obat ketombe

Minyak Kelapa

Bahan:
1 buah kelapa

Khasiat:
Buah kelapa tua yang mengandung lemak, karbohidrat, protein, vitamin B, dan C, diketahui dapat membantu menghilangkan ketombe yang diakibatkan oleh kekurangan vitamin. Selain itu, santan ini dapat melemaskan rambut hingga mudah disisir.

Cara membuat:
Kelapa diparut lalu diberi air secukupnya dan diperas hingga keluar santannya. Santan lalu dimasak sampai keluar minyak dan minyaknya berpisah dengan endapannya. Saring dan ambil minyaknya. Minyak kelapa ini setelah dingin dioleskan ke kulit kepala dan diamkan selama 1 jam. Setelah itu, keramas rambut dengan sampo.

Ketombe | Dandruff

Ramuan 1

Bahan:
1 genggam merang

Khasiat:
Padi yang mengandung protein, lemak, kalsium, fosfor, zat besi, dan vitamin B, merangnya sejak dulu digunakan sebagai obat keramas dan dapat menghilangkan ketombe dan perawatan kulit kepala.

Cara membuat:
Merang dibakar lalu direndam dalam 1 air. Embunkan rendaman ini semalam suntuk. Lalu, saring dan gunakan pada pagi hari untuk keramas (tidak perlu menggunakan sampo lagi.

Apel Hijau | Chrysophyllum cainito

apel-hijau

apel-hijau

Kandungan
a. vitamin A
b. vitamin B
c. vitamin C
d. serat

Manfaat
a. apel hijau sangat baik untuk perawatan kulit
b. apel hijau juga sangat baik untuk mencegah penyakit paru-paru
c. apel hijau sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang sedang diet
d. secara umum dapat digunakan untuk menumbuhkan nafsu makan karena ada rasa segar di apel
e. meningkatkan daya tahan tubuh
f. memudahkan buang air besar
g. membasmi ketombe

Nanas | Ananas comosus (L.) Merr.

nanas

nanas

NANAS (Ananas comosus (L.) Merr.) berasal dari Brasil. Di Indonesia, nanas ditanam di kebun-kebun, pekarangan, dan tempat-tempat lain yang cukup mendapat sinar matahari pada ketinggian 1-1.300 m dpl. Nanas merupakan tanaman buah yang selalu tersedia sepanjang tahun. Herba tahunan atau dua tahunan, tinggi 50-150 cm, terdapat tunas merayap pada bagian pangkalnya. Daun berkumpul dalam roset akar dan pada bagian pangkalnya melebar menjadi pelepah. Helaian daun bentuk pedang, tebal, liat, panjang 80-120 cm, lebar 2-6 cm, ujung lancip menyerupai duri, tepi berduri tempel yang membengkok ke atas, sisi bawah bersisik putih, berwarna hijau atau hijau kemerahan. Bunga majemuk tersusun dalam bulir yang sangat rapat, letaknya terminal dan bertangkai panjang. Buahnya buah buni majemuk, bulat panjang, berdaging, berwarna hijau, jika masak warnanya menjadi kuning. Buah nanas rasanya enak, asam sampai manis. Bijinya kecil, sering kali tidak jadi. Buahnya selain di makan secara langsung, bisa juga diawetkan dengan cara direbus dan diberi gula, dibuat selai, atau dibuat sirop. Buah nanas juga dapat digunakan untuk memberi citarasa asam manis, sekaligus sebagai pengempuk daging. Daunnya yang berserat dapat dibuat benang ataupun tali. Tanaman buah nanas dapat diperbanyak dengan mahkota, tunas batang, atau tunas ketiak daunnya.

Buah mengandung vitamin (A dan C), kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa (gula tebu), dan enzim bromelain. Bromelain berkhasiat antiradang, membantu melunakkan makanan di lambung, menghambat pertumbuhan sel kanker, menghambat agregasi platelet (tingkat kemampuan darah untuk menggumpal), dan mempunyai aktivitas fibrinolitik (obat-obat yang membantu melarutkan bakuan yang telah terbentuk). Kandungan seratnya dapat mempermudahkan buang air besar pada penderita sembelit (konstipasi). Daun mengandung kalsium oksalat dan pectic (segolongan polimer heterosakarida yang diperoleh dari dinding sel tumbuhan darat).

Nama daerah: Sumatera: ekahauku (Enggano), anes (Aceh), nas (Gayo), henas, kenas, honas, hanas (Batak), gona (Nias), asit, nasit (Mentawai), enas, kanas, nanas (Melayu), aneh, naneh (Minangkabau), kanas, kanyas, nas, nyanyas (Lampung). Jawa: danas, ganas (Sunda), nanas (Jawa); ‘anas, nanas (Madura): Kalimantan: kanas, samblaka, malaka, uro usan, kayu usan, kayu ujan, belasan. Nusa Tenggara: manas (Bali), nanas (Sasak), aruma, fanda, pandal (Bima), panda (Sumba), nana (Sawu), peda, anana, pcdang (Flores), parangena, nanasi (Taluud).Sulawesi: tuis mangandow, na’asi, nanasi, tuis, tuis ne walanda, busa, pinang (Ut.Alf.), nanati (Gorontalo), lalato (Buol), nanasi (Toraja), pandang (Makasar, Bugis), edan, ekam, hedan (Timor), esne (Kisar), ngewu (Tanimbar). Maluku: ai nasi, than baba-ba, kai nasi (Seram Timur), bangkalo, kampora, kanasoi (Seram Barat), anasu, banggala, bangkala, kai nasu, kambala, kampala (Seram Selatan).

CARA MENDAPAT NANAS
Perbanyakan tanaman dengan menggunakan anakan ini dapat dilakukan dengan memisahkan anakan dari induk tanaman. Perawatannya dengan cara pemupukan, penyiangan, penjarangan anakan, pengairan dan penutupan tanah. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 100-1.200 m dpl dan optimum tumbuh pada ketinggian 100-700 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah, daun.

KHASIAT NANAS
1. Jus nanas (Ananas comosus L.rnerr) mempunyai efek antibakteri terhadap S. mutans, baik bersifat bacteriostatic maupun bactericidal.
2. Ekstrak buah nanas dengan konsentrasi 100% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan dapat digunakan sebagai antibakteri dengan tingkat efektivitas 100 %.
3. Penambahan ekstrak buah nanas 15% dengan waktu pemasakan 60 menit menghasilkan kualitas daging itik afkir yang terbaik.
4. Ekstrak kulit nanas dengan metode soxhlet memiliki kemampuan sebagai penangkal radikal bebas yang paling tinggi.

RESEP
Untuk obat yang diminum, jus ½-2 buah nanas ukuran sedang atau dapat juga diparut, lalu minum. Untuk pemakaian obat luar, kupas buah nanas, lalu parut. Turapkan hasil parutannya pada bagian tubuh yang sakit, seperti membersihkan jaringan mati (debridement) pada luka bakar, ketombe, bisul, koreng, dan radang kulit (dermatitis). Cara lain, tumbuk daun nanas sampai halus, lalu balurkan pada luka bakar, bisul, dan gatal-gatal.

Cacingan: Kupas 1 buah nanas muda, lalu cuci sampai bersih. Selanjutnya, bilas dengan air masak, lalu parut. Peras dan saring hasil parutannya, lalu minumkan pada anak yang cacingan sedikit demi sedikit.

Keseleo, memar akibat terpukul: Kupas 1 buah nanas yang sudah masak, potong-
potong, lalu dijus. Minum air yang terkumpul sekaligus.

Radang tenggorokan: Kupas 2 buah nanas yang telah masak, lalu cuci sampai bersih. Potong-potong, lalu dijus atau diparut. Selanjutnya, peras menggunakan sepotong kain bersih. Minum air perasan yang terkumpul, sehari 3 kali, setiap kali cukup 1/3 bagian.

Catatan:
Ibu hamil dilarang minum perasan buah nanas muda. Buah nanas di dalam saluran cerna difermentasi menjadi alkohol yang dapat menimbulkan kambuhnya rematik gout. Penderita kencing manis (diabetes mellitus) dianjurkan untuk membatasi dalam mengonsumsi buah nanas karena kandungan gula buah yang masak cukup tinggi.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by