kolesterol

Kacang Tolo | Vigna unguiculata

kacang-tolo

kacang-tolo

Kandungan
a. lemak
b. protein
c. air
d. karbohidrat
e. vitamin
f. karbon
g. kalsium
h. energi

Manfaat
a. menormalkan tekanan darah rendah
b. menurunkan kolesterol

Jamur Kuping Putih | Tremella fuciformis

jamur-kuping-putih

jamur-kuping-putih

Kandungan
a. air
b. lemak
c. asam lemak
d. mono ditriglieserida
e. sterol
f. phospolipida
g. karbohidrat
h. abu
i. zat besi
j. kalium

Manfaat
a. mencegah kanker dan tumor
b. menurunkan gula darah
c. menurunkan kolesterol
d. menetralkan racun
e. memperlancar peredaran darah
f. sebagai antibiotik alami

Ramuan tradisional mencegah berbagai penyakit
Jamur kuping putih sangat terkenal sebagai bahan masakan yang enak. Untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah berbagai penyakit, cukup konsumsi jamur secukupnya baik sebagai bahan salad, sup, maupun digoreng bersama sayuran dan daging.

Jamur Enoki | Flammulina velutipes

jamur-enoki

jamur-enoki

Kandungan
a. serat
b. protein
c. vitamin B
d. mineral
e. kalori
f. serat
g. senyawa flammulin

Manfaat
a. sebagai sumber energi yang cukup efektif
b. meningkatkan kekebalan tubuh
c. menurunkan tekanan darah
d. menurunkan kadar kolesterol
e. mencegah penyakit kanker

Ramuan tradisional mencegah penyakit
Jamur ini sangat terkenal sebagai bahan masakan yang enak. Untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah berbagai penyakit, cukup konsumsi jamur secukupnya, baik sebagai bahan salad, sup, maupun digoreng bersama sayuran dan daging.

Apel Merah | Pyrus malus

red-apple

red-apple

Kandungan
a. vitamin A
b. vitamin B
c. vitamin C
d. asam asetat
e. etil asetat

Manfaat
a. mencegah stroke, karena kandungan pektin dan selulosa yang mampu meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat gizi ke sel, dan membantu mengatur tekanan darah.
b. mengandung banyak serat sehingga sangat baik untuk diet.
c. mampu mengontrol kadar kolesterol buruk.
d. mampu mengendalikan kadar gula darah sehingga baik untuk penderita diabetes mellitus. Apabila mengonsumsi apel merah secara rutin, kadar gula darah akan lebih terkendali.
e. mengandung zat antioksidan yang mampu menurunkan terjadinya pertumbuhan sel kanker.
f. meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.
g. memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis
h. memperkuat kesehatan otak
i. mencegah berbagai macam kanker, seperti kanker paru dan kanker payudara
j. meredakan diare
k. mencegah kerusakan gigi

Sirih Merah | Piper crocatum

sirih-merah

sirih-merah

SIRIH MERAH memiliki nama latin Piper crocatum Ruiz dan Pav, termasuk dalam famili Piperaccac.Tanaman ini memiliki Batang berbentuk bulat, berwarna hijau keunguan dan tidak berbunga. Permukaanya kasar dan bila terkena cahaya akan cepat mengering. Batangnya bersulur dan beruas dengan jarak buku 5-10 cm. Di setiap buku tumbuh bakal akar. Daunnya bertangkai membentuk jantung dengan bagian atas meruncing, bertepi rata, dan permukaannya mengilap atau tidak berbulu. Panjangnya bisa mencapai 15-20 cm berwarna hijau bercorak warna putih keabu-abuan pada bagian atas, dan merah hati cerah pada bagian bawahnya. Daunnya berlendir, berasa sangat pahit, dan beraroma wangi khas sirih. Akar daun sirih merah adalah akar tunggang yang bentuknya bulat dan berwarna cokelat kekuningan.

Tanaman sirih merah tergolong langka karena tidak tumbuh di setiap atau daerah. Sirih merah tidak dapat tumbuh subur di daerah panas. Sementara itu, di tempat berhawa dingin sirih merah dapat tumbuh dengan baik. Jika terlalu banyak terkena sinar matahari, batangnya cepat mengering, tetapi jika disiram secara berlebihan akar batang cepat membusuk. Tanaman sirih merah akan tumbuh dengan baik jika mendapatkan 60-70% cahaya matahari.

Senyawa kimia yang terdapat di tanaman sirih merah antara lain minyak atsiri, yaitu sesquisabinena hidrat, β-bisabolol, curcumena, animol, trans-kariofilena, terpenoid, steroid, pirimidina, α-tokoferol, flavonoid, tanin, dan alkaloid.

CARA MENDAPATKAN SIRIH MERAH
Perbanyakan tanaman dengan stek batang dan cangkok. Perawatan dengan pemupukan, pengendalian hama dm gulma serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggan sekitar 250-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun.

KHASIAT SIRIH MERAH
Di masyarakat, sirih merah dikenal dapat mengobati diabetes, hepatitis, batu ginjal, kolesterol, stroke, asam urat, hipertensi, maag akut dan kanker. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sirih merah memiliki efek antiproliferatif sehingga berpotensi sebagai antikanker. Aktivitas antihiperglikemia juga sudah diteliti sehingga tanamar ini berpotensi digunakan dalam pengobatan penyakit diabetes.

Tanaman ini juga berkhasiat sebagai antioksidan karena kaya akan kandungan agen antioksidan seperti flavonoid dan vitamin E. Seperti kerabatnya sirih hijau, tanaman sirih merah juga berkhasiat antibakteri sehingga bisa digunakan sebagai antiseptik untuk mengatasi keputihan yang umum dikeluhkan kaum wanita. Selain itu mengobati sakit jantung, diabetes, radang mata, tumor payudara.

RESEP
Sakit Jantung
Ramuan tunggal: Ambil daun sirih berukuran sedang sebanyak 3-4 lembar atau ukuran kecil 6-8 lembar. Cuci bersih, kemudian diiris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak 4 gelas (800 ml) sampai mendidih dan tersisa 2 gelas, lalu saring. Ramuan ini diminum selagi hangat, dua kali sehari sebelum makan. Sekali minum satu gelas.

Ramuan dengan tanaman obat lain. Siapkan daun sirih merah ukuran sedang sebanyak 3-4 lembar, daun asam 30 g, belimbing sayur 2 buah, umbi dea kering 3 g dan daun gingseng 4 lembar. Semua bahan dicuci bersih, diiris kecil-kecil, lalu direbus dengan tiga gelas air (600 ml) hingga tersisa 1,5 gelas. Ramuan ini diminum tiga kali sehari selagi hangat. Bisa ditambah satu sendok teh madu. Sekali minum setengah gelas.

Diabetes
Ramuan tunggal: Petik tiga lembar daun sirih merah setengah tua dan daun keenam atau ketujuh dari pucuk. Cuci bersih semua daun, kemudian iris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak tiga gelas (600 ml) sampai mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Minum sehari tiga kali sebelum makan, sekali minum setengah gelas.
Ramuan dengan tanaman obat lain: Ambil tiga lembar sirih merah ukuran sedang, 40 g kulit kayu gayam yang sudah dibersihkan bagian luarnya, dan 30 g kulit kayu jamblang kering. Bahan-bahan ini diseduh dengan 2 gelas (400 ml) air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Saring, minum sehari dua kali tiap pagi dan sore hari sebelum makan. Sekali minum setengah gelas.

Radang mata
Ambil daun sirih merah yang agak muda (daun kelima dan pucuk) sebanyak 4 lembar, cuci bersih. Rebus dengan air dua gelas hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Setelah dingin, air tersebut digunakan untuk merendam mata yang sakit.
Cara pemakaian: Mata dibersihkan (cuci muka) kemudian direndam dengan air rebusan sirih merah secukupnya menggunakan gelas khusus. Gunakan tidak lebih dari tiga kali sehari agar tidak terjadi iritasi pada lapisan mata.

Tumor payudara
Selembar daun sirih merah segar direbus dengan dua gelas air sampai tinggal satu gelas. Air rebusan dibagi tiga dan diminum tiga kali sehari sebelum makan.

Seledri | Apium graveolens

seledri

seledri

 

SELEDRI dengan nama botani Apium graveolens L. merupakan jenis tanaman sayuran yang banyak dibudidayakan di daerah yang berhawa sejuk. Seledri berasal dari daerah subtropik Eropa dan Asia, yang ditemukan pada ketinggian di atas 900 m dpl. Daerah yang banyak ditanami seledri di Pulau Jawa antara lain Cipanas, Pangalengan, Bandungan, Pujon, Batu dan di Pulau Sumatra seperti Brastagi. Ciri-ciri seledri yaitu batangnya tidak berkayu, pendek, bersegi, beralur membujur dan berwarna hijau pucat. Daun tersusun majemuk dengan tangkai panjang dan berwarna hijau mengkilat. Bunganya tersusun majemuk berkarang, berukuran kecil, dan berwarna putih kehijauan. Buahnya kecil-kecil berwarna cokelat gelap. Seledri diklasifikasikan menjadi tiga kelompok yaitu seledri daun (A. gravcolens L var. secalinum Alef.) yang batang dan daunnya relatif kecil, dipanen dengan cara dicabut bersama akarnya atau dipotong tangkainya, seledri potong (A. graveolens L. var sylvestre Alef.) yang batang dan daunnya relatif besar, dipanen dengan cara memotong batangnya, dan seledri berumbi (A. graveolens L. var rapaceum Alef.), yang batang dan daunnya relatif besar, dipanen hanya daunnya. Di Indonesia umumnya petani menanam seledri daun dan potongan.

CARA MENDAPAT SELEDRI
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 1.000-1400 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, tangkai, batang, akar

KHASIAT SELEDRI
Semua bagian dari tanaman seledri memiliki khasiat sebagai obat. Akar seledri khasiat sebagai stomakik dan diuretik, sedangkan buah dan bijinya berkhasiat sebagai antispasmodic menurunkan kadar asam urat darah, antirematik, diuretik peluruh kencing), karminatif (peluruh kentut atau perut kembung), afrosidisiak (bahan yang bisa berfungsi meningkatkan libido atau seksualitas), dan sedatife (penenang). Herba seledri memiliki rasa manis, berbau aromatik, sedikit pedas, dan sifatnya sejuk berkhasiat sebagai tonik, stomakik (meningkatkan nafsu makan), hipotensif (penurui tekanan darah), penghenti pendarahan (hemostatis), diuretik, peluruh haid, karminatif mengeluarkan asam urat darah yang tinggi, pembersih darah, memperbaiki fungs hormon yang terganggu. Beberapa penelitian menunjukkan seledri memiliki aktivitas seperti hepatoprotektif (penjaga fungsi hati), antioksidan, menurunkan kolesterol. antijamur dsb

RESEP
Mengobati mata kering: daun seledri, daun bayam dan daun kelor disiapkan yanj masih segar, kira-kira ⅓ genggam dan dicuci bersih. Kesemua daun kemudiar ditumbuk sampai halus dengan ditambah sedikit garam dapur Tambahkan dengar sedikit air matang kira-kira ⅓ gelas dan kemudian aduk dan saring. Minum ail perasan tersebut 3 kali sehari.

Tekanan darah tinggi: sebanyak 100 g daun seledri yang masih segar yang masil lengkap dengan batang dan akarnya dicuci bersih. Tumbuk hingga halus lalu tambahkan 1 gelas air dan kemudian direbus. Setelah dingin, sari seledri tersebu dibagi dua untuk diminum pagi dan sore hari.

Obat batuk: daun seledri yang masih segar dan masih utuh lengkap dengan batang dan akarnya dipotong secukupnya. Rebus seledri dengan 3 gelas air hingga mendidib lalu disaring. Biarkan air rebusan hingga dingin dan setelahnya tambahkan madu lebah secukupnya. Bagi dua bagian rebusan tersebut untuk diminum pada pagi dan sore hari.

Menyuburkan Rambut: sebanyak 7-10 tangkai daun seledri yang bersih ditumbuk sampai halus. Setelah melakukan keramas, gosokkan tumbukan daun soledir ke kulit kepala dan rambut secara merata sambil dipijat ringan. Setelah selesai bungkus rambut dengan handuk selama kurang lebih 1 jam. Bilas rambut dengan air bersih. Lakukan seminggu sekali.

Menurunkan Kolesterol: sebanyak 30 g akar seledri dicuci sampai bersih, lalu rebus dalam 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin kemudian disaring dan sarinya diminum sekaligus.

Mengatasi Alergi: sebanyak 2 batang seledri, 3 buah wortel ukuran sedang, dan 1 buah umbi bit ukuran sedang dicuci bersih dan kemudian dibuat jus. Minum jus tersebut sekaligus waktu perut kosong. Lakukan dua kali sehari.

Kolik dan Sakit Perut: sediakan 60 g seledri segar, 1 ruas jari tangan jahe merah, dan sepotong gula aren. Rebus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1A gelas. Setelah dingin kemudian disaring dan sarinya diminum sekaligus.

Bronkitis: cuci 60 g seledri segar, 10 g kulit jeruk mandarin kering, dan 25 g gula aren hingga bersih. Setelah dipotong-potong, masukkan ke dalam panci email, tambahkan 3 gelas air bersih dan rebus hingga tersisa setengahnya. Setelah 1 dingin, saring dan airnya dibagi untuk dua kali minum, pagi dan sore.

Rematik: sejumlah 1 tangkai seledri dicuci, dilalap mentah setiap kali makan.

Wajah berminyak: sebanyak 3 batang seledri dicuci, diiris kecil-kecil. Seduh danl tutupi. Biarkan dingin, lalu simpan di lemari es. Menjelang tidur malam, oleskanj sari seledri ke wajah yang sudah bersih. Setelah kering baru muka dibilas. lakukan dengan teratur.

Asma: sejumlah 3 tangkai seledri, 9 daun randu/kapuk dicuci, dilumatkan. Beri gula aren, sedikit garam dan ½ gelas air. Aduk rata, saring. Diminum sebelum sarapan 3 hari berturut-turut.

Kunyit Putih | Kaempferia rotunda

kunyit-putih

kunyit-putih

KUNYIT PUTIH (Kaempferia Rotunda) adalah tanaman yang rimpangnya berbentuk spesifik dan dapat dibedakan dari rimpang empon-empon lainnya. Kunyit putih mengandung senyawa kimia, seperti kurkuminoid dan minyak atsiri. Kandungan senyawa kurkumin pada kunit putih dan berapa jenis empon-empon lainnya dapat mengindikasikan khasiatnya sebagai antioksidan. Kandungan kimia yang terdapal dalam kunyit putih antara lain benzyl benzoate (69.7%, 20.2%), n-pentadecane (22.9%, 53.8%) and camphene (1.0%, 6.2%). Berdasarkan penelitian yang pernah dilakuan kunyit putih memiliki senyawa antioksidan diantaranya yang pernah teridentifikasi adalah 2′- hydroxy-4,4′,6′-trimethoxy-chalcone dan (+)-crotepoxide.

KHASIAT
Aktivitas antioksidan yang dimiliki dapat membantu mencegah kerusakan sel, sedangkan kandungan minyak atsiri, kunyit putih dapat dipakai untuk menjaga kesehatan saluran pernafasan dan pencernaan. Kunyit putih sangat bermanfaat untuk: kanker, tumor, kista, dan kolesterol, melancarkan peredaran darah, mengurangi nyeri haid, anti inflamasi, nyeri perut, nafsu makan berkurang dan panas dalam.

Kayu Manis | Cinnamomum burmannii

kayu-manis

kayu-manis

Kandungan
a. minyak atsiri eugenol
b. safrole
c. sinamaldehyde
d. tannin
e. kalsium oksalat
f. damar
g. penyamak

Manfaat
a. Menurunkan gula darah
b. Mencegah kanker hati
c. Menurunkan kadar kolesterol buruk
d. Anti penggumpalan darah
e. Sebagai antioksidan alami
f. Mencegah osteoporosis
g. Mengatasi flu

Gandum | Triticum spp.

gandum

gandum

Kandungan
a. serat
b. mineral

Manfaat
a. bagus untuk mereka yang sedang diet karena mengandung serat
b. menambah energi
c. membantu menyehatkan pencernaan
d. mencegah penyakit jantung
e. menjaga kadar kolesterol dalam darah

Gandum untuk kesehatan
Sekarang ini sudah banyak makanan olahan dari gandum mulai dari roti tawar, tepung, makanan jadi, kue, dan lain-lain. Untuk mendapatkan manfaat gandum bagi kesehatan, sebaiknya mengonsumsi gandum secara berkala. Kalau perlu, konsultasikan dengan dokter, berapa takaran konsumsi gandum yang tepat agar memperoleh manfaat yang pas terutama bagi mereka yang ingin mencegah penyakit jantung dan menjaga kadar kolesterol dalam darah.

Bawang Dayak | Eleutherine palmifolia Merr.

bawang-dayak

bawang-dayak

MERUPAKAN tanaman khas Kalimantan Tengah dan sudah digunakan secara turun temurun sebagai tanaman obat oleh masyarakat Dayak. Umbi tanaman berwarna merah menyala dengan permukaan yang sangat licin. Letak daun berpasangan dengan komposisi daun bersirip ganda. Tipe pertulangan daun sejajar dengan tepi daun licin dan daun berbentuk pita dan garis. Tumbuhan ini memiliki nama jenis Eleutherine palmifblia Merr. dan nama sinonim Eleutherine plicata Herb, dan Eleutherine americana (Aubl.) Merr. Bawang dayak secara umum dikenal di Indonesia dengan nama bawang kapal dan bawang merah hutan pada Buletin Flora Malesiana.

Selain nama umum tumbuhan bawang dayak juga memiliki beberapa nama daerah yaitu bawang dayak (Palangkaraya, Samarinda); bawang hantu/kambe (Dayak); bawang sabrang, babawangan beureum, bawang siyem (Sunda); brambang sabrang, luluwan sapi, teki sabrang (Jawa); bawang sayup (Melayu) dan bawang lubak (Punan Lisum).

Tanaman ini memiliki adaptasi yang baik, dapat tumbuh dalam berbagai tipe iklim dan jenis tanah. Selain hal tersebut di atas tanaman ini juga dapat diperbanyak dan dipanen dalam waktu yang singkat, yakni ±3-4 bulan sehingga tanaman ini dapat dengan mudah dikembangkan untuk skala industri

CARA MENDAPATKAN BAWANG DAYAK
Perbanyakan dengan umbi. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian dari 200-1.200 m di atas permukaan laut. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Umbi, daun.

KHASIAT BAWANG DAYAK
Tanaman bawang dayak mengandung zat fitokimia yakni alkaloid, glikosida, flavanoid, fenolik, steroid dan zat tannin. Tanaman ini digunakan masyarakat lokal sebagai obat untuk penyakit kanker payudara, hipertensi, diabetes mellitus, hiperkolesterol, dan pencegah stroke. Khasiat secara tradisional lain: air rebusannya sebagai diuretikum, pencahar, peluruh muntah, sakit kuning dan sakit kelamin. Umbi jika dicampur dengan adas pulasari digunakan untuk mencret darah. Air rebusan Daun bawang dayak dapat digunakan untuk wanita yang sedang nifas. Sebagai obat kanker digunakan umbi yang dikeringkan dan Iangsung dikunyah. Bawang dayak dan jahe merah, berkhasiat untuk meningkatkan stamina/vitalitas, memperkuat daya tahan sperma. Mengobati sakit pinggang, melancarkan air seni serta mengatasi bronchitis dan batuk.

RESEP
Pembuatan simplisia: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris dengan ketebalan 1-2 mm, dikeringkan dengan oven pada suhu 500°C selama 8 jam, dan didinginkan, lalu dikemas.

Pembuatan bubuk: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris dengan ketebalan 1-2 mm, kemudian dikeringkan dengan oven pada suhu 50°C selama 8 jam, didinginkan, dihaluskan dengan blender, diayak, dan dikemas.

Pembuatan instan: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris, ditambah air 1 : 2 b/v (1 kg bawang dayak ditambah dengan 2 1 air), diblender, disaring dengan kain blacu, dimasak sampai mendidih sambil diaduk-aduk, ditambahkan gula 1: 1 b/b (1 kg bawang dayak, ditambah 1 kg gula pasir), aduk terus sampai membentuk kristal (butir-butir halus), dinginkan, jika ukuran butiran besar, haluskan dengan blender dan dikemas.

Pembuatan manisan: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris dengan ketebalan 1-2 mm, kemudian dikukus selama 5 menit, masukkan dalam larutan gula yang telah dibuat (gula ditambah air, perbandingan 1 : 1 dimasak sampai kental sambil diaduk-aduk), dimasak sambil diaduk-aduk sampai kering, yang ditandai dengan adanya kristal gula.