Portulaca | Portulaca grandiflora

portulaca

portulaca

Nama daerah
Bunga pegawai tinggi, kembang tabuh delapan, sutera bombai apulaka

Uraian tanaman
Terna (herba) semusim, tinggi 15-30 cm, berbatang basah, sering bercabang mulai dari pangkal. Batang tumbuh tegak atau sebagian/seluruhnya terletak di atas tanah. Warnanya merah atau hijau.

Tanaman hias dari Brasil ini dipelihara sebagai tanaman pinggir di taman-taman, dan terdapat dari dataran rendah sampai 1.400 m di atas permukaan laut. Daunnya tunggal, tebal berdaging, berbentuk bulat silindris dengan panjang 1-3,5 cm ujungnya tumpul. Duduknya tersebar di ujung batang berjejal rapat ke bagian pangkal. Batang pada ruasnya berambut halus.

Bunga berkumpul berkelompok 2-8 di ujung batang. Mekar pad apagi hari dan layu menjelang sore. Warnanya merah dadu, putih, oranye, atau kuning. Perbanyakan dengan stek.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa pahit, dingin. Menghilangkan bengkak, menghilangkan sakit, antiradang, melancarkan aliran darah.

Kandungan kimia
Seluruh herba mengandung portulal. Batang dan bunga mengandung betacyanin, betanin, betanidin

Kegunaan
Sakit tenggorok
Memar

Pemakaian luar:
Herba segar dicuci bersih, kemudian dilumatkan atau diperas airnya, untuk pemakaian di tempat yang sakit pada bisul, radang, kulit bernanah, tersiram air panas, luka bakar, eksem.

Cara pemakaian
Sakit tenggorok: Herba segar dicuci bersih, digiling halus, kemudian diperas airnya sampai terkumpul 1 cangkir. Tambahkan sedikit borax, dipakai untuk kumur-kumur.

Eksema, bisul pada bayi: herba segar dicuci bersih, kemudian dilumatkan. Perasan airnya dioleskan ke tempat yang sakit.

Koreng: Tangkai segar dicuci bersih, kemudian dilumatkan. Bubuhkan di tempat yang sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *