obat eksim

Susu Kuda

susu-kuda

susu-kuda

Kandungan
a. vitamin A
b. vitamin B2
c. vitamin B6
d. vitamin B12
e. vitamin C
f. vitamin E
g. zat besi
h. kalsium
i. kalium
j. magnesium

Manfaat
a. menambah kekebalan tubuh
b. menyembuhkan radang usus
c. meningkatkan gairah seksual bagi laki-laki
d. pengganti susu sapi yang baik
e. menyembuhkan eksem

Bungur Kecil | Lagerstroemia indica

bungur-kecil

bungur-kecil

NAMA latinnya adalah Lagerstroemia indica, sedangkan nama daerah sunda, yaitu bungur, di Madura: Bhungor. Deskripsi Tanaman ini termasuk tanaman perdu atau pohon kecil, tinggi 2-7 m, percabangan melengkung, pohon berwarna cokelat, halus dan agak mengilap. Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berseling. Helaian daun bentuknya elips atau memanjang, ujung tumpul, pangkal membaji, tepi rata, berwarna hijau tua, panjang 2-7 cm, lebar 1-4 cm. Bunga majemuk bentuk malai, panjang 10-50 cm, tepi mahkota bunga bergelombang, berwarna merah, putih, atau ungu, keluar dari ujung tangkai atau ketiak daun. Buahnya agak bulat, panjang 9-13 mm, lebar 8-11 mm. Bungur kecil dapat diperbanyak dengan biji.

CARA MENDAPATKAN BUNGUR KECIL
Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan dengan biji. Perawatannya dengan cara diberi air dan pupuk secara berkala. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan tinggi kurang dari 800 m dengan tanah yang tidak terlalu basah.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Kulit kayu, daun, akar

KHASIAT BUNGUR KECIL
Antikoagulasi (antipengendapan darah), nephroprotective (penjaga kesehatan ginjal), antioksidan (daun, buah), anti-inflamasi (daun), antimikroba (daun), antidiare (kayu)

RESEP
Seduhan dingin kulit kayu ditumbuk, diminum untuk menghentikan murus (diare). Tumbukan daunnya digunakan untuk menyembuhkan luka bakar dan pendarahan. Untuk obat yang diminum: Rebus 15-30 g akar, lalu air rebusannya diminum.

Untuk pemakaian luar: Rebus bahan segar secukupnya, lalu airnya digunakan untuk mencuci bagian tubuh yang sakit. Selain itu, giling bahan kering sampai membentuk serbuk. Selanjutnya, bubuhkan serbuk tersebut ke tempat yang sakit, seperti patah tulang (fraktur), bisul, koreng, abses, eksim, dan radang payudara (mastitis).

Disentri
Rebus 20 g daun atau akar dalam tiga gelas air bersih sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring, dan air saringannya diminum, sehari tiga kali, masing-masing ½ gelas.

Disentri akut, hepatitis menular
Cuci 15 g akar dan 15 g daun bungur kecil, lalu rebus dalam tiga gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring air rebusannya, dan bagi menjadi dua bagian untuk dua kali minum, pagi, dan sore hari. Setiap kali minum 1/2 gelas, dapat ditambah madu secukupnya.

Bisul, koreng
Keringkan akar atau bunga bungur kecil secukupnya, lalu giling sampai halus. Tambahkan arak putih secukupnya sampai berbentuk bubur kental, kemudian oleskan ke bagian tubuh yang sakit dan balut dengan perban. Untuk obat yang diminum, rebus 30 g akar dalam tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari dua kali, masing-masing ½ gelas.

Eksim
Cuci akar atau daun secukupnya sampai bersih, lalu rebus dalam air sampai mendidih (selama 15 menit). Dalam keadaan hangat, ramuan ini dapat dipakai untuk mencuci bagian tubuh yang terkena eksim.

Catatan: Ibu hamil dilarang minum rebusan tumbuhan obat ini karena dapat mengganggu perkembangan janin.

Patikan Cina | Euphorbia thymifolia

patikan-cina

patikan-cina

Nama daerah: Jawa: Gelang pasir, ki mules, nanangkaan gede, useup nana, krokot cina, patikan cina; Maluku: jalu-jalu tona

Uraian tanaman:
Terna kecil merayap, kadang-kadang setengah tegak, berambut, terdapat di mana-mana di antara rumput di halaman, sekeliling tegalan, pinggir jalan pada tempat-tempat yang agak basah sampai ketinggian 1.400 m dari permukaan laut. Batang dan daunnya agak kemerah-merahan, bila dipatahkan mengeluarkan getah. Daunnya bersirip genap, kecil-kecil, bulat telur, berhadapan, baunya wangi. Bunga berwarna merah muda.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa agak asam, astringent, sedikit sejuk, antiinflamasi, peluruh air seni, menghilangkan gatal.

Kandungan kimia
Akar: Myricyl alkohol, taraxerol, tirucalol, kamzuiol, hentriacontane. Batang dan daun: Cosmosiin

Bagian yang dipakai
Seluruh tanaman, segar atau dikeringkan

Kegunaan
1. disentri basiler, typhus abdominalis, enteritis, diare
2. wasir

Pemakaian
15-30 g kering atau 30-60 g segar, rebus, minum

Pemakaian luar
Eksem, allergic dermatitis (sakit kulit karena alergi), herpes zoster, gatal-gatal di kulit, abses payudara. Patikan cina segar secukupnya direbus untuk cuci. Getahnya diteteskan untuk bintik pada kornea mata (macula)
Abses payudara: herba segar dilumatkan, ditambah gula enau, ditempelkan di tempat yang bengkak.
Herpes zoster: 1 genggam herba segar + 1 buah bawang putih, dilumatkan kemudian ditambah air dingin, ditempelkan ke tempat yang sakit.
Eksem, dermatitis, kulit gatal, wasir: herba segar secukupnya, rebus, cuci

Pemakaian:
Disentri basiler, enteritis: 15-30 g patikan cina direbus, bagi 2 dosis, minum.
Wasir: ⅓ genggam patikan cina, ⅓ genggam patikan kebo, 1 jari rimpang kunyit, 3 jari gula enau, 3 gelas air, rebus menjadi 1½ gelas, saring, setelah dingin. Sehari 3 x ½ gelas.

Legundi | Vitex trifolia

legundi

legundi

TANAMAN Legundi (Vitex trifolia L.) memiliki sinonim nama Latin Vitex negundo atau Vitex rotundifolia L.f. termasuk dalam famili Verbanaceae. Legundi memiliki nama asing/simplisia Vitecis folium. Pohon Legundi merupakan pohon semak, tajuk tidak beraturan, aromatik, dengan tinggi mencapai 1-4 m. Batang pokok pohon jelas, kulit batang berwarna cokelat muda sampai cokelat tua, batang muda berbentuk segi empat dan banyak bercabang. Daun Legundi merupakan daun majemuk menjari. Bunganya merupakanan susunan majemuk malai, dengan struktur dasar menggarpu, rapat dan berjejal. Buah Legundi merupakan buah tipe drupa, berair atau kering dengan dinding keras. Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan dengan biji atau stek batang. Tumbuhan ini mudah tumbuh di segala jenis tanah, namun lebih menyukai tempat yang agak kering dan pada daerah yang terbuka dan dapat tumbuh dengan baik pada media tumbuh yang terdiri dari campuran pasir, pupuk kandang dan lempung.

Minyak biji Legundi mengandung senyawa-senyawa hidrokarbon, asam lemak. Buah Legundi mengandung vitetrifolin A, vitetrifolins B dan C, rotundifuran, dihidrosolidagenon dan abietatriene 3β-ol.

CARA MENDAPATKAN LEGUNDI
Perbanyakan tanaman dapat dilakukan dengan biji atau stek batang, jika menggunakan stek batang seyogyanya diambil dari batang vang tidak terlalu muda. Stek batang tersebut mudah sekali tumbuh dan akan mulai bertunas setelah 4-5 hari terhitung dari sejak penanaman. Tumbuhan ini mudah tumbuh di segala jenis tanah, namun lebih menyukai tempat yang agak kering dan pada daerah yang terbuka. Tumbuh jengan baik pada media tumbuh yang terdiri dari campuran pasir, pupuk kandang dan lempung. Tanaman Legundi banyak terdapat di daerah Jawa, umumnya tumbuh di daerah dengan ketinggian 11.100 m dpl, tumbuh liar pada daerah hutan jati, hutan ekunder, di tepi jalan dan pematang sawah.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar, batang, daun, buah

KHASIAT LEGUNDI
Akar legundi biasanya digunakan untuk pencegah kehamilan dan penyembuhan pasca persalinan. Batang Legundi biasa digunakan untuk menyembuhkan bengkak dan eksim. Biji legundi digunakan sebagai pereda batuk, penyegar badan, perawatan rambut. Buah legundi umumnya digunakan sebagai obat cacing dan peluruh haid. Daun legundi biasa digunakan untuk mengurangi rasa nyeri, pusing, masuk angin, menurunkan panas, meredakan kejang, batuk, radang amandel, tuberkulosa, tifus, peluruh air seni, peluruh angin perut, peluruh keringat, melancarkan haid, membersihkan rahim, demam nifas, busting air, menyembuhkan luka, kudis dan untuk membunuh serangga.

Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri daun legundi mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, bakteri gram positif maupun bakteri gram negatif, dapat melindungi marmot dari gigitan nyamuk Aedes aegypti selama waktu tertentu. Senyawa metil-p-hidroksibenzoat yang terdapat pada daun legundi juga memiliki aktivitas sebagai anti nyamuk terhadap C. quinquefasciatus and A. Aegypti. Daun legundi berpotensi untuk mengatasi asma, penyakit alergi dan berpotensi sebagai antitubercular dengan menghambat Mycobacterium tuberculosis- Selain itu daun legundi juga memiliki aktivitas antioksidan dan anti peradangan. Bijinya berpotensi sebagai analgesik.

RESEP
Obat Cacing
Gunakan 15 g daun legundi segar direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit; setelah dingin, diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Frambos | Hibiscus radiatus

frambos

frambos

TANAMAN Frambos atau Hibiscus radiatus cav termasuk ke dalam famili tumbul Malvaceae atau Rosaceae. Tanaman ini termasuk kelompok perdu dan memiU penampakan yang cantik. Seluruh bagian tanaman ini terlihat serba merah, mulai daun, batang sampai bunganya. Tanaman ini memiliki nama latin Hibiscus radial cav dan termasuk ke dalam famili tumbuhan Malvaceae atau Rosaceae. Memiliki bunga yang cukup besar mirip bunga sepatu, berwarna merah tua dengan serbuk sarinya berwarna kuning di bagian tengahnya. Di beberapa daerah frambos merah di kenal dengan nama Frambos merah dan Kasturi kokotu. Deskripsi Frambos memiliki Umtu daun oval pada saat muda dan berubah bentuk menjari saat daun mulai dewasa dengai pinggir bergerigi tumpul. Tanaman ini pada daun, bunga buah mengandung tartarat askorbat, asam sitrat, asam format, asam salisilat dan asam malat, kalium, mangan besi, sukrosa, glukosa dan fruktosa.

CARA MENDAPATKAN FRAMBOS
Dalam budidaya sebaiknya jangan memberkan tanaman ini pupuk kimia, gunakai pupuk organik seperti kompos dari daun atau kotoran kambing. Untuk mengatas serangan hama gunakan juga insektisida alami. Selain itu tanaman perdu ini juga membutuhkan cukup sinar matahari dan jenis tanah yang porus untuk pertumbuhaa optimal. Cara perbanyakan tanaman ini cukup mudah dengan menggunakan biji. Biji yang sudah tua disemai terlebih dahulu di tempat pembibitan. Sebaiknya tempaf pembibitan terhindar dari hempasan curah hujan secara langsung. Setelah bibit berdaun tiga atau empat bisa langsung dipindahkan ke tempat yang lebih luas atau terbuka. Tanaman ini dapat tumbuh baik pada daerah dengan ketinggian 250-100 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah

KHASIAT FRAMBOS
Pengobatan dan pencegahan penyakit pencernaan(termasuk dengan diare), hipertensi, aterosklerosis, diabetes (tahap awal), anemia, eksim, dan nafsu makan yang buruk, dll

Pinang | Areca catechu

pinang

pinang

PINANG adalah sejenis palma yang tumbuh di daerah Pasifik, Asia dan Afrika bagian timur. Nama ilmiah dari tanaman ini adalah Areca catechu, famili Arecaceae. Sebutani pinang di beberapa daerah antara lain adalah pineung (Aceh), pining (Batak Toba), penang (Madura), jambe (Sunda dan Jawa), bua, ua, wua, pua, fua, hua (aneka bahasa di Nusa Tenggara dan Maluku). Batang pinang lurus dan dapat mencapai ketinggian 25 m dengan diameter 15 cm. Pelepah daun berbentuk tabung dengan panjang 80 cm, tangkai daun pendek; helaian daun panjangnya sampai 80 cm, anak daun 85 x 5 cm, dengan ujung sobek dan bergerigi.

Buah pinang berbentuk bulat telur terbalik memanjang, merah oranye, panjang 3,5-7 cm, dengan dinding buah yang berserabut. Biji 1 berbentuk telur, dan memiliki gambaran seperti jala. Biji pinang rasanya pahit, pedas dan hangat serta mengandung 0,3-0,6%, alkaloid, seperti arekolin (C8HnN02), arekolidine, arekain, guvakolin, guvasine dan isoguvasine. Selain itu juga mengandung red tannin 15%, lemak 14% (palmitic, oleic, stearic, caproic, caprylic, lauric, myristic acid), kanji dan resin. Biji segar mengandung kira-kira 50% lebih banyak alkaloid dibandingkan biji yang telah mengalami perlakuan.

KHASIAT PINANG
Biji pinang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit seperti haid dengan darah berlebihan, hidung berdarah (mimisan), koreng, borok, bisul, eksim, kudis, difteri, cacingan (kremi, gelang, pita, tambang), diare dan disentri oleh masyarakat Desa Semayang Kutai-Kalimatan Timur. Selain itu digunakan juga untuk mengatasi bengkak karena retensi cairan (edema), rasa penuh di dada, luka, batuk berdahak, diare, terlambat haid, keputihan, beri-beri, malaria, memperkecil pupil mata.

Biji dan kulit biji bagian dalam dapat juga digunakan untuk menguatkan gigi goyah, bersama-sama dengan sirih. Air rendaman biji pinang muda digunakan untuk obat sakit mata oleh suku Dayak Kendayan, di kecamatan Air Besar Kalimantan Barat. Pinang muda dapat digunakan bersama dengan buah sirih untuk menguatkan gigi. Umbut pinang muda dapat digunakan untuk mengobati patah tulang, dan sakit pinggang. Daun pinang berguna untuk mengatasi masalah tidak nafsu makan. Sabut pinang digunakan untuk gangguan pencernaan, sembelit dan edema.

RESEP
1. Untuk mengatasi penyakit seperti haid dengan darah berlebihan, hidung berdarah (mimisan), koreng, borok, bisul, eksim, kudis, difteri, cacingan (kremi, gelang, pita, tambang), diare dan disentri, biji pinang direbus. Air hasil rebusannya kemudian diminum

2.Pinang muda dapat dikunyah dengan sirih untuk menguatkan gigi.

Keterangan: Mengingat kandungan kimia tanaman pinang yakni alkaloid arekolin mengandung racun dan penenang sehingga tidak dianjurkan untuk pemakaian dalam jumlah besar.

Pacing | Costus speciosus

pacing

pacing

Nama ilmiah tanaman Pacing adalah Costus speciosus. Tanaman ini termasuk dalam famili Zingiberaceae (temu-temuan) dan dikenal dengan beberapa nama lain, yaitu tabar-tabar, kelacim, setawar, tubu-tubu (Sumatra), tepung tawar, poncang-pancing, bunto (Jawa), Lingkuwas, tapung tawara (Sulawesi) dan lainnya, sedangkan nama asingnya sering disebut dengan nama Spiral Ginger atau Wenteltrap Plant. Tanaman Pacing memiliki ciri-ciri tegak, tinggi sekitar 0,5-3 m, menyukai tempat-tempat yang lembap dan teduh, tumbuh liar di tepi parit, tepi jurang, tanah kosong yang telantar, atau ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan rumah. Tumbuh pada taran 1-1.200 m dpl. Batangnya berwarna kuning kecokelatan, berdaun tunggal tersusun seperti spiral dan tangkainya pendek memeluk batang. Daunnya hijau memanjang sampai lanset, ujungnya runcing dan tepinya rata. Pada permukaan bawah daunnya berambut halus. Bunga duduk dalam bentuk bulir, berukuran besar dan warnanya putih. Buahnya kotak berbentuk telur, warnaya merah, berisikan banyak biji.

Pada bagian rimpang dan bijinya mengandung diosgenin (Sapogeninsteroid), tigogenin, dioscin, gracillin, sitostrol, methyltriacontane, 8-hydroxutriacontan-25-one,5alfa-stimast-9(11)-en3beta,24 hydroxytriacontan-26-onedan24-hydroxyhentriacontan-27-one. Senyawa kimia tersebut digunakan sebagai bahan baku obat kontrasepsi (antihamil). Bagian yang digunakan sebagai obat adalah rimpangnya. Rimpang Pacing sifatnya sejuk, rasanya masam, pedas, dan sedikit beracun (toksik). Selain itu mengandung senyawa antioksidan seperti asam askorbat, betakaroten, alfatecopherol, glutathione, penol, dan flavonoids.

Cara mendapatkan pacing

Perbanyakan tanaman pacing dapat dilakukan dengan biji atau rimpang. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup.

Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Rimpang, batang, daun.

KHASIAT PACING
Rimpang Pacing dapat digunakan sebagai peluruh kencing (diuretik), antitoksik, menghilangkan gatal dan peluruh keringat (anti piretik), mencegah kehamilan, untuk pengobatan bengkak-bengkak karena sakit ginjal dan perut busung, pengobatan infeksi saluran kencing, nyeri sewaktu kencing, pengerutan hati (cirrhosis), batuk rejan, bisul dan abses. Selain itu mengobati rematik, gigitan ular, eczema, radang mata, mencuci dan memperbaiki pertumbuhan rambut. Tanaman ini juga dapat mnegobati penyakit lepra, penyakit kulit, asma, anemia, perut kembung, afrodisiak. Berdasarkan penelitian tanaman ini memiliki efek farmakologi sebagai antihyperglysemic, aktivitas hypoepidemic, menurunkan kolesterol, trigliserida, antidiabetes, antioksidan, anti-inflammatory, memiliki aktivitas hepatoprotective dan antimicrobial melawan bakteri staphylococus aureus.

RESEP
Rimpang tanaman Pacing dapat digunakan apabila dicuci bersih dipotong tipis- tipis, lalu dikukus dan dikeringkan terlebih dahulu, karena rimpang mentah adalah beracun.
1. Untuk obat rematik: Akarnya digerus dicampur dengan mustard oil kemudian digosokkan kepada yang sakit.
2. Nephriticedema, air kemih sedikit: Pacing 30 g, cynanchumpaniculatum digodok, minum.
3. Mencegah kehamilan: Rimpang kering 10 g ditambah 1 buah pace digodok, minum setelah dingin. Minum setiap hari selama 10 hari setelah haid.
4. Digigit ular: Pacing 1 batang, dicuci bersih lalu ditumbuk halus, beri air garam 2 sendok makan. Air perasannya diminum, ampasnya untuk menurap luka bekas gigitan lalu dibalut, sehari 2 kali.
5. Bengkak karena penyakit ginjal akut: Pacing 15 g direbus, minum.
6. Eczema, gatal-gatal: Godok pacing secukupnya, untuk cuci.
7. Radang mata: Batang pacing 3 jari, dicuci bersih lalu ditumbuk halus kemudian dijHMrtn dan disaring. Airnya untuk diteteskan ke mata yang sakit, 3-4 kali per hari Rebanyak 2 tetes.
8. Mencuci dan memperbaiki pertumbuhan rambut: Batang dan daun muda ditumbuk halus sampai menjadi bubur, satu malam diembunkan, pakai untuk mencuci dan memperbaiki pertumbuhan rambut.
9. Perut busung (ascites) dan bengkak (edema): Umbi yang berwarna merah dilumatkan dan dibungkus dengan kain sutera, ikat di pusar. Penyakitnya akan keluar berikutair kemih.
10. Pengerutan hati (cirrhosis), batuk rejan (pertusis) dan infeksi saluran kencing:
Rimpang kering 3 -10 g digodok, minum.

Catatan: Wanita hamil dan pasien dengan pencernakan lemah dilarang mengonsumsi.

Saga | Abrus precatorius

saga

daun saga

Tanaman saga berupa perdu merambat, membelit dengan panjang 6-9 m. Batang bulat, berkayu, percabangan simpodial (percabangan tumbuhan antara batang pokok dengan percabangannya sulit dibedakan atau ditentukan), bila masih muda warnanya hijau dan setelah tua berwarna hijau kecokelatan. Daun majemuk, berselang-seling, menyirip ganjil, anak daun 8-18 pasang, bentuk daun bulat telur, ujung meruncing dan pangkalnya bulat, tepi daun rata dengan panjang 6-25 mm dan lebar 3-8 mm, berwarna hijau. Bunga majemuk, berbentuk tandan, bagian bawah berkelamin dua, bagian atas hanya terdiri dari bunga jantan, kelopak bunga bergerigi pendek, berbulu, berwarna hijau, benang sari menyatu pada tabung, panjang tangkai sari ±1 cm, berwarna putih, warna kepala sari kuning, tajuk bunga bersayap, berkuku pendek, lebar ±1 cm, pangkal bunga berlekatan pada tabung sari, berwarna ungu muda hingga kemerah-merahan. Buah polong, panjangnya 2-5 cm, jumlah buah 3-6 buah dan berwarna hijau. Bentuk biji bulat telur, keras, panjangnya 6-7 mm dan tebalnya 4-5 mm, warnanya merah bernoda hitam. Akar tunggang dan berwarna cokelat kotor.

Saga memiliki kandungan kimia seperti abrine, precatorine, chline, trigoneline, squelene dan asam galat. Saga memiliki rasa pedas, pahit dan sangat beracun (biji).

CARA MENDAPATKAN SAGA

Cara budidaya dengan biji vang dipelihara dengan sangat mudah yaitu dengan penyiraman yang cukup, menjaga kelembaban serta dengan sedikit pemupukan. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 1-1.000 m dpl, pada berbagai macam tanah, dengan curah hujan 1.500-4.500 mm/tahun.memerlukan sedikit atau sebagian naungan.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Biji, akar, daun.

KHASIAT SAGA
Tumbuhan saga berkhasiat sebagai obat sariawan, obat batuk dan obat radang tenggorokan serta epilepsi. Selain itu saga juga memiliki aktivitas sebagai analgesik (obat penahan sakit), anthelmintik (obat untuk menghancurkan cacing atau parasit), anti bakteri, anti diare, anti jamur, anti peradangan, antipasmidik (obat untuk mengobati gejala seperti nyeri dan kejang pada sindrom iritasi usus), anti tumor dan anti virus.

Daun saga berfungsi sebagai penyejuk pada kulit dan selaput lendir, akar sebagai emetikum atau perangsang muntah, akar dan batang berfungsi sebagai anti radang, diuretic (dapat meningkatkan produksi air kencing).

RESEP
Biji, akar, dan daun saga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku obat, sedangkan biji saga sangat beracun sehingga perlu kehati-hatian dalam penggunaannya.

1. Infeksi cendawan, scabies, radang kulit bernanah, dan eksim
Ambil biji saga secukupnya, cucu bersih, dan tumbuk halus. Setelah halus tambahkan minyak kelapa atau VCO ke dalam biji saga yang sudah ditumbuk, dan aduk hingga rata. Setelah itu oleskan ke bagian tubuh yang sakit.

2. Hepatitis dan sakit tenggorokan
Cuci bersih 17 g akar dan batang setelah dipotong potong menjadi bagian yang kecil, dan rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring rebusan, dan minum 2 kali sehari masing masing ½ gelas.

3. Serak dan amandel
Cuci segar 7 g daun segar dan 4 g daun kering, seduh dengan Vicangkir air mendidih, dan diamkan beberapa saat. Ketika dingin saring seduhan dan minum sekaligus. Gunakan 2 kali sehari dengan dosis yang sama.

4. Bronkitis
Cuci bersih 17 g daun segar dan rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring hasil rebusan, dan minum 1 kali sehari masing masing 1 gelas selama 7 hari.

5. Batuk pada anak
Cuci bersih segenggam penuh daun saga termasuk tangkainya, sebutir bawang merah, 3 butir adas, sepotong kecil kayu pulosari, dan gula batu secukupnya. Tambahkan bahan bahan dengan 2 gelas air, dan rebus selama 15 menit. Setelah dingin saring ramuan, dan minum airnya.

Jintan Hitam | Nigella sativa

jintan-hitam

jintan-hitam

Kandungan
a. minyak eter
b. asam lemak tak jenuh
c. minyak alami jintan hitam
d. vitamin E
e. betakaroten
f. zat antioksidan

Manfaat
a. mengobati perih dan radang tenggorokan
b. mengobati rematik
c. mengobati sakit gigi dan migrain
d. memperlancar haid
e. mengatasi bau mulut
f. menurunkan demam
g. mengobati flu dan membantu mengatasi penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti tifus, demam berdarah, hepatitis, HIV atau AIDS, dan flu burung
h. mengobati jerawat dan eksem
i. mencegah batu ginjal
j. meningkatkan daya tahan tubuh
k. mengatasi mabuk perjalanan, diare, kejang, dan masalah empedu
l. membersihkan saluran pencernaan
m. mengobati sesak napas
n. mencegah penyakit jantung
o. membasmi penyakit jantung
p. sebagai antibakteri alami
q. mencegah pembentuk sel tumor dan kanker

Portulaca | Portulaca grandiflora

portulaca

portulaca

Nama daerah
Bunga pegawai tinggi, kembang tabuh delapan, sutera bombai apulaka

Uraian tanaman
Terna (herba) semusim, tinggi 15-30 cm, berbatang basah, sering bercabang mulai dari pangkal. Batang tumbuh tegak atau sebagian/seluruhnya terletak di atas tanah. Warnanya merah atau hijau.

Tanaman hias dari Brasil ini dipelihara sebagai tanaman pinggir di taman-taman, dan terdapat dari dataran rendah sampai 1.400 m di atas permukaan laut. Daunnya tunggal, tebal berdaging, berbentuk bulat silindris dengan panjang 1-3,5 cm ujungnya tumpul. Duduknya tersebar di ujung batang berjejal rapat ke bagian pangkal. Batang pada ruasnya berambut halus.

Bunga berkumpul berkelompok 2-8 di ujung batang. Mekar pad apagi hari dan layu menjelang sore. Warnanya merah dadu, putih, oranye, atau kuning. Perbanyakan dengan stek.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa pahit, dingin. Menghilangkan bengkak, menghilangkan sakit, antiradang, melancarkan aliran darah.

Kandungan kimia
Seluruh herba mengandung portulal. Batang dan bunga mengandung betacyanin, betanin, betanidin

Kegunaan
Sakit tenggorok
Memar

Pemakaian luar:
Herba segar dicuci bersih, kemudian dilumatkan atau diperas airnya, untuk pemakaian di tempat yang sakit pada bisul, radang, kulit bernanah, tersiram air panas, luka bakar, eksem.

Cara pemakaian
Sakit tenggorok: Herba segar dicuci bersih, digiling halus, kemudian diperas airnya sampai terkumpul 1 cangkir. Tambahkan sedikit borax, dipakai untuk kumur-kumur.

Eksema, bisul pada bayi: herba segar dicuci bersih, kemudian dilumatkan. Perasan airnya dioleskan ke tempat yang sakit.

Koreng: Tangkai segar dicuci bersih, kemudian dilumatkan. Bubuhkan di tempat yang sakit.

Puring | Codiaeum variegatum

puring

puring

PURING (Codiaeum variegatuni), puding, atau kroton adalah tanaman hias pekarangan populer berbentuk perdu dengan bentuk dan warna daun yang sangat bervariasi. Tanaman ini merupakan perdu yang dapat hidup hingga 3 m. Batangnya bulat, berkayu, keras, bercabang dan berwarna cokelat kehijauan. Daunnya berbentuk tunggal. Bentuk tanaman berupa bulat telur (ovatus), lonjong (oblongus), jorong (ellipticus). Selain itu berbentuk pita (linear), ujung meruncing dengan panjang kurang lebih 15 cm dan lebar 3 cm. Pertulangan daun menjari dengan warna hijau berbintik dan kuning kehijauan. Bunga merupakan majemuk, bentuk tandan, protandri. Kaliks berupa 5 sepal, korola 5 petal. Buah berbentuk kapsul dengan diameter 2 mm berwarna kuning kehijauan. Stamen berjumlah 15-35. Ovarium berjumlah 3 karpel. Biji berbentuk kecil seperti pasir cokelat. Akar berbentuk tunggang berwarna kuning muda.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN PURING
Perbanyakan tanaman puring dapat dilakukan secara vegetatif dengan cangkok maupun secara generatif dengan menggunakan biji. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada daerah yang lembap dan akan tumbuh subur apabila kebutuhan air tercukupi.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, ranting muda, akar, dan kulit batang

KHASIAT PURING
Penelitian yang telah dilakukan melaporkan bahwa tanaman Codiaeum variegatuni memiliki aktivitas terhadap antivirus influenza A yang merupakan sianoglukosida.

Puring mempunyai rasa pahit, bersifat dingin dan beracun. Akar dan kulit batangnya berasa pedas. Bahan kimia yang terkandung dalam puring di antaranya adalah getahnya yang mengandung tanin. Efek farmakologis diantaranya melancarkan peredaran darah, peluruh keringat dan pencahar ringan.

RESEP
Cacingan, nafsu makan berkurang, sembelit, kejang lambung, kehilangan selera, dan penyakit kencing pada anak.
Rebus 11 g ranting puring muda dengan 3 gelas air tersisa 1 gelas. Setelah dingin, minum air rebusannya 2 kali sehari masing-masing ½ gelas.

Perut mulas
Tumbuk halus 1 jari akar puring dan 3 lembar sesuru (Euphorbia nerifolia L). lalu tambahkan air secukupnya. Saring airnya lalu minum sekaligus 1 kali sehari. Ramuan ini mengakibatkan efek samping seperti diare karena berkhasiat pencahar tetapi perutnya akan hilang.

Sakit perut pada anak
Tumbuk sampai halus daun puring berwarna kuning (Croton varegatum Belvalen) yang masih muda dan segar secukupnya. Tambahkan sedikit air sampai menjadi bubur. Balurkan bubur ini pada perut anak.

Sifilis
Cuci bersih 1 batang puring utuh, lalu rebus dengan 5 gelas air sampai tersisa 2½ gelas. Dinginkan, saring bagi menjadi 3 bagian yang sama. Tambahkan gula secukupnya, lalu minum rebusan 3 kali sehari.

Sukar berkeringat dan eksim
Rebus 11 g daun puring dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin minum air rebusannya 2 kali sehari masing-masing ½ gelas.

Lobak Putih | Raphanus sativus

lobak-putih

lobak-putih

Kandungan
a. vitamin A
b. vitamin B1
c. vitamin B2
d. niacin
e. minyak atsiri
f. kolin
g. serat kasar
h. kalsium
i. fosfor
j. zat besi
k. asam oksalat
l. vitamin C
m. zat antibiotik

Manfaat
a. mengatasi perut kembung
b. mengatasi disentri
c. mengatasi sembelit
d. menyembuhkan radang saluran napas
e. mengatasi batuk dan flu
f. menurunkan tekanan darah tinggi
g. mencegah penyakit jantung, kanker, batu ginjal
h. mengurangi nafsu makan
i. menghaluskan kulit
j. menyembuhkan luka bakar
k. menyembuhkan eksem

Ramuan tradisional mengatasi berbagai penyakit
Bahan:
umbi lobak secukupnya

Kupas bersih, kemudian parut. Stelah itu balurkan pada bagian yang sakit. Cara ini juga dapat digunakan untuk mengatasi luka bakar, menghaluskan kulit, dan mengatasi perut kembung. Lakukan berulang-ulang sampai sembuh atau mencapai hasil yang diinginkan. Sebagai tambahan untuk pengobatan dari dalam, dapat juga mengonsumsi lobak sebagai sayuran agar pengobatan lebih cepat memperoleh hasil.

Mimba | Azadirachta indica

mimba

mimba

MIMBA (Azadirachta indica) di beberapa daerah dikenal dengan nama imba (Jawa); mwmbha, mempeuh (Madura); intaran (Bali). Nama asin yang diketahui antara lain Margosier, Margosatree, Neem tree (Inggris/Belanda). Pohon mimba tumbuh setinggi 8-15 m, bunga memiliki kedua jenis alat reproduksi. Batang simpodial (tidak memiliki batang utama, tumbuh menyamping), kulit batang mengandung gum, pahit. Daun menyirip gasal berpasangan. Anak daun dengan helaian berbentuk memanjang lanset bengkok, panjang 3-10 cm, lebar 0,5-3,5 cm, pangkal runcing tidak simetri, ujungruncing sampai mendekati meruncing, gundul, tepi daun bergerigi kasar, remasan berasa pahit, warna hijau muda. Bunga memiliki susunan malai, terletak di ketiak daun paling ujung, 5-30 cm, gundul atau berambut halus pada pangkal tangkai karangan, tangkai bunga 1-2 mm. Kelopak kekuningan, bersilia, rata rata 1 mm. Mahkota putih kekuningan, bersilia, panjang 5-7 mm. Benang sari membentuk tabung benang sari, sebelah luar gundul atau berambut pendek halus, sebelah dalam berambut rapat. Putik memiliki panjang rata rata 3 mm, gundul. Buah bulat, hijau kekuningan 1,5-2 cm. Asal usul tanaman tidak diketahui. Waktu berbunga Maret-Desember. Tumbuh di daerah tropis, pada dataran rendah. Tanaman ini tumbuh di daerah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Madura pada ketinggian sampai dengan 300 m dpl, tumbuh di tempat kering berkala, sering ditemukan di tepi jalan atau di hutan terang. Tanaman mimba mengandung senyawa-senyawa di aototanya golongan triterpenoid glukosamina yang bermanfaat membantu meningkatka” sistem kekebalan tubuh (imunostimulan).

CARA MENDAPATKAN MIMBA
Budidaya mimba sangat mudah. Dapat dilakukan dengan biji atau pencangkokan. Perbanyakan dengan biji merupakan metode pilihan, utamanva dalam memudahkan transportasi dan pengepakan. Pengecambahan biji tidak ditemui esulitan, bahkan buah yang kering dan belum masakpun dapat berkecambah membentuk tanaman bibit. Pengecambahan dalam sekala besar dilakukan dengan media pasir, pemindahan ke polibag setelah berumur satu bulan, kemudian dipindahka; ke lapangan setelah tanaman bibit mencapai tinggi 30 sampai 45 cm. Dengan car, demikian keberhasilannya sangat tinggi. Pohon mimba dapat tumbuh pada berbaga tipe tanah, tetapi yang paling baik adalah yang resapannya baik dan tanah berpasir (ph 6,2 – 7,0). Pohon mimba ini pohon dengan tipe tropis dan subtropis dan tetap hiduf pada suhu tahunan berkisar antara 21- 32 °C. Pohon ini sangat toleran terhadap suht sangat tinggi sampai 49 °C, namun kebanyakan tidak tahan terhadap suhu di bawah 4 °C.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun.

KHASIAT MIMBA
Di masyarakat mimba digunakan untuk menyembuhkan beberapa penyakit, di antaranya daunnya digunakan untuk penambah nafsu makan, untuk menanggulangi disentri, borok, malaria, anti bakteri. Minyaknya untuk mengatasi eksim, kepala yang kotor, kudis, caring, menghambat perkembangan dan pertumbuhan kuman. Kulit batang digunakan untuk mengatasi nyeri lambung, penguat, penurun demam. Buah dan getah digunakan sebagai penguat. Selain itu juga bisa dimanfaatkan sebagai ekspektoran, antidiabetes, antihipertensi dan mengatasi gangguan otot dan sendi. Selain itu, hasil penelitian juga membuktikan mimba berkhasiat sebagai antivirus terhadap virus polio, Imunostimulan (meningkatkan sistem kekebalan tubuh), serta kardioprotektor (menjaga fungsi dan kinerja jantung).

RESEP
Disentri
Sepertiga genggam daun mimba, 2 jari batang mimba dicuci dan dipotong-potojjttJ seperlunya, kemudian direbus dengan 3 gelas air bersih sampai air tinggal VA nya; setelah dingin, disaring dan diminum dengan gula seperlunya (2 kali sehari 3/« gelas).

Eksem
20 lembar daun mimba dicuci dan digiling halus, diremas dengan air kapur sifih seperlunya, kemudian ditempelkan pada kulit yang terkena eksim dan dibalut (2 kali j sehari sebanyak yang diperlukan).

Bengkuang | Pachyrrhizus erosus

bengkuang

bengkuang

Kandungan
a. pachyrhizon
b. rotenone
c. vitamin B1
d. vitamin C

Manfaat
a. mengatasi penyakit kulit
b. menyembuhkan diabetes
c. menurunkan panas dan demam
d. menyembuhkan eksem atau gangguan bakteri
e. menyembuhkan sariawan
f. menyembuhkan wasir
g. menghaluskan dan mencerahkan kulit

Tapak Kuda | Ipamoea pes-caprae

tapak-kuda

tapak-kuda

Nama daerah
Katang-katang, tang katang, daun katang, alere, leleri, dalere, batata pantai, tapak kuda, andali arana, daredei, watata-ruruan, dolodoi, tilalade, mari-mari, wedor, tati raui, ngemir, ngamir, loloro, bulalingo, lalere, wedule

Uraian tanaman
Tumbuh liar di daerah pantai atau di tempat-tempat yang tanahnya berbatu-batu dan mengandung pasir. Tumbuhan berbatang basah, licin, merambat atau merayap di tanah, warna batang hijau kecokelatan. Daun tunggal, bulat, tebal, licin mengkilat, tidak berambut, berbagi di kedua ujung daun, warna hijau, letak tersebar panjang dan lebar daun ± 3 cm. Tangkai daun panjang sekitar 2-3 cm, bila dipatahkan keluar getah warna putih. Bunga warna ungu, bentuk seperti corong(terompet).

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa pedas sedikit pahit, hangat. Antirheumatic, antiradang (antiinflamasi), anti bengkak

Kandungan kimia
Daun mengandung behenic acid, melissic acid, myristic acid. Daun kering mengandung antistine (antialergi)

Bagian yang dipakai
Seluru tanaman, segar, atau dikeringkan

Kegunaan: rematik/nyeri persendian, sakit otot, wasir, pembengkakan gusi, sakit gigi

Pemakaian
30-60 g daun segar atau 15-30 g kering, rebus

Pemakaian luar
Lumatkan daun segar untuk pemakaian di tempat yang sakit, atau daun segar direbus untuk cuci, atau perasan airnya dari daun segar untuk dioleskan ke tempat yang sakit. Dipakai untuk bisul, koreng, eksem.

Cara pemakaian
Reumatik: 45 g herba segar ditambah arak ketan dan air sama banyak, rebus, minum
Bisul dan koreng: 30-60 g herba segar ditambah gula merah, rebus
Wasir: 30 g herba segar ditambah 360 g usus, tim, makan
Sakit gigi: 45 g akar kering, rebus, minum
Eksem: 30 g akar segar, rebus, minum

Perhatian: wanita hamil dilarang memakai tanaman obat ini.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by