jaundice

Jukut Pendul | Kyllinga brevifolia

jukut-pendul

jukut-pendul

NAMA DAERAH: Jukut pendul, teki (Sunda)

URAIAN TANAMAN:
Terna menahun, tinggi 7-20 cm, wangi. Tumbuh pada tanah lembab di sisi jalan, tanah terlantar. padang rumput. 0ari dataran rendah sampai 2.600 m di atas permukaan laut.

Tumbuh berkumpul, dengan rimpang yang pendek dan merayap, letaknya sedikit dibawah permukaan tanah, mengeluarkan batang tegak bersegi tiga, pejal, berdaun hanya didekat pangkalnya.

Daun pangkal batang, 2-4, bangun garis, panjang menyempit dengan ujung runcing, pujjjdiig 3-10 cm, lebar 1,3-4 mm, warnanya hijau tua, agak kasap.
Bunga bentuknya bundar memanjang mirip bongfcol, warnanya hijau muda panjang 4-8 mm. Buah bulat memanjang; sedikit gepeng, warnanya coklat muda.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS :
Rasa pedas, netral. Penurun panas (anti piretik), anti radang, peluruh kemih (diuretik), menghilangkan batuk (antitusif), mengencerkan dahak.

KANDUNGAN KIMIA:
Minyak terbang

BAGIAN YANG DIPAKAI :
Seluruh tanaman

KEGUNAAN :
Selesma, radang saluran napas (bronchitis), batuk rejan (pertusis).
Malaria, disentri basiler.
Sakit kuning (icteric hepatitis)
Kencing berlemak (chyluria).
Rematik, luka terpukul, luka berdarah
Pemakaian luar untuk: Gigitan ular, gatal-gatal (pruritus), koreng, bisul

PEMAKAIAN :
Untuk minum:
30-60 gr rumput segar digodok. atau ditumbuk halus lalu diperas, airnya diminum.

Pemakaian luar:
Rumput segar dilumatkan, dibubuhkan ketempat yang sakit atau digodok dan air godokan- nya dipakai untuk cuci.

CARA PEMAKAIAN :
Batuk rejan, bronchitis, batuk : 60 gr rumput segar dicuci bersih, lalu digodok dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. dibagi untuk 2 kali minum.

Malaria : 60 gr rumput segar digodok. diminum 4 jam sebelum gejala/serangan timbul.

Air kemih berlemak (chyluria): 60 gr jukut pendul ditambah 60 gr buah Euphoria longan (lengkeng), digodok, minum.

Disentri: 30-45 gr rumput segar setelah dicuci bersih ditambah air dan gula secukup- nya, lalu ditim selama 1 jam, minum.

Gatal-gatal di kulit : Tumbuhan segar digodok, airnya untuk cuci.

Radang mulut pada anak-anak : 30 gr akar dan batang jukut pendul digodok dengan air. Airnya dipakai untuk menyeduh madu secukupnya lalu diminum.

Rematik : 30-60*gr rumput segar digodok, minum.

Tulang patah, luka berdarah : Rumput segar setelah dicuci bersih ditumbuk sampai halus dan dibalur ketempat yang sakit lalu dibalut. Sehari diganti 2 kali.

Sakit kuning : 30-60 gr rumput segar dicuci bersih, lalu digodok , minum.

Sakit perut karena peredaran darah tidak lancar: 30 gr jukut pendul dicuci bersih lalu digodok, minum.

Semanggi Gunung | Hydrocotyle sibthorpioides

semanggi-gunung

semanggi-gunung

Nama daerah
Pegagan embun, antanan beurit, antanan lembut (Sunda); Andem, katepan, rendeng, semanggi (Jawa), take cena (Madura), salatun, tikim, patikim

Uraian tanaman
Tumbuhan merayap, ramping, subur di tempat yang lembap, terbuka maupun teduh di pinggir jalan, pinggir selokan, lapangan rumput dan tempat lain sampai setinggi kira-kira 2.500 m dpl. Batang lunak, berongga, panjang 45 cm atau lebih, daun tungal berseling, bertangkai panjang, bentuk bulat atau reniform dengan pinggir terbagi menjadi 5-7 lekukkan dangkal, warna hijau. Bunga majemuk bentuk bongkol, keluar dari ketiak daun, warna kuning.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa manis sedikit pedas, sejuk. Menghilangkan bengkak (antiswelling), antiradang, peluruh air seni, antibiotika, penurun pans, menetralisir racun, peluruh dahak.

Kandungan kimia
Mengandung minyak menguap, coumarin, hyperin

Bagian yang dipakai
Seluruh tanaman segar atau kering

Kegunaan
Sakit kuning
Pengecilan hati dengan busung
Batuk dan sesak napas
Sariawan, radang tenggorok, infeksi amandel
Infeksi telinga tengah

Pemakaian
10-60 g direbus, minum

Pemakaian luar
Bisul, gumpalan darah (haematoma), koreng di kepala: Lumatkan tumbuhan segar, bubuhkan ke tempat yang sakit

Cara pemakaian
Sesak napas (asma): 10-15 g herba segar direbus, minum, tumbuk, peras, minum airnya
Batu saluran kencing: 30-60 g herba segar direbus, minum
Kencing kurang lancar: 30 g herba segar direbus, kemudian ditambah 30 g gula pasir, minum
Radang tenggorok: 30-60 g herba segar direbus, tambah garam sedikit, minum: atau tumbuk, peras, minum airnya
Sakit kuning: 30-60 g ditambah air dan arak ketan sama banyak secukupnya, ditim, 2x sehari, selama 3-5 hari
Amandel: dipakai sebagai obat kumur

Adverse effect (khasiat yang menyimpang): Walaupun sangat jarang, kadang terjadi leucopenia (penurunan jumlah sel darah putih), selama pemakaian obat ini, yang segera normal kembali setelah obat dihentikan

Sukun | Artocarpus comunis

sukun

sukun

SUKUN dengan nama latih Artocarpus comunis merupakan tumbuhan besar berupa pohon yang ketinggiannya dapat mencapai 30 m. Dilaporkan terdapat dua jenis sukun yaitu sukun yang berbiji dan tanpa biji. Buah sukun berwarna hijau, bersudut, bergores dengan ukuran sebesar kepala anak kecil. Batang sukun besar dan lurus dengan tajuk renggang, bercabang mendatar. Daunnya besar (20-40 x 20-60 cm),tersusun berselang-seling, berbagi menyirip dalam, liat agak keras seperti kulit, hijau tua mengkilap pada bagian sisi atas serta kusam, kasar dan berbulu halus pada bagian bawah. Seluruh bagian tanaman sukun mengeluarkan getah putih bila dilukai. Bunga muncul di ketiak daun dekat ujung ranting. Bunga jantan dalam bulir berbentuk panjang yang menggantung berwarna hijau muda dan menguning bila masak, serbuk sari berwarna kuning dan mudah diterbangkan angin. Bunga majemuk betina berbentuk bulat atau agak silindris berwarna hijau.

CARA MENDAPAT SUKUN
Sukun dengan biji dapat diperbanyak dengan menggunakan bijinya dan setelah 6 tahun akan berbuah. Sukun tanpa biji diperbanyak tidak dari bijinya melainkan secara tanpa kawin misalnya dengan cara mengiris akarnya hingga muncul tunas baru, lalu tunas yang telah tumbuh dapat dipindahkan.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Kulit, daun, bunga

KHASIAT SUKUN
Kulit sukun tanpa biji digunakan sebagai bahan minuman untuk wanita nifas untuk mencairkan darah. Daun sukun digunakan untuk mengobati penyakit kulit, sakit pembesaran limfa, dan sakit kuning. Selain itu daun sukun dilaporkan memiliki efek anti-inflamasi (senyawa yang dilaporkan memiliki efek ini ialah arcommunol E, 5′-geranyl-3,4,2′,4′-tetrahydroxychalcone, dan S’-geranyl-3,4,2’,4’-tetrahydroxydihydrochalcone), menghambat iradiasi UV. Sedangkan bunganya digunakan untuk mengobati sakit gigi.

RESEP
Abu daun sukun yang dibakar dicampur dengan sedikit minyak kelapa dan kunyit untuk mengobati penyakit kulit yaitu dengan cara menempelkan pada bagian yang sakit.

Daun tua sukun dipanggang di atas api kemudian diremas dengan air untuk mengobati sakit pembesaran limfa.

Bunga sukun dibakar sampai menjadi arang lalu dioleskan pada gigi yang sakit.

Lima lembar daun sukun yang sudah tua dan segar dicuci lalu direbus dengan 3 gelas ari sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas dan berwarna merah tua. Setelah dingin air rebusan ini diminum 1 gelas sebanyak dua kali sehari untuk mengobati sakit kuning.

Buah yang masih muda dimasak sebagai sayur atau irisannya dapat digoreng atau dipanggang di atas api.

Biji sukun juga dimakan setelah dibenamkan dalam abu panas atau direbus.

Kelor | Moringa oleifera

kelor

kelor

Deskripsi
Batang berkayu (lignosus), tegak, berwarna putih kotor, kulit tipis, permukaan kasar. Percabangan simpodial, arah cabang tegak atau miring, cenderung tumbuh lurus dan memanjang.

Daun majemuk, bertangkai panjang, tersusun berseling, beranak daun gasal, helai daun saat muda berwarna hijau muda.
Buah kelor berbentuk panjang bersegi tiga, panjang 20-60 cm, buah muda berwarna hijau, setelah tua menjadi cokelat, berbentuk biji bulat. Berbuah setelah berumur 12-18 bulan. Akar tunggang, berwarna putih, membesar seperti lobak. Perbanyakan bisa secara generatif (biji) maupun vegetatif (setek batang). Tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi sampai di ketinggian ± 1000 m dpl, banyak ditanam sebagai tapal batas atau pagar di halaman rumah atau lading.

Nama daerah
Kelor (Indonesia, Jawa, Sunda, Bali, Lampung), kerol (Buru); marangghi (Madura), molting (Flores), kelo (Gorontalo), keloro (Bugis), kawano (Sumba), ongge (Bima), hau fo (Timor).

Khasiat
Mengobati sakit kuning, rematik, pegal linu, rabun ayam, sakit mata, sukar buang air kecil, alergi, cacingan, luka bernanah.

Bagian yang dipergunakan
Daun dan gagang daun

Meniran | Phyllanthus niruri

meniran

meniran

MENIRAN ialah tanaman semak semusim dengan tinggi sekitar 30 sampai 60 cm. Tanaman ini termasuk famili Euphorbiaceae, banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis. Tumbuh dengan baik pada daerah yang lembab di dataran rendah hingga daerah dengan ketinggian 1.000 m dpl. Memiliki morfologi tumbuh tegak bercabang, daun tunggal dengan letak berseling, helaian daun bundar telur sampai bundar memanjang dengan ujung tumpul dan pangkal membulat, buahnya berbentuk bulat pipih dan licin dengan biji kecil, keras, berbentuk ginjal, dan berwarna cokelat. Nama latin dari meniran ialah Phyllanthus niruri.

KHASIAT MENIRAN
Meniran memiliki aktivitas sebagai hepatoprotektor (penjaga fungsi hati), antihepatitis, dan antioksidan. Ekstrak metanol meniran dilaporkan memiliki aktivitas antiplasmodia [menghambat patogenisitas atau kemampuan yang dimiliki oleh bibit penyakit untuk membuat orang menjadi sakit dari plasmodium atau genus protozoa parasit), senyawa corilagin (salah satu senyawa polimer dari asam galat) dari meniran memiliki aktivitas antihiperalsesia (peredam rasa nyeri yang hebat). Secara empiris meniran digunakan sebagai obat sakit kuning, malaria, ayan, demam, batuk, disentri, luka, dan jerawat.

RESEP
Sakit Kuning: 16 tanaman meniran (akar, batang, daun) dicuci dan ditumbuk halus lalu direbus dengan 2 gelas air susu sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Rebusan disaring dan diminum setiap hari.

Malaria: 7 batang tanaman meniran, 5 bunga cengkih kering, dan 1 potong kayu manis dicuci lalu ditumbuk hingga halus. Bahan yang telah halus direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Rebusan disaring dan diminum 2 kali sehari.

Ayan: 17-21 batang tanaman meniran dicuci bersih kemudian direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal ± 2,5 gelas. Rebusan disaring dan diminum 1 kali sehari sehari 3/« gelas selama 3 hari berturut-turut.

Demam: 3-7 batang tanaman meniran lengkap dicuci bersih kemudian diseduh dengan 1
gelas air panas. Seduhan disaring kemudian diminum sekaligus.

Batuk: 3-7 batang tanaman meniran lengkap dicuci bersih kemudian ditumbuk hingga halus.
Bahan diberi 3 sendok air masak dan 1 sendok madu lalu dicampur hingga merata. Ramuan
diminum sekaligus dan dilakukan 2 kali sehari.

Haid berlebihan: 3-7 potong akar meniran kering ditumbuk halus lalu direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Ditambahkan 1 gelas air tajin ke dalamnya dar* diaduk sampai rata. Ramuan disaring dan diminum 2 kali pagi dan sore.

Disentri: 17 batang tanaman direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Rebusan disaring dan aimya diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

Luka koreng: 9-15 batang dicuci bersih dan ditumbuk halus kemudian direbus dengan 1 cerek air. Air rebusan dalam keadaan hangat-hangat dipakai untuk mandi

Jerawat: 7 Batang tanaman meniran dan 1 rimpang umbi kunyit (4 cm) dicuci sampai bersih dan ditumbuk sampai halus. Bahan kemudian direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Rebusan disaring dan diminum.

Bunga Nusa Indah | Mussaenda pubescens

bunga-nusa-indah

bunga-nusa-indah

BUNGA NUSA INDAH memiliki nama latin Mussaenda philippica yang merupakan tanaman perdu yang berasal dari Filipina. Tanaman ini sering dijumpai di halaman muka rumah sebagai tanaman hias. Bunga nusa indah mudah berkembang dengan waktu yang singkat. Ciri-ciri umumnya memiliki tinggi 3-4 m, akar tunggang berwarna putih kotor, batangnya tegak berkayu memiliki percabangan simpodial dan berwarna putih kotor. Bentuk daunnya lonjong, ujung dan pangkalnya meruncing, panjang 5-10 cm lebar 3-5 cm, berbulu, tangkai panjang. Bunga majemuk, tangkai putih berbentuk silindris, mahkota berbentuk segilima, berwarna putih dan merah.

Tanaman ini selain sebagai tanaman hias yang cantik juga memiliki khasiat sebagai obat, bagian yang dapat digunakan adalah batang, akar, dan daun. Secara umum kandungan kimia yang terkandung dalam bunga nusa indah adalah stigmasterol, arjutwlic acid, b-sitosterol, saponin, dan flavanoid. Bunga nusa indah spesiesnya beragam.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Bunga, akar, daun, batang

KHASIAT BUNGA NUSA INDAH
Secara umum berkhasiat sebagai obat deman, batuk, flu, disentri akut, radang usus, ginjal, bronchitis, sakit tenggorokan, pendarahan kandungan, kencing tidak lancar, dan mencegah dan mengatasi kanker payudara. Kelopak bunga Mussaenda frondosa L juga mengandung senyawa aktif antioksidan yaitu flavonoid isokuercitrin (I).

RESEP
Mencegah dan mengatasi kanker payudara
15 sampai 30 gram batang nusa indah kering atau 30 sampai 60 g yang segar dan 30 g herba tapak dara direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Ramuan kemudian disaring dan airnya diminum.

Mengobati penyakit batuk, kuning, sakit kepala
Minum air rebusan dari bagian bunga, akar, atau daunnya (5,6).

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by