obat sakit gigi

Sakit Gigi

Ramuan 1:

Teteskan 3 tetes getah daun kemiri ke bagian yang sakit. Lakukan 3x seminggu.

Ramuan 2 

Dengan minyak biji pala. Teteskan sedikit saja ke bagian yang sakit.

Ramuan 3

Dengan minyak cengkih. Caranya, gigi yang berlubang disumbat dengan kapas yang telah diteteskan dengan minyak cengkih. Atau, 10 butir cengkih disangrai lalu digiling halus. Masukkan pada lubang gigi secukupnya, lalu ditutup dengan kapas.

Jamu Kesehatan Gigi dan Sakit Tenggorokan

Bahan:
3 lembar daun sirih
5 biji cengkih kering

Cara membuat:

  • Cuci bersih bahan.
  • Potong kasar daun sirih.
  • Masukkan daun sirih dan cengkih ke dalam gelas.
  • Rendam dengan air panas selama 15 menit dan saring.
  • Pakai airnya untuk berkumur.
  • Untuk sakit tenggorokan, berkumur sampai daerah tenggorokan sembuh.
  • Lakukan setiap hari.

Ajeran | Bidens pilosa

ajeran

ajeran

NAMA DAERAH:
Hereuga. jaringan, ketul, ketul kebo. ketul sapi, ketulan. lancituwa.

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Akar. daun, seluruh tanaman

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Rasa pahit. agak dingin. penurun panas (antipiretik). antiradang (anti-inflamasi). menghentikan pcrdarahan. melancarkan peredaran darah, astringen.

URAIAN TANAMAN:

Tumbuhan liar, kadang-kadang di kebun sebagai tanaman hias. Tinggi 50-150 cm. tumbuh di pinggir jalan dan tanah kosong yang tidak terpelihara, ditempat panas atau agak teduh dan lembap. Batang 4 persegi. warna hijau, dan ujung batang kadang-kadang berbulu kasar. Daun bertiga atau terbagi tiga bentuk bulat telur, pinggir bergerigi, warna hijau mempunyai tangkai daun. Pada pangkal tangkai daun tcrdapat daun kecil-kecil. Bunga bcrtangkai, mahkota bunga berwarna putih. dengan putik bulat bcrwarna kuning.

KANDUNGAN KIMIA:
Phytosterin B

KEGUNAAN:
1. Influenza, demam. sakit tenggorok (penyebab virus).
2. Radang usus buntu (Acute appendixitis).
3. Acute infectious hepatitis.
4. Gastroenteritis (berak-berak/mencret).
5. Rheumatik sendi.
6. Radang selaput otak 7. Wasir (haemorrhoids), gatal-gatal (pruritus).
8. Sakit gigi.

PEMAKAIAN:
15 – 120 gr. direbus.

PEMAKAIAN LUAR:
Radang kulit bernanah (Pyodermi), gigitan ular, memar terpukul. wasir. gatal-gatal, lumatkan bahan segar untuk dipakai ditempat yang sakit, atau rebus dengan air untuk cuci. Untuk koreng, daun dilayukan diatas api, ditempelkan pada tempat kelainan.

CARA PEMAKAIAN:
Appendixitis : * Bidens pilosa 60-120 gr., Allium sativum (bawang putih) 30-60 gr, direbus, dibagi dalam 4 dosis.
Encephalitis epidemica: Bidens pilosa 15-30 gr.
* Murraya paniculata (kemuning) 30-90 gr, rebus dengan 4 gelas air menjadi 1½ gelas, untuk 2 kali minum. Untuk yang berat, untuk 1 kali minum, sehari 2 kali.
Sakit gigi: Daun dikunyah

OBAT PATEN:
Ganmaoching.

Mondokaki | Ervatamia divaricata

mondokaki

mondokaki

NAMA DAERAH:
Jawa: mondokaki, bunga wari Nusatenggara: bunga nyingin Mr ku: kembang mantega, kembang susu, bunga manila, bunga susong

NAMA ASING:
Wax flower plant, east mdian rose-bay, nero’s crown, ceylon jasmine, rosa de nielo.

NAMA SIMPLISIA:
Tabernaemontanae radix (akar mondokaki).
Tabernaemontanae cortex (kulit mondokaki).

URAIAN TANAMAN:
Mondokaki biasa ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan dan di taman-taman. Asalnya dari India, tersebar di kawasan Asia Tenggara serta kawasan tropik lainnya, dan dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 400 m dpi.
Perdu tegak yang banyak bercabang, tinggi 0,5-3 m, batang bulat berkayu, mengandung getah seperti susu. Daun tunggal, tebal seperti kulit, letak berhadapan, bertangkai pendek. Helaian daun bentuknya bulat telur memanjang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, permukaan atas licin mengkilap, tulang daun menyirip, panjang 6-15 cm, lebar 2-4 cm, warnanya hijau. Tangkai bunga keluar dari ketiak daun, 1 atau sepasang, pendek dengan beberapa bunga. Bunga biasanya double, warnanya putih dengan bagian tengah berwarna kuning, diameter 5 cm, wangi. Buahnya buah kotak, bulat panjang, berbulu. Biji berdaging, berselaput, warnanya merah. Tanaman ini mempunyai akar tunggang, bentuknya silindrik, diameter 1-5 cm, warnanya kuning, permukaan luar bergabus tipis dan tidak mudah terkelupas.
Perbanyakan dengan stek atau cangkok.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Asam, sejuk. Membersihkan panas dan racun (toksin), menghilangkan sakit (analgetik), menurunkan tekanan darah, peluruh dahak, obat cacing (anthelmintic).

KANDUNGAN KIMIA:
Kulit batang dan akar: Tabernaemontanin, koronarin, koronandin, dregamin, vobasin, korin, kortin, lupeol, tanin.

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Akar, daun, bunga dan kulit batang.

KEGUNAAN:
Daun:
Bisul.
Batuk berdahak.
Radang kelenjar payudara.
Digigit anjing gila.
Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Terkilir.

Getah daun:
Radang mata, kekeruhan kornea
Mencegah timbulnya radang pada luka

Akar:
Tenggorok bengkak dan sakit, batuk.
Tulang patah (fraktur), sakit gigi.
Cacing keremi.
Diare.
Gigitan binatang berbisa seperti kalajengking.

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 15-25 g, direbus
Pemakaian luar: Daun secukupnya dilumatkan, dipakai untuk menurap radang kulit, radang payudara, luka, dan bisul.

CARA PEMAKAIAN:
Diare:
10-15 g akar dicuci lalu dipotong tipis-tipis, direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sedikit-sedikit.
Sakit gigi:
Akar secukupnya dicuci bersih lalu dikunyah dengan gigi yang sakit.
Sakit mata. radang kulit dan luka:
Daun secukupnya dicuci bersih, bilas dengan air matang lalu ditumbuk halus. Air perasannya dapat menyejukkan bila diteteskan pada mata yang sakit atau dioleskan pada radang kulit dan luka.
Cacing keremi:
4 jari akar mondokaki dicuci dan dipotong-potong seperlunya. rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 2 kali minum, habis dalam sehari.
Trachoma (radang mata kronis): ¾
 jari akar mondokaki, ⅓ genggam daun saga, daun sena dan daun tempuh wiyang masing-masing ¼ genggam, ½ jari kayu secang, ¾ jari kulit mesoyi, ¾ jari kulit kayu seriawan, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1½ gelas. Setelah dingin disaring, airnya untuk merambang mata yang sakit. Lakukan 3 kali sehari.
Batuk:
15 lembar daun dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 gelas Setelah dingin disaring, tambahkan air gula seperlunya. Bagi untuk 3 kali minum, habis dalam sehari.
Radang payudara:
20 lembar daun dicuci lalu ditumbuk halus, remas dengan 2 sendok makan air garam. Ramuan ini dipakai untuk menurap payudara yang sakit, lalu dibebat. Lakukan 2 kali sehari.
Radang kulit bernanah:
Bunga segar secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa, aduk sampai merata. Ramuan ini dipakai untuk menurap kulit yang meradang

Inggu | Ruta angustifolia [L.] Pers

NAMA Lokal adalah Inggu (Sunda), godong minggu (Jawa). aruda (Sumatera). Anruda busu (Makasar), Raute (Jerman), ruta (Italia), wijnruit (Belanda), Common rue herb, rue, herb of grace (Inggris). Di Eropa dikenal sebagai tumbuhan obat penolak guna-guna. Minyak esensialnya digunakan untuk pembuatan parfum dan kosmetik. Perbanyakan dengan setek batang. Sifat kimiawi dan efek farmakologis antara lain herba rasanya pedas, agak pahit, dingin. Minyak asirinya mengandung oleum rutae, rasanya pahit, pedas dan memualkan, larut dalam air, tetapi tidak larut dalam alkohol dan eter. Tanaman ini termasuk tanaman langka.

Tanaman ini termasuk terna (tumbuhan yang batangnya lunak karena tidak membentuk kayu), tumbuh tegak, tinggi mencapai 1,5 m, batang berkayu, silindris, ramping. Percabangan banyak, lemah, seluruh bagian bila diremas berbau tidak sedap. Daun majemuk menyirip ganda, letaknya berseling, dengan anak daun lanset atau bulat telur sungsang, pangkal menyempit, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan tidak jelas, panjang 8-20 mm, lebar 2-6 mm, warnanya hijau muda. Bunga majemuk dalam malai rata, keluar di ujung ranting, dengan mahkota berbentuk rnangkok warna kuning terang. Buah kecil, lonjong, terbagi menjadi 4-5 kotak, warnanya cokelat. Biji kecil berbentuk ginjal, warnanya hitam.

Inggu berasal dari Eropa Selatan dan Afrika Utara. Di Jawa, sering ditanam di kebun pada daerah pegunungan sampai ketinggian 1000 m dpl.Seluruh herba dapat digunakan baik dalam bentuk segar atau yang telah dikeringkan. Pengeringan dilakukan dengan cara dijemur memakai naungan. Herba ini rasanya memualkan.

CARA MENDAPATKAN INGGU
Perbanyakan tanaman dengan stek batang. Perawatannya dengan pengendalian hama  dan gulma, pemupukan, dan penviraman yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.200 m dpl.

KHASIAT TANAMAN INGGU
Demam, influenza, batuk, radang paru, ayan (epilepsi), hepatitis; kejang pada anak, colik, cacingan, histeri (hysteria), nyeri ulu hati, nyeri dada dan hernia, bisul, haid tidak teratur, tidak datang haid (amenorrrhea), radang kulit bernanah, memar akibat benturan benda keras, gigitan ular berbisa dan serangga, keracunan obat atau racun, pelebaran tembuluh darah balik (vena varikosa), radang vena (flebitis), dan sakit gigi.

RESEP
Kejang-kejang
Kompres, cuci muka atau mandi dengan rebusan daun inggu (sebagai obat penenang). Atau dengan resep lain: Daun inggu secukupnya; Cuka encer secukupnya, Diremas- emas, Untuk kompres di kepala: diperbaharui bila kepala sudah kering.

Kudis
Zuci luka dengan air rebusan daun inggu.

Sakit gigi
Daun inggu kering 2-4 gr direbus, airnya disaring, pakai untuk kumur beberapa tali.

Demam, masuk angin
Daun inggu kering 2-4 gr direbus, airnya disaring, minum. Atau dengan cara lain: )emam, Daun inggu 3-5 helai; Bunga sruni 1 buah; Air hangat secukupnya, Diremas- emas, Dipakai untuk mengusap badan dengan handuk kecil

Pegal-pegal
Daun inggu kering 2-4 gr direbus, airnya disaring, minum.

Sakit Lever
Daun inggu 25 g direbus bersama 15 g brotowali dan 10 g kunyit hingga airnya menjadi ?paronya. Minum secara rutin 3 kali sehari untuk menyembuhkan gangguan lever (sakit kuning) atau, sepertiga genggam daun inggu, direbus, 3 gelas jadi 1,5 gelas. Tambahkan gula batu. Minum sehari 2 x 3/4 gelas.

Ketombe
Daun inggu 3-5 helai; Rimpang kunyit 1 ruas jari; Air sedikit, Dipipis hingga berbentuk pasta, Rambut dibasahi dengan air; kemudian dilumuri dengan pasta dan garuklah ketombe dengan bantuan ujung jari tangan; atau dengan sisir; jika sudah terkelupas; rambut dikeramasi dengan sampo biasa; ulangi selama 4 hari.

Landep | Barleria prionitis

landep

landep

TANAMAN Landep (Barleria prionitis L.) memiliki sinonim nama Latin Prionitis hystrix Miq., termasuk ke dalam famili Acanthacea.Tanaman ini memiliki nama lokal yaitu] Jarong, Kembang Landep (Sunda); Landep (Jawa); Bunga Landak (Sumatera); Landhep (Madura); Katshare’ya, Kurantak (India, Pakistan); Percufine Flower (Inggris). Tanaman ini merupakan tanaman perdu dengan tinggi tanaman mencapai 1,5 – 2 m. Batang tanaman berkayu, segi empat, berbuku- buku, berambut, berduri kuat yang terdapat pada ketiak- ketiak daun. Daun Landep merupakan daun tunggal, daun mudanya berambut, letak berhadapan, panjang tangkai daun sekitar 4-8 mm. Helai daun jorong sampai lanset atau bundar telur memanjang dengan ujung meruncing, pangkal meruncing menyempit sepanjang tangkai, tepi rata agak berombak dan memiliki panjang 2-18 cm serta lebar 2- 6,5 cm. Pertulangan daun menyirip, daunnya berwama hijau. Bunga Landep merupakan bunga tunggal, simetris dua sisi, berbentuk elips memanjang dan berwarna kuning.

Buah Landep berwarna hijau, sedangkan bijinya berwarna cokelat. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan biji atau setek batang. Daun memiliki bau yang lemah, rasa agak kelat. Daun Landep mengandung saponin, flavonoida, tanin, garam kalium, dan silikat. Sedangkan akar mengandung saponin, flavonoida, dan polifenol. Ekstrak etanol tanaman Landep (daun & batang) mengandung senyawa feniletanoid glikosida.

CARA MENDAPATKAN LANDEP
Tanaman Landep banyak tersebar di Afrika, India, Sri Lanka dan daerah tropik Asia, termasuk di Indonesia. Di Indonesia ditemukan di daerah yang beriklim kering, tumbuh liar atau ditanam untuk pagar, mulai dari dataran rendah sampai 400 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan akar

KHASIAT LANDEP
Secara tradisional, tanaman ini banyak digunakan si berbagai penyakit. Di India, digunakan untuk mengobati pembengkakan, gout, arthritis dan rheumatik, untuk penenang dan penyakit kulit, sebagai immunorestoratif, batuk rejan dan asma pada bayi & anak-anak. Di Indonesia, tanaman ini biasanya digunakan untuk mengatasi rematik, sakit pinggang, demam, sakit perut, perut busung air, buang air seni kurang lancar, kudis, gusi nyeri, cacingan dan spermatorea (beser mani).

Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa rebusan daun landep dan daun kumis kucing berpotensi sebagai diuretik. Infus daun Landep juga berpotensi meningkatkan kelarutan batu ginjal kalsium dan kalium secara in vitro (pengujian di laboratorium). Menurut penelitian tanaman ini memiliki memiliki aktivitas antioksidan, berpotensi sebagai ekspektoran ( pengencer dahak), anti virus pada pernafasan, anti rematik, anti bakteri terhadap Bacillus cereus dan P. aeruginosa, berpotensi sebagai fungistatik (dapat membunuh jamur) dan fungisidal (dapat menghambat pertumbuhan jamur), memiliki aktivitas anti peradangan dan berpotensi sebagai imunostimulan (perangsang kekebalan) dan sebagai penurun gula darah/anti diabetes. Ekstrak akar tanaman Landep berpotensi mengurangi kesuburan laki-laki. Daun dan batang landep memiliki potensi sebagai hepatoprotektif (penjaga fungsi hati).

RESEP
Sakit Gigi
Daun Landep segar dicuci bersih dan dikunyah dengan gigi yang sakit.

Bisul dan Pembengkakan
Akar tanaman dilumatkan menjadi pasta kemudian ditapalkan pada bagian yang sakit.

Demam akibat virus
Daun dan bunga Landep direbus dengan air. Air rebusan diminum.

Luka
Sebanyak 15 g akar Landep dicuci bersih. Tambahkan 1/4 sendok teh kapur sirih. Tumbuk sampai lumat, kemudian tempelkan pada luka.

Kurap, Panu
Akar secukupnya digiling halus. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis, lalu diaduk merata sampai seperti bubur. Balurkan pada kurap, lalu dibalut. Ganti 2 kali sehari, sampai sembuh.

Rematik, Sakit Pinggang, Sakit Kepala
Sebanyak 1 genggam daun landep segar dicuci lalu digiling halus. Tambahkan air kapur sirih secukupnya sambil diaduk merata sampai menjadi seperti bubur kental. Balurkan ke bagian tubuh yang sakit. Bila sakit kepala, balurkan di kening.

Gusi nyeri dan berdarah
Daun landep segar dicuci lalu digiling halus. Air perasannya ditambahkan sedikit madu. Gunakan untuk memoles gusi yang sakit.

Demam, Sakit Perut, Melancarkan Buang Air Seni
Sebanyak 1 genggam daun landep segar dicuci lalu diseduh dengan 1 gelas air panas. Setelah dingin disaring, lalu diminum.

Sidaguri | Sida rhombifolia

sidaguri

sidaguri

SIDAGURI atau Sida rhombifolia (L.) termasuk tanaman semak dengan tinggi mencapa 2 m. Batangnya berkayu, berbentuk bulat, percabangan simpodial, dan berwama putil kehijauan. Daunnya tunggal, berseling, bentuk jantung, ujung bertoreh, pangkal tumpul tepi bergerigi, berbulu rapat, pertulangan menjari, dan berwarna hijau. Bunganya tunggal berbentuk bulat telur, terdapat di ketiak daun, berwarna hijau, mahkota bunga berwarna kuning, benang sari banyak dengan tangkai bersatu, dan kelopak berwarna hijau rnuda. Buah yang masih muda berwarna hijau dan setelah tua berwarna hitam. Bijinya bulat, kecil, dan berwarna hitam. Akarnya tunggang, dan berwarna putih. Kandungan kimiawi di tumbuhan Sidaguri, yaitu alkaloid, kalsium oksalat, tanin, saponin, fenol, asam amino, minvak terbang, dan zat philegmatic. Daun mengandung alkoloid, calsium oksalat, tanin, saponin, phenol, asam amino, minyak terbang. Batangnya mengandung tanin dan kalsium oksalat. Akarnya mengandung kaloid, steroid dan efedrine.

CARA MENDAPATKAN SIDAGURI
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta menyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-1.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT SIDAGURI
Bagi masyarakat,Sidaguri jarangdigunakan karena masih merupakan tanaman liar. Tetapi berdasarkan pengetahuan turun temurun, Sidaguri digunakan untuk mengobati radang. Selain itu, herba sidaguri mempunyai aktivitas antioksidan dan dapat menghambat pertumbuhan sel tumor, sebagai antimikrob, dan dapat memperbaiki kekurangan kalsium dalam tubuh. Selain itu, sidaguri juga berkhasiat sebagai antiinflamasi, antigout, obat mencret, disentri, sakit kuning, dan sakit gigi.

RESEP
Untuk menyembuhkan beberapa penyakit: radang, asam urat, sakit pinggang, obat mencret, disentri, sakit kuning dan sakit gigi.
Cara penggunaan: Ambil daun Sidaguri, dihaluskan kemudian oleskan pada bagia tubuh yang sedang radang, atau dapat direbus dan aimya diminum untuk mengobati radang, dan menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Sereh Dapur | Cymbopogon citrates

sereh-dapur

sereh-dapur

SEREH DAPUR (Cymbopogon citrates) merupakan tumbuhan yang masuk ke dalam famili rumput-rumputan atau Poaceae. Tanaman ini memiliki beberapa nama serai dapur (Indonesia), sereh (Sunda), bubu (Halmahera), serai, serai dan serai dapur (Malaysia), tanglad dan salai (Filipina), balioko (Bisaya), slek krey sabou (Kamboja), si khai/ shing khai (Laos), sabalin (Myanmar), cha khrai (Thailand). Penyebaran tanaman ini meliputi daerah Malesiana (Asia Tenggara hingga Papua). Tanaman ini dikenal dengan istilah Lemongrass karena memiliki bau yang kuat seperti lemon, sering ditemukan tumbuh alami di negara-negara tropis. Cymbopogon citratus tumbuh pada daerah dengan ketinggian 50 – 2.700 m dpl. Tanam pada berbagai kondisi tanah di daerah tropika yang lembab, cukup sinar matahari dan dengan curah hujan yang relatif tinggi.

Kandungan utama dari sereh dapur adalah sitral, komposisi lengkap yang terdapat di dalam minyak atsiri dari tanamn ini antara lain sitronelal 32-45%, geraniol 12-18%, sitronelol 11-15%, geranil asetat 3-8%, sitronelil asetat 2-4%, sitral, kavikol, augenol, elemol, kadonon, kadinen, vanilin, limonen, kamfen. Minyak serai memiliki aroma khar lemon, karena roma tersebut adalah sebuah senyawa bergugus fungsi aldehid, yakni sitral sebagai senyawa utama minyak. Kandungan minyak paling tinggi dihasilkan pada daun dari tanaman yang masih muda. Rata-rata tanaman yang dihasilkan berkisar antara 30-50 ton/ha/thn dengan nilai rendemen sebesar 0,25-0,5%.

CARA MENDAPATKAN SEREH DAPUR
Perkembangbiakan Cymbopogon citratus dilakukan dengan sistem bonggol akar pada batang semu (stool). Batang semu yang telah dewasa (minimal terdiri 10 pelepah daun) digunakan sebagai bibit.

KHASIAT SEREH DAPUR
Sereh dapat digunakan untuk menghambat atau membunuh bakteri-bakteri patogen yang ada di dalam mulut khususnya bakteri pembentuk plak pada gigi, yaitu bakteri Jtreptococcus mulans. Minyak atsiri sereh bersifat sebagai anti jamur dan anti bakteri sehingga dapat digunakan juga sebagai obat kumur. Tanaman ini juga berpotensi sebagai zat antioksidan, analgesik (penahan sakit), dan aflatoksigenik (racun yang berpotensi sebagai anti kanker hati). Selain itu tanaman ini dapat mengobati gangguan pencernaan, radang, diabetes, gangguan saraf, demam, mencegah kanker, menurunkan tekanan darah, sakit gigi, gusi bengkak, digunakan sebagai detoksifikasi dan merawat kulit agar tetap indah.

RESEP
1. Mencegah kanker
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa setiap 100 g sereh mengandung antioksidan yang dapat mencegah kanker. Pada tahun 2006, sebuah tim peneliti dari University Gurion di Israel menemukan senyawa dalam tubuh sereh yang bisa mematikan sel kanker tanpa merusak sel sehat.

2. Obat gangguan pencernaan
Teh yang mengandung sereh membantu mengatasi gangguan pencernaan, sakit perut, masuk angin, kram usus dan diare. Sereh juga membantu mengurangi gas dari usus sekaligus mencegah pembentukan gas lebih lanjut.

3. Detoksifikasi
Serai juga memiliki sifat detoksifikasi tubuh dengan meningkatkan jumlah dan frekuensi buang air kecil. Hal ini bisa membuat organ pencernaan, hati, pankreas, ginjal, dan kandung kemih bersih dan sehat karena zat beracun dan asam urat sudah disingkirkan.

Tagetes | Tagetes Erecta L.

tagetes

tagetes

TANAMAN Tagetes merupakan tanaman hias. Tanaman ini menyukai tempat terbuka yang terkena matahari langsung dan udara lembap. Tanaman tagetes atau lebih kenal tanaman tahi kotok ini merupakan tanaman herba tahunan yang tumbuh tegak, memiliki tinggi 1,5-1,3 m, bercabang, dan berbau tidak enak. Daun tunggal, menyirip berbagi sangat dalam sehingga menyerupai daun majemuk menyirip gasal. Taju anak daun pada kedua sisi 5-9, bentuknya memanjang hingga lanset menyempit, dengan bintik kelenjar bulat dekat tepinya, warnanya hijau. Bunga tunggal, berbentuk bongkol, warnanya kuning atau oranye. Buah keras, bentuk garis, dan berwarna hitam.

CARA MENDAPAT TAGETES
Perbanyakan tanaman sangat mudah hanya dengan meyebar bibitnya. Tanaman ini dapat tumbuh hampir di semua jenis tanaman dan dengan sinar matahari yang cukup. Perawatannya hanya dengan memberi air yang cukup dan berada di tempat sinar matahari yang cukup.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Bunga

KHASIAT TAGETES
Tanaman tagetes mempunyai khasiat yang banyak dengan bagian bunganya yang dipakai. Bunganya memiliki rasa pahit dan berbau khas. Tanaman tagetes berkhasiat sebagai antiradang, mengencerkan dahak, obat batuk, peluruh kencing (diuretic), dan memperbaiki gangguan pencernaan. Hal ini dikarenakan pada bagian bunga mengandung sebesar 0,1% terthienyl, dan 0,74% flavoxanthin. Cara penyimpanan bunga ini sangat mudah, setelah dipetik langsung dikeringkan dan disimpan pada tempat kering.

RESEP
1. Batuk rejan
Rebus bunga tahi kotok yang kering (15 g) dan gula (secukupnya) dengan dua gelas air sampai airnya tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali, masing-masing setengah gelas.

2. Sakit gigi
Rebus bunga tahi kotok kering (15 g) dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali. Masing-masing setengah gelas.

3 Sakit mata
Cuci bunga tahi kotok segar (satu kuntum), lalu rebus. Setelah dingin, saring dan gunakan untuk mencuci mata yang sakit dengan gelas mata.

Aren | Arenga pinnata

aren

aren

Kandungan:
a. kalori
b. serat
c. vitamin B1
d. vitamin B2
e. vitamin B3
f. vitamin B12
g. vitamin C
h. berbagai jenis asam amino penting

Manfaat
a. Nira aren dapat digunakan untuk mengatasi haid tidak teratur, menyembuhkan sembelit, sariawan, radang paru-paru, disentri, kepala pusing, dan mengatasi keletihan.
b. Gula aren bermanfaat untuk menghambat penyerapan kolesterol oleh tubuh karena memiliki kandungan kalori dan serat yang cukup tinggi.
c. Akar muda aren digunakan untuk obat kencing batu ginjal dan akar tuanya digunakan untuk obat sakit gigi.
d. Tangkai daun atau pelepah aren digunakan untuk menghaluskan kulit, menghilangkan jerawat, mengobati penyakit cacar, dan luka bakar. Kadang-kadang digunakan untuk bedak agar muka bersih bebas flek hitam.
e. Meningkatkan usia harapan hidup.