obat batuk

Batuk

Ramuan 1

buah kapulaga dikunyah

 

Ramuan 2

5 g serbuk buah adas
½ cangkir air mendidih
1 sendok teh madu

Seduh serbuk buah adas dengan  ½ cangkir air mendidih.

Setelah dingin, saring, tambahkan 1 sendok teh madu.

Aduk sampai rata, minum sekaligus.

Lakukan 2 kali sehari sampai sembuh.

 

Ramuan 3

¼ genggam daun saga
2 kuntum bunga kembang sepatu
? genggam daun poko
10 kuntum bunga tembelekan
2 butir bawang merah
1 sendok teh adas
1 ruas jari pulosari
1 ruas jari jahe
3 jari gula merah

Rebus semua bahan dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya.

Setelah dingin, saring, minum.

Lakukan 3 kali sehari masing-masing ½ gelas.

 

Resep 4

15-30 gr stepanot jingga, digodok atau digiling halus menjadi bubuk

Setiap kali pemakaian 3 gr diminum dengan air hangat.


Resep 5

60 gr rumput jukut pendul segar, cuci bersih,

Godok dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas.
Setelah dingin disaring. dibagi untuk 2 kali minum.


Resep 6

Buah senggugu dikunyah dengan sirih, airnya ditelan.

Atau buahnya sebanyak 2 buah dicuci bersih lalu dikunyah perlahan-lahan, dan telan.

Setelah itu, minumlah air hangat.

Batuk | Cough

Ramuan 1

5 g serbuk buah adas
½ cangkir air mendidih
1 sendok teh madu

Seduh serbuk buah adas dengan ½ cangkir air mendidih. Setelah dingin, saring, tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk sampai rata, minum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari sampai sembuh.

Ramuan 2

¼ genggam daun saga
2 kuntum bunga kembang sepatu
⅕ genggam daun poko
10 kuntum bunga tembelekan
2 butir bawang merah
1 sendok teh adas
1 ruas jari pulosari
1 ruas jari jahe
3 jari gula merah

Rebus semua bahan dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa setengahnya. Setelah dingin, saring, minum. Lakukan 3 kali sehari masing-masing ½ gelas.

Stepanot Jingga | Pyrostegia venusta

stepanot-jingga

stepanot-jingga

NAMA ASING:
Fire-cracker vine, oranye stephanoot, oranjebloemige stephanotis

URAIAN TANAMAN:
Tumbuhan memanjat, sedikit berkayu, panjang 2-8 m, biasa ditanam di halaman dengan cara dirambatkan pada pergola atau pagar halaman.

Daun majemuk menjari dengan 2-3 helai anak daun yang bentuknya bulat telur sampai lanset, bertangkai, kaku, ujungnya meruncing, tepi rata sedikit melengkung ke atas, warnanya hijau tua, dengan panjang 4-6,5 cm, dan lebar 3-4 cm. Pada pertemuan tangkai anak daun keluar sulur yang digunakan sebagai alat untuk membelit sewaktu memanjat. Bunganya bunga majemuk berwarna oranye, berbentuk tabung.

Tanaman hias yang berasal dari Brazil ini menyukai cahaya matahari langsung. dan dapat ditemukan berbunga banyak bila ditanam terutama di atas 400 m dari permukaan laut.

Perbanyakan dengan stek atau cangkok batang.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Bjnga: Manis,. netral. Menguatkan paru-paru dan menghilangkan batuk.
Daun: Pahit. sedikit astringen, netral. Anti radang. menyejukkan tenggorok.

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Bunga dan daun. Setelah dipetik, bunga dan daun dicuci bersih, lalu dijemur sampai kering, untuk penyimpanan.

KEGUNAAN:
Batuk, radang saluran napas (Bronchiolitis).
Sakit tenggorok

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 15-30 gr, digodok atau digiling halus menjadi bubuk, setiap kali pemakaian 3 gr diminum dengan air hangat.

Sente | Alocasia alba

sente

sente

Kandungan
a. saponin
b. flavonoida
c. polifenol

Manfaat
a. menyembuhkan penyakit batuk
b. mengurangi radang tenggorokan

Mondokaki | Ervatamia divaricata

mondokaki

mondokaki

Kandungan
a. alkaloid
b. resin
c. tabernaemontannin
d. koronarin
e. koronandin
f. dregamin
g. vobasin
h. amirin
i. korin
j. lipeol
k. kortin

Manfaat
a. menyembuhkan hipertensi
b. mengobati radang payudara
c. menyembuhkan radang mata dan katarak
d. menyembuhkan batuk
e. menyembuhkan luka gigitan anjing

Lenglengan | Leucas lavandulifolia

lenglengan

lenglengan

LENGLENGAN memiliki nama latin Leucas lavandulifolia Smith atau sinonimnya Leucas -linifolia, Spreng. Di beberapa tempat di Indonesia dikenal dengan nama paci-paci (Sunda), sarap nornor (Madura), daun setan, lingko-lingkongan, nienglengan, plengan (Jawa), gofu hairan (Ternate), dan laranga (Tidore). Tanaman ini dapat ditemukan dari dataran cndah sampai ketinggian kurang dari 1.500 m dpi. Terna semusim, tegak, tinggi 20-60 cm. Batang berkayu, berbuku-buku, bentuknya segi empat, bercabang, berambut halus, warnanya hijau. Daun tunggal, letak berhadapan, bertangkai. Helaian daun bcntuknya lanset, ujung dan pangkainya runcing, tepi bergerigi, panjang 1,5-10 cm, lebar 2-10 mm, warnanya hijau muda. Bunga kecil-kecil, warnanya putih berbcntuk lidah, tumbuh tersusun dalam karangan semu yang padat. Buahnya buah batu, warnanya cokelat. Biji bulat, kecil, warnanya hitam. Lenglengan tumbuh liar di tanah kering sepanjang tepi jalan atau tanah telantar.

Senyawa kimia yang terkandung di dalam lenglengan di antaranya adalah citral, citronelal linalool, linail asetat, borneol, dan p-sitosterol. Senyawa (β-sitosterol bermanfaat membantu menjaga kesehatan prostat dan kandung kemih.

CARA MENDAPATKAN LENGLENGAN
Perbanyakan tanaman ini dengan biji. Perawatannya dengan cara penyiraman yang cukup, pemupukan terutama pupukdasar, dan pengendalian gulma. Tanaman ini dapat tumbuh pada dataran rendah hingga ketinggian kurang dari 1.500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, batang, akar

KHASIAT LENGLENGAN
Lenglengan diketahui dapat mengobati insomnia, sakit kepala, influenza, batuk, batuk rejan, difteri, jantung berdebar, melancarkan datang bulan, gangguan pencernaan, cacingan, diabetes, kejang, ayan (epilepsi). Berdasarkan penelitian diketahui lenglengan berpotensi sebagai antioksidan, melindungi lambung, dan memiliki aktivitas hipoglikemia (menurunkan kadar gula darah) sehingga dapat dimanfaatkan pada pengobatan diabetes.

RESEP
Sukar tidur
15 g daun segar dicuci bersih lalu direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin disaring dan dibagi menjadi 2 bagian. Minum pagi dan sore.

Sukar tidur, rasa gelisah
Bantal kepala untuk tidur diisi dengan daun yang telah dikeringkan.

Epilepsi
¾ genggam daun segar dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1½ gelas. Setelah dingin disaring, minum dengan air gula secukupnya. Sehari 3 x ½ gelas.

Kejang panas pada anak
1 genggam daun segar dicuci lalu digiling halus, tambahkan air garam secukupnya. Aduk sampai menjadi adonan seperti bubur, lalu digunakan untuk menggosok dan melamur badan anak yang sedang kejang.

Sakit kepala
1 genggam daun segar dicuci lalu digiling halus, tambahkan 1 cangkir air bersih. Dipakai untuk mengompres kepala dengan handuk kecil yang dibasahi dengan ramuan tadi, lakukan 3 kali sehari.

Batuk rejan
1 batang tana man berikut akamya dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1½ gelas. Setelah dingin disaring, minum dengan air gula seperlunya. Sehari 3x½ gelas.

Difteri
½ genggam daun berikut bunga lenglengan, ⅓ genggam daun jinten, 1 jari asam trengguli, 1 sendok teh adas, ¾ jari pulosari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1½ gelas. Setelah dingin disaring, dipakai untuk berkumur dalam mulut dan tenggorokan selama 2-3 menit, lalu dibuang.

Cacing kremi
3/5 genggam daun segar dicuci lalu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1½ gelas. Setelah dingin disaring, minum dengan madu seperlunya. Sehari 2 x ¾ gelas.

Jantung berdebar
3 genggam daun dicuci lalu direbus dengan 15 liter air bersih sampai mendidih selama 15 menit, Hangat-hangat dipakai untuk mandi berendam. Lakukan 2 kali sehari.

Luka, koreng, kudis
1 batang tanaman segar dicuci bersih, rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama 15 menit. Dipakai untuk mencuci luka, koreng atau kudis.

Inggu | Ruta angustifolia [L.] Pers

NAMA Lokal adalah Inggu (Sunda), godong minggu (Jawa). aruda (Sumatera). Anruda busu (Makasar), Raute (Jerman), ruta (Italia), wijnruit (Belanda), Common rue herb, rue, herb of grace (Inggris). Di Eropa dikenal sebagai tumbuhan obat penolak guna-guna. Minyak esensialnya digunakan untuk pembuatan parfum dan kosmetik. Perbanyakan dengan setek batang. Sifat kimiawi dan efek farmakologis antara lain herba rasanya pedas, agak pahit, dingin. Minyak asirinya mengandung oleum rutae, rasanya pahit, pedas dan memualkan, larut dalam air, tetapi tidak larut dalam alkohol dan eter. Tanaman ini termasuk tanaman langka.

Tanaman ini termasuk terna (tumbuhan yang batangnya lunak karena tidak membentuk kayu), tumbuh tegak, tinggi mencapai 1,5 m, batang berkayu, silindris, ramping. Percabangan banyak, lemah, seluruh bagian bila diremas berbau tidak sedap. Daun majemuk menyirip ganda, letaknya berseling, dengan anak daun lanset atau bulat telur sungsang, pangkal menyempit, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan tidak jelas, panjang 8-20 mm, lebar 2-6 mm, warnanya hijau muda. Bunga majemuk dalam malai rata, keluar di ujung ranting, dengan mahkota berbentuk rnangkok warna kuning terang. Buah kecil, lonjong, terbagi menjadi 4-5 kotak, warnanya cokelat. Biji kecil berbentuk ginjal, warnanya hitam.

Inggu berasal dari Eropa Selatan dan Afrika Utara. Di Jawa, sering ditanam di kebun pada daerah pegunungan sampai ketinggian 1000 m dpl.Seluruh herba dapat digunakan baik dalam bentuk segar atau yang telah dikeringkan. Pengeringan dilakukan dengan cara dijemur memakai naungan. Herba ini rasanya memualkan.

CARA MENDAPATKAN INGGU
Perbanyakan tanaman dengan stek batang. Perawatannya dengan pengendalian hama  dan gulma, pemupukan, dan penviraman yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.200 m dpl.

KHASIAT TANAMAN INGGU
Demam, influenza, batuk, radang paru, ayan (epilepsi), hepatitis; kejang pada anak, colik, cacingan, histeri (hysteria), nyeri ulu hati, nyeri dada dan hernia, bisul, haid tidak teratur, tidak datang haid (amenorrrhea), radang kulit bernanah, memar akibat benturan benda keras, gigitan ular berbisa dan serangga, keracunan obat atau racun, pelebaran tembuluh darah balik (vena varikosa), radang vena (flebitis), dan sakit gigi.

RESEP
Kejang-kejang
Kompres, cuci muka atau mandi dengan rebusan daun inggu (sebagai obat penenang). Atau dengan resep lain: Daun inggu secukupnya; Cuka encer secukupnya, Diremas- emas, Untuk kompres di kepala: diperbaharui bila kepala sudah kering.

Kudis
Zuci luka dengan air rebusan daun inggu.

Sakit gigi
Daun inggu kering 2-4 gr direbus, airnya disaring, pakai untuk kumur beberapa tali.

Demam, masuk angin
Daun inggu kering 2-4 gr direbus, airnya disaring, minum. Atau dengan cara lain: )emam, Daun inggu 3-5 helai; Bunga sruni 1 buah; Air hangat secukupnya, Diremas- emas, Dipakai untuk mengusap badan dengan handuk kecil

Pegal-pegal
Daun inggu kering 2-4 gr direbus, airnya disaring, minum.

Sakit Lever
Daun inggu 25 g direbus bersama 15 g brotowali dan 10 g kunyit hingga airnya menjadi ?paronya. Minum secara rutin 3 kali sehari untuk menyembuhkan gangguan lever (sakit kuning) atau, sepertiga genggam daun inggu, direbus, 3 gelas jadi 1,5 gelas. Tambahkan gula batu. Minum sehari 2 x 3/4 gelas.

Ketombe
Daun inggu 3-5 helai; Rimpang kunyit 1 ruas jari; Air sedikit, Dipipis hingga berbentuk pasta, Rambut dibasahi dengan air; kemudian dilumuri dengan pasta dan garuklah ketombe dengan bantuan ujung jari tangan; atau dengan sisir; jika sudah terkelupas; rambut dikeramasi dengan sampo biasa; ulangi selama 4 hari.

Brojo Lintang | Belamcanda chinensis

brojo-lintang

brojo-lintang

BROJOLINTANG dengan nama latin Belamcatida chinensis merupakan tanaman menahun yang tumbuh tegak dengan tinggi 50-120 cm. Tanaman ini memiliki bunga yang cantik sehingga sering digunakan sebagai tanaman hias. Daun brojolintang merupakan daun tunggal yang menutupi batang, bentuk daunnya lanset dengan ujung runcing dan pangkal terbelah serta tulang daunnya sejajar. Daun memiliki panjang antara 50-60 cm dan lebar 2-4 cm berwarna hijau.

Bunga brojolintang yang cantik merupakan bunga majemuk berkelamin dua. Bunga ditemukan di ujung batang dengan bentuk kelopak segi tiga memanjang. Benang sari sebanyak 3 buah dengan panjang 1-1,5 cm berwarna kuning. Kepala sarinya pipih berwarna kuning dan putiknya kuning dengan mahkota berbentuk bintang, segi enam dan halus berwarna jingga.

Buah brojolintang berbentuk kotak agak bulat memanjang dengan paruh dan berwarna hijau. Bijinya berbentuk bulat pipih dengan warna putih. Akar brojolintang yang banyak digunakan berbentuk serabut dengan warna putih kotor.

CARA MENDAPATKAN BROJO LINTANG
Perbanyakan tanaman brojo lintang ini dapat dilakukan dengan memisahkan anakan atau akarnya. Perawatannya dengan melakukan penyiraman dan pemupukan. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan tanah yang subur dan cukup air. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-800 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar

KHASIAT BROJOLINTANG
Bagian brojolintang yang banyak digunakan ialah akarnya, terutama untuk asma, batuk, nafas dan bau mulut, pencernaan tidak baik, radang amandel dan kerongkongan. Berdasarkan hasil laporan penelitian diketahui bahwa akar ini memiliki aktivitas juga sebagai antitumor dan antiperadangan. Selain itu bagian daunnya dilaporkan mampu menghambat kerja enzim a-glucosidase. Efek ini diperlukan oleh penderita diabetes. Selain itu daunnya juga memiliki efek antioksidan.

RESEP
Sebanyak 5 g akar brojolintang, 3 g kayu mesoyi, 2 helai daun sirih hijau, dan 5 g patikan kebo digodok dengan 110 ml air. Airnya diminum satu kali sehari sebanyak 100 ml untuk mengobati batuk atau asma.

Sebanyak 5 g akar brojolintang, 1 g buah adas, 2 g rimpang nyamplung dan dua helai daun sirih hijau dimasak dengan 100 ml air. Air rebusan tersebut digunakan untuk kumur umtuk mengatasi radang tenggorokan.

Senggugu | Clerodendron serratum

senggugu

senggugu

TANAMAN ini termasuk familia Verbenceae. Tumbuh liar pada tempat-tempat terbuki atau agak terlindung, bisa ditemukan di hutan sekunder, padang alang-alang, pinggi. kampung, tepi jalan atau dekat air yang tanahnya agak lembap dari dataran rendab sampai 1.700 m dpl. Senggugu diduga tumbuhan asli Asia tropik. Perdu tegak, tinggi 1-3 m, batang berongga, berbongkol besar, akar warnanya abu kehitaman. Daun tunggal, tebal dan kaku, bertangkai pendek, letak berhadapan, bentuk bundar telur sampai lanset, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi tajam, pertulangan menyirip, kedua permukaan berambut halus, panjang 8-30 cm, lebar 4 -14 cm, warnanya hijau. Perbungaan majemuk bentuk malai yang panjangnya 6-40 cm, warnanya putih keunguan, keluar dari ujung-ujung tangkai. Buah buni, bulat telur, masih muda hijau, setelah tua hitam. Perbanyakan dengan biji.

KHASIAT SENGGUGU
Menjernihkan suara, batuk, sesak napas (asma), memar, rematik, radang saluran napas (bronkhitis), tulang patah (faktur), bisul, perut busung, cacingan, malaria, tenaga setelah melahirkan, digigit ular, anti bakteri dan antiinflamasi.

RESEP
Seluruh tumbuhan sebanyak 10 – 15 g direbus atau digiling menjadi bubuk dan diseduh, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, daun segar ditumbuk sampai lumat lalu ditempelkan ke tempat yang sakit atau daun segar direbus, airnya untuk mencuci luka.

Menjernihkan suara: Akar senggugu sebanyak 10 g ditumbuk halus. Tambahkan ½ cangkir air masak sambil diremas morata. Peras dan saring, lalu minum sekaligus.

Asma, bronkitis, sukar kencing: Akar senggugu sebanyak 10 g diiris tipis-tipis lalu diseduh dengan secangkir air panas. Setelah dingin, diminum.

Borok berair: Daun segar secukupnya direbus. Setelah dingin airnya dipakai untuk mencuci borok.

Rematik: Daun senggugu segar ditumbuk dengan adas pulasari atau daun senggugu muda diremas halus dengan sedikit kapur. Baban tersebut lalu dibalurkan di tempat yang sakit.

Perut busung, cacingan: Daun senggugu, temulawak, dan sedikit garam diseduh dengan secangkir air panas. Setelah dingin disaring, lalu minum sekaligus.

Batuk: Buah senggugu dikunyah dengan sirih, airnya ditelan. Atau buahnya sebanyak 2 buah dicuci bersih lalu dikunyah perlahan-Iahan, dan telan. Setelah itu, minumlah air hangat.

Kompri | Symphytum officinale L. Em.

kompri

kompri

KOMPRI merupakan tumbuhan yang tumbuh di tanah basah seperti di pinggir aliran air (selokan atau sungai). Banyak ditemukan di daerah Eropa barat dan Asia. Di Indonesia kompri biasa ditanam dalam pot atau di kebun sebagai tumbuhan obat. Kompri merupakan tanaman herba yang membentuk rumpun dengan tinggi 20-50 cm. Daun kompri merupakan daun tunggal, berbentuk bulat telur dengan ujung dan i pangkal runcing, tepinya rata. Permukaan daun berambut kasar. Daun berukuran panjang 27-50 cm dan lebar 4,5-14 cm. Pertulangan daun menyirip, pelepah tumbuh berseling pada pangkal membentuk roset akar, warnanya hijau. Bunga majemuk, berbentuk corong berwarna putih kekuningan. Buah kompri berbentuk bulat, tiap buah terdiri atas 4 biji. Biji berbentuk bulat berukuran kecil, keras, dan berwarna hitam. Daun muda bisa dimakan sebagai sayuran. Bagian tanaman yang digunakan untuk obat ialah bagian daun dan akar.

CARA MENDAPAT TANAMAN KOMPRI
Tanaman kompri diperbanyak melalui pemisahan akar. Tanaman ini tumbuh dengan baik pada daerah dengan suhu dingin. Perbanyakan dengan pemisahan akar.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan akar

KHASIAT KOMPRI
Ekstrak akar kompri dilaporkan berkhasiat dalam pengobatan osteoarthritis. Penelitian lain yang dilakukan melaporkan bahwa zat aktif pada kompri bersifat dapat menghambat proliferasi sel kanker hati, namun add juga penelitian yang melaporkan kompri memiliki efek toksik terhadap hati. Kompri dilaporkan dapat mengobati luka bakar.

Secara empiris kompri digunakan untuk mengobati rematik, pegal linu, diare, nyeri ulu hati, kanker payudara, bronkitis, luka memar, diabetes, patah tulang, hipertensi, radang usus, sakit lambung, batuk, amandel, kencing berdarah, dan wasir berdarah.

RESEP
Rematik
15 g daun muda segar yang dicuci, lalu dipotong kecil-kecil, dan dimakan sebagai lalapan. Daun dapat juga dihaluskan, dan dibubuhkan pada bagian yang sakit.

Luka
Akar kompri, sebanyak 1 ibu jari akar kompri segar dipotong, lalu direbus dengan gelas air,
dan airnya diminum.

Payudara bengkak dan patah tulang
Haluskan akar kompri segar lalu bubuhkan pada payudara yang bengkak.

Bronkitis dan batuk berdahak
Rebusan 25 g akar kompri segar.

Catatan: Pemakaian berlebih dapat menyebabkan keracunan dan kerusakan hati.

Sembung Legi | Baccharis salvia

TANAMAN ini memiliki nama sinonim yaitu Baccharis salvia Lour, Conyza balsamifera L, Pluchea balsamifera (L.) Less, sembung, dan nama lain capo (Sulawesi), capa (Sumatera), capa (Melayu); sebung, sembung utan (Sunda); sembung, sembung gantung, sembung gula, sembung kuwuk, sebung legi, sembung mingsa, sembung langu, sembung lelet (Jawa), kamandhin (Madura), sembung (Bali), ai na xiang (Cina), dai bi, dai ngai (Thailand), ngai champora (Inggris). Tanaman ini memiliki Pohon, tinggi lebih kurang 2 m, batang tegak, bagian atas berbulu, bau aromatis, warna hijau kotor. Daun tunggal, tersebar, helai daun lonjong, pangkal dan ujung meruncing, tepi bergerigi, berbulu. Perbungaan bentuk tandan, tumbuh diketiak daun dan ujung batang, mahkota berwarna putih kekuningan. Buah kotak, bentuk silindris, berambut warna putih kecokelatan. Biji pipih, warna putih. Tumbuhan asal Nepal ini hidup di tempat terbuka sampai agak terlindung di tepi sungai dan tahan pertanian. Dapat tumbuh di tanah berpasir atau tanah yang agak basah pada ketinggian sampai 2.200 m dpl.

Kebanyakan Blumea Sp. (Sembung) memiliki kecenderungan sebagai rumput liar dan ditemukan di berbagai ruderal dan habitat yang paling tidak penting, misalnyapinggir jalan dan tanah lapang. di dataran rendah dan wilayah pegunungan di ketinggian 3.000 m dpi. Kebanyakan dari Blumea Sp. dapat hidup pada masa kekeringan dan ditemukan di daerah dengan musim kering ringan sampai berat.

Asal dan penyebaran geografis Blumae terdiri dari sekitar 50 spesies, yang sebagian besar dibatasi sampai daerah tropis Asia dari Sri lanka sampai Cina dan wilayah Malesia, beberapa meluas sampai ke bagian barat Afrika, bagian selatan Australia, dan Pasific sampai di bagian timur Hawai. Tanaman ini mengandung minyak asiri (ngai kamfer), zat bergetah (kapur barus), borneol, sineol, limonen, asam palmitin, myristin, alkohol sesquiterpen, dimetileter khlorasetofenon, tanin, pirokatechin, glikosida. Sembung bersifat pedas, sedikit pahit, hangat dan baunya seperti rempah. Daun dan kulit batang Blumea balsamifera mengandung alkaloida, disamping itu daunnya juga mengandung tanin dan minyak atsiri, kulit batang dan akarnya mengandung saponin, juga akarnya mengandung polifenol.

CARA MENDAPATKAN SEMBUNG
Perbanyakan tanaman dengan stek. Perawatannya dengan pengendalian hama dan Gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik. Pada tempat dengan ketinggian 250-1.200 m dpl. Perbanyakan dengan biji atau pemisahan tunas akar.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT SEMBUNG
Berkhasiat sebagai antibakteri, melancarkan peredaran darah, menghilangkan bekuan darah dan pembengkakan, peluruh kentut (karminatif), peluruh keringat (diaforetik), peluruh dahak (ekspektoran), astrigen, tonikum, antihipertensi, antiradang, memperlancar pengeluaran gas dari saluran pencernaan (karminatif), memperlancar peredaran darah, mematikan pertumbuhan kuman (bakteriostatik), tidak nafsu makan, nyeri dada karena penyempitan pembuluh darah jantung, memperlancar pengeluaran keringat (diaforetik), menghangatkan badan dan obat batuk. Daun berkhasiat mengatasi rematik sendi, nyeri haid dan datang haid tidak teratur, inflenza, demam dan sesak nafas, perut kembung, diare, perut mulas, sariawan dan kencing manis. Akar muda berkhasiat mengatasi haid berlebihan, kurang nafsu makan, sakit perut, diare, cacingan dan rematik sendi.

RESEP
Demam:
10 g daun segar Blumea balsamifera, dicuci, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak pagi dan sore. ‘

Untuk pemakaian luar
Daun segar direbus dan airnya dipakai untuk pengobatan wasir, memar, bisul, radang kulit bernanah dan gatal-gatal pada kulit: Daun kering sebanyak 9-18 g atau daun segar sebanyak 15-30 g direbus, minum.

Pilek
Siapkan daun sembung sebanyak 5 helai Daun Sembukan sebanyak 1 genggam Air bersih sebanyak 110 ml Rebus semua bahan sampai mendidih hingga tersisah 100 ml lagi. Saring dan dinginkan

air hasil rebusan tadi diminum sebanyak 2 kali sehari. Teruskan pengobatan sampai benar-benar sembuh

Selesma:
Daun sembung 5 helai; Daun sembukan 1 genggam; Air 110 ml, Dibuat infus atau dipipis, Diminum 2 kali sehari, tiap kali minum 100 ml; apabila dipipis diminum 2 kali sehari; tiap kali minum ¼ cangkir.

Meningkatkan empedu:
Daun sembung 4 helai; Air 110 ml, Direbus sampai mendidih, Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Demam:
Daun sembung secukupnya; Air 1 panci, Direbus sampai mendidih, Basahi handtik kecil dengan ramuan tersebut; kemudian digunakan untuk membasuh badan; niuka; kaki; dan tangan.

Diare:
1 genggam daun sembung direbus dengan 3 gelas menjadi 1½ gelas, disaring lalu diminum. Sehari 3 x ½ gelas.

Haid tidak teratur, tidak nafsu makan:
⅗ genggam daun sembung cuci, rebus dengan 3 gelas hingga sisa ¾ gelas, minum dengan madu sehari 3 x ¾ gelas

Nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah jantung:
½ genggam daun sembung cuci, rebus dengan 3 gelas air menjadi ¾ gelas, minum dengan madu sehari 3 x ¾ gelas

Nyeri haid:
5 lembar daun dengan biji kedaung dipanggang dan dihaluskan direbus dengan 2 gelas air hingga sisa ½ gelas lalu minum.

Rematik sendi:
Akar sembung 30 g dan daun gandarusa 60 g dicuci, potong-potong, rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas, dinginkan, saring, minum 2 kali sehari masing-masing ½ gelas.

Demam:
Sebanyak 15 g daun sembung segar direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Dinginkan, saring, lalu hasilnya diminum 2 kali sehari.

Catatan:
Merebus daun sembung harus dalam panic tertutup agar minyak atsirinya tidak menguap.

Bambu Tali | Asparagus cochinchinensis

bambu-tali

bambu-tali

Nama daerah
Asparagus

Uraian tanaman
Terna merambat, menahun, banyak bercabang. Terdapat liar di hutan-hutan terbuka, semak belukar, kadang pada bukit yang berbatu-batu atau ditanam sebagai tanaman hias yang didapat dari dataran rendah sampai lebih kurang 1.150 m dpl.

Akar berumbi kecil, berbentuk kerucut dan berkelompok, panjang umbi sekitar 4-10 cm, berwarna kuning abu-abu. Batangnya kecil, panjang dapat mencapai 2 m. Daunnya pipih, berbentuk garis, panjang 1-2,5 cm, lebar 1 mm, ujung runcing, duduknya tersebar. Bunga berkelompok, keluar dari ketiak daun, warnanya putih atau putih kuning. Buahnya buah buni, diameter 6 mm, bila masak berwarna merah tua sampai hitam.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa manis, pahit, dingin. Masuk meridian paru-paru dan ginjal. Menyuburkan yin, membersihkan paru-paru dan menurunkan panas api, merangsang produksi cairan tubuh.

Bagian yang digunakan
Umbi yang dikeringkan

Kegunaan
Batuk, batuk darah, TBC paru, sakit kerongkongan
Muntah darah, rasa haus, berkeringat malam
Diabetes mellitus
Susah buang air besar
Demam disertai gaduh gelisah
Carsinoma, fibroadenoma, hyperplasia kelenjar payudara
lymphosarcoma, leukemia

Permot | Passiflora foetida

permot

permot

Nama daerah
Sumatra: Gegambo, lemanas, remugak; Jawa: kaceprek, kileuleueur, permot, pacean, rajutan, ceplukan blungsun; Nusatenggara: Bungan putir, moteti, buah pitri.

Nama asing
Love in a mist, Marie Goujeat, Passion flower

Uraian tanaman
Terna merambat, panjang 1,5-5 m, berambut warna putih, dengan alat pembelit yang duduk pada batang. Tanaman yang berasal dari Amerika tropis ini di sini menjadi liar, tumbuh subur di semak-semak, tanah lapang yang telantar, atau merambat di pagar, yang mendapat cahaya matahari, serta terdapat dari 1-1.000 m di atas permukaan laut.

Letak daun berseling, panjang tangkainya 2-10 cm, bentuknya lebar berlekuk menjari tiga, ujung runcing, pangkal berbentuk jantung, tepi bergelombang, panjang 5-13 cm, lebar 4-12 cm.

Bunga tunggal, diameter 5 cm, warnanya putih atau atau ungu muda. Buahnya buah buni, bulat lonjong, panjang 3-5 cm, dibungkus oleh pembalut, dapat dimakan dan rasanya manis. Daun muda dapat dipakai sebagai sayur.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Manis, agak pahit, sejuk

Seluruh herba: antiradang, peluruh kencing, membersihkan panas, dan racun

Buah: Memperkuat paru, menghilangkan sakit

Kandungan kimia
Asam hidrosianat, alkaloid

Bagian yang dipakai
Seluruh herba dan buah

Kegunaan
Batuk karena paru-paru panas
Pembesaran kelenjar limfa leher
Bengkak, kencing berlemak
Koreng, scabies, borok pada kaki

Pemakaian
Untuk minum: 5-15 g digodok
Pemakaian luar: Herba segar setelah dicuci bersih, digodok. Hangat-hangat airnya untuk cuci. Atau herba segar setelah dicuci bersih digiling halus sampai seperti bubur, diturapkan ke tempat yang sakit.

Cara pemakaian:
Koreng, scabies, borok pada kaki: Air godokan herba segar dipakai untuk mencuci bagian yang sakit. Untuk pemakaian di tempat yang sakit, herba segar setelah dicuci bersih digiling halus, diturapkan di tempat kelainan.

Pembesaran kelenjar limfa leher, koreng bernanah: 10 g permot, 15 g Castanea millisima husks, 15 g Acanthus ilicifolius, 15 g akar Paederia scandens digodok dengan daging, minum.

Legundi | Vitex trifolia

legundi

legundi

TANAMAN Legundi (Vitex trifolia L.) memiliki sinonim nama Latin Vitex negundo atau Vitex rotundifolia L.f. termasuk dalam famili Verbanaceae. Legundi memiliki nama asing/simplisia Vitecis folium. Pohon Legundi merupakan pohon semak, tajuk tidak beraturan, aromatik, dengan tinggi mencapai 1-4 m. Batang pokok pohon jelas, kulit batang berwarna cokelat muda sampai cokelat tua, batang muda berbentuk segi empat dan banyak bercabang. Daun Legundi merupakan daun majemuk menjari. Bunganya merupakanan susunan majemuk malai, dengan struktur dasar menggarpu, rapat dan berjejal. Buah Legundi merupakan buah tipe drupa, berair atau kering dengan dinding keras. Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan dengan biji atau stek batang. Tumbuhan ini mudah tumbuh di segala jenis tanah, namun lebih menyukai tempat yang agak kering dan pada daerah yang terbuka dan dapat tumbuh dengan baik pada media tumbuh yang terdiri dari campuran pasir, pupuk kandang dan lempung.

Minyak biji Legundi mengandung senyawa-senyawa hidrokarbon, asam lemak. Buah Legundi mengandung vitetrifolin A, vitetrifolins B dan C, rotundifuran, dihidrosolidagenon dan abietatriene 3β-ol.

CARA MENDAPATKAN LEGUNDI
Perbanyakan tanaman dapat dilakukan dengan biji atau stek batang, jika menggunakan stek batang seyogyanya diambil dari batang vang tidak terlalu muda. Stek batang tersebut mudah sekali tumbuh dan akan mulai bertunas setelah 4-5 hari terhitung dari sejak penanaman. Tumbuhan ini mudah tumbuh di segala jenis tanah, namun lebih menyukai tempat yang agak kering dan pada daerah yang terbuka. Tumbuh jengan baik pada media tumbuh yang terdiri dari campuran pasir, pupuk kandang dan lempung. Tanaman Legundi banyak terdapat di daerah Jawa, umumnya tumbuh di daerah dengan ketinggian 11.100 m dpl, tumbuh liar pada daerah hutan jati, hutan ekunder, di tepi jalan dan pematang sawah.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar, batang, daun, buah

KHASIAT LEGUNDI
Akar legundi biasanya digunakan untuk pencegah kehamilan dan penyembuhan pasca persalinan. Batang Legundi biasa digunakan untuk menyembuhkan bengkak dan eksim. Biji legundi digunakan sebagai pereda batuk, penyegar badan, perawatan rambut. Buah legundi umumnya digunakan sebagai obat cacing dan peluruh haid. Daun legundi biasa digunakan untuk mengurangi rasa nyeri, pusing, masuk angin, menurunkan panas, meredakan kejang, batuk, radang amandel, tuberkulosa, tifus, peluruh air seni, peluruh angin perut, peluruh keringat, melancarkan haid, membersihkan rahim, demam nifas, busting air, menyembuhkan luka, kudis dan untuk membunuh serangga.

Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri daun legundi mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, bakteri gram positif maupun bakteri gram negatif, dapat melindungi marmot dari gigitan nyamuk Aedes aegypti selama waktu tertentu. Senyawa metil-p-hidroksibenzoat yang terdapat pada daun legundi juga memiliki aktivitas sebagai anti nyamuk terhadap C. quinquefasciatus and A. Aegypti. Daun legundi berpotensi untuk mengatasi asma, penyakit alergi dan berpotensi sebagai antitubercular dengan menghambat Mycobacterium tuberculosis- Selain itu daun legundi juga memiliki aktivitas antioksidan dan anti peradangan. Bijinya berpotensi sebagai analgesik.

RESEP
Obat Cacing
Gunakan 15 g daun legundi segar direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit; setelah dingin, diperas dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Jamur Maitake | Grifola frondosa

jamur-maitake

jamur-maitake

Kandungan
a. senyawa polisakarida beta 1,6 glukan
b. antioksidan

Manfaat
a. mencegah kanker dan tumor
b. mengatasi HIV/AIDS
c. menyembuhkan batuk kering
d. mengatasi insomnia
e. mengatasi sembelit
f. mengontrol berat badan

Ramuan tradisional mencegah berbagai penyakit
Jamur maitake semula dikenal sebagai jamur makanan. Namun hasil penelitian menunjukkan kandungan zat-zat untuk pengobatannya lebih besar, sehingga digunakan sebagai bahan pengobatan. Oleh karena itu, jamur maitake sudah banyak diolah dalam bentuk ekstrak (kapsul) yang dapat kita beli dengan mudah di toko-toko herbal.

Jeruk Kingkit | Triphasia trifolia

jeruk-kingkit

jeruk-kingkit

JERUK KINGKIT atau Triphasia trifolia termasuk ke dalam famili rutaceae. Di Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung Bogor terdapat keanekaragaman, dan kekayaan jenis tanaman buah yang tumbuh di pekarangan, tercatat berjumlah 57 jenis dari 41 marga dan 23 suku, salah satunya adalah jeruk kingkit. Termasuk tanaman perdu, tahunan, tinggi ± 3 m. Tegak, silindris, berkayu, berduri, percabangan simpodial, hijau. Daunnya majemuk, lonjong, berseling, panjang 2-3 cm, lebar 0,9-1,5 cm, tepi beringgit, ujung runcing, pangkal membulat, pertulangan menyirip, permukaan berbintik, tangkai silindris, panjang ±0,3 cm, hijau. Bunganya majemuk, bentuk corong, di ketiak daun, tangkai silindris, panjang 0,5-1 cm, hijau, kelopak bersayap tiga, hijau, mahkota memanjang, putih, benang sari panjang + 2 mm, hijau kekuningan, kepala sari kuning, kepala putik kecil, cokelat, bertangkai silindris,kuning kehijauan, panjang ± 0,3 mm, putih kekuningan. Buni, masih muda hijau setelah tua merah.

CARA MENDAPATKAN JERUK KINGKIT
Perbanyakan tanaman dengan biji dapat dilakukan dengan cara disemai. Tanaman ini dapat dibuat tanaman hias bonsai. Jeruk ini tumbuh di pekarangan rumah dan di ladang pada ketinggian 100 – 500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG D1GUNAKAN
Buah dan daun

KHASIAT JERUK KINGKIT
Mengandung linalool yang bermanfaat sebagai antiseptik, antijamur, penenang dan imonene sebagai peluruh dahak. Menurut peneiitian jeruk kingkit juga memiliki potensi ebagai obat anti-HSV (Virus herpes Simplex), virus ini menyebabkan penyakit herpes, an sebagai anti HIV (virus yang menyebabkan kekebalan tubuh seseorang turun drastis). Selain itu daunnya sebagai obat sakit perut.

RESEP
Obat batuk: segenggam jeruk kingkit yang sudah matang dengan ciri warna merah tua. Bersihkan sebelum diolah, tuang 1 gelas air panas, masukkan jeruk kingkit ke dalamnya. Biarkan sekitar 5-10 menit. Campurkan madu murni jika ingin rasa manis alami.
Obat diare: daun jeruk kikit 7 lembar, Air 110 ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit.

Temu Hitam | Curcuma aeruginosa

temu-hitam

temu-hitam

Kandungan
a. minyak atsiri
b. tannin
c. kurkumol
d. kurkumenol
e. isokurkumenol
f. kurzerenon
g. kurdion
h. kurkumalakton
i. Germakron α, β
j. G-elemene
k. linderazulene
l. kurkumin
m. demethyoxykurkumin
n. bisdemethyoxykurkumin

Manfaat
a. menambah nafsu makan
b. melancarkan keluarnya darah kotor setelah melahirkan
c. mengatasi penyakit kulit
d. mengatasi perut mulas
e. menyembuhkan sariawan
f. mengatasi cacingan
g. menyembuhkan batuk
h. menyembuhkan sesak napas
i. menyembuhkan luka

Patikan Kebo | Euphorbia horta

patikan-kebo

patikan-kebo

PATIKAN KEBO (Euphorbia hirta L.) termasuk ke dalam famili tumbuhan Euphorbiaceae. Tumbuhan ini dapat ditemukan di kebun, pinggir sawah, lapangan, pekarangan rumah. Getah tumbuhan dapat digunakan untuk mengobati mata yang merah karena penyakit belekan atau glaukoma. Di Indonesia tumbuhan ini dikenal scbagai gelang susu, nanangkaan (Sunda), kukon-kukon (Jawa), sosononga (Maluku). Selain itu di Melayu dikenal sebagai gelang susu, Filipina (gatas-gatas) dan Cina (Da fei yang cao).

Tanaman ini memiliki masa tumbuh selama 2-4 bulan, batang tegak atau tegak ujung rebah dengan tinggi 0,06 – 0,6 m, bergetah susu (putih). Penampang batang berbentuk bulat dengan buku membengkak, bergetah putih, ujung batang berambut, memiliki dua helai lembaran daun kecil yang bentuk paku berfungsi melindungi kuncup yang masih muda. Daun berbentuk tunggal berhadapan, bentuk bulat memanjang, runcing atau tumpul, dengan bercak ungu, berambut tersebar, permukaan bawah berambut panjang. Bunga berada di ketiak daun, cyanthium dalam susunan cymes, bentuk kepala, involukurm dengan rambut. Tangkai bunga gundul. Deskripsi benang sari idalah 5 gerombol, dalam susunan tangga seling, putih kekuningan. putik: bakal buah Terambut, biji kecil berwarna cokelat.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT PATIKAN KEBO
Penelitian yang telah dilakukan melaporkan bahwa ekstrak etanol Euphorbia hirta lemiliki aktivitas antimikroba tertinggi terhadap bakteri Salmonella typhi (bakteri enyebab penyakit tifus). Ekstrak daun, batang, bunga dan akar Euphorbia hirta memiliki aktivitas antioksidan dengan urutan aktivitas antioksidan tertinggi adalah daun, bunga, akar, dan batang. Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa ekstrak daun Euphorbia hirta memiliki aktivitas larvasida dan pupisida pada vektor nyamuk malaria Anopheh stephensi

Secara empiris patikan kebo biasanya digunakan untuk pengobatan asma dan gangguan penglihatan, obat batuk dan sariawan. Di Nigeria tanaman ini digunakai untuk penyembuhan luka, pengobatan yang disebabkan oleh mikroba antara lain gonorhhoea, disentri.

RESEP
Influenza: Daun patikan kebo Yi genggam dicuci lalu direbus dengan air bersih 2 gelas sehingga hanya tinggal kira-kira ¾-nya, sesudah dingin disaring lalu diminum dengan madu seperlunya (2 x sehari masing-masing ¾ gelas).

Bronchitis: Daun patikan kebo 1/3 genggam, dicuci bersih lalu digiling halus-halus, diberi air masak ¾ cangkir dan madu 1 sendok makan, diperas dan disaring lalu diminum (2 x sehari).

Batuk: 20 g daun segar direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit (dihitung setela mulai mendidih). Hasil rebusan disaring dan diminum sehari dua kali masing masing setengah gelas.

Disentri. Patikan kebo 15 – 24 g ditambah gula pasir (bila berdarah) atau gula enai (bila berlendir), tambah air secukupnya, ditim, minum.

Melancarkan kencing. Tanaman segar 30- 60 g, tambah air secukupnya, rebus, minum 2 x sehari.

Bronkhitis. Lumatkan herba Patikan Kebo segar yang belum berbunga 10 g ditambah air secukupnya, setelah itu diperas. Cara pemakaian: Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. Lama pengobatan: Konsumsi rutin selama 14 hari.

Abses/Radang payudara. Patikan kebo segar 60 g ditambah 120 g tahu putih, d tim, makan.

Thypus abdominalis. Herba segar 30-150 g direbus dengan air secukupnya diminum 3 kali sehari.

Tinea pedis, eksim. Herba segar 90 g ditambah 1/2 liter alkohol 70 %, direndam 3- hari, untuk cuci.

Radang ginjal ( Pyelitis, nephritis ). Tanaman kering 6-9 g atau segar 30 – 60 g, rebus, minum.

Radang tenggorok. Daun secukupnya, diseduh dengan air panas, pakai untuk kumur-kumur.

Asma. 1 genggam daun patikan kebo kering, direbus dengan 2-3 gelas air hingga mendidih, disaring dan diminum 2 kali sehari ½ gelas, pagi dan sore.

Radang kelenjar susu atau payudara bengkak: Satu genggam daun patikan kebo dan 2 sendok kedelai direbus dengan 3-5 gelas air hingga mendidih. Dinginkan, disaring, dan diminum 2 kali sehari 1 cangkir.

Kapasan | Abelmoschus moschatus

kapasan

kapasan

Nama daerah
Sumatra: Gandapura, kapas sedeki ; Jawa: kakapasan, kaworo, kapasan, kasturi, regula, rewulow, waron, kastore, bukal; Maluku: kasturi

Uraian tanaman:
Semak berumur panjang, tegak, bercabang sedikit, tinggi ½-2½ m, batang bulat, berambut kasar.

Dapat ditemukan tumbuh liar di tempat-tempat terbuka, semak, tanah kosong atau dipelihara di kebun-kebun sampai ketinggian 650 m di atas permukaan laut.

Daun tunggal, bertangkai panjang, helaian daun berbagi 5 yang sangat dalam, panjang 6-22 cm, kedua permukaan berambut kasar, bertulang menjari, tepi bergerigi, ujung-ujungnya runcing, warnanya hijau.

Bunga besar, keluar dari ketiak daun, daun mahkota 5, warnanya kuning, panjang 3½-10 cm.

Buah lonjong, bersegi, panjang 5-8 cm, berambut seperti sikat, bila sudah masak membuka dengan 5 katup. Biji berbentuk ginjal, warna kelabu, bergaris dari pangkal sampai ujung. Baunya wangi. Bijinya menghasilkan minyak kasturi, yang dipakai sebagai campuran kosmetik, obat gosok rematik, campuran bedak untuk menghaluskan kulit, dan obat ruam kulit.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasanya agak manis, sejuk. Penurun panas (antipiretik), peluruh kemih (diuretik), antiradang, melancarkan pengeluaran nanah.

Kandungan kimia
Daun kering: betasitosterol, beta-D-glycoside
Bunga: betasitosterol, myricetin, glycoside
Biji: alphacephalin, phosphatidylserine, plasmalogen, phosphatidylcholine plasmalogen ambrettolid

Bagian yang dipakai
Seluruh tanaman
Daun dan akar: pemakaian segar
Bunga: direndam dalam minyak

Kegunaan:
Akar: panas tinggi, batuk, susah buang air besar, batu saluran kencing
Biji: sakit kepala
Daun: untuk pemakaian luar pada bisul, koreng, tulang patah
Bunga: luka bakar dan tersiram air panas
Daun, bunga, biji: untuk membasmi serangga

Pamakaian:
Untuk diminum 10-15 g akar digodok
Pemakaian luar: Daun digiling sampai seperti bubur, bunga direndam dalam minyak, untuk dipakaikan pada tempat yang sakit.

Duwet | Syzygium cumini

duwet-jamblang

duwet-jamblang

Kandungan
a. tannin
b. dammar
c. asam gallus
d. glicosida
e. asam galat
f. triterpenoid
g. glucosida phytomelin
h. alfa-phytosterol
i. minyak atsiri
j. jambosin (alkaloid)
k. triterpenoid

Manfaat
a. berguna untuk mengatasi diabetes melitus
b. mengatasi anak ngompol
c. menyembuhkan diare
d. mengatasi masuk angin
e. menyembuhkan batuk kronis
f. mengurangi risiko sesak napas
g. menyembuhkan sariawan
h. mengurangi risiko terkena penyakit paru-paru
i. sebagai antioksidan alami
j. mencegah kanker
k. menurunkan kadar kolesterol buruk dalam tubuh

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by