diare

Diare | Diarrhea

Ramuan 1

Bahan:
20 g kulit batang kemiri segar
600 cc air

Cara membuat:
Rebus kulit batang kemiri hingga volume air berkurang setengahnya. Minum 2x sehari sebanyak 150 cc. Teruskan hingga diare sembuh benar.

Kepundung | Pierardia racemosa

kepundung

kepundung

Kandungan
a. saponin
b. flavonoid
c. tannin
d. alkaloids

Manfaat
a. mengatasi diare
b. memperlancar haid

Daun Prasman | Eupatorium triplinerve

daun-prasman

daun-prasman

Kandungan
a. minyak atsiri
b. saponin
c. flavonoida
d. polifenol

Manfaat
a. mengatasi diare kronis
b. memperlancar buang air kecil
c. mengatasi sariawan
d. memperlancar haid

Senggani | Melastoma candidum

senggani

senggani

TANAMAN Senggani (Melastoma candidum D. Don) memiliki sinonim nama Latin M. sqjtemnervium Lour. = M.ajfitie D. Don. = M. malabathricum Auct. non. Linn. = M. polyanthum Bl. Tanaman ini termasuk dalam famili Melastomataccae. Nama lokal Senggani yaitu Harendong (Sunda); Kluruk, Senggani (Jawa); Senduduk (Sumatera); Kemanden (Madura); Yeh mu tan (China); Singapore Rhododendron (Inggris). Tanaman Senggani merupakan tanaman perdu, tegak, tinggi tanaman bisa mencapai 0,5 -4 m, memiliki banyak bercabang, bersisik dan berambut. Tanaman ini memiliki daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan bersilang, helai daun bundar telur memanjang sampai lonjong, ujung lancip, pangkal membulat, tepi rata, permukaan berambut pendek yang jarang dan kaku sehingga teraba kasar dengan 3 tulang daun yang melengkung dengan panjang 2-20 cm dan lebar 0,75 – 8,5 cm, berwarna hijau. Perbungaan majemuk keluar di ujung cabang berupa malai rata dengan jumlah bunga tiap malai 4-18, mahkota 5, warnanya ungu kemerahan. Buah masak akan merekah dan berbagi dalam beberapa bagian, warnanya ungu tua kemerahan. Biji kecil-kecil, berwarna cokelat. Buah Senggani dapat dimakan, sedangkan daun muda bisa dimakan sebagai lalap atau disayur. Daun Senggani memiliki rasa yang pahit, mengandung senyawa golongan saponin, flavonoida, dan tanin.

CARA MENDAPATKAN SENGGANI
Senggani tumbuh liar pada tempat-tempat yang mendapat cukup sinar matahari, seperti di lereng gunung, semak belukar, lapangan yang tidak terlalu gersang, atau di daerah obyek wisata sebagai tanaman hias. Tanaman ini bisa ditemukan sampai ketinggian 1.650 m dpi. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan biji dan stek batang. Perawatannya cukup mudah yaitu dengan penyiraman yang teratur, menjaga kelembaban ta dan pemberian pupuk kandang atau urea. lanaman ini juga tersebar di Cina Selatan, Taiwan, Jepang, dan Filipina.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, akar, bu.ih dan biji

KHASIAT SENGGANI
Secara tradisional, tanaman Senggani berkhasiat untuk mengatasi gangguan pencernaan makanan (dispepsi), disentri basiler, diare, hepatitis, keputihan (leukorea), sariawan, darah haid berlebihan, perdarahan rahim diluar waktu haid, mimisan, berak darah (melena), wasir berdarah, radang dinding, pembuluh darah disertai pembekuan darah di dalam salurannya (tromboangitis), air susu ibu (ASI) tidak lancar, keracunan singkong, mabuk minuman keras, busung air dan bisul. Di Taiwan, tanamaan ini digunakan jntuk menghilangkan stasis, membersihkan serum dari racun, cedera traumatik dan disentri. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Senggani memiliki potensi sebagai penurun tekanan darah melalui penurunan simpatik dan menyebabkan pelebaran diameter pembuluh darah langsung dengan senyawa bioaktif utama yaitu kastalagin, prosianidin B-2 dan helichrisosida.

Ekstrak aseton dan ekstrak etanol Senggani memiliki aktivitas antibakteri yang cukup kuat, baik terhadap bakteri gram negatif maupun bakteri gram positif. Ekstrak aseton Senggani tersebut memiliki stabilitas yang baik terhadap panas dan rentang pH yang luas sehingga berpotensi sebagai pengawet makanan alami. Penelitian lain menunjukkan bahwa ekstrak Senggani memiliki potensi sebagai penurun tekanan.

RESEP
Keputihan
Daun senggani segar sebanyak 2 genggam ditambah jahe dan bangle masing-masing seukuran ibu jari dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Masukkan 3 gelas air dan 1 sendok makan cuka, kemudian direbus sampai airnya tersisa menjadi 2 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas. Jika tidak ada jahe & bangle, dapat juga diganti dengan 3 kuncup bunga cempaka dan 3 buah biji pinang yang tua.

Disentri basiler
Daun senggani dan aseman (Polygonum chinense), masing-masing bahan dalam bentuk segar sebanyak 60 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sekaligus.

Sariawan, Diare
Daun senggani muda sebanyak 2 Iembar dicuci bersih lalu dibilas dengan air matang. Daun tersebut kemudian dikunyah dengan sedikit garam, lalu airnya ditelan.

Diare
Daun senggani muda sebanyak 1 genggam, 5 g kulit buah manggis dan 3 lembar daun sembung, semua bahan dalam bentuk segar, setelah dicuci lalu direbus dengan 1½ gelas air bersih sampai tersisa menjadi 1/2 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum, yaitu pagi, siang, dan sore.

Bisul
Daun senggani segar sebanyak 50 g direbus. Air rebusannya diminum, ampasnya dilumatkan dan dibubuhkan pada bisul, lalu dibalut.

Menetralkan racun
Singkong akar atau daun senggani sebanyak 60 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum sekaligus.

Perdarahan rahim
Biji senggani sebanyak 15 g disangrai sampai hitam lalu direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Remak Daging | Hemigraphis colorata

remak-daging

remak-daging

REMAK DAGING (Hemigraphis colorata Hall, f.) mengandung beragam senyawa kimia seperti natrium, kalsium, flavonoid, dan polifenol. Batang tanaman mengandung saponin dan tanin. Sementara tanin, asam siiikat, tanin dan glikosida terdapat di daun. Efek farmologi remak daging berupa rasa kelat, astrigen, anti diare, diuretik, dan menggumpalkan darah pada luka.

CARA MENDAPATKAN REMAK DAGING
Perbanyakan tanaman dengan batang tanaman ini dapat dilakukan dengan cara di stek. Perawatannya pemupukan, penyiangan gulma, penyiraman. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat ketinggian 100-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT REMAK PAGING
Ekstrak daun remak daging berpotensi sebagai anti diabetes.
Daun remak daging mempunyai aktivitas sebagai obat luka.

RESEP
Diare dan disentri: Ambil 7 helai daun, lalu cuci bersih. Rebus daun dalam 1 gelas air hingga mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, saring rebusan itu dan minum. Lakukan pengobatn 3 x sehari.

Batu ginjal: Cuci bersih 27 g daun sambang darah secukupnya, lalu rebus dalam 2 gelas air hingga mendidih selama 30 menit. Hasil rebusan disaring ketika dingin dan diminum. Minum ramuan 2 x sehari.

Sakit kulit: Cuci daun sambang darah secukupnya, lalu rebus dalam 3 liter air bersih hingga mendidih. Hasil rebusan dicampur dengan air bersih dibak. Campuran air itu digunakan untuk mandi.

Luka: Untuk obat luar, 7-9 daun sambang darah dan cuci bersih, kemudian lumatkan daun-daun itu dengan cara ditumbuk. Oleskan daun itu di atas luka.

Bungur Kecil | Lagerstroemia indica

bungur-kecil

bungur-kecil

NAMA latinnya adalah Lagerstroemia indica, sedangkan nama daerah sunda, yaitu bungur, di Madura: Bhungor. Deskripsi Tanaman ini termasuk tanaman perdu atau pohon kecil, tinggi 2-7 m, percabangan melengkung, pohon berwarna cokelat, halus dan agak mengilap. Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berseling. Helaian daun bentuknya elips atau memanjang, ujung tumpul, pangkal membaji, tepi rata, berwarna hijau tua, panjang 2-7 cm, lebar 1-4 cm. Bunga majemuk bentuk malai, panjang 10-50 cm, tepi mahkota bunga bergelombang, berwarna merah, putih, atau ungu, keluar dari ujung tangkai atau ketiak daun. Buahnya agak bulat, panjang 9-13 mm, lebar 8-11 mm. Bungur kecil dapat diperbanyak dengan biji.

CARA MENDAPATKAN BUNGUR KECIL
Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan dengan biji. Perawatannya dengan cara diberi air dan pupuk secara berkala. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan tinggi kurang dari 800 m dengan tanah yang tidak terlalu basah.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Kulit kayu, daun, akar

KHASIAT BUNGUR KECIL
Antikoagulasi (antipengendapan darah), nephroprotective (penjaga kesehatan ginjal), antioksidan (daun, buah), anti-inflamasi (daun), antimikroba (daun), antidiare (kayu)

RESEP
Seduhan dingin kulit kayu ditumbuk, diminum untuk menghentikan murus (diare). Tumbukan daunnya digunakan untuk menyembuhkan luka bakar dan pendarahan. Untuk obat yang diminum: Rebus 15-30 g akar, lalu air rebusannya diminum.

Untuk pemakaian luar: Rebus bahan segar secukupnya, lalu airnya digunakan untuk mencuci bagian tubuh yang sakit. Selain itu, giling bahan kering sampai membentuk serbuk. Selanjutnya, bubuhkan serbuk tersebut ke tempat yang sakit, seperti patah tulang (fraktur), bisul, koreng, abses, eksim, dan radang payudara (mastitis).

Disentri
Rebus 20 g daun atau akar dalam tiga gelas air bersih sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring, dan air saringannya diminum, sehari tiga kali, masing-masing ½ gelas.

Disentri akut, hepatitis menular
Cuci 15 g akar dan 15 g daun bungur kecil, lalu rebus dalam tiga gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring air rebusannya, dan bagi menjadi dua bagian untuk dua kali minum, pagi, dan sore hari. Setiap kali minum 1/2 gelas, dapat ditambah madu secukupnya.

Bisul, koreng
Keringkan akar atau bunga bungur kecil secukupnya, lalu giling sampai halus. Tambahkan arak putih secukupnya sampai berbentuk bubur kental, kemudian oleskan ke bagian tubuh yang sakit dan balut dengan perban. Untuk obat yang diminum, rebus 30 g akar dalam tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari dua kali, masing-masing ½ gelas.

Eksim
Cuci akar atau daun secukupnya sampai bersih, lalu rebus dalam air sampai mendidih (selama 15 menit). Dalam keadaan hangat, ramuan ini dapat dipakai untuk mencuci bagian tubuh yang terkena eksim.

Catatan: Ibu hamil dilarang minum rebusan tumbuhan obat ini karena dapat mengganggu perkembangan janin.

Bakau Bandul | Rhizopora mucronata

bakau-bandul

bakau-bandul

BAKAU BANDUL merupakan jenis bakau dengan nama latin Rhizopora mucronata. Pohon ini memiliki akar panggung yang berfungsi untuk i diri dalam diri dalam kondisi daerah berlumpur. Selain memiliki sistem akar panggung, pohon dewasa kebanyakan memiliki akar menggantung yang tumbuh ke bawah. Akar ini tumbuh dari cabang-cabang besar yang terletak di bagian bawah dan mereka berfungsi secara alami untuk menghentikan pohon dari runtuh saat terkena gelombang dan angin kencang.

CARA MENDAPAT BAKAU BANDUL
Bakau-bandul tumbuh di daerah di mana air pasang rendah dan tinggi yang terendah dan terdiri dari tanah lunak dan berlumpur. Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan dengan biji. Perawatannya ialah dengan membiarkan tanaman ini tergenang dalam air. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada daerah rawa.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Kulit batang, daun dan akar

KHASIAT BAKAU BANDUL
Bakau-bandul telah digunakan untuk mengobati diare, hal ini karena kulit batang, daun dan akarnya dilaporkan mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Batang tanaman ini memiliki sifat antioksidan dengan senyawa Chinchonain la, lb, lla, lib, Glabraosida A, B, dan syringol yang dilaporkan bertanggung jawab terhadap aktivitas antioksidannya. Selain itu, batangnya pun dilaporkan mampu mencegah peradangan.

Kayu Manis Cina | Cinnamomum cassia

kayu-manis-cina

kayu-manis-cina

KAYUMANIS CINA disebut Cinnamomum cassia Presl atau Cinnamomum aromaticum Nees. Termasuk ke dalam famili tumbuhan Lauraceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah juga kayu manis cina, dan nama asingnya Chinese kaneel, Chinese cinnamomum atau bastardcinnamomum. Kulit kayu manis cina memiliki rasa pedas dan manis sedikit beracun dan bersifat panas.

CARA MENDAPAT KAYU MANIS CINA
Perbanyakan tanaman ini dengan biji. Perawatannya dengan disiram air yang cukup, dipupuk dengan pupuk organik, dijaga kelembapan tanahnya dan ditanam di tempatyang mendapat sinar matahari yang cukup. Tanaman ini cocok hidup pada ketinggian 200-800 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Ranting muda, kulit kayu

KHASIAT KAYU MANIS CINA
Efek farmakologis yang dimiliki kulit kayu manis cina diantaranya menghangatkan limpa dan ginjal, melancarkan peredaran darah, menghilangkan sakit, menambah nafsu makan, dan meluruhkan kentut. Selain itu bagian ranting muda bermanfaat sebagai peluruh keringat, mengendurkan otot menghangatkan dan melancarkan sirkulasi di meridian serta pernafasan. Selain itu, kayu manis cina memiliki aktivitas sebagai antimikroba, antidabetes, perut kembung, otot kejang, mencegah mual dan muntah, diare, infeksi dan kehilangan nafsu makan.

RESEP
Diare, gangguan pencernaan, dan radang lambung:
seduh 1,5 g bubuk kulit kayu manis cina dengan satu cangkir air panas untuk sekali pemakaian, dan minum 2 kali sehari

Jantung koroner: tumbuk halus 3 g kulit kayu manis cina dan 13 daun dewa, seduh dengan 1 cangkir air panas, dan minum seduhan selagi hangat, lakukan satu kali sehari.

Kesumba Keling | Bixa orellana

kesumba-keling

kesumba-keling

KESUMBA keling atau Bixa Orellana L biasnya tumbuh liar di hutan, di taman-tai bahkan di tepi jalan. Nama-nama daerah tanaman Kesumba Keling antara lain bunj parada (Bugis), kunyit jawa (Melayu), galinggem (Sunda), sumba keling (Jawa) kesumba (Minangkabau), taluka (Ambon). Tanaman ini selain dapat sebagai tanaman hias, fungsinya juga berguna sebagai tanaman obat tradisional dan kosmetik. Secara ekonomis tanaman ini juga merupakan bahan pewarna alami yang penting nomor 2 di dunia setelah karamel. Kesumba keling dikenal sebagai annatto di Amerika Serikat dan Inggris. Bagian rimpang digunakan sebagai bahan untuk pewarna alam.

Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam batang dan daun kesumba keling di antaranya tanin, kalsium, oksalat, saponin, dan lemak. Selain itu, daun, akar tumbuhan ini juga mengandung zat warna bixine, orelline, glukosida.

CARA MENDAPATKAN KESUMBA KELING
Perbanyakan tanaman biji dan stek batang. Perawatannya dengan pengendalian gulma dan hama, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh , dengan baik pada tempat dengan ketinggian dari 200-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, kulit kayu/batang, akar, biji, dan rimpang

KHASIAT KESUMBA KELING
Tanaman ini digunakan sebagai pewarna alami untuk kain tenun, batik, dan sutera. Selain itu dapat juga digunakan untuk pewarna alam makanan yang aman dan tidak bersifat karsinogenik (suatu bahan yang dapat me- nyebabkan kanker karena gangguan pada proses metabolisme seluler). Bixin
yang terdapat pada tanaman memiliki sifat antioksidan, antigenotoksik (mpnKhambat mutasi DNA), antikarsinogenik, anti jamur, zat samak, dan damar. Efek farmakologis yang dimiiki oleh kesumba keling di antaranya peluruh kencing (diuretik), penurun panas (antipiretik), dan penetral racun.

RESEP
Demam
Cuci bersih 10 g daun kesumba keling, lalu rebus dalam 600 ml air sampai airnya tersisa 300 ml. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu tambahkan air gula seperlunya. Untuk air rebusan diminum dua kali sehari. Sementara untuk pemakaian luar, remas-remas daun kesumba keling dengan air. Glunakan air remasan untuk membasahi kepala.

Diare
Cuci bersih 10 g daun kesumba keling, lalu rebus dalam 400 ml air sampai tersisa 250 ml. Setelah dingin, saring air rebusan dan tambah madu secukupnya. Minum air rebusan 2 kali sehari.

Kurang nafsu makan
Cuci bersih 10 g daun kesumba keling, lalu rebus dalam 400 ml air sampai tersisa 250 ml. Setelah dingin, saring hasil rebusan, lalu minum dengan madu secukupnya.

Masuk angin
Cuci bersih 3-10 gdaun kesumba keling lalu rebus dalam 3 gelasair sampai tersisa 2 gelas. Saring air hasil rebusan lalu minum dua sampai tiga kali sehari. Cara lain, cuci bersih 10 g daun kesumba keling, 10 g daun poko, 3 buah cabe jawa, dan 3 jari gula enau. Rebus semua bahan dengan 3 gelas air sampai tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin, saring air rebusan, lalu minum tiga kali sehari masing-masing ¾ gelas.

Oedem (beri-beri)

Cuci bersih 3-10 g daun kesumba keling, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring air hasil rebusan, lalu minum 2-3 kali sehari.

Perdarahan
Rebus 3-10 g daun kesumba keling dalam 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring air hasil rebusan, lalu minum 2-3 kali sehari.

Perut kembung
Cuci bersih 3-10 g daun kesumba keling, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring air basil rebusan lalu minum 2-3 kali sehari.

Patikan Cina | Euphorbia thymifolia

patikan-cina

patikan-cina

Nama daerah: Jawa: Gelang pasir, ki mules, nanangkaan gede, useup nana, krokot cina, patikan cina; Maluku: jalu-jalu tona

Uraian tanaman:
Terna kecil merayap, kadang-kadang setengah tegak, berambut, terdapat di mana-mana di antara rumput di halaman, sekeliling tegalan, pinggir jalan pada tempat-tempat yang agak basah sampai ketinggian 1.400 m dari permukaan laut. Batang dan daunnya agak kemerah-merahan, bila dipatahkan mengeluarkan getah. Daunnya bersirip genap, kecil-kecil, bulat telur, berhadapan, baunya wangi. Bunga berwarna merah muda.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa agak asam, astringent, sedikit sejuk, antiinflamasi, peluruh air seni, menghilangkan gatal.

Kandungan kimia
Akar: Myricyl alkohol, taraxerol, tirucalol, kamzuiol, hentriacontane. Batang dan daun: Cosmosiin

Bagian yang dipakai
Seluruh tanaman, segar atau dikeringkan

Kegunaan
1. disentri basiler, typhus abdominalis, enteritis, diare
2. wasir

Pemakaian
15-30 g kering atau 30-60 g segar, rebus, minum

Pemakaian luar
Eksem, allergic dermatitis (sakit kulit karena alergi), herpes zoster, gatal-gatal di kulit, abses payudara. Patikan cina segar secukupnya direbus untuk cuci. Getahnya diteteskan untuk bintik pada kornea mata (macula)
Abses payudara: herba segar dilumatkan, ditambah gula enau, ditempelkan di tempat yang bengkak.
Herpes zoster: 1 genggam herba segar + 1 buah bawang putih, dilumatkan kemudian ditambah air dingin, ditempelkan ke tempat yang sakit.
Eksem, dermatitis, kulit gatal, wasir: herba segar secukupnya, rebus, cuci

Pemakaian:
Disentri basiler, enteritis: 15-30 g patikan cina direbus, bagi 2 dosis, minum.
Wasir: ⅓ genggam patikan cina, ⅓ genggam patikan kebo, 1 jari rimpang kunyit, 3 jari gula enau, 3 gelas air, rebus menjadi 1½ gelas, saring, setelah dingin. Sehari 3 x ½ gelas.