Monthly Archives: February 2015

Kedaung | Parkia roxdurghii

kedawung

kedawung

Kandungan
a. saponin
b. flavonoida
c. glikosid
d. damar
e. hidrat arang
f. garam alkali
g. tannin

Manfaat
a. mengatasi batuk
b. mengatasi perut kembung

Petai Cina | Leucaena leucocephala

petai-cina

petai-cina

PETAI CINA (Leucaena leucocephala) adalah tumbuhan yang memiliki batang pohon keras dan berukuran tidak besar. Daunnya majemuk terurai dalam tangkai berbilah ganda. Bunganya yang berjambul warna putih sering disebut cengkaruk. Buahnya mirip dengan buah petai (Parkia speciosa) tetapi ukurannya jauh lebih kecil dan berpcnampang lebih tipis. Buah petai cina termasuk buah polong, berisi biji-biji kecil yang jumlahnya cukup banyak.

Petai cina oleh para petani di pedesaan sering ditanam sebagai tanaman pagar, pupuk hijau dan segalanya. Petai cina cocok hidup di dataran rendah sampai ketinggian 1.500 m dpi. Petai cina di Indonesia hampir musnah setelah terserang hama wereng. Pengembangbiakannya selain dengan penyebaran biji yang sudah tua juga dapat dilakukan dengan cara stek batang. Nama lokal petai cina (Indonesia), kemlandingan, lamtoro (Jawa); palanding, peuteuy selong (Sunda), kalandingan (Madura).
Biji dari buah polong petai cina (Leucaena leucocephala) yang sudah tua setiap 100 g mempunyai nilai kandungan kimia berupa : 148 kalori, protein 10,6 g, lemak 0,5 gram, hidrat arang 26,2 g, – Kalsium 155 miligram, – fosfor 59 g, – Zat besi 2,2 g, – Vitamin A 416 SI, – Vitamin B1 0,23 miligram – Vitamin C 20 miligram. Pada biji dan daun muda petai cina terkandung senyawa mimosin (senyawa yang bertanggung jawab atas kerontokan rambut hewan non-ruminansia atau hewan yang hanya memiliki satu lambung atau mono gastrik, berperut tunggal dan sederhana) Selain itu pada daun terdapat asam amino, senyawa kuersetin, glukosida, tanln, asam hidrosianat, leukenina, leukanol dd alkaloid.

CARA MENDAPATKAN PETAI CINA
Perbanyakan tanaman dengan biji ini dapat dilakukan dengan biji disemai pada media persemaian. Perawatannya meliputi pemupukan, pengendalian gulma dan harrna penyakit serta penyiraman. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 1.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Biji, akar

KHASIAT PETAI CINA
Biji petai cina dapat mengurangi tingkat glukosa darah, mengobati diabetes, cacingan, bengkak dan radang ginjal, Bahkan di Amerika Serikat ramuan dari akar dan kayu petai cina biasa obatnya digunakan sebagai obat perontok rambut dan kontrasepsi. Akar tanaman ini juga dapat mengobati haid tidak teratur. Selain itu tanaman itu memiliki potensi sebagai anti bakteri, dan seluruh bagiannya dapat digunakan sebagai obat susah tidur, luka terpukul, patah tulang, abses paru dan bisul.

RESEP
Diabetes Melitus
Biji petai cina yang sudah tua dan kering digoreng tanpa minyak dan ditumbuk halus (dibuat bubuk), kemudian ambil 1 sendok dan diseduh dengan air panas (seperti membuat kopi), lalu diminum 1 kali sehari 1 gelas dan dilakukan secara teratur.

Cacingan
Biji petai cina yang sudah tua dan kering digoreng tanpa minyak dan ditumbuk halus (dibuat bubuk). Kemudian ambil 1 sendok dan diseduh dengan Vi -1 gelas air panas (seperti membuat kopi) lalu diminum menjelang tidur malam.

Meningkatkan gairah seks
1 sendok petai cina, 1 sendok bubuk merica hitam, 2 butir kuning telur ayam kampung mentah dan 1 sendok madu. Semua bahan tersebut dioplos sampai merata, lalu diminum sekaligus.

Leunca | Solanum nigrum

leunca

leunca

Nama daerah
Sumatra: rampai, ranti. Jawa: leunca, leunca badak, leunca hayam, leunca manuk, leunca pahit, leunca plit, ranti, Maluku: Anti, boose, bobose

Uraian tanaman
Tanaman semusim, berbatang tegak, banyak bercabang, tinggi 30-175 cm. Banyak ditanam orang di halaman, di ladang, dan di tempat-tempat lain yang cukup mendapat air dan sinar matahari sampai setinggi 3.000 m di atas permukaan laut. Daunnya bertangkai, letak berseling, terdapat dalam kelompok-kelompok. Bentuk daun bulat telur, ujung daun meruncing dan pangkal daunnya meruncing dengan tepi berombak sampai rata. Karangan bunga berbentuk malai dengan jumlah bunga antara 2-10 kuntum, berwarna putih atau lembayung. Buahnya berupa buah buni, bulat-bulat dan berisi banyak biji dengan penampang sekitar 0,8-1 cm, terdapat dalam tandan-tandan, berwarna hijau dan bila sudah masak berwarna hitam atau ungu kehitaman mengkilat. Rasanya renyah, sedikit pahit, dan agak langu. Buah muda biasa dimakan sebagai lalap atau dimasak dengan cabai dan taoco. Perbanyakan dengan biji.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa pahit, dingin, sedikit beracun. Penurun panas, membersihkan panas dan racun, antiradang, peluruh air kemih (diuretik), menghilangkan bengkak, melancarkan darah, peluruh dahak, menghilangkan gatal, pereda batuk, pereda sesak.

Kandungan kimia
Mengandung glikoalkaloid solanine, solanine, solamargine, solasodine, solanidine, diosgenin, tigogenin, juga mengandung sedikit atropine dan saponin, zat samak, dan minyak lemak. Mengandung mineral kalsium fosfor, besi, vitamin A dan C. Solasonine mempunyai efek menghilangkan sakit (analgetik), penurun panas, antiradang, dan antishock. Solamargine dan solasonine mempunyai efek antibakteri. Solanine mempunyai efek antimitosis. Ekstrak daun leunca menekan ascific sarcoma pada tikus, menstimulasi pembentukan sel-sel darah dan bersifat anticholine esterase kuat. Efek antineoplastik (antikanker) digunakan pada cervical carcinoma14, sarcoma180, dan Ehrlich ascitic carcinoma type parenchymal.

Bahan yang dipakai
Seluruh tanaman, segar atau kering

Kegunaan
Demam, kejang panas pada anak, sakit tenggorok
Radang saluran napas menahun, sesak napas
Infeksi saluran kencing, radang ginjal akut, buang air kemih sakit
Radang payudara, keputihan
Hipertensi, gatal
Kanker, hamil anggur, kanker serviks, kanker payudara, oesophagus, liver dan lambung

Pemakaian
Seluruh tanaman 10-30 g, godok
untuk kanker 30-120 g, godok

Pemakaian luar
Lumatkan untuk pemakaian setempat atau digodok. Airnya untuk cuci pada penyakit bisul, radang kulit bernanah, eczema, gigitan ular

Mangga Arumanis | Mangifera indica

mangga-arumanis

mangga-arumanis

MANGGA (Mangifera indica spp.) merupakan tanaman buah tahunan berupa pohon yang berasal dari negara India. Tanaman ini kemudian menyebar ke wilayah Asia Tenggara termasuk Malaysia dan Indonesia. Mangga termasuk ke dalam famili Anacardiaceae. Jenis yang banyak ditanam di Indonesia Mangifera indica L. yaitu mangga arumanis, golek, gedong, manalagi, cengkir dan Mangifera foetida yaitu kemang dan kweni. Varietas yang telah dilepas oleh Menteri Pertanian di antaranya adalah Arumanis 143, Golek 31, dan Manalagi 69. Ketiga varietas mangga tersebut mampu banyak menghasilkan buah dengan daging buahnya yang tebal dan rasanya manis. Mangga Gadung, Gedong dan Ourih termasuk varietas yang populer di masyarakat, mempunyai mutu tinggi, daging tebal dan rasanya manis.

Buah Mangga mengandung berbagai zat gizi seperti karbohidrat, gula, serat, lemak, protein, vitamin A, betakaroten, thiamine (vit. Bl), riboflavin (vit. B2), niacin (vit. B3), asam pantotenat (B5), vitamin B6, folat (vit. B9), vitamin C, kalsium, besi, magnesium, fosfor, kalium, seng. Kulit batang pohon Mangga Arumanis mengandung senyawa-senyawa golongan fenolik yaitu asam galat, asam 3,4-dihidroksi benzoat, asam galat ester metil, asam galat profil ester, mangiferin, (+)-katekin, (-)-epikatekin, asam benzoat dan asam benzoat profil ester. Kulit Mangga Arumanis mengandung 7 senyawa quercetin O- glikosida, 1 senyawa kaempferol O-gliksida, 4 senyawa xanthon C-glikosida, rhamnetii glikosida. Jika terfragmentasi menjadi mangiferin dan isomangiferin. Kulit batang, biji, kulit buah, daun tua dan daun muda Mangga mengandung senyawa-senyawa fenolik yaitu mangiferin, asam penta-O-galloil-glukosida galat dan metil galat. Daun muda lebih banyak mengandung mangiferin daripada daun tua. Senyawa-senyawa fenolik tersebut memiliki aktivitas sebagai antioksidan.

CARA MENDAPATKAN MANGGA
Tanaman Mangga merupakan buah tropis yang biasa tumbuh baik di daerah beriklim kering. Sentra produksi mangga di Indonesia di antaranya adalah Indramayu, Cirebon, dan Majalengka di Jawa Barat, Tegal, Kudus, Pati, Magelang, dan Soyolali di Jawa Tengah, Pasuruan, Probolinggo, Nganjuk, dan Pamekasan di Jawa Timur. Juga di daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Utara, Sumatera Sarat, Sulawesi Selatan, Maluku, Nusa Tenggara Sarat, dan Nusa Tenggara Timur. Perbanyakan dengan cangkok, dan biji. Tanaman ini dapat tumbuh dari ketingggian 50-500 m dpl.

KHASIAT MANGGA ARUMANIS
Buah mangga yang matang merupakan buah meja yang banyak digemari. Mangga yang muda dapat diawetkan dengan kadar gula tinggi menjadi manisan baik dalam bentuk basah atau kering. Daging buah Mangga sangat baik dikonsumsi sebagai salah satu sumber antioksidan karena mengandung senyawa fenolik, karotenoid, betakaroten dan asam askorbat. Selain buahnya, kulit batang pohon, biji, kulit buah dan daun Mangga juga memiliki manfaat. Ekstrak air kulit batang pohon Mangga Arumanis pada umumnya di Kuba digunakan dalam skala industri sebagai suplemen, kosmetik, dan obat herbal terutama untuk memperbaiki keadaan atau pemulihan pasien yang menderita stres. Di India, ekstrak kulit batang pohon Mangga banyak digunakan secara tradisional sebagai obat herbal.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit bantang pohon Mangga Arumanis memiliki aktivitas sebagai antiviral, antibakteri, anti inflamasi, anthelmintik, anti alergi. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ekstrak Mangga Arumanis berpotensi sebagai antiinflamasi yang hampir sama dengan kemampuan indomethacin dan sodium naproxen. Ekstrak kulit batang pohon Mangga Arumanis pada konsentrasi tertentu juga memiliki aktivitas antioksidan, dapat mencegah terbentuknya radikal bebas, mencegah kerusakan jaringan akibat reaksi oksidasi, menghambat kerusakan DN A dan menghambat peroksidasi pada jaringan otak secara in vitro ( pengujian di laboratorium). Ekstrak etanol kulit batang pohon Mangga berpotensi sebagai imunostimulan. Ekstrak air kulit batang pohon Mangga juga berpotensi untuk mengatasi penyakit imunopatologik yang dikarakterisasi oleh hiperaktivasi sel-sel pagositik seperti kelainan autoimun. Flavonoid dari ekstrak tersebut juga memiliki potensi sebagai penurun kadar lipid dalam serum dengan mencegah pembentukkan kolesterol.

Daun Mangga Arumanis secara tradisional juga digunakan sebagai anti diabetes. Hasil penelitian menunjukkan Ekstrak air daun Mangga Arumanis memiliki potensi sebagai penurun kadar gula darah karena mampu mengurangi absorpsi glukosa pada saluran pencernaan seperti mekanisme obat anti diabetes chlorpropamide. Flavonoid dari Mangga Arumanis memiliki aktivitas sebagai penghambatan terhadap enzim-enzim superoksida dismutase (SOD), katalase, glutation peroksidase dan glutation reduktase serta mengurangi kadar peroksida lipid sehingga berpotensi mengatasi hiperkolesterol. Ekstrak etanol biji buah Mangga mempunyai aktivitas antibakteri. Ekstrak metanol biji buah Mangga Arumanis juga memiliki potensi sebagai antidiare.

RESEP
Kebugaran: Daging buah Mangga Arumanis langsung dimakan segar atau ditambahkan susu/creamer secukupnya kemudian dibuat menjadi jus mangga.

Daun Sendok | Plantago major L.

daun-sendok

daun-sendok

DAUN SENDOK merupakan tumbuh liar di hutan, ladang, dan halaman berumput yang agak lembap, kadang ditanam dalam pot sebagai tumbuhan obat. Tanaman ini merupakan terna menahun, tumbuh tegak, tinggi 15-20 cm, daun tunggal, bertangkai panjang, tersusun dalam roset akar. Bentuk daun bundar telur sampai lanset melebar, tepi rata atau bergerigi kasar tidak teratur, permukaan licin atau sedikit berambut, pertulangan melengkung, panjang 5-10 cm, lebar 4-9 cm, warnanya hijau. Perbungaan majemuk tersusun dalam bulir yang panjangnya sekitar 30 cm, kecil-kecil, warna putih. Buah lonjong atau bulat telur, berisi 2 – 4 biji berwarna hitam dan keriput.

Kandungan kimia yang terkandung dalam daun sendok adalah plantagin, aukubin, asam ursolik, Beta-si- tosterol, n-hentriakontan, plantagluside yang terdiri dari methyl D-galakturonat, D-galaktosa, L-arabinosa dan L-rhammosa, tanin, kalium dan vitamin (Bl, C, A). Tanaman ini ini bersifat manis dan dingin serta menghilangkan haus. Biji daun sendok mengandung asam planterolik, plantasan, protein, musilago, aucubin, asam suksinat, adenin, cholin, katalpol, syringin, asam lemak (palmitat, stearat, arakidat, oleat, linolenat dan lenoleat), serta flavanone glikosida. Sedangkan bagian akar mengandung naphazolin.

CARA MENDAPATKAN DAUN SENDOK
Perbanyakan tanaman dengan anakan atau biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan, dan penyiraman air yang cukup. Tumbuhan dapat ditemukan di dataran rendah sampai ketinggian 3.300 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan batang.

KHASIAT DAUN SENDOK
Daun sendok memiliki aktivitas sebagai antivirus terutama dari senyawa fenolik y asam cafeat dan aktivitas sebagai antiimflamatori, antibakteri, serta penjaga fungs “lati.Zat aktif senyawa aukubin selain berkhasiat melindungi hati terhadap pengaruh zat beracun juga berkhasiat antiseptik. Daun sendok memiliki khasiat dapat digunakan sebagai obat infeksi saluran kencing, kencing berlemak, kencing berdarah, bengkak :arena penyakit ginjal, batu empedu, batu ginjal, radang prostat (prostatitis), kencing edikit, demam, influenza, batuk rejan radang saluran napas (Bronkhitis), diare, disentri, lyeri lambung, radang mata merah (konjungtivitis), kencing manis (diabetes melitus), acingan, gigitan serangga, hepatitis akut disertai kuning (hepatitis ikterik akut), limisan, gangguan pencernaan pada anak, cacingan, perangsang birahi (afrodisiak), eser mani, kencing sakit (disuria), sukar kencing, penglihatan kabur, batuk darah, keputihan (leukore), nyeri otot, mata merah, batuk berdahak, beri-beri, darah tinggi lipertensi), rematik gout, sakit kuning (jaundice), dan asam urat.

RESEP
Ramuan obat untuk obat bisul: Siapkan daun sendok sekitar 3 tanaman lalu rebus dengan air sebanyak 2 gelas, hingga tersisa 1 gelas lagi, kemudian saring sisa air rebusan daun sendok. Air rebusan diminum sebanyak 2 kali sehari 1 gelas.

Untuk hepatitis: Daun sendok sebanyak 60 g, direbus, diminum, warna kuning akan menghilang setelah 14 hari.

Sebanyak 6 ons daun sendok tambah gula batu secukupnya, rebus dengan 3 L air sampai sisa setengahnya, kemudian diminum airnya, habiskan dalam satu hari. Untuk gangguan ginjal, batu empedu, dan kencing nanah: Siapkan 60 g kumis kucing (daun dan batangnya), 30 g daun sendik segar, dan 30 g rumput mutiara segar, rebus semua bahan dengan 600 cc air hingga tersisa 450 cc air. Saring lalu minum 3 kali sehari masing-masing 150 cc.

Pacar Air | Impatiens balsamina

pacar-air

pacar-air

Pacar air adalah tanaman yang berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara. Tanaman ini diperkenalkan di Amerika pada abad ke-19. Tanaman ini adalah tanaman tahunan dan memiliki bunga yang berwarna putih, merah, ungu, atau merah jambu. Bentuk bunganya menyerupai bunga anggrek yang kecil. Tinggi tanaman ini bisa mencapai satu meter dengan batangnya yang tebal dan daunnya yang bergerigi di tepinya. Pacar air berbatang basah, bercabang dengan daun tunggal, bentuk lanset memanjang pinggir bergerigi warna hijau muda tanpa daun penumpu.

Buahnya buah kendaga. Bila masak akan membuka menjadi 5 bagian yang terpilin.

Kandungan
Anthocyanins, cyanidin, delphinidin, pelargonidin, malvidin, kaempherol, quercetin, dan cyanidin mono-glycoside.

Khasiat
Melancarkan peredaran darah, melunakkan benjolan yang keras.

Bagian yang digunakan
Akar, daun, bunga, dan biji

Cara Pengobatan

Keputihan

30-60 g daun segar, rebus, kemudian minum air rebusannya.

Peluruh Haid

4-5 bonggol akar, rebus 3-4 kali. Minum air rebusannya.

Tertusuk Benda Asing di Tenggorokan

Akar dikunyah, telan dengan air hangat.

Ganyong | Canna edulis

ganyong

ganyong

GANYONG dengan nama botani Canna edulis merupakan tanaman umbi-umbian. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan di Indonesia telah tersebar luas. Di daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali tanaman ini telah dibudidayakan oleh petani sebagai usaha sampingan. Ganyong tetap hijau sepanjang hidupnya dengan warna batang, daun, pelepah, dan warna sisik umbi bergantung pada varietasnya. Tinggi tanaman ini dapat mencapai 1,8 m. Ganyong tumbuh secara berumpun dan merupakan tanaman herba dengan semua bagian vegetatif yaitu batang, daun, dan kelopak bunganya sedikit berlilin.

Di akhir hidupnya bila umbi telah cukup dewasa maka daun dan batang mulai mongering dan saat hujan tiba, rimpang atau umbi akan bertunas dan membentuk tanaman lagi. Daun ganyong berbentuk elips memanjang dengan bagian pangkal dan ujungnya agak meruncing. Panjang daun sekitar 15-60 cm dengan lebar 7-20 cm. Pada bagian tengah daun terdapat tulang daun yang tebal. Warna daun beragam dari hijau muda sampai hijau tua dan terkadang bergaris ungu atau keseluruhannya ungu. Demikian juga dengan pelepahnya ada yang berwarna ungu dan hijau. Warna bunga ganyong adalah merah oranye dan pangkalnya kuning dengan benangsari tidak sempurna. Jumlah kelopak bunga 3 buah dan masing-masing memiliki panjang 5 cm.

Tanaman ganyong juga berbuah, namun tidak sempurna dan berbentuk. Buah ini terdiri dari 3 ruangan yang berisi biji berwarna hitam sebanyak 5 biji per ruang. Tanaman ganyong berumbi besar dengan diameter antara 5 – 8,75 cm dan panjangnya 10-15 cm, bahkan bisa mencapai 60 cm, bagian tengahnya tebal dan dikelilingi berkas-berkas sisik yang berwarna ungu atau cokelat dengan akar K’rabut tebal. Di Indonesia dikenal dua kultivar atau varietas ganyong, yaitu ganyong merah dan ganyong putih.

KHASIAT GANYONG
umbi dari tanaman ini berkhasiat sebagai obat lambung. Secara ilmiah tanaman ini berpotensi sebagai antioksidan.

RESEP
Panas dalam
Umbi ganyong sebanyak 30 g dan rimpang temulawak juga 30 g direbus dalam 700 ml air hingga mend id ih selama 15 menit, Diminum hangat-hangat 2 kali sehari. . Radang saluran kencing Sebanyak 40 g umbi ganyong 40 g, 30 g daun kumis kucing, dan 20 g akar alang-alang 20 g dimasukkan dalam 600 ml air. Campuran direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum hangat-hangat pagi dan sore.

Obat Lambung
Untuk obat lambung dipakai sekitar 25 gram tepung umbi ganyong dan dimasukkan ke dalam 1 gelas air, ditambah garam dapur ¼ sendok teh dan gula merah sebesar ibu jari. Lalu dimasak selama 15 menit sampai berbentuk bubur, setelah dingin dimakan sekaligus.

Obat Mimisan
Umbi yang telah dihancurkan, direndam dan dihancurkan, direndam dan dilembutkan dalam air digunakan untuk menghilangkan mimisan.

Sirih Hitam | Piper betel

sirih-hitam

sirih-hitam

SIRIH HITAM (Piper betel var nigra). Sirih sangat kaya dengan kandungan zat berkhasiat di antaranya, minyak atsiri, hidroksikavicol, kavicol, kavibetol, allylpyrokateko cyneole, caryophyllene, cadinene, estragol, terpennena, seskuiterpena, fenil proparu tanin, diastase, gula, dan pati. Tanaman sirih tumbuh merambat dengan ketinggian dapat mencapai 15 m. Batang umumnya berwarna cokelat kehijauan, batang berbentuk bulat, memiliki ruas, bagian ini merupakan bakal tumbuhnya akar. Daunnya lebih kaku, warna lebih hitam seperti ada jelaga pada permukaan daunnya, bila diremas aroma yang keluar sama dengan sirih hijau, panjang sekitar 5-8 cm dengan lebar sekitar 2-5 cm. Bunga sirih majemuk berbentuk bulir, memiliki daun pelindung kurang lebih 1 mm dengan bentuk bulat panjang. Buah sirih termasuk ke dalam buah buni (memiliki dinding dengan dua lapisan), bentuk buah bulat dengan warna hijau keabu-abuan. Akar sirih termasuk akar tunggang dengan bentuk bulat serta warna cokelat kekuningan.

CARA MENDAPATKAN SIRIH HITAM
Perbanyakan tanaman dengan cangkok dan stek. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT SIRIH HITAM
Sirih hitam ini bisa digunakan untuk cuci darah, asma, bronchitis, batuk rejan, dan darah tinggi.

RESEP
Caranya menggunakannya, tiga helai daun sirih hitam dicuci bersih, diracik lalu direbus dan air rebusannya diminum.

Jambu Merah | Eugenia aquea

jambu-merah

jambu-merah

Kandungan
a. vitamin C
b. protein nabati
c. air

Manfaat
a. memperbaiki dan mempercantik kulit
b. mengurangi dan menghindari stres
c. mencegah terjadinya kanker usus
d. mengatasi bengkak di tubuh
e. melancarkan buang air besar
f. mencerahkan mata
g. mengganti zat air yang keluar secara cepat
h. aromanya yang segar menjadikan ekstrak daun jambu merah dapat digunakan untuk kegiatan relaksasi.

Tapak Liman | Elephanthopus scaber

tapak-liman

tapak-liman

TAPAK LIMAN (Elephatithopus scaber) merupakan tanaman terna. Ketinggian tumbuhnya 10-80 cm. Batangnya kaku dan bercabang. Akamya tunggang, daunnya tunggal, berbentuk bulat telur. Tapak liman mempunyai bunga yang mahkotanya berwarna putih sampai ungu kemerahan. Sementara itu, buahnva berambut. Akar tunggang dan kokoh. Berdasarkan ilmu taksonomi tempuyung termasuk suku Asteraceae, marga Sonchus, dan jenis Sonchus arvensis. Kandungan kimia tanaman ini diantanya stigmasterol epifriedelinol, triterpen, lupeol, elephantopin, sesquiterpene lactones deoxyelephantopin, isodeoxy- elephantopin, dan scabertopin.

CARA MENDAPATKAN TAPAK LIMAN
Tapak liman merupakan tumbuhan yang mudah tumbuh di semua tempat di Indonesia. Perbanyakan tanaman dengan biji dan anakan. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Seluruh bagian tanaman

KHASIAT TAPAK LIMAN
Daun tempuyung di Indonesia dapat digunakan sebagai obat untuk menghancurkan batu ginjal sehingga dapat memperbaiki fungsi ginjal. Daun tempuyung mengandung ion-ion mineral cukup tinggi terutama K* dan Na* yang dapat mengatur keseimbangan elektrolit di dalam tubuh, sehingga mempermudah keluarnya air seni. Selain itu daun tempuyung juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi, obat bengkak, menghilangkan rasa lesu dan pegal, obat penenang, dan penyakit asma. Menurut penelitian memiliki potensi sebagai anti mikroba. Daunya memiliki efek farmakologi untuk diuretic, antiinflammatory, dan hepatoprotective.

RESEP
Untuk mengatasi berbagai radang, seluruh tanaman tapak liman yang sudah dikeringkan, dicampur air dan direbus. Airnya disaring dan diminum secara rutin tiap hari.

Untuk mengatasi perut kembung, hepatitis, beri-beri, disentri, gigitan ular, batuk seratus hari, kurang darah, dan lain-lain digunakan beberapa bagian atau seluruh tanaman. Contohnya, untuk hepatitis, agar segarnya direbus dengan daging. Airnya diminum. Jntuk beri-beri, seluruh tanaman, ditambah tahu dan air, lalu ditim serta dimakan.

Perut kembung dapat diatasi dengan air rebusan batang tapak liman.