitian membuktikan, bunga kacapiring juga mengandung senyawa iridoid yang berkhasiat sebagai antimikroba, terutama melawan bakteri E. coli, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, dan jamur Candida albicans.

Buah, bunga dan daun kacapiring relatif aman untuk digunakan sebagai obat. Hanya saja harus berhati-hati mengonsumsi atau mengunakan buah kacapiring ini, karena dapat menyebabkan diare. Umumnya buah kacapiring digunakan dengan dosis 3 – 12 g per hari.

RESEP
Diabetes Mellitus
12 lembar daun kacapiring direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, diminum sekaligus, dan diulangi secara rutin setiap hari.

Sariawan
7 lembar daun kacapiring diremas-remas ditambah dengan 1 cangkir air, dan disaring, ditambah 2 sendok makan madu dan 1 potong gula aren kemudian diaduk sampai merata, diminum, dan diulangi setiap dua hari sekali.

Demam
7 lembar daun kacapiring diremas-remas ditambah 1 gelas air dan disaring. Tambahkan 1 potong gula batu, dan diaduk sampai merata.

Sukar buang air besar
3 biji buah kacapiring direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1
gelas.

Muntah
Bunganya yang masih segar dimakan.

Luluran Pemutih
Bunga kaca piring, temu giring, temulawak, daun jeruk purut, kulit mutiara, dan iaun dondong diiris tipis-tipis, kemudian dikeringkan. Beras ketan disangrai sampai >erwarna cokelat dan harum. Semua bahan ditumbuk menjadi satu, dan setelah halus iap dijadikan lulur pemutih untuk seluruh badan.

Bambu Tali | Asparagus cochinchinensis

bambu-tali

bambu-tali

Nama daerah
Asparagus

Uraian tanaman
Terna merambat, menahun, banyak bercabang. Terdapat liar di hutan-hutan terbuka, semak belukar, kadang pada bukit yang berbatu-batu atau ditanam sebagai tanaman hias yang didapat dari dataran rendah sampai lebih kurang 1.150 m dpl.

Akar berumbi kecil, berbentuk kerucut dan berkelompok, panjang umbi sekitar 4-10 cm, berwarna kuning abu-abu. Batangnya kecil, panjang dapat mencapai 2 m. Daunnya pipih, berbentuk garis, panjang 1-2,5 cm, lebar 1 mm, ujung runcing, duduknya tersebar. Bunga berkelompok, keluar dari ketiak daun, warnanya putih atau putih kuning. Buahnya buah buni, diameter 6 mm, bila masak berwarna merah tua sampai hitam.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa manis, pahit, dingin. Masuk meridian paru-paru dan ginjal. Menyuburkan yin, membersihkan paru-paru dan menurunkan panas api, merangsang produksi cairan tubuh.

Bagian yang digunakan
Umbi yang dikeringkan

Kegunaan
Batuk, batuk darah, TBC paru, sakit kerongkongan
Muntah darah, rasa haus, berkeringat malam
Diabetes mellitus
Susah buang air besar
Demam disertai gaduh gelisah
Carsinoma, fibroadenoma, hyperplasia kelenjar payudara
lymphosarcoma, leukemia

Jamur Maitake | Grifola frondosa

jamur-maitake

jamur-maitake

Kandungan
a. senyawa polisakarida beta 1,6 glukan
b. antioksidan

Manfaat
a. mencegah kanker dan tumor
b. mengatasi HIV/AIDS
c. menyembuhkan batuk kering
d. mengatasi insomnia
e. mengatasi sembelit
f. mengontrol berat badan

Ramuan tradisional mencegah berbagai penyakit
Jamur maitake semula dikenal sebagai jamur makanan. Namun hasil penelitian menunjukkan kandungan zat-zat untuk pengobatannya lebih besar, sehingga digunakan sebagai bahan pengobatan. Oleh karena itu, jamur maitake sudah banyak diolah dalam bentuk ekstrak (kapsul) yang dapat kita beli dengan mudah di toko-toko herbal.

Temu Giring | Curcuma heyneana

temu-giring

temu-giring

Kandungan
a. piperazin sitrat
b. atsiri
c. amilun
d. dammar
e. lemak
f. tannin

Manfaat
a. menyembuhkan cacingan
b. meningkatkan daya tahan tubuh
c. mengatasi sembelit
d. mengatasi rematik
e. mengatasi disentri