Monthly Archives: March 2015

Blewah | Cucumis melo var cantalupenis

blewah

blewah

Kandungan
a. air
b. vitamin C
c. vitamin B6
d. vitamin E
e. betakaroten
f. potassium
g. mineral
h. fruktosa
i. glukosa

Manfaat
a. mengusir asam urat
b. menjaga kesehatan jantung, paru-paru dan pembuluh darah
c. mengatasi obesitas, banyak mengandung serat sehingga buah ini juga sangat disarankan bagi mereka yang sedang menjalani program diet.
d. menurunkan tekanan darah tinggi
e. mengurangi pembentukan plak di arteri
f. sebagai pencahar alami
g. isotonik alami yang mengganti ion tubuh
h. menyegarkan badan

Ciplukan | Physalis angulata. Linn.

ciplukan

ciplukan

TUMBUHAN Ciplukan termasuk famili Solanaceae, memiliki sinonim Physalis angulata. Linn, atau Physalis minim, Linn. Nama lokal dari tanaman ini yaitu Morel berry (Inggris); Ciplukan (Indonesia); Ceplukan (Jawa); Cecendet (Sunda); Yor-yoran (Madura); Lapinonat (Seram); Angket, Kepok-kepokan, Keceplokan (Bali); Dedes (Sasak); Leletokan (Minahasa).

Tumbuhan Ciplukan (Physalis peruviana) merupakan tumbuhan liar, berupa semak/perdu yang rendah (pada umunya tinggi tumbuhan sampai 1 m) dan mempunyai umur kurang lebih 1 tahun. Bunganya berwama kuning, buahnya berbentuk bulat dan berwama hijau kekuningan bila masih muda, tetapi bila sudah tua berwarna cokelat dengan rasa asam-asam manis. Buah Ciplukan yang muda dilindungi cangkap (kerudung penutup buah).

Daun Ciplukan mengandung senyawa-senyawa steroidal lakton, flavonoid, physalin, withanolida. Buah Ciplukan mengandung provitamin A, mineral, vitamin C, vitamin B kompleks, gula, fruktosa.

CARA MENDAPATKAN CIPLUKAN
Tumbuhan ini tumbuh dengan subur di dataran rendah sampai ketinggian 1.550 m dpL, tersebar di tanah tegalan, sawah-sawah kering, serta dapat ditemukan di hutan-hutan jati.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Seluruh bagian tanaman.

KHASIAT CIPLUKAN
Seluruh bagian dari tumbuhan ini dapat digunakan. Tumbuhan Ciplukan secar tradisional banyak digunakan untuk pengobatan penyakit diabetes melitus, paru-paru, ayan, borok/penyakit kulit, kanker, malaria, asma, hepatitis, diuretik dan rematik.
Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan ini memiliki berbagai efek fungsional bagi kesehatan tubuh.

Ekstrak tumbuhan ini berpotensi sebagai antiinflamasi, analgesik dan antioksidan karena mengandungsenyawa golonganflavonoid dan fenol. Ekstrak tumbuhan Ciplukan juga memiliki potensi sebagai antileishmania (penyakit yang disebabkan oleh parasit, karena mengandung senyawa steroidal & steroidal lakton. Ekstrak tumbuhan Ciplukan juga meiliki aktivitas sebagai antikanker terhadap sel kanker paru-paru, sel kanker payudara dan sel kanker liver karena mengandung senyawa bioaktif physalin F dan senyawa withanolida. Ekstrak tumbuhan Ciplukan memiliki efek immunomodulatory, antibakteri, efek hepatoprotektif (melindungi liver).

Pemakaian ekstrak tumbuhan ini perlu diperhatikan pemakaian pada wanita, karena terdapat hasil penelitian yang menunjukkan bahwa tumbuhan ini berpotensi sebagai antifertilitas atau mempengaruhi kesuburan.

RESEP
Diabetes Mellitus
Tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta dengan akar-akarnya dan dibersihkan. Tumbuhan dilayukan, kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas, kemudian disaring. Air rebusan diminum 1 kali sehari.

Sakit paru-paru
Seluruh bagian tumbuhan ciplukan yang sudah dibersihkan dan dicuci, direbus dengan 3-5 gelas air sampai mendidih kemudian disaring. Air rebusan diminum 3 kali sehari 1 gelas.

Ayan
Buah Ciplukan sebanyak 8-10 butir dimasak dan dimakan setiap hari secara rutin.

Borok
Daun ciplukan sebanyak 1 genggam ditambah dengan 2 sendok air kapur sirih, ditumbuk sampai halus. Tumbukan daun ditempelkan pada bagian yang sakit.

Bunga Tanjung | Mimasops elengi

bunga-tanjung

bunga-tanjung

Kandungan
a. vitamin A
b. vitamin B
c. vitamin E

Manfaat
a. mengatasi demam
b. mengatasi sakit kepala
c. mengatasi sakit perut

Jambu Bol | Eugenia malaccensis

jambu-bol

jambu-bol

TANAMAN jambu bol termasuk ke dalam famili Myrtaceae, dengan sinonim nama Latin yaitu Eugenia malaccensis atau Caryophyllus malaccensis (L.) Stokes. Nama umum tanaman ini yaitu jambu bol (Indonesia), Mountain Apple (Inggris), Makopa (Philipina), Malay Apple. Nama daerah jambu bol adalah Jambu Ripu (Aceh), Dharsana (Madura), Jambu Bol (Sunda, batak, lampung), Myambu Bol (Bali), Jambu Bo (Minangkabau), Jambu Boa (Jambi) dan Maufa (Nias).
Jambu bol atau jambu dersana merupakan tanaman buah tahunan yang berasal dari kawasan Indo-Cina, Malaysia, Filipina dan Indonesia. Tanaman tahunan ini dapat hidup sampai puluhan tahun. Dua jenis jambu bol lokal yang biasa ditanam adalah jambu bol merah Cianjur dengan potensi 80-100 kg/musim/pohon dan jambu bol putih Congkili dengan potensi1.125-1.250 kg/musim/pohon. Varietas baru berumur genjah adalah Si Mojang yang dapat dipanen 3 kali dalam setahun. Buah Jambu Bol rasanya segar dan baunya sangat harum dijadikan makanan buah segar yang disantap tanpa diolah.

CARA MENDAPATKAN JAMBU BOL
Penyebaran jambu bol di Indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa. Daerah sentra jambu bol yaitu Jawa Barat (Lebak, Bogor, Cianjur, Garut, Ciamis, Sumedang, Subang), Jawa Timur (Purworejo, Boyolali, Karanganyar, Sragenm Jepara), Jawa Tengah (Malang, Banyuwangi, Pamekasan) dan DI Yogyakarta (Kulon Progo). Pada tahun 1991, produksi di pulau Jawa mencapai 51.763 kwintal/tahun. Luas produksi sukar dipastikan karena belum ada perkebunan jambu bol, umumnya ditanam sebagai tanaman pekarangan saja. Diperkirakan jumlah pohon di Pulau Jawa mencapai 879.533. Produksi jambu bol dari tahun ke tahun dapat dikatakan konstan.

Perbanyakan tanaman dengan cangkok atau okulasi ( sambung batang). Tanaman jambu bol mempunyai daya adaptasi yang besar di lingkungan tropis dari dataran rendah sampai tinggi yang mencapai 1.200 m dpl. Pemeliharaan tanaman Jambu Bol dengan cara penyulaman, pemangkasan, pemupukan, penyiraman & pengairan, pemulsaan & pemupukan buah.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Kulit batang, daun.

KHASIAT JAMBU BOL
Daun jambu bol secara tradisional banyak digunakan untuk pengobatan inflamasi dan sariawan. Di daerah Puthia Bangladesh, jambu bol banyak digunakan untuk pengobatan demam dan sakit perut. Di Samoa, ekstrak daun Jambu Bol dapat di gunakan untuk infeksi mulut pada bayi. Kulit batangnya dapat digunakan sebagai obat sariawan, infeksi tenggorokan, batuk, mual dan sakit perut. Di Malaysia, daun jambu bol kering biasa digunakan untuk luka pada lidah, akarnya digunakan sebagai obat gatal, sedangkan kulit akarnya digunakan untuk mengobati disentri, berfungsi sebagai emmenagog, dapat mengakibatkan aborsi. Di Kamboja, rebusan buah, daun, atau biji biasa digunakan sebagai obat penurun panas (terhadap demam) sedangkan di Brazil, tanaman ini digunakan sebagai obat untuk sembelit, diabetes, batuk, paru radang selaput lendir hidung dan sakit kepala.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman jambu bol dapat berfungsi sebagai adjuvant yang baik untuk hipoglikemik oral karena mampu menurunkan kadar gula darah puasa serta mampu mencegah terjadinya katarak yang merupakan komplikasi penyakit diabetes. Ekstrak tanaman ini juga memiliki aktivitas sebagai inhibitor enzim xanthin oksidase sehingga berpotensi sebagai anti asam urat.

RESEP
Sakit Tenggorokan
Kulit batang Jambu Bol yang sudah dibersihkan, dihancurkan kemudian direbus. Air rebusan dapat ditambahkan garam dan dioleskan pada luka.

Infeksi Mulut
Daun Jambu Bol dicuci dan dihancurkan atau ditumbuk, air hasil tumbukan diteteskan pada bagian mulut yang terinfeksi.

Bronchitis
Daun Jambu Bol direbus, air rebusannya diminum.

Jambu Monyet | Anacardium occidentale

jambu-monyet

jambu-monyet

JAMBU MONYET dengan nama latin Anacardium occidental Linn merupakan pohon berukuran sedang dengan tinggi mencapai 12 m dengan tajuk melebar dan bercabang. Daunnya terletak pada ujung ranting dengan helai daun bertangkai, bundar telur terbalik. Kebanyakan pangkal daunnya meruncing dengan ujung membundar serta melekuk ke dalam. Bunganya terkumpul dalam malai rata berambut halus dengan kelopak bunga berambut, mahkota runcing berwarna putih dan berubah menjadi merah serta berambut. Buah jambu monyet berwarna cokelat tua dan membengkok.

CARA MENDAPATKAN JAMBU MONYET
Perbanyakan dengan biji dan okulasi (sambung). Tanaman jambu monyet dapat ditemukan di hampir seluruh daerah di Indonesia pada daerah dengan ketinggian 200- 500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar, kulit batang, buah, daun, biji.

KHASIAT JAMBU MONYET
Akar tanaman jambu monyet digunakan untuk mengobati diabetes di Portugis, besarkan hasil penelitian daun jambu monyet pun memiliki aktivitas anti-diabetes. Kulit batang jambu monyet memiliki aktivitas anti peradangan dan juga antibakteri. Buah jambu monyet mampu menjadi obat demam tanpa efek samping pada pencemaan. Daun jambu monyet juga dilaporkan memiliki aktivitas anti bakteri oleh karena itu digunakan secara tradisional untuk obat kulit.

RESEP
Biji jambu monyet biasa dibuat penganan. Daun mudanya dapat digunakan untuk lalap.

Kulit batang atau daun jambu monyet direbus dengan air hingga tinggal setengahnya. Air rebusan ini digunakan untuk mengobati kencing manis

Daun jambu biji ditumbuk hingga halus, tumbukan daun ini dibalurkan pada kulit yang sakit.

Kacang Polong | Pisum sativum

kacang-polong

kacang-polong

Kandungan
a. protein
b. asam amino

Manfaat
a. mencegah kerontokan rambut
b. baik untuk mereka yang sedang diet

Ramuan tradisional mencegah berbagai penyakit
Kacang polong biasanya dikonsumsi sebagai makanan ringan atau camilan. Oleh karena itu, banyak orang yang menganggap makanan ini hanya cocok sebagai pengisi waktu luang sambil nonton tv, misalnya. Padahal kandungan gizinya sangat banyak dan bermanfaat. Apabila ingin mendapatkan manfaatnya, cukup konsumsi kacang polong sebagai makanan ringan (direbus atau bentuk olahan lainnya.

Kelor | Moringa oleifera

kelor

kelor

Deskripsi
Batang berkayu (lignosus), tegak, berwarna putih kotor, kulit tipis, permukaan kasar. Percabangan simpodial, arah cabang tegak atau miring, cenderung tumbuh lurus dan memanjang.

Daun majemuk, bertangkai panjang, tersusun berseling, beranak daun gasal, helai daun saat muda berwarna hijau muda.
Buah kelor berbentuk panjang bersegi tiga, panjang 20-60 cm, buah muda berwarna hijau, setelah tua menjadi cokelat, berbentuk biji bulat. Berbuah setelah berumur 12-18 bulan. Akar tunggang, berwarna putih, membesar seperti lobak. Perbanyakan bisa secara generatif (biji) maupun vegetatif (setek batang). Tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi sampai di ketinggian ± 1000 m dpl, banyak ditanam sebagai tapal batas atau pagar di halaman rumah atau lading.

Nama daerah
Kelor (Indonesia, Jawa, Sunda, Bali, Lampung), kerol (Buru); marangghi (Madura), molting (Flores), kelo (Gorontalo), keloro (Bugis), kawano (Sumba), ongge (Bima), hau fo (Timor).

Khasiat
Mengobati sakit kuning, rematik, pegal linu, rabun ayam, sakit mata, sukar buang air kecil, alergi, cacingan, luka bernanah.

Bagian yang dipergunakan
Daun dan gagang daun

Lobak Putih | Raphanus sativus

lobak-putih

lobak-putih

Kandungan
a. vitamin A
b. vitamin B1
c. vitamin B2
d. niacin
e. minyak atsiri
f. kolin
g. serat kasar
h. kalsium
i. fosfor
j. zat besi
k. asam oksalat
l. vitamin C
m. zat antibiotik

Manfaat
a. mengatasi perut kembung
b. mengatasi disentri
c. mengatasi sembelit
d. menyembuhkan radang saluran napas
e. mengatasi batuk dan flu
f. menurunkan tekanan darah tinggi
g. mencegah penyakit jantung, kanker, batu ginjal
h. mengurangi nafsu makan
i. menghaluskan kulit
j. menyembuhkan luka bakar
k. menyembuhkan eksem

Ramuan tradisional mengatasi berbagai penyakit
Bahan:
umbi lobak secukupnya

Kupas bersih, kemudian parut. Stelah itu balurkan pada bagian yang sakit. Cara ini juga dapat digunakan untuk mengatasi luka bakar, menghaluskan kulit, dan mengatasi perut kembung. Lakukan berulang-ulang sampai sembuh atau mencapai hasil yang diinginkan. Sebagai tambahan untuk pengobatan dari dalam, dapat juga mengonsumsi lobak sebagai sayuran agar pengobatan lebih cepat memperoleh hasil.

Meniran | Phyllanthus niruri

meniran

meniran

MENIRAN ialah tanaman semak semusim dengan tinggi sekitar 30 sampai 60 cm. Tanaman ini termasuk famili Euphorbiaceae, banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis. Tumbuh dengan baik pada daerah yang lembab di dataran rendah hingga daerah dengan ketinggian 1.000 m dpl. Memiliki morfologi tumbuh tegak bercabang, daun tunggal dengan letak berseling, helaian daun bundar telur sampai bundar memanjang dengan ujung tumpul dan pangkal membulat, buahnya berbentuk bulat pipih dan licin dengan biji kecil, keras, berbentuk ginjal, dan berwarna cokelat. Nama latin dari meniran ialah Phyllanthus niruri.

KHASIAT MENIRAN
Meniran memiliki aktivitas sebagai hepatoprotektor (penjaga fungsi hati), antihepatitis, dan antioksidan. Ekstrak metanol meniran dilaporkan memiliki aktivitas antiplasmodia [menghambat patogenisitas atau kemampuan yang dimiliki oleh bibit penyakit untuk membuat orang menjadi sakit dari plasmodium atau genus protozoa parasit), senyawa corilagin (salah satu senyawa polimer dari asam galat) dari meniran memiliki aktivitas antihiperalsesia (peredam rasa nyeri yang hebat). Secara empiris meniran digunakan sebagai obat sakit kuning, malaria, ayan, demam, batuk, disentri, luka, dan jerawat.

RESEP
Sakit Kuning: 16 tanaman meniran (akar, batang, daun) dicuci dan ditumbuk halus lalu direbus dengan 2 gelas air susu sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Rebusan disaring dan diminum setiap hari.

Malaria: 7 batang tanaman meniran, 5 bunga cengkih kering, dan 1 potong kayu manis dicuci lalu ditumbuk hingga halus. Bahan yang telah halus direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Rebusan disaring dan diminum 2 kali sehari.

Ayan: 17-21 batang tanaman meniran dicuci bersih kemudian direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal ± 2,5 gelas. Rebusan disaring dan diminum 1 kali sehari sehari 3/« gelas selama 3 hari berturut-turut.

Demam: 3-7 batang tanaman meniran lengkap dicuci bersih kemudian diseduh dengan 1
gelas air panas. Seduhan disaring kemudian diminum sekaligus.

Batuk: 3-7 batang tanaman meniran lengkap dicuci bersih kemudian ditumbuk hingga halus.
Bahan diberi 3 sendok air masak dan 1 sendok madu lalu dicampur hingga merata. Ramuan
diminum sekaligus dan dilakukan 2 kali sehari.

Haid berlebihan: 3-7 potong akar meniran kering ditumbuk halus lalu direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Ditambahkan 1 gelas air tajin ke dalamnya dar* diaduk sampai rata. Ramuan disaring dan diminum 2 kali pagi dan sore.

Disentri: 17 batang tanaman direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Rebusan disaring dan aimya diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

Luka koreng: 9-15 batang dicuci bersih dan ditumbuk halus kemudian direbus dengan 1 cerek air. Air rebusan dalam keadaan hangat-hangat dipakai untuk mandi

Jerawat: 7 Batang tanaman meniran dan 1 rimpang umbi kunyit (4 cm) dicuci sampai bersih dan ditumbuk sampai halus. Bahan kemudian direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Rebusan disaring dan diminum.

Mimba | Azadirachta indica

mimba

mimba

MIMBA (Azadirachta indica) di beberapa daerah dikenal dengan nama imba (Jawa); mwmbha, mempeuh (Madura); intaran (Bali). Nama asin yang diketahui antara lain Margosier, Margosatree, Neem tree (Inggris/Belanda). Pohon mimba tumbuh setinggi 8-15 m, bunga memiliki kedua jenis alat reproduksi. Batang simpodial (tidak memiliki batang utama, tumbuh menyamping), kulit batang mengandung gum, pahit. Daun menyirip gasal berpasangan. Anak daun dengan helaian berbentuk memanjang lanset bengkok, panjang 3-10 cm, lebar 0,5-3,5 cm, pangkal runcing tidak simetri, ujungruncing sampai mendekati meruncing, gundul, tepi daun bergerigi kasar, remasan berasa pahit, warna hijau muda. Bunga memiliki susunan malai, terletak di ketiak daun paling ujung, 5-30 cm, gundul atau berambut halus pada pangkal tangkai karangan, tangkai bunga 1-2 mm. Kelopak kekuningan, bersilia, rata rata 1 mm. Mahkota putih kekuningan, bersilia, panjang 5-7 mm. Benang sari membentuk tabung benang sari, sebelah luar gundul atau berambut pendek halus, sebelah dalam berambut rapat. Putik memiliki panjang rata rata 3 mm, gundul. Buah bulat, hijau kekuningan 1,5-2 cm. Asal usul tanaman tidak diketahui. Waktu berbunga Maret-Desember. Tumbuh di daerah tropis, pada dataran rendah. Tanaman ini tumbuh di daerah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Madura pada ketinggian sampai dengan 300 m dpl, tumbuh di tempat kering berkala, sering ditemukan di tepi jalan atau di hutan terang. Tanaman mimba mengandung senyawa-senyawa di aototanya golongan triterpenoid glukosamina yang bermanfaat membantu meningkatka” sistem kekebalan tubuh (imunostimulan).

CARA MENDAPATKAN MIMBA
Budidaya mimba sangat mudah. Dapat dilakukan dengan biji atau pencangkokan. Perbanyakan dengan biji merupakan metode pilihan, utamanva dalam memudahkan transportasi dan pengepakan. Pengecambahan biji tidak ditemui esulitan, bahkan buah yang kering dan belum masakpun dapat berkecambah membentuk tanaman bibit. Pengecambahan dalam sekala besar dilakukan dengan media pasir, pemindahan ke polibag setelah berumur satu bulan, kemudian dipindahka; ke lapangan setelah tanaman bibit mencapai tinggi 30 sampai 45 cm. Dengan car, demikian keberhasilannya sangat tinggi. Pohon mimba dapat tumbuh pada berbaga tipe tanah, tetapi yang paling baik adalah yang resapannya baik dan tanah berpasir (ph 6,2 – 7,0). Pohon mimba ini pohon dengan tipe tropis dan subtropis dan tetap hiduf pada suhu tahunan berkisar antara 21- 32 °C. Pohon ini sangat toleran terhadap suht sangat tinggi sampai 49 °C, namun kebanyakan tidak tahan terhadap suhu di bawah 4 °C.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun.

KHASIAT MIMBA
Di masyarakat mimba digunakan untuk menyembuhkan beberapa penyakit, di antaranya daunnya digunakan untuk penambah nafsu makan, untuk menanggulangi disentri, borok, malaria, anti bakteri. Minyaknya untuk mengatasi eksim, kepala yang kotor, kudis, caring, menghambat perkembangan dan pertumbuhan kuman. Kulit batang digunakan untuk mengatasi nyeri lambung, penguat, penurun demam. Buah dan getah digunakan sebagai penguat. Selain itu juga bisa dimanfaatkan sebagai ekspektoran, antidiabetes, antihipertensi dan mengatasi gangguan otot dan sendi. Selain itu, hasil penelitian juga membuktikan mimba berkhasiat sebagai antivirus terhadap virus polio, Imunostimulan (meningkatkan sistem kekebalan tubuh), serta kardioprotektor (menjaga fungsi dan kinerja jantung).

RESEP
Disentri
Sepertiga genggam daun mimba, 2 jari batang mimba dicuci dan dipotong-potojjttJ seperlunya, kemudian direbus dengan 3 gelas air bersih sampai air tinggal VA nya; setelah dingin, disaring dan diminum dengan gula seperlunya (2 kali sehari 3/« gelas).

Eksem
20 lembar daun mimba dicuci dan digiling halus, diremas dengan air kapur sifih seperlunya, kemudian ditempelkan pada kulit yang terkena eksim dan dibalut (2 kali j sehari sebanyak yang diperlukan).