keracunan makanan

Keracunan | Poisoned

Ramuan 1

kelapa hijau

Minum air kelapa.

Tembelekan | Lantana camara

tembelekan

tembelekan

TEMBELEKAN dengan nama latin Lantana camara merupakan tanaman perdu sangat berbau dengan tumbuh yang menegak atau agak memanjat. Cabang tanama; tembelekan cukup banyak dengan tinggi dapat mencapai 4 m. Ranting tembelekai berbetuk segi empat. Daunnya tunggal dan duduk berhadapan. Bentuk daunnya bula telur dengan ujung meruncing dengan pinggir bergerigi. Tulang daun tembelekar menyirip. Permukaan atas daun berambut banyak dan terasa agak kasar sedangkar permukaan bawahnya berambut jarang. Bunga tembelekan merupakan rangkaian yang bersifat rasemos dengan warna putih, merah muda, jingga kuning, dll. Buah tembelekan seperti buah buni berwarna hitam mengkilat bila sudah matang.

CARA MENDAPATKAN TEMBELEKAN
Perbanyakan tanaman tembelekan ini dapatdilakukan dengan biji. Perawatannya dengan penyiraman yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat lembab dengan cukup matahari atau ternaung. Tanaman ini dapat tumbuh di Indonesia, sering ditanam sebagai tanaman pagar ataupun tanaman hias, dapat tumbuh pada ketinggian dari 250-1.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT TEMBELEKAN
Daun tembelekan digunakan untuk mengeluarkan racun yang termakan, dilaporkan dapat menjadi antitumor. Minyak atsiri tembelekan memiliki khasiat untuk mematikan bakteri. Bunga tembelekan dilaporkan dapat gunakan untuk menolak/menjauhkan nyamuk, dapat untuk membunuh nematode/cacing, serta mampu membunuh nyamuk dewasa. Tanaman tembelekan juga dilaporkan dapat menurunkan kadar gula darah dan menyembuhkan luka. Selain itu perlu diperhatikan bahwa dapat merusak hati dan dapat mengganggu organ reproduksi.

RESEP
Daun tembelekan ditumbuh hingga menjadi bubur lalu diencerkan dengan air dan disaring. Air ini kemudian diminum pada orang yang keracunan untuk memuntahkan racun berbahaya yang dimakannya.

Cincau Hijau | Cyclea barbata

cincau-hijau

cincau-hijau

TANAMAN cincau hijau memiliki nama ilmiah Cyclea barbata Miers dan termasuk ke dalam famili Menispermaceae. Nama lain cincau hijau antara lain adalah camcauh (Sunda), kepleng, juju (Jawa)’ Daluman (Bali) tarawulu. Tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah hingga 800 m dpl dan dapat dipanen setiap waktu sepanjang tahun. Batang cincau hijau berkayu, bulat, kulitnya hijau, bentuknva memanjang, berukuran kecil dcngan diameter 1 cm, berbulu halus keputih-putihan. Tanaman tumbuh merayap ke atas dan membelit ke kiri. Bunga tanaman cincau hijau biasanya terdapat di ketiak daun atau kadang-kadang dari batangnya. Bentuk bunga kecil dan berkelompok. Buah tanaman ini berukuran kecil, berbentuk bulat dan agak berbulu. Setiap buah mengandung 1-2 biji yang keras.

Daun cincau berbentuk perisai, bagian tengahnya melebar berbentuk bulat telur, bagian pangkalnya berlekuk dan bagian ujungnya meruncing sehingga keseluruhan bentuknya menyerupai jantung. Permukaan bawah daun berbulu halus dan permukaan atasnya berbulu kasar dan jarang. Panjang daun bervariasi antara 60-150 mm dan memiliki tulang daun menjaring. Daun cincau hijau banyak mengandung karbohidrat yang memiliki sifat menyerap air, sehingga ekstrak daun tersebut dapat membentuk gelatin. Selain itu, daun cincau hijau mengandung polifenol, saponin, flavonoida, kardioplegikum, tentradine, isotentradine, dimetil tentradine dan lemak. Unsur-unsur gizi juga dapat ditemukan, seperti kalsium, fosfor, vitamin A, dan vitamin B. Batang cincau hijau mengandung alkaloid quenine, dan akarnya mengandung bisbenzylisoquinoline.

CARA MENDAPATKAN CINCAU HIJAU
Untuk pengembangbiakannya karena jarang berbuah, tumbuhan ini biasanya diperbanyak dengan akarnya.

KHASIAT CINCAU HIJAU
Daun cincau hijau yang telah diolah menjadi gel dapat digunakan sebagai makanan diet rendah kalori. Selain itu dapat juga digunakan untuk pengobatan radang lambung, disentri, keracunan udang dan tekanan darah tinggi. Akarnya dapat digunakan untuk mengobati demam dan sakit perut, selain itu juga dapat berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah kanker. Batang cincau daun yang mengandung quenine dapat menurunkan demam dan menghambat perkembangan Plasmodium falcifarum sebagai penyebab penyakit malaria.

RESEP
Demam: Rimpangnya diiris-iris halus kemudian direbus dengan air, perasannya diminum.

Sakit perut, tekanan darah tinggi, keracunan makan udang: Daun diremas-remas dengan air sampai air menjadi hijau, biarkan menjadi seperti agar-agar dan diminum bersama gula jawa.

Nusa Indah Putih | Mussaenda pubescens

nusa-indah-putih

nusa-indah-putih

Nama asing
Splash of white

Perdu dengan ranting yang naik, tinggi 1-2 m, cabang kecil ditumbuhi rambut halus. Tumbuh liar pada lereng bukit, semak-semak, atau dipelihara sebagai tanaman hias.

Daun tunggal, bertangkai, dengan daun penumpu. Bentuk daun bundar telur, letak berhadapan bersilang, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, tulang daun menyirip, berambut halus, panjang 5-8 cm, lebar 2-3,5 cm.

Bunga majemuk di ujung tangkai berbentuk payung, bunganya kecil berbentuk teropet, warnanya kuning, panjang 2 cm, dengan daun pelindung berwarna putih. Buahnya buah buni, bulat memanjang, panjang 8-10 mm, lebar 6-7,5 mm.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Batang: Rasa sedikit manis, agak pahit, sejuk. Penurun panas (antipiretik), membersihkan darah, antiradang, menetralisir racun, melancarkan peredaran darah.

Akar: manis, netral

Kandungan kimia
1. Batang mengandung betasitosterol, arjunolic acid, stigmasterol
2. Daun mengandung betasitosterol

Bagian yang dipakai
Batang, daun, akar

Kegunaan
Batang, daun:
influenza, demam, pingsan karena udara sangat panas (heat stroke), batuk, radang amandel, radang tenggorok (pharyngitis), radang ginjal, bengkak (edema), disentri, diare, keracunan makanan, perdarahan pada wanita, gigitan ular belang, koreng, bisul, luka

Akar:
cacingan pada anak, masuk angin setelah bersalin, sakit pinggang, tumor payudara

Pemakaian
Untuk minum:
Batang: 15-30 g (segar 30-60) digodok atau ditumbuk dan air perasannya diminum.
Akar: 30-60 g digodok atau digiling menjadi bubuk
Pemakaian luar: Lumatkan dan bubuhi ke tempat yang sakit

Cara pemakaian:
Diare akut, disentri: 30-60 batang, daun segar setelah dicuci bersih, digodok dg 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, disaring lalu diminum.

Bisul: Tanaman segar setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus dan dibubuhi ke tempat yang sakit.

Keracunan makanan: Daun segar setelah dicuci bersih, ditumbuk, air perasannya diminum.

Demam, heat stroke: 12 g batang Mussaenda, 10 g daun poko, 3 g Mentha arvensis, seduh dengan air panas, minum.

Air kemih sedikit: 30 batang Mussaenda, 60 g batang segar, Lonicera japonica, 30 g Plantago major (Daun sendok), godok, minum.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by