keputihan

Larutan Pembasuh Vagina

Bahan:
10 g (9 lembar) daun sirih
15 g daun sambiloto
10 daun beluntas

Cara membuat:

  • Bersihkan semua bahan dan potong kecil-kecil.
  • Rebus semua bahan dengan 2 liter air hingga tinggal 1½ liter. Biarkan hingga menjadi hangat 35°C. Saring, ambil airnya.
  • Bersihkan dan cuci vagina dari arah depan ke belakang.

Rumput Belang | Zebrina pendula

rumput-belang

rumput-belang

Kandungan
a. calcium oxalate
b. gummi
c. saponin
d. polifenol

Manfaat
a. menyembuhkan batuk berdarah
b. mengobati disentri
c. mengobati keputihan
d. mengobati kencing nanah
e. mengobati bisul

Senggani | Melastoma candidum

senggani

senggani

TANAMAN Senggani (Melastoma candidum D. Don) memiliki sinonim nama Latin M. sqjtemnervium Lour. = M.ajfitie D. Don. = M. malabathricum Auct. non. Linn. = M. polyanthum Bl. Tanaman ini termasuk dalam famili Melastomataccae. Nama lokal Senggani yaitu Harendong (Sunda); Kluruk, Senggani (Jawa); Senduduk (Sumatera); Kemanden (Madura); Yeh mu tan (China); Singapore Rhododendron (Inggris). Tanaman Senggani merupakan tanaman perdu, tegak, tinggi tanaman bisa mencapai 0,5 -4 m, memiliki banyak bercabang, bersisik dan berambut. Tanaman ini memiliki daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan bersilang, helai daun bundar telur memanjang sampai lonjong, ujung lancip, pangkal membulat, tepi rata, permukaan berambut pendek yang jarang dan kaku sehingga teraba kasar dengan 3 tulang daun yang melengkung dengan panjang 2-20 cm dan lebar 0,75 – 8,5 cm, berwarna hijau. Perbungaan majemuk keluar di ujung cabang berupa malai rata dengan jumlah bunga tiap malai 4-18, mahkota 5, warnanya ungu kemerahan. Buah masak akan merekah dan berbagi dalam beberapa bagian, warnanya ungu tua kemerahan. Biji kecil-kecil, berwarna cokelat. Buah Senggani dapat dimakan, sedangkan daun muda bisa dimakan sebagai lalap atau disayur. Daun Senggani memiliki rasa yang pahit, mengandung senyawa golongan saponin, flavonoida, dan tanin.

CARA MENDAPATKAN SENGGANI
Senggani tumbuh liar pada tempat-tempat yang mendapat cukup sinar matahari, seperti di lereng gunung, semak belukar, lapangan yang tidak terlalu gersang, atau di daerah obyek wisata sebagai tanaman hias. Tanaman ini bisa ditemukan sampai ketinggian 1.650 m dpi. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan biji dan stek batang. Perawatannya cukup mudah yaitu dengan penyiraman yang teratur, menjaga kelembaban ta dan pemberian pupuk kandang atau urea. lanaman ini juga tersebar di Cina Selatan, Taiwan, Jepang, dan Filipina.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, akar, bu.ih dan biji

KHASIAT SENGGANI
Secara tradisional, tanaman Senggani berkhasiat untuk mengatasi gangguan pencernaan makanan (dispepsi), disentri basiler, diare, hepatitis, keputihan (leukorea), sariawan, darah haid berlebihan, perdarahan rahim diluar waktu haid, mimisan, berak darah (melena), wasir berdarah, radang dinding, pembuluh darah disertai pembekuan darah di dalam salurannya (tromboangitis), air susu ibu (ASI) tidak lancar, keracunan singkong, mabuk minuman keras, busung air dan bisul. Di Taiwan, tanamaan ini digunakan jntuk menghilangkan stasis, membersihkan serum dari racun, cedera traumatik dan disentri. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Senggani memiliki potensi sebagai penurun tekanan darah melalui penurunan simpatik dan menyebabkan pelebaran diameter pembuluh darah langsung dengan senyawa bioaktif utama yaitu kastalagin, prosianidin B-2 dan helichrisosida.

Ekstrak aseton dan ekstrak etanol Senggani memiliki aktivitas antibakteri yang cukup kuat, baik terhadap bakteri gram negatif maupun bakteri gram positif. Ekstrak aseton Senggani tersebut memiliki stabilitas yang baik terhadap panas dan rentang pH yang luas sehingga berpotensi sebagai pengawet makanan alami. Penelitian lain menunjukkan bahwa ekstrak Senggani memiliki potensi sebagai penurun tekanan.

RESEP
Keputihan
Daun senggani segar sebanyak 2 genggam ditambah jahe dan bangle masing-masing seukuran ibu jari dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Masukkan 3 gelas air dan 1 sendok makan cuka, kemudian direbus sampai airnya tersisa menjadi 2 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas. Jika tidak ada jahe & bangle, dapat juga diganti dengan 3 kuncup bunga cempaka dan 3 buah biji pinang yang tua.

Disentri basiler
Daun senggani dan aseman (Polygonum chinense), masing-masing bahan dalam bentuk segar sebanyak 60 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sekaligus.

Sariawan, Diare
Daun senggani muda sebanyak 2 Iembar dicuci bersih lalu dibilas dengan air matang. Daun tersebut kemudian dikunyah dengan sedikit garam, lalu airnya ditelan.

Diare
Daun senggani muda sebanyak 1 genggam, 5 g kulit buah manggis dan 3 lembar daun sembung, semua bahan dalam bentuk segar, setelah dicuci lalu direbus dengan 1½ gelas air bersih sampai tersisa menjadi 1/2 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum, yaitu pagi, siang, dan sore.

Bisul
Daun senggani segar sebanyak 50 g direbus. Air rebusannya diminum, ampasnya dilumatkan dan dibubuhkan pada bisul, lalu dibalut.

Menetralkan racun
Singkong akar atau daun senggani sebanyak 60 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum sekaligus.

Perdarahan rahim
Biji senggani sebanyak 15 g disangrai sampai hitam lalu direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Paku Simpai | Cibotium barometz

paku-simpai

paku-simpai

Nama daerah
Bar jambe, bulu jambe, penawar jambe, jampi

Nama asing
Lamb of tartary, golden moss, scythian lamb

Uraian tanaman
Paku menahun, tinggi 2,5-3 m, tumbuh liar di tepi tebing, jurang, dan tempat-tempat rindang lainnya atau ditanam sebagai tanaman hias di daerah wisata.

Batangnya kuat, pada batang dan tangkai daun ditumbuhi rambut berwarna kuning emas yang disebut pili cibotii. Tumbuhan paku ini mempunyai rimpang yang tebal dan berdaging.

Daun seperti kulit berkumpul di ujung batang, letak berseling, bertangkai panjang, pangkal berwarna kuning, helaian daunnya besar berupa daun majemuk menyirip ganda tiga, dengan anak daun kecil-kecil, permukaan atas berwarna hijau tua, permukaan bawah abu-abu muda. Andak daun ujungnya runcing, pangkal tumpul, tepi bergerigi.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Pahit, manis, hangat. Masuk meridian hati dan ginjal. Antirematik, menguatkan tulang punggung dan lutut.

Kandungan kimia
Alkaloid, essential oil, vitamin E, aspidinol, kanji dan tanin

Bagian yang dipakai
Rimpang dan rambut kuning yang melapisi batangnya. Akar dan rambut-rambut yang melapisi rimpangnya dibersihkan, kemudian rimpang dipotong tipis-tipis lalu dikukus, jemur samapi kering untuk disimpan. Rambut batang yang berwarna kuning dibersihkan lalu dijemur. Setelah kering, digiling menjadi bubuk.

Kegunaan
Rimpang
Sakit pinggang, tulang nyeri akibat flu, rematik, keseleo, kaki tangan lemah dan sakit, lumpuh setengah lemah dan sakit,
lumpuh setengah badan, baal tangan dan kaki, banyak kencing, keluar sperma malam hari, keputihan

Rambut batang yang berwarna kuning
Perdarahan pada bisul dan luka

Pemakaian
Untuk minum: 5-15 g digodok, rendam dalam anggur, minum
Pemakaian luar: digodok, airnya untuk cuci, atau digiling menjadi bubuk dan dibubuhi ke tempat yang sakit.

Cara pemakaian
Tangan dan tungkai lemah dan kit, lumpuh setengah badan: 15 g Cibotium barometz, Achyranthes bidentata, Piper kadsura, Chaenomeles legenaria masing-masing 12 g, ranting Morus alba, Dipsagcus asper, Eucommia ulmoides, Angelica sinensis, Gentiana, macrophylla, ranting Cinnamomum cassia masing-masing 10 g.

Kisaat | Valeriana officinalis

kisaat

kisaat

Kandungan
a. minyak atsiri
b. asam valerianat
c. butirat
d. asetat
e. formiat
f. terpen
g. dipenten
h. terpinerol
i. bonilalkohol
j. alkaloida
k. valerianina
l. zat penyamak
m. lemak
n. zat abu

Manfaat
a. menyembuhkan keputihan
b. menyembuhkan perasaan gelisah dan cemas berlebihan

Gadung Cina | Smilax china

gadung-cina

gadung-cina

GADUNG CINA memiliki nama latin Smilax china L. dapat ditemukan tumbuh liar di daerah semak belukar pada lereng bukit, daerah pedesaan, di hutan atau di tanam di pekarangan sebagai tanaman obat. Tanaman menahun yang tumbuh merambat, mempunyai rimpang yan menjalar, tebal dan keras, dengan lekukan tidak teratur dan akar serabut. Batangnya keras, bulat dengan duri tajam, panjang 1-3 cm, daun letak berseling, bulat sampai bulat memanjang, panjang 5-12 cm, lebar 2,5-5 cm, ujung runcing, tepi rata, tulang daun melengkung 3-5 cm dengan 2 sulur pada dasar tangkainya. Bunga kecil berwarna hijau kuning, keluar dari ketiak daun berbentuk payung majemuk. Buahnya buni, bulat, bila masak warnanya merah. Kandungan kimia: steroid, saponin, diosgenin, alkaloid phenolasam amino, zat gula.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN GADUNG CINA
Perbanyakan tanaman dengan umbinya. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian gulma dan hama penyakit serta penyiraman yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada dataran rendah sampai dataran tinggi.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Rimpang, daun.

KHASIAT GADUNG CINA
Pemberian ekstrak akar gadung cina dosis 200 mg/kg pada tikus nyata menurunkan kadar gula darah.
Akar gadung cina mempunyai aktivitas antikanker.
Senyawa bioaktif dari gadung cina fraction of macroporous resin (FMR)
menghambat pembesaran prostat.
Selain iu mengobati keputihan, bengkak, bisul

RESEP
Kanker
250-500 gadung cina direbus dengan 3.000 cc air bersih selama 1 jam kemudian api dikecilkan dan di godok selama 3 jam, kemudian sisa air godokannya ditambah 30-60 g lemak sapi, biarkan selama 1 jam sehari. Baik untuk kanker esophagus, lambung, rectum, payudara. Sangat efektif untuk kanker lambung.

Keputihan
300 g rimpang gadung cina ditumbuk dan digodok dengan air, kemudian ditambah gula 60 g, tiap hari diminum.

Bisul, bengkak
Sehelai daun gadung cina setelah dicuci bersih ditempelkan pada tempat yang sakit, sampai keluar airnya. Bila belum keluar air, daunnya diganti.

Blustru | Luffa aegyptica

blustru

blustru

Nama daerah
Sumatra: Blustru, hurung jawa, ketola, timpul; Jawa: Blustru, lopang, oyong, bestru, blestru; Maluku: Dodahala, petalo panjang, p. cina

Uraian tanaman
Terna semusim, banyak ditanam orang di ladang, pada pagar halaman sebagai tanaman sayur, atau tumbuh liar di semak, tepi sungai, dan pantai laut. Batangnya bisa mencapai 2-10 m, memanjat, dengan sulur-sulur pembelit yang keluar dari ketiak daun. Daun tunggal, bulat telur melebar, berlekuk menjari 5-7, pangkal berbentuk jantung, tulang daun menojol di bawah, panjang 8-25 cm, lebar 15-25 cm, panjang tangkai daun 4-9 cm, letaknya berseling.

Warna daun permukaan atas hijau tua, bagian bawah hijau muda. Bunga berkelamin tunggal, terdapat dalam 1 pohon, mahkota bunga berwarna kuning.

Buah tergantung atau terletak di atas tanah, bentuknya silindris, bulat memanjang, panjang 10-50 cm, dengan garis tengah 5-10 cm, bila sudah tua berwarna cokelat. Bagian dalam dari buah yang sudah masak terdapat anyaman sabut yang rapat. Bijinya gepeng dengan tepi berbentuk sayap, licin, hitam. Buah muda dapat disayur, daun muda dibuat gulai atau botok.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Buah: manis, sejuk, masuk meridian hati, lambung, dan ginjal. Membersihkan panas dan racun, peluruh dahak
Biji: pahit, dingin, beracun, peluruh kemih, menghilangkan panas
Daun: membersihkan darah
Bunga: manis, sedikit pahit, dingin
Sabut: manis, netral, melancarkan sirkulasi peredaran darah dan saraf, menghilangkan panas dan dahak
Akar: manis, netral, melancarkan peredaran darah, menghilangkan bengkak
Batang: pahit, dingin, beracun, masuk meridian jantung, limpa, ginjal. Melancarkan peredaran darah, mematikan cacing

Kandungan kimia
Buah: saponin, luffein, citrulline, cucurbitacin
Getah: saponin, lendir, lemak, protein, xylan, vitamin C, B
Biji: minyak lemak, squalene, alpha-spinasterol, cucurbitacin B, protein
Daun: saponin
Bunga: glutamine, aspartic acid, arginine, lysine, alamine
Sabut: xylan, cellulose, galaktosa, manitosa
Batang: saponin

Bagian yang dipakai
Buah, kulit buah, tangkai buah, biji, sabut, daun, bunga, batang, akar

Kegunaan
Buah: demam, haus, batuk sesak, perdarahan, keputihan, air kemih berdarah, ASI tidak lancar, bisul
Biji: muka dan tangan kaki bengkak (edema), batu saluran kemih, wasir
Daun: bisul, kurap, digigit ular, luka bakar
Kulit buah: luka, bisul, abses rektum
Bunga: batuk panas, tenggorokan sakit, bisul, wasir, sinusitis
Sabut: sakit dada, sakit perut, sakit pinggang, batuk berdahak, tidak datang haid, produksi ASI sedikit, bisul, wasir. Arang dari sabut dapat menghentikan perdarahan, air kemih berdarah, perdarahan pada wanita.
Akar: migrain, sakit pinggang, payudara bengkak, tenggorokan sakit
Batang: rasa baal, haid tidak teratur, hidung berlendir, edema
Tangkai buah: cacar air pada anak-anak

Pemakaian
Buah:
untuk minum: 10-15 g (segar 100-150 g), digodok atau dibakar menjadi bubuk
Pemakaian: dilumatkan lalu diperas airnya untuk dioleskan atau dijadikan bubuk, dibubuhi ke tempat yang sakit
Biji:
untuk minum: 5-10 g digodok atau disangrai lalu digiling dijadikan bubuk
Pemakaian luar: digiling menjadi bubuk dan dibubuhi
Daun:
untuk minum: 50-150 g daun segar digodok atau digiling dan diperas airnya, atau dijadikan bubuk
Pemakaian luar: digodok dan airnya untuk cuci, atau dilumatkan, atau dijadikan bubuk, dibubuhi ke tempat yang sakit
Kulit buah:
Pemakaian luar: dipanggang sampai kering, lalu digiling menjadi bubuk dan diaduk rata dengan arak, untuk dioleskan ke tempat yang sakit
Bunga:
untuk minum: 10-15 g digodok
Pemakaian luar: dilumatkan dan dibubuhi ke tempat yang sakit
Sabut:
untuk minum: 10-15 g digodok atau dipanggang lalu digiling menjadi bubuk
Pemakaian luar: dijadikan bubuk, dibubuhi ke tempat yang sakit
Akar:
untuk minum 5-15 g (segar 50-150 g) digodok atau dijadikan bubuk
Pemakaian luar: digodok airnya untuk cuci tempat yang sakit
Batang:
untuk minum: 50-100 g digodok, atau dijadikan bubuk
Pemakaian luar: dijadikan bubuk, dibubuhi pada tempat yang sakit

Cara pemakaian:
Tidak teratur datang haid. Daging buah blustru sebesar 4 jari dicuci bersih lalu diparut, diremas dengan ½ cangkir air masak dan sedikit garam, diperas dan disaring, minum sehari 3x.
Sakit pinggang: bijinya disangrai sampai hangus, lalu digiling sampai halus dan dicampur dengan arak, minum. Ampasnya dibubuhi ke tempat yang sakit.
Perdarahan pada wanita: daun disangrai hingga hitam, lalu digiling menjadi bubuk, setiap kali, 20 g diseduh dengan arak, minum.
Sesak napas: 5 lembar daun muda dicuci bersih lalu diasapkan sebentar, dimakan dengan nasi sebagai lalap. Sehari 2x.
Batuk disertai sesak: 10-15 g bunga digodok, tambahkan madu secukupnya, setelah dingin disaring, lalu diminum.
Migrain: 150 g akar segar ditmbah telur itik 2 butir, digosok, airnya diminum, telurnya dimakan.
Sakit pinggang: akar dibakar dengan alas genting, lalu digiling menjadi bubuk. Setiap kali 10 g diminum dengan arak hangat
Bisul yang tidak mau pecah: akar tua digodok, airnya untuk kompres bisul.

Catatan: wanita hamil dan fungsi limpa lemah dilarang makan

Tabat Barito | Ficus deltoidea

tabat-barito

tabat-barito

TABAT BARITO (Ficus deltoidea Jack) termasuk dalam famili Morales yang merupakar salah satu tumbuhan obat-obatan berpotensi di Kalimantan, jenis daun berbentuk telur. Tanaman tabat barito termasuk tumbuhan langka dan sejenis tanaman epifit yang hidup menumpang pada tumbuhan lain yang lebih besar hanya untuk mendapatkan cahaya matahari. Ciri-cirinya termasuk perdu dengan tinggi 0,5-3 m, batang bulat dan berlignin, batang cokelat abu-abu dan mengeluarkan eksudat.Tumbuhan ini banyak terdapat di kawasan belukar di tepi laut atau hutan di pergunungan. Tanaman ini tidak tumbuh di kawasan hutan bakau. Tanaman ini mengandung senyawa triterpenoid ( 38,24%), flavonoid (16%), steroid (2,33%), dan alkaloid (1,12%). Daunnya memiliki senyawa dari golongan saponin dan glikosida. Selain itu tanaman ini mengandung auron, luteiolin, anthocyanine, aglicon, dan tricyne.

KHASIAT TABAT BARITO
Tabat Barito (Emas Cotek) berkhasiat untuk mengecilkan rahim dan mengembalikan rahim pada keadaan semula setelah melahirkan, mengobati keputihan dan melancarkan haid. Serta dapat digunakan sebagai tonik untuk lelaki dan perempuan. Selain itu, tapat barito juga dapat mencegah dan menyembuhkan penyakit-penyakit seperti paru- paru berair, kencing manis, darah tinggi, lemah jantung, diare, melancarkan peredaran darah dan menyembuhkan penyakit kulit, penyakit kelamin atau yang disebut raja singa (kencing nanah), mencegah atau menghambat pertumbuhan sel tumor. Di samping sebagai tanaman obat Ficus deltiodea termasuk species yang potensial penghasil hutan non kayu (karet, resin, minyak, tanin, bahan pewarna).

RESEP
Untuk ramuan obat, seluruh bagian tanaman direbus kemudian airnya diminum.

Pecut Kuda | Stacytharpheta jamaicensis

pecut-kuda

pecut-kuda

PECUT KUDA mempunyai nama latin Stacytharptieta jatnaicensis L. Vahl. Dan beberapa sinonim yaitu S. marginata Vahl., S. pilosiuscula H.B.K., S. villosa Turcz., S. urticifblia Dal/..

Pecut kuda merupakan tanaman tcrna tahunan, tegak, tinggi 20-90 cm. Daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan. Helaian daun berbentuk bulat telur, pangkal menyempit, ujung runcing, tepi bergerigi, permukaan jelas berlekuk-lekuk, panjang 4-8 cm, lebar 3-6 cm, berwarna hijau tua. Bunga majemuk tersusun dalam poros bulir yang memanjang, seperti pecut, panjangnya 4-20 cm. Bunga mekar dalam waktu yang berbeda, ukurannya kecil, berwarna ungu, jarang berwarna putih. Pecut kuda tumbuh liar di tepi jalan, tanah lapang, dan tempat-tempat telantar lainnya. Tanaman yang berasal dari Amerika tropis ini dapat ditemukan di daerah cerah, sedang, terlindung dari sinar matahari, dan pada ketinggian 1-1.500 m dpl. Senyawa kimia yang dikandung antara lain adalah karbohidrat, glikosida, saponin, flavonoid, tanin, terpenoid dan alakaloid.

CARA MENDAPATKAN PECUT KUDA
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan dan penyiraman air yang cukup. Pecut kuda dapat tumbuh liar di tepi jalan, tanah lapang dan tempat terlantar lainnya. Tanaman ini juga ditemukan di daerah cerah, sedang, terlindung dari sinar matahari dan pada ketinggian 1-1.500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, tangkai, akar

KHASIAT PECUT KUDA
Di masyarakat, tanaman pecut kuda dikenal bisa digunakan sebagai pembersih darah, anti radang dan diuretik. Juga bisa digunakan mengatasi penyakit wanita seperti haid tidak teratur dan keputihan. Selain itu juga dimanfaatkan untuk antihepatitis, antidiabetes, pengobatan masalah kulit, mengatasi ketegangan dan insomnia. Pecut kuda juga bisa digunakan untuk membersihkan luka. Penelitian menunjukkan tanaman ini bersifat toksik terhadap nyamuk Aedes aegyptii dan berpotensi dimanfaatkan sebagai larvasida atau adultisida untuk mencegah penyakit demam berdarah. Pecut kuda juga berkhasiat antioksidan.

RESEP
Radang tenggorokan, batuk
Sediakan 50 g seluruh bagian tanaman pecut kuda segar, 2 buah kencur ukuran sedang, 2 siung bawang putih. Cuci bahan-bahan tersebut, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan ½ cangkir air gula sambil diaduk rata, lalu peras dan saring. Selanjutnya minum air yang terkumpul, lakukan 3 kali sehari selama 3-5 hari.

Keputihan
Cuci 50 g akar pecut kuda segar lalu iris-iris seperlunya. Tambahkan 3 gelas air bersih, lalu rebusan sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring dan air saringannya dibagi untuk dua kali minum, pagi dan sore hari masing-masing ½ gelas.

Hepatitis A
Cuci 5-10 tangkai bunga pecut kuda sampai bersih, lalu potong-potong seperlunya. Tambahkan gula batu secukupnya, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1  gelas. Setelah dingin saring dan air saringannya diminum. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Rematik
Cuci 10-60 g seluruh bagian tanaman pecut kuda segar, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa 1 gelas. Setelah dingiin, saring dan air saringannya diminum sehari 2 kali, masing-masing ½ gelas.

Lengkuas Merah | Leucas lavandulifolia

lengkuas-merah

lengkuas-merah

LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K. Schum) merupakan jenis tumbuhan umbi-umbian yang bisa hidup di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah. lengkuas merah banyak digunakan untuk pengobatan tradisional. Batangnya terdiri dari susunan pelepah daun. Daunnya bulat panjang dimana daun bagian bawah terdiri dari pelepah-pelepah saja sedang bagian atas lengkap dengan helaian daun. Bunganya muncul pada ujung tumbuhan. Lengkuas atau laos ada yang berimpang putih, ada pula yang berimpang merah. Yang merah ukurannya lebih besar dan khasiatnya untuk obat lebih banyak. Tanaman ini memiliki batang semu seperti jahe, tapi tingginya bisa sampai 2 m. Daunnya pun lebih lebar. Lengkuas yang subur panjang daunnya bisa setengah m dan lebarnya 15 cm. Lengkuas dengan bahasa latin (Alpinia galanga, Linn) merupakan jenis tumbuhan umbi-umbian yang bisa hidup di daerah dataran tinggi dan dataran rendah. Lengkuas termasuk tumbuhan tegak yang tinggi batangnya mencapai 2-2,5 m. Bagian yang digunakan adalah rimpang.

Efek farmakologi tanaman tersebut umumnya diperoleh dari rimpang yang mengandung basonin, eugenol, galangan, alpinen, kamfer, methyl cinnamate galangol, dan senyawa flavonoid.

CARA MENDAPATKAN
Perbanyakan dengan anakan atau rimpang. Lengkuas dapat hidup di daerah dataran rendah sampai dataran tinggi, lebih kurang 1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Rimpang

KHASIAT LENGKUAS MERAH
Rimpang Lengkuas merah biasa digunakan untuk mengatasi gangguan perut (mual dan kembung), keputihan, masuk angin, diare, pereda, kejang, dan untuk mengatasi ejakulasi dini, serta potensi menghambat mikroba penyakit kulit.

Delima Putih | Punica granatum L.

delima-putih

delima-putih

MERUPAKAN buah yang unik, kuno, dan mistik. Mempunyai masa hidup yang lama dibudidayakan di daerah Mediterania, sepanjang Himalaya utara, Asia Tenggara, California, dan Arizona di Amerika Serikat. Tanaman delima putih termasuk tanaman perdu dengan batang bulat bercabang duri yang tingginya bisa mencapai 5 m. Daunnya tunggal berbentuk lonjong berwarna hijau, bertepi rata. Bunganya berwarna putih. Buahnya yang bergaris tengah kira-kira 10 cm, warna kulitnya beragam, seperti hijau keunguan, putih, cokelat kemerahan, atau ungu kehitaman. Kadang, terdapat bercak- bercak yang agak menonjol berwarna tebih tua dengan bentuk lanset. Bijinya banyak, kecil-kecil, bentuknya bulat panjang yang bersegi-segi agak pipih, keras, tersusun tidak beraturan, warnanya merah, merah jambu, atau putih.

Dikenal tiga macam delima, yaitu delima putih, delima merah, dan delima ungu. Perbanyakan dengan setek, tunas akar atau cangkok. Tumbuh bnik pada daerah dataran rendah sampai ketinggian 200 m dpl terutama pada tanah gembur dengan suhu 25- 30°C serta kelembaban udara 70-90 persen.

Di Indonesia dikenal dengan beberapa nama, di Sumatera: glima (Aceh), glimeu mekah (Gayo), dalimo (Batak). Daerah Jawa dikenal dengan gangsalan, dalima (Sunda), dhalima (Madura). Di Nusa Tenggara: jeliman (Sasak), talima (Bima), dila dae lok (Roti), lelo kase, rumau (Timor). Di Maluku: dilimene (Kisar). Selain itu memiliki nama asing Shi liu, granaatappel, grenade (Prancis), granatbaum, luru, thap thim, Granada (Spanyol), dan pomegranate.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, akar, kulit buah, kulit kayu, biji, daging buah

KHASIAT DELIMA PUTIH
Dalam sepuluh tahun terakhir sejumlah penelitian terhadap antioksidan, antikarsinogenik dan antiinflamasi dari kandungan senyawa kimia dalam delima putih telah dilaporkan, terutama untuk pengobatan dan pencegahan kanker, penyakit kardiovaskuler, diabetes, disfungsi ereksi, infeksi bakteri antibiotik resisten, kerusakan kulit akibat radiasi UV, infertilitas pria, Azheimer, arthritis dan kegemukan.

Buah Delima mengandung senyawa aktif alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid. Khasiat/penyakit yang dapat diobati: Keputihan, membunuh cacing pita dan bakteri, menghentikan perdarahan, menghilangkan rasa mual, batuk, membunuh kuman, antiarterosklerosis, antihipertensi antidiabetes, antikardiak fibrosis, antikanker prostat, obat infeksi kulit, mengobati paru-paru dan menghambat kerusakan hati.

Cara penyiapan: Setelah dipanen, buahnya dikumpulkan, bijinya dikeluarkan lalu kulitnya dikeringkan. Sebelum digunakan dapat disimpan dalam wadah yang tertutup.

RESEP
Siapkan daun delima putih segar sebanyak 5 g, daun beluntas segar sebanyak 6 g, herba tapak liman sebanyak 5 g, majakan sebanyak 1 g. Semua bahan obat direbus dengan air sebanyak 110 ml, hingga tersisa 100 ml.

Sariawan
1- 2 buah delima segar diambil bijinya, lalu tumbuk hingga hancur. Rendam selama 2 hari, kemudian gunakan airnya untuk berkumur.

Keputihan
30 g kulit delima kering direbus dengan 1 liter air sampai airnya tinggal setengah. Setelah dingin, diminum. Ramuan ini untuk diminum 2 x sehari.

Cacingan pada anak
1 jari akar delima, 1 rimpang temu giring direbus dengan 1 liter air sampai airnya tinggal setengah. Diminum setiap hari 1 gelas sebelum sarapan.

Diare
2 buah delima dibuang kulitnya. panggang sampai kering. Tumbuk sampai menjadi bubuk. Untuk sekali minum dipakai 1 sdm bubuk tsb yang diseduh dengan air panas. Diminum 3 x sehari.

Muntaber pada anak
Haluskan 1 buah pala, 5 jintan, 5 cm kulit delima, dan sedikit jahe. Setelah halus, tambahkan 1 sdt santan kental dan 1 sdt minyak kayu putih. Balurkan pada perut dan dada bayi.

Menurunkan berat badan
2 genggam daun delima muda diremas- remas sambil diberi 1 gelas air matang dan sedikit garam. Peras, diminum 2 x sehari, masing – masing ½ gelas.

Gangguan pencernaan
50 g daun delima segar diseduh dengan air secukupnya. Minum selagi hangat.

Perut kembung
5 helai daun delima kering diseduh dengan 1 gelas air panas. Setelah agak dingin diminum. Ulangi 3 x sehari.

Mencegah masuk angin
Seduh daun teh dan 10 helai daun delima dengan segelas air. Minum selagi hangat. Lakukan 2 x sehari masing – masing 1 gelas.

Boroco | Celosia argentea

boroco

boroco

Nama daerah
Bayam ekor belanda, bayam kucing, kuntha, bayam kasubiki

Tumbuhan tegak, tinggi 30-100 cm. Tumbuh liar di sisi jalan, pinggir selokan, tanah lapang yang telantar. Batang bulat dengan alur kasar memanjang, bercabang banyak, warna hijau atau merah.

Daun ada yang berwarna hijau dan ada yang merah, bentuk bulat telur memanjang, ujung lancip, pinggir bergerigi halus hampir rata.

Bunga berbentuk bulir panjang 3-10 cm, berwarna merah muda, ungu, biji hitam agak cerah, bunga tumbuh di ujung cabang.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis:
Rasa pahit, sejuk, pengobatan radang mata dan hipertensi

Bagian yang dipakai
Biji bunga dan seluruh tanaman, keringkan di bawah sinar matahari untuk disimpan

Kegunaan
Biji: infeksi mata, radang kornea mata, infeksi dalam mata, hipertensi
Bunga: muntah darah, keputihan, obat cuci mata
Seluruh tanaman: berak lendir, berak darah (disentri)

Pemakaian
Biji: 10-30 g
Bunga 30-60 gr
seluruh tumbuhan 30-60 g

Cara pemakaian
Keratitis: 15 g biji boroco direbus bersama hati ayam secukupnya. Makan.
Hipertensi: 30 g biji boroco, rebus dengan 1 gelas air hingga berkurang setengahnya. Bagi 2 untuk 2x minum.
Muntah darah: 30 g bunga boroco segar ditambah daging secukupnya, rebus menjadi sup, makan.
Bunga direbus, airnya untuk cuci mata setelah disaring dengan kertas saring.
Keputihan: 60 g bunga ditambah 60 g daging rebus, minum air dan dagingnya.

Pinang | Areca catechu

pinang

pinang

PINANG adalah sejenis palma yang tumbuh di daerah Pasifik, Asia dan Afrika bagian timur. Nama ilmiah dari tanaman ini adalah Areca catechu, famili Arecaceae. Sebutani pinang di beberapa daerah antara lain adalah pineung (Aceh), pining (Batak Toba), penang (Madura), jambe (Sunda dan Jawa), bua, ua, wua, pua, fua, hua (aneka bahasa di Nusa Tenggara dan Maluku). Batang pinang lurus dan dapat mencapai ketinggian 25 m dengan diameter 15 cm. Pelepah daun berbentuk tabung dengan panjang 80 cm, tangkai daun pendek; helaian daun panjangnya sampai 80 cm, anak daun 85 x 5 cm, dengan ujung sobek dan bergerigi.

Buah pinang berbentuk bulat telur terbalik memanjang, merah oranye, panjang 3,5-7 cm, dengan dinding buah yang berserabut. Biji 1 berbentuk telur, dan memiliki gambaran seperti jala. Biji pinang rasanya pahit, pedas dan hangat serta mengandung 0,3-0,6%, alkaloid, seperti arekolin (C8HnN02), arekolidine, arekain, guvakolin, guvasine dan isoguvasine. Selain itu juga mengandung red tannin 15%, lemak 14% (palmitic, oleic, stearic, caproic, caprylic, lauric, myristic acid), kanji dan resin. Biji segar mengandung kira-kira 50% lebih banyak alkaloid dibandingkan biji yang telah mengalami perlakuan.

KHASIAT PINANG
Biji pinang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit seperti haid dengan darah berlebihan, hidung berdarah (mimisan), koreng, borok, bisul, eksim, kudis, difteri, cacingan (kremi, gelang, pita, tambang), diare dan disentri oleh masyarakat Desa Semayang Kutai-Kalimatan Timur. Selain itu digunakan juga untuk mengatasi bengkak karena retensi cairan (edema), rasa penuh di dada, luka, batuk berdahak, diare, terlambat haid, keputihan, beri-beri, malaria, memperkecil pupil mata.

Biji dan kulit biji bagian dalam dapat juga digunakan untuk menguatkan gigi goyah, bersama-sama dengan sirih. Air rendaman biji pinang muda digunakan untuk obat sakit mata oleh suku Dayak Kendayan, di kecamatan Air Besar Kalimantan Barat. Pinang muda dapat digunakan bersama dengan buah sirih untuk menguatkan gigi. Umbut pinang muda dapat digunakan untuk mengobati patah tulang, dan sakit pinggang. Daun pinang berguna untuk mengatasi masalah tidak nafsu makan. Sabut pinang digunakan untuk gangguan pencernaan, sembelit dan edema.

RESEP
1. Untuk mengatasi penyakit seperti haid dengan darah berlebihan, hidung berdarah (mimisan), koreng, borok, bisul, eksim, kudis, difteri, cacingan (kremi, gelang, pita, tambang), diare dan disentri, biji pinang direbus. Air hasil rebusannya kemudian diminum

2.Pinang muda dapat dikunyah dengan sirih untuk menguatkan gigi.

Keterangan: Mengingat kandungan kimia tanaman pinang yakni alkaloid arekolin mengandung racun dan penenang sehingga tidak dianjurkan untuk pemakaian dalam jumlah besar.

Kunyit | Curcuma domestica

kunyit

kunyit

KUNYIT (Curcuma domestica) termasuk salah satu tanaman rempah dan obat, habitat asli tanaman ini meliputi wilayah Asia khususnya Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami persebaran ke daerah Indo-Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika. Hampir setiap orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya pernah mengkonsumsi tanaman rempah ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakanj jamu atau untuk menjaga kesehatan dan kecantikan. Nama daerah Kunir (Jawa), koneng (Sunda), konyet (Madura). Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin dan bisdesmetoksikurkumin dan zat-zat manfaat lainnya. Kandungan zat: kurkumin, detoksikurkumin, bisdemetoksikurkumin, sisanya minyak asiri, lemak, karbohidrat, protein, pati, vitamin C, garam-garam, mineral (zat besi, fosfor, dan kalsium).

CARA MENDAPAT KUNYIT
Perbanyakan tanaman dengan rimpang ini dapat dilakukan dengan cara memilih rimpang indukan yang bermata tunas 2-3 mata tunas kemudian disemai pada media semai. Perawatannya meliputi pemupukan pengendalian gulma dan hama penyakit, pembumbunan tanaman. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-2.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Rimpang.

KHASIAT KUNYIT
Pemberian kunyit bermanfaat menghambat terjadinya degenerasi albuminosa pada ginjal mencit (tikus putih kecil) Balb/c yang diberi parasetamol, kurkumin pada kunyit berpotensi sebagai antifertilitas dan penolak nyamuk. Khasiat lain dari kunyit antara lain: Bagian rimpangnya untuk mengobati diabetes mellitus, tifus, usus buntu, disentri, sakit keputihan, haid tidak lancar, perut mulas saat haid, memperlancar ASI, penyakit cangkrang, amandel, berak lendir, dan morbili.

1. Diabetes mellitus
3 rimpang kunyit, ½ sendok teh garam. Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum 2 kali seminggu ½ gelas.

2. Tifus
2 rimpang kunyit, 1 bonggol sere, 1 lembar daun sambiloto. Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk halus dan dipipis, kemudian ditambah 1 gelas air masak yang masih hangat, dan di saring. Cara menggunakan: Diminum, dan dilakukan selama 1 minggu berturut-turut.

3. Usus buntu
1 rimpang kunyit, 1 butir buah jeruk nipis, 1 potong gula kelapa/aren, garam secukupnya. Cara membuat: Kunyit diparut dan jeruk nipis diperas, kemudian dicampur dengan bahan yang lain dan disedu dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring. Cara menggunakan: Diminum setiap pagi setelah makan, secara teratur.

4. Disentri
1-2 rimpang kunyit, gambir dan kapur sirih secukupnya. Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas keiiiudten disaring. Cara menggunakan: Diminum dan diulangi sampai sembuh.

5. Sakit Keputihan
2 rimpang kunyit, 1 genggam daun beluntas, 1 gagang buah asam,l potong gula kelapa/aren. Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian di saring. Cara menggunakan: Diminum 1 gelas sehari.

6. Haid tidak lancar
2 rimpang kunyit, ½ sendok teh ketumbar, ½ sendok teh biji pala, ½ genggam daun srigading. Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk halus kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Cara menggunakan: Diminum 1 gelas sehari.

7. Perut mulas pada saat haid
1 rimpang kunyit sebesar 4 cm, 1 rimpang jahe sebesa 4 cm, 1/2 rimpang kencur sebesar 4 cm. Cara membuat: Semua bahan tersebut dicuci bersih dan diparut untuk diambil airnya, kemudian di tambah dengan perasan jeruk nipis, diseduh dengan ½ gelas air panas dan disaring. Cara menggunakan: Ditambah garam dan gula secukupnya, dan diminum pada hari pertama haid.

8. Memperlancar ASI
1 rimpang kunyit. Cara membuat: Kunyit ditumbuk sampai halus. Cara menggunakan: Dioleskan sebagai kompres di seputar buah dada 1 kali setiap 2 hari.

9. Cangkrang (Waterproken)
2 rimpang kunyit, 1 genggam daun eceng, Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk sampai halus. Cara menggunakan: Dioleskan pada bagian yang kena cangkrang.

10. Amandel
1 rimpang kunyit, 1 butir jeruk nipis, 2 sendok madu. Cara membuat: Kunyit diparut, jeruk diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu dan ½ gelas air hangat, diaduk sampai merata dan disaring. Cara menggunakan: Diminum secara rutin 2 hari sekali.

11. Berak lendir
1 rimpang kunyit, 1 potong gambir, ¼ sendok makan kapur sirih. Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring. Cara menggunakan: Diminum 2 kali sehari ½ gelas, pagi, dan sore.

12. Morbili
1 rimpang kunyit dan 1 rimpang dringo, bangle. Cara membuat: Kedua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus. Cara menggunakan: Dioleskan pada seluruh badan sebagai bedak.

Jali | Coix lachrima-jobi

jali

jali

Telah dibudidayakan atau tumbuh liar di hutan, sawah, ladang, dan tanah kosong yang telantar. Tumbuh pada tanah lembap dan terkena cahaya matahari, dari dataran rendah sampai 1.000 m di atas permukaan laut.

Rumput setahun atau menahun, berumpun banyak, batang tegak dan besar, tinggi 1-3 m, sukar dicabut, akarnya kasar. Daun letak berseling, helaian daun berbentuk pita, panjang 8-100 cm, lebar 1,5-5 cm, ujung runcing, pangkal memeluk batang, tepi kasar dan kasap, tulang induk menonjol di punggung daun. Bunga keluar dari ketiak daun, berbentuk buli. Buahnya buah batu, bulat lonjong, bila tua berwarna putih atau biru-ungu, berkulit keras. Jenis yang dibudidayakan buahnya lunak dan dapat dibuat bubur, sedang jenis liar buahnya keras dan dapat dipakai sebagai anak kalung. Varietas yang terbaik untuk pengobatan adalah Coix lachrima-jobi.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Akar: manis, tawar, dan sedikit dingin, masuk meridian limpa. Menguatkan limpa peluruh kencing, antiradang, mematikan serangga.

Biji: manis, tawar, sedikit dingin, masuk meridian limpa, paru dan ginjal. Memperkuat limpa dan paru, menghilangkan lembap, peluruh kencing, antirdang, membantu penyerapan, mengeluarkan nanah, dan menyembuhkan bisul.

Kandungan kimia
Buah: protein, lemak, karbohidrat, vitamin B1
Biji: asam amino, coixol, coixenolide, coicin
Daun: alkaloid
Akar: Coixol asam palmitate, asam stearat, stigmasterol, betha dan gamma-sitosterol, potassium chlorida, glucose, asam amino, tajin, phytin, dan vitamin B1.

Bagian yang dipakai:
biji, akar, daun. Akar setelah dicuci, dijemur. Buah yg tua setelah dikumpulkan, kulitnya dibuang dan isinya dijemur. Bisa dipakai segar atau yang telah dikeringkan.

Kegunaan:
Akar:
infeksi dan batu saluran kencing, kencing sedikit, kencing bernanah
bengkak, beri-beri
tidak datang haid, keputihan
sakit kuning, abses paru, cacingan

Biji:
abses paru, sakit usus buntu
diare karena limpa lemah, radang usus kronis
bengkak, beri-beri
rematik, sakit tulang, sakit sendi
keputihan
tumor saluran pencernaan seperti kanker lambung, kanker paru, kanker mulut rahim, chorionic epithelioma
kutil, eczema

Daun:
meningkatkan kondisi tubuh

Ginkgo Biloba

ginkgo-biloba

ginkgo-biloba

Ginkgo biloba atau pak ko adalah biji dari tanaman berkhasiat yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Walaupun ginkgo biloba berasal dari Asia, jenis biji ini banyak dimanfaatkan di Amerika, Jerman, dan negara-negara maju lainnya. Di negara-negara tersebut ginkgo biloba telah dijadikan tablet dan pil. Hasil penelitian ahli menerangkan bahwa ginkgo biloba dapat meningkatkan sirkulasi darah ke otak. Oleh karena itu, ginkgo biloba dapat mencegah stroke, memperbaiki daya ingat, dan mencegah pikun. Ahli lainnya telah membuktikan bahwa ginkgo biloba berhasil mengatasi impotensi, khususnya gangguan ereksi. Khasiat lainnya adalah mencegah pikun, beser mani, keputihan, memperlancar suplai darah penis, mengatasi asma, stroke, radang tenggorokan, disentri, diare, lever, demam, bronkitis, kurang nafsu makan, meningkatkan fungsi ginjal, membasmi cacing, menghilangkan flek-flek hitam, menghaluskan kulit, melancarkan peredaran darah, mengatasi ejakulasi dini, menurunkan kolesterol, dan lain-lain.

Bunga Tasbih | Canna lily

bunga-tasbih

bunga-tasbih

Nama daerah
Ganyong hutan (Indonesia, Melayu), ganyong wana, ganyong alas (Jawa), ganyol leuweung (Sunda), puspanyindra

Uraian tanaman
Terna besar, tahunan, tinggi mencapai 2 m, dalam tanah mempunyai rimpang yang tebal seperti umbi. Daun besar dan lebar, menyirip jelas warna hijau (ada yang berwarna tengguli). Bunga besar dengan warna-warna cerah (merah, kuning), tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan. Buah berupa buah kendaga, biji banyak, bulat.
Hampir selalu ditanam sebagai tanaman hias, tapi tumbuh liar di hutan dan daerah pegunungan sampai ketinggian ± 1.000 m dari permukaan laut.

Jenis lain, Canna edulis Ker. Gawl. (Ganyong) mempunyai kelopak bunga lebih kecil, daun hijau tengguli dengan pinggir lebih tengguli. Ditanam sebagai tanaman hias, rimpangnya dapat dimakan, di Australia sebagai penghasil tepung yang dikenal sebagai arrowroot of Queensland.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa agak manis, sejuk, penurun panas, menurunkan tekanan darah, penenang (tranquilizer).

Kandungan kimia
Rimpang mengandung 6 substansi phenol, 2 terpene dan 4 coumarin, pati, glucose, lemak, alkaloid, dan getah.

Bagian yang dipakai
Akar, rimpang (segar atau kering), bunga (kering)

Kegunaan
Penurun panas (antipiretik), tekanan darah tinggi, disentri kronis, haid banyak, keputihan, sakit kuning, batuk darah

Pemakaian:
15-30 g rimpang kering atau 30-60 g rimpang basah
10-15 g bunga

Pemakaian luar:
Lumatkan rimpang segar, tempelkan ke tempat yang sakit.

Cara pemakaian:
Hepatitis akut: Minum rebusan akar tasbih: 60-120 g sehari, dibagi 2x minum, selama 20 hari, maksimal 47 hari.

Menghentikan perdarahan: 10-15 g bunga tasbih direbus lalu diminum
Keputihan: 15-30 g akar tasbih + ketan + daging ayam ditim

Rumput Teki | Cyperus rotundus

rumput-teki

rumput-teki

Terna menahun, tinggi 15-95 cm. Tumbuh liar di tempat terbuka atau sedikit terlindung dari sinar matahari pada lapangan rumput, pinggir jalan, tanah telantar, tegalan atau di lahan pertanian yang tumbuh sebagai gulma yang sukar diberantas. Terdapat dari 1-1.000 m di atas permukaan laut, pada bermacam-macam tanah. Batang tumpul segitiga, tajam.

Daun 4-10 helai berjejal pada pangkal batang membentuk rozet akar, dengan pelepah daun tertutup tanah.

Helaian daun berbangun pita, bertulang sejajar, tepi rata, permukaan atas berwarna hijau mengkilap. dengan panjang 10-60 cm, lebar 2-6 mm. Rimpang (umbi) menjalar, berbentuk kerucut yang besar pada pangkalnya, kadang-kadang melekuk, warnanya cokelat, berambut halus berwarna cokelat atau cokelat hitam, keras, wangi, panjang 1,5-4,5 cm dengan diameter 5-10 mm. Bunga berbentuk bulir dengan 3-10 bulir kecil yang mempunyai 8-25 bunga yang berkumpul berbentuk payung, warnanya kuning atau cokelat kuning. Buahnya buah batu, kecil, bentuknya memanjang sampai bulat telur terbalik.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa pedas, sedikit pahit, manis, netral. Masuk meridian hati dan san ciao, Menormalkan siklus haid (regulated menses), melancarkan vital energi dan penyakit-penyakit pada wanita (gynecological diseases).

Kandungan kimia
Berisi 0,3-1% minyak menguap yang isinya bervariasi tergantung daerah asal tumbuhnya. Yang berasal dari Cina berisi cyperene dan patchoulenone. Yang berasal dari Jepang berisi cyperol, cyperene I & II, alfa-cyperene, cyperotundone dan cyperolone. Juga mengandung alkaloid, glikosida jantung dan flavonoid.

Bagian yang dipakai
Rimpang

Kegunaan
Sakit dada, sakit iga
Sakit sewaktu haid, datang haid tidak teratur
Luka terpukul, memar
Gatal-gatal di kulit, bisul
Perdarahan dan keputihan
Bengkak akibat retensi cairan (edema)
Gangguan fungsi pencernaan, seperti mual, muntah, nyeri lambung dan perut.

Pemakaian
Untuk minum: 5-10 g umbi digodok atau dijadikan bubuk/pil.

Pemakaian luar: Digiling menjadi bubuk, lalu ditaburkan ke tempat sakit atau dijadikan salep, atau diiris tipis-tipis dan ditempelkan ke tempat yang sakit.

Cara pemakaian
Bisul: Teki segar dicuci bersih lalu digiling halus, dan ditempelkan ke tempat yang sakit.
Busung/bengkak: 3 jari rimpang teki dicui bersih lalu digiling halus, seduh dengan 3/4 cangkir air panas, suam-suam kuku disaring, lalu diminum dengan madu. Sehari 2 kali.
Haid tidak teratur dan sakit: 6-9 g umbi digodok, minum. Akan menyebabkan haid menjadi teratur dan menghentikan perdarahan.

Cempaka Putih | Michelia alba

cempaka-putih

cempaka-putih

DIKENAL juga dengan kantil (Jawa), cempaka bodas (Sunda), campaka (Madura), jeumpa gadeng (Aceh) campaka putieh (Minangkabau), sampaka mopusi (Mongondow), bunga eja kebo (Makasar), bunga eja mapute (Bugis), capaka bobudo (Ternate), capaka bobulo (Tidore).

Pohon cempaka putih (Michelia alba Dc) mempunyai tinggi yang mampu mencapai 30 m dan mempunyai batang yang berkayu. Pada ranting-ranting pohon cempaka putih biasanya ditumbuhi bulu-bulu halus berwarna keabu-abuan. Daunnya tunggal berbentuk bulat telur dan berwarna hijau. Tangkai daun lumayan panjang, mencapai hampir separuh panjang daunnya. Cempaka putih mempunyai bunga berwarna putih yang memiliki bau harum yang khas.

Tanaman yang dimitoskan sebagai rumah kuntilanak ini jarang ditemukan mempunyai buah karena itu perbanyakan dilakukan secara vegetatif.

CARA MENDAPATKAN CEMPAKA PUTIH
Tanaman yang dimitoskan sebagai rumah kuntilanak ini jarang ditemukan mempunyai buah karena itu perbanyakan dilakukan secara vegetatif dengan distek atau dicangkok.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Bunga, daun, batang dan akar

KHASIAT CEMPAKA PUTIH
Cempaka putih memiliki sifat khas manis, pedas, dan menghangatkan. Tumbuhan ini sering digunakan pada pengobatan tradisional sebagai obat maag atau asam lambung, penghilang bau mulut, dan obat gatal yang ditimbulkan oleh mikroba. Bunga berkhasiat sebagai antimikroba , mengobati bronkhitis, batuk, demam prostat dan keputihan. Daun mengandung alkaloid mikelarbina dan liriodenina untuk mengobati bronkhitis, infeksi saluran kemih, diuretik dan sebagai antioksidan. Batangnya digunakan untuk mengobati demam, sipilis, gonorrhea dan malaria. Akar untuk infeksi saluran kemih, mengobati sinusitis, batuk rejan dan berdahak.

RESEP
Cara penyiapan bunga direbus dengan airnya dipakai untuk mandi, pemakaian dalam 15-30 g daun atau bunga kering, direbus lalu airnya diminum

Sinusitis
30 g bunga cempaka putih kering, 30 g daun mint/menthol, 2 batang daun bawang putih direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 o airnya diminum untuk 2 kali sehari masing-masing 200 cc.

Vertigo (kepala pusing)
5-7 kuntum bunga cempaka putih kering direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.

Perut kembung
5 kuntum bunga cempaka putih, 5 g kulit jeruk keprok atau jeruk mandarin kering, 3 butir kapulaga, 15 g jahe direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian disaring dan diminum selagi hangat.

Keputihan
30 g bunga cempaka putih kering, 60 g jali (direndam dahulu hingga lembut), 15 g kulit delima kering direbus dengan air secukupnya dan air rebusannya diminum selagi hangat sedangkan jalinya dimakan.

Radang saluran pernapasan
15 g daun cempaka putih, 15 g pahap (umbi bunga lili), 5 g kulit jeruk mandarin kering direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc lalu airnya diminum selagi hangat; atau 15 g bunga cempaka putih kering ditambahkan air secukupnya lalu ditim, kemudian airnya ditambahkan madu secukupnya dan diminum selagi hangat. Lakukan secara teratur.

Pembesaran prostat
30 g daun cempaka putih kering, 30 g daun kumis kucing segar, dan 30 g daun sendok segar direbus dengan air 700 cc hingga tersisa 300 cc, lalu airnya diminum selagi hangat.

Batuk rejan, batuk berdahak
5-7 kuntum bunga cempaka putih, 10 g jahe, 10 g kulit jeruk mandarin kering direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc,tambahkan madu secukupnya dan diminum Lakukan dua kali sehari masing-masing 150 cc.

Aprikot | Prunus armeniaca

aprikot

aprikot

Kandungan
a. carotenoids
b. fiber

Manfaat
a. membantu memperkuat sistem respirasi
b. membantu mencegah terjadinya batuk dan asma
c. membantu menyembuhkan diare
d. meregenerasi cairan dalam tubuh
e. sarana detoksifikasi racun yang paling ampuh
f. digunakan untuk melawan perkembangan tumor dan kanker
g. mengontrol tekanan darah
h. bagus untuk mengatasi mata merah
i. menjaga kesehatan otak
j. memperlambat proses penuaan
k. membantu melancarkan siklus haid
l. membantu mengatasi masalah kewanitaan seperti keputihan, bau tidak sedap, dan lain-lain
m. menghentikan kebiasaan merokok

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by