obat sakit gigi

Sakit Gigi

Ramuan 1:

Teteskan 3 tetes getah daun kemiri ke bagian yang sakit. Lakukan 3x seminggu.

Ramuan 2 

Dengan minyak biji pala. Teteskan sedikit saja ke bagian yang sakit.

Ramuan 3

Dengan minyak cengkih. Caranya, gigi yang berlubang disumbat dengan kapas yang telah diteteskan dengan minyak cengkih. Atau, 10 butir cengkih disangrai lalu digiling halus. Masukkan pada lubang gigi secukupnya, lalu ditutup dengan kapas.

Jamu Kesehatan Gigi dan Sakit Tenggorokan

Bahan:
3 lembar daun sirih
5 biji cengkih kering

Cara membuat:

  • Cuci bersih bahan.
  • Potong kasar daun sirih.
  • Masukkan daun sirih dan cengkih ke dalam gelas.
  • Rendam dengan air panas selama 15 menit dan saring.
  • Pakai airnya untuk berkumur.
  • Untuk sakit tenggorokan, berkumur sampai daerah tenggorokan sembuh.
  • Lakukan setiap hari.

Ajeran | Bidens pilosa

ajeran

ajeran

NAMA DAERAH:
Hereuga. jaringan, ketul, ketul kebo. ketul sapi, ketulan. lancituwa.

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Akar. daun, seluruh tanaman

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Rasa pahit. agak dingin. penurun panas (antipiretik). antiradang (anti-inflamasi). menghentikan pcrdarahan. melancarkan peredaran darah, astringen.

URAIAN TANAMAN:

Tumbuhan liar, kadang-kadang di kebun sebagai tanaman hias. Tinggi 50-150 cm. tumbuh di pinggir jalan dan tanah kosong yang tidak terpelihara, ditempat panas atau agak teduh dan lembap. Batang 4 persegi. warna hijau, dan ujung batang kadang-kadang berbulu kasar. Daun bertiga atau terbagi tiga bentuk bulat telur, pinggir bergerigi, warna hijau mempunyai tangkai daun. Pada pangkal tangkai daun tcrdapat daun kecil-kecil. Bunga bcrtangkai, mahkota bunga berwarna putih. dengan putik bulat bcrwarna kuning.

KANDUNGAN KIMIA:
Phytosterin B

KEGUNAAN:
1. Influenza, demam. sakit tenggorok (penyebab virus).
2. Radang usus buntu (Acute appendixitis).
3. Acute infectious hepatitis.
4. Gastroenteritis (berak-berak/mencret).
5. Rheumatik sendi.
6. Radang selaput otak 7. Wasir (haemorrhoids), gatal-gatal (pruritus).
8. Sakit gigi.

PEMAKAIAN:
15 – 120 gr. direbus.

PEMAKAIAN LUAR:
Radang kulit bernanah (Pyodermi), gigitan ular, memar terpukul. wasir. gatal-gatal, lumatkan bahan segar untuk dipakai ditempat yang sakit, atau rebus dengan air untuk cuci. Untuk koreng, daun dilayukan diatas api, ditempelkan pada tempat kelainan.

CARA PEMAKAIAN:
Appendixitis : * Bidens pilosa 60-120 gr., Allium sativum (bawang putih) 30-60 gr, direbus, dibagi dalam 4 dosis.
Encephalitis epidemica: Bidens pilosa 15-30 gr.
* Murraya paniculata (kemuning) 30-90 gr, rebus dengan 4 gelas air menjadi 1½ gelas, untuk 2 kali minum. Untuk yang berat, untuk 1 kali minum, sehari 2 kali.
Sakit gigi: Daun dikunyah

OBAT PATEN:
Ganmaoching.

Mondokaki | Ervatamia divaricata

mondokaki

mondokaki

NAMA DAERAH:
Jawa: mondokaki, bunga wari Nusatenggara: bunga nyingin Mr ku: kembang mantega, kembang susu, bunga manila, bunga susong

NAMA ASING:
Wax flower plant, east mdian rose-bay, nero’s crown, ceylon jasmine, rosa de nielo.

NAMA SIMPLISIA:
Tabernaemontanae radix (akar mondokaki).
Tabernaemontanae cortex (kulit mondokaki).

URAIAN TANAMAN:
Mondokaki biasa ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan dan di taman-taman. Asalnya dari India, tersebar di kawasan Asia Tenggara serta kawasan tropik lainnya, dan dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 400 m dpi.
Perdu tegak yang banyak bercabang, tinggi 0,5-3 m, batang bulat berkayu, mengandung getah seperti susu. Daun tunggal, tebal seperti kulit, letak berhadapan, bertangkai pendek. Helaian daun bentuknya bulat telur memanjang atau jorong, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, permukaan atas licin mengkilap, tulang daun menyirip, panjang 6-15 cm, lebar 2-4 cm, warnanya hijau. Tangkai bunga keluar dari ketiak daun, 1 atau sepasang, pendek dengan beberapa bunga. Bunga biasanya double, warnanya putih dengan bagian tengah berwarna kuning, diameter 5 cm, wangi. Buahnya buah kotak, bulat panjang, berbulu. Biji berdaging, berselaput, warnanya merah. Tanaman ini mempunyai akar tunggang, bentuknya silindrik, diameter 1-5 cm, warnanya kuning, permukaan luar bergabus tipis dan tidak mudah terkelupas.
Perbanyakan dengan stek atau cangkok.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Asam, sejuk. Membersihkan panas dan racun (toksin), menghilangkan sakit (analgetik), menurunkan tekanan darah, peluruh dahak, obat cacing (anthelmintic).

KANDUNGAN KIMIA:
Kulit batang dan akar: Tabernaemontanin, koronarin, koronandin, dregamin, vobasin, korin, kortin, lupeol, tanin.

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Akar, daun, bunga dan kulit batang.

KEGUNAAN:
Daun:
Bisul.
Batuk berdahak.
Radang kelenjar payudara.
Digigit anjing gila.
Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Terkilir.

Getah daun:
Radang mata, kekeruhan kornea
Mencegah timbulnya radang pada luka

Akar:
Tenggorok bengkak dan sakit, batuk.
Tulang patah (fraktur), sakit gigi.
Cacing keremi.
Diare.
Gigitan binatang berbisa seperti kalajengking.

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 15-25 g, direbus
Pemakaian luar: Daun secukupnya dilumatkan, dipakai untuk menurap radang kulit, radang payudara, luka, dan bisul.

CARA PEMAKAIAN:
Diare:
10-15 g akar dicuci lalu dipotong tipis-tipis, direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sedikit-sedikit.
Sakit gigi:
Akar secukupnya dicuci bersih lalu dikunyah dengan gigi yang sakit.
Sakit mata. radang kulit dan luka:
Daun secukupnya dicuci bersih, bilas dengan air matang lalu ditumbuk halus. Air perasannya dapat menyejukkan bila diteteskan pada mata yang sakit atau dioleskan pada radang kulit dan luka.
Cacing keremi:
4 jari akar mondokaki dicuci dan dipotong-potong seperlunya. rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 2 kali minum, habis dalam sehari.
Trachoma (radang mata kronis): ¾
 jari akar mondokaki, ⅓ genggam daun saga, daun sena dan daun tempuh wiyang masing-masing ¼ genggam, ½ jari kayu secang, ¾ jari kulit mesoyi, ¾ jari kulit kayu seriawan, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1½ gelas. Setelah dingin disaring, airnya untuk merambang mata yang sakit. Lakukan 3 kali sehari.
Batuk:
15 lembar daun dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 gelas Setelah dingin disaring, tambahkan air gula seperlunya. Bagi untuk 3 kali minum, habis dalam sehari.
Radang payudara:
20 lembar daun dicuci lalu ditumbuk halus, remas dengan 2 sendok makan air garam. Ramuan ini dipakai untuk menurap payudara yang sakit, lalu dibebat. Lakukan 2 kali sehari.
Radang kulit bernanah:
Bunga segar secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa, aduk sampai merata. Ramuan ini dipakai untuk menurap kulit yang meradang

Inggu | Ruta angustifolia [L.] Pers

NAMA Lokal adalah Inggu (Sunda), godong minggu (Jawa). aruda (Sumatera). Anruda busu (Makasar), Raute (Jerman), ruta (Italia), wijnruit (Belanda), Common rue herb, rue, herb of grace (Inggris). Di Eropa dikenal sebagai tumbuhan obat penolak guna-guna. Minyak esensialnya digunakan untuk pembuatan parfum dan kosmetik. Perbanyakan dengan setek batang. Sifat kimiawi dan efek farmakologis antara lain herba rasanya pedas, agak pahit, dingin. Minyak asirinya mengandung oleum rutae, rasanya pahit, pedas dan memualkan, larut dalam air, tetapi tidak larut dalam alkohol dan eter. Tanaman ini termasuk tanaman langka.

Tanaman ini termasuk terna (tumbuhan yang batangnya lunak karena tidak membentuk kayu), tumbuh tegak, tinggi mencapai 1,5 m, batang berkayu, silindris, ramping. Percabangan banyak, lemah, seluruh bagian bila diremas berbau tidak sedap. Daun majemuk menyirip ganda, letaknya berseling, dengan anak daun lanset atau bulat telur sungsang, pangkal menyempit, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan tidak jelas, panjang 8-20 mm, lebar 2-6 mm, warnanya hijau muda. Bunga majemuk dalam malai rata, keluar di ujung ranting, dengan mahkota berbentuk rnangkok warna kuning terang. Buah kecil, lonjong, terbagi menjadi 4-5 kotak, warnanya cokelat. Biji kecil berbentuk ginjal, warnanya hitam.

Inggu berasal dari Eropa Selatan dan Afrika Utara. Di Jawa, sering ditanam di kebun pada daerah pegunungan sampai ketinggian 1000 m dpl.Seluruh herba dapat digunakan baik dalam bentuk segar atau yang telah dikeringkan. Pengeringan dilakukan dengan cara dijemur memakai naungan. Herba ini rasanya memualkan.

CARA MENDAPATKAN INGGU
Perbanyakan tanaman dengan stek batang. Perawatannya dengan pengendalian hama  dan gulma, pemupukan, dan penviraman yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.200 m dpl.

KHASIAT TANAMAN INGGU
Demam, influenza, batuk, radang paru, ayan (epilepsi), hepatitis; kejang pada anak, colik, cacingan, histeri (hysteria), nyeri ulu hati, nyeri dada dan hernia, bisul, haid tidak teratur, tidak datang haid (amenorrrhea), radang kulit bernanah, memar akibat benturan benda keras, gigitan ular berbisa dan serangga, keracunan obat atau racun, pelebaran tembuluh darah balik (vena varikosa), radang vena (flebitis), dan sakit gigi.

RESEP
Kejang-kejang
Kompres, cuci muka atau mandi dengan rebusan daun inggu (sebagai obat penenang). Atau dengan resep lain: Daun inggu secukupnya; Cuka encer secukupnya, Diremas- emas, Untuk kompres di kepala: diperbaharui bila kepala sudah kering.

Kudis
Zuci luka dengan air rebusan daun inggu.

Sakit gigi
Daun inggu kering 2-4 gr direbus, airnya disaring, pakai untuk kumur beberapa tali.

Demam, masuk angin
Daun inggu kering 2-4 gr direbus, airnya disaring, minum. Atau dengan cara lain: )emam, Daun inggu 3-5 helai; Bunga sruni 1 buah; Air hangat secukupnya, Diremas- emas, Dipakai untuk mengusap badan dengan handuk kecil

Pegal-pegal
Daun inggu kering 2-4 gr direbus, airnya disaring, minum.

Sakit Lever
Daun inggu 25 g direbus bersama 15 g brotowali dan 10 g kunyit hingga airnya menjadi ?paronya. Minum secara rutin 3 kali sehari untuk menyembuhkan gangguan lever (sakit kuning) atau, sepertiga genggam daun inggu, direbus, 3 gelas jadi 1,5 gelas. Tambahkan gula batu. Minum sehari 2 x 3/4 gelas.

Ketombe
Daun inggu 3-5 helai; Rimpang kunyit 1 ruas jari; Air sedikit, Dipipis hingga berbentuk pasta, Rambut dibasahi dengan air; kemudian dilumuri dengan pasta dan garuklah ketombe dengan bantuan ujung jari tangan; atau dengan sisir; jika sudah terkelupas; rambut dikeramasi dengan sampo biasa; ulangi selama 4 hari.

Landep | Barleria prionitis

landep

landep

TANAMAN Landep (Barleria prionitis L.) memiliki sinonim nama Latin Prionitis hystrix Miq., termasuk ke dalam famili Acanthacea.Tanaman ini memiliki nama lokal yaitu] Jarong, Kembang Landep (Sunda); Landep (Jawa); Bunga Landak (Sumatera); Landhep (Madura); Katshare’ya, Kurantak (India, Pakistan); Percufine Flower (Inggris). Tanaman ini merupakan tanaman perdu dengan tinggi tanaman mencapai 1,5 – 2 m. Batang tanaman berkayu, segi empat, berbuku- buku, berambut, berduri kuat yang terdapat pada ketiak- ketiak daun. Daun Landep merupakan daun tunggal, daun mudanya berambut, letak berhadapan, panjang tangkai daun sekitar 4-8 mm. Helai daun jorong sampai lanset atau bundar telur memanjang dengan ujung meruncing, pangkal meruncing menyempit sepanjang tangkai, tepi rata agak berombak dan memiliki panjang 2-18 cm serta lebar 2- 6,5 cm. Pertulangan daun menyirip, daunnya berwama hijau. Bunga Landep merupakan bunga tunggal, simetris dua sisi, berbentuk elips memanjang dan berwarna kuning.

Buah Landep berwarna hijau, sedangkan bijinya berwarna cokelat. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan biji atau setek batang. Daun memiliki bau yang lemah, rasa agak kelat. Daun Landep mengandung saponin, flavonoida, tanin, garam kalium, dan silikat. Sedangkan akar mengandung saponin, flavonoida, dan polifenol. Ekstrak etanol tanaman Landep (daun & batang) mengandung senyawa feniletanoid glikosida.

CARA MENDAPATKAN LANDEP
Tanaman Landep banyak tersebar di Afrika, India, Sri Lanka dan daerah tropik Asia, termasuk di Indonesia. Di Indonesia ditemukan di daerah yang beriklim kering, tumbuh liar atau ditanam untuk pagar, mulai dari dataran rendah sampai 400 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan akar

KHASIAT LANDEP
Secara tradisional, tanaman ini banyak digunakan si berbagai penyakit. Di India, digunakan untuk mengobati pembengkakan, gout, arthritis dan rheumatik, untuk penenang dan penyakit kulit, sebagai immunorestoratif, batuk rejan dan asma pada bayi & anak-anak. Di Indonesia, tanaman ini biasanya digunakan untuk mengatasi rematik, sakit pinggang, demam, sakit perut, perut busung air, buang air seni kurang lancar, kudis, gusi nyeri, cacingan dan spermatorea (beser mani).

Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa rebusan daun landep dan daun kumis kucing berpotensi sebagai diuretik. Infus daun Landep juga berpotensi meningkatkan kelarutan batu ginjal kalsium dan kalium secara in vitro (pengujian di laboratorium). Menurut penelitian tanaman ini memiliki memiliki aktivitas antioksidan, berpotensi sebagai ekspektoran ( pengencer dahak), anti virus pada pernafasan, anti rematik, anti bakteri terhadap Bacillus cereus dan P. aeruginosa, berpotensi sebagai fungistatik (dapat membunuh jamur) dan fungisidal (dapat menghambat pertumbuhan jamur), memiliki aktivitas anti peradangan dan berpotensi sebagai imunostimulan (perangsang kekebalan) dan sebagai penurun gula darah/anti diabetes. Ekstrak akar tanaman Landep berpotensi mengurangi kesuburan laki-laki. Daun dan batang landep memiliki potensi sebagai hepatoprotektif (penjaga fungsi hati).

RESEP
Sakit Gigi
Daun Landep segar dicuci bersih dan dikunyah dengan gigi yang sakit.

Bisul dan Pembengkakan
Akar tanaman dilumatkan menjadi pasta kemudian ditapalkan pada bagian yang sakit.

Demam akibat virus
Daun dan bunga Landep direbus dengan air. Air rebusan diminum.

Luka
Sebanyak 15 g akar Landep dicuci bersih. Tambahkan 1/4 sendok teh kapur sirih. Tumbuk sampai lumat, kemudian tempelkan pada luka.

Kurap, Panu
Akar secukupnya digiling halus. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis, lalu diaduk merata sampai seperti bubur. Balurkan pada kurap, lalu dibalut. Ganti 2 kali sehari, sampai sembuh.

Rematik, Sakit Pinggang, Sakit Kepala
Sebanyak 1 genggam daun landep segar dicuci lalu digiling halus. Tambahkan air kapur sirih secukupnya sambil diaduk merata sampai menjadi seperti bubur kental. Balurkan ke bagian tubuh yang sakit. Bila sakit kepala, balurkan di kening.

Gusi nyeri dan berdarah
Daun landep segar dicuci lalu digiling halus. Air perasannya ditambahkan sedikit madu. Gunakan untuk memoles gusi yang sakit.

Demam, Sakit Perut, Melancarkan Buang Air Seni
Sebanyak 1 genggam daun landep segar dicuci lalu diseduh dengan 1 gelas air panas. Setelah dingin disaring, lalu diminum.

Sidaguri | Sida rhombifolia

sidaguri

sidaguri

SIDAGURI atau Sida rhombifolia (L.) termasuk tanaman semak dengan tinggi mencapa 2 m. Batangnya berkayu, berbentuk bulat, percabangan simpodial, dan berwama putil kehijauan. Daunnya tunggal, berseling, bentuk jantung, ujung bertoreh, pangkal tumpul tepi bergerigi, berbulu rapat, pertulangan menjari, dan berwarna hijau. Bunganya tunggal berbentuk bulat telur, terdapat di ketiak daun, berwarna hijau, mahkota bunga berwarna kuning, benang sari banyak dengan tangkai bersatu, dan kelopak berwarna hijau rnuda. Buah yang masih muda berwarna hijau dan setelah tua berwarna hitam. Bijinya bulat, kecil, dan berwarna hitam. Akarnya tunggang, dan berwarna putih. Kandungan kimiawi di tumbuhan Sidaguri, yaitu alkaloid, kalsium oksalat, tanin, saponin, fenol, asam amino, minvak terbang, dan zat philegmatic. Daun mengandung alkoloid, calsium oksalat, tanin, saponin, phenol, asam amino, minyak terbang. Batangnya mengandung tanin dan kalsium oksalat. Akarnya mengandung kaloid, steroid dan efedrine.

CARA MENDAPATKAN SIDAGURI
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta menyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-1.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT SIDAGURI
Bagi masyarakat,Sidaguri jarangdigunakan karena masih merupakan tanaman liar. Tetapi berdasarkan pengetahuan turun temurun, Sidaguri digunakan untuk mengobati radang. Selain itu, herba sidaguri mempunyai aktivitas antioksidan dan dapat menghambat pertumbuhan sel tumor, sebagai antimikrob, dan dapat memperbaiki kekurangan kalsium dalam tubuh. Selain itu, sidaguri juga berkhasiat sebagai antiinflamasi, antigout, obat mencret, disentri, sakit kuning, dan sakit gigi.

RESEP
Untuk menyembuhkan beberapa penyakit: radang, asam urat, sakit pinggang, obat mencret, disentri, sakit kuning dan sakit gigi.
Cara penggunaan: Ambil daun Sidaguri, dihaluskan kemudian oleskan pada bagia tubuh yang sedang radang, atau dapat direbus dan aimya diminum untuk mengobati radang, dan menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Sereh Dapur | Cymbopogon citrates

sereh-dapur

sereh-dapur

SEREH DAPUR (Cymbopogon citrates) merupakan tumbuhan yang masuk ke dalam famili rumput-rumputan atau Poaceae. Tanaman ini memiliki beberapa nama serai dapur (Indonesia), sereh (Sunda), bubu (Halmahera), serai, serai dan serai dapur (Malaysia), tanglad dan salai (Filipina), balioko (Bisaya), slek krey sabou (Kamboja), si khai/ shing khai (Laos), sabalin (Myanmar), cha khrai (Thailand). Penyebaran tanaman ini meliputi daerah Malesiana (Asia Tenggara hingga Papua). Tanaman ini dikenal dengan istilah Lemongrass karena memiliki bau yang kuat seperti lemon, sering ditemukan tumbuh alami di negara-negara tropis. Cymbopogon citratus tumbuh pada daerah dengan ketinggian 50 – 2.700 m dpl. Tanam pada berbagai kondisi tanah di daerah tropika yang lembab, cukup sinar matahari dan dengan curah hujan yang relatif tinggi.

Kandungan utama dari sereh dapur adalah sitral, komposisi lengkap yang terdapat di dalam minyak atsiri dari tanamn ini antara lain sitronelal 32-45%, geraniol 12-18%, sitronelol 11-15%, geranil asetat 3-8%, sitronelil asetat 2-4%, sitral, kavikol, augenol, elemol, kadonon, kadinen, vanilin, limonen, kamfen. Minyak serai memiliki aroma khar lemon, karena roma tersebut adalah sebuah senyawa bergugus fungsi aldehid, yakni sitral sebagai senyawa utama minyak. Kandungan minyak paling tinggi dihasilkan pada daun dari tanaman yang masih muda. Rata-rata tanaman yang dihasilkan berkisar antara 30-50 ton/ha/thn dengan nilai rendemen sebesar 0,25-0,5%.

CARA MENDAPATKAN SEREH DAPUR
Perkembangbiakan Cymbopogon citratus dilakukan dengan sistem bonggol akar pada batang semu (stool). Batang semu yang telah dewasa (minimal terdiri 10 pelepah daun) digunakan sebagai bibit.

KHASIAT SEREH DAPUR
Sereh dapat digunakan untuk menghambat atau membunuh bakteri-bakteri patogen yang ada di dalam mulut khususnya bakteri pembentuk plak pada gigi, yaitu bakteri Jtreptococcus mulans. Minyak atsiri sereh bersifat sebagai anti jamur dan anti bakteri sehingga dapat digunakan juga sebagai obat kumur. Tanaman ini juga berpotensi sebagai zat antioksidan, analgesik (penahan sakit), dan aflatoksigenik (racun yang berpotensi sebagai anti kanker hati). Selain itu tanaman ini dapat mengobati gangguan pencernaan, radang, diabetes, gangguan saraf, demam, mencegah kanker, menurunkan tekanan darah, sakit gigi, gusi bengkak, digunakan sebagai detoksifikasi dan merawat kulit agar tetap indah.

RESEP
1. Mencegah kanker
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa setiap 100 g sereh mengandung antioksidan yang dapat mencegah kanker. Pada tahun 2006, sebuah tim peneliti dari University Gurion di Israel menemukan senyawa dalam tubuh sereh yang bisa mematikan sel kanker tanpa merusak sel sehat.

2. Obat gangguan pencernaan
Teh yang mengandung sereh membantu mengatasi gangguan pencernaan, sakit perut, masuk angin, kram usus dan diare. Sereh juga membantu mengurangi gas dari usus sekaligus mencegah pembentukan gas lebih lanjut.

3. Detoksifikasi
Serai juga memiliki sifat detoksifikasi tubuh dengan meningkatkan jumlah dan frekuensi buang air kecil. Hal ini bisa membuat organ pencernaan, hati, pankreas, ginjal, dan kandung kemih bersih dan sehat karena zat beracun dan asam urat sudah disingkirkan.

Tagetes | Tagetes Erecta L.

tagetes

tagetes

TANAMAN Tagetes merupakan tanaman hias. Tanaman ini menyukai tempat terbuka yang terkena matahari langsung dan udara lembap. Tanaman tagetes atau lebih kenal tanaman tahi kotok ini merupakan tanaman herba tahunan yang tumbuh tegak, memiliki tinggi 1,5-1,3 m, bercabang, dan berbau tidak enak. Daun tunggal, menyirip berbagi sangat dalam sehingga menyerupai daun majemuk menyirip gasal. Taju anak daun pada kedua sisi 5-9, bentuknya memanjang hingga lanset menyempit, dengan bintik kelenjar bulat dekat tepinya, warnanya hijau. Bunga tunggal, berbentuk bongkol, warnanya kuning atau oranye. Buah keras, bentuk garis, dan berwarna hitam.

CARA MENDAPAT TAGETES
Perbanyakan tanaman sangat mudah hanya dengan meyebar bibitnya. Tanaman ini dapat tumbuh hampir di semua jenis tanaman dan dengan sinar matahari yang cukup. Perawatannya hanya dengan memberi air yang cukup dan berada di tempat sinar matahari yang cukup.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Bunga

KHASIAT TAGETES
Tanaman tagetes mempunyai khasiat yang banyak dengan bagian bunganya yang dipakai. Bunganya memiliki rasa pahit dan berbau khas. Tanaman tagetes berkhasiat sebagai antiradang, mengencerkan dahak, obat batuk, peluruh kencing (diuretic), dan memperbaiki gangguan pencernaan. Hal ini dikarenakan pada bagian bunga mengandung sebesar 0,1% terthienyl, dan 0,74% flavoxanthin. Cara penyimpanan bunga ini sangat mudah, setelah dipetik langsung dikeringkan dan disimpan pada tempat kering.

RESEP
1. Batuk rejan
Rebus bunga tahi kotok yang kering (15 g) dan gula (secukupnya) dengan dua gelas air sampai airnya tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali, masing-masing setengah gelas.

2. Sakit gigi
Rebus bunga tahi kotok kering (15 g) dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali. Masing-masing setengah gelas.

3 Sakit mata
Cuci bunga tahi kotok segar (satu kuntum), lalu rebus. Setelah dingin, saring dan gunakan untuk mencuci mata yang sakit dengan gelas mata.

Aren | Arenga pinnata

aren

aren

Kandungan:
a. kalori
b. serat
c. vitamin B1
d. vitamin B2
e. vitamin B3
f. vitamin B12
g. vitamin C
h. berbagai jenis asam amino penting

Manfaat
a. Nira aren dapat digunakan untuk mengatasi haid tidak teratur, menyembuhkan sembelit, sariawan, radang paru-paru, disentri, kepala pusing, dan mengatasi keletihan.
b. Gula aren bermanfaat untuk menghambat penyerapan kolesterol oleh tubuh karena memiliki kandungan kalori dan serat yang cukup tinggi.
c. Akar muda aren digunakan untuk obat kencing batu ginjal dan akar tuanya digunakan untuk obat sakit gigi.
d. Tangkai daun atau pelepah aren digunakan untuk menghaluskan kulit, menghilangkan jerawat, mengobati penyakit cacar, dan luka bakar. Kadang-kadang digunakan untuk bedak agar muka bersih bebas flek hitam.
e. Meningkatkan usia harapan hidup.

Malaka | Phyllanthus emblica

malaka

malaka

Pohon Malaka ini adalah pohon kecil, tumbuhnya lambat, tinggi mencapai 7 m, kadang-kadang bisa sampai 19 m. Tumbuh liar di hutan, padang rumput, belukar, pedesaan, dan tempat-tempat lain yang berhawa panas, pada ketinggian 20-1.200 di atas permukaan laut.

Daun tersusun menyirip, kecil-kecil berbentuk bulat panjang, panjang sekitar 1 cm, letak berseling.

Bunga kecil, berwarna kuning, berkelamin tunggal di satu pohon.

Buah berdaging, bulat sebesar kelereng, diameter sekitar 1,5 cm, warnanya kuning hijau, setelah matang warnanya merah kuning.

Buah dapat dimakan mentah atau dibuat manisan. Daun dan kulit pohon mengandung zat samak untuk menyamak kulit, di sampai dapat memberi warna biru pada kain dan anyaman bambu.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Buah: Pahit, manis, sedikit astringent, sejuk. Penurun panas (antipiretik), antiradang, menyejukkan tenggorokan, memelihara paru, obat batu. Herba ini masuk meridian limpa dan lambung.
Daun: pedas, netral, diuretik
Akar: tawar, netral, astringent, hypotensif, membersihkan panas dan racun.

Kandungan kimia:
Buah: vitamin C, tanin, glucogallin, gallic acid, ellagic acid, corilagin, terchebin, chebulagic acid. chebulinic acid, 3,6-digalloylglucose, mucic acid, phyllemblic acid, emblicol

Biji: linolenic, linoleic acid, oleic acid, stearic acid

Daun: Amlaic acid, lupeol, beta-sitosterol, ellagic acid, gallic acid, 3,-digalloyl-glucose, corilagin, chebulagic acid, chebulinic acid, glucogallin

Akar: lupeol, ellagic acid, beta-sitosterol

Bagian yang dipakai
Buah, akar, kulit pohon, daun, pemakaian segar atau yang telah dikeringkan.

Kegunaan:
Buah

Demam, flu, batuk
sakit tenggorok, sakit gigi
sariawan, gusi berdarah dan bernanah
kencing manis
kekurangan vitamin C
menghilangkan dahak dan haus
diphteria

Akar
hipertensi, radang saluran napas
sakit ulu hati, diare
sifilis, chancre, digigit lipan
TBC

Daun:
bengkak (edema) eksem, bisul
digigit lipan, ular berbisa
fistula ani

Tarragon | Artemisia dracunculus

tarragon

tarragon

Kandungan
a. zat antinyeri
b. minyak tarragon

Manfaat
a. mengatasi sakit gigi
b. menyembuhkan nyeri
c. menambah semangat

Jintan Hitam | Nigella sativa

jintan-hitam

jintan-hitam

Kandungan
a. minyak eter
b. asam lemak tak jenuh
c. minyak alami jintan hitam
d. vitamin E
e. betakaroten
f. zat antioksidan

Manfaat
a. mengobati perih dan radang tenggorokan
b. mengobati rematik
c. mengobati sakit gigi dan migrain
d. memperlancar haid
e. mengatasi bau mulut
f. menurunkan demam
g. mengobati flu dan membantu mengatasi penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti tifus, demam berdarah, hepatitis, HIV atau AIDS, dan flu burung
h. mengobati jerawat dan eksem
i. mencegah batu ginjal
j. meningkatkan daya tahan tubuh
k. mengatasi mabuk perjalanan, diare, kejang, dan masalah empedu
l. membersihkan saluran pencernaan
m. mengobati sesak napas
n. mencegah penyakit jantung
o. membasmi penyakit jantung
p. sebagai antibakteri alami
q. mencegah pembentuk sel tumor dan kanker

Sukun | Artocarpus comunis

sukun

sukun

SUKUN dengan nama latih Artocarpus comunis merupakan tumbuhan besar berupa pohon yang ketinggiannya dapat mencapai 30 m. Dilaporkan terdapat dua jenis sukun yaitu sukun yang berbiji dan tanpa biji. Buah sukun berwarna hijau, bersudut, bergores dengan ukuran sebesar kepala anak kecil. Batang sukun besar dan lurus dengan tajuk renggang, bercabang mendatar. Daunnya besar (20-40 x 20-60 cm),tersusun berselang-seling, berbagi menyirip dalam, liat agak keras seperti kulit, hijau tua mengkilap pada bagian sisi atas serta kusam, kasar dan berbulu halus pada bagian bawah. Seluruh bagian tanaman sukun mengeluarkan getah putih bila dilukai. Bunga muncul di ketiak daun dekat ujung ranting. Bunga jantan dalam bulir berbentuk panjang yang menggantung berwarna hijau muda dan menguning bila masak, serbuk sari berwarna kuning dan mudah diterbangkan angin. Bunga majemuk betina berbentuk bulat atau agak silindris berwarna hijau.

CARA MENDAPAT SUKUN
Sukun dengan biji dapat diperbanyak dengan menggunakan bijinya dan setelah 6 tahun akan berbuah. Sukun tanpa biji diperbanyak tidak dari bijinya melainkan secara tanpa kawin misalnya dengan cara mengiris akarnya hingga muncul tunas baru, lalu tunas yang telah tumbuh dapat dipindahkan.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Kulit, daun, bunga

KHASIAT SUKUN
Kulit sukun tanpa biji digunakan sebagai bahan minuman untuk wanita nifas untuk mencairkan darah. Daun sukun digunakan untuk mengobati penyakit kulit, sakit pembesaran limfa, dan sakit kuning. Selain itu daun sukun dilaporkan memiliki efek anti-inflamasi (senyawa yang dilaporkan memiliki efek ini ialah arcommunol E, 5′-geranyl-3,4,2′,4′-tetrahydroxychalcone, dan S’-geranyl-3,4,2’,4’-tetrahydroxydihydrochalcone), menghambat iradiasi UV. Sedangkan bunganya digunakan untuk mengobati sakit gigi.

RESEP
Abu daun sukun yang dibakar dicampur dengan sedikit minyak kelapa dan kunyit untuk mengobati penyakit kulit yaitu dengan cara menempelkan pada bagian yang sakit.

Daun tua sukun dipanggang di atas api kemudian diremas dengan air untuk mengobati sakit pembesaran limfa.

Bunga sukun dibakar sampai menjadi arang lalu dioleskan pada gigi yang sakit.

Lima lembar daun sukun yang sudah tua dan segar dicuci lalu direbus dengan 3 gelas ari sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan berwarna merah tua. Setelah dingin air rebusan ini diminum 1 gelas sebanyak dua kali sehari untuk mengobati sakit kuning.

Buah yang masih muda dimasak sebagai sayur atau irisannya dapat digoreng atau dipanggang di atas api.

Biji sukun juga dimakan setelah dibenamkan dalam abu panas atau direbus.

Daun Mint | Mentha cordifolia

daun-mint

daun-mint

DAUN MINT atau dikenal dengan nama ilmiah Mentha piperita adalah sebuah tanaman herbal yang sangat terkenal di seluruh dunia, apalagi semenjak banyak digunakan untuk berbagai produk seperti penyegar napas, permen karet, pasta gigi, obat kumur dan minyak angin. Lahan yang cocok untuk tanaman mint adalah lahan yang memiliki curah hujan sedang. Lebih cocok lagi cari lahan berada di dataran tinggi yang beriklim sejuk. Tanaman ini biasanya ditanam di Eropa, Asia, Afrika, Australia, dan Amerika Utara. Daun mint (Mentha Cordifolia) mempunyai aroma wangi dan did raba dingin menyegarkan. Aroma wangi dan semriwing daun mint disebabkan kandungan minyak asiri berupa minyak menthol. Daun ini mengandung vitamin C, provitamin A, fosfor, besi, kalsium dan potasium. Serat, klorofil dan fitonutrien juga banyak terkandung di dalam daun mint.

CARA MENDAPATKAN DAUN MINT
Perbanyakan tanaman dengan stek batang. Perawatan dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian sekitar 200-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT
Sakit kepala, nyeri otot, saraf, sakit gigi, dll. Daun mint dikenal cukup luas karena tanaman ini banyak dipakai untuk menambahkan citarasa mentol dalam produk permen, makanan, kosmetik, pasta gigi, hingga obat-obatan. Rasa mentol dalam mint ternyata mengandung sederet khasiat. Salah satu khasiat mint yang paling terkenal adalah mengatasi penyakit pencernaan seperti irritable bowel syndrome, minyak pepermint sangat baik mengurangi penyakit irritable bowel syndrome yang punya gejala sembelit, diare, kembung, mual, dan mulas.

Pepermint juga dipakai secara turun-temurun untuk mengatasi gejala flu, peradangan di mulut dan tenggorokan, infeksi sinus, dan infeksi pernapasan. Beberapa orang juga memakai daun mint untuk mengurangi nyeri haid. Sementara itu minyak peppermint (yang diperoleh dari hasil proses penyulingan) bisa dioleskan ke kulit untuk mengurangi sakit kepala, nyeri otot, saraf, sakit gigi, ruam alergi, infeksi bakteri, hingga menyembuhkan gatal akibat gigitan nyamuk. Rasa hangat yang ditimbulkannya bisa meredakan rasa nyeri.

RESEP
Teh Mint
Rebus air sampai mendidih.
Siapkan teko/tempat teh dan masukkan daun teh ke dalam teko/tempat teh.

Setelah air mendidih, masukkan air ke dalam teko/tempat teh.

Masukkan daun mint. Aduk sebentar dan biarkan layu dan tercampur rata bersama dengan daun teh.

Tunggu sampai keluar aroma teh dan mint.

Teh mint siap disajikan hangat dengan campuran gula yang takarannya sesuai selera.

Patah Tulang | Euphorbia tirucalli

patah-tulang

patah-tulang

TANAMAN patah tulang yang berasal dari Afrika tropis ini menyukai tempat terbuka yang terkena cahaya matahari langsung. Di Indonesia ditanam sebagai tanaman pagar, tanaman hias di pot, atau tumbuh liar dan dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 600 m dpl. Perdu, tumbuh tegak, tinggi 2-6 m, pangkal berkayu, banyak bercabang, bergetah seperti susu yang beracun. Tangkainya setelah tumbuh sekitar 1 jengkal akan segera bercabang dua yang letaknya melintang, demikian seterusnya sehingga tampak seperti percabangan yang terpatah-patah. Patah tulang mempunyai ranting bulat silindris berbentuk pensil, beralur halus membujur, warnanya hijau. Daunnya jarang, terdapat pada ujung ranting yang masih muda, kecil-kecil, bentuknya lanset, panjang 7-25 mm, cepat rontok. Bunga terdapat di ujung batang, berupa bunga majemuk yang tersusun seperti mangkok, warnanya kuning kehijauan. Buahnya bila masak akan pecah dan melemparkan biji-bijinya.

Selain digunakan sebagai tanaman obat, diketahui juga cabang dan ranting yang telah dikeringkan bila dibakar dapat mengusir nyamuk. Getahnya digunakan untuk meracun ikan sehingga mudah ditangkap, tetapl berbahaya bila mengenai mata karena dapat menyebabkan buta. Di Jawa, tanaman ini jarang berbunga. Perbanyakannya dapat dilakukan dengan stek batang.
Tanaman patah tulang memiliki sifat kimia berbau lemah, rasa mula-mula tawar, lama-lama menimbulkan rasa tebal di lidah, dengan getah beracun (toksik). Kandungan kimia pada getah mengandung senyawaan euphorbone, taraksasterol, alfalaktucerol, euphol, senyawaan euphol, senyawaan damar yang menyebabkan rasa tajam atau pun kerusakan pada selaput lendir, kautschuk (zat karet) dan zat pahit. Selain itu tanaman ini mengandung alkaloid, flavonoid, steroid, flavonoid, hidroquinon dan tanin.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN PATAH TULANG
Perbanyakan tanaman dengan stek batang. Tanaman ini dapat tumbuh sebagai tanaman pagar, tanaman hias di pot atau tumbuh liar pada dataran rendah sampai 600 m dpl.

Tanaman ini tidak memerlukan perawatan yang khusus hanya dengan penyiraman, air dan sinar matahari yang cukup.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar, batang, kayu, ranting dan getah

KHASIAT TANAMAN PATAH TULANG
Patah tulang ini berkhasiat sebagai obat sakit lambung, rhematik, sifilis, wasir. Tukak rongga hidung, nyeri saraf (untuk bagian akar dan ranting) serta penyakit kulit, kusta, tulang patah, sakit gigi, tahi lalat membesar dan gatan, kutil; tertusuk benda tajam (kaca), kapalan/penebalan kulit, keseleo.

RESEP
Untuk minum
Akar dan ranting dikeringkan, ditumbuk menjadi bubuk. Campur dengan lontong beras sampai merata, lalu dibuat pil kecil-kecil sebesar telur cecak, jemur. Dimakan bila perlu.

Pemakaian luar
Herba ditumbuk halus, diturapkan ke tempat yang sakit seperti bisul, kurap, keseleo terkilir, patah tulang, luka. Herba ditumbuk halus, campur dengan susu untuk penyakit gatal-gatal, penyakit kulit, kurap, tumor, kutil, clavus,

Kulit tertusuk duri, pecahan kaca, dsb
Pada bagian tubuh yang kulitnya tertusuk duri atau pecahan kaca dioleskan getah patah tulang. Getah itu akan mengeluarkan sendiri duri-duri itu dari kulit.

Kapalan (clavus), kutil
½ kg dahan dan ranting patah tulang setelah dicuci bersih direbus dengan 4 liter air sampai tersisa menjadi 2 liter. Bagian tubuh yang kulitnya menebal atau ada kutilnya direndam dalam air godokan tadi sewaktu masih hangat, selama ½ jam. Setelah dikeringkan, oleskan param yang dibuat dari trusi yang telah ditumbuk halus dicampur dengan putih telur, lalu dibalut.

Tulang patah (fraktur)
Pada kulit di atas tulang yang patah digosok dengan getah patah tulang. Kulit luar dahan patah tulang digiling halus, Tempelkan di atas tulang yang patah, lalu dibalut. ¾ genggam tangkai dan daun patah tulang, 1 genggam daun srigi, dicuci lalu digiling halus, Ramas dengan 4 sendok makan air garam, dihangatkan sebentar Dipakai untuk menurap bagian tubuh yang patah, lalu dibalut dengan daun bakung kulit randu. Diganti 2 kali sehari.

Frambusia
½ genggam patah tulang, ½ kepalan tangan gadung cina, dicuci lalu ditumbuk halus. Aduk merata dengan 1 sendok makan getah buah gondang, dan 2 sendok makan getah buah pepaya muda. Ramuan ini dipakai untuk melumas dan menurap kulit yang sakit. Lakukan 2 kali sehari.

Tahi lalat yang membesar dan gatal
Digosok dengan air jeruk nipis, lalu dengan kapas tahi lalatnya dilumaskan getah patah tulang. Lakukan beberapa kali sehari, bila sudah kering diulang. Hati-ha jangan kena mata.

Sakit gigi
Beberapa tetes getah patah tulang dengan kapas yang bersih dilumaskan pada gigi yang sakit dan berlubang. Lakukan 1-2 kali sehari, hati-hati jangan sampai mengenai gigi yang sehat.

Catatan:
Getah berbahaya bagi mata, dapat menyebabkan buta. Bila getah masuk ke dalam mata, cepat dibilas dengan air kelapa/santan.

Semanggi | Marsilea mutica

semanggi

semanggi

Kandungan
a. isoflavon
b. fitoestrogen

Manfaat
a. menyembuhkan panas dan demam
b. menyembuhkan penyakit darah
c. menyembuhkan penyakit asma
d. mencegah kerontokan rambut
e. menyembuhkan sakit gigi

Widuri | Calotropis gigantea

widuri

widuri

Kandungan
a. saponin
b. sapogenin
c. kalotropin
d. kalotoksin
e. uskarin
f. kalaktin
g. gigantin
h. harsa
i. flavonoida
j. polifenol
k. tannin
l. kalsium oksalat

Manfaat
a. menyembuhkan gatal-gatal
b. menyembuhkan penyakit kelamin
c. menyembuhkan bisul dan kudis
d. menyembuhkan sakit gigi akibat gigi berlubang
e. menghentikan batuk berdarah
f. menyembuhkan gigitan binatang berbisa
g. menyembuhkan campak

Sambung Nyawa | Gynura procumbens

sambung-nyawa

sambung-nyawa

SAMBUNG NYAWA (Gynura procumbens (Lour) Merr) merupakan suku asteraceae. Tanaman ini memiliki beberapa nama daerah seperti; daun dewa (Melayu), sambung nyawa dan ngokilo (Jawa). Daun tanaman ini mengandung senyawa flavonoid, sterol tak jenuh, triterpen, polifenol dan minyak atsiri. Hasil penelitian lain juga melaporkan bahwa tumbuhan ini mengandung senyawa tanin, saponin, steroid, triterpenoid, asam klorogenat, asam kafeat, asam vanilat, asam para kumarat, asam p-hidroksi benzoat, asparaginase, sterols, glikosida sterol, quercetin, kaempferol- 3-O-neohesperidosida, kaempferol-3-glukosida,quercetin-3-rham- nosyl(16)galaktosida, quercetin-3-0-rhamnosyl(l-6)glukosida. Kandungan flavonoidnya terdiri dari golongan flavon dan flavonol.

CARA MENDAPATKAN SAMBUNG NYAWA
Perbanyakan tanaman dengan stek. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yangcukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.000 m dpl.

BAGIAN TAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, umbi

KHASIAT SAMBUNG NYAWA
Tanaman ini dapat mengobati kanker kandungan, payudara dan kanker darah dengan memakan 3 lembar daun segar sehari selama 7 hari. untuk penyembuhan penyakit ginjal sebagai antikoagulan, mencairkan pembekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan perdarahan, menghilangkan panas, membersihkan racun, khusus bagian daunnya dapat digunakan untuk mengobati pembengkakan payudara, infeksi kerongkongannya, tidak datang haid, luka terpukul, melancarkan sirkulasi.

Manfaat lain dari bagian daun
Tanaman ini dilaporkan dapat mengobati batu ginjal, radang mata, sakit gigi, rematik sendi, perdarahan kandungan, kencing manis (diabetes mellitus), darah tinggi (hipertensi), ganglion, kista, tumor, demam, disentri, infeksi kerongkongan, pendarahan setelah melahirkan, patah tulang, memar. Memiliki potensi sebagai antikanker.

RESEP
Untuk mengatasi gigitan ular/serangga
Daun dan umbi tumbuhan sambung nyawa 1 batang, kunyit sebesar telur ayam 1 biji. Kunyit dikupas, dicuci kemudian ditumbuk bersama bahan lain hingga lembut. Tempelkan pada luka dan dibalut dengan air bersih.

Untuk mengatasi muntah darah/perdarahan rahim
Pohon Sambung nyawa dan umbinya 1 batang, kunyit 1 jari, kayu secang (tua) yang telah diserut ¼ genggam. Kunyit dikupas, diiris tipis, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan air 2 gelas hingga tinggal 1½ gelas. Angkat dan saring, diminum 2 kali sehari ½ gelas.

Untuk penyembuhan bisul
Daun Sambung nyawa segar 8 g dicuci, ditumbuk sampai lumat. Kemudian ditempelkan pada bisul.

Adas Manis | Pimpinella anisum

adas-manis

adas-manis

Kandungan
a. aroma khas
b. minyak esensial

Manfaat
a. menyembuhkan gangguan pencernaan
b. meredakan sakit gigi
c. mengobati penyakit kulit, seperti kudis, kurap, dan sakit akibat kutu
d. menyembuhkan batuk dan pilek
e. menyembuhkan insomnia

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by