mulas

Temu Hitam | Curcuma aeruginosa

temu-hitam

temu-hitam

Kandungan
a. minyak atsiri
b. tannin
c. kurkumol
d. kurkumenol
e. isokurkumenol
f. kurzerenon
g. kurdion
h. kurkumalakton
i. Germakron α, β
j. G-elemene
k. linderazulene
l. kurkumin
m. demethyoxykurkumin
n. bisdemethyoxykurkumin

Manfaat
a. menambah nafsu makan
b. melancarkan keluarnya darah kotor setelah melahirkan
c. mengatasi penyakit kulit
d. mengatasi perut mulas
e. menyembuhkan sariawan
f. mengatasi cacingan
g. menyembuhkan batuk
h. menyembuhkan sesak napas
i. menyembuhkan luka

Salvia | Salvia splendens Ker. Gawl.

salvia

salvia

TANAMAN salvia memiliki nama ilmiah Salvia splendens Ker.Gawl. Tanaman ini berasal dari Meksiko, dapat ditemukan di pekarangan rumah terutama pada daerah berhawa sejuk sampai setinggi 1.400 m dpl. Salvia menyukai tempat-tempat yang menerima sinar matahari penuh. Salvia merupakan tanaman perdu yang tumbuh tegak dengan tinggi 20-90 cm, batang bersegi empat, bercabang. Daunnya tunggal dengan panjang tangkai 1-6 cm, helaian daunnya berbentuk bulat telur sampai memanjang, ujung runcing, pangkal tumpul, lap bergerigi, tulang daun menyirip, panjang 3-10 cm, lebar 2-6,5 cm dengan warnanya hijau tua. Bunganya berwarna merah, 2-16 kuntum tumbuh melingkar menjadi karangan bunga berbentuk tandan yang panjangnya 10-30 cm. Buahnya lonjong, kecil. Perbanyakan tanaman salvia adalah dengan biji atau stek tunas. Sifat kimia yang terkandung di dalam salvia adalah saponin, polifenol dan flavonoid serta memiliki efek farmakologis manis dan netral.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Seluruh bagian tanaman salvia dapat digunakan sebagai fungsi obat.

KHASIAT SALVIA
Salvia dapat mengobati demam, bisul, luka terpukul, terkilir dan bengkak.

RESEP
1. Pemakaian luar
Sejumlah tertentu salvia dicuci bersih ditumbuk sampai seperti bubur kemudian dipakai untuk menurap bagian tubuh yang sakit.

2. Mengobati demam
Sejumlah tertentu salvia yang telah dicuci lalu ditumbuk seperti bubur, sehingga dapat digunakan untuk mengkompres.

3. Mengobati perut mulas dan sebah
5 g akar segar yang telah dicuci, kemudian direbus dengan 2 gelas air 25 menit menggunakan api kecil, selanjutnya disaring, kemudian airnya dapat diminum.

Puring | Codiaeum variegatum

puring

puring

PURING (Codiaeum variegatuni), puding, atau kroton adalah tanaman hias pekarangan populer berbentuk perdu dengan bentuk dan warna daun yang sangat bervariasi. Tanaman ini merupakan perdu yang dapat hidup hingga 3 m. Batangnya bulat, berkayu, keras, bercabang dan berwarna cokelat kehijauan. Daunnya berbentuk tunggal. Bentuk tanaman berupa bulat telur (ovatus), lonjong (oblongus), jorong (ellipticus). Selain itu berbentuk pita (linear), ujung meruncing dengan panjang kurang lebih 15 cm dan lebar 3 cm. Pertulangan daun menjari dengan warna hijau berbintik dan kuning kehijauan. Bunga merupakan majemuk, bentuk tandan, protandri. Kaliks berupa 5 sepal, korola 5 petal. Buah berbentuk kapsul dengan diameter 2 mm berwarna kuning kehijauan. Stamen berjumlah 15-35. Ovarium berjumlah 3 karpel. Biji berbentuk kecil seperti pasir cokelat. Akar berbentuk tunggang berwarna kuning muda.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN PURING
Perbanyakan tanaman puring dapat dilakukan secara vegetatif dengan cangkok maupun secara generatif dengan menggunakan biji. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada daerah yang lembap dan akan tumbuh subur apabila kebutuhan air tercukupi.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, ranting muda, akar, dan kulit batang

KHASIAT PURING
Penelitian yang telah dilakukan melaporkan bahwa tanaman Codiaeum variegatuni memiliki aktivitas terhadap antivirus influenza A yang merupakan sianoglukosida.

Puring mempunyai rasa pahit, bersifat dingin dan beracun. Akar dan kulit batangnya berasa pedas. Bahan kimia yang terkandung dalam puring di antaranya adalah getahnya yang mengandung tanin. Efek farmakologis diantaranya melancarkan peredaran darah, peluruh keringat dan pencahar ringan.

RESEP
Cacingan, nafsu makan berkurang, sembelit, kejang lambung, kehilangan selera, dan penyakit kencing pada anak.
Rebus 11 g ranting puring muda dengan 3 gelas air tersisa 1 gelas. Setelah dingin, minum air rebusannya 2 kali sehari masing-masing ½ gelas.

Perut mulas
Tumbuk halus 1 jari akar puring dan 3 lembar sesuru (Euphorbia nerifolia L). lalu tambahkan air secukupnya. Saring airnya lalu minum sekaligus 1 kali sehari. Ramuan ini mengakibatkan efek samping seperti diare karena berkhasiat pencahar tetapi perutnya akan hilang.

Sakit perut pada anak
Tumbuk sampai halus daun puring berwarna kuning (Croton varegatum Belvalen) yang masih muda dan segar secukupnya. Tambahkan sedikit air sampai menjadi bubur. Balurkan bubur ini pada perut anak.

Sifilis
Cuci bersih 1 batang puring utuh, lalu rebus dengan 5 gelas air sampai tersisa 2½ gelas. Dinginkan, saring bagi menjadi 3 bagian yang sama. Tambahkan gula secukupnya, lalu minum rebusan 3 kali sehari.

Sukar berkeringat dan eksim
Rebus 11 g daun puring dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin minum air rebusannya 2 kali sehari masing-masing ½ gelas.