obat radang tenggorokan

Ares Pisang | Musa paradisiaca

ares-pisang

ares-pisang

Kandungan
a. antiseptik
b. zat saponin
c. vitamin A
d. vitamin B
e. vitamin C
f. zat gula
g. air
h. tepung

Manfaat
a. menyembuhkan luka
b. mengatasi gigitan serangga
c. mencegah demam setelah melahirkan
d. mengatasi cacar air
e. mengatasi radang tenggorokan
f. mengatasi disentri
g. mengatasi radang ginjal
h. menyuburkan rambut

Brojo Lintang | Belamcanda chinensis

brojo-lintang

brojo-lintang

BROJOLINTANG dengan nama latin Belamcatida chinensis merupakan tanaman menahun yang tumbuh tegak dengan tinggi 50-120 cm. Tanaman ini memiliki bunga yang cantik sehingga sering digunakan sebagai tanaman hias. Daun brojolintang merupakan daun tunggal yang menutupi batang, bentuk daunnya lanset dengan ujung runcing dan pangkal terbelah serta tulang daunnya sejajar. Daun memiliki panjang antara 50-60 cm dan lebar 2-4 cm berwarna hijau.

Bunga brojolintang yang cantik merupakan bunga majemuk berkelamin dua. Bunga ditemukan di ujung batang dengan bentuk kelopak segi tiga memanjang. Benang sari sebanyak 3 buah dengan panjang 1-1,5 cm berwarna kuning. Kepala sarinya pipih berwarna kuning dan putiknya kuning dengan mahkota berbentuk bintang, segi enam dan halus berwarna jingga.

Buah brojolintang berbentuk kotak agak bulat memanjang dengan paruh dan berwarna hijau. Bijinya berbentuk bulat pipih dengan warna putih. Akar brojolintang yang banyak digunakan berbentuk serabut dengan warna putih kotor.

CARA MENDAPATKAN BROJO LINTANG
Perbanyakan tanaman brojo lintang ini dapat dilakukan dengan memisahkan anakan atau akarnya. Perawatannya dengan melakukan penyiraman dan pemupukan. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan tanah yang subur dan cukup air. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-800 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar

KHASIAT BROJOLINTANG
Bagian brojolintang yang banyak digunakan ialah akarnya, terutama untuk asma, batuk, nafas dan bau mulut, pencernaan tidak baik, radang amandel dan kerongkongan. Berdasarkan hasil laporan penelitian diketahui bahwa akar ini memiliki aktivitas juga sebagai antitumor dan antiperadangan. Selain itu bagian daunnya dilaporkan mampu menghambat kerja enzim a-glucosidase. Efek ini diperlukan oleh penderita diabetes. Selain itu daunnya juga memiliki efek antioksidan.

RESEP
Sebanyak 5 g akar brojolintang, 3 g kayu mesoyi, 2 helai daun sirih hijau, dan 5 g patikan kebo digodok dengan 110 ml air. Airnya diminum satu kali sehari sebanyak 100 ml untuk mengobati batuk atau asma.

Sebanyak 5 g akar brojolintang, 1 g buah adas, 2 g rimpang nyamplung dan dua helai daun sirih hijau dimasak dengan 100 ml air. Air rebusan tersebut digunakan untuk kumur umtuk mengatasi radang tenggorokan.

Daun Jarum Tujuh Bilah

dadap-ayam

dadap-ayam

NAMA LAIN tanaman ini adalah “7 Ciam Hiok” atau disebut juga daun jarum tujuh bilah atau daun tujuh duri. Tumbuhan ini merupakan jenis paling primitif dalam keluarga kaktus, mungkin satu-satunya kaktus yang mempunyai daun yangsebenarnya. Tanaman ini mudah ditanam dapat dibiakan melalui biji benih, daunnya mudah gugur dalam keadaan kering namun mudah pula tumbuh ketika airnya tercukupi, daunnya sedikit berlendir dan dapat dijadikan salad. Warna daun hijau bunga berwarna orange dan batangnya berduri. Tanaman ini berasal dari Korea, namun banyak tumbuh di Indonesia, Thailand dan Malaysia.

Daun jarum tujuh bilah (Pereskia sacharosa) mudah tumbuh pada semua iklim terutama iklim tropis. Keadaan optimum untuk pertumbuhannya adalah sinar matahari yang terang dan iklim tropika. Tanaman ini diberi nama daun jarum tujuh bilah karena terdapat tujuh batang duri yang meruncing tajam di sepanjang batangnya.

KHASIAT
Untuk kanker yang masih stadium 1-2, kista, kanker kolon/usus besar, kanker hidung, mulut/gusi bermasalah, perut kembung, tenggorokan bermasalah, darah tinggi, ambien, pasca operasi, ginjal, anti racun, infeksi, luka bakar dan rematik.

RESEP
Untuk mengobati penyakit-penyakit yang dituliskan diatas dapat mengkonsumsi daun ini dengan ramuan sebagai berikut:
Buat pencegahan: Konsumsi tiap hari 3 – 5 lembar daunnya / hari (dikunyah) seperti makan sayur atau masukkan 2 helai daun ke dalam air panas, kemudian diminum.
Buat pengobatan: Sebanyak 10 helai daun direbus, diminum airnya 3-4 kali sehari
Untuk luka bakar: Tempelkan daunnya pada luka, atau ditumbuk lalu dioleskan pada luka.
Daun dapat dibuat jus dan diminum.

Catatan: Jangan mengonsumi jenis herbal ini dengan mencampurkan dengan minuman teh, karena dapat mengurangi khasiatnya.

Sawi Tanah | Nasturtium montanum

sawi-tanah

sawi-tanah

Kandungan
a. zat antiracun
b. rorifone
c. rorifamide

Manfaat
a. mengatasi radang saluran napas
b. mengatasi batuk dan TBC
c. menyembuhkan panas
d. menyembuhkan penyakit campak
e. mengatasi rematik
f. mengatasi sakit tenggorokan
g. menyembuhkan hepatitis
h. menyembuhkan penyakit bisul
i. menyembuhkan memar dan luka
j. mengatasi gigitan serangga

Ramuan tradisional mengobati berbagai penyakit

sawi tanah secukupnya
air secukupnya

Cuci bersih, rebus sampai mendidih. Saring dan dinginkan. Minum dengan takaran 2 gelas (500 cc) setiap hari hingga sembuh. Dapat juga sawi tanah dijemur sampai kering, kemudian ditumbuk halus dan bila mau digunakan tinggal diseduh dengan air panas seperti menyeduh teh.

Sedangkan untuk pengobatan luar seperti untuk menyembuhkan gigitan serangga, mengatasi luka dan memar, cukup ambil daun sawi tanah secukupnya dan tumbuk halus, setelah itu tempelkan pada bagian yang terkena gigitan serangga atau luka.

Jati Mas | Tectona grandis

jati-mas

jati-mas

JATI EMAS (Tectotia grandis Lf.) disebut juga jati unggul atau jati super yang telah diteliti dan diseleksi secara berulang oleh para pemulia tanaman jati, sehingga menghasilkan produksi kayu berkualitas. Ciri-ciri dari jati emas adalah berbatang lurus, bentuk silindris dcngan batang yang relatif bebas percabangan, mengalami pertumbuhan yang cepat, tumbuh seragam, tahan hama penyakit dan cocok ditanam di daerah tropis terutama pada tanah yang banyak mengandung kapur. Tanah yang ideal adalah tanah jenis aluvial dengan kisaran pH 4,5 sampai 7. Dapat tumbuh dengan baik jika ditanam di daerah dataran rendah (50-80 m dpl) sampai dataran tinggi dengan ketinggian 800 m dpl. Tanaman ini sangat tidak tahan dengan kondisi tergenang air, sehingga area pertanaman jati emas mutlak membutuhkan sistem drainase yang baik.

Tanaman jati emas merupakan bibit unggul hasil budidaya sistem kultur jaringan dikembangkan pertama kali dalam laboratorium, yang tanaman induknya pada mulanya berasal dari negara Myanmar. Jati emas sudah sejak tahun 1980 ditanam secara luas di Myanmar dan Thailand. Sementara Malaysia menyusul penanaman jati emas secara meluas di tahun 1990. Di Indramayu, Jawa Barat sejak tahun 1999 telah dilakukan penanaman jati emas sampai satu juta pohon.Tanaman jati emas sudah bisa dipanen mulai umur 5, 10,15 tahun dan menghasilkan kualitas kayu yang tetap baik yang biasa diterima di pasaran nasional maupun internasional.

Tanaman jati emas termasuk ke dalam tanaman kelas Angiosermae. Kandungan kimia yang terdapat pada jati emas adalah senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, resin, glukosa, asam lemak, asam fenolik, lender (kandungan aktif utama yang berhubungan dengan aktivitas pelangsing tubuh), p-sitosterol, kaffein, friedelin-3a-asetat, friedelin- 3β- ol, terpens/sterol, karotenoid, dan karbohidrat.

CARA MENDAPATKAN JATI MAS
Untuk memperbanyak bibit tanaman jati digunakan cara okulasi (teknik perbanyakan anaman secara vegetatif dengan menempelkan mata tunas dari suatu tanaman kepada anaman lain yang dapat bergabung (kompatibel) dengan tujuan menggabungkan sifat-sifat yang baik dari setiap komponen sehingga diperoleh pertumbuhan dan produksi yang baik). Selain itu dilakukan juga teknik kultur jaringan (teknik perbanyakan tanaman dengan cara mengisolasi bagian tanaman seperti daun, mata tunas, serta menumbuhkan bagian-bagian tersebut dalam media buatan secara aseptik yang kaya nutrisi dan zat pengatur tumbuh dalam wadah tertutup yang tembus cahaya sehingga bagian tanaman dapat memperbanyak diri dan bergenerasi menjadi tanaman lengkap. Dengan cara okulasi dan kultur jaringan, maka akan didapat sifat unggul yang sama dengan indukannya.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar dan daun

KHASIAT JATI MAS
Tanaman ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dan biasa digunakan untuk rehabilitasi lahan kritis. Kulit jati dapat digunakan sebagai pewarna alami menghasilkan warna cokelat. Namun secara farmakologi tanaman ini memiliki potensi sebagai antioksidan dan mengurangi aktivitas radikal bebas karena memiliki kandungan senyawa flavonoid. Selain itu dapat mengobati radang tenggorokan dan nyeri perut (disentri).

Daun jati juga bisa digunakan untuk ramuan obat batuk darah, haid tidak teratur, kholera dan radang tenggorokan (obat luar). Tetapi kayu atau arang kayunya dapat digunakan sebagai obat demam, kholera, mencret, sakit perut, radang kulit bernanah (obat luar) dan sakit kulit (obat luar).

RESEP
Untuk pengobatan disentri dapat menggunakan beberapa campuran bahan di antaranya:
Bawang merah 3 butir, daun alam 5 lembar, arang kayu jati 1 jari, mesoyi 1 jari, rimpang jahe 1 jati, teh adas 1 sendok, pulosari 1 jari, jinten hitam 1 sendok, gula enau 3 jari, ganti 1 jari. Semua bahan ditumbuk halus, tambah garam sedikit, kemudian diperas, saring, lalu dapat diminum. Ampasnya dapat digunakan untuk menggosok dada, leher dan punggung.

Pecut Kuda | Stacytharpheta jamaicensis

pecut-kuda

pecut-kuda

PECUT KUDA mempunyai nama latin Stacytharptieta jatnaicensis L. Vahl. Dan beberapa sinonim yaitu S. marginata Vahl., S. pilosiuscula H.B.K., S. villosa Turcz., S. urticifblia Dal/..

Pecut kuda merupakan tanaman tcrna tahunan, tegak, tinggi 20-90 cm. Daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan. Helaian daun berbentuk bulat telur, pangkal menyempit, ujung runcing, tepi bergerigi, permukaan jelas berlekuk-lekuk, panjang 4-8 cm, lebar 3-6 cm, berwarna hijau tua. Bunga majemuk tersusun dalam poros bulir yang memanjang, seperti pecut, panjangnya 4-20 cm. Bunga mekar dalam waktu yang berbeda, ukurannya kecil, berwarna ungu, jarang berwarna putih. Pecut kuda tumbuh liar di tepi jalan, tanah lapang, dan tempat-tempat telantar lainnya. Tanaman yang berasal dari Amerika tropis ini dapat ditemukan di daerah cerah, sedang, terlindung dari sinar matahari, dan pada ketinggian 1-1.500 m dpl. Senyawa kimia yang dikandung antara lain adalah karbohidrat, glikosida, saponin, flavonoid, tanin, terpenoid dan alakaloid.

CARA MENDAPATKAN PECUT KUDA
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan dan penyiraman air yang cukup. Pecut kuda dapat tumbuh liar di tepi jalan, tanah lapang dan tempat terlantar lainnya. Tanaman ini juga ditemukan di daerah cerah, sedang, terlindung dari sinar matahari dan pada ketinggian 1-1.500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, tangkai, akar

KHASIAT PECUT KUDA
Di masyarakat, tanaman pecut kuda dikenal bisa digunakan sebagai pembersih darah, anti radang dan diuretik. Juga bisa digunakan mengatasi penyakit wanita seperti haid tidak teratur dan keputihan. Selain itu juga dimanfaatkan untuk antihepatitis, antidiabetes, pengobatan masalah kulit, mengatasi ketegangan dan insomnia. Pecut kuda juga bisa digunakan untuk membersihkan luka. Penelitian menunjukkan tanaman ini bersifat toksik terhadap nyamuk Aedes aegyptii dan berpotensi dimanfaatkan sebagai larvasida atau adultisida untuk mencegah penyakit demam berdarah. Pecut kuda juga berkhasiat antioksidan.

RESEP
Radang tenggorokan, batuk
Sediakan 50 g seluruh bagian tanaman pecut kuda segar, 2 buah kencur ukuran sedang, 2 siung bawang putih. Cuci bahan-bahan tersebut, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan ½ cangkir air gula sambil diaduk rata, lalu peras dan saring. Selanjutnya minum air yang terkumpul, lakukan 3 kali sehari selama 3-5 hari.

Keputihan
Cuci 50 g akar pecut kuda segar lalu iris-iris seperlunya. Tambahkan 3 gelas air bersih, lalu rebusan sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring dan air saringannya dibagi untuk dua kali minum, pagi dan sore hari masing-masing ½ gelas.

Hepatitis A
Cuci 5-10 tangkai bunga pecut kuda sampai bersih, lalu potong-potong seperlunya. Tambahkan gula batu secukupnya, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1  gelas. Setelah dingin saring dan air saringannya diminum. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Rematik
Cuci 10-60 g seluruh bagian tanaman pecut kuda segar, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa 1 gelas. Setelah dingiin, saring dan air saringannya diminum sehari 2 kali, masing-masing ½ gelas.

Tebu | Sacharum officinarum

tebu

tebu

GULA PUTIH adalah salah satu hasil dari pengolahan batang tumbuhan tebu (Sacharum officinarum). Tebu termasuk keluarga Graminae atau rumput-rumpu tandan berkembang biak di daerah beriklim udara sedang sampai panas. Tebu cocok pada daerah yang mempunyai ketinggian tanah 1 sampai 1300 m dpl. Di Indonesia terdapat beberapa jenis tebu, di antaranya tebu (Cirebon) hitam, tebu kasur, POJ100, POJ 2364, EK 28, POJ 2878. Setiap jenis tebu memiliki ukuran batang serta warna yang berlainan. Tebu termasuk tumbuhan berbiji tunggal. Tinggi tumbuhan tebu berkisar 2-4 m. Batang pohon tebu terdiri dari banyak ruas yang setiap ruasnya dibatasi oleh buku-buku sebagai tempat duduknya daun. Bentuk daun tebu berwujud belaian dengan pelepah. Panjang daun dapat mencapai panjang 1-2 m dan lebar 4-8 cm dengan permukaan kasar dan berbulu. Bunga tebu berupa bunga majemuk tersusun atas malai, sedangkan akarnya berbentuk serabut. Batang tebu mengandung air gula yang berkadar sampai 20%. Nama lokal tebu adalah tebu, Rosan (Jawa); tiwu (Sunda), tebhu (Madura), tebu, Isepan (Bali), teubee (Aceh), tewu (Nias, Flores), atihu (Ambon); tebu (Lampung), tepu (Timor).

CARA MENDAPATKAN TEBU
Perbanyakan tanaman dengan bibit batang atau bibit pucuk ini dapat dilakukan dengan memotong batang dengan beberapapa mata tunas atau dengan stek (top stek) dengan panjang 30-40 cm. Perawatannya dengan cara pemupukan, penyiangan gulma dan hama penyakit, pengairan. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik hingga ketinggian 500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Batang dan akar.

KHASIAT TEBU
1. Meminimalkan radikal-radikal bebas sehingga dapat mengurangi kerusakan oksidatif pada sel-sel hidup.
2. Tebu mempunyai aktivitas antifertilitas dan efek antiestrogenik pada tikus betina.

RESEP
Sakit atau linu pada kaki
Tebu dikupas lalu dibuang tulang atau ruasnya kemudian ditumbuk hingga lumat seperti ampas Setelah itu digosokkan ampas tadi ke sekujur kaki yang pegel linu.

Menguatkan gusi dan gigi
meminum air tebu murni yang dicampur air jeruk nipis dan garam.

Pilek dan sakit tenggorokan
Mengonsumsi air tebu murni secara teratur

Mencegah stroke
Mengonsumsi air tebu murni secara teratur

Melawan kanker payudara
Mengonsumsi air tebu murni secara teratur

Mengatasi mimisan
Potonglah bagian tebu yang paling ujung setelah itu rebus dengan air secukupnya, campurkan garam dan gula jawa. Saring airnya lalu diminum.

Penderita diabetes
tebu dibuat jus lalu diminum, dapat disaring terlebih dahulu maka jika teratur dapat menjaga kadar glukosa darah seimbang.

Mengatasi masuk angin
Tiga helai daun tebu direbus hingga mendidih Kemudian airnya diminum, lakukan tiga kali sehari.

Demam atau panas dalam
Rebus teu yang dipotong potong dan sedikit akar ilalang dengan 5 gelas air hingga mendidih, kemudian setelah dingin airnya 1 gelas 3 kali sehari.

Sedap Malam | Polianthes tuberosa

sedap-malam

sedap-malam

BUNGA SEDAP MALAM (Polianthes tuberosa) merupakan salah satu bunga hias yang sudah banyak dikenal luas di masyarakat sebagai bunga potong dan penghasil parfum. Wanginya yang seharum melati bermanfaat menenangkan hati orang di sekitarnya. Namun, sebenarnya bunga sedap malam punya sejumlah manfaat untuk kesehatan, mulai dari mengobati keluhan susah tidur, influenza, sampai rematik. Bunga Sedap Malam diperkirakan bunga berasal dari Meksiko dan telah diintroduksi ke Indonesia sejak masuknya bangsa Eropa dan Cina ke Indonesia.

Bunga sedap malam tumbuh merumpun dengan tinggi sekitar 0,5-1,5 m. Serumpun batangnya tumbuh dari satu atau beberapa umbi induk dan beberapa umbi anak. Umbi ini merupakan batang semu sekaligus sebagai penyimpan makanan. Umbi bunga Sedap Malam juga digunakan untuk perbanyakan tanaman secara vegetatif. Daun bunga Sedap Malam berbentuk panjang pipih berwarna hijau mengkilat di bagian permukaan atas dan hijau muda pada bagian permukaan bawah daun. Pada pangkal daun terdapat bintik-bintik berwarna kemerah-merahan. Daun dapat berukuran hingga sepanjang 60 cm. Tangkai bunga muncul di ujung tanaman berbentuk memanjang dan beruas-ruas. Di setiap ruas muncul daun bunga yang berbentuk pipih memanjang dengan ukuran lebih kecil dari daun biasa. Pada tangkai bunga melekat 5-12 kuntum bunga (terkadang lebih) dengan mahkota bunga berwarna putih dan sedikit kemerahan di bagian ujung. Mekarnya bunga Sedap Malam tidak serempak melainkan berurutan. Kuntum bunga bagian bawah akan mekar terlebih dahulu lalu menyusul kuntum-kuntum bunga di atasnya secara berurutan. Bunga sedap malam dikenal memiliki kesegaran yang mampu bertahan lama. Meskipun telah dipotong bunga yang menjadi flora Identitas provinsi Jawa Timur ini kesegarannya dapat bertahan selama 5-10 hari.

Pemanfaatan
Bunga Sedap Malam banyak dibudidayakan di berbagai daerah di Indonesia. Bunga ini banyak dimanfaatkan sebagai bunga potong untuk berbagai keperluan. Selain itu bunga sedap malam juga dapat diolah sebagai bahan pembuat parfum.

CARA MENDAPATKAN SEDAP MALAM
Bibit diambil dari rumpun yang telah berumur 2 tahun atau lebih, Bibit berasal dari indukan yang sehat dan sering berbunga, Umbi bebas dari penyakit dan tidak ada luka, Umbi telah disimpan minimal 1 bulan, besarnya seragam. Kemudia setelah syarat itu terpenuhi, sekarang tinggal pembuatan bibit bunga sedap malam yaitu : Pilih rumpun tanaman induk yang sehat yang sudah berumur 2 tahun lebih, Bongkar rumpun induk yang sudah terpilih dengan cangkul, Kumpulkan rumpun induk yang sudah di bongkar di tempat yang teduh, bersihkan tanah yang sudah melekat pada umbi dan potong akar-akar umbi dengan pisau atau gunting, Pisahkan umbi satu per satu dengan hati-hati, Simpan umbi di tempat terbuka sekitar 1-2 bulan sampai muncul tunasnya. Perawatannya dengan cara pemupukam, penyiangan gulma dan hama penyakit, penyiraman. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 600-1.500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar, bunga.

KHASIAT SEDAP MALAM
1. Minyak atsiri sedap malam dapat ditingkatkan dengan pemberian energi ATP.
2. Fitokimia yang dihasilkan dari daun sedap malam adalah Dehydrohecogenin 3- O Glucose xylose galactoside, Katneferol 3-0 ,a -D glucoside, Polianthoside B dan C
3. Mengobati bisul, bengkak, katarak, penenang pikiran, susah tidur, meningkatkan stamina, influenza, radang tengorokan, dan rematik.

RESEP
Bisul dan bengkak: Akar sedap malam secukupnya kemudian cuci sampai bersih. Setelah itu, tumbuklah sampai halus dan tempelkan pada bagian tubuh yang sakit.

Katarak: Bunga sedap malam sekitar 50 kuntum. Cara membuat: rebuslah bunga- bunga tersebut dengan takaran air 1.500 cc sampai mendidih. Tunggulah sampai dingin. Setelah dingin baru kemudian digunakan untuk mencuci mata.

Penenang pikiran, susah tidur, dan penambah darah: Bahan-bahannya dan tak hanya menggunakan Sedap Malam saja. Siapkan 30 kuntum bunga sedap malam, 15 g kie cie yang bisa dibeli di toko obat China, 2 siung bawang putih, 4 siung bawang merah, 10 g jahe, 1-2 buah hati ayam, merica, garam. Cara membuat: pertama-tama, irislah bawang putih dan merah. Kemudian tumis semua bahan menggunakan minyak gorvng non-kolesterol dan tambahkan tepung tapioka yang telah diencerkan secukupnya. Masaklah sampai matang.

Meningkatkan stamina: 50 kuntum bunga sedap malam, 50 g kacang kapri, 100 g udang, 1 butir telur ayam, 10 g jahe, 2 siung bawang putih. Cara membuat: tumislah semua bahan dengan menggunakan minyak goreng non- kolesterol, tambahkan juga tepung maizena yang telah diencerkan. Kemudian masaklah sampai matang.

Influenza: 20 g akar Sedap Malam, 15 g jahe, 2 g batang daun bawang putih, dan 600 cc air. Cara membuat: rebuslah semua bahan-bahan tersebut dalam air sampai sisanya tinggal separuh (300cc). Kemudian air rebusan itu diminum dua kali masing- masing 150 cc.

Radang tenggorokan: 20 g akar Sedap Malam, 25 g sambiloto segar dan 600 cc air putih. Cara membuat: rebuslah bahan-bahan tersebut dengan air putih sampai tersisa setengahnya. Setelah itu, kemudian saring dan minumlah dua kali sehari masing-masing 150 cc.

Rematik: 30 g akar bunga Sedap Malam, 20 g jahe merah, gula merah secukupnya, dan 400 cc air.
Cara membuat: rebuslah bahan-bahan bersama 400 cc air sampai mendiidih Kemudian saring dan bagi menjadi dua bagian untuk diminum dua kali dalam sehari.

Lidah Buaya | Aloe vera

lidah-buaya

lidah-buaya

LIDAH BUAYA, yang juga dikenal dengan Aloe vera, memiliki nama latin Aloe vera (L.) Burm.f. dengan beberapa sinonim seperti Aloe barbadensis Mill., Aloe indica Royle, Aloe ; perfoliate L. var. vera dan Aloe vulgaris Lam. Nama umum di beberapa negara termasuk Chinese Aloe, Indian Aloe, True Aloe, Barbados Aloe, Burn Aloe, First Aid Plant.

Tanaman lidah buaya termasuk semak rendah, tergolong tanaman yang bersifat  sukulen dan menyukai hidup di tempat kering. Batang tanaman pendek, mempunyai daun yang bersaf-saf melingkar (roset). Panjang daun 40-90 cm, lebar 6-13 cm, dengan ketebalan lebih kurang 2,5 cm di pangkal daun, serta bunga berbentuk lonceng. Batang tanaman lidah buaya berseratatau berkayu. Pada umumnya sangat pendek dan hampir tidak terlihat karena tertutup oleh daun yang rapat dan sebagian terbenam dalam tanah. Daun lidah buaya berbentuk tombak dengan helaian memanjang, berdaging tebal tidak bertulang, berwarna hijau keabu-abuan dan mempunyai lapisan lilin dipermukaan; serta bersifat sukulen, yakni mengandung air, getah, atau lendir yang mendominasi daun. Bagian atas daun rata dan bagian bawahnya membulat (cembung). Di daun lidah buaya muda dan anak (sucker) terdapat bercak berwarna hijau pucat sampai putih. Bercak ini akan hilang saat lidah buaya dewasa. Sepanjang tepi daun berjajar gerigi atau duri yang tumpul dan tidak berwarna. Bunga lidah buaya berbentuk terompet atau tabung kecil sepanjang 2-3 cm, berwarna kuning sampai jingga, tersusun sedikit berjungkai melingkari ujung tangkai yang menjulang ke atas sepanjang sekitar 50-100 cm. Akar lidah buaya mempunyai sistem perakaran yang sangat pendek dengan akar serabut yang panjangnya bisa mencapai 30-40 cm.

Tanaman lidah buaya tahan terdapat segala unsur iklim, yaitu suhu, curah hujan, dan sinar matahari. Tanaman ini juga tahan kekeringan, dapat menyimpan air pada daunnya yang tebal, mulut daunnya tertutup rapat sehingga dapat mengurangi penguapan pada musim kering. Meskipun tanaman menghendaki ditanam di tempat terbuka, tetapi di dalam ruangan yang sinar mataharinya kurang pun dapat tumbuh dengan baik. Oleh karena itu, tanaman ini terdapat di mana-mana, mulai dari Eropa, Amerika, Afrika, dan Asia. Di daerah yang bersuhu antara 28’C-32°C, tanaman ini dapat tumbuh dengan baik. Lidah buaya dapat tumbuh mulai dari daerah dataran rendah sampai daerah pegunungan. Daya adaptasinya tinggi sehingga tempat tumbuhnya menyebar di seluruh dunia, mulai daerah tropiica sampai daerah subtropika. Di dataran tinggi tanaman ini dapat menghasilkan bunga. Tanah yang dikehendaki lidah buaya adalah tanah subur, kaya bahan organik, dan gembur.Kesuburan tanah pada lapisan olah sedalam 30 cm sangat diperlukan karena akarnya pendek. Apabila tanaman ditanam di daerah yang bertanah mineral maupun tanah organik, agar dapat tumbuh dengan baik diperlukan tambahan pupuk.

Bagian dari lidah buaya yang banyak dimanfaatkan adalah daging daunnya yang tebal. Kandungan senyawa kimia yang terdapat di dalamnya antara lain Kandungan senyawa kimia bermanfaat yang terdapat di dalamnya antara lain aloeverose yang berkhasiat untuk menyembuhkan luka, sebagai Antivirus dan antitumor, aloe emodin sebagai antikanker, serta kelompok flavonol yang berkhasiat antioksidana seperti kamferol, quersetin, dan mirisetin. Selain itu, juga diketahui mengandung kromon yang bermanfaat sebagai antioksidan.

CARA MENDAPAT LIDAH BUAYA
Pembibitan lidah buaya dilakukan dengan cara vegetatif, bibit diambil dari tanaman induk berupa anakan dan diusahakan agar akarnya tidak putus. Anakan yang telah di dapatkan ditanam dalam polibag. Lama pembibitan adalah 3-5 bulan. Bibit tanaman lidah buaya ditanam dalam lubang dengan kedalaman kurang lebih 10 cm. Pada waktu penamanan diusahakan agar tanaman lidah buaya tidak berhimpitan dandaun tidak patah. Pemeliharaan tanaman lidah buaya dilakukan dengan cara memasukan pupuk kandang yang sudah matang sebanyak 2-5 kg pada waktu 1-2 minggu sebelum ditanam. Kemudian setelah pasca tanam dapat diberikan pupuk Urea dan Furadan. Lidah buaya sudah dapat dipanen pada umur 12-8 bulan setelah tanam. Panen berikutnya dilakukan setiap bulan. Daerah budidaya lidah buaya di Indonesia terletak di Pulau Kalimantan, tepatnya di kota Pontianak. Informasi pembelian simplisia/tanaman:

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, pelepah

KHASIAT LIDAH BUAYA
Khasiat dan manfaat lidah buaya terutama dalam bidang kosmetik dan kecantikan di antaranya untuk perawatan rambut dan kulit wajah. Selain itu lidah buaya juga membantu mengatasi gangguan pencernaan dan untuk kesehatan mulut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aloe emodin yang dikandung gel lidah buaya berpotensi sebagai antikanker. Selain itu lidah buaya juga dapat dimanfaatkan pada pengobatan diabetes. Manfaat lainnya adalah sebagai antifungi, antioksidan, menyembuhkan luka bakar, dan berpotensi dalam pengobatan sepsies.

RESEP
1. Radang tenggorokan
1 lembar daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong-potong atau diblender. Tambahkan 1 sendok makan madu murni. Minum 3 kali sehari.

2. Ambeien
Setengah (½) batang daun lidah buaya dibuang durinya, dicuci, lalu diparut. Beri setengah (½) gelas air panas, kemudian peras. Tambahkan 2 sendok makan madu. Dalam keadaan hangat, minum 3 kali sehari.

3. Sembelit
Setengah (1/2) batang daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong kecil- kecil. Seduh dengan setengah (½) gelas air. Beri 1 sendok makan madu. Hangat-hangat dimakan 2 kali sehari.

4. Diabetes melitus
2 batang daun lidah buaya, dicuci, dibuang durinya, dipotong-potong. Rebus dengan 3 gelas air, lalu saring. Minum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing setengah gelas.

5. Penurun kadar gula darah
1 pelepah lidah buaya ukuran besar (kira-kira seukuran telapak tangan) dibersihkan dengan mengupas kulit dan durinya. Rendam sekitar 30 menit dalam air garam. Remas sebentar lalu bilas di bavvah air yang mengalir (air kran). Rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih. Dinginkan. Minum sebanyak ½ gelas, 2 sampai 3 kali sehari.

6. Penyubur rambut
2 pelepah lidah buaya dicuci lalu kupas. Isinya digosokkan pada kulit kepala yang telah dikeramas pada sore hari. Bungkus dengan kain. Keesokan harinya rambut dibilas. Lakukan setiap hari selama 3 bulan.

7. Batuk (yang membandel)
20 g daun lidah buaya dicuci, dikupas, dipotong-potong. Beri 2 sendok makan madu murni. Minum 2 kali sehari. Ulangi selama 10 hari.

Nanas | Ananas comosus (L.) Merr.

nanas

nanas

NANAS (Ananas comosus (L.) Merr.) berasal dari Brasil. Di Indonesia, nanas ditanam di kebun-kebun, pekarangan, dan tempat-tempat lain yang cukup mendapat sinar matahari pada ketinggian 1-1.300 m dpl. Nanas merupakan tanaman buah yang selalu tersedia sepanjang tahun. Herba tahunan atau dua tahunan, tinggi 50-150 cm, terdapat tunas merayap pada bagian pangkalnya. Daun berkumpul dalam roset akar dan pada bagian pangkalnya melebar menjadi pelepah. Helaian daun bentuk pedang, tebal, liat, panjang 80-120 cm, lebar 2-6 cm, ujung lancip menyerupai duri, tepi berduri tempel yang membengkok ke atas, sisi bawah bersisik putih, berwarna hijau atau hijau kemerahan. Bunga majemuk tersusun dalam bulir yang sangat rapat, letaknya terminal dan bertangkai panjang. Buahnya buah buni majemuk, bulat panjang, berdaging, berwarna hijau, jika masak warnanya menjadi kuning. Buah nanas rasanya enak, asam sampai manis. Bijinya kecil, sering kali tidak jadi. Buahnya selain di makan secara langsung, bisa juga diawetkan dengan cara direbus dan diberi gula, dibuat selai, atau dibuat sirop. Buah nanas juga dapat digunakan untuk memberi citarasa asam manis, sekaligus sebagai pengempuk daging. Daunnya yang berserat dapat dibuat benang ataupun tali. Tanaman buah nanas dapat diperbanyak dengan mahkota, tunas batang, atau tunas ketiak daunnya.

Buah mengandung vitamin (A dan C), kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa (gula tebu), dan enzim bromelain. Bromelain berkhasiat antiradang, membantu melunakkan makanan di lambung, menghambat pertumbuhan sel kanker, menghambat agregasi platelet (tingkat kemampuan darah untuk menggumpal), dan mempunyai aktivitas fibrinolitik (obat-obat yang membantu melarutkan bakuan yang telah terbentuk). Kandungan seratnya dapat mempermudahkan buang air besar pada penderita sembelit (konstipasi). Daun mengandung kalsium oksalat dan pectic (segolongan polimer heterosakarida yang diperoleh dari dinding sel tumbuhan darat).

Nama daerah: Sumatera: ekahauku (Enggano), anes (Aceh), nas (Gayo), henas, kenas, honas, hanas (Batak), gona (Nias), asit, nasit (Mentawai), enas, kanas, nanas (Melayu), aneh, naneh (Minangkabau), kanas, kanyas, nas, nyanyas (Lampung). Jawa: danas, ganas (Sunda), nanas (Jawa); ‘anas, nanas (Madura): Kalimantan: kanas, samblaka, malaka, uro usan, kayu usan, kayu ujan, belasan. Nusa Tenggara: manas (Bali), nanas (Sasak), aruma, fanda, pandal (Bima), panda (Sumba), nana (Sawu), peda, anana, pcdang (Flores), parangena, nanasi (Taluud).Sulawesi: tuis mangandow, na’asi, nanasi, tuis, tuis ne walanda, busa, pinang (Ut.Alf.), nanati (Gorontalo), lalato (Buol), nanasi (Toraja), pandang (Makasar, Bugis), edan, ekam, hedan (Timor), esne (Kisar), ngewu (Tanimbar). Maluku: ai nasi, than baba-ba, kai nasi (Seram Timur), bangkalo, kampora, kanasoi (Seram Barat), anasu, banggala, bangkala, kai nasu, kambala, kampala (Seram Selatan).

CARA MENDAPAT NANAS
Perbanyakan tanaman dengan menggunakan anakan ini dapat dilakukan dengan memisahkan anakan dari induk tanaman. Perawatannya dengan cara pemupukan, penyiangan, penjarangan anakan, pengairan dan penutupan tanah. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 100-1.200 m dpl dan optimum tumbuh pada ketinggian 100-700 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah, daun.

KHASIAT NANAS
1. Jus nanas (Ananas comosus L.rnerr) mempunyai efek antibakteri terhadap S. mutans, baik bersifat bacteriostatic maupun bactericidal.
2. Ekstrak buah nanas dengan konsentrasi 100% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan dapat digunakan sebagai antibakteri dengan tingkat efektivitas 100 %.
3. Penambahan ekstrak buah nanas 15% dengan waktu pemasakan 60 menit menghasilkan kualitas daging itik afkir yang terbaik.
4. Ekstrak kulit nanas dengan metode soxhlet memiliki kemampuan sebagai penangkal radikal bebas yang paling tinggi.

RESEP
Untuk obat yang diminum, jus ½-2 buah nanas ukuran sedang atau dapat juga diparut, lalu minum. Untuk pemakaian obat luar, kupas buah nanas, lalu parut. Turapkan hasil parutannya pada bagian tubuh yang sakit, seperti membersihkan jaringan mati (debridement) pada luka bakar, ketombe, bisul, koreng, dan radang kulit (dermatitis). Cara lain, tumbuk daun nanas sampai halus, lalu balurkan pada luka bakar, bisul, dan gatal-gatal.

Cacingan: Kupas 1 buah nanas muda, lalu cuci sampai bersih. Selanjutnya, bilas dengan air masak, lalu parut. Peras dan saring hasil parutannya, lalu minumkan pada anak yang cacingan sedikit demi sedikit.

Keseleo, memar akibat terpukul: Kupas 1 buah nanas yang sudah masak, potong-
potong, lalu dijus. Minum air yang terkumpul sekaligus.

Radang tenggorokan: Kupas 2 buah nanas yang telah masak, lalu cuci sampai bersih. Potong-potong, lalu dijus atau diparut. Selanjutnya, peras menggunakan sepotong kain bersih. Minum air perasan yang terkumpul, sehari 3 kali, setiap kali cukup 1/3 bagian.

Catatan:
Ibu hamil dilarang minum perasan buah nanas muda. Buah nanas di dalam saluran cerna difermentasi menjadi alkohol yang dapat menimbulkan kambuhnya rematik gout. Penderita kencing manis (diabetes mellitus) dianjurkan untuk membatasi dalam mengonsumsi buah nanas karena kandungan gula buah yang masak cukup tinggi.

Pare | Momordica charantia L

pare

pare

Pare banyak terdapat di daerah tropika, tumbuh baik di dataran rendah dan dapat ditemukan tumbuh liar di tanah telantar, tegalan, dibudidayakan atau ditanam di pekarangna dengan dirambatkan di pagar, untuk diambil buahnya. Tanaman ini tidak memerlukan banyak sinar matahari, sehingga dapat tumbuh subur di temapt-tempat yang agka terlindung.

Tanaman setahun merambat atau memanjat dengan alat pembelit atau sulur berbentuk spiral, banyak bercabang, berbau tidak enak. Batang berusuk lima, panjang 2-5 m, yang muda berambut rapat. Daun tunggal, bertangkai yang panjangnya 1,5-5,3 cm, letak berseling, bentuknya bulat panjang, dengan panjang 3,5-8,5 cm, lebar 4 cm, berbagi menjari 5-7, pangkal berbentuk jantung, warnanya hijau tua. Tajuk bergigi kasar sampai berlekuk menyirip. Bunga tunggal, berkelamin dua dalam satu pohon, bertangkai panjang, berwarna kuning. Buah bulat memanjang, dengan 8-10 rusuk memanjang, berbintil-bintil tidak beraturan, panjangnya 8-30 cm, rasanya pahit. Warna buah hijau, bila masak menjadi oranye yang pecah dengan 3 katup. Biji banyak, cokelat kekuningan, bentuknya pipih memanjang, keras.

Ada 3 jenis tanaman pare, yaitu pare gajih, pare kodok, dan pare hutan. Pare gajih berdaging tebal. Pare gajih berdaging tebal, warnanya hijau muda atau keputihan. Bentuknya besar dan panjang dan rasanya tidak begitu pahit. Pare kodok buahnya bulat pendek, rasanya pahit. Pare hutan adalah pare yang tumbuh liar, buahnya kecil-kecil dan rasanya pahit. Untuk memperoleh buah yang panjang dan lurus, biasanya pada ujung buah yang masih kecil digantungkan batu. Daun dari pare yang tumbuh liar, dinamakan daun tundung. Daun ini dikatakan lebih berkhasiat bila digunakan untuk pengobatan.

Daun dan buahnya yang masih muda dimakan sebagai lalap mentah atau setelah dikukus terlebih dulu, dimasak sebagai sayuran, tumis, sambal goreng, gado-gado, dan sebagainya. Tanamna ini juga dapat digunakan untuk membunuh serangga. Perbanyakan dengan biji.

Kegunaan:
Buah:
batuk, radang tenggorok
haus karena panas dalam
mata sakit dan merah
demam, malaria
pingsan karena kepanasan (heartstroke)
menambah nafsu makan
kencing manis
disentri
rematik
memperlancar ASI
nyeri haid
sariawan
infeksi cacing gelang

Bunga
pencernaan terganggu

Daun:
cacingan
luka, abses, bisul
erysipelas
terlambat haid
sembelit
sakit liver
demam
melancarkan ASI
sifilis, kencing nanah

Ginkgo Biloba

ginkgo-biloba

ginkgo-biloba

Ginkgo biloba atau pak ko adalah biji dari tanaman berkhasiat yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Walaupun ginkgo biloba berasal dari Asia, jenis biji ini banyak dimanfaatkan di Amerika, Jerman, dan negara-negara maju lainnya. Di negara-negara tersebut ginkgo biloba telah dijadikan tablet dan pil. Hasil penelitian ahli menerangkan bahwa ginkgo biloba dapat meningkatkan sirkulasi darah ke otak. Oleh karena itu, ginkgo biloba dapat mencegah stroke, memperbaiki daya ingat, dan mencegah pikun. Ahli lainnya telah membuktikan bahwa ginkgo biloba berhasil mengatasi impotensi, khususnya gangguan ereksi. Khasiat lainnya adalah mencegah pikun, beser mani, keputihan, memperlancar suplai darah penis, mengatasi asma, stroke, radang tenggorokan, disentri, diare, lever, demam, bronkitis, kurang nafsu makan, meningkatkan fungsi ginjal, membasmi cacing, menghilangkan flek-flek hitam, menghaluskan kulit, melancarkan peredaran darah, mengatasi ejakulasi dini, menurunkan kolesterol, dan lain-lain.

Saga | Abrus precatorius

saga

daun saga

Tanaman saga berupa perdu merambat, membelit dengan panjang 6-9 m. Batang bulat, berkayu, percabangan simpodial (percabangan tumbuhan antara batang pokok dengan percabangannya sulit dibedakan atau ditentukan), bila masih muda warnanya hijau dan setelah tua berwarna hijau kecokelatan. Daun majemuk, berselang-seling, menyirip ganjil, anak daun 8-18 pasang, bentuk daun bulat telur, ujung meruncing dan pangkalnya bulat, tepi daun rata dengan panjang 6-25 mm dan lebar 3-8 mm, berwarna hijau. Bunga majemuk, berbentuk tandan, bagian bawah berkelamin dua, bagian atas hanya terdiri dari bunga jantan, kelopak bunga bergerigi pendek, berbulu, berwarna hijau, benang sari menyatu pada tabung, panjang tangkai sari ±1 cm, berwarna putih, warna kepala sari kuning, tajuk bunga bersayap, berkuku pendek, lebar ±1 cm, pangkal bunga berlekatan pada tabung sari, berwarna ungu muda hingga kemerah-merahan. Buah polong, panjangnya 2-5 cm, jumlah buah 3-6 buah dan berwarna hijau. Bentuk biji bulat telur, keras, panjangnya 6-7 mm dan tebalnya 4-5 mm, warnanya merah bernoda hitam. Akar tunggang dan berwarna cokelat kotor.

Saga memiliki kandungan kimia seperti abrine, precatorine, chline, trigoneline, squelene dan asam galat. Saga memiliki rasa pedas, pahit dan sangat beracun (biji).

CARA MENDAPATKAN SAGA

Cara budidaya dengan biji vang dipelihara dengan sangat mudah yaitu dengan penyiraman yang cukup, menjaga kelembaban serta dengan sedikit pemupukan. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 1-1.000 m dpl, pada berbagai macam tanah, dengan curah hujan 1.500-4.500 mm/tahun.memerlukan sedikit atau sebagian naungan.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Biji, akar, daun.

KHASIAT SAGA
Tumbuhan saga berkhasiat sebagai obat sariawan, obat batuk dan obat radang tenggorokan serta epilepsi. Selain itu saga juga memiliki aktivitas sebagai analgesik (obat penahan sakit), anthelmintik (obat untuk menghancurkan cacing atau parasit), anti bakteri, anti diare, anti jamur, anti peradangan, antipasmidik (obat untuk mengobati gejala seperti nyeri dan kejang pada sindrom iritasi usus), anti tumor dan anti virus.

Daun saga berfungsi sebagai penyejuk pada kulit dan selaput lendir, akar sebagai emetikum atau perangsang muntah, akar dan batang berfungsi sebagai anti radang, diuretic (dapat meningkatkan produksi air kencing).

RESEP
Biji, akar, dan daun saga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku obat, sedangkan biji saga sangat beracun sehingga perlu kehati-hatian dalam penggunaannya.

1. Infeksi cendawan, scabies, radang kulit bernanah, dan eksim
Ambil biji saga secukupnya, cucu bersih, dan tumbuk halus. Setelah halus tambahkan minyak kelapa atau VCO ke dalam biji saga yang sudah ditumbuk, dan aduk hingga rata. Setelah itu oleskan ke bagian tubuh yang sakit.

2. Hepatitis dan sakit tenggorokan
Cuci bersih 17 g akar dan batang setelah dipotong potong menjadi bagian yang kecil, dan rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring rebusan, dan minum 2 kali sehari masing masing ½ gelas.

3. Serak dan amandel
Cuci segar 7 g daun segar dan 4 g daun kering, seduh dengan Vicangkir air mendidih, dan diamkan beberapa saat. Ketika dingin saring seduhan dan minum sekaligus. Gunakan 2 kali sehari dengan dosis yang sama.

4. Bronkitis
Cuci bersih 17 g daun segar dan rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring hasil rebusan, dan minum 1 kali sehari masing masing 1 gelas selama 7 hari.

5. Batuk pada anak
Cuci bersih segenggam penuh daun saga termasuk tangkainya, sebutir bawang merah, 3 butir adas, sepotong kecil kayu pulosari, dan gula batu secukupnya. Tambahkan bahan bahan dengan 2 gelas air, dan rebus selama 15 menit. Setelah dingin saring ramuan, dan minum airnya.

Jintan Hitam | Nigella sativa

jintan-hitam

jintan-hitam

Kandungan
a. minyak eter
b. asam lemak tak jenuh
c. minyak alami jintan hitam
d. vitamin E
e. betakaroten
f. zat antioksidan

Manfaat
a. mengobati perih dan radang tenggorokan
b. mengobati rematik
c. mengobati sakit gigi dan migrain
d. memperlancar haid
e. mengatasi bau mulut
f. menurunkan demam
g. mengobati flu dan membantu mengatasi penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti tifus, demam berdarah, hepatitis, HIV atau AIDS, dan flu burung
h. mengobati jerawat dan eksem
i. mencegah batu ginjal
j. meningkatkan daya tahan tubuh
k. mengatasi mabuk perjalanan, diare, kejang, dan masalah empedu
l. membersihkan saluran pencernaan
m. mengobati sesak napas
n. mencegah penyakit jantung
o. membasmi penyakit jantung
p. sebagai antibakteri alami
q. mencegah pembentuk sel tumor dan kanker

Tanjung | Mimusops elengi

tanjung

tanjung

TANJUNG (Mimusops elengi) adalah sejenis pohon yang berasal dari India, Sri Lanka dan Burma. Telah masuk ke Nusantara semenjak berabad-abad yang silam, pohon ini juga dikenal dengan nama-nama seperti tanjong (Bug., Mak.), tanju (Bim.), angkatan wilaja (Bal.), keupula cange (Aceh), dan kahekis, karikis, kariskis, rekes (aneka bahasa di Sulut). Pohon tanjung berbunga harum semerbak dan bertajuk rindang, biasa ditanamj di taman-taman dan sisi jalan. Pohon berukuran sedang, tumbuh hingga ketinggiani 15 m. Daun-daun tunggal, tersebar, bertangkai panjang; daun yang termuda berambut cokelat, yang segera gugur. Helaian daun bundar telur hingga melonjong, panjang 9-16 cm, seperti jangat, bertepi rata namun menggelombang.

Bunga berkelamin dua, sendiri atau berdua menggantung di ketiak daun, berbilangan-8, berbau enak semerbak. Kelopak dalam dua karangan, bertaju empat-empat; mahkota dengan tabung lebar dan pendek, dalam dua karangan, 8 dan 16, yang terakhir adalah alat tambahan serupa mahkota, putih kekuning-kuningan. Benang sari 8, berseling dengan staminodia yang ujungnya bergigi. Buah seperti buah buni, berbentuk gelendong, bulat telur panjang seperti peluru, 2-3 cm, akhirnya merah jingga, dengan kelopak yang tidak rontok. Biji kebanyakan gepeng, keras mengilat, cokelat kehitaman.

Bunganya yang wangi mudah rontok dan dikumpulkan di pagi hari untuk mengharumkan pakaian, ruangan atau untuk hiasan. Bunga ini, dan aneka bagian tumbuhan lainnya, juga memiliki khasiat obat. Buahnya dapat dimakan.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN TANJUNG
Perbanyakan tanaman tanjung dapat dilakukan dengan biji maupun dengan cangkok. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tanah berpasir di Dataran rendah terbuka dengan ketinggian kurang dari 800 dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, bunga, akar, kulit akar.

KHASIAT TANJUNG
Penelitian yang telah dilakukan melaporrkan bahwa ekstrak daun tanaman Mimusops eletigi memiliki aktivitas antioksidan dan, antiinflamasi. Tanaman ini juga memiliki efek neuroprotektif terhadap stroke seperti kerusakan otak pada tikus. Selain itu batang tanaman tanjung juga memiliki potensi untuk mengobati penyakit tukak lambung.

RESEP
Air rebusan kulit kayu tanaman tanjung digunakan sebagai obat penguat dan obat demam. Rebusan kulit kayu tanaman tanjung beserta bunga digunakan untuk mengatasi murus yang disertai demam. Daun segar yang digerus halus digunakan sebagai tapal obat sakit kepala; daun yang dirajang sebagaimana tembakau, dicampur sedikit serutan kayu secang dan dilinting dengan daun pisang, digunakan sebagai rokok untuk mengobati seriawan mulut.

Kulit akarnya mengandung banyak tanin dan sedikit alkaloid yang tidak beracun. Minyak yang diekstrak dari biji tumbuhan ini mengandung beberapa asam lemak. 1 Akarnya yang dicampur dengan cuka dapat digunakan untuk mengobati sakit tenggorokan.

Portulaca | Portulaca grandiflora

portulaca

portulaca

Nama daerah
Bunga pegawai tinggi, kembang tabuh delapan, sutera bombai apulaka

Uraian tanaman
Terna (herba) semusim, tinggi 15-30 cm, berbatang basah, sering bercabang mulai dari pangkal. Batang tumbuh tegak atau sebagian/seluruhnya terletak di atas tanah. Warnanya merah atau hijau.

Tanaman hias dari Brasil ini dipelihara sebagai tanaman pinggir di taman-taman, dan terdapat dari dataran rendah sampai 1.400 m di atas permukaan laut. Daunnya tunggal, tebal berdaging, berbentuk bulat silindris dengan panjang 1-3,5 cm ujungnya tumpul. Duduknya tersebar di ujung batang berjejal rapat ke bagian pangkal. Batang pada ruasnya berambut halus.

Bunga berkumpul berkelompok 2-8 di ujung batang. Mekar pad apagi hari dan layu menjelang sore. Warnanya merah dadu, putih, oranye, atau kuning. Perbanyakan dengan stek.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa pahit, dingin. Menghilangkan bengkak, menghilangkan sakit, antiradang, melancarkan aliran darah.

Kandungan kimia
Seluruh herba mengandung portulal. Batang dan bunga mengandung betacyanin, betanin, betanidin

Kegunaan
Sakit tenggorok
Memar

Pemakaian luar:
Herba segar dicuci bersih, kemudian dilumatkan atau diperas airnya, untuk pemakaian di tempat yang sakit pada bisul, radang, kulit bernanah, tersiram air panas, luka bakar, eksem.

Cara pemakaian
Sakit tenggorok: Herba segar dicuci bersih, digiling halus, kemudian diperas airnya sampai terkumpul 1 cangkir. Tambahkan sedikit borax, dipakai untuk kumur-kumur.

Eksema, bisul pada bayi: herba segar dicuci bersih, kemudian dilumatkan. Perasan airnya dioleskan ke tempat yang sakit.

Koreng: Tangkai segar dicuci bersih, kemudian dilumatkan. Bubuhkan di tempat yang sakit.

Jambu Bol | Eugenia malaccensis

jambu-bol

jambu-bol

TANAMAN jambu bol termasuk ke dalam famili Myrtaceae, dengan sinonim nama Latin yaitu Eugenia malaccensis atau Caryophyllus malaccensis (L.) Stokes. Nama umum tanaman ini yaitu jambu bol (Indonesia), Mountain Apple (Inggris), Makopa (Philipina), Malay Apple. Nama daerah jambu bol adalah Jambu Ripu (Aceh), Dharsana (Madura), Jambu Bol (Sunda, batak, lampung), Myambu Bol (Bali), Jambu Bo (Minangkabau), Jambu Boa (Jambi) dan Maufa (Nias).
Jambu bol atau jambu dersana merupakan tanaman buah tahunan yang berasal dari kawasan Indo-Cina, Malaysia, Filipina dan Indonesia. Tanaman tahunan ini dapat hidup sampai puluhan tahun. Dua jenis jambu bol lokal yang biasa ditanam adalah jambu bol merah Cianjur dengan potensi 80-100 kg/musim/pohon dan jambu bol putih Congkili dengan potensi1.125-1.250 kg/musim/pohon. Varietas baru berumur genjah adalah Si Mojang yang dapat dipanen 3 kali dalam setahun. Buah Jambu Bol rasanya segar dan baunya sangat harum dijadikan makanan buah segar yang disantap tanpa diolah.

CARA MENDAPATKAN JAMBU BOL
Penyebaran jambu bol di Indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa. Daerah sentra jambu bol yaitu Jawa Barat (Lebak, Bogor, Cianjur, Garut, Ciamis, Sumedang, Subang), Jawa Timur (Purworejo, Boyolali, Karanganyar, Sragenm Jepara), Jawa Tengah (Malang, Banyuwangi, Pamekasan) dan DI Yogyakarta (Kulon Progo). Pada tahun 1991, produksi di pulau Jawa mencapai 51.763 kwintal/tahun. Luas produksi sukar dipastikan karena belum ada perkebunan jambu bol, umumnya ditanam sebagai tanaman pekarangan saja. Diperkirakan jumlah pohon di Pulau Jawa mencapai 879.533. Produksi jambu bol dari tahun ke tahun dapat dikatakan konstan.

Perbanyakan tanaman dengan cangkok atau okulasi ( sambung batang). Tanaman jambu bol mempunyai daya adaptasi yang besar di lingkungan tropis dari dataran rendah sampai tinggi yang mencapai 1.200 m dpl. Pemeliharaan tanaman Jambu Bol dengan cara penyulaman, pemangkasan, pemupukan, penyiraman & pengairan, pemulsaan & pemupukan buah.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Kulit batang, daun.

KHASIAT JAMBU BOL
Daun jambu bol secara tradisional banyak digunakan untuk pengobatan inflamasi dan sariawan. Di daerah Puthia Bangladesh, jambu bol banyak digunakan untuk pengobatan demam dan sakit perut. Di Samoa, ekstrak daun Jambu Bol dapat di gunakan untuk infeksi mulut pada bayi. Kulit batangnya dapat digunakan sebagai obat sariawan, infeksi tenggorokan, batuk, mual dan sakit perut. Di Malaysia, daun jambu bol kering biasa digunakan untuk luka pada lidah, akarnya digunakan sebagai obat gatal, sedangkan kulit akarnya digunakan untuk mengobati disentri, berfungsi sebagai emmenagog, dapat mengakibatkan aborsi. Di Kamboja, rebusan buah, daun, atau biji biasa digunakan sebagai obat penurun panas (terhadap demam) sedangkan di Brazil, tanaman ini digunakan sebagai obat untuk sembelit, diabetes, batuk, paru radang selaput lendir hidung dan sakit kepala.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman jambu bol dapat berfungsi sebagai adjuvant yang baik untuk hipoglikemik oral karena mampu menurunkan kadar gula darah puasa serta mampu mencegah terjadinya katarak yang merupakan komplikasi penyakit diabetes. Ekstrak tanaman ini juga memiliki aktivitas sebagai inhibitor enzim xanthin oksidase sehingga berpotensi sebagai anti asam urat.

RESEP
Sakit Tenggorokan
Kulit batang Jambu Bol yang sudah dibersihkan, dihancurkan kemudian direbus. Air rebusan dapat ditambahkan garam dan dioleskan pada luka.

Infeksi Mulut
Daun Jambu Bol dicuci dan dihancurkan atau ditumbuk, air hasil tumbukan diteteskan pada bagian mulut yang terinfeksi.

Bronchitis
Daun Jambu Bol direbus, air rebusannya diminum.

Wijaya Kusuma | Epiphyllum anguliger

wijaya-kusuma

wijaya-kusuma

WIJAYAKUSUMA (Epiphyllum anguliger) termasuk jenis kaktus, divisi anthophiu bangsa opuntiales dan kelas dicotiledoneae. Jenis kaktus terdapat sekitar 1.500 jenis (famili). Bunga wijayakusuma hanya merekah beberapa saat saja dan tidak semua tanaman wijayakusuma dapat berbunga dengan mudah, tergantung dari iklim kesuburan tanah dan cara pemeliharaan. Pada umumnya tanaman jenis kaktus sukai untuk ditentukan morfologinya, tetapi wijayakusuma dapat dilihat dengan jelas mana bagian daun dan mana bagian batangnya, setelah tanaman ini berumur tua. Batang pohon wijayakusuma sebenarnya terbentuk dari helaian daun yang mengeras dan mengecil. Helaian daunnya pipih, berwarna hijau dengan permukaan daun halus tidak berduri, Pada setiap tepian daun wijayakusuma terdapat lekukan-lekukan yang ditumbuhi tunas daun atau bunga. Kandungan kimia dalam tanaman ini belum diketahui secara pasti karena belum ada penelitian khusus untuk tanaman ini, namun tanaman ini mempunyai daya ampuh meredam rasa sakit dan menetralisir pembekuan darah. Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah bunga dan batangnya. Pemakaian dapat dalam bentuk segar atau dikeringkan untuk penyimpanan.

CARA MENDAPATKAN WIJAYA KUSUMA
Perbanyakan tanaman dengan cara anakan. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini dapat hidup subur di daerah sedang sampai tropis dan tumbuh baik ditempat yang tidak terlalu panas.

KHASIAT WIJAYA KUSUMA
Bunga Wijayakusuma rasanya manis, sifatnya netral, berkhasiat antiradang, penghenti perdarahan (hemostatis), obat batuk dan peluruh dahak (mukolitik). Batang rasanya asin, asam, sifatnya sejuk, dan berkhasiat antiradang.
Wijaya kusuma dipercaya dapat mengobati:
• TB paru dengan batuk dan dahak berdarah,
• sesak napas (asma),
• radang tenggorok (faringitis),
• nyeri lambung (gastritis), muntah darah, dan
• perdarahan rahim(uterine bleeding).

RESEP
Obat luka
Satu helai daun wijayakusuma ditumbuk halus kemudian dioleskan pada luka dan dibalut verban.

Obat TB paru dengan batuk dan dahak berdarah
Rebus bunga wijayakusuma segar (3-5 kuntum), dengan tiga gelas air sampai tarsisa satu gela? Tambahkan gula aren (15 g). Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali, masing-masing setengah gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Obat perdarahan rahim
Bersihkan bunga wijakusuma segar (2-3 kuntum) dan daging tanpa lemak (50 g), lalu potong-potong seperlunya. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan air sampai semua bahan terendam, lalu tim. Setelah dingin, minum airnya. Isinya dimakan. Lakukan sehari dua kali, masing-masing separuhnya.

Obat sesak napas
Cuci bunga wijayakusuma segar (3-5 kuntum), lalu potong-potong seperlunya. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan gula batu dan air sampai permukaannya terendam seluruhnya, lalu tim. Setelah dingin, saring dan minum airnya seharidua kali, masing-masing separuhnya.

Cakar Ayam | Selaginella doederleinii

cakar-ayam

cakar-ayam

TANAMAN cakar ayam memiliki nama latin Selaginella doederleinii Hieron. Di beberapa aerah tanaman yang memang berbentuk seperti cakar ayam ini lebih dikenal dengan imput solo, cemara kipas gunung (Jawa), paku rane (Sunda), menter (Jakarta), tai ntuan (Madura), usia (Ambon), sikili batu dan lingonai (Minangkabau). Sedangkan di hina, tanaman ini juga dikenal dengan nama shi shang be atau juati bai.

Cakar ayam merupakan tanaman paku-pakuan dengan batang bulat dan liat yang tumbuh tegak setinggi 15-35 cm. Batangnya juga bercabang-cabang seperti garpu, tanpa pertumbuhan sekunder dan berwarna putih kecoklatan Daunnya kecil-kecil, alus, berukuran 4-5×2 mm. Bentuknya jorong, dengan ujung meruncing dan pangkal ita. Warna daun bagian atas hijau tua dan bagian bawah hijau muda. Daun tersusun ?rhadapan sampai ke percabangan, di kiri dan kanan sepanjang batang, menyerupai kar ayam dengan sisiknya. Spora berupa 28 sproangium tereduksi berwarna putih, rdapat di ketiak daun. Akarnya berupa akar serabut berwarna cokelat kehitaman ang muncul dari percabangan batang yang berdaun. Tanaman ini bisa terdapat di •pi-tepi sungai, batu-batuan basah, atau di dinding tebing atau jurang basah dengan awa dingin dan tempat yang teduh.

Cakar ayam mengandung alkaloid, saponin, dan fitosterol. Selain itu, cakar ayam juga ketahui mengandung alkaloid glikosida, lignan, fenilpropanon, dan biflavonoid.

CARA MENDAPATKAN CAKAR AYAM
Perbanyakan tanaman menggunakan stump (bibit yang berasal dari semai yang telah hilangkan seluruh daun dan bulu-bulu akarnya sehingga yang tersisa hanya sebagian tang dan sebagian akar utama). Perawatan dengan cara penyiraman yang cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan terutama pupuk dasar. Cakar ayam tumbuh  di ketinggian 400-750 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT CAKAR AYAM
Cakar ayam diketahui berkhasiat untuk menurunkan panas dan melancarkan aliran darah, antitoksik, menghentikan pendarahan, mengobati koreng dan mengurangi bengkak, serta mengobati penyakit yang berhubungan dengan saluran napas seperti batuk, infeksi saluran nafas, radang paru, dan tonsilitis, bahkan benjbagai sebagai antikanker pada kanker tenggorokan. Selain itu, cakar ayam juga berkhasiat untuk mengobati hepatitis, infeksi saluran kencing, perut busung, keputihan, dan patah tulang. Cakar ayam juga memiliki aktivitas antioksidan. Seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan
untuk pengobatan, seperti rematik jika dihaluskan dan dan dioleskan ke bagian tubuh yang rematik, atau jika direbus dan airnva diminum berkhasiat untuk mengobati diare.

RESEP
Kanker
60 g cakar ayam kering direbus 3-4 jam dengan api kecil. Air rebusan diminum setelah dingin.

Batuk, radang paru, radang tenggorokan, radang amandel (tonsilitis)
30 cakar ayam direbus dan air rebusannya diminum.

Patah tulang
15-30 g cakar ayam segar direbus dan air rebusannya diminum. Jika patah tulang tertutup, bisa digunakan untuk pengobatan luar, dengan melumatkan cakar ayam dan ditempelkan pada bagian yang patah.

Leunca | Solanum nigrum

leunca

leunca

Nama daerah
Sumatra: rampai, ranti. Jawa: leunca, leunca badak, leunca hayam, leunca manuk, leunca pahit, leunca plit, ranti, Maluku: Anti, boose, bobose

Uraian tanaman
Tanaman semusim, berbatang tegak, banyak bercabang, tinggi 30-175 cm. Banyak ditanam orang di halaman, di ladang, dan di tempat-tempat lain yang cukup mendapat air dan sinar matahari sampai setinggi 3.000 m di atas permukaan laut. Daunnya bertangkai, letak berseling, terdapat dalam kelompok-kelompok. Bentuk daun bulat telur, ujung daun meruncing dan pangkal daunnya meruncing dengan tepi berombak sampai rata. Karangan bunga berbentuk malai dengan jumlah bunga antara 2-10 kuntum, berwarna putih atau lembayung. Buahnya berupa buah buni, bulat-bulat dan berisi banyak biji dengan penampang sekitar 0,8-1 cm, terdapat dalam tandan-tandan, berwarna hijau dan bila sudah masak berwarna hitam atau ungu kehitaman mengkilat. Rasanya renyah, sedikit pahit, dan agak langu. Buah muda biasa dimakan sebagai lalap atau dimasak dengan cabai dan taoco. Perbanyakan dengan biji.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa pahit, dingin, sedikit beracun. Penurun panas, membersihkan panas dan racun, antiradang, peluruh air kemih (diuretik), menghilangkan bengkak, melancarkan darah, peluruh dahak, menghilangkan gatal, pereda batuk, pereda sesak.

Kandungan kimia
Mengandung glikoalkaloid solanine, solanine, solamargine, solasodine, solanidine, diosgenin, tigogenin, juga mengandung sedikit atropine dan saponin, zat samak, dan minyak lemak. Mengandung mineral kalsium fosfor, besi, vitamin A dan C. Solasonine mempunyai efek menghilangkan sakit (analgetik), penurun panas, antiradang, dan antishock. Solamargine dan solasonine mempunyai efek antibakteri. Solanine mempunyai efek antimitosis. Ekstrak daun leunca menekan ascific sarcoma pada tikus, menstimulasi pembentukan sel-sel darah dan bersifat anticholine esterase kuat. Efek antineoplastik (antikanker) digunakan pada cervical carcinoma14, sarcoma180, dan Ehrlich ascitic carcinoma type parenchymal.

Bahan yang dipakai
Seluruh tanaman, segar atau kering

Kegunaan
Demam, kejang panas pada anak, sakit tenggorok
Radang saluran napas menahun, sesak napas
Infeksi saluran kencing, radang ginjal akut, buang air kemih sakit
Radang payudara, keputihan
Hipertensi, gatal
Kanker, hamil anggur, kanker serviks, kanker payudara, oesophagus, liver dan lambung

Pemakaian
Seluruh tanaman 10-30 g, godok
untuk kanker 30-120 g, godok

Pemakaian luar
Lumatkan untuk pemakaian setempat atau digodok. Airnya untuk cuci pada penyakit bisul, radang kulit bernanah, eczema, gigitan ular

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by