obat hipertensi

Hipertensi | High Blood Pressure

Ramuan 1

3 siung bawang putih

Tumbuk halus, peras dengan air secukupnya, saring. Minum setiap hari secara teratur

Ramuan 2

2 siung bawang putih

Panggang, makan setiap pagi selama 7 hari.

Mondokaki | Ervatamia divaricata

mondokaki

mondokaki

Kandungan
a. alkaloid
b. resin
c. tabernaemontannin
d. koronarin
e. koronandin
f. dregamin
g. vobasin
h. amirin
i. korin
j. lipeol
k. kortin

Manfaat
a. menyembuhkan hipertensi
b. mengobati radang payudara
c. menyembuhkan radang mata dan katarak
d. menyembuhkan batuk
e. menyembuhkan luka gigitan anjing

Siantan | Ixora stricta

siantan

siantan

Biasanya ditanam sebagai tanaman hias dan dipakai untuk bunga sembahyang agama Buddha. Tanaman perdu tegak ini tingginya sekitar 1 m-2,5 m, berbatang cokelat kehitaman, banyak bercabang, cabang muda berwarna cokelat kemerah-merahan. Daun tunggal, letak berhadapat-bersilang, tangkai daun sangat pendek, bulat telur sungsang sampai jorong, tepi rata, warna daun hijau tua, daun muda di ujung tangkai berwarna merah kecokelatan, permukaan daun mengkilat, bagian ujung dan pangkal daun runcing, panjang 6-13 cm, lebar 3-4 cm. Bunga berupa bunga majemuk berbentuk malai rata, warna oranye, tumbuh di ujung tangkai. Buah bulat, penampang 7-8 mm, merah ungu.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Manis, sejuk, hypotensive, mengecilkan bekuan darah, menghilangkan sakit

Bagian yang dipakai
Bunga, akar, tangkai dan daun

Kegunaan
Bunga: haid tidak teratur, tidak datang haid, hipertensi
Pemakaian: 10-15 g, rebus, minum

Akar: TBC Paru, batuk dan batuk darah
Pemakaian: 30-60 g, rebus, minum

Tangkai dan daun: Luka terpukul, badan ngilu-ngilu, terkilir, koreng
Pemakaian:
TBC Paru disertai batuk dan batuk darah: 30-60 g akar siantan + 10 g gancao direbus selama 3 jam, untuk 1x minum atau
30-60 g akar siantan ditambah 60 g daging sapi tanpa lemak dibuat sup.

Jamur Enoki | Flammulina velutipes

jamur-enoki

jamur-enoki

Kandungan
a. serat
b. protein
c. vitamin B
d. mineral
e. kalori
f. serat
g. senyawa flammulin

Manfaat
a. sebagai sumber energi yang cukup efektif
b. meningkatkan kekebalan tubuh
c. menurunkan tekanan darah
d. menurunkan kadar kolesterol
e. mencegah penyakit kanker

Ramuan tradisional mencegah penyakit
Jamur ini sangat terkenal sebagai bahan masakan yang enak. Untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah berbagai penyakit, cukup konsumsi jamur secukupnya, baik sebagai bahan salad, sup, maupun digoreng bersama sayuran dan daging.

Pegagan | Centella aquatica

pegagan

pegagan

PEGAGAN juga disebut tapak kuda karena daunnya mirip tapal kaki kuda. Terna menahun bernama latin Centella aquatica itu berlubang lunak, ramping dcngan tunas-tunas panjang berakar. Memiliki rimpang pendek dan stolon-stolon merayap sepanjang 80 cm, akar keluar dari setiap bonggol, dan banyak bercabang. Banyak orang mengenal tanaman asal Asia tropik itu sebagai pegagan. Ada juga yang menyebutnya antanan (Sunda), pacul goang (Jawa Tengah), regedeg (Yogya), gan-ganan (Madura), taidaah (Bali), wisu-wisu (Makasar), cipu balawo (Bugis), Dogauke (Papua), dan sarowati (Halmahera).

Pegagan memiliki kandungan asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, brahminoside, madasiatic acid, meso- inositol, centelloside, carotenoids, hydrocotylin, vellarine, tanin serta garam mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium dan besi. Senyawa glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside merupakan antilepra dan penyembuh luka yang sangat luar biasa. Zat vellarine yang terdapat dalam tanaman ini memberikan efek rasa pahit.

CARA MENDAPAT PEGAGAN
Perbanyakan dengan stolon. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian 200-1.400 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun.

KHASIAT PEGAGAN
Khasiat pegagan antara lain sebagai obat antiinfeksi, antitoksik, penurun panas, peluruh kemih, penenang dan tonik.

Tanaman ini digunakan sebagai obat tradisional mengobati demam, bronkhitis, flek paru, asma, batuk darah, meningkatkan daya ingat, pembengkakan liver, hipertensi, asam urat tinggi, infeksi saluran kemih, prostat, wasir, jerawat, campak, dan lepra.

Tanaman ini memiliki efek antiinflamasi, antibiotik, antidemam, antidiuretik, dan leratolitik. Bahkan kemampuan antibiotik dan antiinflamasinya tergolong tinggi hingga berguna pula sebagai antibakteri. Tak heran jika pegagan efektif mengatasi peradangan jaringan tubuh. Mulai dari luka, lepra, radang tenggorok, radang lambung, hingga disentri. Karena khasiatnya sebagai antiinflamasi pula sehingga ia mulai dilirik sebagai bahan baku salep untuk mengobati luka, seperti salep Medicazol. Bahkan salep ini kini sangat akrab dikenal para dokter bedah di berbagai rumah sakit.

RESEP
Untuk mengobati radang organ dalam tubuh, diminum sari daun tanamannya Caranya, 1 kg daun segar ditumbuk halus, kemudian ditambah 0,5 liter air mata diperas, lalu disaring. Perasan itulah yang diminum. Meski dapat dibuat simplisia daun kering, namun paling baik menggunakan tanaman segar, sebab jika dikeringkan khasiat tanaman akan berkurang.

Terong Belanda | Cyphomandra betaced

terong-belanda

terong-belanda

Kandungan
a. lemak
b. protein
c. karbohidrat
d. kalori
e. vitamin C
f. air
g. abu
h. serat kasar
i. gula lokal
j. gula pereduksi
k. asam
l. kalsium
m. besi
n. kalium
o. zink
p. mangaan

Manfaat
a. menurunkan kadar kolesterol
b. menurunkan hipertensi
c. mengatasi sariawan
d. mengatasi asam urat

Ramuan tradisional untuk mencegah berbagai penyakit
Tidak ada ramuan khusus untuk mendapatkan manfaatnya, selain dengan memakannya secara langsung karena rasanya manis dan segar, dibuat jus, maupun dibuat manisan.

Mengkudu | Morinda Citrifolia

mengkudu

mengkudu

MENGKUDU (Morinda Citrifolia) termasuk jenis kopi-kopian. Mengkudu dapat tumbuh | di dataran rendah sampai pada ketinggian tanah 1.500 m dpi. Mengkudu merupakan | tumbuhan asli dari Indonesi. Tumbuhan ini mempunyai batang tidak terlalu besar | dengan tinggi pohon 3-8 m. Daunnya bersusun berhadapan, panjang daun 20-40 cm dan lebar 7-15 cm. Bunganya berbentuk bungan bongkol yang kecil-kecil dan berwarna putih. Buahnya berwarna hijau mengkilap dan berwujud buah buni berbentuk lonjong f dengan variasi trotol-trotol. Bijinya banyak dan kecil-kecil terdapat dalam daging buah. Pada umumnya tumbuhan mengkudu berkembang biak secara liar di hutan-hutan atau dipelihara orang pinggiran-pinggiran kebun rumah.

Buah buni tumbuhan mengkudu yang telah masak mempunyai aroma yang tidak sedap, namun mengandung sejumlah zat yang berkhasiat untuk pengobatan. Adapun | kandungan zat tersebut antara lain morinda diol, morindone, morindin, damnacanthal, metil asetil, asam kapril dan sorandiyiol. Semua bagian tanaman mengkudu memiliki aktivitas antioksidan terutama akar.

KHASIAT MENGKUDU
Mengkudu berkhasiat untuk obat hipertensi, sakit kuning, demam, influenza, batuk, sakit perut; menghilangkan sisik pada kaki, dan anti diabetes.

RESEP
Hipertensi
2 buah mengkudu yang telah masak di pohon dan 1 sendok makan madu. Buah mengkudu diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu sampai merata dan disaring. Campuran diminum dan diulangi 2 hari sekali.

Sakit Kuning
2 buah mengkudu yang telah masak di pohon dan 1 potong gula batu. Buah mengkudu diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu sampai merata dan disaring. Campuran diminum dan diulangi 2 hari sekali.

Demam (masuk angin dan infuenza)
1 buah mengkudu dan 1 rimpang kencur. Kedua bahan tersebut direbus dengan gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring. Hasil rebusan diminum 2 kali 1 hari, pagi dan sore.

Menghilangkan sisik pada kaki
Bagian kaki yang bersisik digosok dengan buah mengkudu tersebut sampai merata dan dibiarkan selama 5-10 menit, kemudian dibersihkan dengan kain bersih ya dibasahi dengan air hangat.

Nangka | Artocarpus heterophyllus

nangka

nangka

Kandungan
a. energi
b. karbohidrat
c. protein
d. vitamin A
e. vitamin C
f. kalsium
g. zat besi
h. fosfor
i. antioksidan

Manfaat
a. mengatasi hipertensi
b. melancarkan pencernaan
c. menjadi antioksidan alami

Bawang Dayak | Eleutherine palmifolia Merr.

bawang-dayak

bawang-dayak

MERUPAKAN tanaman khas Kalimantan Tengah dan sudah digunakan secara turun temurun sebagai tanaman obat oleh masyarakat Dayak. Umbi tanaman berwarna merah menyala dengan permukaan yang sangat licin. Letak daun berpasangan dengan komposisi daun bersirip ganda. Tipe pertulangan daun sejajar dengan tepi daun licin dan daun berbentuk pita dan garis. Tumbuhan ini memiliki nama jenis Eleutherine palmifblia Merr. dan nama sinonim Eleutherine plicata Herb, dan Eleutherine americana (Aubl.) Merr. Bawang dayak secara umum dikenal di Indonesia dengan nama bawang kapal dan bawang merah hutan pada Buletin Flora Malesiana.

Selain nama umum tumbuhan bawang dayak juga memiliki beberapa nama daerah yaitu bawang dayak (Palangkaraya, Samarinda); bawang hantu/kambe (Dayak); bawang sabrang, babawangan beureum, bawang siyem (Sunda); brambang sabrang, luluwan sapi, teki sabrang (Jawa); bawang sayup (Melayu) dan bawang lubak (Punan Lisum).

Tanaman ini memiliki adaptasi yang baik, dapat tumbuh dalam berbagai tipe iklim dan jenis tanah. Selain hal tersebut di atas tanaman ini juga dapat diperbanyak dan dipanen dalam waktu yang singkat, yakni ±3-4 bulan sehingga tanaman ini dapat dengan mudah dikembangkan untuk skala industri

CARA MENDAPATKAN BAWANG DAYAK
Perbanyakan dengan umbi. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian dari 200-1.200 m di atas permukaan laut. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Umbi, daun.

KHASIAT BAWANG DAYAK
Tanaman bawang dayak mengandung zat fitokimia yakni alkaloid, glikosida, flavanoid, fenolik, steroid dan zat tannin. Tanaman ini digunakan masyarakat lokal sebagai obat untuk penyakit kanker payudara, hipertensi, diabetes mellitus, hiperkolesterol, dan pencegah stroke. Khasiat secara tradisional lain: air rebusannya sebagai diuretikum, pencahar, peluruh muntah, sakit kuning dan sakit kelamin. Umbi jika dicampur dengan adas pulasari digunakan untuk mencret darah. Air rebusan Daun bawang dayak dapat digunakan untuk wanita yang sedang nifas. Sebagai obat kanker digunakan umbi yang dikeringkan dan Iangsung dikunyah. Bawang dayak dan jahe merah, berkhasiat untuk meningkatkan stamina/vitalitas, memperkuat daya tahan sperma. Mengobati sakit pinggang, melancarkan air seni serta mengatasi bronchitis dan batuk.

RESEP
Pembuatan simplisia: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris dengan ketebalan 1-2 mm, dikeringkan dengan oven pada suhu 500°C selama 8 jam, dan didinginkan, lalu dikemas.

Pembuatan bubuk: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris dengan ketebalan 1-2 mm, kemudian dikeringkan dengan oven pada suhu 50°C selama 8 jam, didinginkan, dihaluskan dengan blender, diayak, dan dikemas.

Pembuatan instan: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris, ditambah air 1 : 2 b/v (1 kg bawang dayak ditambah dengan 2 1 air), diblender, disaring dengan kain blacu, dimasak sampai mendidih sambil diaduk-aduk, ditambahkan gula 1: 1 b/b (1 kg bawang dayak, ditambah 1 kg gula pasir), aduk terus sampai membentuk kristal (butir-butir halus), dinginkan, jika ukuran butiran besar, haluskan dengan blender dan dikemas.

Pembuatan manisan: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris dengan ketebalan 1-2 mm, kemudian dikukus selama 5 menit, masukkan dalam larutan gula yang telah dibuat (gula ditambah air, perbandingan 1 : 1 dimasak sampai kental sambil diaduk-aduk), dimasak sambil diaduk-aduk sampai kering, yang ditandai dengan adanya kristal gula.

Mahkota Dewa | Phaleriae Fructus

mahkota-dewa

mahkota-dewa

MAHKOTA DEWA atau phaleria papuatta atau Phaleriae Fructus adalah tanaman yang pulasi asalnya dari Papua.Tanaman ini memiliki ciri-ciri: tinggi 1-2,5 m, batang bulat dengan permukaan yang kasar, memiliki getah dan cabang yang simpodial (batang ang berbentuk tunggal dan pertumbuhan bagian ujungnya tidak terbatas). Daun mahkota dewa berwarna hijau tua dengan tangkai yang pendek dan berbentuk jorong dengan ujung yang runcing. Ukurannya sekitar 10 cm. Daun mengandung alkaloid, antihistamin, polifenol dan saponin. Buah mahkota dewa berbentuk bulat agak kecil dengan diameter sekitar 4 cm, berwarna hijau ketika belum masak dan menjadi merah ftetika sudah masak. Kulit buah mengandung saponon, alkaloid, tanin dan flavonoid. Daging buahnya berwarna putih dengan biji berwarna cokelat. Buah mahkota dewa mengandung zat kimia antara lain alkaloid, terpenoid, saponin, dan senyawa resin.

KHASIAT MAHKOTA DEWA
Khasiat buah atau tanaman mahkota dewa bagi kesehatan adalah untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti menghilangkan rasa gatal, pencegah kanker, darah tinggi, diabetes, lever dan jantung. Bagian dari mahkota dewa yang bermanfaat untuk mengobati adalah daun, buah dan kulit buahnya. Senyawa flavonoid yang terdapat pada mahkota dewa memiliki efek imunostimulan dan imunosupresan (obat yang diberikan untuk menekan respon alami sistem kekebalan tubuh).

RESEP
Darah tinggi: Daging buah mahkota dewa kering ; 5-6 iris, daun sambiloto kering; 10 g, daun pegagan kering ; 15 g. Cara pengolahan, cuci semua daun kemudian rebus dengan 3 gelas air. Ketika air sudah mendidih dan tinggal setengahnya angkat rebusan tersebut. Supaya bersih saring air hasil rebusan tadi. Disarankan meminum setengah gelas sebanyak 3 kali sehari.

Lever: Daging buah mahkota dewa kering ; 15 g, daun sambiloto ; 7 lembar, daun dewa : 7 lembar, umbi daun dewa ; 15 g, rimpang temu putih 15 gram. Cara pengolahan, semua dicuci sampai bersih kemudian direbus dengan lima gelas air. Angkat hingga rebusan tinggal 3 gelas. Saring sebelum di minum. Disarankan diminun sehari.

Diabetes melitus: Mahkota dewa kering ; 5 – 7 iris, daun sambiloto kering; 7 lembar, daiembar, daun sendok; 7 lembar. Cara pengolahan, cuci semua daun kemudian rebus dengan 3 gelas air. Ketika air sudah mendidih dan tinggal setengahnya angkat rebusan tersebut. Supaya bersih saring air hasil rebusan tadi. Disarankan meiah gelas sebanyak 3 kali sehari.