obat luka

Pohon Merah | Euphorbia pulcherrima

pohon-merah

pohon-merah

Nama daerah
Sumatra: denok, puring benggala; Jawa: kastuba, ki geulis (Sunda), godong racun, wit racun, racunan (Jawa), racun, kedapa (Bali)

Nama asing
Christmas flower, eastern flower, lobster flower, poinsettia

Uraian tanaman
Tanaman hias yang asalnya dari Mexico ini dapat ditemukan dari 1-1.400 m dpl, tetapi untuk mendapatkan warna daun yang cerah lebih cocok bila ditanam pada ketinggian sekitar 600 dpl.

Perdu tegak, tinggi 1,5-4 m, berkayu, bercabang, bergetah seperti susu. Daun tunggal, bertangkai, letak tersebar, bentuknya bulat telur sampai elips memanjang, yang terbesar kerapkali dengan 2-4 lekukan, ujung dan pangkal runcing, pertulangan menyirip, panjang 7-15 cm, lebar 2,5-6 cm, bagian bawah berambut halus, tangkai daun muda warnanya merah, setelah tua hijau. Bunga majemuk berbentuk cawan, dalam susunan yang khas disebut cyathium, keluar di ujung percabangan. Tiap cyathium berhadapan dengan daun pelindung yang besar, bentuk lanset, warnanya merah dan 1 kelenjar besar, pada sisi perut warnanya kuning oranye. Tangkai sari merah oranye. Buahnya buah kotak, panjang 1,5 cm, masih muda hijau, setelah tua cokelat. Biji bulat, cokelat.

Sekarang banyak varietasnya yang berasal dari Eropa, dan merupakan hasil pemuliaan. Tanaman lebih pendek, daun lebih lebar dengan warna daun pelindung bermacam-macam, seperti merah, putih, atau merah muda.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Pahit, sepat, sejuk, sedikit beracun. Perangsang muntah, melancarkan pengeluaran air susu ibu (galaktagog).

Kandungan kimia
Daun: alkaloid, saponin, lemak, amylodextrin
Batang: saponin, sulfur, lemak, amylodextrin, asam format, kanji

Bagian yang dipakai
Daun, bunga, atau seluruh tanaman

Kegunaan
Infeksi kulit, erysipelas
Melancarkan haid
ASI sedikit
Tulang patah
Bengkak karena terpukul
Luka luar

Pemakaian
Untuk minum: 10-15 g direbus
Pemakaian luar: secukupnya ditumbuk, ditempelkan ke bagian yang sakit

Cara pemakaian
Radang kulit, erysipelas: Daun secukupnya, dicuci bersih lalu ditumbuk sampai halus. Balurkan ke bagian tubuh yang sakit.
Melancarkan ASI: 10 g bunga dicuci lalu direbus, minum.

Binong | Hernandia peltata

binong

binong

BINONG memiliki nama latin Hernandia peltata MEISSN. Di beberapa daerah di Indonesia lebih dikenal dengan nama kempis laut, kemiren (Jawa)/ kampe (Sumatera/ Melayu), nauma lako (Halmahera), Nyalako (Ternate), dan Nyalau (Tidore). Nama binong sendiri lebih dikenal di daerah Jawa Barat/Sunda. Tanaman ini juga terdapat di Malaysia dan juga di India, yang dikenal dengan nama minhont.

Tanaman binong merupakan pohon setinggi 15 m. Batangnya tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial (percabangan tumbuhan antara batang pokok dengan percabangannya sulit dibedakan atau ditentukan). Berdaun tunggal yang tersebar, berbentuk lonjong berukuran 15-22 cm x 9-11 cm. Tepi daun rata dengan ujung runcing dan pangkal tumpul. Tulang daun menyirip, dan keseluruhan daun berwarna hijau. Bunganya adalah bunga majemuk, berwarna putih, berbentuk malai, dan dalam satu malai terdapat dua bunga jantan di pinggir dan bunga betina di tengah. Bunga berkembang di antara (ketiak) daun dengan jumlah mahkota bunga 8 helai, 4 buah benang sari berbentuk bulat, dan putik berbentuk gada. Buahnya bulat berwarna hijau, bijinya bulat pipih berwarna cokelat, dan akarnya adalah akar tunggang berwarna kuning kecokelatan.

Binong diketahui mengandung senyawaan lignan yang bermanfaat sebagai antikanker. Senyawaan lain adalah kelompok alkaloid yaitu bisbenzylisoquinolitte yang berkhasiat antimalaria.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN BINONG
Perbanyakan tanaman ini dapat menggunakan biji atau percangkokan batang. Tumbuhan binong cocok tumbuh di daerah hutan hujan dan hutan gugur di dataran rendah dan lereng pegunungan kapur hingga ketinggian 700 m dpl. Perawatan tanaman ini dengan disiram secukupnya sampai akarnya kuat hingga 2 bulan, pemupukan dengan pupuk organik dan pengendalian gulma. Setelah tumbuh besar dan akar kuat tidak memerlukan perawatan khusus.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Biji, daun

KHASIAT BINONG
Secara empiris, diketahui biji binong dapat digunakan untuk mengobati masuk angin. Di Maluku, batang binong digunakan untuk menghentikan pendarahan. Di India, daun binong yang dihaluskan dapat digunakan untuk menyembuhkan sakit maag, mengobati rasa nyeri dan luka. Lignan yang terdapat dalam binong diketahui berpotensi sebagai antikanker, sedangkan alkaloid benzylisoquinoline memiliki aktivitas antiplasmodial yang berpotensi sebagai antimalaria. Penelitian lain mengungkapkan bahwa ekstrak metanol daun binong berkhasiat sebagai analgesik dan , iradang.

RESEP
Masuk angin: 15 g biji binong kering dicuci, ditumbuk hingga lumat, ditambah air secukupnya, diperas dan disaring. Hasil saringannya digosokan ke seluruh badan.
Luka dan sakit kepala: Daun binong ditumbuk atau dihaluskan dan ditempelkan pada luka atau di dahi untuk menyembuhkan pusing atau sakit kepala.

Anyang-Anyang | Elaeocarpus grandiflorus

anyang-anyang

anyang-anyang

ANYANG-ANYANG memiliki nama latin Elaeocarpus grandiflorus J.E. Smith, di beberapa daerah di Indonesia dikenal dengan Ki ambit (Sunda); Anyang-anyang, kemaitan, maitan, raja sor, dan rejasa (Jawa). Anyang-anyang merupakan tanaman pohon yang tumbuh sepanjang tahun dengan daun berbentuk memanjang, melebar di tengah, mengumpul pada ujung-ujung ranting halus, berukuran 4,5-20 cm x 12,5 cm, dasarnya memanjang ke bawah, ujung tumpul dengan tepi sedikit meruncing, panjang tangkai daun 0,2-4 cm. Bunganya memiliki wangi yang khas, berkembang berjajar sepanjang sumbu (tandan) tidak bercabang di antara daun, menggantung, terpisah dengan 4-6 bunga per tandan. Panjang pedicel 2-5 cm, kelopak bunga memanjang, melebar di tengah berwarna merah terang. Mahkota bunga berbentuk oval telur dengan bentuk agak menyempit di dasar, berwarna putih. Memiliki 25-60 stamen dengan panjang benang sari 2-4 mm dan panjang putik 2,5-6 mm. Bakal buah berambut halus, berkeping dua. Buahnya memiliki biji ber¬bentuk oval, berwarna hijau pucat, dan terlindung oleh duri kecil dan panjang. Daging buahnya tipis berwarna biru/ungu.

Anyang-anyang dapat ditemukan di hutan terutama di pinggir air (tempat basah), di ketinggian di bawah 500 m dpl. Tanaman ini adalah pohon yang tepat untuk taman hias karena perawatan yang dibutuhkan hanya sedikit, dan dapat bertahan pada kondisi tanah kering yang rendah nutrisi. Namun tanaman ini tumbuh dengan baik jika cukup disirami. Tanaman ini juga dapat tumbuh dengan intensitas cahaya teduh hingga terang (sinar matahari kuat). Di Indonesia, tanaman ini tersebar mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan. Sedangkan di Asia juga terdapat di Myanmar, Indo-China, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina.

Tanaman ini diduga banyak mengandung minyak terbang, zat samak, dan saponin. Beberapa tanaman kelompok Elaeocarpus diketahui mengandung senyawa alkaloid seperti alkaloid indolizidine pada Elaeocarpus grandis, dan alkaloid pyrrolidine pada Elaeocarpus habbemensis. Namun pada jenis tanaman ini, belum terdapat studi khusus mengenai zat alkaloid yang terkandung. Berdasarkan studi ilmiah yang pernah dilakukan, ekstrak metanol tanaman anyang-anyang memiliki aktivitas antifungi terhadap Pythium ultimum, yaitu fungi yang patogen terhadap tanaman.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN ANYANG-ANYANG
Perbanyakan tanaman anyang-anyang dapat dilakukan dengan biji dan stek. Perawatannya
dengan cukup disirami dan diberikan pupuk dasar. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan cukup sinar matahari atau teduh.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah, kulit kayu, daun, dan biji

KHASIAT ANYANG-ANYANG
Secara empiris, anyang-anyang berkhasiat sebagai penurun panas, antiinflamasi, dan astrigent. Buah anyang-anyang berkhasiat mengobati disentri dan sakit kandung kemih. Kulit kayunya dapat dimanfaatkan untuk mengobati radang ginjal dan sebagai obat luar menyembuhkan luka (borok), dan daunnya untuk menurunkan demam, mengatasi mual, kelesuan, dan sakit kuning. Air rebusan daun jika diminum dapat mengobati gangguan empedu dan sebagai obat tradisional anti-sifilis. Selain itu, bijinya juga dapat dicampurkan pada jamu untuk mengobati penyakit anyang- anyangan (memiliki khasiat diuretik), termasuk mengeluarkan batu kendung kemih dan mengatasi rasa sakit ketika berurin.

Melalui kajian ilmiah, ekstrak air buah anyang-anyang memiliki potensi sebagai inhibitor protease HIV-1, yaitu enzim yang berperan pada proses pendewasaan virus HIV penyebab AIDS. Selain itu, ekstrak etanol daun anyang-anyang memiliki aktivitas antivirus terhadap virus polio dan virus campak.

RESEP
Air kencing sedikit (anyang-anyangen)
Cuci bersih 2-5 g buah anyang-anyang kering, tumbuk, lalu rebus dengan 1 gelas air sampai tersisa 1/2 gelas. Dinginkan, saring, lalu minum air rebusannva sekaligus secara rutin 1 gelas sehari.

Borok dan bisul
Cuci bersih daun muda anyang-anyang secukupnya, tumbuk halus, lalu tempelkan pada kulit yang terkena borok dan bisul.

Mencret menahun, sakit kepala sebelah, atau migren
Cuci bersih 250 g kulit batang anyang-anyang lalu rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum air rebusan sekaligus 1 gelas sehari.

Sariawan
Cuci bersih 250 g kulit buah anyang-anyang lalu rebus dengan 2 gelas sampai tersisa 1 gelas. Dinginkan lalu gunakan untuk berkumur. Lakukan secara rutin 1 kali sehari.

Demam
Kulit kayu atau daun anyang-anyang 4 g, air 110 ml, dibuat infus atau diseduh.
Cara pemakaian: Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml, diulang selama 4 hari.

Kelesuan
Daun anyang-anyang 4 g, daun sembung3 g, herba meniran 2 g, Rimpang temulawak 4 g, air 110 ml, diseduh, dibuat infus.
Cara pemakaian: Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore. Tiap kali minum 100 ml. Diulangi selama 14 hari.

Sakit Kandung Kencing
Penderita pada saat buang air seni merasa nyeri, dan air seninya berbuih. Buah anyang-anyang 7 biji, buah adas 1 g, pulosari ½ ruas jari, air 110 ml dibuat infus atau diseduh. Cara pemakaian: Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore tiap kali minum 100 ml. Diulang selama 7 hari.

Untuk Penambah Vitalitas
Daun anyang-anyang 4 g, daun sembung 3 g, herba meniran 2 g, rimpang temulawak 4 g, air 110 ml, seduh dengan air panas, dan biarkan sampai dingin.
Cara pemakaian: Diminum 2 kali sehari, pagi, dan sore. Tiap kali minum 100 ml. Lama pengobatan diulangi selama 14 hari.

Pinang | Areca catechu

pinang

pinang

PINANG adalah sejenis palma yang tumbuh di daerah Pasifik, Asia dan Afrika bagian timur. Nama ilmiah dari tanaman ini adalah Areca catechu, famili Arecaceae. Sebutani pinang di beberapa daerah antara lain adalah pineung (Aceh), pining (Batak Toba), penang (Madura), jambe (Sunda dan Jawa), bua, ua, wua, pua, fua, hua (aneka bahasa di Nusa Tenggara dan Maluku). Batang pinang lurus dan dapat mencapai ketinggian 25 m dengan diameter 15 cm. Pelepah daun berbentuk tabung dengan panjang 80 cm, tangkai daun pendek; helaian daun panjangnya sampai 80 cm, anak daun 85 x 5 cm, dengan ujung sobek dan bergerigi.

Buah pinang berbentuk bulat telur terbalik memanjang, merah oranye, panjang 3,5-7 cm, dengan dinding buah yang berserabut. Biji 1 berbentuk telur, dan memiliki gambaran seperti jala. Biji pinang rasanya pahit, pedas dan hangat serta mengandung 0,3-0,6%, alkaloid, seperti arekolin (C8HnN02), arekolidine, arekain, guvakolin, guvasine dan isoguvasine. Selain itu juga mengandung red tannin 15%, lemak 14% (palmitic, oleic, stearic, caproic, caprylic, lauric, myristic acid), kanji dan resin. Biji segar mengandung kira-kira 50% lebih banyak alkaloid dibandingkan biji yang telah mengalami perlakuan.

KHASIAT PINANG
Biji pinang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit seperti haid dengan darah berlebihan, hidung berdarah (mimisan), koreng, borok, bisul, eksim, kudis, difteri, cacingan (kremi, gelang, pita, tambang), diare dan disentri oleh masyarakat Desa Semayang Kutai-Kalimatan Timur. Selain itu digunakan juga untuk mengatasi bengkak karena retensi cairan (edema), rasa penuh di dada, luka, batuk berdahak, diare, terlambat haid, keputihan, beri-beri, malaria, memperkecil pupil mata.

Biji dan kulit biji bagian dalam dapat juga digunakan untuk menguatkan gigi goyah, bersama-sama dengan sirih. Air rendaman biji pinang muda digunakan untuk obat sakit mata oleh suku Dayak Kendayan, di kecamatan Air Besar Kalimantan Barat. Pinang muda dapat digunakan bersama dengan buah sirih untuk menguatkan gigi. Umbut pinang muda dapat digunakan untuk mengobati patah tulang, dan sakit pinggang. Daun pinang berguna untuk mengatasi masalah tidak nafsu makan. Sabut pinang digunakan untuk gangguan pencernaan, sembelit dan edema.

RESEP
1. Untuk mengatasi penyakit seperti haid dengan darah berlebihan, hidung berdarah (mimisan), koreng, borok, bisul, eksim, kudis, difteri, cacingan (kremi, gelang, pita, tambang), diare dan disentri, biji pinang direbus. Air hasil rebusannya kemudian diminum

2.Pinang muda dapat dikunyah dengan sirih untuk menguatkan gigi.

Keterangan: Mengingat kandungan kimia tanaman pinang yakni alkaloid arekolin mengandung racun dan penenang sehingga tidak dianjurkan untuk pemakaian dalam jumlah besar.

Asoka | Ixora paludosa L

asoka

asoka

ASOKA atau dikenal dengan nama latin Ixora paludosa L memiliki ciri-ciri umum tinggi lebih dari 4 m, lingkar pangkal batang mencapai 40 cm, termasuk tumbuhan dikotil yang memiliki kayu relatif keras, bentuk daun lonjong dengan panjang maksimum 24,2 cm dan lebar 9,6 cm, dan bunganya berwarna merah. Asoka memiliki jenis lain yaitu asoka hibrida dimana warna bunganya lebih bervariatif seperti merah, jingga, kuning dan sebagainya.Kandungan kimia dari asoka adalah glikosida antosianin, saponin dan flavonoid.

CARA MENDAPAT ASOKA
Perbanyakan dapat dilakukan dengan stek. Tanaman ini dapat berbunga sepanjang tahun dan tidak memerlukan perawatan yang khusus. Asoka cocok tumbuh pada tanah yang sangat gembur dengan ketinggian 0-400 m dpi. Asoka dapat bertahan sampai suhu 45°C, baik dengan kondisi tempat yang langsung terkena sinar matahari langsung dan kondisi lembap/gelap dengan kelembapan sekitar 70%.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Kulit, bunga.

KHASIAT ASOKA
Tumbuhan asoka dapat berkhasiat mengobati luka, kulitnya digunakan astringent dan penenang rahim, pendarahan internal, wasir, disentri, Bunganya dapat digunakan untukmengobati haid tidak teratur, kram betis, dan luka pukul atau memar.

RESEP
1. Mengobati luka
Batang dan akarnya ditumbuk halus, kemudian dapat dioleskan ke bagian tub”h yang terluka.

2. Untuk rahim
Siapkan kulit tanaman 4 ons, 4 ons susu, 16 ons air, rebus semuanya, dapat diminum dengan susu 2-3 kali sehari

3. Pendarahan, wasir, disentri

Gunakan ekstrak kulit bunga asoka.

4. Haid tidak teratur
Siapkan 15 g bunga asoka, 15 g mawar, 90 g daging lidah buaya, potong-potong lalu rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 c. Minum 2 kali sehari sesudah makan.

5. Kram betis
Ambil 2 bunga asoka, 3 bunga mawar, 30 g daun sembung segar, cuci bersih lalu rebus dengan 600 cc air sampai tersisa 300 cc, saring lalu minum 2 kali sehari sesudah makan.

6. Luka pukul atau memar
Siapkan 30 g daun dan bunga asoka, 10 g bunga mawar kering, 10 g umbi daun dewa, cuci bersih rebus dengan 600 cc hingga tinggal 300 cc, saring kemudian dapat diminum 2 kali sehari sesudah makan.

Mundu | Garcinia dulcis

mundu

mundu

MUNDU atau rata (Garcinia dulcis) adalah sejenis pohon buah-buahan yang asli Indonesia. Buah ini juga biasa disebut apel jawa. Buahnya dapat dimakan segar atau diolah menjadi wlai. Mundu merupakan sejenis pohon buah-buahan yang semakin langk.«, anggota genus Garcinia yang berkerabat dekat dengan manggis (Garcinia mangostana) dan asam kandis (Garcinia parvifolia). Mundu dipercaya sebagai tanaman asli Indonesia yang hanya tumbuh di Jawa dan sebagian Kalimantan, meskipun tumbuhan ini juga tumbuh di Filipina dan Thailand. Tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga pada ketinggian 500 mdpl. Karena mutunya yang kurang baik, maka buah ini kurang diremajakan.

Mundu merupakan tumbuhan pohon berukuran sedang, batangnya tegak berwarna cokelat dan tingginya mencapai 20 m. Daunnya berbentuk bulat memanjang dan mengkilat. Bunganya tersusun dalam untaian berwarna putih atau hijau kekuning-kuningan. Buahnya bulat seperti bola pingpong bila sudah masak berwarna kuning, halus, dan kulitnya tipis. Daging buahnya berwarna kuning, berair dan rasanya manis- manis asam, dan jumlah bijinya 1-4 butir.

CARA MENDAPATKAN MUNDU
Tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga pada ketinggian 500 m dpl. Karena mutunya yang kunyar, tviifc kuivka buah ini kurang diremajakan.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Kulit buah, kulit buah, kulit batang

KHASIAT MUNDU
Beberapa senyawa Terkandung dalam buah mundu yaitu linalool, terpineol, asam deksadekanoit dan asam hidroksisitrat. Pada beberapa bagian tanaman mengandung senyawa fenol, xanton dan flavonoid yang menunjukkan aktivitas antioksidan dan antibakteri. Selain itu mundu juga berkhasiat sebagai antivirus, antikanker, antiinflamasi dan pengobatan penyakit kardiovaskuler. Kulit batang mundu mengandung xanton yang berkhasiat sebagai antimalaria. Kulit buah mundu juga dapat digunakan sebagai salah satu campuran untuk pewarna anyaman. Selain itu mengobati luka, gondok, sariawan.

RESEP
Luka
Bakar 8 g biji mundu sampai hangus, lalu giling halus. Taburkan serbuk biji mundu pada luka. Lakukan sebanyak tiga kali.

Gondok
Bakar 8 g biji mundu sampai hangus, lalu giling halus. Taburkan serbuk biji mundii pada gondok.

Sariawan
Bakar 8 g biji mundu sampai hangus, lalu giling halus. Taburkan serbuk biji munduj pada luka tiga kali sehari.

Pewarna
Air sari temulawak dicampur dengan tawas dan air jeruk atau air asam jawa serti kulit mundu. Pandan untuk bahan anyaman direbus dalam larutan campuran tadi hingga berwarna kuning menarik.

Jarak Pagar | Jatropha curcas

jarak-pagar

jarak-pagar

JARAK PAGAR dengan nama latin Jatropha curcas merupakan tumbuhan semak berkayu. Tumbuhan ini dikenal sebagai salah satu tana man yang berpotensi untuk Diodiesel. Tumbuhan ini tergolong perdu yang agak besar, bercabang tidak teratur, dan tumbuh liar di daerah tropis seperti Indonesia. Biji jarak pagar memiliki panjang sebesar 1.8-2.1 cm dan lebar 1.1 cm. Bagian luar bijinya berwarna hitam kotor suram.

CARA MENDAPATKAN JARAK PAGAR
larak pagar mudah beradaptasi pada lingkungan. Perbanyakannya dapat dilakukan melalui stek cabang atau batang maupun melalui benih.

KHASIAT JARAK PAGAR
Secara tradisional, jarak pagar digunakan untuk memecahkan pembengkakan dan mampu membersihkan luka. Selain itu, minyak jarak juga sudah lama digunakan sebagai minyak lampu. Hasil penelitian menyebutkan bahwa getah dan daun jarak memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi. Akar dan getahnya mampu menjadi intiinflamasi, dan akarnya juga mampu menjadi antikanker. Tanaman ini juga memiliki aktivitas antibakteri. Namun perlu diperhatikan penggunaan biji jarak pagar secara oral karena mampu menghentikan kehamilan.

RESEP
Daun minyak jarak dibakar, lalu diletakkan pada bagian yang terkena luka.

Krokot | Portulaca oleracea

krokot

krokot

KROKOT memiliki nama latin Portulaca oleracea L. Nama lain yang dikenal di Indonesia adalah gelang. Di beberapa negara, krokot juga dikenal sebagai common purslane, little hogweed (Inggris), gelang pasir (Malaysia), pliak bia-yai (Thailand), Culasiman (Filipina), dan ma chi xian atau kwa tsz-tsai (Cina). Krokot merupakan tanaman tahunan, yaitu taiMitmn yang melengkapi siklus hidupnya selama 1 tahun, tumbuh setinggi 0,3 m. Batangnya berwarna merah keunguan, bentuknya gemuk dan tebal. Daunnya juga tebal dan berdaging, dan bunganya berwarna kuning. Daun tanaman krokot merupakan daun tunggal berwarna hijau berbentuk bulat telur, ujung dan pangkalnya tumpul. Tepi daunnya rata dan berdaging yang memiliki panjang 1-3 cm dan lebar l-2 cm. Bunga krokot merupakan bunga majemuk yang terletak di ujung cabang. Tanaman krokot juga memiliki kelopak bunga bewarna hijau, bertajuk, dan bersayap. Mahkota bunga krokot berbentuk jantung, memiliki 3-5 kepala putik bewarna putih dan kuning. Buah krokot berbentuk kotak, berwarna hijau, dan memiliki biji yang banyak. Bijinya bulat kecil mengkilap, berwarna hitam. Sistem perakaran tanaman krokot yaitu akar tunggang Krokot sangat mudah tumbuh atau tumbuh liar pada tempat-tempat terbuka dan menyukai tanah liat berpasir. Tanaman ini lebih menyukai tempat dengan sinar matahari langsung, serta dapat bertahan pada kondisi kekeringan air. Di beberapa iaerah, tanaman krokot dianggap sebagai gulma.

Nutrisi yang dikandung krokot antara lain karbohidrat, protein, lemak, dan air, juga vitamin, yaitu vitamin A, Bl, B2, B3, B6, B9, C, serta mineral kalsium, besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium, dan seng. Senyawa kimia lain yang dikandung di antaranya asam lemak (asam linolenat, asam oleat, palmitat), yaitu asam lemak esensial yang dibutuhkan oleh tubuh, senyawa yang berkhasiat antioksidan seperti asam sitrat, asam enolat, dan flavonoids (kaempferol, apigenin, mirisetin, kuersetin, luteolin).

CARA MENDAPATKAN KROKOT
Krokot sangat mudah sekali didapatkan karena dapat tumbuh liar di mana saja, bahkan apat tumbuh di sela-sela trotoar. Tanaman ini tidak membutuhkan syarat tumbuh yang rumit, tanah gembur dan air yang cukup sangat menunjang penampilan keindahan bunga. perbanvakan dapat dilakukan dengan biji ataupun setek batang. Tanaman ini dapat tumbuh dari ketinggian 200-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, batang

KHASIAT KROKOT
Sebagai obat tradisional, krokot dapat digunakan untuk mengobati cacingan, penyembuh luka, pendarahan internal, bisul, jerawat, penawar racun gigitan hewan, mengatasi peradangan dan infeksi internal, radang perut dan ginjal, sebagai relaksan dan pengatur tekanan darah, serta dapat diberikan kepada wanita ketika menyusui untuk meningkatkan jumlah ASI. Berdasarkan penelitian, tanaman ini berpotensi sebagai analgesik dan antiinflamasi, neuroprotektif (menjaga fungsi dan kinerja syaraf, mencegah demensia atau kepikunan), antidiabetes, dan antioksidan. Selain itu krokot dapat digunakan untuk membantu melegakan saluran pernafasan pada pasien penderita asma.

RESEP
Bagian yang dipakai sebagai bahan obat adalah seluruh tumbuhan, baik yang segar atau yang telah dikeringkan. Tanaman ini dapat dlkeringkan dengan cara mencucinya sampai bersih setelah itu diuapkan lalu dijemur, kemudian digiling menjadi bubuk lalu disimpan.

Cara pemakaian untuk pengobatan:
Radang akut usus buntu
Ambil segenggam herba segar, dicuci bersih lalu ditumbuk, dan diperas sampai terkumpul 30 ml. Tambahkan gula putih secukupnya dan air matang yang sudah dingin sampai menjadi 100 ml, kemudian diminum. Lakukan 3 kali sehari.

Krokot dan jombang (Taraxacum officinale) masing-masing 60 g, kemudian digodok dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Dibagi untuk 3 kali minum.

Disentri
550 g herba segar diuapkan selama 3-4 menit, lalu ditumbuk halus dan diperas I sampai terkumpul air perasannya kira-kira 150 cc. Mium air perasannya sebanyak 50 cc, 3 kali sehari

Keputihan
200 g krokot di-juice dan diambil airnya kemudian masukkan putih telur lalu ditim. Makan selagi hangat.

Jantung berdebar
4 batang tanaman krokot dicuci bersih, lalu digiling halus, tambahkan ½ cangkir air masak dan 1 sendok makan madu, diperas, disaring lalu diminum. Lakukan 2 kali sehari.

Kencing darah
100 g krokot dan 25 g daun sendok (Plantago mayor L.) digodok, lalu airnya diminum.

Demam
Krokot direbus sebentar, tetapi tidak boleh terlalu matang lalu dimakan.

Yodium | Jatropha multifida

yodium

yodium

Kandungan
a. alpha amirin
b. kampesterol
c. 7 alpha diol
d. stigmaterol
e. Beta sitosterol
f. HCN
g. alkaloid
h. saponin
i. flavonoid
j. tannin

Manfaat
a. menyembuhkan luka
b. menghentikan perdarahan
c. mencegah infeksi
d. menyembuhkan lecet-lecet terkena gesekan benda keras

Ramuan tradisional menyembuhkan berbagai penyakit
Untuk mendapatkan manfaat penyembuhan berbagai penyakit dari yodium, caranya cukup mudah. Tinggal ambil batang, daun, atau buahnya, dapatkan getahnya. Getah itulah yang dioleskan pada bagian luka, berdarah, maupun lecet-lecet. Penggunaan cara ini akan menyebabkan pedih yang luar biasa. Kalau tidak tahan, biasanya penderita akan menjerit-jerit kesakitan (rasanya lebih pedih daripad pengobatan dengan yodium yang dijual di apotek). Namun dalam waktu cepat, luka akan mengering dengan sendirinya dan tidak terlihat lagi bekas lukanya. Sebaiknya tiap rumah memiliki tanaman ini karena sangat bermanfaat. Penanamannya cukup dengan menanam bijinya atau menancapkan batangnya. Mudah tumbuh dan tidak memerlukan perawatan khusus.

Lobak Merah | Raphanus sativus

lobak-merah

lobak-merah

Kandungan
a. minyak wortel
b. vitamin A
c. vitamin B
d. vitamin C
e. garam
f. potassium
g. karotin

Manfaat
a. mencegah kanker
b. menyembuhkan luka
c. menurunkan kadar gula darah
d. mencegah penyakit jantung
e. memperkuat otot penglihatan
f. menyembuhkan demam

Ramuan tradisional mencegah berbagai penyakit
Konsumsi lobak merah sebagai tambahan sayuran dan sebagai penyegar dalam konsumsi sehari-hari. Selain itu, bila senang lobak merah juga dapat dijus dengan tambahan gula putih dan madu murni secukupnya.

Nusa Indah Putih | Mussaenda pubescens

nusa-indah-putih

nusa-indah-putih

Nama asing
Splash of white

Perdu dengan ranting yang naik, tinggi 1-2 m, cabang kecil ditumbuhi rambut halus. Tumbuh liar pada lereng bukit, semak-semak, atau dipelihara sebagai tanaman hias.

Daun tunggal, bertangkai, dengan daun penumpu. Bentuk daun bundar telur, letak berhadapan bersilang, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, tulang daun menyirip, berambut halus, panjang 5-8 cm, lebar 2-3,5 cm.

Bunga majemuk di ujung tangkai berbentuk payung, bunganya kecil berbentuk teropet, warnanya kuning, panjang 2 cm, dengan daun pelindung berwarna putih. Buahnya buah buni, bulat memanjang, panjang 8-10 mm, lebar 6-7,5 mm.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Batang: Rasa sedikit manis, agak pahit, sejuk. Penurun panas (antipiretik), membersihkan darah, antiradang, menetralisir racun, melancarkan peredaran darah.

Akar: manis, netral

Kandungan kimia
1. Batang mengandung betasitosterol, arjunolic acid, stigmasterol
2. Daun mengandung betasitosterol

Bagian yang dipakai
Batang, daun, akar

Kegunaan
Batang, daun:
influenza, demam, pingsan karena udara sangat panas (heat stroke), batuk, radang amandel, radang tenggorok (pharyngitis), radang ginjal, bengkak (edema), disentri, diare, keracunan makanan, perdarahan pada wanita, gigitan ular belang, koreng, bisul, luka

Akar:
cacingan pada anak, masuk angin setelah bersalin, sakit pinggang, tumor payudara

Pemakaian
Untuk minum:
Batang: 15-30 g (segar 30-60) digodok atau ditumbuk dan air perasannya diminum.
Akar: 30-60 g digodok atau digiling menjadi bubuk
Pemakaian luar: Lumatkan dan bubuhi ke tempat yang sakit

Cara pemakaian:
Diare akut, disentri: 30-60 batang, daun segar setelah dicuci bersih, digodok dg 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, disaring lalu diminum.

Bisul: Tanaman segar setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus dan dibubuhi ke tempat yang sakit.

Keracunan makanan: Daun segar setelah dicuci bersih, ditumbuk, air perasannya diminum.

Demam, heat stroke: 12 g batang Mussaenda, 10 g daun poko, 3 g Mentha arvensis, seduh dengan air panas, minum.

Air kemih sedikit: 30 batang Mussaenda, 60 g batang segar, Lonicera japonica, 30 g Plantago major (Daun sendok), godok, minum.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by