osteoporosis

Apel Merah | Pyrus malus

red-apple

red-apple

Kandungan
a. vitamin A
b. vitamin B
c. vitamin C
d. asam asetat
e. etil asetat

Manfaat
a. mencegah stroke, karena kandungan pektin dan selulosa yang mampu meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat gizi ke sel, dan membantu mengatur tekanan darah.
b. mengandung banyak serat sehingga sangat baik untuk diet.
c. mampu mengontrol kadar kolesterol buruk.
d. mampu mengendalikan kadar gula darah sehingga baik untuk penderita diabetes mellitus. Apabila mengonsumsi apel merah secara rutin, kadar gula darah akan lebih terkendali.
e. mengandung zat antioksidan yang mampu menurunkan terjadinya pertumbuhan sel kanker.
f. meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.
g. memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis
h. memperkuat kesehatan otak
i. mencegah berbagai macam kanker, seperti kanker paru dan kanker payudara
j. meredakan diare
k. mencegah kerusakan gigi

Buah Merah | Pandanus conoideus

buah-merah

buah-merah

BUAH MERAH atau Pandanus conoideus Lam termasuk ke dalam tanaman keluarga pandan-pandanan. Tanaman ini merupakan tanaman endemik Papua yang banyak terdapat di pegunungan Jayawijaya, namun buah ini dapat ditemukan juga di dataran rendah. Pada habitat aslinya, tanaman buah merah tumbuh baik di dataran rendah (40 m dpl) sampai dataran tinggi (2.000 m dpl). Masyarakat lokal Papua menyebut buah merah ini dengan nama kuansu. Tanaman ini menyerupai pandan dengan tinggi dapat mencapai 16 m dengan tinggi bebas cabang 5-8 m. Batangnya bercabang banyak, tegak, bergetah, dan berwarna cokelat bercak putih. Daunnya tunggal berbentuk lanset sungsang, berwarna hijau tua dan letaknya bcrseling. Akar tanamannya berfungsi sebagai penyokong tegaknya tanaman dan tergolong akar serabut dengan tipe perakaran dangkal. Buahnya panjang dan memiliki bentuk silindris, ujung tumpul, dan pangkal menggantung Panjang buah merah dapat mencapai 55 cm, diameter 10-15 cm, dan bobot 2-3 kg. Warna buah saat matang adalah merah marun terang, namun ada beberapa jenis tanaman yang buahnya berwarna cokelat dan cokelat kekuningan. Senyawa yang terkandung dalam buah merah antara lain adalah tokoferol, alfatokoferol, dan betakaroten. Selain itu buah merah juga memiliki kandungan kalsium dan zat besi yang tinggi. Buah merah juga mengandung asam oleat, asam linoleat, asam linolenat dan dekanoat.

KHASIAT BUAH MERAH
Tokoferol, alfatokoferol, dan betakaroten yang terkandung dalam buah merah dalam proses penyembuhan penyakit berfungsi sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Senyawa antioksidan ini mampu menekan dan membunuh sel-sel kanker. Tokoferol yang merupakan vitamin E alami juga dapat berkhasiat bagi penderita stroke, yaitu sebagai pengencer darah, mencegah penggumpalan darah, memperbaiki sistem kerja jantung, dan menurunkan tekanan darah. Buah merah juga dapat digunakan untuk menyakit yang berhubungan dengan mata dan kulit, karena kandungan betakaroten yang akan diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh. Vitamin A ini memiliki fungsi yang sangat besar dalam hal epitelisasi kulit dan mata. Kalsium dan besi yang ada di dalam buah merah sangat tinggi dan bisa membantu mencegah dan mengobati osteoporosis.

RESEP
Buah dapat langsung dimakan

Leci | Litchi chinensis Sonn

leci

leci

Kandungan
a. air
b. energi
c. karbohidrat
d. protein
e. lemak
f. glukosa
g. sukrosa
h. vitamin C
i. kalium
j. potassium
k. fosfor
l. magnesium
m. kalsium
n. zat besi
o. seng
p. tembaga
q. natrium
r. selenium
s. serat

Manfaat
a. Baik untuk pertumbuhan anak-anak
b. Mencegah osteoporosis
c. Sebagai antioksidan alami

Ramuan tradisional untuk pencegahan berbagai penyakit
Leci dapat dikonsumsi secara bebas, baik dinikmati secara langsung maupun dibuat jus. Selain itu, di pasaran juga sudah terdapat banyak sari buah, sirup, jus, dan selai. Jadi, tidak perlu bingung untuk mengonsumsi dan mendapatkannya. Terutama bagi mereka yang ingin mendapatkan antioksidan alami.

Kayu Manis | Cinnamomum burmannii

kayu-manis

kayu-manis

Kandungan
a. minyak atsiri eugenol
b. safrole
c. sinamaldehyde
d. tannin
e. kalsium oksalat
f. damar
g. penyamak

Manfaat
a. Menurunkan gula darah
b. Mencegah kanker hati
c. Menurunkan kadar kolesterol buruk
d. Anti penggumpalan darah
e. Sebagai antioksidan alami
f. Mencegah osteoporosis
g. Mengatasi flu

Kacang Hijau | Phaseolus aureus

kacang-hijau

kacang-hijau

Kandungan
a. protein
b. lemak
c. fosfor
d. kalsium
e. vitamin B1
f. vitamin B2
g. energi

Manfaat
a. membantu menjaga kesehatan rambut
b. mencegah osteoporosis
c. menjaga kesehatan jantung
d. membantu pertumbuhan anak-anak
e. meningkatkan nafsu makan
f. sumber energi alami

Ramuan tradisional untuk mencegah berbagai penyakit
Kacang hijau banyak diolah sebagai bubur, kolak, maupun makanan olahan kemas yang siap saji. Untuk mendapatkan manfaat kacang hijau, sebaiknya mengonsumsi kacang hijau secara rutin. Apabila tidak mau repot membuatnya, cukup konsumsi saja bentuk praktis yang bisa didapatkan di toko-toko

Jengkol | Pthecellobium jiringa

jengkol

jengkol

Kandungan
a. karbohidrat
b. protein
c. vitamin A
d. vitamin B
e. vitamin C
f. fosfor
g. kalsium
h. alkaloid
i. minyak atsiri
j. steroid
k. glikosida
l. tannin
m. saponin

Manfaat
a. mengatasi anemia
b. mencegah osteoporosis
c. membantu pembentukan tulang dan gigi

Jahe Merah | Amomum zingiber

jahe-merah

jahe-merah

Kandungan:

minyak gingerol
minyak terbang
limonene
cineole
dehydrogingerdione
gingerdione
arginine
Alpha linolenic acid
asphartic
Betha-sitosterol
Caprylic-acid
capsaicin
Chlorogenic acid
farnesal
farnesene
farnesol

Manfaat:
a. meningkatkan kebugaran tubuh
b. meningkatkan kemampuan ereksi bagi pria
c. mengatasi ejakulasi dini bagi laki-laki
d. membersihkan saluran pencernaan
e. mengobati influenza
f. merangsang keluarnya ASI pada ibu menyusui
g. mencegah kemandulan
h. mencegah proses penuaan
i. menghangatkan badan
j. mengobati batuk
k. mengatasi luka lama yang tak kunjung sembuh
l. mengatasi gigitan ular berbisa
m. menyembuhkan penyakit kolera
n. mengatasi rematik
o. mencegah osteoporosis
p. menyembuhkan stroke
q. menyembuhkan asma

Buah Tin | Ficus carica L.

buah-tin

buah-tin

TIN (Ficus carica L.) adalah sejenis tumbuhan penghasil buah-buahan yang dapat dimakan yang berasal dari Asia Barat. Buahnya bernama sama. Nama ini diambil dari bahasa Arab, juga dikenal dengan nama “Ara” (buah ara/pohon ara) sedangkan dalam bahasa Inggris disebut fig, sebenarnya masih termasuk kerabat pohon beringin. Tumbuh di daerah Asia Barat, mulai dari pantai Balkan hingga Afganistan. Sekarang dibudidayakan pula di Australia, Cile, Argentina, serta Amerika Serikat.

Habitus berupa pohon, besar dan dapat tumbuh hingga 10 m dengan batang lunak berwarna abu-abu. Daunnya cukup besar dan berlekuk dalam, 3 atau 5 cuping. Bunga tin tidak tampak karena terlindung oleh dasar bunga yang menutup sehingga dikira buah. Penyerbukan dilakukan oleh sejenis tawon khusus, sama seperti serangga yang menyerbuki jenis-jenis Ficus lainnya. Yang disebut buah sebetulnya adalah dasar bunga yang membentuk bulatan. Tipe ini khas untuk semua anggota suku ara-araan (Moraceae). Buahnya berukuran panjang tiga hingga 5 cm, berwarna hijau. Beberapa kultivar berubah warna menjadi ungu jika masak. Getah yang dikeluarkan pohon ini dapat mengiritasi kulit. Buah tin dapat dimakan segar, dikeringkan, atau dibuat selai. Buah yang dipetik harus segera dimanfaatkan karena tidak dapat disimpan lama (mudah rusak). Di Bengali buah tin diolah sebagai sayuran.

CARA MENDAPATKAN BUAH TIN
Perbanyakan tanaman dengan stek batang. Perawatan dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian sekitar 200-500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun.

KANDUNGAN KIMIA DAN KHASIAT
Kandungan Kalium, Omega 3 dan Omega 6 pada buah tin membantu untuk menjaga tekanan darah tinggi dan serangan Jantung koroner. Buah tin kaya serat makanan yang sangat efektif untuk program penurunan berat badan (Obesitas). Rebusan daun dari tanaman tin dapat membantu pasien diabetes sehingga dapat mengurangi jumlah asupan insulin. Mengkonsumsi buah tin dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara dan kanker kolon. Kandungan coumarin pada buah tin, juga dapat mengurangi resiko kanker prostat. Kandungan kalsium dan kalium dalam buah tin dapat mencegah penipisan tulang (osteoporosis) dan membantu untuk meningkatkan kepadatan tulang. Dalam 100 g buah tin mengandung 241 mg kalsium, 2 x lebih tinggi dari kandungan kalsium pada susu (118 mg per 100 g). Tryptophan dalam buah tin, menginduksi tidur yang baik dan membantu menyingkirkan gangguan tidur seperti insomnia. Mengonsumsi buah tin akan mengurangi kelelahan, meningkatkan daya memori otak dan mencegah anemia. Memiliki efek laksatif, sehngga sangat membantu untuk mengobati sembelit kronis. Konsumsi harian buah tin direndam (2-3 buah) merupakan obat yang efektif untuk terapi penyembuhan wasir. Serat larut yang terdapat pada buah tin (pektin) membantu dalam mengurangi kolesterol darah.

Pemakaian luar, buah tin panggang bisa menyembuhkan radang seperti abses dan bisul. Karena kadar air yang tinggi, buah tin bertindak sebagai pembersih kulit yang sangat baik dan membantu dalam mencegah dan menyembuhkan jerawat. Buah tin kaya akan kalsium dan kalsium alternatif yang sangat baik untuk terapi pengobatan orang-orang yang alergi terhadap produk susu. Buah tin kaya akan phenol dan benzaldehid alami sebagai zat anti tumor serta dapat membunuh mikro-organisme patogen, jamur dan virus dalam tubuh manusia.

RESEP
Tanaman tin juga sering sekali diolah menjadi minuman hangat yang kaya akan manfaat seperti teh. Caranya juga sangat mudah, rebus daun tanaman tin yang sudah cukup tua. Tiriskan terlebih dahulu getah yang ada pada daun buah tin tersebut, kemudian cuci sampai bersih dan kemudian jemur di bawah sinar matahari penuh. Jemur kira- kira 3 jam dan kemudian cek apakah sudah kering dan bisa diremas dan hancur. Jika belum silahkan anda jemur kembali. Setelah kering ambil dan seduh menggunakan air panas dan sedikit gula.

Bayam | Spinach

bayam

bayam

Kandungan:
a. zat folic acid
b. protein
c. lemak
d. karbohidrat
e. zat besi
f. kalium
g. kalsium
h. amarantin
i. rutin
j. purin
k. klorofil
l. fitohormon
m. vitamin A
n. vitamin B
o. vitamin C

Manfaat:
a. membantu kerja ginjal
b. melancarkan pencernaan
c. mengatasi tekanan darah rendah
d. menyembuhkan anemia
e. memperkuat akar rambut
f. membersihkan darah setelah melahirkan
g. mencegah pengeroposan tulang

Kenikir | Cosmos caudatus

kenikir

kenikir

Kandungan
a. saponin
b. flavonoida
c. polifenol
d. minyak atsiri

Manfaat
a. menambah nafsu makan
b. menguatkan lambung
c. menguatkan tulang
d. menjadi obat pengusir serangga secara alami
e. menjadi zat antioksidan alami

Ramuan tradisional mencegah berbagai penyakit
Kenikir banyak digunakan sebagai sayur, pecel, dan lalapan. Tidak ada ramuan khusus untuk memperoleh manfaat seperti tersebut di atas. Cukup konsumsi secukupnya sebagai variasi makanan dan sayuran dalam menu sehari-hari.