cara mengatasi keputihan

Larutan Pembasuh Vagina

Bahan:
10 g (9 lembar) daun sirih
15 g daun sambiloto
10 daun beluntas

Cara membuat:

  • Bersihkan semua bahan dan potong kecil-kecil.
  • Rebus semua bahan dengan 2 liter air hingga tinggal 1½ liter. Biarkan hingga menjadi hangat 35°C. Saring, ambil airnya.
  • Bersihkan dan cuci vagina dari arah depan ke belakang.

Keputihan | Yeast Infection

Ramuan 1

2 jari rimpang kunyit
½ buah kulit delima putih
½ jari kelembak
1 butir majakan
seujung sendok teh adas
1 ruas jari pulosari
seujung sendok teh mungsi
1 ruas jari kayu legi

Khasiat:
Kunyit, adas, pulosari, dan delima putih berkhasiat menyembuhkan peradangan yang dapat menyebabkan keputihan. Zat samak yang banyak dalam majakan juga diketahui bermanfaat untuk menyembuhkan keputihan.

Cara membuat:
Kunyit, pulosari dikupas kulitnya. Lalu, semua bahan dicuci bersih dan ditumbuk. Setelah itu, rebus semua bahan dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Saring, lalu tambahkan gula aren dan jeruk nipis. Minum ramuan ini 1x sehari.

Ramuan 2

100 g buah delima
15 g kulit buah delima
15 g (1 ruas) kunyit
5 g daun beluntas
5 g (1 ruas) jahe

Bersihkan semua bahan dan potong kecil-kecil.
Rebus kulit delima, kunyit, jahe, dengan 1½ gelas air hingga tinggal ½-nya. Saring, ambil airnya.
Masukkan bahan-bahan lain yang sudah dipotong dan air rebusan ke dalam blender. Proses.
Tempatkan dalam gelas dan siap disajikan.

Rumput Belang | Zebrina pendula

rumput-belang

rumput-belang

Kandungan
a. calcium oxalate
b. gummi
c. saponin
d. polifenol

Manfaat
a. menyembuhkan batuk berdarah
b. mengobati disentri
c. mengobati keputihan
d. mengobati kencing nanah
e. mengobati bisul

Senggani | Melastoma candidum

senggani

senggani

TANAMAN Senggani (Melastoma candidum D. Don) memiliki sinonim nama Latin M. sqjtemnervium Lour. = M.ajfitie D. Don. = M. malabathricum Auct. non. Linn. = M. polyanthum Bl. Tanaman ini termasuk dalam famili Melastomataccae. Nama lokal Senggani yaitu Harendong (Sunda); Kluruk, Senggani (Jawa); Senduduk (Sumatera); Kemanden (Madura); Yeh mu tan (China); Singapore Rhododendron (Inggris). Tanaman Senggani merupakan tanaman perdu, tegak, tinggi tanaman bisa mencapai 0,5 -4 m, memiliki banyak bercabang, bersisik dan berambut. Tanaman ini memiliki daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan bersilang, helai daun bundar telur memanjang sampai lonjong, ujung lancip, pangkal membulat, tepi rata, permukaan berambut pendek yang jarang dan kaku sehingga teraba kasar dengan 3 tulang daun yang melengkung dengan panjang 2-20 cm dan lebar 0,75 – 8,5 cm, berwarna hijau. Perbungaan majemuk keluar di ujung cabang berupa malai rata dengan jumlah bunga tiap malai 4-18, mahkota 5, warnanya ungu kemerahan. Buah masak akan merekah dan berbagi dalam beberapa bagian, warnanya ungu tua kemerahan. Biji kecil-kecil, berwarna cokelat. Buah Senggani dapat dimakan, sedangkan daun muda bisa dimakan sebagai lalap atau disayur. Daun Senggani memiliki rasa yang pahit, mengandung senyawa golongan saponin, flavonoida, dan tanin.

CARA MENDAPATKAN SENGGANI
Senggani tumbuh liar pada tempat-tempat yang mendapat cukup sinar matahari, seperti di lereng gunung, semak belukar, lapangan yang tidak terlalu gersang, atau di daerah obyek wisata sebagai tanaman hias. Tanaman ini bisa ditemukan sampai ketinggian 1.650 m dpi. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan biji dan stek batang. Perawatannya cukup mudah yaitu dengan penyiraman yang teratur, menjaga kelembaban ta dan pemberian pupuk kandang atau urea. lanaman ini juga tersebar di Cina Selatan, Taiwan, Jepang, dan Filipina.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, akar, bu.ih dan biji

KHASIAT SENGGANI
Secara tradisional, tanaman Senggani berkhasiat untuk mengatasi gangguan pencernaan makanan (dispepsi), disentri basiler, diare, hepatitis, keputihan (leukorea), sariawan, darah haid berlebihan, perdarahan rahim diluar waktu haid, mimisan, berak darah (melena), wasir berdarah, radang dinding, pembuluh darah disertai pembekuan darah di dalam salurannya (tromboangitis), air susu ibu (ASI) tidak lancar, keracunan singkong, mabuk minuman keras, busung air dan bisul. Di Taiwan, tanamaan ini digunakan jntuk menghilangkan stasis, membersihkan serum dari racun, cedera traumatik dan disentri. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Senggani memiliki potensi sebagai penurun tekanan darah melalui penurunan simpatik dan menyebabkan pelebaran diameter pembuluh darah langsung dengan senyawa bioaktif utama yaitu kastalagin, prosianidin B-2 dan helichrisosida.

Ekstrak aseton dan ekstrak etanol Senggani memiliki aktivitas antibakteri yang cukup kuat, baik terhadap bakteri gram negatif maupun bakteri gram positif. Ekstrak aseton Senggani tersebut memiliki stabilitas yang baik terhadap panas dan rentang pH yang luas sehingga berpotensi sebagai pengawet makanan alami. Penelitian lain menunjukkan bahwa ekstrak Senggani memiliki potensi sebagai penurun tekanan.

RESEP
Keputihan
Daun senggani segar sebanyak 2 genggam ditambah jahe dan bangle masing-masing seukuran ibu jari dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Masukkan 3 gelas air dan 1 sendok makan cuka, kemudian direbus sampai airnya tersisa menjadi 2 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas. Jika tidak ada jahe & bangle, dapat juga diganti dengan 3 kuncup bunga cempaka dan 3 buah biji pinang yang tua.

Disentri basiler
Daun senggani dan aseman (Polygonum chinense), masing-masing bahan dalam bentuk segar sebanyak 60 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sekaligus.

Sariawan, Diare
Daun senggani muda sebanyak 2 Iembar dicuci bersih lalu dibilas dengan air matang. Daun tersebut kemudian dikunyah dengan sedikit garam, lalu airnya ditelan.

Diare
Daun senggani muda sebanyak 1 genggam, 5 g kulit buah manggis dan 3 lembar daun sembung, semua bahan dalam bentuk segar, setelah dicuci lalu direbus dengan 1½ gelas air bersih sampai tersisa menjadi 1/2 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum, yaitu pagi, siang, dan sore.

Bisul
Daun senggani segar sebanyak 50 g direbus. Air rebusannya diminum, ampasnya dilumatkan dan dibubuhkan pada bisul, lalu dibalut.

Menetralkan racun
Singkong akar atau daun senggani sebanyak 60 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum sekaligus.

Perdarahan rahim
Biji senggani sebanyak 15 g disangrai sampai hitam lalu direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Kisaat | Valeriana officinalis

kisaat

kisaat

Kandungan
a. minyak atsiri
b. asam valerianat
c. butirat
d. asetat
e. formiat
f. terpen
g. dipenten
h. terpinerol
i. bonilalkohol
j. alkaloida
k. valerianina
l. zat penyamak
m. lemak
n. zat abu

Manfaat
a. menyembuhkan keputihan
b. menyembuhkan perasaan gelisah dan cemas berlebihan

Gadung Cina | Smilax china

gadung-cina

gadung-cina

GADUNG CINA memiliki nama latin Smilax china L. dapat ditemukan tumbuh liar di daerah semak belukar pada lereng bukit, daerah pedesaan, di hutan atau di tanam di pekarangan sebagai tanaman obat. Tanaman menahun yang tumbuh merambat, mempunyai rimpang yan menjalar, tebal dan keras, dengan lekukan tidak teratur dan akar serabut. Batangnya keras, bulat dengan duri tajam, panjang 1-3 cm, daun letak berseling, bulat sampai bulat memanjang, panjang 5-12 cm, lebar 2,5-5 cm, ujung runcing, tepi rata, tulang daun melengkung 3-5 cm dengan 2 sulur pada dasar tangkainya. Bunga kecil berwarna hijau kuning, keluar dari ketiak daun berbentuk payung majemuk. Buahnya buni, bulat, bila masak warnanya merah. Kandungan kimia: steroid, saponin, diosgenin, alkaloid phenolasam amino, zat gula.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN GADUNG CINA
Perbanyakan tanaman dengan umbinya. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian gulma dan hama penyakit serta penyiraman yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada dataran rendah sampai dataran tinggi.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Rimpang, daun.

KHASIAT GADUNG CINA
Pemberian ekstrak akar gadung cina dosis 200 mg/kg pada tikus nyata menurunkan kadar gula darah.
Akar gadung cina mempunyai aktivitas antikanker.
Senyawa bioaktif dari gadung cina fraction of macroporous resin (FMR)
menghambat pembesaran prostat.
Selain iu mengobati keputihan, bengkak, bisul

RESEP
Kanker
250-500 gadung cina direbus dengan 3.000 cc air bersih selama 1 jam kemudian api dikecilkan dan di godok selama 3 jam, kemudian sisa air godokannya ditambah 30-60 g lemak sapi, biarkan selama 1 jam sehari. Baik untuk kanker esophagus, lambung, rectum, payudara. Sangat efektif untuk kanker lambung.

Keputihan
300 g rimpang gadung cina ditumbuk dan digodok dengan air, kemudian ditambah gula 60 g, tiap hari diminum.

Bisul, bengkak
Sehelai daun gadung cina setelah dicuci bersih ditempelkan pada tempat yang sakit, sampai keluar airnya. Bila belum keluar air, daunnya diganti.

Tabat Barito | Ficus deltoidea

tabat-barito

tabat-barito

TABAT BARITO (Ficus deltoidea Jack) termasuk dalam famili Morales yang merupakar salah satu tumbuhan obat-obatan berpotensi di Kalimantan, jenis daun berbentuk telur. Tanaman tabat barito termasuk tumbuhan langka dan sejenis tanaman epifit yang hidup menumpang pada tumbuhan lain yang lebih besar hanya untuk mendapatkan cahaya matahari. Ciri-cirinya termasuk perdu dengan tinggi 0,5-3 m, batang bulat dan berlignin, batang cokelat abu-abu dan mengeluarkan eksudat.Tumbuhan ini banyak terdapat di kawasan belukar di tepi laut atau hutan di pergunungan. Tanaman ini tidak tumbuh di kawasan hutan bakau. Tanaman ini mengandung senyawa triterpenoid ( 38,24%), flavonoid (16%), steroid (2,33%), dan alkaloid (1,12%). Daunnya memiliki senyawa dari golongan saponin dan glikosida. Selain itu tanaman ini mengandung auron, luteiolin, anthocyanine, aglicon, dan tricyne.

KHASIAT TABAT BARITO
Tabat Barito (Emas Cotek) berkhasiat untuk mengecilkan rahim dan mengembalikan rahim pada keadaan semula setelah melahirkan, mengobati keputihan dan melancarkan haid. Serta dapat digunakan sebagai tonik untuk lelaki dan perempuan. Selain itu, tapat barito juga dapat mencegah dan menyembuhkan penyakit-penyakit seperti paru- paru berair, kencing manis, darah tinggi, lemah jantung, diare, melancarkan peredaran darah dan menyembuhkan penyakit kulit, penyakit kelamin atau yang disebut raja singa (kencing nanah), mencegah atau menghambat pertumbuhan sel tumor. Di samping sebagai tanaman obat Ficus deltiodea termasuk species yang potensial penghasil hutan non kayu (karet, resin, minyak, tanin, bahan pewarna).

RESEP
Untuk ramuan obat, seluruh bagian tanaman direbus kemudian airnya diminum.

Pecut Kuda | Stacytharpheta jamaicensis

pecut-kuda

pecut-kuda

PECUT KUDA mempunyai nama latin Stacytharptieta jatnaicensis L. Vahl. Dan beberapa sinonim yaitu S. marginata Vahl., S. pilosiuscula H.B.K., S. villosa Turcz., S. urticifblia Dal/..

Pecut kuda merupakan tanaman tcrna tahunan, tegak, tinggi 20-90 cm. Daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan. Helaian daun berbentuk bulat telur, pangkal menyempit, ujung runcing, tepi bergerigi, permukaan jelas berlekuk-lekuk, panjang 4-8 cm, lebar 3-6 cm, berwarna hijau tua. Bunga majemuk tersusun dalam poros bulir yang memanjang, seperti pecut, panjangnya 4-20 cm. Bunga mekar dalam waktu yang berbeda, ukurannya kecil, berwarna ungu, jarang berwarna putih. Pecut kuda tumbuh liar di tepi jalan, tanah lapang, dan tempat-tempat telantar lainnya. Tanaman yang berasal dari Amerika tropis ini dapat ditemukan di daerah cerah, sedang, terlindung dari sinar matahari, dan pada ketinggian 1-1.500 m dpl. Senyawa kimia yang dikandung antara lain adalah karbohidrat, glikosida, saponin, flavonoid, tanin, terpenoid dan alakaloid.

CARA MENDAPATKAN PECUT KUDA
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan dan penyiraman air yang cukup. Pecut kuda dapat tumbuh liar di tepi jalan, tanah lapang dan tempat terlantar lainnya. Tanaman ini juga ditemukan di daerah cerah, sedang, terlindung dari sinar matahari dan pada ketinggian 1-1.500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, tangkai, akar

KHASIAT PECUT KUDA
Di masyarakat, tanaman pecut kuda dikenal bisa digunakan sebagai pembersih darah, anti radang dan diuretik. Juga bisa digunakan mengatasi penyakit wanita seperti haid tidak teratur dan keputihan. Selain itu juga dimanfaatkan untuk antihepatitis, antidiabetes, pengobatan masalah kulit, mengatasi ketegangan dan insomnia. Pecut kuda juga bisa digunakan untuk membersihkan luka. Penelitian menunjukkan tanaman ini bersifat toksik terhadap nyamuk Aedes aegyptii dan berpotensi dimanfaatkan sebagai larvasida atau adultisida untuk mencegah penyakit demam berdarah. Pecut kuda juga berkhasiat antioksidan.

RESEP
Radang tenggorokan, batuk
Sediakan 50 g seluruh bagian tanaman pecut kuda segar, 2 buah kencur ukuran sedang, 2 siung bawang putih. Cuci bahan-bahan tersebut, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan ½ cangkir air gula sambil diaduk rata, lalu peras dan saring. Selanjutnya minum air yang terkumpul, lakukan 3 kali sehari selama 3-5 hari.

Keputihan
Cuci 50 g akar pecut kuda segar lalu iris-iris seperlunya. Tambahkan 3 gelas air bersih, lalu rebusan sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring dan air saringannya dibagi untuk dua kali minum, pagi dan sore hari masing-masing ½ gelas.

Hepatitis A
Cuci 5-10 tangkai bunga pecut kuda sampai bersih, lalu potong-potong seperlunya. Tambahkan gula batu secukupnya, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1  gelas. Setelah dingin saring dan air saringannya diminum. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Rematik
Cuci 10-60 g seluruh bagian tanaman pecut kuda segar, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa 1 gelas. Setelah dingiin, saring dan air saringannya diminum sehari 2 kali, masing-masing ½ gelas.

Pinang | Areca catechu

pinang

pinang

PINANG adalah sejenis palma yang tumbuh di daerah Pasifik, Asia dan Afrika bagian timur. Nama ilmiah dari tanaman ini adalah Areca catechu, famili Arecaceae. Sebutani pinang di beberapa daerah antara lain adalah pineung (Aceh), pining (Batak Toba), penang (Madura), jambe (Sunda dan Jawa), bua, ua, wua, pua, fua, hua (aneka bahasa di Nusa Tenggara dan Maluku). Batang pinang lurus dan dapat mencapai ketinggian 25 m dengan diameter 15 cm. Pelepah daun berbentuk tabung dengan panjang 80 cm, tangkai daun pendek; helaian daun panjangnya sampai 80 cm, anak daun 85 x 5 cm, dengan ujung sobek dan bergerigi.

Buah pinang berbentuk bulat telur terbalik memanjang, merah oranye, panjang 3,5-7 cm, dengan dinding buah yang berserabut. Biji 1 berbentuk telur, dan memiliki gambaran seperti jala. Biji pinang rasanya pahit, pedas dan hangat serta mengandung 0,3-0,6%, alkaloid, seperti arekolin (C8HnN02), arekolidine, arekain, guvakolin, guvasine dan isoguvasine. Selain itu juga mengandung red tannin 15%, lemak 14% (palmitic, oleic, stearic, caproic, caprylic, lauric, myristic acid), kanji dan resin. Biji segar mengandung kira-kira 50% lebih banyak alkaloid dibandingkan biji yang telah mengalami perlakuan.

KHASIAT PINANG
Biji pinang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit seperti haid dengan darah berlebihan, hidung berdarah (mimisan), koreng, borok, bisul, eksim, kudis, difteri, cacingan (kremi, gelang, pita, tambang), diare dan disentri oleh masyarakat Desa Semayang Kutai-Kalimatan Timur. Selain itu digunakan juga untuk mengatasi bengkak karena retensi cairan (edema), rasa penuh di dada, luka, batuk berdahak, diare, terlambat haid, keputihan, beri-beri, malaria, memperkecil pupil mata.

Biji dan kulit biji bagian dalam dapat juga digunakan untuk menguatkan gigi goyah, bersama-sama dengan sirih. Air rendaman biji pinang muda digunakan untuk obat sakit mata oleh suku Dayak Kendayan, di kecamatan Air Besar Kalimantan Barat. Pinang muda dapat digunakan bersama dengan buah sirih untuk menguatkan gigi. Umbut pinang muda dapat digunakan untuk mengobati patah tulang, dan sakit pinggang. Daun pinang berguna untuk mengatasi masalah tidak nafsu makan. Sabut pinang digunakan untuk gangguan pencernaan, sembelit dan edema.

RESEP
1. Untuk mengatasi penyakit seperti haid dengan darah berlebihan, hidung berdarah (mimisan), koreng, borok, bisul, eksim, kudis, difteri, cacingan (kremi, gelang, pita, tambang), diare dan disentri, biji pinang direbus. Air hasil rebusannya kemudian diminum

2.Pinang muda dapat dikunyah dengan sirih untuk menguatkan gigi.

Keterangan: Mengingat kandungan kimia tanaman pinang yakni alkaloid arekolin mengandung racun dan penenang sehingga tidak dianjurkan untuk pemakaian dalam jumlah besar.

Kunyit | Curcuma domestica

kunyit

kunyit

KUNYIT (Curcuma domestica) termasuk salah satu tanaman rempah dan obat, habitat asli tanaman ini meliputi wilayah Asia khususnya Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami persebaran ke daerah Indo-Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika. Hampir setiap orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya pernah mengkonsumsi tanaman rempah ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakanj jamu atau untuk menjaga kesehatan dan kecantikan. Nama daerah Kunir (Jawa), koneng (Sunda), konyet (Madura). Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin dan bisdesmetoksikurkumin dan zat-zat manfaat lainnya. Kandungan zat: kurkumin, detoksikurkumin, bisdemetoksikurkumin, sisanya minyak asiri, lemak, karbohidrat, protein, pati, vitamin C, garam-garam, mineral (zat besi, fosfor, dan kalsium).

CARA MENDAPAT KUNYIT
Perbanyakan tanaman dengan rimpang ini dapat dilakukan dengan cara memilih rimpang indukan yang bermata tunas 2-3 mata tunas kemudian disemai pada media semai. Perawatannya meliputi pemupukan pengendalian gulma dan hama penyakit, pembumbunan tanaman. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-2.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Rimpang.

KHASIAT KUNYIT
Pemberian kunyit bermanfaat menghambat terjadinya degenerasi albuminosa pada ginjal mencit (tikus putih kecil) Balb/c yang diberi parasetamol, kurkumin pada kunyit berpotensi sebagai antifertilitas dan penolak nyamuk. Khasiat lain dari kunyit antara lain: Bagian rimpangnya untuk mengobati diabetes mellitus, tifus, usus buntu, disentri, sakit keputihan, haid tidak lancar, perut mulas saat haid, memperlancar ASI, penyakit cangkrang, amandel, berak lendir, dan morbili.

1. Diabetes mellitus
3 rimpang kunyit, ½ sendok teh garam. Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum 2 kali seminggu ½ gelas.

2. Tifus
2 rimpang kunyit, 1 bonggol sere, 1 lembar daun sambiloto. Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk halus dan dipipis, kemudian ditambah 1 gelas air masak yang masih hangat, dan di saring. Cara menggunakan: Diminum, dan dilakukan selama 1 minggu berturut-turut.

3. Usus buntu
1 rimpang kunyit, 1 butir buah jeruk nipis, 1 potong gula kelapa/aren, garam secukupnya. Cara membuat: Kunyit diparut dan jeruk nipis diperas, kemudian dicampur dengan bahan yang lain dan disedu dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring. Cara menggunakan: Diminum setiap pagi setelah makan, secara teratur.

4. Disentri
1-2 rimpang kunyit, gambir dan kapur sirih secukupnya. Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas keiiiudten disaring. Cara menggunakan: Diminum dan diulangi sampai sembuh.

5. Sakit Keputihan
2 rimpang kunyit, 1 genggam daun beluntas, 1 gagang buah asam,l potong gula kelapa/aren. Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian di saring. Cara menggunakan: Diminum 1 gelas sehari.

6. Haid tidak lancar
2 rimpang kunyit, ½ sendok teh ketumbar, ½ sendok teh biji pala, ½ genggam daun srigading. Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk halus kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Cara menggunakan: Diminum 1 gelas sehari.

7. Perut mulas pada saat haid
1 rimpang kunyit sebesar 4 cm, 1 rimpang jahe sebesa 4 cm, 1/2 rimpang kencur sebesar 4 cm. Cara membuat: Semua bahan tersebut dicuci bersih dan diparut untuk diambil airnya, kemudian di tambah dengan perasan jeruk nipis, diseduh dengan ½ gelas air panas dan disaring. Cara menggunakan: Ditambah garam dan gula secukupnya, dan diminum pada hari pertama haid.

8. Memperlancar ASI
1 rimpang kunyit. Cara membuat: Kunyit ditumbuk sampai halus. Cara menggunakan: Dioleskan sebagai kompres di seputar buah dada 1 kali setiap 2 hari.

9. Cangkrang (Waterproken)
2 rimpang kunyit, 1 genggam daun eceng, Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk sampai halus. Cara menggunakan: Dioleskan pada bagian yang kena cangkrang.

10. Amandel
1 rimpang kunyit, 1 butir jeruk nipis, 2 sendok madu. Cara membuat: Kunyit diparut, jeruk diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu dan ½ gelas air hangat, diaduk sampai merata dan disaring. Cara menggunakan: Diminum secara rutin 2 hari sekali.

11. Berak lendir
1 rimpang kunyit, 1 potong gambir, ¼ sendok makan kapur sirih. Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring. Cara menggunakan: Diminum 2 kali sehari ½ gelas, pagi, dan sore.

12. Morbili
1 rimpang kunyit dan 1 rimpang dringo, bangle. Cara membuat: Kedua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus. Cara menggunakan: Dioleskan pada seluruh badan sebagai bedak.