obat maag

Sarang Semut

sarang-semut

sarang-semut

Kandungan
a. flavonoid
b. antioksidan

Manfaat
a. menjaga kesehatan tubuh
b. meningkatkan daya tahan tubuh
c. menyembuhkan AIDS
d. mencegah kanker dan tumor
e. meningkatkan daya tahan tubuh
f. memulihkan stamina tubuh
g. memulihkan gairan seksual
h. melancarkan dan meningkatkan keluaran ASI
i. menyembuhkan maag
j. menyembuhkan alergi hidung, mimisan, bersin-bersin
k. menyembuhkan rematik
l. mengatasi penyakit paru-paru dan TBC
m. menyembuhkan migrain
n. menyembuhkan nyeri haid
o. mengatasi keputihan
p. menyembuhkan gangguan fungsi ginjal dan prostat
q. menyembuhkan penyakit ambeien
r. menyembuhkan penyakit stroke

Manfaat sarang semut
Untuk mendapatkan manfaat sarang semut yang luar biasa, kita dapat mengonsumsi sarang semut setiap hari dalam jumlah secukupnya. Bila tidak mau ribet, cukup beli ekstraknya di toko-toko herbal dan dapat dikonsumsi sesuai aturan. Cara mengolahnya, siapkan sarang semut secukupnya. Potong kecil-kecil. Masukkan ke blender. Setelah itu, seduh dengan air panas. Saring dan tambahkan madu asli secukupnya.

Karet Kebo | Ficus elastica

karet-kebo

karet-kebo

Kandungan
a. rasa pedas
b. getah lateks

Manfaat
a. melancarkan peredaran darah
b. menghilangkan rasa sakit
c. mengatasi bisul
d. mengembalikan siklus haid yang berhenti saat usia subur
e. menyembuhkan maag
f. menyembuhkan rematik dan sendi

Kompri | Symphytum officinale L. Em.

kompri

kompri

KOMPRI merupakan tumbuhan yang tumbuh di tanah basah seperti di pinggir aliran air (selokan atau sungai). Banyak ditemukan di daerah Eropa barat dan Asia. Di Indonesia kompri biasa ditanam dalam pot atau di kebun sebagai tumbuhan obat. Kompri merupakan tanaman herba yang membentuk rumpun dengan tinggi 20-50 cm. Daun kompri merupakan daun tunggal, berbentuk bulat telur dengan ujung dan i pangkal runcing, tepinya rata. Permukaan daun berambut kasar. Daun berukuran panjang 27-50 cm dan lebar 4,5-14 cm. Pertulangan daun menyirip, pelepah tumbuh berseling pada pangkal membentuk roset akar, warnanya hijau. Bunga majemuk, berbentuk corong berwarna putih kekuningan. Buah kompri berbentuk bulat, tiap buah terdiri atas 4 biji. Biji berbentuk bulat berukuran kecil, keras, dan berwarna hitam. Daun muda bisa dimakan sebagai sayuran. Bagian tanaman yang digunakan untuk obat ialah bagian daun dan akar.

CARA MENDAPAT TANAMAN KOMPRI
Tanaman kompri diperbanyak melalui pemisahan akar. Tanaman ini tumbuh dengan baik pada daerah dengan suhu dingin. Perbanyakan dengan pemisahan akar.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan akar

KHASIAT KOMPRI
Ekstrak akar kompri dilaporkan berkhasiat dalam pengobatan osteoarthritis. Penelitian lain yang dilakukan melaporkan bahwa zat aktif pada kompri bersifat dapat menghambat proliferasi sel kanker hati, namun add juga penelitian yang melaporkan kompri memiliki efek toksik terhadap hati. Kompri dilaporkan dapat mengobati luka bakar.

Secara empiris kompri digunakan untuk mengobati rematik, pegal linu, diare, nyeri ulu hati, kanker payudara, bronkitis, luka memar, diabetes, patah tulang, hipertensi, radang usus, sakit lambung, batuk, amandel, kencing berdarah, dan wasir berdarah.

RESEP
Rematik
15 g daun muda segar yang dicuci, lalu dipotong kecil-kecil, dan dimakan sebagai lalapan. Daun dapat juga dihaluskan, dan dibubuhkan pada bagian yang sakit.

Luka
Akar kompri, sebanyak 1 ibu jari akar kompri segar dipotong, lalu direbus dengan gelas air,
dan airnya diminum.

Payudara bengkak dan patah tulang
Haluskan akar kompri segar lalu bubuhkan pada payudara yang bengkak.

Bronkitis dan batuk berdahak
Rebusan 25 g akar kompri segar.

Catatan: Pemakaian berlebih dapat menyebabkan keracunan dan kerusakan hati.

Binong | Hernandia peltata

binong

binong

BINONG memiliki nama latin Hernandia peltata MEISSN. Di beberapa daerah di Indonesia lebih dikenal dengan nama kempis laut, kemiren (Jawa)/ kampe (Sumatera/ Melayu), nauma lako (Halmahera), Nyalako (Ternate), dan Nyalau (Tidore). Nama binong sendiri lebih dikenal di daerah Jawa Barat/Sunda. Tanaman ini juga terdapat di Malaysia dan juga di India, yang dikenal dengan nama minhont.

Tanaman binong merupakan pohon setinggi 15 m. Batangnya tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial (percabangan tumbuhan antara batang pokok dengan percabangannya sulit dibedakan atau ditentukan). Berdaun tunggal yang tersebar, berbentuk lonjong berukuran 15-22 cm x 9-11 cm. Tepi daun rata dengan ujung runcing dan pangkal tumpul. Tulang daun menyirip, dan keseluruhan daun berwarna hijau. Bunganya adalah bunga majemuk, berwarna putih, berbentuk malai, dan dalam satu malai terdapat dua bunga jantan di pinggir dan bunga betina di tengah. Bunga berkembang di antara (ketiak) daun dengan jumlah mahkota bunga 8 helai, 4 buah benang sari berbentuk bulat, dan putik berbentuk gada. Buahnya bulat berwarna hijau, bijinya bulat pipih berwarna cokelat, dan akarnya adalah akar tunggang berwarna kuning kecokelatan.

Binong diketahui mengandung senyawaan lignan yang bermanfaat sebagai antikanker. Senyawaan lain adalah kelompok alkaloid yaitu bisbenzylisoquinolitte yang berkhasiat antimalaria.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN BINONG
Perbanyakan tanaman ini dapat menggunakan biji atau percangkokan batang. Tumbuhan binong cocok tumbuh di daerah hutan hujan dan hutan gugur di dataran rendah dan lereng pegunungan kapur hingga ketinggian 700 m dpl. Perawatan tanaman ini dengan disiram secukupnya sampai akarnya kuat hingga 2 bulan, pemupukan dengan pupuk organik dan pengendalian gulma. Setelah tumbuh besar dan akar kuat tidak memerlukan perawatan khusus.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Biji, daun

KHASIAT BINONG
Secara empiris, diketahui biji binong dapat digunakan untuk mengobati masuk angin. Di Maluku, batang binong digunakan untuk menghentikan pendarahan. Di India, daun binong yang dihaluskan dapat digunakan untuk menyembuhkan sakit maag, mengobati rasa nyeri dan luka. Lignan yang terdapat dalam binong diketahui berpotensi sebagai antikanker, sedangkan alkaloid benzylisoquinoline memiliki aktivitas antiplasmodial yang berpotensi sebagai antimalaria. Penelitian lain mengungkapkan bahwa ekstrak metanol daun binong berkhasiat sebagai analgesik dan , iradang.

RESEP
Masuk angin: 15 g biji binong kering dicuci, ditumbuk hingga lumat, ditambah air secukupnya, diperas dan disaring. Hasil saringannya digosokan ke seluruh badan.
Luka dan sakit kepala: Daun binong ditumbuk atau dihaluskan dan ditempelkan pada luka atau di dahi untuk menyembuhkan pusing atau sakit kepala.

Tekokak | Solanum torvum

takokak

takokak

TAKOKAK (Solatium toruum Swartz atau S ferrugium Jacq) di beberapa daerah dinamai cepoka, cokowana, pokak, atau terong pipit. Tumbuhan ini tergolong perdu dan masuk ke dalam famili Solanaceae. Tumbuhan ini sering hidup liar di berbagai daerah, baik di daratan rendah hingga ke pegunungan. Tinggi tumbuhannya bisa mencapai dua m lebih dengan batang berwarna hijau kecoklatan penuh duri tajam dan berbulu halus. Daunnya besar bergerigi lebar dan permukaannya pun berbulu. Bunganya kecil berwarna putih berkelompok lima hingga enam dalam satu tangkai dengan putiknya berwarna kuning. Bila bunga dibuahi, maka muncullah bakal buah berwarna hijau. Buahnya terus berwarna hijau dengan biji berwarna putih lunak. Bila buah sudah matang, berwarna kehitaman dengan biji berwarna kecoklatan dan keras. Pemeliharaan tanaman ini cukup mudah. Selain memang bisa hidup liar, tumbuhan ini juga memerlukan pupuk dasar dan cukup air dengan penyiraman atau menjaga kelembaban tanah.
Takokak memiliki efek farmakologi rasa pedas, sejuk, dan agak beracun. Oleh karenanya, bila digunakan untuk pengobatan penyakit tertentu, perlu diperhatikan dosisnya, karena bisa menimbulkan keracunan. Selain itu, penderita kecenderungan glaucoma dilarang meminumnya. Tanaman ini mengandung alkaloid, fenol, flavonoid jenis flavon, terpenoid, tanin, dan saponin. Pada buah mentah terdapat chlorogenin, sisalogenone, torvogenin, dan vitamin A. Buah keringnya terdapat solasonin 0,1 persen. Daunnya terdapat neo-chlorogenine, panicolugenin. Sedangkan pada akarnya terdapat kandungan jurubine.

CARA MENDAPATKAN TEKOKAK
Perbanyakannya menggunakan biji yang banyak terdapat si dalam buah.

KHASIAT TAKOKAK
Takokak dapat melancarkan sirkulasi dan menghilangkan darah beku, menghilangkan sakit (analgetik), menghilangkan sakit (analgetik), dan mengatasi batuk (antitusif). Biasanya, efek farmakologi diperoleh dari daun dan akamya. Akarnya dicuci dan dipotong-potong secukupnya. Lalu, akar itu dijemur dan disimpan bila sudah kering. Daunnya digunakan dalam keadaan segar. Selain itu dapat mengatasi dan menyembuhkan beberapa penyakit, seperti bengkak, sakit lambung, bisul, batuk kronis, dan koreng.

RESEP
Pinggang kaku, bengkak akibat terpukul sakit lambung dan melancarkan haid, serta batuk kronis, digunakan akar kering sebanyak 10-15 g. Akar itu direbus oleh 4 gelas air hingga jadi 2 gelas, lalu disaring. Airnya diminum dua kali satu gelas hingga sakitnya sembuh.

Bisul dan koreng gunakan daun yang segar dicuci sampai bersih dan digiling halus. Bubuhkan ke bagian yang sakit dan dibalut.

Mengatasi jantung berdebar (tachycardia) dan nyeri jantung, digunakan enam lembar daun takokak segar. Daun ini ditambah setengah jari kunyit, ditumbuk halus. Campurkan setengah cangkir air masak dan satu sendok makan madu. Semuanya diperas dan disaring. Minum air itu sehari dua kali.

Batuk kronis dapat juga menggunakan takokak dengan cara dicuci bersih 13 g akar kering. Rebus akar dengan 4 gelas air sampai mendidih dan airnya tersisa 2 gelas. Setelah dingin, saring ramuan. Minum air hasil rebusan 2 kali per hari, masing- masing 1 gelas.

Catatan:
• Penderita glaucoma dilarang minum ramuan berbahan takokak.
• Kelebihan dosis menyebabkan keracunan.

Jambu Biji | Psidium guajava

jambu-biji

jambu-biji

JAMBU BIJI (Psidium guajava L) atau sering juga disebut jambu batu, jambu siki, jambu perawas, dan jambu klutuk adalah tanaman tropis yang berasal dari Brasil, disebarkan ke Indonesia melalui Thailand. Jambu biji memiliki buah yang berwarna hijau dengan daging buah berwarna putih atau merah dan berasa asam-manis. Secara taksonomi, jambu biji masuk ke dalam tanaman perdu yang tingginya bisa mencapai 10 m.

Di Indonesia ada beberapa daerah yang menjadi sentra produksi buah ini, diantaranya DKI Jakarta, Jabar meliputi Karawang dan Cirebon, Jawa Tengah meliputi Grobogan, Pekalongan, Jepara, Kudus, Purbalingga, Cilacap, Gombong, Wonogiri, Semarang dan Sukoharjo, DIY meliputi Gunung Kidul, Sleman, Kulon Progo, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan dan Sumatera. Bagian dari tanaman ini yang sering dimanfaatkan adalah bagian daun, buah dan kulitnya. Daun jambu biji seringkali dipakai sebagai obat diare, dan berbagai macam penyakit yang banyak berhubungan dengan pencernaan.

CARA MENDAPATKAN JAMBU BIJI
Perbanyakan tanaman jambu biji ini dapat dilakukan dengan stek. Perawatannya bisa dengan diberi pupuk namun mempunyai kelebihan mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan dan kemampuan regenerasinya sangat baik. Sangat mudah tumbuh di segala macam musim, tumbuh baik pada semua jenis tanah (PH 4,5-8,2) dengan ketinggian sekitar 5-1.200 m dpl, dan iklim antara 23-28*C.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, buah, kulit

KHASIAT JAMBU BIJI
Buah Jambu biji mempunyai nilai gizi yang sangat tinggi terutama vitamin dan mineral. Senyawa-senyawa lainnya yaitu limonene, pinena, bisabolena, humelena, salinena, kadinena dan hapaena. Bermanfaat untuk memperkuat daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit, meningkatkan kesehatan gusi, gigi dan pembuluh kapiler serta membantu penyerapan zat besi dan penyembuhan luka. Buah jambu biji juga dapat dikonsumsi dengan berbagai bentuk seperti pasta, jeli, selai, jus, dan dodol. Daun jambu biji memiliki kandungan flavonoid yang sangat tinggi, terutama quercetin. Senyawa tersebut bermanfaat sebagai antibakteri, untuk mengobati diare, disentri, haid tidak lancar, keputihan, pencernaan tidak baik pada anak, radang usus, sariawan usus, panu, muntaber, maag dan sakit kulit. Bunga, kulit batang dan buah mentah jambu biji juga bermanfaat sebagai antiseptik, penyembuhan diare dan sakit perut. Kandungan polifenolnya bermanfaat sebagai antioksidan. Akar jambu biji mengandung beta sitotosterol yang dapat menurunkan kolesterol darah dan quercetin sebagai anksidan.

Ekstrak daun, kulit akar, air buah jambu biji merah lokal, air jambu jambu biji Bangkok dan air buah jambu biji putih lokal mempunyai efek antihistamin. Sari buah jambu biji dapat meningkatkan kadar hemoglobin. Senyawa galokatekin dari golongan fenol dalam daun jambu biji mempunyai aktivitas antimutagenik. Tanin dan polifenol mempunyai aktivitas antidiare dan antimikroba. Kandungan minyak atsiri dalam daun jambu biji mempunyai aktivitas antiinflamasi dan analgesik. Ekstrak daun mempunyai aktivitas antioksidan. Kandungan astrinet yang terdapat pada jambu biji mnmpu meningkatkan tekstur kulit serta membuat kulit yang mulai kendur menjadi kencang kembali.

RESEP
Untuk kepraktisan daun jambu biji biasa dikeringkan dan dibuat teh, jadi tinggal seduh saja sudah bisa mendapatkan khasiat yang terkandung di dalamnya. Teh daun jambu biji efektif menurunkan glukosa darah pada penderita diabetes. Meminum seduhannya dapat menghambat kerja enzim alpha-glukosidase yang berperan dalam meningkatkan kadar gula darah.

Diare
Resep 1:30 g daun jambu biji ditambah segenggam tepung beras yang telah digongseng, ditambah air secukupnya, digodok, dan diminum sehari 2 kali.
Resep 2: 3 sendok teh buah adas, 5 lembar daun jambu biji, 10 cm kulit batang pulasari, digodok dengan air selama 30 menit, setelah dingin disaring, dan cairannya diminum pagi dan sore masing-masing ½ gelas.

Disentri
6 g daun jambu biji, 1 g kayu secang, 1 g rasuk angin, 5 g daun patikan cina, 7 g daun pegagan, 2 buah kayu ules, 1 umbi bawang merah, digodok dengan 120 ml air. Airnya diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml.

Sariawan usus
2 ruas kunyit disangrai, 1 buah kayu ules, 3 lembar trawas, 7 lembar daun jambu biji, 3 buah ketumbar, 1 ruas jari kayu pulasari dan 2 buah jinten hitam digodok dengan air secukupnya. Airnya diminum sehari sekali.

Keputihan
2 genggam daun jambu biji, 7 helai daun sirih digodok dengan air 200 ml, diminum 2 kali sehari bagian beningnya.

Kencing manis
1 buah jambu biji mengkal dipotong-potong, digodok dengan 3 gelas air sampai menjadi 1 gelas, disaring, dan diminum 2 kali sehari

Luka, luka berdarah
Daun segar dilumatkan, dan ditempelkan ke tempat yang sakit.

Sariawan
1 genggam daun dan 1 jari kulit batang jambu biji digodok dengan 1 l air sampai mendidih, disaring, dan diminum 2 kali sehari.

Perut Kembung pada anak
3 lembar daun jambu biji muda dan segar ditambah ½ jari kulit batang pulasari dan 5 butir adas, digodok dengan 2 cangkir air hingga mnejadi 1 cangkir, kemudian disaring, dan diminum.

Muntaber (kolera)
Daun pisang biji dan daun jambu biji ditumbuk, dicampur dengan teh. Seduh dengan satu gelas air, peras dan saring, lalu diminum sekali habis. Lakukan 3-4 kali Sehari selama 4 hari berturut-turut.

Maag
10 g daun jambu biji, 10 g bunga belimbing, 20 g kayu manis dan 10 g jintan, tumbuk sampai halus. 5 g jahe diiris, dan dimasukkan ke dalam bahan yang Sudah ditumbuk. Tuang ke air masak secukupnya. Minum 3 sendok makan tiap pagi dan sore.

Salam | Syzygium polyanthum

SALAM atau Syzygium polyanthum memiliki beberapa nama lain seperti ubar serai, i meselangan (Sumatera), samak, kelat samak, serah (Maluku), dan manting (jawa). Tanaman salam tumbuh liar di hutan dan pogunungan, atau ditanam di pekarangan dan sekitar rumah. Tanaman ini ditemukan dari dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian 1.800 m dpi. Ciri-ciri umum pohon bertajuk rimbun, tinggi mencapai 25 m, berakar tunggang, batang bulat, permukaan licin. Daun tunggal, letak berhadapan, bertangkai yang panjangnya 0,5-1 cm. Helaian daun bentuknya lonjong sampai elips atau bundar telur sungsang, ujung meruncing, pangkal runcing, tepi rata, panjang 5-15 cm, lebar 3-8 cm, pertulangan menyirip, permukaan atas licin berwarna hijau tua, permukaan bawah warnanya hijau muda. Bunganya majemuk tersusun dalam malai yang keluar dari ujung ranting, warnanya putih, baunya harum. Buahnya buah buni, bulat, diameter 8-9 mm, warnanya bila muda hijau, setelah masak menjadi merah gelap, rasanya agak sepat. Biji bulat, penampang sekitar 1 cm, warnanya cokelat. Tanaman ini tumbuh di Birma sampai ke arah selatan Indonesia.

Daun salam mengandung flavonoid, alkaloid, karbohidrat, tannin, steroid, triterpenoid dan steroid.

CARA MENDAPATKAN SALAM
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yangcukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-800 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, buah, kulit batang.

KHASIAT SALAM
Mengobati diare, sakit maag, diabetes, mabuk karena alkohol, kudis dan gatal.

RESEP
Diare: 15 g daun dicuci bersih lalu direbus dengan 1 gelas air bersih selama 15 menit.
Tambahkan sedikit garam. Setelah dingin ddisaring lalu diminum.

Kencing manis: 7 lembar daun salam dicuci bersih lahlu direbus dengan 3 gelas air
bersih sampai tesisa 1 gelas. Setelah dinginn disaring, dibagi untuk 2 kali minum.

Sakit maag: 15-20 lembar daun dicuci bersih, rebus dengan 1/2 liter air sampai mendidih. Tambahkan gula merah secukupnya. Minum sebagai teh setiap hari, sampai rasa penuh dan perih di lambung menghilang.

Mabuk akibat alcohol: 1 gengggam buah salam yang sudah masak dicuci bersih lalu ditumbuk sampai halus. Peras dan saring lalu diminum.

Kudis, gatal: Daun kulit batang atau akar, dicuci berrsih lalu digiling halus sampai menjadi adonan seperti bubur. Balurkan ke tempat yang sakit.

Kentang | Solanum tuberosum

kentang

kentang

Kandungan
a. potassium
b. vitamin B1
c. vitamin B2
d. vitamin B3
e. vitamin C
f. karbohidrat kompleks
g. fiber
h. protein
i. zat besi

Manfaat
a. mengurangi kadar kolesterol buruk dalam darah
b. menambah kadar gula darah bagi mereka yang kekurangan
c. menghaluskan tangan dan kulit secara umum
d. mencegah radang otot
e. mengatasi nyeri sendi
f. menyembuhkan luka bakar
g. menghilangkan lingkaran hitam pada mata
h. bagus untuk program diet
i. bagus untuk mereka yang menderita sakit maag
j. membersihkan saluran pencernaan

Serai Wangi | Cymbopogon nardus L

serai-wangi

serai-wangi

TANAMAN Sereh disebut juga serai wangi. Tanaman ini memiliki nama ilmiah Cymbopogon nardus L dan memiliki beberapa nama daerah, yaitu Sere magat (Aceh), Sereh (Sunda), Sere (Jawa), See (Bali), Hisa-Hisa (Ambon) dan Sare ( Makassaer). Sereh termasuk ke dalam famili Geraminiae (rumput-rumputan). Tanaman sereh terdiri dari 2 jenis yaitu lemabatu dan mahpengiri. Jenis maha pengiri mempunyai ciri-ciri: daunnya lebih luas dan pendek, disamping itu menghasilkan minyak dengan kadar sitronellal dan geraniol yang tinggi. Sedangkan jenis lemabatu menghasilkan kadar sitronellal dan genariol yang lebih rendah.

Di Indonesia tanaman sereh terutama banyak tumbuh di daerah Tasikmalaya, Bandung, Palembang, Padang, Ujungpandang dan Solo. Jenis mahapengiri banyak ditanam di Formosi Malaya, Birma, Suriname dan Kamerun, Amerika Tengah, Guatemala, Henduras dan Pulau Haiti. Kandungan kimia yang terdapat dalam sereh, yaitu minyak asiri, citronnelal, eugenol-metil eter, sitral, di pen ten, eugenol, kadinen, kadinol, limonen citronella, citronellol, dan geraniol. Tanaman ini juga sebagai pengahasil insektisida nabati sehingga bisa menurunkan populasi hama.

CARA MENDAPAT TANAMAN SERAI WANGI
Sereh dapat ditanam dengan cara stek, yang bibitnya dipilih dan lumput sereh yang sudah tua. Bibit sereh wangi dapat juga berasal dari sobekan rumput yang masih mengandung akar. Bibit yang digunakan sebaiknya masih muda dan kemudian ditanam di atas tanah dengan kedalaman kurang lebih 20 cm. Bagian bawah ditimbun kurang labih 10 cm sedang sisa di atas tanah kurang labih 6 cm. Bibit ditanam dengan jarak 90×90 cm di tempat yang tanahnva subur, atau dengan jarak 75×75 cm di tanah yang kurang subur.

Penanaman serai harus dilakukan pada permulaan bulan Desember-Januari. Tanah untuk perkebunan serai harus bersih dan bebas dari rumput-rumput liar karena dapat menghambat pertumbuhan tanaman serai dan kesuburan tanah itu sendiri.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Batang, akar, daun.

KHASIAT SERAI WANGI
Digunakan sebagai penangkal nyamuk, antibacterial, antijamur, antivirus, sitotoksik (senyawa yang bersifat toksik yang dapat digunakan sebagai obat untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan sel kanker dan sel tumor), parfum, bumbu makanan dan aromaterapi. Tanaman ini dapat mengobati sakit kepala, nyeri lambung, diare, badan pegal, nyeri atau ngilu, meredakan bau badan, keracunan makanan, haid tidak lancar, dan peluruh keringat.

RESEP
Badan pegal
Siapkanlah 600 g batang sereh segar berikut akar. Rebus dengan air. Dapat digunakan untuk mandi saat hangat.

Obat batuk
Siapkan 600 g serai segar dan keringkan. Setelah itu, rebuslah dengan air secukupnya, kemudian dapat diminum.

Nyeri atau ngilu
Minyak sereh yang diperoleh dari hasil penyulingan tanaman sereh ini digosokkan pada bagian yang sakit. Selain itu, dapat juga batang sereh segar direbus dengan sedikit air, lalu dicampur dengan air dan dioleskan pada sendi yang ngilu.

Sakit kepala, nyeri lambung, diare
Beberapa tetes minyak serai langsung diminum.

Haid tidak lancar
15 g batang sereh, 30 g daun dewa, 20 g kunyit, 25g kencur, 25g temu hitam, 25 g bangle, direbus semunyan dengan 500 cc air hingga sisa 200 cc, kemudian disaring, airnya dapat diminum selagi hangat.

Peluruh keringat
15 g akar sereh, 10 g daun sereh, 20 g jahe, direbus semunyan dengan 500 cc air hingga sisa 200 cc kemudian disaring, airnya dapat diminum selagi hangat.

Manfaat pada sistem saraf
Minyak esensial yang dibuat menggunakan serai dapat digunakan untuk memperkuat dan meningkatkan fungsi sistem saraf. Karenanya minyak serai yang dioleskan ke permukaan tubuh memberikan efek menghangatkan, melemaskan otot, dan meredakan kejang.

Menurunkan tekanan darah
Sereh efektif dalam mengurangi tekanan darah, merangsang sirkulasi darah, dan menghilangkan masalah tekanan darah. Konsumsi segelas jus serai untuk menurunkan hipertensi.

Sebagai analgesik
Sereh meringankan semua jenis peradangan dan iritabilitas yang berhubungan dengan sakit dan nyeri. Jadi jika Anda menglami sakit gigi, nyeri otot, nyeri sendi, minuman sereh pasti bisa membantu.

Kulit indah
Sereh merupakan pilar dalam industri kosmetik. Manfaatnya antara lain mengurangi jerawat di berfagai penyegar. Minyak sereh juga bisa dibalurkan ke seluruh tubuh untuk memberi efek menghangatkan.

Pala | Myristica fragrans

pala

pala

PALA atau Myristica fragrans merupakan tanaman berupa pohon dengan tinggi sekit. 10 m. Batangnya tegak, berkayu, dengan wama putih kotor. Daunnya berwarna hija mengkilat, tunggal berbentuk lonjong dengan ujung dan pangkalnya runcing. Bungany berbentuk malai yang keluar dari ketiak daun. Bunga jantan berbentuk bola kuning Bijinya kecil berwarna hitam kecokelatan dan diselubungi oleh warna merah.

CARA MENDAPAT PALA
Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan dengan biji. Perawatannya dengan menyiram dengan cukup dan diberi pupuk. Tanaman ini akan tumbuh pada hampir di seluruh tempat di Indonesia. Pertumbuhannya baik di tanah yang gembur, bertekstur pasir sampai lempung dengan drainase yang baik, dan subur. Tanaman ini juga senang terhadap cahaya matahari. Di Indonesia, pala dapat ditemukan di hampir seluruh daerah, namun pala banyak ditemukan di Maluku (Pulau Banda).

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Biji.

KHASIAT PALA
Bijinya bersifat meluruhkan kentut dan penjaga kesehatan lambung. Infus biji pala dilaporkan memiliki efek penenang pada usus halus. Selain itu, biji pala bermanfaat untuk penyakit disentri, menceret, menghentikan muntah, mual, mulas, dan perut kembung. Efek yang sangat terkenal di masyarakat ialah sebagai obat untuk anak yang sulit tidur.

Biji pala mengandung miristisin yang bersifat anastesi, memberi efek tenang, serta mampu menyebabkan halusinasi serta toksik pada konsentrasi tinggi. Oleh karena itu, pala dikenal sebagai antidepresi. Namun senyawa miristisin pun dilaporkan mampu menjaga pembentukan tumor
Kandungan lain dalam pala ialah patchouli alcohol yang berfungsi sebagai pengikat parfum. Khasiat lain dari pala ialah sebagai bahan campuran makanan.

RESEP
1. Penyakit maag
Biji pala 1 g diseduh dengan buah pisang batu 6 g dan air 1(X) ml. Cairan ini diminuun 1 kali sehari sebanyak 100ml.

2. Menghentikan muntah dan mulas
Biji pala 1 sendok teh diseduh dengan air dan garam secukupnya. Air dan arnpasmya kemudian diminum.