influenza

Lenglengan | Leucas lavandulifolia

lenglengan

lenglengan

LENGLENGAN memiliki nama latin Leucas lavandulifolia Smith atau sinonimnya Leucas -linifolia, Spreng. Di beberapa tempat di Indonesia dikenal dengan nama paci-paci (Sunda), sarap nornor (Madura), daun setan, lingko-lingkongan, nienglengan, plengan (Jawa), gofu hairan (Ternate), dan laranga (Tidore). Tanaman ini dapat ditemukan dari dataran cndah sampai ketinggian kurang dari 1.500 m dpi. Terna semusim, tegak, tinggi 20-60 cm. Batang berkayu, berbuku-buku, bentuknya segi empat, bercabang, berambut halus, warnanya hijau. Daun tunggal, letak berhadapan, bertangkai. Helaian daun bcntuknya lanset, ujung dan pangkainya runcing, tepi bergerigi, panjang 1,5-10 cm, lebar 2-10 mm, warnanya hijau muda. Bunga kecil-kecil, warnanya putih berbcntuk lidah, tumbuh tersusun dalam karangan semu yang padat. Buahnya buah batu, warnanya cokelat. Biji bulat, kecil, warnanya hitam. Lenglengan tumbuh liar di tanah kering sepanjang tepi jalan atau tanah telantar.

Senyawa kimia yang terkandung di dalam lenglengan di antaranya adalah citral, citronelal linalool, linail asetat, borneol, dan p-sitosterol. Senyawa (β-sitosterol bermanfaat membantu menjaga kesehatan prostat dan kandung kemih.

CARA MENDAPATKAN LENGLENGAN
Perbanyakan tanaman ini dengan biji. Perawatannya dengan cara penyiraman yang cukup, pemupukan terutama pupukdasar, dan pengendalian gulma. Tanaman ini dapat tumbuh pada dataran rendah hingga ketinggian kurang dari 1.500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, batang, akar

KHASIAT LENGLENGAN
Lenglengan diketahui dapat mengobati insomnia, sakit kepala, influenza, batuk, batuk rejan, difteri, jantung berdebar, melancarkan datang bulan, gangguan pencernaan, cacingan, diabetes, kejang, ayan (epilepsi). Berdasarkan penelitian diketahui lenglengan berpotensi sebagai antioksidan, melindungi lambung, dan memiliki aktivitas hipoglikemia (menurunkan kadar gula darah) sehingga dapat dimanfaatkan pada pengobatan diabetes.

RESEP
Sukar tidur
15 g daun segar dicuci bersih lalu direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin disaring dan dibagi menjadi 2 bagian. Minum pagi dan sore.

Sukar tidur, rasa gelisah
Bantal kepala untuk tidur diisi dengan daun yang telah dikeringkan.

Epilepsi
¾ genggam daun segar dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1½ gelas. Setelah dingin disaring, minum dengan air gula secukupnya. Sehari 3 x ½ gelas.

Kejang panas pada anak
1 genggam daun segar dicuci lalu digiling halus, tambahkan air garam secukupnya. Aduk sampai menjadi adonan seperti bubur, lalu digunakan untuk menggosok dan melamur badan anak yang sedang kejang.

Sakit kepala
1 genggam daun segar dicuci lalu digiling halus, tambahkan 1 cangkir air bersih. Dipakai untuk mengompres kepala dengan handuk kecil yang dibasahi dengan ramuan tadi, lakukan 3 kali sehari.

Batuk rejan
1 batang tana man berikut akamya dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1½ gelas. Setelah dingin disaring, minum dengan air gula seperlunya. Sehari 3x½ gelas.

Difteri
½ genggam daun berikut bunga lenglengan, ⅓ genggam daun jinten, 1 jari asam trengguli, 1 sendok teh adas, ¾ jari pulosari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1½ gelas. Setelah dingin disaring, dipakai untuk berkumur dalam mulut dan tenggorokan selama 2-3 menit, lalu dibuang.

Cacing kremi
3/5 genggam daun segar dicuci lalu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1½ gelas. Setelah dingin disaring, minum dengan madu seperlunya. Sehari 2 x ¾ gelas.

Jantung berdebar
3 genggam daun dicuci lalu direbus dengan 15 liter air bersih sampai mendidih selama 15 menit, Hangat-hangat dipakai untuk mandi berendam. Lakukan 2 kali sehari.

Luka, koreng, kudis
1 batang tanaman segar dicuci bersih, rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih selama 15 menit. Dipakai untuk mencuci luka, koreng atau kudis.

Inggu | Ruta angustifolia [L.] Pers

NAMA Lokal adalah Inggu (Sunda), godong minggu (Jawa). aruda (Sumatera). Anruda busu (Makasar), Raute (Jerman), ruta (Italia), wijnruit (Belanda), Common rue herb, rue, herb of grace (Inggris). Di Eropa dikenal sebagai tumbuhan obat penolak guna-guna. Minyak esensialnya digunakan untuk pembuatan parfum dan kosmetik. Perbanyakan dengan setek batang. Sifat kimiawi dan efek farmakologis antara lain herba rasanya pedas, agak pahit, dingin. Minyak asirinya mengandung oleum rutae, rasanya pahit, pedas dan memualkan, larut dalam air, tetapi tidak larut dalam alkohol dan eter. Tanaman ini termasuk tanaman langka.

Tanaman ini termasuk terna (tumbuhan yang batangnya lunak karena tidak membentuk kayu), tumbuh tegak, tinggi mencapai 1,5 m, batang berkayu, silindris, ramping. Percabangan banyak, lemah, seluruh bagian bila diremas berbau tidak sedap. Daun majemuk menyirip ganda, letaknya berseling, dengan anak daun lanset atau bulat telur sungsang, pangkal menyempit, ujung tumpul, tepi rata, pertulangan tidak jelas, panjang 8-20 mm, lebar 2-6 mm, warnanya hijau muda. Bunga majemuk dalam malai rata, keluar di ujung ranting, dengan mahkota berbentuk rnangkok warna kuning terang. Buah kecil, lonjong, terbagi menjadi 4-5 kotak, warnanya cokelat. Biji kecil berbentuk ginjal, warnanya hitam.

Inggu berasal dari Eropa Selatan dan Afrika Utara. Di Jawa, sering ditanam di kebun pada daerah pegunungan sampai ketinggian 1000 m dpl.Seluruh herba dapat digunakan baik dalam bentuk segar atau yang telah dikeringkan. Pengeringan dilakukan dengan cara dijemur memakai naungan. Herba ini rasanya memualkan.

CARA MENDAPATKAN INGGU
Perbanyakan tanaman dengan stek batang. Perawatannya dengan pengendalian hama  dan gulma, pemupukan, dan penviraman yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.200 m dpl.

KHASIAT TANAMAN INGGU
Demam, influenza, batuk, radang paru, ayan (epilepsi), hepatitis; kejang pada anak, colik, cacingan, histeri (hysteria), nyeri ulu hati, nyeri dada dan hernia, bisul, haid tidak teratur, tidak datang haid (amenorrrhea), radang kulit bernanah, memar akibat benturan benda keras, gigitan ular berbisa dan serangga, keracunan obat atau racun, pelebaran tembuluh darah balik (vena varikosa), radang vena (flebitis), dan sakit gigi.

RESEP
Kejang-kejang
Kompres, cuci muka atau mandi dengan rebusan daun inggu (sebagai obat penenang). Atau dengan resep lain: Daun inggu secukupnya; Cuka encer secukupnya, Diremas- emas, Untuk kompres di kepala: diperbaharui bila kepala sudah kering.

Kudis
Zuci luka dengan air rebusan daun inggu.

Sakit gigi
Daun inggu kering 2-4 gr direbus, airnya disaring, pakai untuk kumur beberapa tali.

Demam, masuk angin
Daun inggu kering 2-4 gr direbus, airnya disaring, minum. Atau dengan cara lain: )emam, Daun inggu 3-5 helai; Bunga sruni 1 buah; Air hangat secukupnya, Diremas- emas, Dipakai untuk mengusap badan dengan handuk kecil

Pegal-pegal
Daun inggu kering 2-4 gr direbus, airnya disaring, minum.

Sakit Lever
Daun inggu 25 g direbus bersama 15 g brotowali dan 10 g kunyit hingga airnya menjadi ?paronya. Minum secara rutin 3 kali sehari untuk menyembuhkan gangguan lever (sakit kuning) atau, sepertiga genggam daun inggu, direbus, 3 gelas jadi 1,5 gelas. Tambahkan gula batu. Minum sehari 2 x 3/4 gelas.

Ketombe
Daun inggu 3-5 helai; Rimpang kunyit 1 ruas jari; Air sedikit, Dipipis hingga berbentuk pasta, Rambut dibasahi dengan air; kemudian dilumuri dengan pasta dan garuklah ketombe dengan bantuan ujung jari tangan; atau dengan sisir; jika sudah terkelupas; rambut dikeramasi dengan sampo biasa; ulangi selama 4 hari.

Greges Otot | Equisetum debile

greges-otot

greges-otot

TANAMAN greges otot memiliki nama ilmiah Equisetum debile Roxb. Tanaman ini termasuk ke dalam family Equisetaceae. Nama daerah dari greges otot antara lain bibifung.in, tata-ropongan (Sunda), lorogan haji, petungan, sempol, tepung balung, tlkei balung, tropongan (Jawa), Sodlisoan (Madura), rumput betung, sendep-sendep (Sumatera). Tanaman ini tumbuh tegak sekitar 1 m. Batang agak lemas, berongga dengan diameter 2-10 mm, bergaris-garis, beruas panjang dengan cabang-cabang berkarang. Daun keluar di atas buku, tersusun berkarang, kecil, lancip, berbentuk sisik dan merupakan sebuah kelopak tipis. Kantong spora terletak di ujung batang, berupa bulir, panjang 1-2,5 cm bentuknya lonjong dengan ujung yang tajam. Daun spora berbentuk perisai segi enam, bertangkai, di tengah-tengah berangkai dan susunannya berkeliling. Perbanyakan dengan spora.

Kandungan kimia yang terdapat dalam tanaman ini antara lain asam kersik 5%-10%, asam oksalat, asam malat, asam akonitat (equisetic acid), asam tanat, kalium, natrium, thiaminase dan saponin. Bagian tanaman yang digunakan untuk obat adalah seluruh bagian tanaman.

CARA MENDAPATKAN GREGES OTOT
Perbanyakan tanaman dengan spora. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma dan penyiraman air yang cukup. Tanaman ini tumbuh ditempat terbuka, berkumpul pada tanah lembah berpasir dan berbatu-batu yang banyak digenangi air, sepanjang aliran air di pegunungan, tepi sungai, selokan atau di rawa-rawa. Tanaman ini dapat ditemukan dari 300-2.700 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Seluruh bagian tanaman

KHASIAT GREGES OTOT
Untuk mengobati radang mata merah (acute conjunctivitis), radang saluran air mata (ductus lacrimalis), menghambat pembentukan selaput pada mata (pterygium), influenza, demam, diare, radang usus, hepatitis, kencing berdarah (hematuria), berak darah, darah haid banyak, kencing kurang lancar, bengkak (edema), tulang patah, rematik, wasir (hemorrhoid):

RESEP
Untuk pemakaian tanaman dicuci bersih, dipotong-potong seperlunya. Jika ingin disimpan dikeringkan terlebih dahulu.

Tulang patah:
Bila kedudukan tulang baik, ambil 2 batangnya yang segar seutuhnya, dicuci lalu ditumbuk halus, remas dengan air garam secukupnya. Ramuan ini dipakai untuk menurap bagian yang cedera, lalu dibalut. Diganti 2 kali sehari.

Hepatitis dan wasir:
30 g seluruh bagian tanaman, greges otot direbus, minum sebagai teh.

Radang mata (Acute conjunctivitis):
Greges otot, biji boroco (Celosia argen tea L.), bunga chrysant (Chrysanthemum indicum), kulit sejenis jangkrik (Cryptotympana atrata = cicada), masing-masing 10 g, kemudian direbus. Setelah dingin disaring, lalu diminum.

Rematik:
15 g seluruh bagian tanaman kering dan sebutir asam (Tamarindus indica) direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum pagi dan sore hari hingga sembuh.

Wasir
30 g seluruh bagian tanaman segar greges otot dicuci bersih lalu digiling halus. Tempelkan pada wasirnya.

Obat sakit sendi baik dewasa atau anak-anak dan memperkuat anggota badan.

Ambil tanaman greges otot lengkap dari akar sampai daun, bersihkan terlebih dahulu dengan dicuci sampai bersih. Lumatkan atau tumbuk sampai halus dan tempeltaa pada bagian yang sakit. Gunakan secukupnya.

Keterangan: Pemakaian lama, dapat mengganggu fungsi ginjal.

Pule Pandak | Rauvolfia serpentina

pule-pandak

pule-pandak

PULE PANDAK (Rauvolfia serpentina (L.) Benth) adalah tanaman bunga dari famili Apocynaceae yang telah banyak digunakan dalam industri obat. Tanaman ini tersebar di India, Myanmar, Thailand, dan Indonesia (terutama Jawa). Perdu tegak, tahunan, tinggi mencapai 1 m, bergetah, batang silindris, percabangan warna cokelat abu-abu, mengeluarkan cairan jernih bila dipatahkan. Daun tunggal, bertangkai pendek, duduk berkarang atau berhadapan bersilang, bentuk taji atau bulat telur memanjang, ujung ruining, pangkal menyempit, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 3-20 cm, lebar 2-9 cm, permukaan atas hijau, permukaan bawah warnanya lebih muda. Perbungaan majemuk, bentuk payung yang keluar dari ujung tangkai, mahkota bunga warnanya merah. Buahnya buah batu, bulat telur, masih muda hijau bila masak warnanya hitam, berbiji satu. Akar panjang dan besar. Akar keringnya disebut Rau wolfia Serpentina. Bagian yang digunakan akar, batang, dan daun. Sebelum digunakan akar dicuci dan dipotong kecil-kecil lalu dijemur untuk penyimpanan.

Akar mengandung 3 grup alkaloid, yang jenis dan jumlahnya tergantung dari daerah asal tumbuhnya. Grup 1 termasuk alkaline kuat (quarterary ammonium compound): serpentine, serpentinine, sarpagine, dan samatine. Grup II (tertiary amine derivate): yohimbine, ajmaline, ajnntlicine. tetraphylline, dan tetraphyllicine. Grup III termasuk alkaline lemah (secondary amities): reserpine, rescinnamine, deserpidine, raunesine, dan canescine. Reserpine berkhasiat hipotensif, ajmaline, serpentine, dan rescinnamine berkhasiat penenang, yohimbine merangsang pembentukan testosteron yang dapat membangkitkan gairah seks.

CARA MENDAPATKAN PULE PANDAK
Perbanyakan tanaman dengan stek batang. Perawatannya dengan pengendalian hama, gulma, pemupukan, dan penyiraman air yang cukup. Pule pandak kadang ditemukan di pekarangan rumah sebagai tanaman hias, namun lebih sering tumbuh liar di ladang, hutan jati, atau tempat lainnya sampai ketinggian 1.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar dan daun

KHASIAT PULE LANDAK
Tekanan darah tinggi (hipertensi), sakit kepala, vertigo, diare, Sakit tenggorokan, sakil pinggang, sakit perut pada disentri, muniah, malaria, influenza, radang kandung empedu, bisul, hepatitis akut, susah tidur (insomnia), gangguan jiwa (mania), kuranj napsu makan, hiperfungsi kelenjar gondok (hipertiroid), kudis (skabies), bidurai (urtikaria), gigitan ular/kalajengking, luka terpukul atau terbentur (memar), hernia.

RESEP
Tekanan darah tinggi
Akar pule pandak sebanyak 50 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas Setelah dingin disaring. Minumlah pagi dan sore hari masing-maoing 1/2 gelas.

Sakit pinggang
Akar pule pandak sebanyak 50 g direndam dalam 1 gelas arak selama 1 malam. Keesokan harinya diminum sekaligus, setelah makan.

Sakit tenggorokan
Akar pule pandak secukupnya setelah dicuci bersih lalu diiris tipis-tipis. Bahan tersebut lalu diisap-isap dalam mulut.

Sakit kepala, susah tidur, pusing, demam, radang kandung empedu, memar, digigit ular berbisa, kurang nafsu makan, dan sakit perut
Gunakan akar pule pandak sebanyak 10 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sam tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum 2 kali, pagi dan sore, masing masing 1/2 gelas.

Nyeri perut
Akar pule pandak dan pinang secukupnya dikunyah, airnya ditelan dan ampasnya dibuang.

Demam, muntah-muntah
Akar pule pandak kering sebanyak 15 g dipotong kecil-kecil lalu diremas-remas dalam 1 gelas air masak. Airnya ini diminum sekaligus.

Influenza
Daun pule pandak segar sebanyak 25 g dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum sekaligus.

Digigit ular, memar
Daun pule pandak segar dicuci bersih lalu digiling halus. Bubuhkan pada tempat yang sakit, lalu dibalut. Ganti 2 kali sehari.

Luka berdarah
Daun muda pule pandak segar secukupnya dicuci bersih lalu digiling halus. Bubuhkan pada luka lalu dibalut.

Diare
Akar pule pandak segar sebanyak 2 g diiris tipis-tipis. Tambahkan ¼ sendok teh garam, sambil diaduk merata. Akar ini kemudian dikunyah dan airnya ditelan

Patikan Kebo | Euphorbia horta

patikan-kebo

patikan-kebo

PATIKAN KEBO (Euphorbia hirta L.) termasuk ke dalam famili tumbuhan Euphorbiaceae. Tumbuhan ini dapat ditemukan di kebun, pinggir sawah, lapangan, pekarangan rumah. Getah tumbuhan dapat digunakan untuk mengobati mata yang merah karena penyakit belekan atau glaukoma. Di Indonesia tumbuhan ini dikenal scbagai gelang susu, nanangkaan (Sunda), kukon-kukon (Jawa), sosononga (Maluku). Selain itu di Melayu dikenal sebagai gelang susu, Filipina (gatas-gatas) dan Cina (Da fei yang cao).

Tanaman ini memiliki masa tumbuh selama 2-4 bulan, batang tegak atau tegak ujung rebah dengan tinggi 0,06 – 0,6 m, bergetah susu (putih). Penampang batang berbentuk bulat dengan buku membengkak, bergetah putih, ujung batang berambut, memiliki dua helai lembaran daun kecil yang bentuk paku berfungsi melindungi kuncup yang masih muda. Daun berbentuk tunggal berhadapan, bentuk bulat memanjang, runcing atau tumpul, dengan bercak ungu, berambut tersebar, permukaan bawah berambut panjang. Bunga berada di ketiak daun, cyanthium dalam susunan cymes, bentuk kepala, involukurm dengan rambut. Tangkai bunga gundul. Deskripsi benang sari idalah 5 gerombol, dalam susunan tangga seling, putih kekuningan. putik: bakal buah Terambut, biji kecil berwarna cokelat.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT PATIKAN KEBO
Penelitian yang telah dilakukan melaporkan bahwa ekstrak etanol Euphorbia hirta lemiliki aktivitas antimikroba tertinggi terhadap bakteri Salmonella typhi (bakteri enyebab penyakit tifus). Ekstrak daun, batang, bunga dan akar Euphorbia hirta memiliki aktivitas antioksidan dengan urutan aktivitas antioksidan tertinggi adalah daun, bunga, akar, dan batang. Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa ekstrak daun Euphorbia hirta memiliki aktivitas larvasida dan pupisida pada vektor nyamuk malaria Anopheh stephensi

Secara empiris patikan kebo biasanya digunakan untuk pengobatan asma dan gangguan penglihatan, obat batuk dan sariawan. Di Nigeria tanaman ini digunakai untuk penyembuhan luka, pengobatan yang disebabkan oleh mikroba antara lain gonorhhoea, disentri.

RESEP
Influenza: Daun patikan kebo Yi genggam dicuci lalu direbus dengan air bersih 2 gelas sehingga hanya tinggal kira-kira ¾-nya, sesudah dingin disaring lalu diminum dengan madu seperlunya (2 x sehari masing-masing ¾ gelas).

Bronchitis: Daun patikan kebo 1/3 genggam, dicuci bersih lalu digiling halus-halus, diberi air masak ¾ cangkir dan madu 1 sendok makan, diperas dan disaring lalu diminum (2 x sehari).

Batuk: 20 g daun segar direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit (dihitung setela mulai mendidih). Hasil rebusan disaring dan diminum sehari dua kali masing masing setengah gelas.

Disentri. Patikan kebo 15 – 24 g ditambah gula pasir (bila berdarah) atau gula enai (bila berlendir), tambah air secukupnya, ditim, minum.

Melancarkan kencing. Tanaman segar 30- 60 g, tambah air secukupnya, rebus, minum 2 x sehari.

Bronkhitis. Lumatkan herba Patikan Kebo segar yang belum berbunga 10 g ditambah air secukupnya, setelah itu diperas. Cara pemakaian: Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. Lama pengobatan: Konsumsi rutin selama 14 hari.

Abses/Radang payudara. Patikan kebo segar 60 g ditambah 120 g tahu putih, d tim, makan.

Thypus abdominalis. Herba segar 30-150 g direbus dengan air secukupnya diminum 3 kali sehari.

Tinea pedis, eksim. Herba segar 90 g ditambah 1/2 liter alkohol 70 %, direndam 3- hari, untuk cuci.

Radang ginjal ( Pyelitis, nephritis ). Tanaman kering 6-9 g atau segar 30 – 60 g, rebus, minum.

Radang tenggorok. Daun secukupnya, diseduh dengan air panas, pakai untuk kumur-kumur.

Asma. 1 genggam daun patikan kebo kering, direbus dengan 2-3 gelas air hingga mendidih, disaring dan diminum 2 kali sehari ½ gelas, pagi dan sore.

Radang kelenjar susu atau payudara bengkak: Satu genggam daun patikan kebo dan 2 sendok kedelai direbus dengan 3-5 gelas air hingga mendidih. Dinginkan, disaring, dan diminum 2 kali sehari 1 cangkir.

Tali Putri | Cassytha filiformis

tali-putri

tali-putri

Nama daerah
Sumatra: akar pengalasan, rumput putri, tali putri; Sunda: sangga langit; Madura: mas semasan; Ternate: gumi guraci

Terna parasit yang merambat dan membelit pada bagian atas dari tanaman lain tumbuh tidak teratur dan dapat menutup tanaman induk hingga tidak kelihatan sama sekali. Tersebar di daerah tropis, ditemukan di beberapa tumbuhan perd dan pohon-pohon yang rendah di semak belukar dan lapangan terbuka, terutama di daerah pantai dan kadang tempat-tempat yang jauh dari pantai.

Batang bulat halus seperti benang, lemas, bercabang, panjang 3-8 m, dengan diameter kurang dari 0,5 mm, berwarna hijau atau cokelat muda kekuningan, melekat pada tanaman lain dengan alat pengisap.

Daun berupa sisik kecil, bunga kecil berwarna putih kekuningan dan berkumpul berbentuk bulir dengan panjang 2-5 cm. Buah bulat berdaging dengan diameter 7 mm. Alat pengisap (akar pengisap) dapat digunakan untuk pengobatan kanker.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Manis, agak pahit, sejuk dan beracun. Penurun panas (antipiretik), antiradang, peluruh kencing, membersihkan darah, menghentikan perdarahan (hemostatik). Herba ini masuk meridian hati dan ginjal.

Kandungan kimia
Cassyfiline, cassythine, larotetanine, galactitol

Bagian yang dipakai
seluruh herba, potong-potong, cuci, keringkan dengan menjemur di bawah naungan

Kegunaan
Demam, malaria, influenza
Radang, ginjal, infeksi, dan batu saluran kencing
bengkak (edema)
sakit kuning
batuk darah, mimisan, kencing darah, disentri
menjadi kurus karena lever panas
batuk karena paru-paru panas
mempermudah persalinan
obat cacing
kanker
penyubur rambut

Pemakaian
Untuk diminum: 1-=15 g (yang segar 30-50 g) digodok, minum
Pemakaian luar: dipakai untuk luka bakar eksem, bisul. Caranya, herba segar setelah dicuci bersih, dilumatkan atau yang kering digiling menjadi bubuk dan ditempelkan ke tempat yang sakit. Dapat juga herba segar digodok, airnya untuk cuci bagian luka.
Anak panas lever dan kurus: setiap hari 60 g herba segar dan air secukupnya digodok sampai tersisa ½ mangkuk. Dibagi untuk 2 kali minum.
Disentri: 30 g herba segar digodok, minum
Kencing darah: 90-120 g herba segar (yang kering 15 g) digodok dan diseduh gula merah secukupnya, minum.
Sakit kuning, batuk darah, susah buang air besar: 15-30 g herba kering digodok, minum
Eksem, borok: Herba segar digodok, airnya untuk cuci bagian yang sakit
Penyubur rambut. Lendir dari cairannya digunakan untuk membasahi kepala, air perasannya diminum.

Daun Bawang | Allium porrum

daun-bawang

daun-bawang

Kandungan
a. saponin
b. tannin
c. minyak atsiri

Manfaat
a. meredakan perut kembung
b. antibatuk
c. mengatasi flu
d. menyembuhkan sesak napas
e. mengatasi nyeri sendi
f. obat antiradang
g. menghilangkan bengkak karena bisul
h. menyembuhkan gigitan serangga
i. menurunkan kadar kolesterol
j. mencegah penyakit kanker
k. mencegah penyakit jantung
l. sebagai antioksidan alami
m. mengatasi rasa mual
n. menyembuhkan rematik

Sambiloto | Andrographis paniculata (Ness)

sambiloto

sambiloto

TANAMAN sambiloto (Andrographispaniculata (Ness) merupakan salah satu bahan obat tradisional yang telah dikenal sejak abad 18 dan banyak dijumpai hampir di seluru nusantara. Sambiloto dikenal dengan nama daerah, antara lain ki oray atau ki peura (Jawa Barat), bidara, takilo, sambiloto (Jawa Tengah dan Jawa Timur), atau pepaitan atau ampadu (Sumatera). Daun dan percabangannya mengandung laktone yang terdiri dari deoksiandrografolid, andrografolid (zat pahit), neoandrografolid, 14-deoksi-11-12 didehidroandrografolid, dan homoandrografolid. Selain itu terdapat flavonoid, alka keton, aldehid, mineral (kalium, kalsium, natrium), asam kersik, dan damar. Zat ak’ andrografolid berkhasiat sebagai hepatoprotektbr (melindungi sel hati dari zat toksik

CARA MENDAPATKAN SAMBILOTO
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama d gulma, pemupukan serta menyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumb dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan batang.

KHASIAT SAMBILOTO Masyarakat memanfaatkan bagian tajuk (daun dan batang) tumbuhan sambiloto sebagai bahan obat tradisional untuk obat penguat, demam, kolera, diabetes, sakit, influensa dan bronchitis. Selain itu mengobati hepatitis, infeksi saluran empedu, disentri basiler, tifoid, diare, radang amandel (tonsilitis), abses paru, radang paru (pneumonia), radang saluran napas (bronkhitis), radang ginjal akut (pielonefritis akut), radang telinga tengah (OMA), radang usus buntu, sakit gigi, malaria, kencing nanah (gonore), IB paru, skrofuloderma, batuk rejan (pertusis), sesak napas (asma), darah tinggi (hipertensi kusta, leptospirosis, keracunan jamur, singkong, tempe bongkrek, makanan laut, kanker, penyakit trofoblas seperti kehamilan anggur (mola hidatidosa) dan penyakit trofoblas ganas (tumor trofoblas), serta tumor paru.

RESEP
Tifoid
Daun sambiloto segar sebanyak 10-15 lembar direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.

Disentri basiler, diare, radang saluran napas, radang paru
Herba kering sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Air rebusannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Disentri
Herba krokot segar (Portulaca oleracea) sebanyak 500 g diuapkan selama 3-4 menit, lalu ditumbuk dan diporas. Air perasan yang terkumpul ditambahkan bubuk kering sambiloto sebanyak 10 g sambil diaduk. Campuran tersebut lalu diminum, sehari 3 kali masing-masing 1/3 bagian.

Influenza, sakit kepala, demam
Bubuk kering sambiloto sebanyak 1 g diseduh dengan cangkir air panas. Setelah dingin diminum sekaligus, Lakukan 3-4 kali sehari.

Demam
Daun sambiloto segar sebanyak 1 genggam ditumbuk. Tambahkan 1/2 cangkir air bersih, saring lalu minum sekaligus. Daun segar yang digiling halus juga bisa digunakan sebagai tapal badan yang panas.

TB paru
Daun sambiloto kering digiling menjadi bubuk. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk rata lalu dibuat pil dengan diameter 0,5 cm. Pil ini lalu diminum dengan air matang. Sehari 2-3 kali, setiap kali minum 15 – 30 pil.

Batuk rejan (pertusis), darah tinggi
Daun sambiloto segar sebanyak 5-7 lembar diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk. Setelah dingin minum sekaligus. Lakukan sehari 3 kali.

Radang paru, radang mulut, tonsilitis
Bubuk kering herba sambiloto sebanyak 3 – 4,5 g diseduh dengan air panas. Setelah dingin tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus.

Faringitis
Herba sambiloto segar sebanyak 9 g dicuci lalu dibilas dengan air matang. Bahan tersebut lalu dikunyah dan aimya ditelan.

Hidung berlendir (rinorea), infeksi telinga tengah (OMA), sakit gigi
Herba sambiloto segar sebanyak 9 -15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari @ 1/2 gelas. Untuk OMA, herba segar dicuci lalu digiling halus dan diperas. Airnya digunakan untuk tetes telinga.

Kencing manis
Daun sambiloto segar sebanyak ½ genggam dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sehabis makan, 3 kali sehari @ ¾ gelas.

Kencing nanah
Sebanyak 3 tangkai sambilo, direbus, disaring, lalu diminum airnya.

Mengkudu | Morinda Citrifolia

mengkudu

mengkudu

MENGKUDU (Morinda Citrifolia) termasuk jenis kopi-kopian. Mengkudu dapat tumbuh | di dataran rendah sampai pada ketinggian tanah 1.500 m dpi. Mengkudu merupakan | tumbuhan asli dari Indonesi. Tumbuhan ini mempunyai batang tidak terlalu besar | dengan tinggi pohon 3-8 m. Daunnya bersusun berhadapan, panjang daun 20-40 cm dan lebar 7-15 cm. Bunganya berbentuk bungan bongkol yang kecil-kecil dan berwarna putih. Buahnya berwarna hijau mengkilap dan berwujud buah buni berbentuk lonjong f dengan variasi trotol-trotol. Bijinya banyak dan kecil-kecil terdapat dalam daging buah. Pada umumnya tumbuhan mengkudu berkembang biak secara liar di hutan-hutan atau dipelihara orang pinggiran-pinggiran kebun rumah.

Buah buni tumbuhan mengkudu yang telah masak mempunyai aroma yang tidak sedap, namun mengandung sejumlah zat yang berkhasiat untuk pengobatan. Adapun | kandungan zat tersebut antara lain morinda diol, morindone, morindin, damnacanthal, metil asetil, asam kapril dan sorandiyiol. Semua bagian tanaman mengkudu memiliki aktivitas antioksidan terutama akar.

KHASIAT MENGKUDU
Mengkudu berkhasiat untuk obat hipertensi, sakit kuning, demam, influenza, batuk, sakit perut; menghilangkan sisik pada kaki, dan anti diabetes.

RESEP
Hipertensi
2 buah mengkudu yang telah masak di pohon dan 1 sendok makan madu. Buah mengkudu diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu sampai merata dan disaring. Campuran diminum dan diulangi 2 hari sekali.

Sakit Kuning
2 buah mengkudu yang telah masak di pohon dan 1 potong gula batu. Buah mengkudu diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu sampai merata dan disaring. Campuran diminum dan diulangi 2 hari sekali.

Demam (masuk angin dan infuenza)
1 buah mengkudu dan 1 rimpang kencur. Kedua bahan tersebut direbus dengan gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring. Hasil rebusan diminum 2 kali 1 hari, pagi dan sore.

Menghilangkan sisik pada kaki
Bagian kaki yang bersisik digosok dengan buah mengkudu tersebut sampai merata dan dibiarkan selama 5-10 menit, kemudian dibersihkan dengan kain bersih ya dibasahi dengan air hangat.

Sedap Malam | Polianthes tuberosa

sedap-malam

sedap-malam

BUNGA SEDAP MALAM (Polianthes tuberosa) merupakan salah satu bunga hias yang sudah banyak dikenal luas di masyarakat sebagai bunga potong dan penghasil parfum. Wanginya yang seharum melati bermanfaat menenangkan hati orang di sekitarnya. Namun, sebenarnya bunga sedap malam punya sejumlah manfaat untuk kesehatan, mulai dari mengobati keluhan susah tidur, influenza, sampai rematik. Bunga Sedap Malam diperkirakan bunga berasal dari Meksiko dan telah diintroduksi ke Indonesia sejak masuknya bangsa Eropa dan Cina ke Indonesia.

Bunga sedap malam tumbuh merumpun dengan tinggi sekitar 0,5-1,5 m. Serumpun batangnya tumbuh dari satu atau beberapa umbi induk dan beberapa umbi anak. Umbi ini merupakan batang semu sekaligus sebagai penyimpan makanan. Umbi bunga Sedap Malam juga digunakan untuk perbanyakan tanaman secara vegetatif. Daun bunga Sedap Malam berbentuk panjang pipih berwarna hijau mengkilat di bagian permukaan atas dan hijau muda pada bagian permukaan bawah daun. Pada pangkal daun terdapat bintik-bintik berwarna kemerah-merahan. Daun dapat berukuran hingga sepanjang 60 cm. Tangkai bunga muncul di ujung tanaman berbentuk memanjang dan beruas-ruas. Di setiap ruas muncul daun bunga yang berbentuk pipih memanjang dengan ukuran lebih kecil dari daun biasa. Pada tangkai bunga melekat 5-12 kuntum bunga (terkadang lebih) dengan mahkota bunga berwarna putih dan sedikit kemerahan di bagian ujung. Mekarnya bunga Sedap Malam tidak serempak melainkan berurutan. Kuntum bunga bagian bawah akan mekar terlebih dahulu lalu menyusul kuntum-kuntum bunga di atasnya secara berurutan. Bunga sedap malam dikenal memiliki kesegaran yang mampu bertahan lama. Meskipun telah dipotong bunga yang menjadi flora Identitas provinsi Jawa Timur ini kesegarannya dapat bertahan selama 5-10 hari.

Pemanfaatan
Bunga Sedap Malam banyak dibudidayakan di berbagai daerah di Indonesia. Bunga ini banyak dimanfaatkan sebagai bunga potong untuk berbagai keperluan. Selain itu bunga sedap malam juga dapat diolah sebagai bahan pembuat parfum.

CARA MENDAPATKAN SEDAP MALAM
Bibit diambil dari rumpun yang telah berumur 2 tahun atau lebih, Bibit berasal dari indukan yang sehat dan sering berbunga, Umbi bebas dari penyakit dan tidak ada luka, Umbi telah disimpan minimal 1 bulan, besarnya seragam. Kemudia setelah syarat itu terpenuhi, sekarang tinggal pembuatan bibit bunga sedap malam yaitu : Pilih rumpun tanaman induk yang sehat yang sudah berumur 2 tahun lebih, Bongkar rumpun induk yang sudah terpilih dengan cangkul, Kumpulkan rumpun induk yang sudah di bongkar di tempat yang teduh, bersihkan tanah yang sudah melekat pada umbi dan potong akar-akar umbi dengan pisau atau gunting, Pisahkan umbi satu per satu dengan hati-hati, Simpan umbi di tempat terbuka sekitar 1-2 bulan sampai muncul tunasnya. Perawatannya dengan cara pemupukam, penyiangan gulma dan hama penyakit, penyiraman. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 600-1.500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar, bunga.

KHASIAT SEDAP MALAM
1. Minyak atsiri sedap malam dapat ditingkatkan dengan pemberian energi ATP.
2. Fitokimia yang dihasilkan dari daun sedap malam adalah Dehydrohecogenin 3- O Glucose xylose galactoside, Katneferol 3-0 ,a -D glucoside, Polianthoside B dan C
3. Mengobati bisul, bengkak, katarak, penenang pikiran, susah tidur, meningkatkan stamina, influenza, radang tengorokan, dan rematik.

RESEP
Bisul dan bengkak: Akar sedap malam secukupnya kemudian cuci sampai bersih. Setelah itu, tumbuklah sampai halus dan tempelkan pada bagian tubuh yang sakit.

Katarak: Bunga sedap malam sekitar 50 kuntum. Cara membuat: rebuslah bunga- bunga tersebut dengan takaran air 1.500 cc sampai mendidih. Tunggulah sampai dingin. Setelah dingin baru kemudian digunakan untuk mencuci mata.

Penenang pikiran, susah tidur, dan penambah darah: Bahan-bahannya dan tak hanya menggunakan Sedap Malam saja. Siapkan 30 kuntum bunga sedap malam, 15 g kie cie yang bisa dibeli di toko obat China, 2 siung bawang putih, 4 siung bawang merah, 10 g jahe, 1-2 buah hati ayam, merica, garam. Cara membuat: pertama-tama, irislah bawang putih dan merah. Kemudian tumis semua bahan menggunakan minyak gorvng non-kolesterol dan tambahkan tepung tapioka yang telah diencerkan secukupnya. Masaklah sampai matang.

Meningkatkan stamina: 50 kuntum bunga sedap malam, 50 g kacang kapri, 100 g udang, 1 butir telur ayam, 10 g jahe, 2 siung bawang putih. Cara membuat: tumislah semua bahan dengan menggunakan minyak goreng non- kolesterol, tambahkan juga tepung maizena yang telah diencerkan. Kemudian masaklah sampai matang.

Influenza: 20 g akar Sedap Malam, 15 g jahe, 2 g batang daun bawang putih, dan 600 cc air. Cara membuat: rebuslah semua bahan-bahan tersebut dalam air sampai sisanya tinggal separuh (300cc). Kemudian air rebusan itu diminum dua kali masing- masing 150 cc.

Radang tenggorokan: 20 g akar Sedap Malam, 25 g sambiloto segar dan 600 cc air putih. Cara membuat: rebuslah bahan-bahan tersebut dengan air putih sampai tersisa setengahnya. Setelah itu, kemudian saring dan minumlah dua kali sehari masing-masing 150 cc.

Rematik: 30 g akar bunga Sedap Malam, 20 g jahe merah, gula merah secukupnya, dan 400 cc air.
Cara membuat: rebuslah bahan-bahan bersama 400 cc air sampai mendiidih Kemudian saring dan bagi menjadi dua bagian untuk diminum dua kali dalam sehari.

Kayu Manis | Cinnamomum burmannii

kayu-manis

kayu-manis

Kandungan
a. minyak atsiri eugenol
b. safrole
c. sinamaldehyde
d. tannin
e. kalsium oksalat
f. damar
g. penyamak

Manfaat
a. Menurunkan gula darah
b. Mencegah kanker hati
c. Menurunkan kadar kolesterol buruk
d. Anti penggumpalan darah
e. Sebagai antioksidan alami
f. Mencegah osteoporosis
g. Mengatasi flu

Jahe Merah | Amomum zingiber

jahe-merah

jahe-merah

Kandungan:

minyak gingerol
minyak terbang
limonene
cineole
dehydrogingerdione
gingerdione
arginine
Alpha linolenic acid
asphartic
Betha-sitosterol
Caprylic-acid
capsaicin
Chlorogenic acid
farnesal
farnesene
farnesol

Manfaat:
a. meningkatkan kebugaran tubuh
b. meningkatkan kemampuan ereksi bagi pria
c. mengatasi ejakulasi dini bagi laki-laki
d. membersihkan saluran pencernaan
e. mengobati influenza
f. merangsang keluarnya ASI pada ibu menyusui
g. mencegah kemandulan
h. mencegah proses penuaan
i. menghangatkan badan
j. mengobati batuk
k. mengatasi luka lama yang tak kunjung sembuh
l. mengatasi gigitan ular berbisa
m. menyembuhkan penyakit kolera
n. mengatasi rematik
o. mencegah osteoporosis
p. menyembuhkan stroke
q. menyembuhkan asma

Jahe | Ginger

jahe

jahe

Kandungan:
a. antiradang
b. minyak atsiri
c. kerosin
d. minyak gingerol

Manfaat:
a. mengatasi mual dan muntah akibat mabuk perjalanan
b. merangsang nafsu makan
c. memperkuat otot usus
d. membantu mengeluarkan gas usus
e. membantu fungsi jantung
f. mengobati selesma
g. mengobati batuk
h. mengatasi diare
i. mengatasi radang sendi
j. mencegah penggumpalan darah
k. sebagai antioksidan alami
l. menghangatkan badan

Malaka | Phyllanthus emblica

malaka

malaka

Pohon Malaka ini adalah pohon kecil, tumbuhnya lambat, tinggi mencapai 7 m, kadang-kadang bisa sampai 19 m. Tumbuh liar di hutan, padang rumput, belukar, pedesaan, dan tempat-tempat lain yang berhawa panas, pada ketinggian 20-1.200 di atas permukaan laut.

Daun tersusun menyirip, kecil-kecil berbentuk bulat panjang, panjang sekitar 1 cm, letak berseling.

Bunga kecil, berwarna kuning, berkelamin tunggal di satu pohon.

Buah berdaging, bulat sebesar kelereng, diameter sekitar 1,5 cm, warnanya kuning hijau, setelah matang warnanya merah kuning.

Buah dapat dimakan mentah atau dibuat manisan. Daun dan kulit pohon mengandung zat samak untuk menyamak kulit, di sampai dapat memberi warna biru pada kain dan anyaman bambu.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Buah: Pahit, manis, sedikit astringent, sejuk. Penurun panas (antipiretik), antiradang, menyejukkan tenggorokan, memelihara paru, obat batu. Herba ini masuk meridian limpa dan lambung.
Daun: pedas, netral, diuretik
Akar: tawar, netral, astringent, hypotensif, membersihkan panas dan racun.

Kandungan kimia:
Buah: vitamin C, tanin, glucogallin, gallic acid, ellagic acid, corilagin, terchebin, chebulagic acid. chebulinic acid, 3,6-digalloylglucose, mucic acid, phyllemblic acid, emblicol

Biji: linolenic, linoleic acid, oleic acid, stearic acid

Daun: Amlaic acid, lupeol, beta-sitosterol, ellagic acid, gallic acid, 3,-digalloyl-glucose, corilagin, chebulagic acid, chebulinic acid, glucogallin

Akar: lupeol, ellagic acid, beta-sitosterol

Bagian yang dipakai
Buah, akar, kulit pohon, daun, pemakaian segar atau yang telah dikeringkan.

Kegunaan:
Buah

Demam, flu, batuk
sakit tenggorok, sakit gigi
sariawan, gusi berdarah dan bernanah
kencing manis
kekurangan vitamin C
menghilangkan dahak dan haus
diphteria

Akar
hipertensi, radang saluran napas
sakit ulu hati, diare
sifilis, chancre, digigit lipan
TBC

Daun:
bengkak (edema) eksem, bisul
digigit lipan, ular berbisa
fistula ani

Elderberry | Sambucus nigra

elderberry

elderberry

Kandungan
a. antioksidan
b. senyawa antivirus

Manfaat
a. mengatasi radang sendi
b. mengobati flu dan pilek
c. menurunkan kolesterol buruk dalam tubuh

Pulutan | Urena lobata

pulutan

pulutan

TANAMAN pulutan (Urena lobata Linn.) memiliki beberapa nama sinonim, yaitu Urena monopetala. Lour; Urena scabriuscula; Urena sinuata, Linn; Urena tornentosa, Blume dan nama daerah, yaitu Pungpulutan, pungpulutan awewe, pungpurutan (Sunda); legetan, pulutan pulutan kebo, pulutan sapi (jawa); Polot (Madura), Kapuhak, kaporata (Sumba),; Bejak, kakamomoko, kokomomoko (Halmahera),; Taba toko (Ternate).; Di tao hum (China). Tanaman ini termasuk ke dalam suku malvaceae, tumbuh di iklim tropis, di tempat-tempat liar seperti ladang, tanah kosong yang banyak tersinari matahari sampai setinggi ± 1. 800 m dpl. Pulutan termasuk tanaman perdu, tegak , batang dan tangkai liat sulit dipatahkan, seluruh tanaman ditumbuhi rambut halus, tinggi dapat mencapai 1 m, daun tunggal, berlekuk menjari 3,5 atau 7, tumbuh berseling, panjang 3-8 cm, lebar 1-6 cm, tepi bergigi, warna daun bagian atas hijau, bagian bawah hijau muda, pangkal daun bulat, ujungnya runcing. Bunga berwama ungu. Buahnya bulat, berambut, beruang 5, yang berisi 1 biji di tiap ruangan. Batang dan daunnya mengandung zat lendir. Pulutan memiliki efek farmakologi sebagai antibakteri, anti radang, anti rematik anti inflamasi. Bunganya mengandung senyawa flavonoid, yaitu kaemferol 3-O-P glucoside, quercetin 3-O-p glucoside, kaemferol 3-O-P rutinoside, quercetin 3-O-p rutinoside, kaemferol 7-0 glucoside, kaemferol dan quercetin. Bagian yang digunakan untuk obat seluruh bagian tanaman. Perbanyakar» tanaman dengan biji

KHASIAT PULE LANDAK
Mengobati panas inluenza, batuk, radang tonsil (tonsilitis), malaria, rematik, keputihan, bengkak,muntah darah, sukar melahirkan, bisul, luka berdarah, tulang patah, payudara bengkak dan gigigitan ular. Air rebusan akarnya dapat diminum untuk membantu melancarkan proses persalinan. Bunganya yang memiliki banyak lendir dapat digunakan sebagai bahan untuk kosmetik dalam bentuk lulur atau masker terutama, sebagai emoliensia atau pelembut kulit muka, mengurangi kerutan vvajah dan mengecilkan pori-pori kulit.

RESEP
Influenza: sebanyak 24 g akar direbus kemudian diminum airnya.

Disentri, diare, rematik: Sebanyak 30 – 60 g akar kering direbus kemudian diminum airnya.

Keputihan, kencing keruh: Sebanyak 30 – 60 g akar segar direbus, diminum airnya.

Bengkak karena nephritis: Sebanyak 30-60 g akar segar ditambah air secukupnya, rebus sampai mendidih, diminum sehari 2 kali.

Koreng berdarah, bisul ditempeli bunga pulutan.

Nusa Indah Putih | Mussaenda pubescens

nusa-indah-putih

nusa-indah-putih

Nama asing
Splash of white

Perdu dengan ranting yang naik, tinggi 1-2 m, cabang kecil ditumbuhi rambut halus. Tumbuh liar pada lereng bukit, semak-semak, atau dipelihara sebagai tanaman hias.

Daun tunggal, bertangkai, dengan daun penumpu. Bentuk daun bundar telur, letak berhadapan bersilang, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, tulang daun menyirip, berambut halus, panjang 5-8 cm, lebar 2-3,5 cm.

Bunga majemuk di ujung tangkai berbentuk payung, bunganya kecil berbentuk teropet, warnanya kuning, panjang 2 cm, dengan daun pelindung berwarna putih. Buahnya buah buni, bulat memanjang, panjang 8-10 mm, lebar 6-7,5 mm.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Batang: Rasa sedikit manis, agak pahit, sejuk. Penurun panas (antipiretik), membersihkan darah, antiradang, menetralisir racun, melancarkan peredaran darah.

Akar: manis, netral

Kandungan kimia
1. Batang mengandung betasitosterol, arjunolic acid, stigmasterol
2. Daun mengandung betasitosterol

Bagian yang dipakai
Batang, daun, akar

Kegunaan
Batang, daun:
influenza, demam, pingsan karena udara sangat panas (heat stroke), batuk, radang amandel, radang tenggorok (pharyngitis), radang ginjal, bengkak (edema), disentri, diare, keracunan makanan, perdarahan pada wanita, gigitan ular belang, koreng, bisul, luka

Akar:
cacingan pada anak, masuk angin setelah bersalin, sakit pinggang, tumor payudara

Pemakaian
Untuk minum:
Batang: 15-30 g (segar 30-60) digodok atau ditumbuk dan air perasannya diminum.
Akar: 30-60 g digodok atau digiling menjadi bubuk
Pemakaian luar: Lumatkan dan bubuhi ke tempat yang sakit

Cara pemakaian:
Diare akut, disentri: 30-60 batang, daun segar setelah dicuci bersih, digodok dg 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, disaring lalu diminum.

Bisul: Tanaman segar setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus dan dibubuhi ke tempat yang sakit.

Keracunan makanan: Daun segar setelah dicuci bersih, ditumbuk, air perasannya diminum.

Demam, heat stroke: 12 g batang Mussaenda, 10 g daun poko, 3 g Mentha arvensis, seduh dengan air panas, minum.

Air kemih sedikit: 30 batang Mussaenda, 60 g batang segar, Lonicera japonica, 30 g Plantago major (Daun sendok), godok, minum.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by