kaffir lime leaves

Jeruk Purut | Citrus hystrix

jeruk-purut

jeruk-purut

JERUK PURUT mempunyai nama latin Citrus hystrix, dikenal juga dengan jerukobat atau limau purut. Di Inggris lebih dikenal dengan kaffir lime atau di Thailand dengan nama ma kruut. Asal jeruk ini tidak diketahui, namun secara alami tersebar luas di Indonesia, Malaysia, Filipina, Sri Lanka, dan Myanmar. Pohon jeruk purut tumbuh hingga setinggi 12 m, dengan batang bengkok berduri pendek dan tajam. Berdaun sederhana, tersusun selang-seling pada batang, ovat lebar hingga ovat-oblong berukuran 3-15×2-6 cm, menyempit di tengah dengan dasar berbentuk baji, ujung akut atau akuminat, dan tepi halus atau bergelombang. Bunga berwarna putih, kecil, berdiameter 1 cm, berbau harum. Buah bulat hingga bulat telur, berdiameter 5-10 cm, berwarna hijau hingga kuning, bersegmen 10-12, kulit buah tebal.

Kandungan senyawa kimia pada Jeruk purut di antaranya adalah vitamin E, kumarin, benzenoid, alkaloid qunolinona yang berpotensi berkhasiat antioksidan, antivirus HIV, dan antibakteri. Selain itu, senyawa lain adalah citrusosida yang berpotensi mencegah dan mengobati penyakit Alzheimer dan gliseroglikolipid yang berkhasiat antitumor.

CARA MENDAPATKAN JERUK PURUT
Daerah sentra jeruk purut di Indonesia terletak di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Tulungagung. Terdapat tiga kecamatan di Kabupaten Tulungagung yang terkenal dengan jerut purutnya, yaitu kecamatan Ngunut, kecamatan Sumbergempol, dan kecamatan Rejotangan. Budidaya jeruk purut biasanya dilakukan melalui penanaman biji atau pencangkokan, akan tetapi, budidaya melalui penanaman biji membutuhkan waktu pertumbuhan tanaman dari penyemaian hingga ke pertumbuhan daun yang sangat lama, sehingga dikhawatirkan benih tersebut telanjur mati sebelum sempat bisa tumbuh. Metode yang paling cepat dan efisien adalah metode sambungan. Batang bawah bisa menggunakan jeruk dari jenis Rugh Lemon dan disambung di atasnya dengan jeruk purut. Dalam pembudidayaan tanaman jeruk purut, yang perlu diperhatikan adalah intensitas cahaya matahari. Tanaman ini agaknya tidak terlalu suka dengan tingkat penerimaan cahaya yang tinggi. Pertumbuhan daun mungkin akan tetap tinggi, tetapi perkembangan cabang dan ranting menjadi agak tersendat. Untuk itu, Ada baiknya bila memberi naungan khusus dan mengatur kerapatan antartumbuhan sebesar 50%.
Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah dan daun

KHASIAT JERUK PURUT
Secara tradisional, jeruk purut digunakan untuk mengobati pilek dan asma, rileksasi otot yang tegang karena kelelahan atau mengurangi pembekakan otot dan sendi. Selain itu, khasiat khusus bagi perempuan adalah sebagai perawatan kulit setelah melahirkan dan mengatasi gangguan menstruasi. Di Minahasa, jeruk purut merupakan di antara herbal yang digunakan dalam Bakera, yaitu mandi berendam dengan air panas sebagai bagian perawatan paska melahirkan. Berdasarkan penelitian, kandungan vitamin E atau furanokumarin pada jeruk purut dapat menghambat aktivitas cholinesterase sehingga berpotensi mencegah penyakit degeneratif seperti Alzheimer. Selain itu, gliseroglikolipid nya berpotensi sebagai antitumor. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa jeruk purut memiliki potensi sebagai penjaga fungsi jantung dan hati.

RESEP

Influenza
Potong satu buah jeruk purut masak, lalu peras. Seduh air perasannya dengan 60 cc air panas, minum sekaligus selagi hangat.

Kelelahan otot
Sediakan 2 genggam daun jeruk purut segar. Rebus dalam 3 liter air sampai mendidih (selama 10 menit). Tuangkan ramuan tersebut ke dalam 1 ember air hangat dan gunakan untuk mandi.

Kulit bersisik dan mengelupas
Belah jeruk purut tua menjadi 2 bagian. Gosokkan pada kulit yang bersisik, kering dan mudah mengelupas di kulit kepala atau bagian lain dari tubuh. Lakukan satu kali sehari, malam sebelum tidur.

Mewangikan rambut kepala
Cuci 1 buah jeruk purut masak sampai bersih, lalu parut. Tambahkan 1 sendok makan air bersih, lalu remas dan saring. Gunakan air saringannya untuk menggosok rambu setelah keramas.