obat bronkitis

Bronchitis

Ramuan 1

9-15 g akar dan daun kering kemuning atau 30-60 g daun kemuning segar

Rebus lalu minum.

Senggugu | Clerodendron serratum

senggugu

senggugu

TANAMAN ini termasuk familia Verbenceae. Tumbuh liar pada tempat-tempat terbuki atau agak terlindung, bisa ditemukan di hutan sekunder, padang alang-alang, pinggi. kampung, tepi jalan atau dekat air yang tanahnya agak lembap dari dataran rendab sampai 1.700 m dpl. Senggugu diduga tumbuhan asli Asia tropik. Perdu tegak, tinggi 1-3 m, batang berongga, berbongkol besar, akar warnanya abu kehitaman. Daun tunggal, tebal dan kaku, bertangkai pendek, letak berhadapan, bentuk bundar telur sampai lanset, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi tajam, pertulangan menyirip, kedua permukaan berambut halus, panjang 8-30 cm, lebar 4 -14 cm, warnanya hijau. Perbungaan majemuk bentuk malai yang panjangnya 6-40 cm, warnanya putih keunguan, keluar dari ujung-ujung tangkai. Buah buni, bulat telur, masih muda hijau, setelah tua hitam. Perbanyakan dengan biji.

KHASIAT SENGGUGU
Menjernihkan suara, batuk, sesak napas (asma), memar, rematik, radang saluran napas (bronkhitis), tulang patah (faktur), bisul, perut busung, cacingan, malaria, tenaga setelah melahirkan, digigit ular, anti bakteri dan antiinflamasi.

RESEP
Seluruh tumbuhan sebanyak 10 – 15 g direbus atau digiling menjadi bubuk dan diseduh, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, daun segar ditumbuk sampai lumat lalu ditempelkan ke tempat yang sakit atau daun segar direbus, airnya untuk mencuci luka.

Menjernihkan suara: Akar senggugu sebanyak 10 g ditumbuk halus. Tambahkan ½ cangkir air masak sambil diremas morata. Peras dan saring, lalu minum sekaligus.

Asma, bronkitis, sukar kencing: Akar senggugu sebanyak 10 g diiris tipis-tipis lalu diseduh dengan secangkir air panas. Setelah dingin, diminum.

Borok berair: Daun segar secukupnya direbus. Setelah dingin airnya dipakai untuk mencuci borok.

Rematik: Daun senggugu segar ditumbuk dengan adas pulasari atau daun senggugu muda diremas halus dengan sedikit kapur. Baban tersebut lalu dibalurkan di tempat yang sakit.

Perut busung, cacingan: Daun senggugu, temulawak, dan sedikit garam diseduh dengan secangkir air panas. Setelah dingin disaring, lalu minum sekaligus.

Batuk: Buah senggugu dikunyah dengan sirih, airnya ditelan. Atau buahnya sebanyak 2 buah dicuci bersih lalu dikunyah perlahan-Iahan, dan telan. Setelah itu, minumlah air hangat.

Bunga Kenop | Gomphrena globosa

bunga-kenop

bunga-kenop

Nama daerah
Indonesia: bunga kenop, kembang puter, ratnapakala; Jawa: adas-adasan, gundul; Gorontalo: taimantulu

Uraian tanaman
Herba tahunan tinggi 60 cm atau lebih, berambut. Ditanam di halaman sebagai tanaman hias atau tumbuh liar di ladang-ladang yang cukup mendapat sinar matahari sampai setinggi lebih kurang 1.400 m dpl. Berasal dari Amerika dan Asia. Batang hijau kemerahan, berambut, membesar pada ruas percabangan. Daun duduk berhadapan, bertangkai, bentuk daun bulat telur sungsang sampai memanjang dengan panjang 5-10 cm, lebar 2-5 cm, ujung meruncing warna hijau berambut kasar di bagian atas dan halus di bagian bawah. Warna rambut putih. Bunga bentuk bonggol, warna merah tua keungu-unguan, speerti bola. Ada yang berwarna putih.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa manis, netral, antibatuk, menghilangkan sesak napas, pengobatan radang mata.

Kandungan kimia
Gomphresin I, II, III, IV

Bagian yang dipakai: Bunga atau seluruh tanaman, segar, atau dikeringkan.

Kegunaan
asthma bronchial, radang saluran napas akut dan menahun
batuk rejan
radang mata, sakit kepala
panas pada anak, mimpi buruk
disentri

Pemakaian
9-15 g, rebus

Pemakaian luar
Tanaman segar dilumatkan, dipakai pada bagian tubuh yang sakit atau direbus, untuk cuci. Dipakai untuk luka terpukul atau koreng.

Cara pemakaian
Asthma bronchial
Buang air kecil tidak lancar 3-10 g bunga direbus, minum
Panas pada anak (karena gangguan lever) 7-14 kuntum mawar segar diminum
Disentri: 10 kuntum bunga segar ditambah arak kuning, rebus, minum
Bronkitis kronis: sudah dibuat obat suntik, dimasukkan pada titik akupunktur. 10% penderita timbul rasa kering di tenggorokan setelah mendapat suntikan, tetapi hanya sementara.

Patikan Kebo | Euphorbia horta

patikan-kebo

patikan-kebo

PATIKAN KEBO (Euphorbia hirta L.) termasuk ke dalam famili tumbuhan Euphorbiaceae. Tumbuhan ini dapat ditemukan di kebun, pinggir sawah, lapangan, pekarangan rumah. Getah tumbuhan dapat digunakan untuk mengobati mata yang merah karena penyakit belekan atau glaukoma. Di Indonesia tumbuhan ini dikenal scbagai gelang susu, nanangkaan (Sunda), kukon-kukon (Jawa), sosononga (Maluku). Selain itu di Melayu dikenal sebagai gelang susu, Filipina (gatas-gatas) dan Cina (Da fei yang cao).

Tanaman ini memiliki masa tumbuh selama 2-4 bulan, batang tegak atau tegak ujung rebah dengan tinggi 0,06 – 0,6 m, bergetah susu (putih). Penampang batang berbentuk bulat dengan buku membengkak, bergetah putih, ujung batang berambut, memiliki dua helai lembaran daun kecil yang bentuk paku berfungsi melindungi kuncup yang masih muda. Daun berbentuk tunggal berhadapan, bentuk bulat memanjang, runcing atau tumpul, dengan bercak ungu, berambut tersebar, permukaan bawah berambut panjang. Bunga berada di ketiak daun, cyanthium dalam susunan cymes, bentuk kepala, involukurm dengan rambut. Tangkai bunga gundul. Deskripsi benang sari idalah 5 gerombol, dalam susunan tangga seling, putih kekuningan. putik: bakal buah Terambut, biji kecil berwarna cokelat.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT PATIKAN KEBO
Penelitian yang telah dilakukan melaporkan bahwa ekstrak etanol Euphorbia hirta lemiliki aktivitas antimikroba tertinggi terhadap bakteri Salmonella typhi (bakteri enyebab penyakit tifus). Ekstrak daun, batang, bunga dan akar Euphorbia hirta memiliki aktivitas antioksidan dengan urutan aktivitas antioksidan tertinggi adalah daun, bunga, akar, dan batang. Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa ekstrak daun Euphorbia hirta memiliki aktivitas larvasida dan pupisida pada vektor nyamuk malaria Anopheh stephensi

Secara empiris patikan kebo biasanya digunakan untuk pengobatan asma dan gangguan penglihatan, obat batuk dan sariawan. Di Nigeria tanaman ini digunakai untuk penyembuhan luka, pengobatan yang disebabkan oleh mikroba antara lain gonorhhoea, disentri.

RESEP
Influenza: Daun patikan kebo Yi genggam dicuci lalu direbus dengan air bersih 2 gelas sehingga hanya tinggal kira-kira ¾-nya, sesudah dingin disaring lalu diminum dengan madu seperlunya (2 x sehari masing-masing ¾ gelas).

Bronchitis: Daun patikan kebo 1/3 genggam, dicuci bersih lalu digiling halus-halus, diberi air masak ¾ cangkir dan madu 1 sendok makan, diperas dan disaring lalu diminum (2 x sehari).

Batuk: 20 g daun segar direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit (dihitung setela mulai mendidih). Hasil rebusan disaring dan diminum sehari dua kali masing masing setengah gelas.

Disentri. Patikan kebo 15 – 24 g ditambah gula pasir (bila berdarah) atau gula enai (bila berlendir), tambah air secukupnya, ditim, minum.

Melancarkan kencing. Tanaman segar 30- 60 g, tambah air secukupnya, rebus, minum 2 x sehari.

Bronkhitis. Lumatkan herba Patikan Kebo segar yang belum berbunga 10 g ditambah air secukupnya, setelah itu diperas. Cara pemakaian: Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. Lama pengobatan: Konsumsi rutin selama 14 hari.

Abses/Radang payudara. Patikan kebo segar 60 g ditambah 120 g tahu putih, d tim, makan.

Thypus abdominalis. Herba segar 30-150 g direbus dengan air secukupnya diminum 3 kali sehari.

Tinea pedis, eksim. Herba segar 90 g ditambah 1/2 liter alkohol 70 %, direndam 3- hari, untuk cuci.

Radang ginjal ( Pyelitis, nephritis ). Tanaman kering 6-9 g atau segar 30 – 60 g, rebus, minum.

Radang tenggorok. Daun secukupnya, diseduh dengan air panas, pakai untuk kumur-kumur.

Asma. 1 genggam daun patikan kebo kering, direbus dengan 2-3 gelas air hingga mendidih, disaring dan diminum 2 kali sehari ½ gelas, pagi dan sore.

Radang kelenjar susu atau payudara bengkak: Satu genggam daun patikan kebo dan 2 sendok kedelai direbus dengan 3-5 gelas air hingga mendidih. Dinginkan, disaring, dan diminum 2 kali sehari 1 cangkir.

Bunga Merak | Caesalpinia pulcherrima (L.) Sw.

bunga-merak

bunga-merak

KEMBANG merak merupakan tanaman yang sering tumbuh di pekarangan maupun tumbuh liar disekitar kita, memiliki bunga cerah berwarna merah kekuningan. Habitus berupa perdu yang memiliki tinggi 2-4 m bercabang banyak dengan ranting berduri tempel, batang berwarna putih, padat dan Iiat. Daun majemuk menyiripgenap ganda dua berbentuk sungsang, ujung bulat, pangkal menyempit, berwarna hijau kebiruan. Buah bunga merak berbentuk polong, pipih, panjang, dapat dimakan serta berwarna hitam.

CARA MENDAPATKAN BUNGA MERAK
Perbanyakan tanaman biji. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman iar yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Bunga, daun

KHASIAT BUNGA MERAK
Bunga merak memiliki khasiat melancarkan peredaran darah, abortivum (obat yang digunakan untuk menggugurkan kehamilan) dan peluruh haid. Daun bunga merak dapat digunakan sebagai pencahar, batu ginjal, demam malaria, tumor, asma, penyakit kulit, bronchitis dan anti peradangan. (Wanita hamil dilarang meminum rebusan bunga ini).

Bayam Duri | Amaranthus spinousus

bayam-duri

bayam-duri

Kandungan
a. amaranthin
b. rutin
c. spinasterol
d. hentriakontan
e. tannin
f. kalium nitrat
g. kalsium oksalat
h. garam fosfat
i. zat besi
j. vitamin A
k. vitamin C
l. vitamin B6
m. vitamin K
n. air

Manfaat
a. menyembuhkan kencing nanah
b. melancarkan kencing
c. mengatasi bronchitis
d. menyembuhkan demam
e. mengatasi bisul
f. menambah darah
g. meningkatkan produksi ASI
h. memperlancar haid

Gandarusa | Justicia gendarusa

gandarusa

gandarusa

GANDARUSA (Justicia gendamssa, Burm.f.) dikenal juga dengan nama Handarusa (Sunda), Gandarusa, tetean, trus (jawa),; Ghandharusa (Madura), Gandarisa (Bima), Puli (Ternate).; Besi-besi (Aceh), gandarusa (Melayu).; Bo gu dan (China). Tanaman ini berupa semak, pada umumnya ditanam sebagai pasar hidup atau tumbuh liar di hutan, tanggul sungai atau dipelihara sebagai tanaman obat. Di Jawa tumbuh pada ketinggian 1-500 m dpl. Tumbuh tegak, tinggi dapat mencapai 2 m. Tanaman ini batangnya mengandung sedikit racun alkaloid dan pahit.

CARA MENDAPATKAN GANDARUSA
Perbanyakan tanaman dengan stek. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Seluruh bagian tanaman

KHASIAT GANDARUSA
Tanaman gandarusa dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti luka terpukul (memar), tulang patah, rematik, bisul, penyakit mata, demam, bronchitis, borok, koreng dan sakit kepala. Tanaman ini juga digunakan sebagai bahan kontrasepsi pada pria di masyarakat Sentani Irian Jaya. Selain itu memiliki efek antioksidan, antiinflamator, analgesik, dan hepatoprotektife (penjaga fungsi hati).

RESEP
Pemakaian: 15-30 g, direbus atau ditumbuk kemudian diperas dan diminum airnya Kulit pohon dipakai untuk merangsang muntah, daun dapat digunakan untuk membunuh serangga.

Pemakaian luar: Tanaman segar dilumatkan, tempelkan ke tempat yang sakit. Tanaman segar direbus, airnya untuk cuci.

Seledri | Apium graveolens

seledri

seledri

 

SELEDRI dengan nama botani Apium graveolens L. merupakan jenis tanaman sayuran yang banyak dibudidayakan di daerah yang berhawa sejuk. Seledri berasal dari daerah subtropik Eropa dan Asia, yang ditemukan pada ketinggian di atas 900 m dpl. Daerah yang banyak ditanami seledri di Pulau Jawa antara lain Cipanas, Pangalengan, Bandungan, Pujon, Batu dan di Pulau Sumatra seperti Brastagi. Ciri-ciri seledri yaitu batangnya tidak berkayu, pendek, bersegi, beralur membujur dan berwarna hijau pucat. Daun tersusun majemuk dengan tangkai panjang dan berwarna hijau mengkilat. Bunganya tersusun majemuk berkarang, berukuran kecil, dan berwarna putih kehijauan. Buahnya kecil-kecil berwarna cokelat gelap. Seledri diklasifikasikan menjadi tiga kelompok yaitu seledri daun (A. gravcolens L var. secalinum Alef.) yang batang dan daunnya relatif kecil, dipanen dengan cara dicabut bersama akarnya atau dipotong tangkainya, seledri potong (A. graveolens L. var sylvestre Alef.) yang batang dan daunnya relatif besar, dipanen dengan cara memotong batangnya, dan seledri berumbi (A. graveolens L. var rapaceum Alef.), yang batang dan daunnya relatif besar, dipanen hanya daunnya. Di Indonesia umumnya petani menanam seledri daun dan potongan.

CARA MENDAPAT SELEDRI
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 1.000-1400 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, tangkai, batang, akar

KHASIAT SELEDRI
Semua bagian dari tanaman seledri memiliki khasiat sebagai obat. Akar seledri khasiat sebagai stomakik dan diuretik, sedangkan buah dan bijinya berkhasiat sebagai antispasmodic menurunkan kadar asam urat darah, antirematik, diuretik peluruh kencing), karminatif (peluruh kentut atau perut kembung), afrosidisiak (bahan yang bisa berfungsi meningkatkan libido atau seksualitas), dan sedatife (penenang). Herba seledri memiliki rasa manis, berbau aromatik, sedikit pedas, dan sifatnya sejuk berkhasiat sebagai tonik, stomakik (meningkatkan nafsu makan), hipotensif (penurui tekanan darah), penghenti pendarahan (hemostatis), diuretik, peluruh haid, karminatif mengeluarkan asam urat darah yang tinggi, pembersih darah, memperbaiki fungs hormon yang terganggu. Beberapa penelitian menunjukkan seledri memiliki aktivitas seperti hepatoprotektif (penjaga fungsi hati), antioksidan, menurunkan kolesterol. antijamur dsb

RESEP
Mengobati mata kering: daun seledri, daun bayam dan daun kelor disiapkan yanj masih segar, kira-kira ⅓ genggam dan dicuci bersih. Kesemua daun kemudiar ditumbuk sampai halus dengan ditambah sedikit garam dapur Tambahkan dengar sedikit air matang kira-kira ⅓ gelas dan kemudian aduk dan saring. Minum ail perasan tersebut 3 kali sehari.

Tekanan darah tinggi: sebanyak 100 g daun seledri yang masih segar yang masil lengkap dengan batang dan akarnya dicuci bersih. Tumbuk hingga halus lalu tambahkan 1 gelas air dan kemudian direbus. Setelah dingin, sari seledri tersebu dibagi dua untuk diminum pagi dan sore hari.

Obat batuk: daun seledri yang masih segar dan masih utuh lengkap dengan batang dan akarnya dipotong secukupnya. Rebus seledri dengan 3 gelas air hingga mendidib lalu disaring. Biarkan air rebusan hingga dingin dan setelahnya tambahkan madu lebah secukupnya. Bagi dua bagian rebusan tersebut untuk diminum pada pagi dan sore hari.

Menyuburkan Rambut: sebanyak 7-10 tangkai daun seledri yang bersih ditumbuk sampai halus. Setelah melakukan keramas, gosokkan tumbukan daun soledir ke kulit kepala dan rambut secara merata sambil dipijat ringan. Setelah selesai bungkus rambut dengan handuk selama kurang lebih 1 jam. Bilas rambut dengan air bersih. Lakukan seminggu sekali.

Menurunkan Kolesterol: sebanyak 30 g akar seledri dicuci sampai bersih, lalu rebus dalam 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin kemudian disaring dan sarinya diminum sekaligus.

Mengatasi Alergi: sebanyak 2 batang seledri, 3 buah wortel ukuran sedang, dan 1 buah umbi bit ukuran sedang dicuci bersih dan kemudian dibuat jus. Minum jus tersebut sekaligus waktu perut kosong. Lakukan dua kali sehari.

Kolik dan Sakit Perut: sediakan 60 g seledri segar, 1 ruas jari tangan jahe merah, dan sepotong gula aren. Rebus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1A gelas. Setelah dingin kemudian disaring dan sarinya diminum sekaligus.

Bronkitis: cuci 60 g seledri segar, 10 g kulit jeruk mandarin kering, dan 25 g gula aren hingga bersih. Setelah dipotong-potong, masukkan ke dalam panci email, tambahkan 3 gelas air bersih dan rebus hingga tersisa setengahnya. Setelah 1 dingin, saring dan airnya dibagi untuk dua kali minum, pagi dan sore.

Rematik: sejumlah 1 tangkai seledri dicuci, dilalap mentah setiap kali makan.

Wajah berminyak: sebanyak 3 batang seledri dicuci, diiris kecil-kecil. Seduh danl tutupi. Biarkan dingin, lalu simpan di lemari es. Menjelang tidur malam, oleskanj sari seledri ke wajah yang sudah bersih. Setelah kering baru muka dibilas. lakukan dengan teratur.

Asma: sejumlah 3 tangkai seledri, 9 daun randu/kapuk dicuci, dilumatkan. Beri gula aren, sedikit garam dan ½ gelas air. Aduk rata, saring. Diminum sebelum sarapan 3 hari berturut-turut.

Selada | Lactuca sativa

selada

selada

Kandungan
a. vitamin A
b. vitamin C
c. vitamin E
d. betakaroten
e. seng
f. asam folat
g. magnesium
h. kalsium
i. mangaan
j. yodium
k. kobalt
l. fosfor
m. potassium
n. natrium

Manfaat
a. menjaga keseimbangan tubuh
b. mengatasi insomnia
c. menjaga kesehatan paru-paru
d. mencegah penyakit kanker
e. mencegah penyakit hati
f. mencegah terjadinya stroke
g. mengatasi anemia
h. mengatasi bronkitis

Ramuan tradisional mengobati berbagai penyakit
Selada biasanya dikenali sebagai penghias salad dan jarang digunakan secara khusus untuk masakan atau sayur. Oleh karena itu, kalau ingin mendapatkan manfaat selada yang luar biasa, sebaiknya mengonsumsinya secara rutin. Tidak harus dikonsumsi mentah, tetapi dapat disayur, dijus dengan buah dan sayur lainnya, dengan tambahan madu murni dn lain-lain.

Pegagan | Centella aquatica

pegagan

pegagan

PEGAGAN juga disebut tapak kuda karena daunnya mirip tapal kaki kuda. Terna menahun bernama latin Centella aquatica itu berlubang lunak, ramping dcngan tunas-tunas panjang berakar. Memiliki rimpang pendek dan stolon-stolon merayap sepanjang 80 cm, akar keluar dari setiap bonggol, dan banyak bercabang. Banyak orang mengenal tanaman asal Asia tropik itu sebagai pegagan. Ada juga yang menyebutnya antanan (Sunda), pacul goang (Jawa Tengah), regedeg (Yogya), gan-ganan (Madura), taidaah (Bali), wisu-wisu (Makasar), cipu balawo (Bugis), Dogauke (Papua), dan sarowati (Halmahera).

Pegagan memiliki kandungan asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, brahminoside, madasiatic acid, meso- inositol, centelloside, carotenoids, hydrocotylin, vellarine, tanin serta garam mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium dan besi. Senyawa glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside merupakan antilepra dan penyembuh luka yang sangat luar biasa. Zat vellarine yang terdapat dalam tanaman ini memberikan efek rasa pahit.

CARA MENDAPAT PEGAGAN
Perbanyakan dengan stolon. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian 200-1.400 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun.

KHASIAT PEGAGAN
Khasiat pegagan antara lain sebagai obat antiinfeksi, antitoksik, penurun panas, peluruh kemih, penenang dan tonik.

Tanaman ini digunakan sebagai obat tradisional mengobati demam, bronkhitis, flek paru, asma, batuk darah, meningkatkan daya ingat, pembengkakan liver, hipertensi, asam urat tinggi, infeksi saluran kemih, prostat, wasir, jerawat, campak, dan lepra.

Tanaman ini memiliki efek antiinflamasi, antibiotik, antidemam, antidiuretik, dan leratolitik. Bahkan kemampuan antibiotik dan antiinflamasinya tergolong tinggi hingga berguna pula sebagai antibakteri. Tak heran jika pegagan efektif mengatasi peradangan jaringan tubuh. Mulai dari luka, lepra, radang tenggorok, radang lambung, hingga disentri. Karena khasiatnya sebagai antiinflamasi pula sehingga ia mulai dilirik sebagai bahan baku salep untuk mengobati luka, seperti salep Medicazol. Bahkan salep ini kini sangat akrab dikenal para dokter bedah di berbagai rumah sakit.

RESEP
Untuk mengobati radang organ dalam tubuh, diminum sari daun tanamannya Caranya, 1 kg daun segar ditumbuk halus, kemudian ditambah 0,5 liter air mata diperas, lalu disaring. Perasan itulah yang diminum. Meski dapat dibuat simplisia daun kering, namun paling baik menggunakan tanaman segar, sebab jika dikeringkan khasiat tanaman akan berkurang.

Sambiloto | Andrographis paniculata (Ness)

sambiloto

sambiloto

TANAMAN sambiloto (Andrographispaniculata (Ness) merupakan salah satu bahan obat tradisional yang telah dikenal sejak abad 18 dan banyak dijumpai hampir di seluru nusantara. Sambiloto dikenal dengan nama daerah, antara lain ki oray atau ki peura (Jawa Barat), bidara, takilo, sambiloto (Jawa Tengah dan Jawa Timur), atau pepaitan atau ampadu (Sumatera). Daun dan percabangannya mengandung laktone yang terdiri dari deoksiandrografolid, andrografolid (zat pahit), neoandrografolid, 14-deoksi-11-12 didehidroandrografolid, dan homoandrografolid. Selain itu terdapat flavonoid, alka keton, aldehid, mineral (kalium, kalsium, natrium), asam kersik, dan damar. Zat ak’ andrografolid berkhasiat sebagai hepatoprotektbr (melindungi sel hati dari zat toksik

CARA MENDAPATKAN SAMBILOTO
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama d gulma, pemupukan serta menyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumb dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan batang.

KHASIAT SAMBILOTO Masyarakat memanfaatkan bagian tajuk (daun dan batang) tumbuhan sambiloto sebagai bahan obat tradisional untuk obat penguat, demam, kolera, diabetes, sakit, influensa dan bronchitis. Selain itu mengobati hepatitis, infeksi saluran empedu, disentri basiler, tifoid, diare, radang amandel (tonsilitis), abses paru, radang paru (pneumonia), radang saluran napas (bronkhitis), radang ginjal akut (pielonefritis akut), radang telinga tengah (OMA), radang usus buntu, sakit gigi, malaria, kencing nanah (gonore), IB paru, skrofuloderma, batuk rejan (pertusis), sesak napas (asma), darah tinggi (hipertensi kusta, leptospirosis, keracunan jamur, singkong, tempe bongkrek, makanan laut, kanker, penyakit trofoblas seperti kehamilan anggur (mola hidatidosa) dan penyakit trofoblas ganas (tumor trofoblas), serta tumor paru.

RESEP
Tifoid
Daun sambiloto segar sebanyak 10-15 lembar direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.

Disentri basiler, diare, radang saluran napas, radang paru
Herba kering sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Air rebusannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Disentri
Herba krokot segar (Portulaca oleracea) sebanyak 500 g diuapkan selama 3-4 menit, lalu ditumbuk dan diporas. Air perasan yang terkumpul ditambahkan bubuk kering sambiloto sebanyak 10 g sambil diaduk. Campuran tersebut lalu diminum, sehari 3 kali masing-masing 1/3 bagian.

Influenza, sakit kepala, demam
Bubuk kering sambiloto sebanyak 1 g diseduh dengan cangkir air panas. Setelah dingin diminum sekaligus, Lakukan 3-4 kali sehari.

Demam
Daun sambiloto segar sebanyak 1 genggam ditumbuk. Tambahkan 1/2 cangkir air bersih, saring lalu minum sekaligus. Daun segar yang digiling halus juga bisa digunakan sebagai tapal badan yang panas.

TB paru
Daun sambiloto kering digiling menjadi bubuk. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk rata lalu dibuat pil dengan diameter 0,5 cm. Pil ini lalu diminum dengan air matang. Sehari 2-3 kali, setiap kali minum 15 – 30 pil.

Batuk rejan (pertusis), darah tinggi
Daun sambiloto segar sebanyak 5-7 lembar diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk. Setelah dingin minum sekaligus. Lakukan sehari 3 kali.

Radang paru, radang mulut, tonsilitis
Bubuk kering herba sambiloto sebanyak 3 – 4,5 g diseduh dengan air panas. Setelah dingin tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus.

Faringitis
Herba sambiloto segar sebanyak 9 g dicuci lalu dibilas dengan air matang. Bahan tersebut lalu dikunyah dan aimya ditelan.

Hidung berlendir (rinorea), infeksi telinga tengah (OMA), sakit gigi
Herba sambiloto segar sebanyak 9 -15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari @ 1/2 gelas. Untuk OMA, herba segar dicuci lalu digiling halus dan diperas. Airnya digunakan untuk tetes telinga.

Kencing manis
Daun sambiloto segar sebanyak ½ genggam dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sehabis makan, 3 kali sehari @ ¾ gelas.

Kencing nanah
Sebanyak 3 tangkai sambilo, direbus, disaring, lalu diminum airnya.

Kenanga | Cananga odorata

kenanga

kenanga

Kandungan
a. asam benzoat
b. farnesol
c. geraniol
d. minyak atsiri

Manfaat
a. mengatasi asma
b. menyembuhkan malaria
c. menyembuhkan bronkitis
d. jamu sehat setelah melahirkan

Ramuan tradisional menyembuhkan berbagai penyakit
Bahan:
bunga kenanga yang telah dikeringkan secukupnya
250 cc air mendidih

Cara membuat:
Masukkan bunga kenanga dalam air mendidih, tutup rapat dan diamkan selama 30 menit. Setelah itu, saring dan minum secara teratur setiap hari. Lakukan sampai sembuh. Cara ini juga yang dilakukan untuk menyembuhkan penyakit asma, bronkitis, dan sebagai jamu sehat setelah melahirkan.

Ginkgo Biloba

ginkgo-biloba

ginkgo-biloba

Ginkgo biloba atau pak ko adalah biji dari tanaman berkhasiat yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Walaupun ginkgo biloba berasal dari Asia, jenis biji ini banyak dimanfaatkan di Amerika, Jerman, dan negara-negara maju lainnya. Di negara-negara tersebut ginkgo biloba telah dijadikan tablet dan pil. Hasil penelitian ahli menerangkan bahwa ginkgo biloba dapat meningkatkan sirkulasi darah ke otak. Oleh karena itu, ginkgo biloba dapat mencegah stroke, memperbaiki daya ingat, dan mencegah pikun. Ahli lainnya telah membuktikan bahwa ginkgo biloba berhasil mengatasi impotensi, khususnya gangguan ereksi. Khasiat lainnya adalah mencegah pikun, beser mani, keputihan, memperlancar suplai darah penis, mengatasi asma, stroke, radang tenggorokan, disentri, diare, lever, demam, bronkitis, kurang nafsu makan, meningkatkan fungsi ginjal, membasmi cacing, menghilangkan flek-flek hitam, menghaluskan kulit, melancarkan peredaran darah, mengatasi ejakulasi dini, menurunkan kolesterol, dan lain-lain.

Saga | Abrus precatorius

saga

daun saga

Tanaman saga berupa perdu merambat, membelit dengan panjang 6-9 m. Batang bulat, berkayu, percabangan simpodial (percabangan tumbuhan antara batang pokok dengan percabangannya sulit dibedakan atau ditentukan), bila masih muda warnanya hijau dan setelah tua berwarna hijau kecokelatan. Daun majemuk, berselang-seling, menyirip ganjil, anak daun 8-18 pasang, bentuk daun bulat telur, ujung meruncing dan pangkalnya bulat, tepi daun rata dengan panjang 6-25 mm dan lebar 3-8 mm, berwarna hijau. Bunga majemuk, berbentuk tandan, bagian bawah berkelamin dua, bagian atas hanya terdiri dari bunga jantan, kelopak bunga bergerigi pendek, berbulu, berwarna hijau, benang sari menyatu pada tabung, panjang tangkai sari ±1 cm, berwarna putih, warna kepala sari kuning, tajuk bunga bersayap, berkuku pendek, lebar ±1 cm, pangkal bunga berlekatan pada tabung sari, berwarna ungu muda hingga kemerah-merahan. Buah polong, panjangnya 2-5 cm, jumlah buah 3-6 buah dan berwarna hijau. Bentuk biji bulat telur, keras, panjangnya 6-7 mm dan tebalnya 4-5 mm, warnanya merah bernoda hitam. Akar tunggang dan berwarna cokelat kotor.

Saga memiliki kandungan kimia seperti abrine, precatorine, chline, trigoneline, squelene dan asam galat. Saga memiliki rasa pedas, pahit dan sangat beracun (biji).

CARA MENDAPATKAN SAGA

Cara budidaya dengan biji vang dipelihara dengan sangat mudah yaitu dengan penyiraman yang cukup, menjaga kelembaban serta dengan sedikit pemupukan. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 1-1.000 m dpl, pada berbagai macam tanah, dengan curah hujan 1.500-4.500 mm/tahun.memerlukan sedikit atau sebagian naungan.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Biji, akar, daun.

KHASIAT SAGA
Tumbuhan saga berkhasiat sebagai obat sariawan, obat batuk dan obat radang tenggorokan serta epilepsi. Selain itu saga juga memiliki aktivitas sebagai analgesik (obat penahan sakit), anthelmintik (obat untuk menghancurkan cacing atau parasit), anti bakteri, anti diare, anti jamur, anti peradangan, antipasmidik (obat untuk mengobati gejala seperti nyeri dan kejang pada sindrom iritasi usus), anti tumor dan anti virus.

Daun saga berfungsi sebagai penyejuk pada kulit dan selaput lendir, akar sebagai emetikum atau perangsang muntah, akar dan batang berfungsi sebagai anti radang, diuretic (dapat meningkatkan produksi air kencing).

RESEP
Biji, akar, dan daun saga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku obat, sedangkan biji saga sangat beracun sehingga perlu kehati-hatian dalam penggunaannya.

1. Infeksi cendawan, scabies, radang kulit bernanah, dan eksim
Ambil biji saga secukupnya, cucu bersih, dan tumbuk halus. Setelah halus tambahkan minyak kelapa atau VCO ke dalam biji saga yang sudah ditumbuk, dan aduk hingga rata. Setelah itu oleskan ke bagian tubuh yang sakit.

2. Hepatitis dan sakit tenggorokan
Cuci bersih 17 g akar dan batang setelah dipotong potong menjadi bagian yang kecil, dan rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring rebusan, dan minum 2 kali sehari masing masing ½ gelas.

3. Serak dan amandel
Cuci segar 7 g daun segar dan 4 g daun kering, seduh dengan Vicangkir air mendidih, dan diamkan beberapa saat. Ketika dingin saring seduhan dan minum sekaligus. Gunakan 2 kali sehari dengan dosis yang sama.

4. Bronkitis
Cuci bersih 17 g daun segar dan rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring hasil rebusan, dan minum 1 kali sehari masing masing 1 gelas selama 7 hari.

5. Batuk pada anak
Cuci bersih segenggam penuh daun saga termasuk tangkainya, sebutir bawang merah, 3 butir adas, sepotong kecil kayu pulosari, dan gula batu secukupnya. Tambahkan bahan bahan dengan 2 gelas air, dan rebus selama 15 menit. Setelah dingin saring ramuan, dan minum airnya.

Cempaka Putih | Michelia alba

cempaka-putih

cempaka-putih

DIKENAL juga dengan kantil (Jawa), cempaka bodas (Sunda), campaka (Madura), jeumpa gadeng (Aceh) campaka putieh (Minangkabau), sampaka mopusi (Mongondow), bunga eja kebo (Makasar), bunga eja mapute (Bugis), capaka bobudo (Ternate), capaka bobulo (Tidore).

Pohon cempaka putih (Michelia alba Dc) mempunyai tinggi yang mampu mencapai 30 m dan mempunyai batang yang berkayu. Pada ranting-ranting pohon cempaka putih biasanya ditumbuhi bulu-bulu halus berwarna keabu-abuan. Daunnya tunggal berbentuk bulat telur dan berwarna hijau. Tangkai daun lumayan panjang, mencapai hampir separuh panjang daunnya. Cempaka putih mempunyai bunga berwarna putih yang memiliki bau harum yang khas.

Tanaman yang dimitoskan sebagai rumah kuntilanak ini jarang ditemukan mempunyai buah karena itu perbanyakan dilakukan secara vegetatif.

CARA MENDAPATKAN CEMPAKA PUTIH
Tanaman yang dimitoskan sebagai rumah kuntilanak ini jarang ditemukan mempunyai buah karena itu perbanyakan dilakukan secara vegetatif dengan distek atau dicangkok.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Bunga, daun, batang dan akar

KHASIAT CEMPAKA PUTIH
Cempaka putih memiliki sifat khas manis, pedas, dan menghangatkan. Tumbuhan ini sering digunakan pada pengobatan tradisional sebagai obat maag atau asam lambung, penghilang bau mulut, dan obat gatal yang ditimbulkan oleh mikroba. Bunga berkhasiat sebagai antimikroba , mengobati bronkhitis, batuk, demam prostat dan keputihan. Daun mengandung alkaloid mikelarbina dan liriodenina untuk mengobati bronkhitis, infeksi saluran kemih, diuretik dan sebagai antioksidan. Batangnya digunakan untuk mengobati demam, sipilis, gonorrhea dan malaria. Akar untuk infeksi saluran kemih, mengobati sinusitis, batuk rejan dan berdahak.

RESEP
Cara penyiapan bunga direbus dengan airnya dipakai untuk mandi, pemakaian dalam 15-30 g daun atau bunga kering, direbus lalu airnya diminum

Sinusitis
30 g bunga cempaka putih kering, 30 g daun mint/menthol, 2 batang daun bawang putih direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 o airnya diminum untuk 2 kali sehari masing-masing 200 cc.

Vertigo (kepala pusing)
5-7 kuntum bunga cempaka putih kering direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.

Perut kembung
5 kuntum bunga cempaka putih, 5 g kulit jeruk keprok atau jeruk mandarin kering, 3 butir kapulaga, 15 g jahe direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian disaring dan diminum selagi hangat.

Keputihan
30 g bunga cempaka putih kering, 60 g jali (direndam dahulu hingga lembut), 15 g kulit delima kering direbus dengan air secukupnya dan air rebusannya diminum selagi hangat sedangkan jalinya dimakan.

Radang saluran pernapasan
15 g daun cempaka putih, 15 g pahap (umbi bunga lili), 5 g kulit jeruk mandarin kering direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc lalu airnya diminum selagi hangat; atau 15 g bunga cempaka putih kering ditambahkan air secukupnya lalu ditim, kemudian airnya ditambahkan madu secukupnya dan diminum selagi hangat. Lakukan secara teratur.

Pembesaran prostat
30 g daun cempaka putih kering, 30 g daun kumis kucing segar, dan 30 g daun sendok segar direbus dengan air 700 cc hingga tersisa 300 cc, lalu airnya diminum selagi hangat.

Batuk rejan, batuk berdahak
5-7 kuntum bunga cempaka putih, 10 g jahe, 10 g kulit jeruk mandarin kering direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc,tambahkan madu secukupnya dan diminum Lakukan dua kali sehari masing-masing 150 cc.

Kemuning | Murraya paniculata

kemuning

kemuning

KEMUNING dengan nama latin Murraya paniculata merupakan tumbuhan semak yang dapat mencapai tinggi 7 m. Daun kemuning seperti daun jeruk yang kecil. Permukaan daun kemuning licin mengilap dengan warna hijau. Batang kemuning keras dengan percabangan yang banyak. Bunga kemuning harum dengan petal berwarna putih dengan panjang 12-18 mm. Buahnya berwarna hijau saat muda dan berwarna merah sampai jingga jika sudah matang.

CARA MENDAPATKAN KEMUNING
Kemuning banyak digunakan sebagai tanaman pagar di Indonesia.

KHASIAT KEMUNING
Secara tradisional, kemuning digunakan untuk radang buah zakar, radang saluran nafas, infeksi saluran kencing, meluruhkan lemak, rematik, untuk mengatasi gigitan ular berbisa. Kemuning secara ilmiah dilaporkan merupakan agen anti-implantasi, antikesuburan (antikehamilan), antinosiseptif, antibakteri, antikanker, dan juga antioksidan.

RESEP
1. Sebanyak 9-15 g akar dan daun kering kemuning atau 30-60 g daun kemuning segar
direbus, lalu diminum untuk mengatasi radang saluran nafas seperti bronchitis. 2 Untuk mengatasi bisul sebanyak 30 g akar kemuning kering dicuci dan dipotong, lalu direbus dengan 3 gelas air hingga menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum.

Jambu Bol | Eugenia malaccensis

jambu-bol

jambu-bol

TANAMAN jambu bol termasuk ke dalam famili Myrtaceae, dengan sinonim nama Latin yaitu Eugenia malaccensis atau Caryophyllus malaccensis (L.) Stokes. Nama umum tanaman ini yaitu jambu bol (Indonesia), Mountain Apple (Inggris), Makopa (Philipina), Malay Apple. Nama daerah jambu bol adalah Jambu Ripu (Aceh), Dharsana (Madura), Jambu Bol (Sunda, batak, lampung), Myambu Bol (Bali), Jambu Bo (Minangkabau), Jambu Boa (Jambi) dan Maufa (Nias).
Jambu bol atau jambu dersana merupakan tanaman buah tahunan yang berasal dari kawasan Indo-Cina, Malaysia, Filipina dan Indonesia. Tanaman tahunan ini dapat hidup sampai puluhan tahun. Dua jenis jambu bol lokal yang biasa ditanam adalah jambu bol merah Cianjur dengan potensi 80-100 kg/musim/pohon dan jambu bol putih Congkili dengan potensi1.125-1.250 kg/musim/pohon. Varietas baru berumur genjah adalah Si Mojang yang dapat dipanen 3 kali dalam setahun. Buah Jambu Bol rasanya segar dan baunya sangat harum dijadikan makanan buah segar yang disantap tanpa diolah.

CARA MENDAPATKAN JAMBU BOL
Penyebaran jambu bol di Indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa. Daerah sentra jambu bol yaitu Jawa Barat (Lebak, Bogor, Cianjur, Garut, Ciamis, Sumedang, Subang), Jawa Timur (Purworejo, Boyolali, Karanganyar, Sragenm Jepara), Jawa Tengah (Malang, Banyuwangi, Pamekasan) dan DI Yogyakarta (Kulon Progo). Pada tahun 1991, produksi di pulau Jawa mencapai 51.763 kwintal/tahun. Luas produksi sukar dipastikan karena belum ada perkebunan jambu bol, umumnya ditanam sebagai tanaman pekarangan saja. Diperkirakan jumlah pohon di Pulau Jawa mencapai 879.533. Produksi jambu bol dari tahun ke tahun dapat dikatakan konstan.

Perbanyakan tanaman dengan cangkok atau okulasi ( sambung batang). Tanaman jambu bol mempunyai daya adaptasi yang besar di lingkungan tropis dari dataran rendah sampai tinggi yang mencapai 1.200 m dpl. Pemeliharaan tanaman Jambu Bol dengan cara penyulaman, pemangkasan, pemupukan, penyiraman & pengairan, pemulsaan & pemupukan buah.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Kulit batang, daun.

KHASIAT JAMBU BOL
Daun jambu bol secara tradisional banyak digunakan untuk pengobatan inflamasi dan sariawan. Di daerah Puthia Bangladesh, jambu bol banyak digunakan untuk pengobatan demam dan sakit perut. Di Samoa, ekstrak daun Jambu Bol dapat di gunakan untuk infeksi mulut pada bayi. Kulit batangnya dapat digunakan sebagai obat sariawan, infeksi tenggorokan, batuk, mual dan sakit perut. Di Malaysia, daun jambu bol kering biasa digunakan untuk luka pada lidah, akarnya digunakan sebagai obat gatal, sedangkan kulit akarnya digunakan untuk mengobati disentri, berfungsi sebagai emmenagog, dapat mengakibatkan aborsi. Di Kamboja, rebusan buah, daun, atau biji biasa digunakan sebagai obat penurun panas (terhadap demam) sedangkan di Brazil, tanaman ini digunakan sebagai obat untuk sembelit, diabetes, batuk, paru radang selaput lendir hidung dan sakit kepala.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman jambu bol dapat berfungsi sebagai adjuvant yang baik untuk hipoglikemik oral karena mampu menurunkan kadar gula darah puasa serta mampu mencegah terjadinya katarak yang merupakan komplikasi penyakit diabetes. Ekstrak tanaman ini juga memiliki aktivitas sebagai inhibitor enzim xanthin oksidase sehingga berpotensi sebagai anti asam urat.

RESEP
Sakit Tenggorokan
Kulit batang Jambu Bol yang sudah dibersihkan, dihancurkan kemudian direbus. Air rebusan dapat ditambahkan garam dan dioleskan pada luka.

Infeksi Mulut
Daun Jambu Bol dicuci dan dihancurkan atau ditumbuk, air hasil tumbukan diteteskan pada bagian mulut yang terinfeksi.

Bronchitis
Daun Jambu Bol direbus, air rebusannya diminum.

Lobak Putih | Raphanus sativus

lobak-putih

lobak-putih

Kandungan
a. vitamin A
b. vitamin B1
c. vitamin B2
d. niacin
e. minyak atsiri
f. kolin
g. serat kasar
h. kalsium
i. fosfor
j. zat besi
k. asam oksalat
l. vitamin C
m. zat antibiotik

Manfaat
a. mengatasi perut kembung
b. mengatasi disentri
c. mengatasi sembelit
d. menyembuhkan radang saluran napas
e. mengatasi batuk dan flu
f. menurunkan tekanan darah tinggi
g. mencegah penyakit jantung, kanker, batu ginjal
h. mengurangi nafsu makan
i. menghaluskan kulit
j. menyembuhkan luka bakar
k. menyembuhkan eksem

Ramuan tradisional mengatasi berbagai penyakit
Bahan:
umbi lobak secukupnya

Kupas bersih, kemudian parut. Stelah itu balurkan pada bagian yang sakit. Cara ini juga dapat digunakan untuk mengatasi luka bakar, menghaluskan kulit, dan mengatasi perut kembung. Lakukan berulang-ulang sampai sembuh atau mencapai hasil yang diinginkan. Sebagai tambahan untuk pengobatan dari dalam, dapat juga mengonsumsi lobak sebagai sayuran agar pengobatan lebih cepat memperoleh hasil.

Tapak Dara | Catharantus roseus

tapak-dara

tapak-dara

TAPAK DARA memiliki nama latin Catharantus roseus (L.) G. Don, dan sinonimnya adalah Vinca rosea L. Selain nama tapak dara, di Indonesia tanaman ini juga dikenal dengan nama rutu-rutu, kembang serdadu, kembang sari cina (J awa), kembang tembaga beureum (Sunda). Sedangkan beberapa nama asing di antaranya Madagascar periwinkle, rose periwinkle (Inggris), kemunting cina (Melayu), hoa hai dang (Vietnam), tsitsirika (Filipina), chan chun hua (Cina). Tapak dara merupakan tanaman perdu tahunan, tumbuh baik hingga ketinggian 800 m dpl. Tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 m. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau, tersusun menyirip berselingan, dengan ukuran 2- 6 cm x 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek. Batang dan daunnya mengandung lateks berwarna putih. Bunganya aksial (muncul dari ketiak daun), dengan Kelopak bunga kecil, berbentuk paku. Mahkota bunga berbentuk terompet, ujungnya melebar, berwarna putih, biru, merah jambu atau ungu tergantung kultivarnya. Buahnya berbentuk gilig (silinder), ujung lancip, berambut, panjang sekitar 1,5-2,5 cm, dan memiliki banyak biji. Tumbuhan ini menyukai tempat-tempat yang terbuka, namun bisa tumbuh juga di temapat yang agak terlindung.

Tanaman tapak dara dikenal kaya akan kandungan alkaloid. Beberapa senyawa kelompok alkaloid dari tanaman ini telah diisolasi dan dijadikan obat antikanker, yaitu vinblastine dan vincristine. Alkaloid lain yang terdapat dalam tanaman ini adalah vindoline. Selain alkaloid, senyawa lainnya adalah antosianin, dan senyawa-senyawa fenolik seperti flavonoid, juga asam kafequinat, dan juga kelompok triterpena pentasiklik yaitu asam ursolat.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT TAPAK DARA
Tapak dara dikenal dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit di antaranya diabetes, hipertensi, leukimia, asma, bronkhitis, demam; radang perut, disentri, kura darah, gondong, bisul, borok, luka bakar, luka baru, dan bengkak. Penelitian juj membuktikan bahwa tanaman tapak dara dapat menurunkan kadar gula darah, dc juga berkhasiat antikanker dan antioksidan.

RESEP
Diabetes mellitus(sakit gula/kencing manis)
Bahan: 10-16 lembar daun tapakdara. Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

Bahan: 35-45 g daun tapak dara kering, adas pulawaras.
Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

Bahan: 3 lembar daun tapakdara, 15 kuntum bunga tapak daras. Cara membuat; direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore setelah makan. ‘

Hipertensi (tekanan darah tinggi)
Bahan: 15-20 g daun tapakdara kering, 10 g bunga krisan. Cara membuat: direbus dengan 2,5 gelas air sampai mendidih dan disaring. Cara menggunakan: diminun tiap sore.

Bahan: 7 lembar daun atau bunga tapakdara. Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring. Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.

Leukimia
Bahan: 20-25 g daun tapakdara kering, adas pulawaras. Cara membuat: direbus dengan 1 liter air dan disaring. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Asma dan bronkhitis
Bahan: 1 potong bonggol akar tapakdara Cara membuat: direbus dengan 5 gelas air. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Demam
Bahan: 1 genggam (12 -20 g) daun tapakdara, 3 potong batang dan akar tapakdara Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore ditambah gula kelapa.

Radang Perut dan disentri
Bahan: 15 – 30 g daun tapakdara kering. Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore dan ditambah dengan gula kelapa.

Kurang darah
Bahan: 4 putik bunga tapakdara putih. Cara membuat: direndam dengan 1 gelas air, kemudian ditaruh di luar rumah semalam. Cara menggunakan: diminum pagi hari dan dilakukan secara teratur.

Tangan gemetar
Bahan: 4-7 lembar daun tapakdara. Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring. Cara menggunakan: diminum biasa.

Gondong, bengkak, bisul dan borok
Bahan: 1 genggam daun tapakdara. Cara membuat: ditumbuk halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka.

Luka bakar
Bahan: beberapa daun tapak dara, 0,5 genggam beras. Cara membuat: direndam dengan air, kemudian ditumbuk bersama-sama sampai halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.

Luka baru
Bahan: 2-5 lembar daun tapakdara. Cara membuat: dikunyah sampai lembut.
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka baru

Leunca | Solanum nigrum

leunca

leunca

Nama daerah
Sumatra: rampai, ranti. Jawa: leunca, leunca badak, leunca hayam, leunca manuk, leunca pahit, leunca plit, ranti, Maluku: Anti, boose, bobose

Uraian tanaman
Tanaman semusim, berbatang tegak, banyak bercabang, tinggi 30-175 cm. Banyak ditanam orang di halaman, di ladang, dan di tempat-tempat lain yang cukup mendapat air dan sinar matahari sampai setinggi 3.000 m di atas permukaan laut. Daunnya bertangkai, letak berseling, terdapat dalam kelompok-kelompok. Bentuk daun bulat telur, ujung daun meruncing dan pangkal daunnya meruncing dengan tepi berombak sampai rata. Karangan bunga berbentuk malai dengan jumlah bunga antara 2-10 kuntum, berwarna putih atau lembayung. Buahnya berupa buah buni, bulat-bulat dan berisi banyak biji dengan penampang sekitar 0,8-1 cm, terdapat dalam tandan-tandan, berwarna hijau dan bila sudah masak berwarna hitam atau ungu kehitaman mengkilat. Rasanya renyah, sedikit pahit, dan agak langu. Buah muda biasa dimakan sebagai lalap atau dimasak dengan cabai dan taoco. Perbanyakan dengan biji.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa pahit, dingin, sedikit beracun. Penurun panas, membersihkan panas dan racun, antiradang, peluruh air kemih (diuretik), menghilangkan bengkak, melancarkan darah, peluruh dahak, menghilangkan gatal, pereda batuk, pereda sesak.

Kandungan kimia
Mengandung glikoalkaloid solanine, solanine, solamargine, solasodine, solanidine, diosgenin, tigogenin, juga mengandung sedikit atropine dan saponin, zat samak, dan minyak lemak. Mengandung mineral kalsium fosfor, besi, vitamin A dan C. Solasonine mempunyai efek menghilangkan sakit (analgetik), penurun panas, antiradang, dan antishock. Solamargine dan solasonine mempunyai efek antibakteri. Solanine mempunyai efek antimitosis. Ekstrak daun leunca menekan ascific sarcoma pada tikus, menstimulasi pembentukan sel-sel darah dan bersifat anticholine esterase kuat. Efek antineoplastik (antikanker) digunakan pada cervical carcinoma14, sarcoma180, dan Ehrlich ascitic carcinoma type parenchymal.

Bahan yang dipakai
Seluruh tanaman, segar atau kering

Kegunaan
Demam, kejang panas pada anak, sakit tenggorok
Radang saluran napas menahun, sesak napas
Infeksi saluran kencing, radang ginjal akut, buang air kemih sakit
Radang payudara, keputihan
Hipertensi, gatal
Kanker, hamil anggur, kanker serviks, kanker payudara, oesophagus, liver dan lambung

Pemakaian
Seluruh tanaman 10-30 g, godok
untuk kanker 30-120 g, godok

Pemakaian luar
Lumatkan untuk pemakaian setempat atau digodok. Airnya untuk cuci pada penyakit bisul, radang kulit bernanah, eczema, gigitan ular

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by