high blood pressure treatment

Hipertensi | High Blood Pressure

Ramuan 1

3 siung bawang putih

Tumbuk halus, peras dengan air secukupnya, saring. Minum setiap hari secara teratur

Ramuan 2

2 siung bawang putih

Panggang, makan setiap pagi selama 7 hari.

Teratai Kerdil | Gynura divaricata

teratai-kerdil

teratai-kerdil

NAMA DAERAH:
Tunjung

NAMA ASING:
Water lily.

URAIAN TANAMAN:
Jenis teratai ini tersebar di benua Asia, Amerika, daratan China, Korea, Jepang dan Indonesia. Tetarai kerdil tergolong dalam Nymphaea alba L. Tanaman air atau rawa, tumbuh liar pada genangan air yang dangkal atau dipelihara di kolam-kolam sebagai hiasan.

Daun dan bunga keluar dari akar rimpang di dasar lumpur, yang tumbuh ke atas pada permukaan air. Daun mengapung pada permukaan air, sedang bunga pada air yang dangkal akan muncul di atas permukaan air. Helaian daun bangun perisai, tepi bergerigi, bagian pangkal bercangap sempit dan dalam, warnanya hijau. Bunga mekar
selama 4 jam saja. Daun mahkota warnanya ungu.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Menurunkan panas, mengaktifkan fungsi limpa.

KANDUNGAN KIMIA:
Akar dan daun mengandung asam amino dan alkaloid.

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Bunga, akar Saat bunganya sedang mekar, siap untuk dipetik lalu dijemur sampai kering, dan dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Pemakaian segar atau yang telah dikeringkan.

KEGUNAAN:
Tekanan darah tinggi.
Kejang kronis pada anak.
Kecanduan alkohol.

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 7-14 kuntum bunga, direbus Pemakaian luar:

CARA PEMAKAIAN:
Kejang kronis pada anak: 7-14 kuntum bunga direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 gelas. Setelah dingin disaring, minum.

Pule Pandak | Rauvolfia serpentina

pule-pandak

pule-pandak

PULE PANDAK (Rauvolfia serpentina (L.) Benth) adalah tanaman bunga dari famili Apocynaceae yang telah banyak digunakan dalam industri obat. Tanaman ini tersebar di India, Myanmar, Thailand, dan Indonesia (terutama Jawa). Perdu tegak, tahunan, tinggi mencapai 1 m, bergetah, batang silindris, percabangan warna cokelat abu-abu, mengeluarkan cairan jernih bila dipatahkan. Daun tunggal, bertangkai pendek, duduk berkarang atau berhadapan bersilang, bentuk taji atau bulat telur memanjang, ujung ruining, pangkal menyempit, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 3-20 cm, lebar 2-9 cm, permukaan atas hijau, permukaan bawah warnanya lebih muda. Perbungaan majemuk, bentuk payung yang keluar dari ujung tangkai, mahkota bunga warnanya merah. Buahnya buah batu, bulat telur, masih muda hijau bila masak warnanya hitam, berbiji satu. Akar panjang dan besar. Akar keringnya disebut Rau wolfia Serpentina. Bagian yang digunakan akar, batang, dan daun. Sebelum digunakan akar dicuci dan dipotong kecil-kecil lalu dijemur untuk penyimpanan.

Akar mengandung 3 grup alkaloid, yang jenis dan jumlahnya tergantung dari daerah asal tumbuhnya. Grup 1 termasuk alkaline kuat (quarterary ammonium compound): serpentine, serpentinine, sarpagine, dan samatine. Grup II (tertiary amine derivate): yohimbine, ajmaline, ajnntlicine. tetraphylline, dan tetraphyllicine. Grup III termasuk alkaline lemah (secondary amities): reserpine, rescinnamine, deserpidine, raunesine, dan canescine. Reserpine berkhasiat hipotensif, ajmaline, serpentine, dan rescinnamine berkhasiat penenang, yohimbine merangsang pembentukan testosteron yang dapat membangkitkan gairah seks.

CARA MENDAPATKAN PULE PANDAK
Perbanyakan tanaman dengan stek batang. Perawatannya dengan pengendalian hama, gulma, pemupukan, dan penyiraman air yang cukup. Pule pandak kadang ditemukan di pekarangan rumah sebagai tanaman hias, namun lebih sering tumbuh liar di ladang, hutan jati, atau tempat lainnya sampai ketinggian 1.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar dan daun

KHASIAT PULE LANDAK
Tekanan darah tinggi (hipertensi), sakit kepala, vertigo, diare, Sakit tenggorokan, sakil pinggang, sakit perut pada disentri, muniah, malaria, influenza, radang kandung empedu, bisul, hepatitis akut, susah tidur (insomnia), gangguan jiwa (mania), kuranj napsu makan, hiperfungsi kelenjar gondok (hipertiroid), kudis (skabies), bidurai (urtikaria), gigitan ular/kalajengking, luka terpukul atau terbentur (memar), hernia.

RESEP
Tekanan darah tinggi
Akar pule pandak sebanyak 50 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas Setelah dingin disaring. Minumlah pagi dan sore hari masing-maoing 1/2 gelas.

Sakit pinggang
Akar pule pandak sebanyak 50 g direndam dalam 1 gelas arak selama 1 malam. Keesokan harinya diminum sekaligus, setelah makan.

Sakit tenggorokan
Akar pule pandak secukupnya setelah dicuci bersih lalu diiris tipis-tipis. Bahan tersebut lalu diisap-isap dalam mulut.

Sakit kepala, susah tidur, pusing, demam, radang kandung empedu, memar, digigit ular berbisa, kurang nafsu makan, dan sakit perut
Gunakan akar pule pandak sebanyak 10 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sam tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum 2 kali, pagi dan sore, masing masing 1/2 gelas.

Nyeri perut
Akar pule pandak dan pinang secukupnya dikunyah, airnya ditelan dan ampasnya dibuang.

Demam, muntah-muntah
Akar pule pandak kering sebanyak 15 g dipotong kecil-kecil lalu diremas-remas dalam 1 gelas air masak. Airnya ini diminum sekaligus.

Influenza
Daun pule pandak segar sebanyak 25 g dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum sekaligus.

Digigit ular, memar
Daun pule pandak segar dicuci bersih lalu digiling halus. Bubuhkan pada tempat yang sakit, lalu dibalut. Ganti 2 kali sehari.

Luka berdarah
Daun muda pule pandak segar secukupnya dicuci bersih lalu digiling halus. Bubuhkan pada luka lalu dibalut.

Diare
Akar pule pandak segar sebanyak 2 g diiris tipis-tipis. Tambahkan ¼ sendok teh garam, sambil diaduk merata. Akar ini kemudian dikunyah dan airnya ditelan

Belimbing | Averhoa carambola

belimbing

belimbing

BELIMBING (Averhoa Carambola L) merupakan pohon kecil yang berbatang keras dengan tinggi 5-12 m ini,berasal dari Jawa dan Kalimantan. Ciri-ciri umum daunnya bersirip ganjil dengan warna kekuningan sampai hijau muda, bunganya kecil dalam untaian yang berwarna putih kemerahan, buahnya seperti buni, bulat memanjang sekitar 4-13 cm, dengan 5 rusuk yang tajam dengan kulit buah yang tipis,warnanya kuning muda dan banyak mengandung air. Tanaman ini sangat menyukai tanah yang asam dan air yang cukup banyak, terlebih lagi bila hidup ditempat teduh, belimbing termasuk tanaman yang berbuah sepanjang tahun. Buah belimbing mengandung glukosida, vitamin A, B, dan vitamin C, protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, pectin dan niacin. Sifat kimia buah adalah rasa asam, manis, dan netral.

CARA MENDAPATKAN BELIMBING
Perbanyakan tanaman dengan biji dan cangkok. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 800-2.500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah dan daun

KHASIAT BELIMBING
Dapat menyembuhkan penyakit darah tinggi dan menghilangkan panu pada kulit. Adapun efek farmakologi buah sebagai antiradang, peluruh kemih (diuretik) dan peluruh liur. Buahnya dapat digunakan sebagai obat sakit tenggorokan, tekanan darah tinggi, kencing manis, sakit perut, sakit beguk atau gondong cacar air, dan wasir demam, batuk rejan dan encok, kencing batu dan perbesaran limfe akibat penyakit malaria. Akar belimbing manis juga berkhasiat untuk menyembuhkan sakit kepala dan nyeri persendian. Sedangkan daunnya dapat digunakan untuk mengatasi radang lambung, radang kulit bernanah, dan bisul. Daun untuk radang lambung, radang kulit bernanah (obat luar) dan bisul (obat luar). Kandungan vitamin C yang tinggi dapat dijadikan antioksidan untuk mencegah penyebaran sel kanker, meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah sariawan. Sedangkan pektin pada dinding sel belimbing mampu mengikat kolesterol dan asam empedu dalam usus hingga mendorong pengeluarannya.

RESEP
Darah tinggi: Makan buah belimbing yang sudah masak 2 x sehari sebanyak 2 atau 3 buah.
Kulit panu: Ambil 2 buah belimbing dan ditumbuk halus,lumaskan sambil digosok- gosok pada bagian kulit yang berpanu, lakukan ini 1 atau 2 x sehari.
Radang lambung: 6 g daun belimbing manis, 8 g rimpang kunyit segar, 7 g rimpang temu kunci dan 110 ml air, diseduh, lalu diminum sehari sekali setiap pagi 100 ml selama 14 hari. Hati-hati penderita ginjal.
Pertolongan pertama penderita cacar: Dengan menumbuk daun belimbing hingga halus untuk diambil airnya. Sari buah belimbing ini, dibubuhkan pada bagian tubuh yang sakit cacar untuk menghilangkan rasa gatal-gatal. Pengobatan cara ini dilakukan sehari sekali sampai tampak sembuh tanpa melakukan gosokan-gosokan pada kulit sekalipun gatal).
Penyakit gondong: Gondong adalah penyakit infeksi virus menular yang akut. Gejala gondong berupa terjadinya pembengkakan atau peradangan pada kelenjar air liur. Ramuan untuk gondong sebagai berikut: potong-potong buah belimbing menjadi beberapa bagian. Kemudian tumbuk sampai halus. Tumbukan buah belimbing tersebut tempelkan pada kelenjar yang membengkak selama 30 menit dan lakukan 3 kali sehari. Akan lebih baik bila yang digunakan adalah belimbing wuluh.
Menenangkan perut setelah muntah-muntah atau mabuk: Dapat diminum perasan buah belimbing manis yang direbus dengan 1/3 bagian gula pasir dan dikentalkan hingga menjadi sirup yang segar.
Wasir: rebuslah daun belimbing wuluh yang telah dirajang dengan perbandingan 3 mangkuk daun dalam 8 liter air selama 30 menit. Kemudian air rebusan tersebut digunakan untuk duduk berendam penderita wasir selam masih hangat.
Demam: Dapat dicoba pengobatan tradisional dengan daun belimbing. Rebuslah cincangan daun belimbing segar sebanyak 2 mangkuk dalam 2 liter air selama 10 menit. Air rebusan tadi didinginkan dan disaring untuk digunakan sebagai kompres dingin pada penderita sakit demam.
Caranya adalah ambil satu buah belimbing yang hampir matang, bersihkan, parut dan parutan tersebut diperas hingga satu gelas airnya.
Panu: Caranya cukup menggosokkan potongan belimbing pada kulit yang terkena panu.
Batuk berat dengan manisan buah belimbing wuluh, batuk rejan yang tidak sembuh-sembuh, ternyata memberikan hasil yang memuaskan setelah memakan 6 kali – masing-masing 8 buah – manisan belimbing wuluh. Selain itu baik untuk penderita sariawan usus (skorbut) dan melancarkan kerja empedu.

Seledri | Apium graveolens

seledri

seledri

 

SELEDRI dengan nama botani Apium graveolens L. merupakan jenis tanaman sayuran yang banyak dibudidayakan di daerah yang berhawa sejuk. Seledri berasal dari daerah subtropik Eropa dan Asia, yang ditemukan pada ketinggian di atas 900 m dpl. Daerah yang banyak ditanami seledri di Pulau Jawa antara lain Cipanas, Pangalengan, Bandungan, Pujon, Batu dan di Pulau Sumatra seperti Brastagi. Ciri-ciri seledri yaitu batangnya tidak berkayu, pendek, bersegi, beralur membujur dan berwarna hijau pucat. Daun tersusun majemuk dengan tangkai panjang dan berwarna hijau mengkilat. Bunganya tersusun majemuk berkarang, berukuran kecil, dan berwarna putih kehijauan. Buahnya kecil-kecil berwarna cokelat gelap. Seledri diklasifikasikan menjadi tiga kelompok yaitu seledri daun (A. gravcolens L var. secalinum Alef.) yang batang dan daunnya relatif kecil, dipanen dengan cara dicabut bersama akarnya atau dipotong tangkainya, seledri potong (A. graveolens L. var sylvestre Alef.) yang batang dan daunnya relatif besar, dipanen dengan cara memotong batangnya, dan seledri berumbi (A. graveolens L. var rapaceum Alef.), yang batang dan daunnya relatif besar, dipanen hanya daunnya. Di Indonesia umumnya petani menanam seledri daun dan potongan.

CARA MENDAPAT SELEDRI
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 1.000-1400 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, tangkai, batang, akar

KHASIAT SELEDRI
Semua bagian dari tanaman seledri memiliki khasiat sebagai obat. Akar seledri khasiat sebagai stomakik dan diuretik, sedangkan buah dan bijinya berkhasiat sebagai antispasmodic menurunkan kadar asam urat darah, antirematik, diuretik peluruh kencing), karminatif (peluruh kentut atau perut kembung), afrosidisiak (bahan yang bisa berfungsi meningkatkan libido atau seksualitas), dan sedatife (penenang). Herba seledri memiliki rasa manis, berbau aromatik, sedikit pedas, dan sifatnya sejuk berkhasiat sebagai tonik, stomakik (meningkatkan nafsu makan), hipotensif (penurui tekanan darah), penghenti pendarahan (hemostatis), diuretik, peluruh haid, karminatif mengeluarkan asam urat darah yang tinggi, pembersih darah, memperbaiki fungs hormon yang terganggu. Beberapa penelitian menunjukkan seledri memiliki aktivitas seperti hepatoprotektif (penjaga fungsi hati), antioksidan, menurunkan kolesterol. antijamur dsb

RESEP
Mengobati mata kering: daun seledri, daun bayam dan daun kelor disiapkan yanj masih segar, kira-kira ⅓ genggam dan dicuci bersih. Kesemua daun kemudiar ditumbuk sampai halus dengan ditambah sedikit garam dapur Tambahkan dengar sedikit air matang kira-kira ⅓ gelas dan kemudian aduk dan saring. Minum ail perasan tersebut 3 kali sehari.

Tekanan darah tinggi: sebanyak 100 g daun seledri yang masih segar yang masil lengkap dengan batang dan akarnya dicuci bersih. Tumbuk hingga halus lalu tambahkan 1 gelas air dan kemudian direbus. Setelah dingin, sari seledri tersebu dibagi dua untuk diminum pagi dan sore hari.

Obat batuk: daun seledri yang masih segar dan masih utuh lengkap dengan batang dan akarnya dipotong secukupnya. Rebus seledri dengan 3 gelas air hingga mendidib lalu disaring. Biarkan air rebusan hingga dingin dan setelahnya tambahkan madu lebah secukupnya. Bagi dua bagian rebusan tersebut untuk diminum pada pagi dan sore hari.

Menyuburkan Rambut: sebanyak 7-10 tangkai daun seledri yang bersih ditumbuk sampai halus. Setelah melakukan keramas, gosokkan tumbukan daun soledir ke kulit kepala dan rambut secara merata sambil dipijat ringan. Setelah selesai bungkus rambut dengan handuk selama kurang lebih 1 jam. Bilas rambut dengan air bersih. Lakukan seminggu sekali.

Menurunkan Kolesterol: sebanyak 30 g akar seledri dicuci sampai bersih, lalu rebus dalam 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin kemudian disaring dan sarinya diminum sekaligus.

Mengatasi Alergi: sebanyak 2 batang seledri, 3 buah wortel ukuran sedang, dan 1 buah umbi bit ukuran sedang dicuci bersih dan kemudian dibuat jus. Minum jus tersebut sekaligus waktu perut kosong. Lakukan dua kali sehari.

Kolik dan Sakit Perut: sediakan 60 g seledri segar, 1 ruas jari tangan jahe merah, dan sepotong gula aren. Rebus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1A gelas. Setelah dingin kemudian disaring dan sarinya diminum sekaligus.

Bronkitis: cuci 60 g seledri segar, 10 g kulit jeruk mandarin kering, dan 25 g gula aren hingga bersih. Setelah dipotong-potong, masukkan ke dalam panci email, tambahkan 3 gelas air bersih dan rebus hingga tersisa setengahnya. Setelah 1 dingin, saring dan airnya dibagi untuk dua kali minum, pagi dan sore.

Rematik: sejumlah 1 tangkai seledri dicuci, dilalap mentah setiap kali makan.

Wajah berminyak: sebanyak 3 batang seledri dicuci, diiris kecil-kecil. Seduh danl tutupi. Biarkan dingin, lalu simpan di lemari es. Menjelang tidur malam, oleskanj sari seledri ke wajah yang sudah bersih. Setelah kering baru muka dibilas. lakukan dengan teratur.

Asma: sejumlah 3 tangkai seledri, 9 daun randu/kapuk dicuci, dilumatkan. Beri gula aren, sedikit garam dan ½ gelas air. Aduk rata, saring. Diminum sebelum sarapan 3 hari berturut-turut.

Mahoni | Swietenia mahagoni

mahoni

mahoni

MAHONI adalah anggota suku Meliaceae yang memiliki nama ilmiah Swietenia mahagoni (L.) Jacq. Tumbuhan ini berupa pohon tahunan yang tingginya 5 – 25 m. Batang berkayu, bentuk bulat, mempunyai banyak percabangan. Daun majemuk, menyirip genap, bentuk bundar telur sampai lonjong/elip ujung dan pangkalnya runcing, tepi rata, pertulangan daun menyirip, daun muda wama merah dan setelah tua berwarna hijau. Perbungaan bentuk malai, terdapat di ketiak daun, warna kuning kecoklatan. Buah rata-rata sebesar bola tenis, bulat telur, berlekuk lima, warna cokelat Biji bentuknya pipih, warna hitam atau cokelat.

Mahoni dapat ditemukan tumbuh liar di hutan jati dan tempat-tempat lain yang dekat dengan pantai, atau ditanam di tepi jalan sebagai pohon pelindung. Tana yang asalnya dari Hindia Barat ini, dapat tumbuh subur bila tumbuh di pasir payau dekat dengan pantai. Syarat lokasi untuk budi daya mahoni diantaranya adal ketinggian lahan maksimum 1.500 m dpi, curah hujan 1.524-5.085 mm/tahun, dan suhu udara 11-36°C. Pohon mahoni termasuk tumbuhan yang cepat tumbuh pada dataran rendah sampai ketinggian ± 700 m dpl. di daerah panas. Buah mahoni mengandung flavonoid dan saponin.

CARA MENDAPATKAN
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini terdapat di Jawa’l Tengah, Jawa Timur terutama arah Bondowoso, Nusa Tenggara, Sumatera, Sulawesi Selatan. Pohon mahoni termasuk tumbuhan yang cepat tumbuh pada dataran rendah sampai ketinggian ± 700 m dpl. di daerah panas.

BAGIAN TANAMAN YANG D1GUNAKAN
Biji, serbuk biji

KHASIAT
Pohon mahoni bisa mengurangi polusi udara sekitar 47-69 persen, daun-daunnya bertugas menyerap polutan-polutan yang terkandung di sekitarnya. Kualitas kayunya keras dan sangat baik untuk meubel, furnitur, barang-barang ukiran dan kerajinan tangan seperti di kota Jepara yang menjadikannya sebagai alternatif kayu jati. kulitnya dipergunakan untuk mewarnai pakaian. Kain yang direbus bersama kulit mahoni akan menjadi kuning dan tidak mudah luntur. Sedangkan getah mahoni yang disebut juga blendok dapat dipergunakan sebagai bahan baku lem, dan daun mahoni untuk pakan ternak

Buahnya dapat melancarkan peredaran darah, mengurangi kolesterol, penimbunan lemak pada saluran darah, mengurangi rasa sakit, pendarahan dan lebam, bertindak sebagai antioksidan, mengurangi lemak di badan, membantu meningkatkan sistem kekebalan, mencegah pembekuan darah, dan menguatkan fungsi hati serta memperlambat proses pembekuan darah. Biji digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi), kencing manis (diabetes melitus), tidak nafsu makan, rematik, demam, masuk angin, eksim, meningkatkan energi, stamina dan daya tahan, energi revitalisasi, membangun kembali jaringan kulit, meningkatkan produksi sperma yang sehat, agen kecantikan, anti aging, memperkuat jantung dan system pembuluh darah, memperkuat jantung, lambung, paru-paru dan hati. Selain itu tanaman ini memiliki potensi efek farmakologi sebagai anti diabetik, antioksidan, antibakteri, antijamur dan antihiperlipidemik.

RESEP
Hipertensi
Ambil 8 g biji mahoni segar, seduh dengan 2 gelas air panas, dinginkan, saring, bagi menjadi 2. Minum 2 x sehari pagi dan sore atau ambil ½ sdt serbuk biji mahoni, seduh dengan ½ cangkir air panas, beri 1 sdm madu. Minum 2 – 3 x sehari, minum selagi hangat.

Kencing manis
Ambil ½ sdt serbuk biji mahoni, seduh dengan ⅓ cangkir air panas. Minum 2-3 x sehari ½ jam sebelum makan, minum selagi hangat.

Kurang nafsu makan
Ambil ½ sdt serbuk bijh mahoni, seduh dengan ⅓ cangkir air panas, beri 1 sdm madu. Minum 2 – 3 x sehari, minum selagi hangat.

Demam dan masuk angin
Ambil 1/2 sdt serbuk biji mahoni, seduh dengan 1/4 cangkir air panas, tambahkan 1 sdm madu. Minum 2 – 3 x sehari, minum selagi hangat.

Kesemek | Diospyros kaki

kesemek

kesemek

Kandungan
a. lycopene
b. betakaroten
c. polifenol
d. karbohidrat
e. fruktosa
f. glucosa
g. protein
h. vitamin A
i. vitamin B1
j. vitamin C
k. Kalium
l. serat
m. tannin

Manfaat
a. mengatasi hipertensi
b. melindungi diri dari penyakit jantung
c. mengatasi diare pada anak
d. mengatasi batuk berdahak
e. mengatasi perut panas

Mentimun | Cucumis sativus

mentimun

mentimun

Kandungan
a. vitamin A
b. vitamin B
c. vitamin C
d. vitamin E
e. flavonoid
f. polifenol
g. serat
h. antioksidan

Manfaat
a. mengatasi mata lelah
b. menurunkan hipertensi
c. mengatasi sariawan
d. mencegah keriput pada kulit
e. menyegarkan wajah

Bawang Bombai | Allium cepa

bawang-bombay

bawang-bombay

Kandungan
a. allicin
b. asam amino
c. kalsium
d. mangaan
e. sodium
f. sulfur
g. vitamin C
h. vitamin E
i. minyak atsiri
j. quercitin
k. fitokimia antosianin
l. curcumin

Manfaat
a. meningkatkan kadar kolesterol
b. meningkatkan jumlah kolesterol baik
c. memperbaiki penyempitan pembuluh darah
d. menyembuhkan hipertensi
e. mengatasi flu
f. meredakan sakit perut
g. menurunkan kadar gula darah
h. mencegah kanker
i. mencegahan pemecahan insulin di hati
j. merangsang produksi insulin oleh pankreas
k. mencegah osteoporosis
l. mencegah maag
m. kaya antioksidan alami
n. menetralkan asam lambung

Ramuan tradisional mencegah berbagai penyakit
Mengingat manfaat bawang bombai yang luar biasa, setiap orang yang ingin mendapatkan manfaatnya disarankan untuk mengonsumsi bawang bombai secara rutin dalam makanan yang dikonsumsinya, minimal 20 g setiap hari selama 4 minggu. Konsultasikan dengan dokter apabila ingin menggunakannya dalam waktu lama.

Tapak Dara | Catharantus roseus

tapak-dara

tapak-dara

TAPAK DARA memiliki nama latin Catharantus roseus (L.) G. Don, dan sinonimnya adalah Vinca rosea L. Selain nama tapak dara, di Indonesia tanaman ini juga dikenal dengan nama rutu-rutu, kembang serdadu, kembang sari cina (J awa), kembang tembaga beureum (Sunda). Sedangkan beberapa nama asing di antaranya Madagascar periwinkle, rose periwinkle (Inggris), kemunting cina (Melayu), hoa hai dang (Vietnam), tsitsirika (Filipina), chan chun hua (Cina). Tapak dara merupakan tanaman perdu tahunan, tumbuh baik hingga ketinggian 800 m dpl. Tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 m. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau, tersusun menyirip berselingan, dengan ukuran 2- 6 cm x 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek. Batang dan daunnya mengandung lateks berwarna putih. Bunganya aksial (muncul dari ketiak daun), dengan Kelopak bunga kecil, berbentuk paku. Mahkota bunga berbentuk terompet, ujungnya melebar, berwarna putih, biru, merah jambu atau ungu tergantung kultivarnya. Buahnya berbentuk gilig (silinder), ujung lancip, berambut, panjang sekitar 1,5-2,5 cm, dan memiliki banyak biji. Tumbuhan ini menyukai tempat-tempat yang terbuka, namun bisa tumbuh juga di temapat yang agak terlindung.

Tanaman tapak dara dikenal kaya akan kandungan alkaloid. Beberapa senyawa kelompok alkaloid dari tanaman ini telah diisolasi dan dijadikan obat antikanker, yaitu vinblastine dan vincristine. Alkaloid lain yang terdapat dalam tanaman ini adalah vindoline. Selain alkaloid, senyawa lainnya adalah antosianin, dan senyawa-senyawa fenolik seperti flavonoid, juga asam kafequinat, dan juga kelompok triterpena pentasiklik yaitu asam ursolat.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT TAPAK DARA
Tapak dara dikenal dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit di antaranya diabetes, hipertensi, leukimia, asma, bronkhitis, demam; radang perut, disentri, kura darah, gondong, bisul, borok, luka bakar, luka baru, dan bengkak. Penelitian juj membuktikan bahwa tanaman tapak dara dapat menurunkan kadar gula darah, dc juga berkhasiat antikanker dan antioksidan.

RESEP
Diabetes mellitus(sakit gula/kencing manis)
Bahan: 10-16 lembar daun tapakdara. Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

Bahan: 35-45 g daun tapak dara kering, adas pulawaras.
Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

Bahan: 3 lembar daun tapakdara, 15 kuntum bunga tapak daras. Cara membuat; direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore setelah makan. ‘

Hipertensi (tekanan darah tinggi)
Bahan: 15-20 g daun tapakdara kering, 10 g bunga krisan. Cara membuat: direbus dengan 2,5 gelas air sampai mendidih dan disaring. Cara menggunakan: diminun tiap sore.

Bahan: 7 lembar daun atau bunga tapakdara. Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring. Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.

Leukimia
Bahan: 20-25 g daun tapakdara kering, adas pulawaras. Cara membuat: direbus dengan 1 liter air dan disaring. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Asma dan bronkhitis
Bahan: 1 potong bonggol akar tapakdara Cara membuat: direbus dengan 5 gelas air. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Demam
Bahan: 1 genggam (12 -20 g) daun tapakdara, 3 potong batang dan akar tapakdara Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore ditambah gula kelapa.

Radang Perut dan disentri
Bahan: 15 – 30 g daun tapakdara kering. Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore dan ditambah dengan gula kelapa.

Kurang darah
Bahan: 4 putik bunga tapakdara putih. Cara membuat: direndam dengan 1 gelas air, kemudian ditaruh di luar rumah semalam. Cara menggunakan: diminum pagi hari dan dilakukan secara teratur.

Tangan gemetar
Bahan: 4-7 lembar daun tapakdara. Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring. Cara menggunakan: diminum biasa.

Gondong, bengkak, bisul dan borok
Bahan: 1 genggam daun tapakdara. Cara membuat: ditumbuk halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka.

Luka bakar
Bahan: beberapa daun tapak dara, 0,5 genggam beras. Cara membuat: direndam dengan air, kemudian ditumbuk bersama-sama sampai halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.

Luka baru
Bahan: 2-5 lembar daun tapakdara. Cara membuat: dikunyah sampai lembut.
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka baru

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by