Monthly Archives: March 2015

Pulutan | Urena lobata

pulutan

pulutan

TANAMAN pulutan (Urena lobata Linn.) memiliki beberapa nama sinonim, yaitu Urena monopetala. Lour; Urena scabriuscula; Urena sinuata, Linn; Urena tornentosa, Blume dan nama daerah, yaitu Pungpulutan, pungpulutan awewe, pungpurutan (Sunda); legetan, pulutan pulutan kebo, pulutan sapi (jawa); Polot (Madura), Kapuhak, kaporata (Sumba),; Bejak, kakamomoko, kokomomoko (Halmahera),; Taba toko (Ternate).; Di tao hum (China). Tanaman ini termasuk ke dalam suku malvaceae, tumbuh di iklim tropis, di tempat-tempat liar seperti ladang, tanah kosong yang banyak tersinari matahari sampai setinggi ± 1. 800 m dpl. Pulutan termasuk tanaman perdu, tegak , batang dan tangkai liat sulit dipatahkan, seluruh tanaman ditumbuhi rambut halus, tinggi dapat mencapai 1 m, daun tunggal, berlekuk menjari 3,5 atau 7, tumbuh berseling, panjang 3-8 cm, lebar 1-6 cm, tepi bergigi, warna daun bagian atas hijau, bagian bawah hijau muda, pangkal daun bulat, ujungnya runcing. Bunga berwama ungu. Buahnya bulat, berambut, beruang 5, yang berisi 1 biji di tiap ruangan. Batang dan daunnya mengandung zat lendir. Pulutan memiliki efek farmakologi sebagai antibakteri, anti radang, anti rematik anti inflamasi. Bunganya mengandung senyawa flavonoid, yaitu kaemferol 3-O-P glucoside, quercetin 3-O-p glucoside, kaemferol 3-O-P rutinoside, quercetin 3-O-p rutinoside, kaemferol 7-0 glucoside, kaemferol dan quercetin. Bagian yang digunakan untuk obat seluruh bagian tanaman. Perbanyakar» tanaman dengan biji

KHASIAT PULE LANDAK
Mengobati panas inluenza, batuk, radang tonsil (tonsilitis), malaria, rematik, keputihan, bengkak,muntah darah, sukar melahirkan, bisul, luka berdarah, tulang patah, payudara bengkak dan gigigitan ular. Air rebusan akarnya dapat diminum untuk membantu melancarkan proses persalinan. Bunganya yang memiliki banyak lendir dapat digunakan sebagai bahan untuk kosmetik dalam bentuk lulur atau masker terutama, sebagai emoliensia atau pelembut kulit muka, mengurangi kerutan vvajah dan mengecilkan pori-pori kulit.

RESEP
Influenza: sebanyak 24 g akar direbus kemudian diminum airnya.

Disentri, diare, rematik: Sebanyak 30 – 60 g akar kering direbus kemudian diminum airnya.

Keputihan, kencing keruh: Sebanyak 30 – 60 g akar segar direbus, diminum airnya.

Bengkak karena nephritis: Sebanyak 30-60 g akar segar ditambah air secukupnya, rebus sampai mendidih, diminum sehari 2 kali.

Koreng berdarah, bisul ditempeli bunga pulutan.

Purple Broccoli | Brassica oleracea

purple-broccoli

purple-broccoli

Kandungan
a. provitamin A
b. vitamin C
c. vitamin E
d. asam folat
e. antioksidan
f. nutrisi
g. fivonoid
h. serat

Manfaat
a. mengatasi semua masalah dan gangguan lambung
b. mencegah timbulnya diabetes mellitus
c. mencegah hiperglikemia yang memicu diabetes mellitus
d. mencegah penyakit kanker
e. mencegah penuaan dini
f. kaya akan serat
g. bagus untuk kesehatan mata
h. memudahkan buang air besar
i. meningkatkan produksi enzim

Ramuan tradisional mencegah berbagai penyakit
Purple broccoli banyak digunakan sebagai lalapan dan sayur. Bentuknya yang tidak biasa, membuatnya sering digunakan sebagai hiasan berbagai jenis masakan. Tidak ada ramuan khusus untuk memperoleh manfaatnya, selain menyarankan untuk mengonsumsinya dalam jumlah cukup setiap hari.

Rumput Mutiara | Hedyotis corymbosa

rumput-mutiara

rumput-mutiara

TANAMAN Rumput Mutiara memiliki nama Latin Hedyotis corymbosa dengan sinonim Oldetilandia corymbosa, Linn termasuk dalam famili Rubiaceae. Nama lokal Rumput Mutira yaitu Rumput Siku-Siku, Bunga Telor Belungkas (Indonesia); Daun Mutiara, Rumput Mutiara (Jakarta); Katepan, Urek-Urek Polo (Jawa), Pengka (Makasar); Shui Xian Cao (China). Tanaman ini seperti rumput tumbuh rindang berserak, agak lemah, tinggi 15-50 cm, mempunyai banyak percabangan. Batang bersegi, daun berhadapan bersilang, tangkal daun pendek/hampir duduk, panjang daun 2 – 5 cm, ujung runcing, tulang daun satu di tengah. Ujung daun mempunyai rambut yang pendek. Bunga ke luar dari ketiak daun, bentuknya seperti payung berwarna putih, berupa bunga majemuk 2-5, tangkai bunga (induk) keras seperti kawat, panjangnya 5-10 mm.
Tanaman ini memiliki rasa manis, sedikit pahit, lembut, netral, agak dingin, mengandung senyawa hentriacontane, stigmasterol, asam ursolat, asam oleanolat, (sitosterol, sitisterol-D-glukosida, asam p-koumarat, flavonoid glikosida dan baihuasheshecaosu (kemungkinan analog koumarin).

CARA MENDAPATKAN RUMPUT MUTIARA
Perbanyakan tanaman rumput mutiara dapat dilakukan dengan biji. Biji ditanam di persemaian, setelah tumbuh dipindahkan ke polybag, setelah tanaman cukup besar, baru dipindahkan ke lahan. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat pada tanah lembap, serta banyak dijumpai di pinggir jalan dan selokan. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat 250-1.500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Seluruh bagian tanaman

KHASIAT RUMPUT MUTIARA
Tanaman Rumput Mutiara secara tradisional banyak digunakan untuk menghilangkan panas, antiradang, diuretik, menyembuhkan bisul (anticarbuncular), menghilangkan panas dan toxin, mengaktifkan circulasi darah, mengobati penyakit tonsilis, bronkhitis, gondongan, pneumonia, radang usus buntu, hepatitis, radang panggul, infeksi saluran kemih, borok, kanker lambung, kanker servix, kanker payudara, rectum, fibrosarcoma, dan kanker nasofaring. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol Rumput Mutiara memiliki aktivitas hepatoprotektif sehingga dapat menangani sakit liver/hepatitis, memiliki aktivitas antioksidan, sitotoksik efek dan aktivitas sebagai anti bakteri.

RESEP
Bagian tanaman yang biasa digunakan adalah seluruh tanaman, segar atau dikeringkan. Pada umumnya untuk pemakaian secara oral menggunakan tanaman Rumput Mutiara sebanyak 15-60 g kemudian direbus. Ekstrak tanaman juga dapat dibuat dalam bontuk tablet, granul dan obat suntik. Pemakaian luar untuk mengobati memar, infeksi kulit akibat bakteri, gigitan ular, tersiram air panas, tulang patah dan terkilir, umumnya dengan cara melumatkan herba segar, kemudian dibubuhkan di tempat yang sakit.

Radang usus buntu (Acute simple appendicitis) dan peritonitis lokal yang ringan
60 g Seluruh bagian tanaman Rumput Mutiara direbus, dibagi untuk 2-3 kali minum, selama 6-8 hari. Pada kasus berat, harus dengan campuran lain.

Sumbatan saluran sperma (Epididymic stasis)
30 g Seluruh bagian tanaman Rumput Mutiara direbus. Air rebusan diniinum selama 3-4 minggu, pada kasus-kasus nyeri buah zakar akibat gumpalan sperma setelah dilakukan pengikatan saluran epididymis.

Penyakit Kanker
30-60 g Seluruh bagian tanaman Rumput Mutiara direbus. Air rebusan diminum. Ditambahkan pada pengobatan konvensional/obat anti tumor, baik bersama-sama atau diberikan berseling.

Efek samping pemakaian tanaman ini yaitu pada beberapa penderita merasakan mulut kering setelah pemakaian selama 10 hari. Suntikan dosis tinggi menyebabkan penurunan sel darah putih yang ringan, dan kembali normal setelah 3-5 hari obat dihentikan. Beberapa kasus chronic asthmatic bronchitis menyebabkan nervous.

Tanduk Rusa | Platycerium bifurcatum

tanduk-rusa

tanduk-rusa

Tanduk rusa adalah tanaman epifit dengan akar melekat di batang pohon lain atau bebatuan. Batang berupa rimpang lunak, namun liat dan sulit dipotong. Daun dengan dua tipe, tipe pertama selalu steril berbentuk perisai tegak, mengering pada kondisi kurang air, fungsinya mengumpulkan dedaunan kering dan penangkap air, sehingga kelembapan bagi rimpang terjaga. Tipe kedua menjuntai dari “pusat” daun tipe pertama dengan bentuk menyerupai tanduk rusa. Fungsinya sebagai pembawa spora yang terletak di sisi bawah daun, panjang daun yang menjuntai dapat mencapai satu meter atau lebih. Tergantung jenisnya. Tanduk rusa dapat memiliki daun ferni yang menjuntai hingga 2,5 m. Spora terdapat pada sporangia yang terlindung oleh sori yang tumbuh menggerombol di sisi bawah daun, menyebabkan flek berwarna cokelat pada daun.

Nama daerah
Daun tanduk rusa, simbar agung (Indonesia), simbar menjangan (Jawa, Bali), paku uncal (Sunda)

Khasiat
Mengobati demam, radang rahim luar, haid tidak teratur, bisul, abses

Bagian yang digunakan
Daun

Wijaya Kusuma | Epiphyllum anguliger

wijaya-kusuma

wijaya-kusuma

WIJAYAKUSUMA (Epiphyllum anguliger) termasuk jenis kaktus, divisi anthophiu bangsa opuntiales dan kelas dicotiledoneae. Jenis kaktus terdapat sekitar 1.500 jenis (famili). Bunga wijayakusuma hanya merekah beberapa saat saja dan tidak semua tanaman wijayakusuma dapat berbunga dengan mudah, tergantung dari iklim kesuburan tanah dan cara pemeliharaan. Pada umumnya tanaman jenis kaktus sukai untuk ditentukan morfologinya, tetapi wijayakusuma dapat dilihat dengan jelas mana bagian daun dan mana bagian batangnya, setelah tanaman ini berumur tua. Batang pohon wijayakusuma sebenarnya terbentuk dari helaian daun yang mengeras dan mengecil. Helaian daunnya pipih, berwarna hijau dengan permukaan daun halus tidak berduri, Pada setiap tepian daun wijayakusuma terdapat lekukan-lekukan yang ditumbuhi tunas daun atau bunga. Kandungan kimia dalam tanaman ini belum diketahui secara pasti karena belum ada penelitian khusus untuk tanaman ini, namun tanaman ini mempunyai daya ampuh meredam rasa sakit dan menetralisir pembekuan darah. Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah bunga dan batangnya. Pemakaian dapat dalam bentuk segar atau dikeringkan untuk penyimpanan.

CARA MENDAPATKAN WIJAYA KUSUMA
Perbanyakan tanaman dengan cara anakan. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini dapat hidup subur di daerah sedang sampai tropis dan tumbuh baik ditempat yang tidak terlalu panas.

KHASIAT WIJAYA KUSUMA
Bunga Wijayakusuma rasanya manis, sifatnya netral, berkhasiat antiradang, penghenti perdarahan (hemostatis), obat batuk dan peluruh dahak (mukolitik). Batang rasanya asin, asam, sifatnya sejuk, dan berkhasiat antiradang.
Wijaya kusuma dipercaya dapat mengobati:
• TB paru dengan batuk dan dahak berdarah,
• sesak napas (asma),
• radang tenggorok (faringitis),
• nyeri lambung (gastritis), muntah darah, dan
• perdarahan rahim(uterine bleeding).

RESEP
Obat luka
Satu helai daun wijayakusuma ditumbuk halus kemudian dioleskan pada luka dan dibalut verban.

Obat TB paru dengan batuk dan dahak berdarah
Rebus bunga wijayakusuma segar (3-5 kuntum), dengan tiga gelas air sampai tarsisa satu gela? Tambahkan gula aren (15 g). Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali, masing-masing setengah gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Obat perdarahan rahim
Bersihkan bunga wijakusuma segar (2-3 kuntum) dan daging tanpa lemak (50 g), lalu potong-potong seperlunya. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan air sampai semua bahan terendam, lalu tim. Setelah dingin, minum airnya. Isinya dimakan. Lakukan sehari dua kali, masing-masing separuhnya.

Obat sesak napas
Cuci bunga wijayakusuma segar (3-5 kuntum), lalu potong-potong seperlunya. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan gula batu dan air sampai permukaannya terendam seluruhnya, lalu tim. Setelah dingin, saring dan minum airnya seharidua kali, masing-masing separuhnya.

Andaliman | Zanthoxylum acanthopodium

andaliman

andaliman

ANDALIMAN dengan nama latin Zanthoxylum acanthopodium SC merupakan tanaman perdu dengan tinggi mencapai 3-8 m. Batangdan cabangandaliman kasar, berbulu halus dan berduri. Andaliman merupakan salah satu rempah yang digunakan masyarakat Batak Angkola dan Batak toba. Buah andaliman berbentuk bulat kecil berwarna hijau. Bila digigit buah ini mengeluarkan aroma yang wangi dan rasa tajam yang khas dan dapat merangsang produksi air liur.

CARA MENDAPATKAN ANDALIMAN
Andaliman merupakan tumbuhan yang berasal dari daerah Himalaya subtropis. Di Indonesia, tumbuhan ini terdapat di Sumatera Utara dan ditemukan liar di pegunungan pada ketinggian 1.400 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah

KHASIAT ANDALIMAN
Buah andaliman biasa digunakan sebagai bahan aromatik, tonik, perangsang nafsu makan, dan obat sakit perut. Buah andaliman pun dilaporkan memiliki khasiat sebagai antidiabetes dan antioksidan.

RESEP
Untuk menambah nafsu makan, andaliman dicampurkan dengan bahan makanan vang akan disajikan. Sebagai antidiabetes buah andaliman direbus, dan air rebusannya diminum.

Bawang Bombai | Allium cepa

bawang-bombay

bawang-bombay

Kandungan
a. allicin
b. asam amino
c. kalsium
d. mangaan
e. sodium
f. sulfur
g. vitamin C
h. vitamin E
i. minyak atsiri
j. quercitin
k. fitokimia antosianin
l. curcumin

Manfaat
a. meningkatkan kadar kolesterol
b. meningkatkan jumlah kolesterol baik
c. memperbaiki penyempitan pembuluh darah
d. menyembuhkan hipertensi
e. mengatasi flu
f. meredakan sakit perut
g. menurunkan kadar gula darah
h. mencegah kanker
i. mencegahan pemecahan insulin di hati
j. merangsang produksi insulin oleh pankreas
k. mencegah osteoporosis
l. mencegah maag
m. kaya antioksidan alami
n. menetralkan asam lambung

Ramuan tradisional mencegah berbagai penyakit
Mengingat manfaat bawang bombai yang luar biasa, setiap orang yang ingin mendapatkan manfaatnya disarankan untuk mengonsumsi bawang bombai secara rutin dalam makanan yang dikonsumsinya, minimal 20 g setiap hari selama 4 minggu. Konsultasikan dengan dokter apabila ingin menggunakannya dalam waktu lama.

Bengkuang | Pachyrrhizus erosus

bengkuang

bengkuang

Kandungan
a. pachyrhizon
b. rotenone
c. vitamin B1
d. vitamin C

Manfaat
a. mengatasi penyakit kulit
b. menyembuhkan diabetes
c. menurunkan panas dan demam
d. menyembuhkan eksem atau gangguan bakteri
e. menyembuhkan sariawan
f. menyembuhkan wasir
g. menghaluskan dan mencerahkan kulit

Bunga Pukul Empat | Mirabilis jalapa

bunga-pukul-empat

bunga-pukul-empat

BUNGA PUKUL EMPAT (Mirabilis jalapa L) adalah tanaman yang dapat tumbuh di mana saja. Tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias di pekarangan atau sebagai pagar pembatas rumah. Bunganya berbentuk terompet, dengan banyak macam warna, antara lain: merah, putih, jingga, kuning, kombinasi/belang-belang. Bunga pukul empat disebut pula bunga sore, disebut demikian karena bunganya mekar saat sore hari dan dapat bertahan hanya sekitar beberapa jam saja. Pada pangkal bunga saat dipetik, akan keluar setitik air yang mempunyai rasa manis.

CARA MENDAPATKAN BUNGA PUKUL EMPAT
Bunga pukul empat tumbuh di dataran rendah yang cukup mendapal sinar matahari maupun di daerah perbukitan.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, akar

KHASIAT BUNGA PUKUL EMPAT
Mengobati penyakit bisul, infeksi saluran klencing, diabetes, keputihan.

RESEP
Bisul: cuci bersih 10 lembar daun kembang pukul empat, lumatkan, lalu tambahkan air garam secukupnya. Tempelkan hasil lumatan pada bisul dan daerah sekelilingnya, lalu balut dengan kain atau perban.

Infeksi saluran kencing prostatitis: rebus 9-15 g kering atau 15-30 g akar segar kembang pukul empat dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring air rebusan dan minum dua kali sehari masing-masing 1 gelas.

Radang amandel: rebus 9-15 g kering atau 15-30 g akar segar kembang pukul empat dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring air rebusan, dan minum dua kali sehari masing-masing 1 gelas.

Kencing manis (diabetes melitus): rebus 9-15 g kering atau 15-30 g akar segar kembang pukul empat dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring air rebusan, minum dua kali sehari masing-masing 1 gelas.

Keputihan: rebus 9-15 g kering atau 15-30 g akar segar kembang pukul empat dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring air rebusan, minum dua kali sehari masing-masing 1 gelas.

Cakar Ayam | Selaginella doederleinii

cakar-ayam

cakar-ayam

TANAMAN cakar ayam memiliki nama latin Selaginella doederleinii Hieron. Di beberapa aerah tanaman yang memang berbentuk seperti cakar ayam ini lebih dikenal dengan imput solo, cemara kipas gunung (Jawa), paku rane (Sunda), menter (Jakarta), tai ntuan (Madura), usia (Ambon), sikili batu dan lingonai (Minangkabau). Sedangkan di hina, tanaman ini juga dikenal dengan nama shi shang be atau juati bai.

Cakar ayam merupakan tanaman paku-pakuan dengan batang bulat dan liat yang tumbuh tegak setinggi 15-35 cm. Batangnya juga bercabang-cabang seperti garpu, tanpa pertumbuhan sekunder dan berwarna putih kecoklatan Daunnya kecil-kecil, alus, berukuran 4-5×2 mm. Bentuknya jorong, dengan ujung meruncing dan pangkal ita. Warna daun bagian atas hijau tua dan bagian bawah hijau muda. Daun tersusun ?rhadapan sampai ke percabangan, di kiri dan kanan sepanjang batang, menyerupai kar ayam dengan sisiknya. Spora berupa 28 sproangium tereduksi berwarna putih, rdapat di ketiak daun. Akarnya berupa akar serabut berwarna cokelat kehitaman ang muncul dari percabangan batang yang berdaun. Tanaman ini bisa terdapat di •pi-tepi sungai, batu-batuan basah, atau di dinding tebing atau jurang basah dengan awa dingin dan tempat yang teduh.

Cakar ayam mengandung alkaloid, saponin, dan fitosterol. Selain itu, cakar ayam juga ketahui mengandung alkaloid glikosida, lignan, fenilpropanon, dan biflavonoid.

CARA MENDAPATKAN CAKAR AYAM
Perbanyakan tanaman menggunakan stump (bibit yang berasal dari semai yang telah hilangkan seluruh daun dan bulu-bulu akarnya sehingga yang tersisa hanya sebagian tang dan sebagian akar utama). Perawatan dengan cara penyiraman yang cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan terutama pupuk dasar. Cakar ayam tumbuh  di ketinggian 400-750 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT CAKAR AYAM
Cakar ayam diketahui berkhasiat untuk menurunkan panas dan melancarkan aliran darah, antitoksik, menghentikan pendarahan, mengobati koreng dan mengurangi bengkak, serta mengobati penyakit yang berhubungan dengan saluran napas seperti batuk, infeksi saluran nafas, radang paru, dan tonsilitis, bahkan benjbagai sebagai antikanker pada kanker tenggorokan. Selain itu, cakar ayam juga berkhasiat untuk mengobati hepatitis, infeksi saluran kencing, perut busung, keputihan, dan patah tulang. Cakar ayam juga memiliki aktivitas antioksidan. Seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan
untuk pengobatan, seperti rematik jika dihaluskan dan dan dioleskan ke bagian tubuh yang rematik, atau jika direbus dan airnva diminum berkhasiat untuk mengobati diare.

RESEP
Kanker
60 g cakar ayam kering direbus 3-4 jam dengan api kecil. Air rebusan diminum setelah dingin.

Batuk, radang paru, radang tenggorokan, radang amandel (tonsilitis)
30 cakar ayam direbus dan air rebusannya diminum.

Patah tulang
15-30 g cakar ayam segar direbus dan air rebusannya diminum. Jika patah tulang tertutup, bisa digunakan untuk pengobatan luar, dengan melumatkan cakar ayam dan ditempelkan pada bagian yang patah.