obat cantengan

Cantengan | Whitlow

Ramuan 1

kulit durian secukupnya

Keringkan di bawah sinar matahari sampai kering. Setelah itu, bakarlah kulit durian. Setelah jadi abu, ampurkan air pada abu seperti jadi adonan. Tempelkan pada bagian yang terkena cantengan. Biarkan lebih kurang 10 menit. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Ginje | Thevetia peruviana

ginje

ginje

Nama daerah
Ginje, ki hujan (Sunda)

Perdu atau pohon kecil yang banyak bercabang, tegak, tinggi 2-5 m, mengandung getah berwarna putih seperti susu yang sangat beracun. Tanaman yang mempunyai nama asing Yellow Oleander ini berasal dari Amerika tropis dan dipelihara sebagai tanaman hias di taman-taman atau di pinggir jalan. Termasuk tanaman beracun karena mengandung glikosida jantung dan mempunyai efek seperti digitalis (obat penguat jantung). Menurut kepustakaan, di pulau Oahu mempunyai frekuensi tinggi sebagai penyebab keracunan yang serius pada manusia.

Batangnya bulat, berwarna hijau keabu-abuan dengan tonjolan-tonjolan bekas ranting dan daun yang telah gugur. Baunya tidak enak, digunakan untuk menuba ikan.

Daun berbentuk garis lanset, bertangkai sangat pendek dengan ujung runcing dan pangkal agak membengkok, permukaan atas berwarna hijau dan bagian bawahnya berwarna lebih muda. Daun agak mengkilat dengan ibu tulang daun menonjol, panjang daun 8-15 cm dengan lebar 0,6-1,8 cm, berkumpul terutama di ujung ranting. Daunnya ini ada yang mengisap sebagai tembakau rokok. Bunganya seperti terompet, di ujung ranting atau berhadapan daun, dalam karangan bunga yang mekar tidak berbarengan, warnanya kuning. Buahnya buah batu berbentuk segitiga lebar, berwarna hijau mengkilat dan bila telah masak berwarna hitam, bergetah, dengan diameter sekitar 5 cm. Bijinya satu, besar, berwarna abu-abu. Tanaman ini didatangkan ke Indonesia dari India Barat.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa pedas, pahit, hangat, dan sangat beracun. Menguatkan jantung (cardiotonic), peluruh kemih (diuretik), menghilangkan bengkak (antiswelling), obat cacing (anthelmintic).

Kandungan kimia
Buah: Thevetin A, thevetin B, peruvoside, neriifolin, ruvoside (theveneriine), perusitin, cerberin
Biji: Thevetin A. cerberoside, thevebioside, neriifolin, cerberin, thevefolin, ruvoside, theveneriine, peruvoside, theveside, theviridoside, vertiaflavone, peruvoside 2-monoacetate
Kulit: peruvoside, neriifolin, lupeol acetate, theviridoside
Cabang muda dan daun: L – (+) – bornesitol

Bagian yang digunakan
daun, biji, kulit batang, tangkai, dan akar. Biji diambil bila buah telah masak dan dikeringkan dengan sinar matahari.

Kegunaan:
Gagal jantung (cardiac failure) dengan berbagai manifestasinya, seperti Paroxysmal Supraventricular Tachycardia (gejalanya berdebar), atrial fibrillation (serambi jantung hanya bergetar karena cepatnya denyut jantung)
Membunuh serangga (insecticida) seperti lalat, belatung (maggots)
Radang di pinggir kuku/cantengan (Paronychia)
Penurun panas

Cara pemakaian
Tanaman ini beracun, tidak dianjurkan untuk pemakaian dalam/minum dari bahan segar atau dikeringkan, karena bahaya kelebihan dosis. Hanya dianjurkan untuk pemakaian luar.

Untuk pemakaian dalam (minum), sudah dibuat ekstrak menjadi bentuk tablet/suntikan yang berisi bahan aktif neriperside. Digunakan pada penyakit gagal jantung yang penyebabnya darah tinggi dan penyakit jantung koroner, radang paru (Pneumonia) pada anak dengan kelemahan jantung, melambatkan denyut jantung pada paroxysmal supraventricular tachycardia dan paroxymal atrial fibrillation.

Paronychia: Daun segar dilumatkan, diaduk dengan madu, dibubuhi ke tempat yang sakit, diganti 2-3 kali perhari.

Gejala keracunan: Gangguan sistem pencernaan dan sistem saraf seperti mual, muntah, tidak nafsu makan, nyeri lambung, mencret, air liur berlebihan, lesu, napas pendek, sakit kepala/pening, nadi tidak teratur, pupil melebar, jari-jari dingin, coma, denyut jantung berhenti (cardiac arrest), meninggal.

Cara penanganan keracunan (antidote)
Merangsang muntah, cuci lambung (gastric lavage), laxative (diberi obat murus), diberi makan putih telur, vitamin C, minumkan teh kental dalam jumlah banyak dan cara-cara pertolongan darurat lainnya.

Durian | Durio zibethinus

durian

durian

DURIAN dengan nama latin Durio zibethinus merupakan tumbuhan berupa pohon dengan tinggi mencapai 50 m. Kulit batangnya berwarna cokelat kemerahan dan mengelupas dan beraturan. Tajuknya rindang dan renggang. Daunnya berbentuk jorong hingga Ianset dengan letak berseling. Daun durian memiliki tangkai dengan pangkal lancip atau tumpul dan ujung yang lancip melandai. Bagian atas daun durian berwarna hijau terang sedangkan bagian bawahnya tertutup sisik berwarna perak atau keemasan dengan bulu-bulu bintang. Bunga dan buah durian muncul langsung dari batang atau cabang tua di bagian pangkal. Bunga dan buah durian berkelompok. Kuncup bunga membulat, bertangkai dengan kelopak berbentuk tabung, daun kelopak tambahan terpecah menjadi 2-3 cuping berbentuk bundar telur. Mahkotanya berbentuk sudip sebanyak 5 helai berwarna keputihan. Bunga durian memiliki wangi yang khas.

Buah durian bertipe kapsul berbentuk bulat, bulat telur hingga lonjong. Kulit buahnya tebal dan permukaannya bersudut tajam seperti duri dengan warna hijau kekuningan, kecokelatan hingga keabu-abuan.

CARA MENDAPAT DURIAN
Durian baik tumbuh di daerah tropis pada ketinggian 50-1.000 m dpl dengan intensitas cahaya matahari 40-50%. Kondisi tanah lempung berpasir subur dengan kandungan bahan organik yang baik adalah tempat tumbuh yang baik untuk durian. Perbanyakan tanaman dengan biji, okulasi (penempelan tunas) dan sambung pucuk. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan penyiraman air yang cukup.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah, kulit batang, biji, akar.

Khasiat Durian

Akar durian digunakan sebagai obat luar dan juga obat dalam terutama untuk mengatasi demam. Di Selangor, Malaysia, akar durian digunakan untuk mengobati hipertensi dan diabetes dengan cara meminum rebusan akarnya. Cairan daun durian dilumatkan bersama dengan jeringau untuk obat cantengan. Biji durian dilaporkan memiliki aktivitas membunuh bakteri. Rebusan kulit batang durian diminum di Mindanao untuk mengobati muntaber. Buah durian juga dipercaya sebagai aphrodisiac (bahan yang bisa berfungsi meningkatkan libido atau gairan seksual) bila dimakan.

Resep
Lumatan akar durian direbus dalam air, kemudian badan diuapi dengan lumatan akar sedang air rebusannya diminum untuk mengatasi demam.

Kulit batang direbus dengan air, saringan airnya diminum dapat mengobati muntaber.
Buahnya dapat langsung dimakan khasiatnya dapat meningkatkan libido.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by