kurap

Landep | Barleria prionitis

landep

landep

TANAMAN Landep (Barleria prionitis L.) memiliki sinonim nama Latin Prionitis hystrix Miq., termasuk ke dalam famili Acanthacea.Tanaman ini memiliki nama lokal yaitu] Jarong, Kembang Landep (Sunda); Landep (Jawa); Bunga Landak (Sumatera); Landhep (Madura); Katshare’ya, Kurantak (India, Pakistan); Percufine Flower (Inggris). Tanaman ini merupakan tanaman perdu dengan tinggi tanaman mencapai 1,5 – 2 m. Batang tanaman berkayu, segi empat, berbuku- buku, berambut, berduri kuat yang terdapat pada ketiak- ketiak daun. Daun Landep merupakan daun tunggal, daun mudanya berambut, letak berhadapan, panjang tangkai daun sekitar 4-8 mm. Helai daun jorong sampai lanset atau bundar telur memanjang dengan ujung meruncing, pangkal meruncing menyempit sepanjang tangkai, tepi rata agak berombak dan memiliki panjang 2-18 cm serta lebar 2- 6,5 cm. Pertulangan daun menyirip, daunnya berwama hijau. Bunga Landep merupakan bunga tunggal, simetris dua sisi, berbentuk elips memanjang dan berwarna kuning.

Buah Landep berwarna hijau, sedangkan bijinya berwarna cokelat. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan biji atau setek batang. Daun memiliki bau yang lemah, rasa agak kelat. Daun Landep mengandung saponin, flavonoida, tanin, garam kalium, dan silikat. Sedangkan akar mengandung saponin, flavonoida, dan polifenol. Ekstrak etanol tanaman Landep (daun & batang) mengandung senyawa feniletanoid glikosida.

CARA MENDAPATKAN LANDEP
Tanaman Landep banyak tersebar di Afrika, India, Sri Lanka dan daerah tropik Asia, termasuk di Indonesia. Di Indonesia ditemukan di daerah yang beriklim kering, tumbuh liar atau ditanam untuk pagar, mulai dari dataran rendah sampai 400 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan akar

KHASIAT LANDEP
Secara tradisional, tanaman ini banyak digunakan si berbagai penyakit. Di India, digunakan untuk mengobati pembengkakan, gout, arthritis dan rheumatik, untuk penenang dan penyakit kulit, sebagai immunorestoratif, batuk rejan dan asma pada bayi & anak-anak. Di Indonesia, tanaman ini biasanya digunakan untuk mengatasi rematik, sakit pinggang, demam, sakit perut, perut busung air, buang air seni kurang lancar, kudis, gusi nyeri, cacingan dan spermatorea (beser mani).

Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa rebusan daun landep dan daun kumis kucing berpotensi sebagai diuretik. Infus daun Landep juga berpotensi meningkatkan kelarutan batu ginjal kalsium dan kalium secara in vitro (pengujian di laboratorium). Menurut penelitian tanaman ini memiliki memiliki aktivitas antioksidan, berpotensi sebagai ekspektoran ( pengencer dahak), anti virus pada pernafasan, anti rematik, anti bakteri terhadap Bacillus cereus dan P. aeruginosa, berpotensi sebagai fungistatik (dapat membunuh jamur) dan fungisidal (dapat menghambat pertumbuhan jamur), memiliki aktivitas anti peradangan dan berpotensi sebagai imunostimulan (perangsang kekebalan) dan sebagai penurun gula darah/anti diabetes. Ekstrak akar tanaman Landep berpotensi mengurangi kesuburan laki-laki. Daun dan batang landep memiliki potensi sebagai hepatoprotektif (penjaga fungsi hati).

RESEP
Sakit Gigi
Daun Landep segar dicuci bersih dan dikunyah dengan gigi yang sakit.

Bisul dan Pembengkakan
Akar tanaman dilumatkan menjadi pasta kemudian ditapalkan pada bagian yang sakit.

Demam akibat virus
Daun dan bunga Landep direbus dengan air. Air rebusan diminum.

Luka
Sebanyak 15 g akar Landep dicuci bersih. Tambahkan 1/4 sendok teh kapur sirih. Tumbuk sampai lumat, kemudian tempelkan pada luka.

Kurap, Panu
Akar secukupnya digiling halus. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis, lalu diaduk merata sampai seperti bubur. Balurkan pada kurap, lalu dibalut. Ganti 2 kali sehari, sampai sembuh.

Rematik, Sakit Pinggang, Sakit Kepala
Sebanyak 1 genggam daun landep segar dicuci lalu digiling halus. Tambahkan air kapur sirih secukupnya sambil diaduk merata sampai menjadi seperti bubur kental. Balurkan ke bagian tubuh yang sakit. Bila sakit kepala, balurkan di kening.

Gusi nyeri dan berdarah
Daun landep segar dicuci lalu digiling halus. Air perasannya ditambahkan sedikit madu. Gunakan untuk memoles gusi yang sakit.

Demam, Sakit Perut, Melancarkan Buang Air Seni
Sebanyak 1 genggam daun landep segar dicuci lalu diseduh dengan 1 gelas air panas. Setelah dingin disaring, lalu diminum.

Adas Manis | Pimpinella anisum

adas-manis

adas-manis

Kandungan
a. aroma khas
b. minyak esensial

Manfaat
a. menyembuhkan gangguan pencernaan
b. meredakan sakit gigi
c. mengobati penyakit kulit, seperti kudis, kurap, dan sakit akibat kutu
d. menyembuhkan batuk dan pilek
e. menyembuhkan insomnia

Sesuru | Euphorbia antiquorum

sesuru

sesuru

NAMA DAERAH:
Jawa: sudu-sudu, susurru,
susuou (Jawa)

NAMA ASING:
Common milk hedge, fleshy spurge

NAMA SIMPLISIA:
Antiquori folium (daun sesuru)

URAIAN TANAMAN:
Sesuru umumnya ditanam di pekarangan, taman-taman atau tumbuh liar di ladang dan daerah pantai. Perdu tegak, tinggi 1-3 m, banyak berdahan, berdaging dan mengandung getah berwarna putih susu.

Tanaman ini menyerupai kaktus, cabang tua bentuknya bulat panjang atau bersegi 3-6. Cabang kecil mempunyai 3-5 sirip tebal yang bergelombang, dan pada setiap cekungan tumbuh sepasang duri tajam. Daunnya sedikit, bertangkai pendek dan berdaging. Helaian daun bulat telur sungsang, panjang 8-12 cm, lebar 3-4 cm, bagian atas berwarna hijau tua, bagian bawah agak muda, tumbuh berseling di ujung dahan, mudah terlepas. Bunga kecil, berbentuk payung terdiri dari 3 kuntum yang keluar di cekungan sirip, diameter 1 cm , warnanya kuning pucat. Buah bundar, diameter 1 cm.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Pahit, dingin, beracun. Batang setelah dihilangkan cairannya dengan pengolahan, berkhasiat menghilangkan bengkak (anti swelling), antiradang (antiinflamasi), anti diare, peluruh kentut.

KANDUNGAN KIMIA: ‘
Batang: Taraxerol. taraxerone. friedelan-3a-ol, friedelan-3p-ol. epifriedelanol, sterol, progesterone. karbohidrat, asam amino, asam sitrat. asam malat. dan asam fumarat Daun: Peroxidase, calsium oksalat, peptic substance, kanji.
Getah: Euphorbol. euphol. cyeloartenol

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Batang, daun dan putik bunga Kulit dan duri dibuang. lalu dipotong tipis-tipis kemudian goreng sampai kuning

KEGUNAAN:
Diare akut.
Malaria, demam.
Membunuh serangga (insecticide).
Radang anak telinga
Sakit gigi.
Sesak napas (asmatis).
Rematik.
Sembelit.
Gigitan ular (akar).

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 3-6 g batang Batang setelah dicuci bersih. dibuang kulit dan durinya Potong tipis-tipis, lalu goreng dengan beras sampai warnanya coklat Batang yang sudah kering ini lalu direbus dengan air. minum

Pemakaian luar: Batang segar dicuci bersih lalu digiling halus Air perasannya digunakan untuk memoles bisul, radang kulit bernanah (piodermi) dan kurap (ringworm infection). Atau batang dikeringkan, digiling menjadi serbuk. Taburkan ke tempat yang sakit.

CARA PEMAKAIAN:
Bisul, piodermi: Batang dipotong tipis, hangatkan diatas api kecil Letakkan di atas bisul atau radang kulit.

Bisul, kurap: Cabang segar dibuang kulitnya, ditumbuk haius lalu diperas. Airnya dilumaskan pada bisul atau kurap dan sekelilingnya. Lakukan 2 kali sehari.

Radang anak telinga: Cabang segar dibuang kulitnya, ditumbuk halus lalu diperas Airnya dipakai untuk menetes anak telinga yang sakit. Sehari 4-6 kali. 2-3 tetes

Sakit gigi: Getah sesuru beberapa tetes, dengan lidi kapas dilumaskan pada gigi yang sakit atau berlubang. Lakukan 1-2 kali sehari. tetapi harus hati-hati. Jangan sampai mengenai gigi yang sehat.

Sembelit: Batang sesuru dicuci lalu digiling halus. peras. Airnya diaduk dengan tepung tapioka secukupnya lalu dibuat pil sebesar kacang hijau Keringkan dengan cara digongseng diatas tatakan genteng. Setiap kali makan 1 pil.

Catatan:
Sesuru beracun. wanita hamil dilarang pakai.

Untuk minum, sesuru setelah dibuang kulit dan durinya lalu diiris tipis-tipis. Goreng atau gongseng dengan beras, sampai warnanya menjadi coklat Baru direbus dengan air, minum.

Bila sesuru termakan sedikit tanpa digongseng lerlebih dahulu, akan menyebabkan diare berat. Bila termakan banyak. akan menyebabkan lepuh pada mulut, muntan. sakit kepala, gemetar dan koma.

Pengobatan (antidote) putih telur, susu dan resusitasi

Getahnya bila mengenai kulit. Pada sebagian orang dapat menyebabkan iritasi dan lepuh-lepuh. Bita mengenai mata. dapat menyebabkan buta. Segera cuci dengan air bersih yang mengalir.