obat usus buntu

Kunyit | Curcuma domestica

kunyit

kunyit

KUNYIT (Curcuma domestica) termasuk salah satu tanaman rempah dan obat, habitat asli tanaman ini meliputi wilayah Asia khususnya Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami persebaran ke daerah Indo-Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika. Hampir setiap orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya pernah mengkonsumsi tanaman rempah ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakanj jamu atau untuk menjaga kesehatan dan kecantikan. Nama daerah Kunir (Jawa), koneng (Sunda), konyet (Madura). Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin dan bisdesmetoksikurkumin dan zat-zat manfaat lainnya. Kandungan zat: kurkumin, detoksikurkumin, bisdemetoksikurkumin, sisanya minyak asiri, lemak, karbohidrat, protein, pati, vitamin C, garam-garam, mineral (zat besi, fosfor, dan kalsium).

CARA MENDAPAT KUNYIT
Perbanyakan tanaman dengan rimpang ini dapat dilakukan dengan cara memilih rimpang indukan yang bermata tunas 2-3 mata tunas kemudian disemai pada media semai. Perawatannya meliputi pemupukan pengendalian gulma dan hama penyakit, pembumbunan tanaman. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-2.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Rimpang.

KHASIAT KUNYIT
Pemberian kunyit bermanfaat menghambat terjadinya degenerasi albuminosa pada ginjal mencit (tikus putih kecil) Balb/c yang diberi parasetamol, kurkumin pada kunyit berpotensi sebagai antifertilitas dan penolak nyamuk. Khasiat lain dari kunyit antara lain: Bagian rimpangnya untuk mengobati diabetes mellitus, tifus, usus buntu, disentri, sakit keputihan, haid tidak lancar, perut mulas saat haid, memperlancar ASI, penyakit cangkrang, amandel, berak lendir, dan morbili.

1. Diabetes mellitus
3 rimpang kunyit, ½ sendok teh garam. Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum 2 kali seminggu ½ gelas.

2. Tifus
2 rimpang kunyit, 1 bonggol sere, 1 lembar daun sambiloto. Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk halus dan dipipis, kemudian ditambah 1 gelas air masak yang masih hangat, dan di saring. Cara menggunakan: Diminum, dan dilakukan selama 1 minggu berturut-turut.

3. Usus buntu
1 rimpang kunyit, 1 butir buah jeruk nipis, 1 potong gula kelapa/aren, garam secukupnya. Cara membuat: Kunyit diparut dan jeruk nipis diperas, kemudian dicampur dengan bahan yang lain dan disedu dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring. Cara menggunakan: Diminum setiap pagi setelah makan, secara teratur.

4. Disentri
1-2 rimpang kunyit, gambir dan kapur sirih secukupnya. Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas keiiiudten disaring. Cara menggunakan: Diminum dan diulangi sampai sembuh.

5. Sakit Keputihan
2 rimpang kunyit, 1 genggam daun beluntas, 1 gagang buah asam,l potong gula kelapa/aren. Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian di saring. Cara menggunakan: Diminum 1 gelas sehari.

6. Haid tidak lancar
2 rimpang kunyit, ½ sendok teh ketumbar, ½ sendok teh biji pala, ½ genggam daun srigading. Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk halus kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Cara menggunakan: Diminum 1 gelas sehari.

7. Perut mulas pada saat haid
1 rimpang kunyit sebesar 4 cm, 1 rimpang jahe sebesa 4 cm, 1/2 rimpang kencur sebesar 4 cm. Cara membuat: Semua bahan tersebut dicuci bersih dan diparut untuk diambil airnya, kemudian di tambah dengan perasan jeruk nipis, diseduh dengan ½ gelas air panas dan disaring. Cara menggunakan: Ditambah garam dan gula secukupnya, dan diminum pada hari pertama haid.

8. Memperlancar ASI
1 rimpang kunyit. Cara membuat: Kunyit ditumbuk sampai halus. Cara menggunakan: Dioleskan sebagai kompres di seputar buah dada 1 kali setiap 2 hari.

9. Cangkrang (Waterproken)
2 rimpang kunyit, 1 genggam daun eceng, Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk sampai halus. Cara menggunakan: Dioleskan pada bagian yang kena cangkrang.

10. Amandel
1 rimpang kunyit, 1 butir jeruk nipis, 2 sendok madu. Cara membuat: Kunyit diparut, jeruk diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu dan ½ gelas air hangat, diaduk sampai merata dan disaring. Cara menggunakan: Diminum secara rutin 2 hari sekali.

11. Berak lendir
1 rimpang kunyit, 1 potong gambir, ¼ sendok makan kapur sirih. Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring. Cara menggunakan: Diminum 2 kali sehari ½ gelas, pagi, dan sore.

12. Morbili
1 rimpang kunyit dan 1 rimpang dringo, bangle. Cara membuat: Kedua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus. Cara menggunakan: Dioleskan pada seluruh badan sebagai bedak.

Gendola | Basella rubra Linn

gendola

gendola

GENDOLA atau Basella rubra Linn, tumbuh liar, merambat pada pagar, atau pergola sebagai tanaman hias. Tanaman ini dapat ditemukan dari 1-500 m dpi. Tanaman ini termasuk melilit kekiri, tumbuh merayap atau memanjat, panjang sampai 6 m. Batangnya panjang tidak berkayu dan sangat lemah, bentuknya bulat, lunak, bercabang, merayap dan melilit pada tonggak atau para-para. Batang yang merayap di atas tanah, akan mengeluarkan akar. Daun tunggal, bertangkai, letak berseling. Bentuk daun bulat telur, ujung dan pangkal tumpul, tepi rata kadang berombak, panjang 2-17 cm, lebar 1-13 cm, pertulangan menyirip, warnanya hijau. Bunganya bunga majemuk duduk sepanjang poros bulir, panjang 3-21 cm, mahkota putih dengan ujung ungu. Buahnya buah buni, bulat, diameter 4-7 mm, masih muda hijau, setelah masak warnanya menjadi ungu. Bijinya satu, bulat, keras, warnanya merah keputihan. Ada dua warna gendola, putih dan merah. Perbedaannya pada warna batang dan tulang daun.

Kandungan kimia yang terkandung dalam tanaman ini saponin, Vitamin A,B,C glucan c, karoten, asam organic, mucopolyscharida

CARA MENDAPATKAN GENDOLA
Perbanyakan dengan stek batang atau biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Semua bagian tanaman.

KHASIAT GENDOLA
Semua bagian tanaman dapat mengobati radang usus buntu (appendicitis), disentri, berak darah, radang kandung kencing, kencing sedikit dan sakit (anyang-anyangan influenza, sembelit, borok, bisul dan abses. Bunganya dapat digunakan mengobai campak (measles), cacar air (varicella) puting susu pecah-pecah, sedangkan akarny. mengobati pegal linu, rematik. Buahnya dapat mengobati radang selaput mati (conjungtivitis).

RESEP
1. Radang usus buntu
Seluruh tanaman gendola sebanyak 60 – 70 g dicuci bersih, potong-potong, Ialu direbus dengan air bersih secukupnya sampai bahan terendam seluruhnya. Setelah airnya sisa setengah, angkat dan dinginkan, Ialu diminum.

2. Influenza
15 g daun segar dicuci Ialu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan sedikit garam dan diaduk sampai larut. Minum.

3.Sembelit

Daun segar dimasak, makan.

4. Kencing sedikit
70 g daun segar dicuci bersih, rebus dengan air secukupnya. Setelah dingin diminum seperti air teh.

5. Berak darah
25 g tanaman gendola, 35 g kapulaga dan seekor ayam betina tua yang telah dibuang kepala, kaki dan jeroannya, dimasak dengan air secukupnya.

6. Dada terasa panas dan sesak
70 g gendola segar direbus dengan air secukupnya sampai kental. Campur dengan arak, minum.

Rumput Mutiara | Hedyotis corymbosa

rumput-mutiara

rumput-mutiara

TANAMAN Rumput Mutiara memiliki nama Latin Hedyotis corymbosa dengan sinonim Oldetilandia corymbosa, Linn termasuk dalam famili Rubiaceae. Nama lokal Rumput Mutira yaitu Rumput Siku-Siku, Bunga Telor Belungkas (Indonesia); Daun Mutiara, Rumput Mutiara (Jakarta); Katepan, Urek-Urek Polo (Jawa), Pengka (Makasar); Shui Xian Cao (China). Tanaman ini seperti rumput tumbuh rindang berserak, agak lemah, tinggi 15-50 cm, mempunyai banyak percabangan. Batang bersegi, daun berhadapan bersilang, tangkal daun pendek/hampir duduk, panjang daun 2 – 5 cm, ujung runcing, tulang daun satu di tengah. Ujung daun mempunyai rambut yang pendek. Bunga ke luar dari ketiak daun, bentuknya seperti payung berwarna putih, berupa bunga majemuk 2-5, tangkai bunga (induk) keras seperti kawat, panjangnya 5-10 mm.
Tanaman ini memiliki rasa manis, sedikit pahit, lembut, netral, agak dingin, mengandung senyawa hentriacontane, stigmasterol, asam ursolat, asam oleanolat, (sitosterol, sitisterol-D-glukosida, asam p-koumarat, flavonoid glikosida dan baihuasheshecaosu (kemungkinan analog koumarin).

CARA MENDAPATKAN RUMPUT MUTIARA
Perbanyakan tanaman rumput mutiara dapat dilakukan dengan biji. Biji ditanam di persemaian, setelah tumbuh dipindahkan ke polybag, setelah tanaman cukup besar, baru dipindahkan ke lahan. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat pada tanah lembap, serta banyak dijumpai di pinggir jalan dan selokan. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat 250-1.500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Seluruh bagian tanaman

KHASIAT RUMPUT MUTIARA
Tanaman Rumput Mutiara secara tradisional banyak digunakan untuk menghilangkan panas, antiradang, diuretik, menyembuhkan bisul (anticarbuncular), menghilangkan panas dan toxin, mengaktifkan circulasi darah, mengobati penyakit tonsilis, bronkhitis, gondongan, pneumonia, radang usus buntu, hepatitis, radang panggul, infeksi saluran kemih, borok, kanker lambung, kanker servix, kanker payudara, rectum, fibrosarcoma, dan kanker nasofaring. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol Rumput Mutiara memiliki aktivitas hepatoprotektif sehingga dapat menangani sakit liver/hepatitis, memiliki aktivitas antioksidan, sitotoksik efek dan aktivitas sebagai anti bakteri.

RESEP
Bagian tanaman yang biasa digunakan adalah seluruh tanaman, segar atau dikeringkan. Pada umumnya untuk pemakaian secara oral menggunakan tanaman Rumput Mutiara sebanyak 15-60 g kemudian direbus. Ekstrak tanaman juga dapat dibuat dalam bontuk tablet, granul dan obat suntik. Pemakaian luar untuk mengobati memar, infeksi kulit akibat bakteri, gigitan ular, tersiram air panas, tulang patah dan terkilir, umumnya dengan cara melumatkan herba segar, kemudian dibubuhkan di tempat yang sakit.

Radang usus buntu (Acute simple appendicitis) dan peritonitis lokal yang ringan
60 g Seluruh bagian tanaman Rumput Mutiara direbus, dibagi untuk 2-3 kali minum, selama 6-8 hari. Pada kasus berat, harus dengan campuran lain.

Sumbatan saluran sperma (Epididymic stasis)
30 g Seluruh bagian tanaman Rumput Mutiara direbus. Air rebusan diniinum selama 3-4 minggu, pada kasus-kasus nyeri buah zakar akibat gumpalan sperma setelah dilakukan pengikatan saluran epididymis.

Penyakit Kanker
30-60 g Seluruh bagian tanaman Rumput Mutiara direbus. Air rebusan diminum. Ditambahkan pada pengobatan konvensional/obat anti tumor, baik bersama-sama atau diberikan berseling.

Efek samping pemakaian tanaman ini yaitu pada beberapa penderita merasakan mulut kering setelah pemakaian selama 10 hari. Suntikan dosis tinggi menyebabkan penurunan sel darah putih yang ringan, dan kembali normal setelah 3-5 hari obat dihentikan. Beberapa kasus chronic asthmatic bronchitis menyebabkan nervous.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by