Anting-Anting | Acalypha australis

anting-anting

anting-anting

ANTING-ANTING merupakan tanaman yang tumbuh dalam bentuk semak. Memiliki batang tegak, berambut halus, dan berwarna hijau serta memiliki akar tunggang. Daun anting-anting berwarna hijau dengan panjang 3-4 cm dan lebar 2-3 cm. Daun tunggal dengan ujung runcing dan tepi bergerigi. Bunga anting-anting merupakan bunga majemuk berbentuk bulir yang keluar dari ketiak daun dan ujung cabang. Buah anting-anting berbentuk bulat dan berwarna hitam sementara bijinya berbentuk bulat panjang berwarna cokelat. Nama latin dari anting-anting ialah Acalypha australis Linn atau Acalypha itidica.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN ANTING-ANTING
Anting-anting dapat diperbanyak dengan menggunakan biji. Tanaman ini membutuhkan tanah yang agak lembap. Tanaman ini dapat tumbuh liar maupun di tanam dalam pot.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Batang, daun

KHASIAT ANTING-ANTING
Seluruh bagian tanaman dapat digunakan baik segar maupun kering. Tanaman yang memiliki zat aktif maksimal adalah tanaman yang minimal sudah berumur 2 hingga 3 bulan. Tanaman anting-anting memiliki aktivitas antibakteri dan efektif menghambat pertumbuhan banteri Escherichia coli, Bacillus subtilis, dan Staphylococcus aureus. Penelitian lain menyebutkan bahwa ekstrak anting-anting dapat menghambat pertumbuhan S. aureus, S. epidermidis, B. cereus, dan Streptococcus faecalis. Anting-anting secara empiris digunakan untuk mengobati disentri, diare, batuk, dermatitis, dan diabetes.

RESEP
Disentri dan diare
Sebanyak 30-60 g tanaman anting-anting kering direbus dan air rebusannya diminum 2 kali sehari selama 5-10 hari.

Dermatitis
Tanaman anting-anting segar direbus, air rebusannya digunakan untuk mencuci kulit yang sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *