obat keputihan

Larutan Pembasuh Vagina

Bahan:
10 g (9 lembar) daun sirih
15 g daun sambiloto
10 daun beluntas

Cara membuat:

  • Bersihkan semua bahan dan potong kecil-kecil.
  • Rebus semua bahan dengan 2 liter air hingga tinggal 1½ liter. Biarkan hingga menjadi hangat 35°C. Saring, ambil airnya.
  • Bersihkan dan cuci vagina dari arah depan ke belakang.

Keputihan | Yeast Infection

Ramuan 1

2 jari rimpang kunyit
½ buah kulit delima putih
½ jari kelembak
1 butir majakan
seujung sendok teh adas
1 ruas jari pulosari
seujung sendok teh mungsi
1 ruas jari kayu legi

Khasiat:
Kunyit, adas, pulosari, dan delima putih berkhasiat menyembuhkan peradangan yang dapat menyebabkan keputihan. Zat samak yang banyak dalam majakan juga diketahui bermanfaat untuk menyembuhkan keputihan.

Cara membuat:
Kunyit, pulosari dikupas kulitnya. Lalu, semua bahan dicuci bersih dan ditumbuk. Setelah itu, rebus semua bahan dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring, lalu tambahkan gula aren dan jeruk nipis. Minum ramuan ini 1x sehari.

Ramuan 2

100 g buah delima
15 g kulit buah delima
15 g (1 ruas) kunyit
5 g daun beluntas
5 g (1 ruas) jahe

Bersihkan semua bahan dan potong kecil-kecil.
Rebus kulit delima, kunyit, jahe, dengan 1½ gelas air hingga tinggal ½-nya. Saring, ambil airnya.
Masukkan bahan-bahan lain yang sudah dipotong dan air rebusan ke dalam blender. Proses.
Tempatkan dalam gelas dan siap disajikan.

Rumput Belang | Zebrina pendula

rumput-belang

rumput-belang

Kandungan
a. calcium oxalate
b. gummi
c. saponin
d. polifenol

Manfaat
a. menyembuhkan batuk berdarah
b. mengobati disentri
c. mengobati keputihan
d. mengobati kencing nanah
e. mengobati bisul

Senggani | Melastoma candidum

senggani

senggani

TANAMAN Senggani (Melastoma candidum D. Don) memiliki sinonim nama Latin M. sqjtemnervium Lour. = M.ajfitie D. Don. = M. malabathricum Auct. non. Linn. = M. polyanthum Bl. Tanaman ini termasuk dalam famili Melastomataccae. Nama lokal Senggani yaitu Harendong (Sunda); Kluruk, Senggani (Jawa); Senduduk (Sumatera); Kemanden (Madura); Yeh mu tan (China); Singapore Rhododendron (Inggris). Tanaman Senggani merupakan tanaman perdu, tegak, tinggi tanaman bisa mencapai 0,5 -4 m, memiliki banyak bercabang, bersisik dan berambut. Tanaman ini memiliki daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan bersilang, helai daun bundar telur memanjang sampai lonjong, ujung lancip, pangkal membulat, tepi rata, permukaan berambut pendek yang jarang dan kaku sehingga teraba kasar dengan 3 tulang daun yang melengkung dengan panjang 2-20 cm dan lebar 0,75 – 8,5 cm, berwarna hijau. Perbungaan majemuk keluar di ujung cabang berupa malai rata dengan jumlah bunga tiap malai 4-18, mahkota 5, warnanya ungu kemerahan. Buah masak akan merekah dan berbagi dalam beberapa bagian, warnanya ungu tua kemerahan. Biji kecil-kecil, berwarna cokelat. Buah Senggani dapat dimakan, sedangkan daun muda bisa dimakan sebagai lalap atau disayur. Daun Senggani memiliki rasa yang pahit, mengandung senyawa golongan saponin, flavonoida, dan tanin.

CARA MENDAPATKAN SENGGANI
Senggani tumbuh liar pada tempat-tempat yang mendapat cukup sinar matahari, seperti di lereng gunung, semak belukar, lapangan yang tidak terlalu gersang, atau di daerah obyek wisata sebagai tanaman hias. Tanaman ini bisa ditemukan sampai ketinggian 1.650 m dpi. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan biji dan stek batang. Perawatannya cukup mudah yaitu dengan penyiraman yang teratur, menjaga kelembaban ta dan pemberian pupuk kandang atau urea. lanaman ini juga tersebar di Cina Selatan, Taiwan, Jepang, dan Filipina.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, akar, bu.ih dan biji

KHASIAT SENGGANI
Secara tradisional, tanaman Senggani berkhasiat untuk mengatasi gangguan pencernaan makanan (dispepsi), disentri basiler, diare, hepatitis, keputihan (leukorea), sariawan, darah haid berlebihan, perdarahan rahim diluar waktu haid, mimisan, berak darah (melena), wasir berdarah, radang dinding, pembuluh darah disertai pembekuan darah di dalam salurannya (tromboangitis), air susu ibu (ASI) tidak lancar, keracunan singkong, mabuk minuman keras, busung air dan bisul. Di Taiwan, tanamaan ini digunakan jntuk menghilangkan stasis, membersihkan serum dari racun, cedera traumatik dan disentri. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Senggani memiliki potensi sebagai penurun tekanan darah melalui penurunan simpatik dan menyebabkan pelebaran diameter pembuluh darah langsung dengan senyawa bioaktif utama yaitu kastalagin, prosianidin B-2 dan helichrisosida.

Ekstrak aseton dan ekstrak etanol Senggani memiliki aktivitas antibakteri yang cukup kuat, baik terhadap bakteri gram negatif maupun bakteri gram positif. Ekstrak aseton Senggani tersebut memiliki stabilitas yang baik terhadap panas dan rentang pH yang luas sehingga berpotensi sebagai pengawet makanan alami. Penelitian lain menunjukkan bahwa ekstrak Senggani memiliki potensi sebagai penurun tekanan.

RESEP
Keputihan
Daun senggani segar sebanyak 2 genggam ditambah jahe dan bangle masing-masing seukuran ibu jari dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Masukkan 3 gelas air dan 1 sendok makan cuka, kemudian direbus sampai airnya tersisa menjadi 2 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas. Jika tidak ada jahe & bangle, dapat juga diganti dengan 3 kuncup bunga cempaka dan 3 buah biji pinang yang tua.

Disentri basiler
Daun senggani dan aseman (Polygonum chinense), masing-masing bahan dalam bentuk segar sebanyak 60 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sekaligus.

Sariawan, Diare
Daun senggani muda sebanyak 2 Iembar dicuci bersih lalu dibilas dengan air matang. Daun tersebut kemudian dikunyah dengan sedikit garam, lalu airnya ditelan.

Diare
Daun senggani muda sebanyak 1 genggam, 5 g kulit buah manggis dan 3 lembar daun sembung, semua bahan dalam bentuk segar, setelah dicuci lalu direbus dengan 1½ gelas air bersih sampai tersisa menjadi 1/2 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum, yaitu pagi, siang, dan sore.

Bisul
Daun senggani segar sebanyak 50 g direbus. Air rebusannya diminum, ampasnya dilumatkan dan dibubuhkan pada bisul, lalu dibalut.

Menetralkan racun
Singkong akar atau daun senggani sebanyak 60 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum sekaligus.

Perdarahan rahim
Biji senggani sebanyak 15 g disangrai sampai hitam lalu direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Kisaat | Valeriana officinalis

kisaat

kisaat

Kandungan
a. minyak atsiri
b. asam valerianat
c. butirat
d. asetat
e. formiat
f. terpen
g. dipenten
h. terpinerol
i. bonilalkohol
j. alkaloida
k. valerianina
l. zat penyamak
m. lemak
n. zat abu

Manfaat
a. menyembuhkan keputihan
b. menyembuhkan perasaan gelisah dan cemas berlebihan

Gadung Cina | Smilax china

gadung-cina

gadung-cina

GADUNG CINA memiliki nama latin Smilax china L. dapat ditemukan tumbuh liar di daerah semak belukar pada lereng bukit, daerah pedesaan, di hutan atau di tanam di pekarangan sebagai tanaman obat. Tanaman menahun yang tumbuh merambat, mempunyai rimpang yan menjalar, tebal dan keras, dengan lekukan tidak teratur dan akar serabut. Batangnya keras, bulat dengan duri tajam, panjang 1-3 cm, daun letak berseling, bulat sampai bulat memanjang, panjang 5-12 cm, lebar 2,5-5 cm, ujung runcing, tepi rata, tulang daun melengkung 3-5 cm dengan 2 sulur pada dasar tangkainya. Bunga kecil berwarna hijau kuning, keluar dari ketiak daun berbentuk payung majemuk. Buahnya buni, bulat, bila masak warnanya merah. Kandungan kimia: steroid, saponin, diosgenin, alkaloid phenolasam amino, zat gula.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN GADUNG CINA
Perbanyakan tanaman dengan umbinya. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian gulma dan hama penyakit serta penyiraman yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada dataran rendah sampai dataran tinggi.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Rimpang, daun.

KHASIAT GADUNG CINA
Pemberian ekstrak akar gadung cina dosis 200 mg/kg pada tikus nyata menurunkan kadar gula darah.
Akar gadung cina mempunyai aktivitas antikanker.
Senyawa bioaktif dari gadung cina fraction of macroporous resin (FMR)
menghambat pembesaran prostat.
Selain iu mengobati keputihan, bengkak, bisul

RESEP
Kanker
250-500 gadung cina direbus dengan 3.000 cc air bersih selama 1 jam kemudian api dikecilkan dan di godok selama 3 jam, kemudian sisa air godokannya ditambah 30-60 g lemak sapi, biarkan selama 1 jam sehari. Baik untuk kanker esophagus, lambung, rectum, payudara. Sangat efektif untuk kanker lambung.

Keputihan
300 g rimpang gadung cina ditumbuk dan digodok dengan air, kemudian ditambah gula 60 g, tiap hari diminum.

Bisul, bengkak
Sehelai daun gadung cina setelah dicuci bersih ditempelkan pada tempat yang sakit, sampai keluar airnya. Bila belum keluar air, daunnya diganti.

Tabat Barito | Ficus deltoidea

tabat-barito

tabat-barito

TABAT BARITO (Ficus deltoidea Jack) termasuk dalam famili Morales yang merupakar salah satu tumbuhan obat-obatan berpotensi di Kalimantan, jenis daun berbentuk telur. Tanaman tabat barito termasuk tumbuhan langka dan sejenis tanaman epifit yang hidup menumpang pada tumbuhan lain yang lebih besar hanya untuk mendapatkan cahaya matahari. Ciri-cirinya termasuk perdu dengan tinggi 0,5-3 m, batang bulat dan berlignin, batang cokelat abu-abu dan mengeluarkan eksudat.Tumbuhan ini banyak terdapat di kawasan belukar di tepi laut atau hutan di pergunungan. Tanaman ini tidak tumbuh di kawasan hutan bakau. Tanaman ini mengandung senyawa triterpenoid ( 38,24%), flavonoid (16%), steroid (2,33%), dan alkaloid (1,12%). Daunnya memiliki senyawa dari golongan saponin dan glikosida. Selain itu tanaman ini mengandung auron, luteiolin, anthocyanine, aglicon, dan tricyne.

KHASIAT TABAT BARITO
Tabat Barito (Emas Cotek) berkhasiat untuk mengecilkan rahim dan mengembalikan rahim pada keadaan semula setelah melahirkan, mengobati keputihan dan melancarkan haid. Serta dapat digunakan sebagai tonik untuk lelaki dan perempuan. Selain itu, tapat barito juga dapat mencegah dan menyembuhkan penyakit-penyakit seperti paru- paru berair, kencing manis, darah tinggi, lemah jantung, diare, melancarkan peredaran darah dan menyembuhkan penyakit kulit, penyakit kelamin atau yang disebut raja singa (kencing nanah), mencegah atau menghambat pertumbuhan sel tumor. Di samping sebagai tanaman obat Ficus deltiodea termasuk species yang potensial penghasil hutan non kayu (karet, resin, minyak, tanin, bahan pewarna).

RESEP
Untuk ramuan obat, seluruh bagian tanaman direbus kemudian airnya diminum.

Pecut Kuda | Stacytharpheta jamaicensis

pecut-kuda

pecut-kuda

PECUT KUDA mempunyai nama latin Stacytharptieta jatnaicensis L. Vahl. Dan beberapa sinonim yaitu S. marginata Vahl., S. pilosiuscula H.B.K., S. villosa Turcz., S. urticifblia Dal/..

Pecut kuda merupakan tanaman tcrna tahunan, tegak, tinggi 20-90 cm. Daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan. Helaian daun berbentuk bulat telur, pangkal menyempit, ujung runcing, tepi bergerigi, permukaan jelas berlekuk-lekuk, panjang 4-8 cm, lebar 3-6 cm, berwarna hijau tua. Bunga majemuk tersusun dalam poros bulir yang memanjang, seperti pecut, panjangnya 4-20 cm. Bunga mekar dalam waktu yang berbeda, ukurannya kecil, berwarna ungu, jarang berwarna putih. Pecut kuda tumbuh liar di tepi jalan, tanah lapang, dan tempat-tempat telantar lainnya. Tanaman yang berasal dari Amerika tropis ini dapat ditemukan di daerah cerah, sedang, terlindung dari sinar matahari, dan pada ketinggian 1-1.500 m dpl. Senyawa kimia yang dikandung antara lain adalah karbohidrat, glikosida, saponin, flavonoid, tanin, terpenoid dan alakaloid.

CARA MENDAPATKAN PECUT KUDA
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan dan penyiraman air yang cukup. Pecut kuda dapat tumbuh liar di tepi jalan, tanah lapang dan tempat terlantar lainnya. Tanaman ini juga ditemukan di daerah cerah, sedang, terlindung dari sinar matahari dan pada ketinggian 1-1.500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, tangkai, akar

KHASIAT PECUT KUDA
Di masyarakat, tanaman pecut kuda dikenal bisa digunakan sebagai pembersih darah, anti radang dan diuretik. Juga bisa digunakan mengatasi penyakit wanita seperti haid tidak teratur dan keputihan. Selain itu juga dimanfaatkan untuk antihepatitis, antidiabetes, pengobatan masalah kulit, mengatasi ketegangan dan insomnia. Pecut kuda juga bisa digunakan untuk membersihkan luka. Penelitian menunjukkan tanaman ini bersifat toksik terhadap nyamuk Aedes aegyptii dan berpotensi dimanfaatkan sebagai larvasida atau adultisida untuk mencegah penyakit demam berdarah. Pecut kuda juga berkhasiat antioksidan.

RESEP
Radang tenggorokan, batuk
Sediakan 50 g seluruh bagian tanaman pecut kuda segar, 2 buah kencur ukuran sedang, 2 siung bawang putih. Cuci bahan-bahan tersebut, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan ½ cangkir air gula sambil diaduk rata, lalu peras dan saring. Selanjutnya minum air yang terkumpul, lakukan 3 kali sehari selama 3-5 hari.

Keputihan
Cuci 50 g akar pecut kuda segar lalu iris-iris seperlunya. Tambahkan 3 gelas air bersih, lalu rebusan sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring dan air saringannya dibagi untuk dua kali minum, pagi dan sore hari masing-masing ½ gelas.

Hepatitis A
Cuci 5-10 tangkai bunga pecut kuda sampai bersih, lalu potong-potong seperlunya. Tambahkan gula batu secukupnya, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1  gelas. Setelah dingin saring dan air saringannya diminum. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Rematik
Cuci 10-60 g seluruh bagian tanaman pecut kuda segar, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa 1 gelas. Setelah dingiin, saring dan air saringannya diminum sehari 2 kali, masing-masing ½ gelas.

Lengkuas Merah | Leucas lavandulifolia

lengkuas-merah

lengkuas-merah

LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K. Schum) merupakan jenis tumbuhan umbi-umbian yang bisa hidup di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah. lengkuas merah banyak digunakan untuk pengobatan tradisional. Batangnya terdiri dari susunan pelepah daun. Daunnya bulat panjang dimana daun bagian bawah terdiri dari pelepah-pelepah saja sedang bagian atas lengkap dengan helaian daun. Bunganya muncul pada ujung tumbuhan. Lengkuas atau laos ada yang berimpang putih, ada pula yang berimpang merah. Yang merah ukurannya lebih besar dan khasiatnya untuk obat lebih banyak. Tanaman ini memiliki batang semu seperti jahe, tapi tingginya bisa sampai 2 m. Daunnya pun lebih lebar. Lengkuas yang subur panjang daunnya bisa setengah m dan lebarnya 15 cm. Lengkuas dengan bahasa latin (Alpinia galanga, Linn) merupakan jenis tumbuhan umbi-umbian yang bisa hidup di daerah dataran tinggi dan dataran rendah. Lengkuas termasuk tumbuhan tegak yang tinggi batangnya mencapai 2-2,5 m. Bagian yang digunakan adalah rimpang.

Efek farmakologi tanaman tersebut umumnya diperoleh dari rimpang yang mengandung basonin, eugenol, galangan, alpinen, kamfer, methyl cinnamate galangol, dan senyawa flavonoid.

CARA MENDAPATKAN
Perbanyakan dengan anakan atau rimpang. Lengkuas dapat hidup di daerah dataran rendah sampai dataran tinggi, lebih kurang 1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Rimpang

KHASIAT LENGKUAS MERAH
Rimpang Lengkuas merah biasa digunakan untuk mengatasi gangguan perut (mual dan kembung), keputihan, masuk angin, diare, pereda, kejang, dan untuk mengatasi ejakulasi dini, serta potensi menghambat mikroba penyakit kulit.

Delima Putih | Punica granatum L.

delima-putih

delima-putih

MERUPAKAN buah yang unik, kuno, dan mistik. Mempunyai masa hidup yang lama dibudidayakan di daerah Mediterania, sepanjang Himalaya utara, Asia Tenggara, California, dan Arizona di Amerika Serikat. Tanaman delima putih termasuk tanaman perdu dengan batang bulat bercabang duri yang tingginya bisa mencapai 5 m. Daunnya tunggal berbentuk lonjong berwarna hijau, bertepi rata. Bunganya berwarna putih. Buahnya yang bergaris tengah kira-kira 10 cm, warna kulitnya beragam, seperti hijau keunguan, putih, cokelat kemerahan, atau ungu kehitaman. Kadang, terdapat bercak- bercak yang agak menonjol berwarna tebih tua dengan bentuk lanset. Bijinya banyak, kecil-kecil, bentuknya bulat panjang yang bersegi-segi agak pipih, keras, tersusun tidak beraturan, warnanya merah, merah jambu, atau putih.

Dikenal tiga macam delima, yaitu delima putih, delima merah, dan delima ungu. Perbanyakan dengan setek, tunas akar atau cangkok. Tumbuh bnik pada daerah dataran rendah sampai ketinggian 200 m dpl terutama pada tanah gembur dengan suhu 25- 30°C serta kelembaban udara 70-90 persen.

Di Indonesia dikenal dengan beberapa nama, di Sumatera: glima (Aceh), glimeu mekah (Gayo), dalimo (Batak). Daerah Jawa dikenal dengan gangsalan, dalima (Sunda), dhalima (Madura). Di Nusa Tenggara: jeliman (Sasak), talima (Bima), dila dae lok (Roti), lelo kase, rumau (Timor). Di Maluku: dilimene (Kisar). Selain itu memiliki nama asing Shi liu, granaatappel, grenade (Prancis), granatbaum, luru, thap thim, Granada (Spanyol), dan pomegranate.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, akar, kulit buah, kulit kayu, biji, daging buah

KHASIAT DELIMA PUTIH
Dalam sepuluh tahun terakhir sejumlah penelitian terhadap antioksidan, antikarsinogenik dan antiinflamasi dari kandungan senyawa kimia dalam delima putih telah dilaporkan, terutama untuk pengobatan dan pencegahan kanker, penyakit kardiovaskuler, diabetes, disfungsi ereksi, infeksi bakteri antibiotik resisten, kerusakan kulit akibat radiasi UV, infertilitas pria, Azheimer, arthritis dan kegemukan.

Buah Delima mengandung senyawa aktif alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid. Khasiat/penyakit yang dapat diobati: Keputihan, membunuh cacing pita dan bakteri, menghentikan perdarahan, menghilangkan rasa mual, batuk, membunuh kuman, antiarterosklerosis, antihipertensi antidiabetes, antikardiak fibrosis, antikanker prostat, obat infeksi kulit, mengobati paru-paru dan menghambat kerusakan hati.

Cara penyiapan: Setelah dipanen, buahnya dikumpulkan, bijinya dikeluarkan lalu kulitnya dikeringkan. Sebelum digunakan dapat disimpan dalam wadah yang tertutup.

RESEP
Siapkan daun delima putih segar sebanyak 5 g, daun beluntas segar sebanyak 6 g, herba tapak liman sebanyak 5 g, majakan sebanyak 1 g. Semua bahan obat direbus dengan air sebanyak 110 ml, hingga tersisa 100 ml.

Sariawan
1- 2 buah delima segar diambil bijinya, lalu tumbuk hingga hancur. Rendam selama 2 hari, kemudian gunakan airnya untuk berkumur.

Keputihan
30 g kulit delima kering direbus dengan 1 liter air sampai airnya tinggal setengah. Setelah dingin, diminum. Ramuan ini untuk diminum 2 x sehari.

Cacingan pada anak
1 jari akar delima, 1 rimpang temu giring direbus dengan 1 liter air sampai airnya tinggal setengah. Diminum setiap hari 1 gelas sebelum sarapan.

Diare
2 buah delima dibuang kulitnya. panggang sampai kering. Tumbuk sampai menjadi bubuk. Untuk sekali minum dipakai 1 sdm bubuk tsb yang diseduh dengan air panas. Diminum 3 x sehari.

Muntaber pada anak
Haluskan 1 buah pala, 5 jintan, 5 cm kulit delima, dan sedikit jahe. Setelah halus, tambahkan 1 sdt santan kental dan 1 sdt minyak kayu putih. Balurkan pada perut dan dada bayi.

Menurunkan berat badan
2 genggam daun delima muda diremas- remas sambil diberi 1 gelas air matang dan sedikit garam. Peras, diminum 2 x sehari, masing – masing ½ gelas.

Gangguan pencernaan
50 g daun delima segar diseduh dengan air secukupnya. Minum selagi hangat.

Perut kembung
5 helai daun delima kering diseduh dengan 1 gelas air panas. Setelah agak dingin diminum. Ulangi 3 x sehari.

Mencegah masuk angin
Seduh daun teh dan 10 helai daun delima dengan segelas air. Minum selagi hangat. Lakukan 2 x sehari masing – masing 1 gelas.