diabetes melitus

Diabetes

Ramuan 1

5 g akar adem ati
4 lembar daun salam segar
140 ml air

Rebus hingga mendidih. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore, masing-masing 100 ml.

Ramuan 2

alpukat

Biji alpukat diiris tipis dan dijemur hingga kering. Biji alpukat yang telah kering selanjutnya disangrai lalu diblender. Serbuk biji alpukat yang telah halus dimasukkan ke dalam kapsul. Minum kapsul tersebut 1 kali sehari.

Ramuan 3

1 buah apel
madu murni secukupnya
es batu secukupnya

Konsumsi apel secara langsung atau dijus dengan menambahkan es batu dan madu asli. Bagi penderita diabetes, konsultasikan dengan dokter berapa kadar madu yang boleh dikonsumsi setiap hari.

Ramuan 4

biji asam jawa

Biji asam jawa ditumbuk lalu dicampurkan dengan air dan direbus. Air rebusan ini diminum untuk mengobati diabetes.

Ramuan 5

4 g umbi bawang merah
15 g buncis
10 helai daun salam

Rajang bawang merah, buncis, dan daun salam. Tambahkan 120 ml air. Minum sehari 1 kali 100 ml. Ulang selama 14 hari.

Ramuan 6

20 g bawang putih

Konsumsi bawang putih secara rutin setiap hari. Caranya bisa dengan direbus, digoreng, atau ditambahkan dalam masakan konsumsi. Penurunan gula darah akan terlihat sekurang-kurangnya dalam waktu 4 minggu.

Ramuan 7

bayam merah

Bayam merah juga dikenal luas sebagai sayur. Untuk mendapatkan berbagai manfaat dari bayam merah biasanya cukup dikonsumsi dalam bentuk sayur. Berbagai modifikasi pengolahan bayam sangat diperbolehkan seperti diolah dalam bentuk keripik, jus, maupun campuran makanan. Yang penting, kondisinya baik dan jumlahnya mencukupi.

Ramuan 8

2 buah bengkuang

Kupas, parut, dan peras bengkuang. Air perasan itulah yang diminum setiap pagi dan malam. Lakukan secara rutin selama sebulan.

Ramuan 9

3 sendok makan beras ketan hitam
250 cc air panas

Ketan dimasukkan ke dalam mangkok besar. Tambahkan air panas. Biarkan sampai dingin. Setelah itu, saring airnya dan minum selagi hangat. Lakukan 2 kali sehari. Lakukan secara rutin dan terus-menerus. Dalam waktu 1 minggu sudah terlihat hasilnya.

Ramuan 10

beras merah

Untuk mendapatkan manfaat beras merah yang beragam, cukup konsumsi saja beras merah secara berkala. Sebaiknya bergantian dengan konsumsi beras putih. Selain dibuat nasi, beras merah juga dapat dibuat menjadi berbagai makanan olahan yang lezat, seperti bubur dan kue-kue.

Ramuan 11

100 g umbi bidara upas, cuci bersih, parut, peras dengan sepotong kain

Minum setiap pagi ½ jam sebelum makan.

Ramuan 12

⅓ genggam daun sambiloto
⅓ genggam daun kumis kucing
6 cm batang brotowali, cuci, potong-potong

Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga menjadi 2 gelas. Diminum setelah makan, sehari 2x 1 gelas.

Ramuan 13

buah merah

Jika ingin mendapatkan manfaat buah merah, masukkan sari buah merah dalam menu harian kita.

Ramuan 14

250 g buah naga

Konsumsi setiap pagi dan sore selama 8 hari berturut-turut. Pada masa ini sebaiknya penderita diabetes tidak mengonsumsi nasi. Konsultasikan dengan dokter untuk memastikan makanan pengganti nasi yang sesuai sebagai sumber karbohidrat.

 Ramuan 15

250 g buncis

Potong ujung-ujungnya, cuci bersih, kukus 15 menit. Makan seperti lalapan. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Ramuan 16

9-15 g kering atau 15-30 g akar segar kembang pukul empat

Rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa setengahnya. Saring air rebusan, minum dua kali sehari masing-masing 1 gelas.

Ramuan 17

cincau hitam

Cincau hitam sangat dikenal di kalangan masyarakat sebagai minuman segar. Jika ingin mendapatkan manfaat dari cincau hitam, cukup konsumsi cincau hitam setiap hari.

Ramuan 18

ciplukan

Tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta akar-akarnya dan dibersihkan. Tumbuhan dilayukan, kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas. Saring. Air rebusan diminum 1 kali sehari.

Ramuan 19

7 g daun dandang gendis

Rebus dengan 110 ml air. Minum airnya sebanyak 100 ml untuk mengatasi diabetes.

Ramuan 20

10 lembar daun salam
20 g daun sambiloto
750 cc air

Cuci bersih semua bahan, rebus hingga mendidih dan air tersisa hingga ⅓-nya. Dinginkan, saring, lalu minum 2 kali sehari. Lakukan secara rutin selama 3 bulan.

Ramuan 21

15 biji duwet
1.000 cc air

Duwet dicuci bersih, tumbuk halus dan rebus sampai mendidih. Setelah itu, air dibagi menjadi 3 bagia. Munum dalam kondisi dingin 3 kali sehari. Lakukan setiap hari sampai badan erasa segar dan gula darah akan terkontrol. Konsultasikan dengan dokter bila ingin menggunakannya dalam jangka panjang.

Ramuan 22

ginseng

Di masa kini ginseng dapat ditemukan dengan mudah dalam berbagai bentuk olahan, seperti teh, serbuk, ekstrak, pil, kapsul, madu, dan berbagai jenis produk kesehatan olahan yang berbahan dasar ginseng dengan campuran bahan-bahan alami lainnya. Oleh karena itu, untuk mendapatkan berbagai manfaat ginseng, cukup konsumsi produk olahan ginseng tersebut secara rutin. Konsultasikan dengan dokter untuk pemakaian jangka panjang agar tidak terjadi kelebihan dosis.

Ramuan 23

Herba iler lengkap (batang, daun, bunga) dan adas pulowaras secukupnya

Rebus dengan 1 liter air sampai mendidih. Minum 2 kali sehari ½ gelas, pagi dan sore.

Ramuan 24

jagung

Jagung sangat mudah ditemukan di mana-mana. Untuk mendapatkan manfaat dari jagung, cukup mengonsumsi jagung setiap hari dalam jumlah secukupnya. Bisa diolah dalam bentuk sayur, makanan ringan, makan pengganti beras sesekali, atau berbagai jenis olahan yang mengundang selera.

Ramuan 25

1 buah jambu biji mengkal, potong-potong, godok dengan 3 gelas air sampai menjadi 1 gelas, saring, minum 2 kali sehari.

Ramuan 26

kulit batang dan daun jambu monyet

Rebus dengan air hingga tinggal setengahnya. Minum untuk mengobati diabetes.

Ramuan 27

jamur kuping putih

Jamur kuping putih sangat terkenal sebagai bahan masakan yang enak. Untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah berbagai penyakit, cukup konsumsi jamur secukupnya, baik sebagai bahan salad, sup, maupun digoreng bersama sayuran dan daging.

 Ramuan 28

jamur lingzhi

Jamur lingzhi sudah dikenal sebagai jamur untuk pengobatan. Oleh karena itu, jamur lingzhi sudah banyak diolah dalam bentuk kapsul yang dapat dibeli di toko-toko herbal. Konsultasikan dengan dokter atau ahli herbal yang terpercaya.

Ramuan 29

jamur shiitake

Jamur shiitake dikenal sebagai jamur makanan. Untuk mendapatkan manfaatnya cukup mengonsumsi secara rutin dalam bentuk sayur, salad, digoreng bersama daging, kripik, dll.

Ramuan 30

jamur tiram

Jamur tiram dikenal sebagai jamur makanan. Untuk mendapatkan manfaatnya, cukup mengonsumsi secara rutin dalam berbagai olahan.

Ramuan 31

jombang

30 g herba jombang segar, dicuci, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari 2 kali, masing-masing setengah gelas.

Ramuan 32

kacang kapri

Secara umum, kacang kapri dikonsumsi sebagai lalapan, baik secara langsung maupun direbus terlebih dahulu. Untuk mendapatkan manfaatnya, sebaiknya biasakan mengonsumsi secara rutin dan dimasukkan ke dalam daftar menu.

Ramuan 33

30 g kacang kedelai hitam
750 cc air

Rebus hingga mendidih hingga air tinggal ⅓-nya. Dinginkan dan saring. Minum airnya setiap hari secara rutin. Hasil baru kelihatan setelah 1 bulan. Cara ini digunakan juga untuk menyembuhkan sakit ginjal.

Ramuan 34

kacang merah

Kacang merah bisa dinikmati sebagai sayur, es, kolak, dan lain-lain. Untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah berbagai penyakit, cuup membiasakan diri makan kacang merah ini dalam olahan yang disenangi.

Ramuan 35

12 lembar daun kacapiring
2 gelas air

Rebus hingga mendidih hingga tersisa setengahnya. Minum sekaligus. Ulangi setiap hari

Ramuan 36

1 genggam biji kedelai hitam
3 gelas air

Rebus kedelai hingga tinggal 1 gelas. Saring. Minum airnya 1 kali sehari masing-masing 1 gelas.

Ramuan 37

3 lembar daun kejibeling

Daun kejibeling mentah dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.

Ramuan 38

daun bunga pukul empat secukupnya
bunga secukupnya
4 butir biji kembang pukul empat
air secukupnya

Semua bahan direbus hingga mendidih. Saring dan dinginkan. Setelah itu, minum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

Ramuan 39

8 butir buah kenari

Konsumsi selama 3 minggu berturut-turut. Ini akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk menghambat pertumbuhan tumor. Konsultasikan dengan dokter bila ingin menggunakan dalam jangka panjang.

Ramuan 40

3 rimpang kunyit
½ sendok teh garam

Rebus kedua bahan tersebut, rebus dengan 1 liter air hingga mendidih. Saring. Minum 2 kali seminggu masing-masing ½ gelas.

Ramuan 41

labu parang

Labu parang atau waluh paling banyak digunakan sebagai makanan pendamping seperti kolak, puding, kue, keripik, dodol, dan lain-lain. Untuk mendapatkan manfaatnya,  cukup konsumsi secara rutin.

Ramuan 42

labu siam

Untuk mendapatkan manfaat labu siam yang sangat banyak, masyarakat secara luas telah mengonsumsi labu siam ini sebagai sayuran, lalapan, gulai, dan modifikasi produk sesuai perkembangan zaman.

Ramuan 43

2 batang daun lidah buaya, cuci, buang durinya, potong-potong

Rebus dengan 3 gelas air, lalu saring. Minum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing setengah gelas.

Ramuan 44

5-7 iris daging buah mahkota dewa kering
7 lembar daun sambiloto
3 lembar daun mimba
7 lembar daun sendok

Cuci semua daun kemudian rebus dengan 3 gelas air. Jika air sudah mendidih, angkat, saring. Minum ½ gelas, 3x sehari.

Ramuan 45
½ sdt serbuk biji mahoni, seduh dengan ⅓ cangkir air panas. Minum 2-3x sehari ½ jam sebelum makan, minum selagi hangat.

Ramuan 46

mengkudu

Mengkudu sudah banyak dimanfaatkan dan diolah secara modern dalam bentuk kapsul, ekstrak, jus, jamu gendong, dan lain-lain untuk pengobatan.

Ramuan 46

petai cina

Biji petai cina yang sudah tua dan kering digoreng tanpa minyak dan ditumbuk halus (dibuat bubuk), kemudian ambil 1 sendok dan seduh dengan air panas (seperti membuat kopi) lalu diminum 1 kali sehari 1 gelas.

Ramuan 47

3 sisir pisang
kelapa muda diparut secukupnya

Pisang dihancurkan sampai halus, kedua bahan ini dikukus bersama-sama selama 10 menit. Setelah itu, hasil kukusan dibagi menjadi 3 bagian dan dimakan 3 kali sehari. Lakukan setidaknya 30 hari untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Ramuan 48

Sangrai 5 biji rambutan, giling sampai menjadi serbuk. Seduh dengan satu cangkir air panas. Setelah dingin, minum airnya sekaligus. Lakukan 1-2 kali sehari.

Ramuan 49

7 lembar daun salam

Cuci bersih lalu rebus dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring, bagi untuk 2 kali minum.

Ramuan 50

½ genggam daun sambiloto segar, rebus dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin, saring lalu minum setelah makan, 3 kali sehari @ ¾ gelas.

Ramuan 51

Petik 3 lembar daun sirih merah setengah tua dan daun keenam atau ketujuh dari pucuk. Cuci bersih semua daun, kemudian iris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak 3 gelas (600 ml) sampai mendidih dan tersisa setengahnya. Minum sehari tiga kali sebelum makan

Ramuan lain, ambil 3 lembar sirih merah ukuran sedang, 40 g kulit kayu gayam yang sudah dibersihkan bagian luarnya, dan 30 g kulit kayu jamblang kering. Bahan-bahan ini diseduh dengan 2 gelas (400 ml) air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Saring, minum sehari dua kali setiap pagi dan sore hari sebelum makan. Sekali minum setengah gelas.

Ramuan 52

stevia

Cara membuat formula pengganti gula bagi penderita diabetes. Gunakan 4-6 lembar daun segar. Seduh dengan 1 gelas air matang panas. Setelah dingin, saring, kemudian dapat diminum secara langsung atau dicampur madu. Sari daun stevia dapat digunakan dalam campuran kopi, teh, atau makanan.

Ramuan 53

tabat barito

Seluruh bagian tanaman direbus kemudian airnya diminum.

Ramuan 54

10-16 lembar daun tapak dara

Rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Setelah dingin diminum. Ulangi sampai sembuh.

35-45 g daun tapak dara kering, adas pulawaras

Rebus bahan tersebut dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Setelah dingin, minum. Ulangi sampai sembuh.

3 lembar daun tapak dara
15 kuntum bunga tapak dara

Rebus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Minum pagi dan sore setelah makan.

Ramuan 55

daun tapak liman secukupnya
500 cc air

Cuci bersih dan rebus hingga setengahnya. Saring dan dinginkan. Minum setiap sore atau menjelang tidur. Cara ini dapat pula digunakan untuk memperlancar buang air kecil. Waktu minumnya boleh sembarang.

Ramuan 56

tebu

Tebu dibuat jus lalu diminum. Dapat disaring terlebih dahulu. Jika diminum secara teratur dapat menjaga kadar glukosa darah.

Ramuan 57

100 g ubi jalar, kupas, cuci, potong-potong secukupnya
15 g kulit labu siam, cuci, potong-potong secukupnya
50 g alpukat, kupas, cuci, potong-potong
1000 cc air
madu murni secukupnya

Semua bahan direbus hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Setelah itu, saring dan dinginkan. Minum airnya 2 kali sehari. Boleh ditambahkan madu murni secukupnya agar tidak tawar.

Beras Ketan Hitam | Oryza sativa glutinosa

beras-ketan-hitam

beras-ketan-hitam

Kandungan
a. antosianin
b. antioksidan

Manfaat
a. mengontrol kadar gula dalam darah
b. meredakan stres

Ramuan tradisional mengontrol gula darah
3 sdm beras ketan hitam
248 cc air panas

Masukkan ketan ke dalam mangkok besar, tambahkan air panas. Biarkan sampai dingin. Setelah itu, saring airnya dan minum selagi hangat. Lakukan 2 kali sehari. Lakukan secara rutin dan terus-menerus. Dalam waktu 1 minggu sudah kelihatan sehari.

Dandang Gendis | Clinacanthus burmandii

dandang-gendis

dandang-gendis

DANDANG gendis dengan nama latin Clinacanthus burmannii merupakan tanamar perdu yang tumbuh tegak dan memanjang dengan tinggi 2-3 m. Batangnya berkayu tegak, beruas dan berwarna hijau. Daunnya tunggal berhadapan dengan bentuk lanset yang panjangnya 8-12 mm dan lebar 4-6 mm. Tulang daunnya menyirip berwarna hijau. Bunganya majemuk berbentuk malai terletak di ketiak daun dan di ujung batang. Mahkota bunganya berbentuk tabung dengan panjang 2-3 cm berwarna merah muda. Buahnya berbentuk kotak memanjang berwarna cokelat.

CARA MENDAPATKAN DANDANG GENDIS
Perbanyakan tanaman dengan stek. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.200 m dpl. Tanaman ini dapat di Indonesia, sering ditanam sebagai tanaman pagar.

BAGIAN TAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT DANDANG GENDIS
Daun dandang gendis dimanfaatkan untuk obat buang air berlendir, untuk diabetes dan dilaporkan memiliki aktivitas antiherpes, anti HSV-1F dan anti virus.

RESEP
Sebanyak 7 g daun dandang gendis direbus dengan air 110 ml, airnya diminum sebanyak 100 ml untuk mengatasi diabetes.

Keji Beling | Strobilanthes crispus

kejibeling

kejibeling

TANAMAN keji beling (Strobilanthes crispus) atau Sericocalyx crispus L adalah tanaman erna yang biasa ditanam masyarakat sebagai tanaman pagar, bisa tumbuh hampir iiseluruh wilayah Indonesia. Tanaman ini juga sebagai tanaman herba liar hidup menahun yang banyak manfaatnya bagi kesehatan dalam penyembuhan beberapa penyakit. Dalam bahasa lokal keji beling dikenal dengan sebutan: ngokilo, enyah kilo, k.ecibeling (Jawa), picah beling (Sunda).

Batang pohonnya berdiameter antara 0,2 – 0,7 cm. Kulit luar berwarna ungu dengan bintik-bintik hijau dan apabila menjadi tua berubah menjadi cokelat. Daun ngokilo berbentuk bulat telur, pada tepinya bergerigi dengan jarak agak jarang, berbulu halus lampir tak kelihatan. Panjang helaian daun (tanpa tangkai) berkisar antara 5-8 cm (ukuran normal) dan lebar daun kira-kira 2-5 cm.

Tumbuhan ini mudah berkembang biak pada tanah subur, agak terlindung dan di empat terbuka. Ketinggian tempat: 1 m -1.000 m dpl. Curah hujan tahunan: 2.500 mm • 4.000 mm/tahun. -Bulan basah (di atas 100 mm/bulan): 8 bulan – 9 bulan. -Bulan kering (di bavvah 60 mm/bulan): 3 bulan -4 bulan. -Suhu udara: 20- 25°C,. -Kelembapan: sedang. -Penyinaran: sedang. -Tanah -Tekstur: pasir sampai liat. -Drainase: sedang- baik. -Kedalaman air tanah: 25 cm dari permukaan tanah. -Kedalaman perakaran: 5 cm Jari permukaan tanah. -Kemasaman (pH): 5,5 – 7. -Kesuburan: sedang.

Pedoman Bertanam -Pengolahan Tanah: -Buatkan lubang tanam berukuran 25x25x25 cm. -Persiapan bibit: -Perbanyakan tanaman kejibeling dilakukan dengan stek. -Penanaman -Stek ditanam pada lubang tanah yang telah disiapkan dengan jarak tanam l x l m.

Keji Beling adalah suatu jenis tumbuhan yang berbatang basah dan sepintas lalu nenyerupai rumput berbatang tegak. Di Jawa tanaman ini banyak terdapat di pedesaan /ang tumbuh sebagai semak. Daun kejibeling mengandung unsur-unsur mineral seperti calium, natrium, kalsium dan beberapa unsur lainnya. Selain itu kejibeling mengandung laponin, flavonoid, terpenoid dan fenolik

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT KEJI BELING
Mengobati tumor, diabetes melitus, lever (sakit kuning), ambeien (wasir), kolesterol, maag, kena bisa ulat dan semut hitam, peluruh air seni (diuretik), anti diabetes, tumor, menghancurkan batu dalam empedu, batu ginjal, dan batu pada kandung kemih serta memiliki potensi sebagai antikanker.

RESEP
Tumor
Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar.
Cara pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.

Diabetes Mellitus
Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar.
Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.

Bawang Dayak | Eleutherine palmifolia Merr.

bawang-dayak

bawang-dayak

MERUPAKAN tanaman khas Kalimantan Tengah dan sudah digunakan secara turun temurun sebagai tanaman obat oleh masyarakat Dayak. Umbi tanaman berwarna merah menyala dengan permukaan yang sangat licin. Letak daun berpasangan dengan komposisi daun bersirip ganda. Tipe pertulangan daun sejajar dengan tepi daun licin dan daun berbentuk pita dan garis. Tumbuhan ini memiliki nama jenis Eleutherine palmifblia Merr. dan nama sinonim Eleutherine plicata Herb, dan Eleutherine americana (Aubl.) Merr. Bawang dayak secara umum dikenal di Indonesia dengan nama bawang kapal dan bawang merah hutan pada Buletin Flora Malesiana.

Selain nama umum tumbuhan bawang dayak juga memiliki beberapa nama daerah yaitu bawang dayak (Palangkaraya, Samarinda); bawang hantu/kambe (Dayak); bawang sabrang, babawangan beureum, bawang siyem (Sunda); brambang sabrang, luluwan sapi, teki sabrang (Jawa); bawang sayup (Melayu) dan bawang lubak (Punan Lisum).

Tanaman ini memiliki adaptasi yang baik, dapat tumbuh dalam berbagai tipe iklim dan jenis tanah. Selain hal tersebut di atas tanaman ini juga dapat diperbanyak dan dipanen dalam waktu yang singkat, yakni ±3-4 bulan sehingga tanaman ini dapat dengan mudah dikembangkan untuk skala industri

CARA MENDAPATKAN BAWANG DAYAK
Perbanyakan dengan umbi. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian dari 200-1.200 m di atas permukaan laut. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Umbi, daun.

KHASIAT BAWANG DAYAK
Tanaman bawang dayak mengandung zat fitokimia yakni alkaloid, glikosida, flavanoid, fenolik, steroid dan zat tannin. Tanaman ini digunakan masyarakat lokal sebagai obat untuk penyakit kanker payudara, hipertensi, diabetes mellitus, hiperkolesterol, dan pencegah stroke. Khasiat secara tradisional lain: air rebusannya sebagai diuretikum, pencahar, peluruh muntah, sakit kuning dan sakit kelamin. Umbi jika dicampur dengan adas pulasari digunakan untuk mencret darah. Air rebusan Daun bawang dayak dapat digunakan untuk wanita yang sedang nifas. Sebagai obat kanker digunakan umbi yang dikeringkan dan Iangsung dikunyah. Bawang dayak dan jahe merah, berkhasiat untuk meningkatkan stamina/vitalitas, memperkuat daya tahan sperma. Mengobati sakit pinggang, melancarkan air seni serta mengatasi bronchitis dan batuk.

RESEP
Pembuatan simplisia: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris dengan ketebalan 1-2 mm, dikeringkan dengan oven pada suhu 500°C selama 8 jam, dan didinginkan, lalu dikemas.

Pembuatan bubuk: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris dengan ketebalan 1-2 mm, kemudian dikeringkan dengan oven pada suhu 50°C selama 8 jam, didinginkan, dihaluskan dengan blender, diayak, dan dikemas.

Pembuatan instan: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris, ditambah air 1 : 2 b/v (1 kg bawang dayak ditambah dengan 2 1 air), diblender, disaring dengan kain blacu, dimasak sampai mendidih sambil diaduk-aduk, ditambahkan gula 1: 1 b/b (1 kg bawang dayak, ditambah 1 kg gula pasir), aduk terus sampai membentuk kristal (butir-butir halus), dinginkan, jika ukuran butiran besar, haluskan dengan blender dan dikemas.

Pembuatan manisan: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris dengan ketebalan 1-2 mm, kemudian dikukus selama 5 menit, masukkan dalam larutan gula yang telah dibuat (gula ditambah air, perbandingan 1 : 1 dimasak sampai kental sambil diaduk-aduk), dimasak sambil diaduk-aduk sampai kering, yang ditandai dengan adanya kristal gula.

Kunyit | Curcuma domestica

kunyit

kunyit

KUNYIT (Curcuma domestica) termasuk salah satu tanaman rempah dan obat, habitat asli tanaman ini meliputi wilayah Asia khususnya Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami persebaran ke daerah Indo-Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika. Hampir setiap orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya pernah mengkonsumsi tanaman rempah ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakanj jamu atau untuk menjaga kesehatan dan kecantikan. Nama daerah Kunir (Jawa), koneng (Sunda), konyet (Madura). Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin dan bisdesmetoksikurkumin dan zat-zat manfaat lainnya. Kandungan zat: kurkumin, detoksikurkumin, bisdemetoksikurkumin, sisanya minyak asiri, lemak, karbohidrat, protein, pati, vitamin C, garam-garam, mineral (zat besi, fosfor, dan kalsium).

CARA MENDAPAT KUNYIT
Perbanyakan tanaman dengan rimpang ini dapat dilakukan dengan cara memilih rimpang indukan yang bermata tunas 2-3 mata tunas kemudian disemai pada media semai. Perawatannya meliputi pemupukan pengendalian gulma dan hama penyakit, pembumbunan tanaman. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-2.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Rimpang.

KHASIAT KUNYIT
Pemberian kunyit bermanfaat menghambat terjadinya degenerasi albuminosa pada ginjal mencit (tikus putih kecil) Balb/c yang diberi parasetamol, kurkumin pada kunyit berpotensi sebagai antifertilitas dan penolak nyamuk. Khasiat lain dari kunyit antara lain: Bagian rimpangnya untuk mengobati diabetes mellitus, tifus, usus buntu, disentri, sakit keputihan, haid tidak lancar, perut mulas saat haid, memperlancar ASI, penyakit cangkrang, amandel, berak lendir, dan morbili.

1. Diabetes mellitus
3 rimpang kunyit, ½ sendok teh garam. Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum 2 kali seminggu ½ gelas.

2. Tifus
2 rimpang kunyit, 1 bonggol sere, 1 lembar daun sambiloto. Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk halus dan dipipis, kemudian ditambah 1 gelas air masak yang masih hangat, dan di saring. Cara menggunakan: Diminum, dan dilakukan selama 1 minggu berturut-turut.

3. Usus buntu
1 rimpang kunyit, 1 butir buah jeruk nipis, 1 potong gula kelapa/aren, garam secukupnya. Cara membuat: Kunyit diparut dan jeruk nipis diperas, kemudian dicampur dengan bahan yang lain dan disedu dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring. Cara menggunakan: Diminum setiap pagi setelah makan, secara teratur.

4. Disentri
1-2 rimpang kunyit, gambir dan kapur sirih secukupnya. Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas keiiiudten disaring. Cara menggunakan: Diminum dan diulangi sampai sembuh.

5. Sakit Keputihan
2 rimpang kunyit, 1 genggam daun beluntas, 1 gagang buah asam,l potong gula kelapa/aren. Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian di saring. Cara menggunakan: Diminum 1 gelas sehari.

6. Haid tidak lancar
2 rimpang kunyit, ½ sendok teh ketumbar, ½ sendok teh biji pala, ½ genggam daun srigading. Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk halus kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Cara menggunakan: Diminum 1 gelas sehari.

7. Perut mulas pada saat haid
1 rimpang kunyit sebesar 4 cm, 1 rimpang jahe sebesa 4 cm, 1/2 rimpang kencur sebesar 4 cm. Cara membuat: Semua bahan tersebut dicuci bersih dan diparut untuk diambil airnya, kemudian di tambah dengan perasan jeruk nipis, diseduh dengan ½ gelas air panas dan disaring. Cara menggunakan: Ditambah garam dan gula secukupnya, dan diminum pada hari pertama haid.

8. Memperlancar ASI
1 rimpang kunyit. Cara membuat: Kunyit ditumbuk sampai halus. Cara menggunakan: Dioleskan sebagai kompres di seputar buah dada 1 kali setiap 2 hari.

9. Cangkrang (Waterproken)
2 rimpang kunyit, 1 genggam daun eceng, Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk sampai halus. Cara menggunakan: Dioleskan pada bagian yang kena cangkrang.

10. Amandel
1 rimpang kunyit, 1 butir jeruk nipis, 2 sendok madu. Cara membuat: Kunyit diparut, jeruk diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu dan ½ gelas air hangat, diaduk sampai merata dan disaring. Cara menggunakan: Diminum secara rutin 2 hari sekali.

11. Berak lendir
1 rimpang kunyit, 1 potong gambir, ¼ sendok makan kapur sirih. Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring. Cara menggunakan: Diminum 2 kali sehari ½ gelas, pagi, dan sore.

12. Morbili
1 rimpang kunyit dan 1 rimpang dringo, bangle. Cara membuat: Kedua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus. Cara menggunakan: Dioleskan pada seluruh badan sebagai bedak.

Jagung | Zea mays

jagung

jagung

Kandungan:
a. fosfor
b. magnesium
c. mangan
d. seng
e. besi
f. tembaga
g. mineral
h. selenium
i. karbohidrat
j. serat
k. vitamin B
l. Thiamin
m. Niacin
n. Air

Manfaat
a. sebagai sumber energi yang cukup efektif
b. perlindungan terhadap penyakit kronis
c. pengendalian diabetes
d. pencegahan penyakit jantung
e. menurunkan hipertensi
f. pencegahan cacat saraf pada bayi saat lahir

Rosella | Hisbiscus sabdariffa

rosella

rosella

ROSELLA atau dikenal dengan asam paya, asam kumbang dan asam susur memiliki nama ilmiah Hisbiscus sabdariffa. Bunga ini berasal dari benua Afrika. Tanaman ini mengandung antosianin, riboflavin, niasin, protein, kalsium, magnesim, kalium, besi, asam askorbat, beta carotene, Omega 3, gossy, peptin , asam protosatekuat, asam askorbat, ekstrak saliks, glikosida cardiac, flavonoid, saponin, alkaloid,sardenoleda, anthocyanins delphinidin-3-O-sambubioside, cyanidin-3-O-sambubioside, Rosella kering mengandung flavonoid gossypetin, hibiscetine dan sabdaretine.

Pigmen utama yang sebelumnya dilaporkan sebagai hibiscin telah diidentiflkasi sebagai daphniphylline. Sejumlah kecil myrtillin (delphinidin 3-monoglucoside), Chrysanthenin (cyanidin 3- monoglucoside), dan delphinidin juga terdapat pada tanaman ini. Kelopak bunga tersebut diketahui mengandung zat-zat penting yang diperlukan oleh tubuh, seperti vitamin C, vitamin A, protein esensial, kalsium, dan 18 jenis asam amino, termasuk arginina dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh serta kandungan antioksidan yang terdiri atas senyawa gossipetin, antosianin, dan glukosida hibiscin.

Rosela diketahui memiliki kandungan senyawa fenolik yang berfungsi sebagai antioksidan sebanyak 23,10 mg dalam setiap gram bobot kering kelopak rosela. Produk Rosella banyak dikembangkan di Cina, Thailand, Sudan, di Meksiko, Mesir, Senegal, Tanzania, Mali dan Jamaika, dan India. Negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Indonesia ikut mengembangkan.

CARA MENDAPAT ROSELLA
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama da gulma serta penyiraman air yang cukup Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat denpan ketinggian dari 200-500 m dpl.

KHASIAT ROSELLA
Afrika menjadikan rosella sebagai selai atau jeli, sementara di Jamaika, dibuat salad buah yang dimakan mentah. Ada kalanya juga dimakan dengan kacang tumbuk atau direbus sebagai pengisi kue sesudah dimasak dengan gula. Di Mesir, rosela diminun dingin pada musim panas dan diminum panas saat musim dingin. Di Sudan, menjad minuman keseharian dengan campuran garam, merica, dan tetes tebu. Minuman ini juga menghilangkan efek mabuk dan mencegah batuk. Selain itu, bubuk biji bunga rosela juga dapat dijadikan campuran minuman kopi.

Untuk pengobatan khasiat rosela antara lain untuk menurunkan asam urat, mengurangi jumlah plak yang menempel pada dinding pembuluh darah, hipertensi, diabetes mellitus, mengurangi kadar kolesterol jahat yang disebut LDL, trigliserida dan lemak dalam tubuh. memperbaiki metabolisme tubuh, melangsingkan tubuh, menghambat sel kanker, mengurangi resiko jantung, mencegah sariawan dan panas dalam, menambah vitalitas, meredakan batuk, mengurangi pusing (migraine), mencegah flu, demam, antioksidan, antihipertensi, antikanker, antidepresi, antibiotik, aprodisiak, diuretik (peluruh kencing), sedatif, tonik, dan menurunkan absorpsi alkohol, aprodisiak (meningkatkan gairah seksual), diuretik (melancarkan buang air kecil), pelarut, sedativ (penenang), dan tonik. Kandungan antioksidan yang dimiliki oleh kelopak mampu memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit degeneratif (akibat proses penuaan) seperti jantung koroner, kanker, diabetes melitus, dan katarak serta untuk peremajaan kulit.

Berdasarkan penelitian ditemukan kandungan delphinidin 3-sambubioside dan cyanidin 3-sambubioside, antosianin pada rosela yang ampuh mengatasi kanker darah alias leukeimia. Namun hati-hati untuk pender ltd lambung (maag) akan merugikan karena kadar keasaman (pH) seduhan rosela mencapai 3,14 yang akan membuat maag menjadi kambuh. Selain itu rosella memiliki efek farmakologis sebagai bahan antiseptik, antispasmodik (penahan kejang), antihelmintik (anticacing), antibakteri, mencegah penyakit organ hati, mencegah pembentukan batu ginjal, serta memperlambat pertumbuhan jamur, bakteri, dan parasit. Manfaat lainnya menyaring racun tubuh, mampu mengurangi derajat kepekatan/kekentalan darah, melancarkan peredaran darah, mencegah kram/kekejangan otot dan membantu pencernaan/melancarkan buang air besar.

RESEP
1. Sebagai Terapi Hipertensi:
Pemberian 10 g kelopak kering dan 0,52 liter air setiap hari selama 4 minggu.

2. Asam Urat dan Kesehatan Ginjal:
Mengonsumsi jus rosela sebanyak 16-24 g/dl/hari.

3. Minuman yang terbuat dari bunga rosela:
Untuk mendapatkan teh rosela, bunga yang sudah dipetik, dijemur di bawah terik matahari selama 1-2 hari agar memudahkan pemisahan lidah kelopak dengan bijinya. Kemudian cuci air bersih dan jemur kembali selama 3-5 hari. Remas kelopaknya, jika mudah menjadi bubuk artinya kadar air telah mencapai 4-5 %. Seduh 2-3 g teh rosela dengan air mendidih hingga larut dan air berubah menjadi kemerahan. Untuk diet, penderita batuk, atau diabetes gunakan gula rendah kalori seperti gula jagung. Atau setelah dipisahkan dari bijinya, bunga segar rosela yang telah dicuci dapat langsung diseduh dengan air panas.

Kenari | Canarium indicum L.

walnuts

walnut

Kandungan
a. asam alfa linoleat
b. lemak
c. protein

Manfaat
a. mengendurkan pembuluh darah dan mengontrol tekanan darah
b. melindungi arteri
c. melawan pembentukan plak pada gigi
d. menghambat pertumbuhan tumor
e. mengatasi diabetes melitus

Mahoni | Swietenia mahagoni

mahoni

mahoni

MAHONI adalah anggota suku Meliaceae yang memiliki nama ilmiah Swietenia mahagoni (L.) Jacq. Tumbuhan ini berupa pohon tahunan yang tingginya 5 – 25 m. Batang berkayu, bentuk bulat, mempunyai banyak percabangan. Daun majemuk, menyirip genap, bentuk bundar telur sampai lonjong/elip ujung dan pangkalnya runcing, tepi rata, pertulangan daun menyirip, daun muda wama merah dan setelah tua berwarna hijau. Perbungaan bentuk malai, terdapat di ketiak daun, warna kuning kecoklatan. Buah rata-rata sebesar bola tenis, bulat telur, berlekuk lima, warna cokelat Biji bentuknya pipih, warna hitam atau cokelat.

Mahoni dapat ditemukan tumbuh liar di hutan jati dan tempat-tempat lain yang dekat dengan pantai, atau ditanam di tepi jalan sebagai pohon pelindung. Tana yang asalnya dari Hindia Barat ini, dapat tumbuh subur bila tumbuh di pasir payau dekat dengan pantai. Syarat lokasi untuk budi daya mahoni diantaranya adal ketinggian lahan maksimum 1.500 m dpi, curah hujan 1.524-5.085 mm/tahun, dan suhu udara 11-36°C. Pohon mahoni termasuk tumbuhan yang cepat tumbuh pada dataran rendah sampai ketinggian ± 700 m dpl. di daerah panas. Buah mahoni mengandung flavonoid dan saponin.

CARA MENDAPATKAN
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini terdapat di Jawa’l Tengah, Jawa Timur terutama arah Bondowoso, Nusa Tenggara, Sumatera, Sulawesi Selatan. Pohon mahoni termasuk tumbuhan yang cepat tumbuh pada dataran rendah sampai ketinggian ± 700 m dpl. di daerah panas.

BAGIAN TANAMAN YANG D1GUNAKAN
Biji, serbuk biji

KHASIAT
Pohon mahoni bisa mengurangi polusi udara sekitar 47-69 persen, daun-daunnya bertugas menyerap polutan-polutan yang terkandung di sekitarnya. Kualitas kayunya keras dan sangat baik untuk meubel, furnitur, barang-barang ukiran dan kerajinan tangan seperti di kota Jepara yang menjadikannya sebagai alternatif kayu jati. kulitnya dipergunakan untuk mewarnai pakaian. Kain yang direbus bersama kulit mahoni akan menjadi kuning dan tidak mudah luntur. Sedangkan getah mahoni yang disebut juga blendok dapat dipergunakan sebagai bahan baku lem, dan daun mahoni untuk pakan ternak

Buahnya dapat melancarkan peredaran darah, mengurangi kolesterol, penimbunan lemak pada saluran darah, mengurangi rasa sakit, pendarahan dan lebam, bertindak sebagai antioksidan, mengurangi lemak di badan, membantu meningkatkan sistem kekebalan, mencegah pembekuan darah, dan menguatkan fungsi hati serta memperlambat proses pembekuan darah. Biji digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi), kencing manis (diabetes melitus), tidak nafsu makan, rematik, demam, masuk angin, eksim, meningkatkan energi, stamina dan daya tahan, energi revitalisasi, membangun kembali jaringan kulit, meningkatkan produksi sperma yang sehat, agen kecantikan, anti aging, memperkuat jantung dan system pembuluh darah, memperkuat jantung, lambung, paru-paru dan hati. Selain itu tanaman ini memiliki potensi efek farmakologi sebagai anti diabetik, antioksidan, antibakteri, antijamur dan antihiperlipidemik.

RESEP
Hipertensi
Ambil 8 g biji mahoni segar, seduh dengan 2 gelas air panas, dinginkan, saring, bagi menjadi 2. Minum 2 x sehari pagi dan sore atau ambil ½ sdt serbuk biji mahoni, seduh dengan ½ cangkir air panas, beri 1 sdm madu. Minum 2 – 3 x sehari, minum selagi hangat.

Kencing manis
Ambil ½ sdt serbuk biji mahoni, seduh dengan ⅓ cangkir air panas. Minum 2-3 x sehari ½ jam sebelum makan, minum selagi hangat.

Kurang nafsu makan
Ambil ½ sdt serbuk bijh mahoni, seduh dengan ⅓ cangkir air panas, beri 1 sdm madu. Minum 2 – 3 x sehari, minum selagi hangat.

Demam dan masuk angin
Ambil 1/2 sdt serbuk biji mahoni, seduh dengan 1/4 cangkir air panas, tambahkan 1 sdm madu. Minum 2 – 3 x sehari, minum selagi hangat.