obat diabetes

Diabetes

Ramuan 1

5 g akar adem ati
4 lembar daun salam segar
140 ml air

Rebus hingga mendidih. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore, masing-masing 100 ml.

Ramuan 2

alpukat

Biji alpukat diiris tipis dan dijemur hingga kering. Biji alpukat yang telah kering selanjutnya disangrai lalu diblender. Serbuk biji alpukat yang telah halus dimasukkan ke dalam kapsul. Minum kapsul tersebut 1 kali sehari.

Ramuan 3

1 buah apel
madu murni secukupnya
es batu secukupnya

Konsumsi apel secara langsung atau dijus dengan menambahkan es batu dan madu asli. Bagi penderita diabetes, konsultasikan dengan dokter berapa kadar madu yang boleh dikonsumsi setiap hari.

Ramuan 4

biji asam jawa

Biji asam jawa ditumbuk lalu dicampurkan dengan air dan direbus. Air rebusan ini diminum untuk mengobati diabetes.

Ramuan 5

4 g umbi bawang merah
15 g buncis
10 helai daun salam

Rajang bawang merah, buncis, dan daun salam. Tambahkan 120 ml air. Minum sehari 1 kali 100 ml. Ulang selama 14 hari.

Ramuan 6

20 g bawang putih

Konsumsi bawang putih secara rutin setiap hari. Caranya bisa dengan direbus, digoreng, atau ditambahkan dalam masakan konsumsi. Penurunan gula darah akan terlihat sekurang-kurangnya dalam waktu 4 minggu.

Ramuan 7

bayam merah

Bayam merah juga dikenal luas sebagai sayur. Untuk mendapatkan berbagai manfaat dari bayam merah biasanya cukup dikonsumsi dalam bentuk sayur. Berbagai modifikasi pengolahan bayam sangat diperbolehkan seperti diolah dalam bentuk keripik, jus, maupun campuran makanan. Yang penting, kondisinya baik dan jumlahnya mencukupi.

Ramuan 8

2 buah bengkuang

Kupas, parut, dan peras bengkuang. Air perasan itulah yang diminum setiap pagi dan malam. Lakukan secara rutin selama sebulan.

Ramuan 9

3 sendok makan beras ketan hitam
250 cc air panas

Ketan dimasukkan ke dalam mangkok besar. Tambahkan air panas. Biarkan sampai dingin. Setelah itu, saring airnya dan minum selagi hangat. Lakukan 2 kali sehari. Lakukan secara rutin dan terus-menerus. Dalam waktu 1 minggu sudah terlihat hasilnya.

Ramuan 10

beras merah

Untuk mendapatkan manfaat beras merah yang beragam, cukup konsumsi saja beras merah secara berkala. Sebaiknya bergantian dengan konsumsi beras putih. Selain dibuat nasi, beras merah juga dapat dibuat menjadi berbagai makanan olahan yang lezat, seperti bubur dan kue-kue.

Ramuan 11

100 g umbi bidara upas, cuci bersih, parut, peras dengan sepotong kain

Minum setiap pagi ½ jam sebelum makan.

Ramuan 12

⅓ genggam daun sambiloto
⅓ genggam daun kumis kucing
6 cm batang brotowali, cuci, potong-potong

Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga menjadi 2 gelas. Diminum setelah makan, sehari 2x 1 gelas.

Ramuan 13

buah merah

Jika ingin mendapatkan manfaat buah merah, masukkan sari buah merah dalam menu harian kita.

Ramuan 14

250 g buah naga

Konsumsi setiap pagi dan sore selama 8 hari berturut-turut. Pada masa ini sebaiknya penderita diabetes tidak mengonsumsi nasi. Konsultasikan dengan dokter untuk memastikan makanan pengganti nasi yang sesuai sebagai sumber karbohidrat.

 Ramuan 15

250 g buncis

Potong ujung-ujungnya, cuci bersih, kukus 15 menit. Makan seperti lalapan. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Ramuan 16

9-15 g kering atau 15-30 g akar segar kembang pukul empat

Rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa setengahnya. Saring air rebusan, minum dua kali sehari masing-masing 1 gelas.

Ramuan 17

cincau hitam

Cincau hitam sangat dikenal di kalangan masyarakat sebagai minuman segar. Jika ingin mendapatkan manfaat dari cincau hitam, cukup konsumsi cincau hitam setiap hari.

Ramuan 18

ciplukan

Tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta akar-akarnya dan dibersihkan. Tumbuhan dilayukan, kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas. Saring. Air rebusan diminum 1 kali sehari.

Ramuan 19

7 g daun dandang gendis

Rebus dengan 110 ml air. Minum airnya sebanyak 100 ml untuk mengatasi diabetes.

Ramuan 20

10 lembar daun salam
20 g daun sambiloto
750 cc air

Cuci bersih semua bahan, rebus hingga mendidih dan air tersisa hingga ⅓-nya. Dinginkan, saring, lalu minum 2 kali sehari. Lakukan secara rutin selama 3 bulan.

Ramuan 21

15 biji duwet
1.000 cc air

Duwet dicuci bersih, tumbuk halus dan rebus sampai mendidih. Setelah itu, air dibagi menjadi 3 bagia. Munum dalam kondisi dingin 3 kali sehari. Lakukan setiap hari sampai badan erasa segar dan gula darah akan terkontrol. Konsultasikan dengan dokter bila ingin menggunakannya dalam jangka panjang.

Ramuan 22

ginseng

Di masa kini ginseng dapat ditemukan dengan mudah dalam berbagai bentuk olahan, seperti teh, serbuk, ekstrak, pil, kapsul, madu, dan berbagai jenis produk kesehatan olahan yang berbahan dasar ginseng dengan campuran bahan-bahan alami lainnya. Oleh karena itu, untuk mendapatkan berbagai manfaat ginseng, cukup konsumsi produk olahan ginseng tersebut secara rutin. Konsultasikan dengan dokter untuk pemakaian jangka panjang agar tidak terjadi kelebihan dosis.

Ramuan 23

Herba iler lengkap (batang, daun, bunga) dan adas pulowaras secukupnya

Rebus dengan 1 liter air sampai mendidih. Minum 2 kali sehari ½ gelas, pagi dan sore.

Ramuan 24

jagung

Jagung sangat mudah ditemukan di mana-mana. Untuk mendapatkan manfaat dari jagung, cukup mengonsumsi jagung setiap hari dalam jumlah secukupnya. Bisa diolah dalam bentuk sayur, makanan ringan, makan pengganti beras sesekali, atau berbagai jenis olahan yang mengundang selera.

Ramuan 25

1 buah jambu biji mengkal, potong-potong, godok dengan 3 gelas air sampai menjadi 1 gelas, saring, minum 2 kali sehari.

Ramuan 26

kulit batang dan daun jambu monyet

Rebus dengan air hingga tinggal setengahnya. Minum untuk mengobati diabetes.

Ramuan 27

jamur kuping putih

Jamur kuping putih sangat terkenal sebagai bahan masakan yang enak. Untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah berbagai penyakit, cukup konsumsi jamur secukupnya, baik sebagai bahan salad, sup, maupun digoreng bersama sayuran dan daging.

 Ramuan 28

jamur lingzhi

Jamur lingzhi sudah dikenal sebagai jamur untuk pengobatan. Oleh karena itu, jamur lingzhi sudah banyak diolah dalam bentuk kapsul yang dapat dibeli di toko-toko herbal. Konsultasikan dengan dokter atau ahli herbal yang terpercaya.

Ramuan 29

jamur shiitake

Jamur shiitake dikenal sebagai jamur makanan. Untuk mendapatkan manfaatnya cukup mengonsumsi secara rutin dalam bentuk sayur, salad, digoreng bersama daging, kripik, dll.

Ramuan 30

jamur tiram

Jamur tiram dikenal sebagai jamur makanan. Untuk mendapatkan manfaatnya, cukup mengonsumsi secara rutin dalam berbagai olahan.

Ramuan 31

jombang

30 g herba jombang segar, dicuci, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari 2 kali, masing-masing setengah gelas.

Ramuan 32

kacang kapri

Secara umum, kacang kapri dikonsumsi sebagai lalapan, baik secara langsung maupun direbus terlebih dahulu. Untuk mendapatkan manfaatnya, sebaiknya biasakan mengonsumsi secara rutin dan dimasukkan ke dalam daftar menu.

Ramuan 33

30 g kacang kedelai hitam
750 cc air

Rebus hingga mendidih hingga air tinggal ⅓-nya. Dinginkan dan saring. Minum airnya setiap hari secara rutin. Hasil baru kelihatan setelah 1 bulan. Cara ini digunakan juga untuk menyembuhkan sakit ginjal.

Ramuan 34

kacang merah

Kacang merah bisa dinikmati sebagai sayur, es, kolak, dan lain-lain. Untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah berbagai penyakit, cuup membiasakan diri makan kacang merah ini dalam olahan yang disenangi.

Ramuan 35

12 lembar daun kacapiring
2 gelas air

Rebus hingga mendidih hingga tersisa setengahnya. Minum sekaligus. Ulangi setiap hari

Ramuan 36

1 genggam biji kedelai hitam
3 gelas air

Rebus kedelai hingga tinggal 1 gelas. Saring. Minum airnya 1 kali sehari masing-masing 1 gelas.

Ramuan 37

3 lembar daun kejibeling

Daun kejibeling mentah dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.

Ramuan 38

daun bunga pukul empat secukupnya
bunga secukupnya
4 butir biji kembang pukul empat
air secukupnya

Semua bahan direbus hingga mendidih. Saring dan dinginkan. Setelah itu, minum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

Ramuan 39

8 butir buah kenari

Konsumsi selama 3 minggu berturut-turut. Ini akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk menghambat pertumbuhan tumor. Konsultasikan dengan dokter bila ingin menggunakan dalam jangka panjang.

Ramuan 40

3 rimpang kunyit
½ sendok teh garam

Rebus kedua bahan tersebut, rebus dengan 1 liter air hingga mendidih. Saring. Minum 2 kali seminggu masing-masing ½ gelas.

Ramuan 41

labu parang

Labu parang atau waluh paling banyak digunakan sebagai makanan pendamping seperti kolak, puding, kue, keripik, dodol, dan lain-lain. Untuk mendapatkan manfaatnya,  cukup konsumsi secara rutin.

Ramuan 42

labu siam

Untuk mendapatkan manfaat labu siam yang sangat banyak, masyarakat secara luas telah mengonsumsi labu siam ini sebagai sayuran, lalapan, gulai, dan modifikasi produk sesuai perkembangan zaman.

Ramuan 43

2 batang daun lidah buaya, cuci, buang durinya, potong-potong

Rebus dengan 3 gelas air, lalu saring. Minum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing setengah gelas.

Ramuan 44

5-7 iris daging buah mahkota dewa kering
7 lembar daun sambiloto
3 lembar daun mimba
7 lembar daun sendok

Cuci semua daun kemudian rebus dengan 3 gelas air. Jika air sudah mendidih, angkat, saring. Minum ½ gelas, 3x sehari.

Ramuan 45
½ sdt serbuk biji mahoni, seduh dengan ⅓ cangkir air panas. Minum 2-3x sehari ½ jam sebelum makan, minum selagi hangat.

Ramuan 46

mengkudu

Mengkudu sudah banyak dimanfaatkan dan diolah secara modern dalam bentuk kapsul, ekstrak, jus, jamu gendong, dan lain-lain untuk pengobatan.

Ramuan 46

petai cina

Biji petai cina yang sudah tua dan kering digoreng tanpa minyak dan ditumbuk halus (dibuat bubuk), kemudian ambil 1 sendok dan seduh dengan air panas (seperti membuat kopi) lalu diminum 1 kali sehari 1 gelas.

Ramuan 47

3 sisir pisang
kelapa muda diparut secukupnya

Pisang dihancurkan sampai halus, kedua bahan ini dikukus bersama-sama selama 10 menit. Setelah itu, hasil kukusan dibagi menjadi 3 bagian dan dimakan 3 kali sehari. Lakukan setidaknya 30 hari untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Ramuan 48

Sangrai 5 biji rambutan, giling sampai menjadi serbuk. Seduh dengan satu cangkir air panas. Setelah dingin, minum airnya sekaligus. Lakukan 1-2 kali sehari.

Ramuan 49

7 lembar daun salam

Cuci bersih lalu rebus dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring, bagi untuk 2 kali minum.

Ramuan 50

½ genggam daun sambiloto segar, rebus dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin, saring lalu minum setelah makan, 3 kali sehari @ ¾ gelas.

Ramuan 51

Petik 3 lembar daun sirih merah setengah tua dan daun keenam atau ketujuh dari pucuk. Cuci bersih semua daun, kemudian iris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak 3 gelas (600 ml) sampai mendidih dan tersisa setengahnya. Minum sehari tiga kali sebelum makan

Ramuan lain, ambil 3 lembar sirih merah ukuran sedang, 40 g kulit kayu gayam yang sudah dibersihkan bagian luarnya, dan 30 g kulit kayu jamblang kering. Bahan-bahan ini diseduh dengan 2 gelas (400 ml) air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Saring, minum sehari dua kali setiap pagi dan sore hari sebelum makan. Sekali minum setengah gelas.

Ramuan 52

stevia

Cara membuat formula pengganti gula bagi penderita diabetes. Gunakan 4-6 lembar daun segar. Seduh dengan 1 gelas air matang panas. Setelah dingin, saring, kemudian dapat diminum secara langsung atau dicampur madu. Sari daun stevia dapat digunakan dalam campuran kopi, teh, atau makanan.

Ramuan 53

tabat barito

Seluruh bagian tanaman direbus kemudian airnya diminum.

Ramuan 54

10-16 lembar daun tapak dara

Rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Setelah dingin diminum. Ulangi sampai sembuh.

35-45 g daun tapak dara kering, adas pulawaras

Rebus bahan tersebut dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Setelah dingin, minum. Ulangi sampai sembuh.

3 lembar daun tapak dara
15 kuntum bunga tapak dara

Rebus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Minum pagi dan sore setelah makan.

Ramuan 55

daun tapak liman secukupnya
500 cc air

Cuci bersih dan rebus hingga setengahnya. Saring dan dinginkan. Minum setiap sore atau menjelang tidur. Cara ini dapat pula digunakan untuk memperlancar buang air kecil. Waktu minumnya boleh sembarang.

Ramuan 56

tebu

Tebu dibuat jus lalu diminum. Dapat disaring terlebih dahulu. Jika diminum secara teratur dapat menjaga kadar glukosa darah.

Ramuan 57

100 g ubi jalar, kupas, cuci, potong-potong secukupnya
15 g kulit labu siam, cuci, potong-potong secukupnya
50 g alpukat, kupas, cuci, potong-potong
1000 cc air
madu murni secukupnya

Semua bahan direbus hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Setelah itu, saring dan dinginkan. Minum airnya 2 kali sehari. Boleh ditambahkan madu murni secukupnya agar tidak tawar.

Tembelekan | Lantana camara

tembelekan

tembelekan

TEMBELEKAN dengan nama latin Lantana camara merupakan tanaman perdu sangat berbau dengan tumbuh yang menegak atau agak memanjat. Cabang tanama; tembelekan cukup banyak dengan tinggi dapat mencapai 4 m. Ranting tembelekai berbetuk segi empat. Daunnya tunggal dan duduk berhadapan. Bentuk daunnya bula telur dengan ujung meruncing dengan pinggir bergerigi. Tulang daun tembelekar menyirip. Permukaan atas daun berambut banyak dan terasa agak kasar sedangkar permukaan bawahnya berambut jarang. Bunga tembelekan merupakan rangkaian yang bersifat rasemos dengan warna putih, merah muda, jingga kuning, dll. Buah tembelekan seperti buah buni berwarna hitam mengkilat bila sudah matang.

CARA MENDAPATKAN TEMBELEKAN
Perbanyakan tanaman tembelekan ini dapatdilakukan dengan biji. Perawatannya dengan penyiraman yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat lembab dengan cukup matahari atau ternaung. Tanaman ini dapat tumbuh di Indonesia, sering ditanam sebagai tanaman pagar ataupun tanaman hias, dapat tumbuh pada ketinggian dari 250-1.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT TEMBELEKAN
Daun tembelekan digunakan untuk mengeluarkan racun yang termakan, dilaporkan dapat menjadi antitumor. Minyak atsiri tembelekan memiliki khasiat untuk mematikan bakteri. Bunga tembelekan dilaporkan dapat gunakan untuk menolak/menjauhkan nyamuk, dapat untuk membunuh nematode/cacing, serta mampu membunuh nyamuk dewasa. Tanaman tembelekan juga dilaporkan dapat menurunkan kadar gula darah dan menyembuhkan luka. Selain itu perlu diperhatikan bahwa dapat merusak hati dan dapat mengganggu organ reproduksi.

RESEP
Daun tembelekan ditumbuh hingga menjadi bubur lalu diencerkan dengan air dan disaring. Air ini kemudian diminum pada orang yang keracunan untuk memuntahkan racun berbahaya yang dimakannya.

Kacang Kedelai Hitam | Glycine max

kacang-kedelai-hitam

kacang-kedelai-hitam

Kandungan
a. protein
b. kalori
c. lemak
d. hidrat arang
e. kalsium
f. fosfor
g. besi
h. air

Manfaat
a. menyembuhkan diabetes
b. menyembuhkan sakit ginjal
c. mengatasi rematik
d. meningkatkan daya tahan tubuh

Kacapiring | Gardenia augusta

kacapiring

kacapiring

KACAPIRING termasuk familia Rubiaceae. Banyak dipelihara sebagai tanaman hias atau pagar hijau untuk memperindah halaman, dan juga memiliki aroma bunga harum. Kacapiring termasuk tumbuhan perdu yang berumur tahunan serta banyak memiliki cabang, ranting maupun daun yang lebat, mudah tumbuh di sembarang tempat, baik di daerah dingin maupun panas. Namun, tumbuhan ini lebih cocok di daerah pegunungan atau lokasi yang tingginya lebih dari 400 m dpl. Batang pohonnya mampu mencapai ketinggian berkisar 1-2 m. Bunganya berukuran besar, indah mirip dengan bunga mawar putih dengan tajuk-tajuk melingkar dan bersusun membentuk satu kesatuan yang anggun. Daunnya berbentuk oval, tebal, licin dan mengkilap pada permukaan telapak daun bagian atasnya.

Karena keharuman bunganya, kaca piring mempunyai nilai komersial untuk dibuat minyak wangi. Pengembangbiakan tanaman ini dapat dilakukan dengan cara stek. Potongan batang yang mempunyai ruas 3 sampai 4 sangat baik untuk keperluan ini. Kacapiring memiliki nama lain yatu ceplok piring, cepiring, peciring, buah patah, buah batek, buah kuning, dan bunga susu.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Bunga, buah, daun

KHASIAT KACAPIRING
Daun kacapiring mempunyai kandungan zat minyak menguap, antara lain memgandung unsur linalool dan styrolyl. Tanaman ini berkhasiat untuk mengobati diabetes melitus, sariawan, demam, dan sukar buang air besar. Bunganya yang putih dengan keharuman yang khas dan banyak dipakai untuk dijadikan minyak atsiri atau bahan parfum bisa juga sebagai luluran untuk membersihkan badan dan menghilangkan kotoran yang menempel, membuat kulit menjadi bersih dan cerah. Sementara buahnya yang berwarna kuning mengandung crocin (salah satu jenis karotenoida) sering digunakan sebagai pewarna kue tradisional (wagashi), asinan lobak (takuan) dan pencelupan tekstil di Jepang. Selain itu pada buah juga mengandung senyawa aktif suatu glikosida irid’rtd y#ing geniposida yang digunakan untuk mengobati demam yang disertai pcradangan, juga untuk menobati infeksi. Ekstrak gardenia yang diberikan pada hewan coba terbukti mampu menurukan kadar bilirbun darah. Hasil ini memberikan informasi penting mengapa kacapiring digunakan untuk mengobati gangguan hepar.

Geniposida pada buah kacapiring selain berkhasiat sebagai hepatoprotektor, juga berkhasiat sebagai antitumor. Pada pengujian terhadap hewan coba diketahui, senyawa pentaasetil geniposida tidak menyebabkan toksisitas pada liver, jantung, dan ginjal. Dengan demikian ekstrak buah kacapiring relatif aman untuk dikonsumsi, malah sangat prospekstif untuk dikembangkan sebagai obat antitumor. Penelitian ini juga didukung dengan penelitian lainnya yang menyatakan bahwa senyawa geniposida yang berhasil diisolasi dari kacapiring ini ternyata memiliki kemampuan sebagai detoksifikasi (membersihkan racun) antioksidan, dan juga antikarsinogenesis.

Hasil penelitian hewan coba mencit juga membuktikan, kacapiring dapat mengurangi tingkat keparahan pada penyakit pankreatitis, dapat menurunkan tekanan darah, juga mengurangi nyeri dan kejang-kejang. Selain daun dan buah, bunga kacapiring juga berkhasiat sebagai obat. Sebuah penelitian membuktikan, bunga kacapiring juga mengandung senyawa iridoid yang berkhasiat sebagai antimikroba, terutama melawan bakteri E. coli, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, dan jamur Candida albicans.

Buah, bunga dan daun kacapiring relatif aman untuk digunakan sebagai obat. Hanya saja harus berhati-hati mengonsumsi atau mengunakan buah kacapiring ini, karena dapat menyebabkan diare. Umumnya buah kacapiring digunakan dengan dosis 3 – 12 g per hari.

RESEP
Diabetes Mellitus
12 lembar daun kacapiring direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, diminum sekaligus, dan diulangi secara rutin setiap hari.

Sariawan
7 lembar daun kacapiring diremas-remas ditambah dengan 1 cangkir air, dan disaring, ditambah 2 sendok makan madu dan 1 potong gula aren kemudian diaduk sampai merata, diminum, dan diulangi setiap dua hari sekali.

Demam
7 lembar daun kacapiring diremas-remas ditambah 1 gelas air dan disaring. Tambahkan 1 potong gula batu, dan diaduk sampai merata.

Sukar buang air besar
3 biji buah kacapiring direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1
gelas.

Muntah
Bunganya yang masih segar dimakan.

Luluran Pemutih
Bunga kaca piring, temu giring, temulawak, daun jeruk purut, kulit mutiara, dan iaun dondong diiris tipis-tipis, kemudian dikeringkan. Beras ketan disangrai sampai >erwarna cokelat dan harum. Semua bahan ditumbuk menjadi satu, dan setelah halus iap dijadikan lulur pemutih untuk seluruh badan.

Bambu Tali | Asparagus cochinchinensis

bambu-tali

bambu-tali

Nama daerah
Asparagus

Uraian tanaman
Terna merambat, menahun, banyak bercabang. Terdapat liar di hutan-hutan terbuka, semak belukar, kadang pada bukit yang berbatu-batu atau ditanam sebagai tanaman hias yang didapat dari dataran rendah sampai lebih kurang 1.150 m dpl.

Akar berumbi kecil, berbentuk kerucut dan berkelompok, panjang umbi sekitar 4-10 cm, berwarna kuning abu-abu. Batangnya kecil, panjang dapat mencapai 2 m. Daunnya pipih, berbentuk garis, panjang 1-2,5 cm, lebar 1 mm, ujung runcing, duduknya tersebar. Bunga berkelompok, keluar dari ketiak daun, warnanya putih atau putih kuning. Buahnya buah buni, diameter 6 mm, bila masak berwarna merah tua sampai hitam.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa manis, pahit, dingin. Masuk meridian paru-paru dan ginjal. Menyuburkan yin, membersihkan paru-paru dan menurunkan panas api, merangsang produksi cairan tubuh.

Bagian yang digunakan
Umbi yang dikeringkan

Kegunaan
Batuk, batuk darah, TBC paru, sakit kerongkongan
Muntah darah, rasa haus, berkeringat malam
Diabetes mellitus
Susah buang air besar
Demam disertai gaduh gelisah
Carsinoma, fibroadenoma, hyperplasia kelenjar payudara
lymphosarcoma, leukemia

Tunjung | Nymphaea lotus

tunjung

tunjung

Nama daerah
Terate kecil, tarate utan, tunjung putih (Indonesia), tunjung bodas, tunjung tutur (Sunda)

Nama asing
waterlelie, nenuphar, seerose, waterlily

Uraian tanaman
Tanaman air atau rawa, tumbuh liar pada genangan air yang dangkal atau dipelihara di kolam-kolam sebagai penghias kolam di taman. Asalnya dari Afrika.

Daun dan bunga keluar dari akar rimpang di dalam tanah yang tumbuh ke atas pada permukaan air. Daun mengapung pada permukaan air, sedang bunga pada air yang dangkal akan muncul di atas permukaan air. Helaian daun bangun perisai, bundar lonjong kadang melipat, tepi bergerigi, bagian pangkalnya bercangap sempit dan dalam, warnanya hijau, bagian bawah warnanya lebih muda dan berambut pendek yang rapat. Ukuran daun, panjang 15-50 cm, lebar 12-45 cm. bunga agak berbau busuk, mekar pada malam hari dan menutup pada siang hari. Daun mahkota 13-28, warnanya putih, kuning, atau merah keunguan. Buah masak di bawah air, berupa spons, membuka tidak beraturan.

Bunga warna putih lebih disukai untuk digunakan dalam pengobatan

Bagian yang dipakai
Bunga, akar, pemakaian segar atau yang telah dikeringkan

Kegunaan
Bunga:
Kejang pada anak, pingsan karena udara panas, mabuk alkohol, menekan fungsi seksual (anaphrodisiac), penyakit kulit seperti bisul radang, tumor, dan borok, kencing manis

Akar
TBC Paru

Pemakaian:
Untuk minum: Bunga 3-5 kuntum, akar 6-9 g direbus

Beras Ketan Hitam | Oryza sativa glutinosa

beras-ketan-hitam

beras-ketan-hitam

Kandungan
a. antosianin
b. antioksidan

Manfaat
a. mengontrol kadar gula dalam darah
b. meredakan stres

Ramuan tradisional mengontrol gula darah
3 sdm beras ketan hitam
248 cc air panas

Masukkan ketan ke dalam mangkok besar, tambahkan air panas. Biarkan sampai dingin. Setelah itu, saring airnya dan minum selagi hangat. Lakukan 2 kali sehari. Lakukan secara rutin dan terus-menerus. Dalam waktu 1 minggu sudah kelihatan sehari.

Dandang Gendis | Clinacanthus burmandii

dandang-gendis

dandang-gendis

DANDANG gendis dengan nama latin Clinacanthus burmannii merupakan tanamar perdu yang tumbuh tegak dan memanjang dengan tinggi 2-3 m. Batangnya berkayu tegak, beruas dan berwarna hijau. Daunnya tunggal berhadapan dengan bentuk lanset yang panjangnya 8-12 mm dan lebar 4-6 mm. Tulang daunnya menyirip berwarna hijau. Bunganya majemuk berbentuk malai terletak di ketiak daun dan di ujung batang. Mahkota bunganya berbentuk tabung dengan panjang 2-3 cm berwarna merah muda. Buahnya berbentuk kotak memanjang berwarna cokelat.

CARA MENDAPATKAN DANDANG GENDIS
Perbanyakan tanaman dengan stek. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.200 m dpl. Tanaman ini dapat di Indonesia, sering ditanam sebagai tanaman pagar.

BAGIAN TAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT DANDANG GENDIS
Daun dandang gendis dimanfaatkan untuk obat buang air berlendir, untuk diabetes dan dilaporkan memiliki aktivitas antiherpes, anti HSV-1F dan anti virus.

RESEP
Sebanyak 7 g daun dandang gendis direbus dengan air 110 ml, airnya diminum sebanyak 100 ml untuk mengatasi diabetes.

Keji Beling | Strobilanthes crispus

kejibeling

kejibeling

TANAMAN keji beling (Strobilanthes crispus) atau Sericocalyx crispus L adalah tanaman erna yang biasa ditanam masyarakat sebagai tanaman pagar, bisa tumbuh hampir iiseluruh wilayah Indonesia. Tanaman ini juga sebagai tanaman herba liar hidup menahun yang banyak manfaatnya bagi kesehatan dalam penyembuhan beberapa penyakit. Dalam bahasa lokal keji beling dikenal dengan sebutan: ngokilo, enyah kilo, k.ecibeling (Jawa), picah beling (Sunda).

Batang pohonnya berdiameter antara 0,2 – 0,7 cm. Kulit luar berwarna ungu dengan bintik-bintik hijau dan apabila menjadi tua berubah menjadi cokelat. Daun ngokilo berbentuk bulat telur, pada tepinya bergerigi dengan jarak agak jarang, berbulu halus lampir tak kelihatan. Panjang helaian daun (tanpa tangkai) berkisar antara 5-8 cm (ukuran normal) dan lebar daun kira-kira 2-5 cm.

Tumbuhan ini mudah berkembang biak pada tanah subur, agak terlindung dan di empat terbuka. Ketinggian tempat: 1 m -1.000 m dpl. Curah hujan tahunan: 2.500 mm • 4.000 mm/tahun. -Bulan basah (di atas 100 mm/bulan): 8 bulan – 9 bulan. -Bulan kering (di bavvah 60 mm/bulan): 3 bulan -4 bulan. -Suhu udara: 20- 25°C,. -Kelembapan: sedang. -Penyinaran: sedang. -Tanah -Tekstur: pasir sampai liat. -Drainase: sedang- baik. -Kedalaman air tanah: 25 cm dari permukaan tanah. -Kedalaman perakaran: 5 cm Jari permukaan tanah. -Kemasaman (pH): 5,5 – 7. -Kesuburan: sedang.

Pedoman Bertanam -Pengolahan Tanah: -Buatkan lubang tanam berukuran 25x25x25 cm. -Persiapan bibit: -Perbanyakan tanaman kejibeling dilakukan dengan stek. -Penanaman -Stek ditanam pada lubang tanah yang telah disiapkan dengan jarak tanam l x l m.

Keji Beling adalah suatu jenis tumbuhan yang berbatang basah dan sepintas lalu nenyerupai rumput berbatang tegak. Di Jawa tanaman ini banyak terdapat di pedesaan /ang tumbuh sebagai semak. Daun kejibeling mengandung unsur-unsur mineral seperti calium, natrium, kalsium dan beberapa unsur lainnya. Selain itu kejibeling mengandung laponin, flavonoid, terpenoid dan fenolik

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT KEJI BELING
Mengobati tumor, diabetes melitus, lever (sakit kuning), ambeien (wasir), kolesterol, maag, kena bisa ulat dan semut hitam, peluruh air seni (diuretik), anti diabetes, tumor, menghancurkan batu dalam empedu, batu ginjal, dan batu pada kandung kemih serta memiliki potensi sebagai antikanker.

RESEP
Tumor
Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar.
Cara pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.

Diabetes Mellitus
Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar.
Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.

Duwet | Syzygium cumini

duwet-jamblang

duwet-jamblang

Kandungan
a. tannin
b. dammar
c. asam gallus
d. glicosida
e. asam galat
f. triterpenoid
g. glucosida phytomelin
h. alfa-phytosterol
i. minyak atsiri
j. jambosin (alkaloid)
k. triterpenoid

Manfaat
a. berguna untuk mengatasi diabetes melitus
b. mengatasi anak ngompol
c. menyembuhkan diare
d. mengatasi masuk angin
e. menyembuhkan batuk kronis
f. mengurangi risiko sesak napas
g. menyembuhkan sariawan
h. mengurangi risiko terkena penyakit paru-paru
i. sebagai antioksidan alami
j. mencegah kanker
k. menurunkan kadar kolesterol buruk dalam tubuh