fever

Demam

Bahan:
30 g batang kapulaga
600 cc air

Cara membuat:
Rebus batang kapulaga dalam 600 cc air hingga tersisa setengahnya. Saring dan minum selagi hangat.

Nona Makan Sirih | Clerodendrum thomsonoe

nona-makan-sirih-putih

nona-makan-sirih-putih

Kandungan
a. zat antipanas
b. zat antiradang

Manfaat
a. menyembuhkan radang telinga
b. menyembuhkan demam

Bangle Hantu | Zingiber ottensii

bangle-hantu

bangle-hantu

BANGLE hantu merupakan tanaman semak dari keluarga Zingiberaceae. Tanaman ini tumbuh berumpun-rumpun, berbatang basah dengan tinggi mencapai 200 cm. Rimpangnya berwarna ungu dan berbau kurang sedap. Nama lain tanaman ini ialah panglai hideung, bunglai hantu, lampoyang hitam, atau kunyit hitam. Nama latin dari bangle hantu ialah Zingiber ottensii.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN BANGLE HANTU
Perbanyakan tanaman bangle ini dapat dilakukan dengan stek rimpang. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat yang terkena cukup sinar matahari mulai dari dataran rendah hingga ketinggian 1.300 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Rimpang

KHASIAT BANGLE HANTU
Penelitian yang telah dilakukan melaporkan bahwa bangle hantu memiliki aktivitas antibakteri, antioksidan, dan antifungi. Ekstrak bangle hantu juga dilaporkan memiliki aktivitas anti peradangan yang sangat kuat. Ekstrak bangle hantu berpotensi juga sebagai antiobesitas. Bangle hantu memiliki aktivitas hambatan terhadap pertumbuhan sel yang sangat cepat terhadap antiproliferasi (aktivitas yang menghambat pertumbuhan sel dengan cepat.) Secara empiris bangle hantu digunakan untuk mengobati demam, batuk, kejang pada anak, menghangatkan dan membersihkan darah, dan sebagai obat sakit pinggang

RESEP
Untuk mengatasi batuk, ½ rimpang bangle hantu direbus dengan 5 g daun saga menggunakan air sebanyak 110 ml. Air rebusan diminum pagi dan sore hingga sembuh.

Bandotan | Ageratum conyzoides

bandotan

bandotan

BANDOTAN dengan nama latin Ageratum conyzoides merupakan tanaman yang tergolong sebagai gulma.Tumbuhan ini berbau khas seperti kambing. Batang bandotan tegak atau berbaring dengan cabang yang cukup banyak. Batang bandotan ini memiliki rambung yang jarang. Daun bandotan memiliki tangkai dengan panjang 0.5-5 cm dan terletak berselangselingatau berhadapan. Bentuk daun bandotan ialah bulat telur hingga mirip belah ketupat dengan bagian pangkal yang mirip seperti jantung, membulat atau meruncing dan ujung tumpul atau meruncing dengan tepi yang bergerigi. Permukaan atas dan bawah daun bandotan berambut. Bunga bandotan berkumpul dengan bongkol rata atas, yang selanjutnya 3 bongkol atau lebih terkumpul dalam malai rata terminal. Tiap bongkol berisi 60-70 individu bunga.

CARA MENDAPATKAN BANDOTAN
Tumbuhan bandotan menyebar di seluruh wilayah Indonesia. Tumbuhan ini tergolong gulma (tumbuhan pengganggu tanaman budidaya) dan mudah berkembang biak dari bunganya vang berjumlah banyak dan berbunga sepanjang tahun.

KHASIAT BANDOTAN
Secara tradisional, bandotan digunakan untuk mengobati luka, demam, dan sebagai insektisida. Penggunaan tradisional ini sebagian besar telah terbukti secara ilmiah seperti efeknya dalam menyembuhkan luka, memproteksi efek radiasi, antibakteri dan insektisida. Selain itu penelitian juga melaporkan bahwa tanaman ini bermanfaat untuk penderita diabetes, kanker, penyakit gastroinstestinal, analgesik, dan antiinflamasi.

RESEP
Luka: Seluruh bagian tumbuhan bandotan diremas dengan kapur lalu dioleskan pada luka yang masih segar. Akar bandotan ditumbuk dan dioleskan ke badan untuk obat demam.

Arbenan | Duchesnea indica

arbenan

arbenan

ARBENAN (Duchesnea Indica (Andr.) Focke) dikenal juga dengan Indian strawberry, Mock Strawberry, arben leuweung, Arbenan (Sunda) dan Seladren (jawa). Masuk dalam famili Rosaceae dengan ukuran tinggi tanaman sekitar 20-30 cm, batang melata atau merayap di atas tanah yang akan menumbuhkan tunas baru. Daun majemuk, berbagi 3 asimetris, anak daun bentuk oval, ujung dan pangkal runcing tepinya bergerigi, panjang 4-8 cm dan lebar 3-6 cm. Pertulangan daun menyirip tegas dan permukaan berbulu. Bunga majemuk berbentuk tandan terletak di ketiak daun. Buah berbentuk lanset, kecil keras dan berwama putih. Akar serabut, berwarna putih kotor. Buah dan daun mirip dengan tanaman stroberi namun dapat dibedakan dari bunganya yang berwarna kuning sedangkan tanaman buah stroberi memiliki bunga yang berwarna putih. Biji buah arbenan berwarna merah sedangkan biji buah stroberi berwarna emas.

CARA MENDAPAT ARBENAN
Perbanyakan tanaman arbenan dapat dilakukan dengan stek atau potong anakan yang berakar. Perawatannya dapat diberi pupuk standar . Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian datran rendah sampai dataran tinggi.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT ARBENAN
Seluruh bagian tanaman arbenan mengandung saponin, flavonoida dan tanin. Bijinya mengandung asam linoleat, asam oleat, dan beta-sitosterol (lemak tumbuhan yang bermanfaat salah satunya untuk menurunkan kolesterol). Arbenan biasa digunakan sebagai obat tradisional di China. Berkhasiat sebagai penurun panas, anti bakteri, anti mutagenic (zat yang bersifat menghambat mutasi atau perubahan gen), antikanker, antiinflamasi, antibiotik, stimulant, untuk menghilangkan panas dan racun, menghentikan pendarahan, dan menghancurkan darah beku. Tumbuhan arbenan ini bersifat manis, pahit, dingin, dan sedikit beracun.
Daun dan seluruh bagian tanaman dapat digunakan baik dalam keadaan segar atau dikeringkan. Untuk pemakain luar seluruh bagian tanaman yang kering ditumbuk kemudian digiling menjadi bubuk.

Seluruh bagian tanaman arbenan mempunyai efek menghambat sarcoma 180 pada tikus. Ekstrak air arbenan pada dosis 5,10,15 mg/mL mempunyai efek menghambat pertumbuhan esophagus cancer strain 109.

RESEP
Obat demam
Seluruh bagian tanaman arbenan segar sebanyak 30 g, dicuci, direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, disaring. setelah dingin diminum sekaligus.

Obat dipteri
Resep 1: daun arbenan segar sebanyak 10 g, dicuci bersih dan ditumbuk halus tambahkan sedikit madu kemudian diminum dengan 50 ml air matang yang hangat.
Resep 2: Seluruh bagian tanaman yang sudah kering sebanyak 15-30 g atau yang masih segar 30-60 g direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Air rebusan diminum sekaligus atau dibagi 2-3 bagian hingga habis dalam sehari.
Resep 3: Arbenan, Scutellaria barbata, dan Livistona chinertsis masing-masing 30 g direbus dengan 5 gelas air sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin disaring, lalu diminum beberapa kali sehari sampai habis. Keesokan harinya ampasnya bisa direbus ulang satu kali lagi.

Untuk pemakaian luar
Seluruh bagian tanaman yang segar ditumbuk sampai lumat atau yang kering digiling menjadi bubuk. Lalu, dibubukan di tempat yang sakit.

Kanker Paru-paru
60 g rumput lidah ular (rumput mutiara kering), 30 g herba arbenan kering, 30 g herba cakar ayam kering, 30 g umbi bunga lili, 60 g bunga waru landak, semua dicuci bersih, rebus dengan 1.000 cc air hingga sisa 400 cc, lalu saring, minum 2 kali sehari

Kanker lambung
30 g arbenan kering, 30 g ban zhi lian (Scutellariae barbatae), 30 g rumput mutiara kering, cuci bersih semua bahan rebus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc 1 saring, minum 200 cc 2 kali sehari.

Jarak Ulung | Jatropha gossypipolia

jarak-ulung

jarak-ulung

JARAK ULUNG (Jatropha Gossypipolia L.) umumnya tumbuh liar di tepi jalan, lapangan rumput atau di semak terutama tempat terbuka yang terkena sinar matahari di dataran rendah. Jarak ulung berasal dari Amerika Selatan. Ciri-ciri secara umum merupakan tanaman perdu tahunan, tumbuh tegak, tinggi 1-2 m, dengan rambut kelenjar yang kebanyakan berbentuk bintang yang bercabang, getahnya bersabun. Batang berkayu, bulat, warnanya cokelat, banyak bercabang. Daun tunggal, bertangkai panjang, helaian daun bulat telur sungsang sampai bulat, berbagi 3-5, taju runcing, panjang 7-22 cm, lebar 6-20 cm, daun muda berwarna keunguan, daun tua warnanya ungu kecokelatan. Bunga majemuk berbentuk corong, kecil, warnanya keunguan, keluar dari ujung batang. Dalam satu pohon terdapat bunga jantan dan bunga betina. Buah berkendaga tiga, bulat telur, sedikit berlekuk tiga dengan b alur memanjang, warnanya hijau, bila masak menjadi hitam. Bijinya bulat, cokelat kehitaman. Bijinya mengandung minyak. Bila diperas, minyak tersebut dapat digunakan untuk lampu.

Kandungan kimia yang terkandung di dalamnnya alkaloid, tanin, kalsium oksalat, dan sulfur pectic substans. Selain itu, minyak dan biji jarak ulung mengandung co- carcinogenic esters dan 12-deoxy-16-hydroxyphorboll yang berfungsi sebagai antikanker. Efek farmakologis yang dimiliki oleh jarak ulung diantaranya sebagai pencahar, menghilangkan nafsu makan.

CARA MENDAPATKAN JARAK ULUNG
Perbanyakan jarak ulung dapat dilakukan dengan biji dan anakan. Jarak ulung dirawat dengan disiram air yang cukup, dijaga kelembapan tanahnya, dan dipupuk dengan pupuk organik. Taruman ini dapat tumbuh pada daerah 250-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan biji

KHASIAT JARAK ULUNG
Bengkak, penyakit kulit, demam, susah buang air besar, sebagai anti kanker.

RESEP
Daun dan biji jarak ulung dapat dimanfaatkan untuk mcngobati beberapa penyakit sebagai berikut.

Bengkak terpukul dan penyakit kulit
Cuci 3 — 4 helai daun segar jarak ulung sampai bersih, olesi dengan minyak kelapa, lalu panaskan di atas api sampai layu. Tempelkan daun pada perut saat masih hangat.

Demam
Cuci 10—15 helai daun segar jarak ulung sampai bersih, rebus dengan air secukupnya. Setelah mendidih, gunakan air rebusan untuk mandi.

Susah buang air besar
Cuci bersih 20 butir biji jarak ulung, sangrai, lalu tumbuk sampai halus. Seduh hasil tumbukan dengan 1 cangkir air panas, lalu minum sekaligus 1 cangkir sehari.

Srigading | Nyctanthhes arbortristis

srigading

srigading

Kandungan
a. tannin
b. metil salisilat
c. resin
d. niktantin
e. gula
f. minyak atsiri
g. niktantin

Manfaat
a. menyembuhkan demam
b. menyembuhkan ruam kulit
c. menyembuhkan penyakit cacing
d. menyembuhkan nyeri pinggul

Pule Pandak | Rauvolfia serpentina

pule-pandak

pule-pandak

PULE PANDAK (Rauvolfia serpentina (L.) Benth) adalah tanaman bunga dari famili Apocynaceae yang telah banyak digunakan dalam industri obat. Tanaman ini tersebar di India, Myanmar, Thailand, dan Indonesia (terutama Jawa). Perdu tegak, tahunan, tinggi mencapai 1 m, bergetah, batang silindris, percabangan warna cokelat abu-abu, mengeluarkan cairan jernih bila dipatahkan. Daun tunggal, bertangkai pendek, duduk berkarang atau berhadapan bersilang, bentuk taji atau bulat telur memanjang, ujung ruining, pangkal menyempit, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 3-20 cm, lebar 2-9 cm, permukaan atas hijau, permukaan bawah warnanya lebih muda. Perbungaan majemuk, bentuk payung yang keluar dari ujung tangkai, mahkota bunga warnanya merah. Buahnya buah batu, bulat telur, masih muda hijau bila masak warnanya hitam, berbiji satu. Akar panjang dan besar. Akar keringnya disebut Rau wolfia Serpentina. Bagian yang digunakan akar, batang, dan daun. Sebelum digunakan akar dicuci dan dipotong kecil-kecil lalu dijemur untuk penyimpanan.

Akar mengandung 3 grup alkaloid, yang jenis dan jumlahnya tergantung dari daerah asal tumbuhnya. Grup 1 termasuk alkaline kuat (quarterary ammonium compound): serpentine, serpentinine, sarpagine, dan samatine. Grup II (tertiary amine derivate): yohimbine, ajmaline, ajnntlicine. tetraphylline, dan tetraphyllicine. Grup III termasuk alkaline lemah (secondary amities): reserpine, rescinnamine, deserpidine, raunesine, dan canescine. Reserpine berkhasiat hipotensif, ajmaline, serpentine, dan rescinnamine berkhasiat penenang, yohimbine merangsang pembentukan testosteron yang dapat membangkitkan gairah seks.

CARA MENDAPATKAN PULE PANDAK
Perbanyakan tanaman dengan stek batang. Perawatannya dengan pengendalian hama, gulma, pemupukan, dan penyiraman air yang cukup. Pule pandak kadang ditemukan di pekarangan rumah sebagai tanaman hias, namun lebih sering tumbuh liar di ladang, hutan jati, atau tempat lainnya sampai ketinggian 1.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar dan daun

KHASIAT PULE LANDAK
Tekanan darah tinggi (hipertensi), sakit kepala, vertigo, diare, Sakit tenggorokan, sakil pinggang, sakit perut pada disentri, muniah, malaria, influenza, radang kandung empedu, bisul, hepatitis akut, susah tidur (insomnia), gangguan jiwa (mania), kuranj napsu makan, hiperfungsi kelenjar gondok (hipertiroid), kudis (skabies), bidurai (urtikaria), gigitan ular/kalajengking, luka terpukul atau terbentur (memar), hernia.

RESEP
Tekanan darah tinggi
Akar pule pandak sebanyak 50 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas Setelah dingin disaring. Minumlah pagi dan sore hari masing-maoing 1/2 gelas.

Sakit pinggang
Akar pule pandak sebanyak 50 g direndam dalam 1 gelas arak selama 1 malam. Keesokan harinya diminum sekaligus, setelah makan.

Sakit tenggorokan
Akar pule pandak secukupnya setelah dicuci bersih lalu diiris tipis-tipis. Bahan tersebut lalu diisap-isap dalam mulut.

Sakit kepala, susah tidur, pusing, demam, radang kandung empedu, memar, digigit ular berbisa, kurang nafsu makan, dan sakit perut
Gunakan akar pule pandak sebanyak 10 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sam tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum 2 kali, pagi dan sore, masing masing 1/2 gelas.

Nyeri perut
Akar pule pandak dan pinang secukupnya dikunyah, airnya ditelan dan ampasnya dibuang.

Demam, muntah-muntah
Akar pule pandak kering sebanyak 15 g dipotong kecil-kecil lalu diremas-remas dalam 1 gelas air masak. Airnya ini diminum sekaligus.

Influenza
Daun pule pandak segar sebanyak 25 g dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum sekaligus.

Digigit ular, memar
Daun pule pandak segar dicuci bersih lalu digiling halus. Bubuhkan pada tempat yang sakit, lalu dibalut. Ganti 2 kali sehari.

Luka berdarah
Daun muda pule pandak segar secukupnya dicuci bersih lalu digiling halus. Bubuhkan pada luka lalu dibalut.

Diare
Akar pule pandak segar sebanyak 2 g diiris tipis-tipis. Tambahkan ¼ sendok teh garam, sambil diaduk merata. Akar ini kemudian dikunyah dan airnya ditelan

Sawi Langit | Vernonia cinerea

sawi-langit

sawi-langit

SAWI LANGIT memiliki nama latin Vernonia cinerea (L.) Less., dan beberapa sinonim Vernottia albicans DC., Vernonia conyzoides DC., Vernonia laxiflora Less., Vernonia leptophylla DC., Vernonia parvifbra Reinw., Vernonia rhomboidea Edgew.. Di Indonesia, sawi langit memiliki nama lokal, di antaranya buyung-buyung, daun muka manis, rumput ekor kuda, rumput muka manis. Di daerah Jawa Barat (Sunda) dikenal dengan nama leuleuncaan, mareme, rante piit, sasawi langit, sembung, caeu tuhur. Di Bali lebih dikenal dengan sembung, sedangkan di jawa, dikenal beberapa nama seperti maryuna, nyawon, pidak bakong, sembung, sembung kebo. Nama Cina tanaman ini adalah Shang han cao.

Sawi langit merupakan tanaman terna setahun yang tumbuh tegak setinggi 20-100 cm, dapat dijumpai tumbuh liar di sisi jalan, padang rumput. Tanaman ini tumbuh hingga ketinggian 1.300 m dpl. Batangnya berambut halus dan bercabang banyak. Memiliki daun tunggal yang duduk berseling, dengan bentuk bulat telur sungsang sampai bulat memanjang, berukuran 2-7 cm x 0,5-2,5 cm. Tepi daun bergerigi tidak teratur dengan kedua permukaan berambut halu dan bertangkai pendek. Bunganya berwarna ungu, berkelompok sekitar 5-20 kuntum. Biji keras berbentuk bulat lonjong. Senyawa kimia yang dikandung tanaman sawi langit antara lain steroid, triterpenoid, flavonoid, tanin, seskuiterpen lakton, luteolin, asam klorogenat, metil kafeat, asam kafeolqunat.

CARA MENDAPATKAN SAWI LANGIT
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatan dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian sekitar 200-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Seluruh bagian tanaman

KHASIAT SAWI LANGIT
Sawi langit diketahui dapat mcnurunkan demam, mengobati batuk, disentri, hepatitis, dan mengatasi insomnia. Selain itu bagian daun dan batang sawi langit diketahui berkhasiat sebagai antiplasmodial dan dapat digunakan ‘untuk mengobati malaria. Tanaman ini juga dapat digunakan sebagai obat luar untuk mengobati bisul, gigitan ular, luka terpukul dan bengkak. Hasil penelitian membuktikan sawi langit berkhasiat analgesik, antipiretik, dan antiinflamasi, serta sebagai antibakteri.

RESEP
Demam
Cuci bersih 10-15 g tanaman kering atau setara dengan 50 g tanaman segar. Rebus tanaman dengan 4 gelas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Saring hasil rebusan setelah dingin. Minum ramuan 2 x sehari. Masing-masing 1

Disentri, hepatitis, lelah tidak bersemangat, kejang lambung, kejang perut dan insomnia
Cuci bersih 10-15 g tanaman kering (setara dengan 50 g tanaman segar). Rebus tanaman dengan 4 gelas air sampai mendidih dan tersisa 2 gelas. Saring hasil rebusan setelah dingin. Minum ramuan itu 2 x sehari, masing-masing 1 gelas.

Bisul, gigitan ular, luka terpukul, dan keseleo
Ambil tanaman sawi langit secukupnya, lalu cuci bersih. Tumbuk halus tanaman. Tambahkan sedikit air, lalu aduk sehingga menjadi adonan. Tempelkan ramuan itu di bagian tubuh yang sakit.

Batuk dan panas
Cuci bersih 10-15 g tanaman kering (setara 50 g tanaman segar). Rebus tanaman dengan 4 gelas air sampai mendidih dan tersisa 2 gelas. Saring hasil rebusan setelah dingin. Minum ramuan itu 2 x sehari, masing-masing 1 gelas.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by