Sidawayah | Woodfordia floribunda

sidawayah

sidawayah

SIDAWAYAH dengan nama latin Woodfordia floribunda Salisb. Merupakan tanaman tahunan berupa perdu tegak yang tingginya dapat mencapai 4 m. Percabangan sidawayah sangat banyak dengan batang berkayu dan majemuk. Daun sidawayah berbentuk bundar sampai lancet. Bunganya berbentuk tandan yang tumbuh di ketiak daun dengan kelopak berwarna merah, berbulu, dan berbentuk helaian bundar telur.

CARA MENDAPATKAN SIDAWAYAH
Sidawayah biasanya tumbuh dengan baik pada ketinggian 280 m dpi. Perbanyakan bibit sidawayah dapat dilakukan dengan stek batang.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah, bunga dan daun

KHASIAT SIDAWAYAH
Buah dan daun sidawayah secara empiris digunakan untuk mengobati disentri, coreng, nyeri ginjal dan encok. Ramuan bunga dan buah sidawayah digunakan untuk nenyembuhkan disentri, sariawan perut, wasir, mempermudah proses persalinan, serta berpotensi sebagai antikanker. Ekstrak tanaman ini pun dilaporkan dapat mengatasi peradangan.

RESEP:
Buah sidawayah dibakar lalu digerus hingga menjadi serbuk dan ditaburkan pada luka.

Daun sidawayah dibakar dan digerus lalu dibalurkan pada luka seperti bekas potongan tali pusat bayi yang baru lahir atau tempat yang terinfeksi bakteri.

Biji sidawayah sebanyak 2 sendok makan direbus dalam air 3 gelas hingga tinggal 2 gelas, lalu disaring dan air rebusan diminum sebanyak 1 gelas untuk mengatasi kencing berdarah.

Sebanyak 100 g sidawayah kering, 100 g daun prasman, 100 g kayu manis cina, dan 100 g akar galling diseduh dalam air mendidih selama 10 menit di atas api kecil. Lalu cairan disaring dan diminum untuk mengobati sariawan.

Sebanyak satu sendok kecil bunga sidawayah direbus dalam 200 ml air. Bila tinggal 50 ml, campuran didinginkan dan diminum untuk penderita demam sulit kencing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *