dysentery treatment

Sambiloto | Andrographis paniculata (Ness)

sambiloto

sambiloto

TANAMAN sambiloto (Andrographispaniculata (Ness) merupakan salah satu bahan obat tradisional yang telah dikenal sejak abad 18 dan banyak dijumpai hampir di seluru nusantara. Sambiloto dikenal dengan nama daerah, antara lain ki oray atau ki peura (Jawa Barat), bidara, takilo, sambiloto (Jawa Tengah dan Jawa Timur), atau pepaitan atau ampadu (Sumatera). Daun dan percabangannya mengandung laktone yang terdiri dari deoksiandrografolid, andrografolid (zat pahit), neoandrografolid, 14-deoksi-11-12 didehidroandrografolid, dan homoandrografolid. Selain itu terdapat flavonoid, alka keton, aldehid, mineral (kalium, kalsium, natrium), asam kersik, dan damar. Zat ak’ andrografolid berkhasiat sebagai hepatoprotektbr (melindungi sel hati dari zat toksik

CARA MENDAPATKAN SAMBILOTO
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama d gulma, pemupukan serta menyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumb dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan batang.

KHASIAT SAMBILOTO Masyarakat memanfaatkan bagian tajuk (daun dan batang) tumbuhan sambiloto sebagai bahan obat tradisional untuk obat penguat, demam, kolera, diabetes, sakit, influensa dan bronchitis. Selain itu mengobati hepatitis, infeksi saluran empedu, disentri basiler, tifoid, diare, radang amandel (tonsilitis), abses paru, radang paru (pneumonia), radang saluran napas (bronkhitis), radang ginjal akut (pielonefritis akut), radang telinga tengah (OMA), radang usus buntu, sakit gigi, malaria, kencing nanah (gonore), IB paru, skrofuloderma, batuk rejan (pertusis), sesak napas (asma), darah tinggi (hipertensi kusta, leptospirosis, keracunan jamur, singkong, tempe bongkrek, makanan laut, kanker, penyakit trofoblas seperti kehamilan anggur (mola hidatidosa) dan penyakit trofoblas ganas (tumor trofoblas), serta tumor paru.

RESEP
Tifoid
Daun sambiloto segar sebanyak 10-15 lembar direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.

Disentri basiler, diare, radang saluran napas, radang paru
Herba kering sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Air rebusannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Disentri
Herba krokot segar (Portulaca oleracea) sebanyak 500 g diuapkan selama 3-4 menit, lalu ditumbuk dan diporas. Air perasan yang terkumpul ditambahkan bubuk kering sambiloto sebanyak 10 g sambil diaduk. Campuran tersebut lalu diminum, sehari 3 kali masing-masing 1/3 bagian.

Influenza, sakit kepala, demam
Bubuk kering sambiloto sebanyak 1 g diseduh dengan cangkir air panas. Setelah dingin diminum sekaligus, Lakukan 3-4 kali sehari.

Demam
Daun sambiloto segar sebanyak 1 genggam ditumbuk. Tambahkan 1/2 cangkir air bersih, saring lalu minum sekaligus. Daun segar yang digiling halus juga bisa digunakan sebagai tapal badan yang panas.

TB paru
Daun sambiloto kering digiling menjadi bubuk. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk rata lalu dibuat pil dengan diameter 0,5 cm. Pil ini lalu diminum dengan air matang. Sehari 2-3 kali, setiap kali minum 15 – 30 pil.

Batuk rejan (pertusis), darah tinggi
Daun sambiloto segar sebanyak 5-7 lembar diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk. Setelah dingin minum sekaligus. Lakukan sehari 3 kali.

Radang paru, radang mulut, tonsilitis
Bubuk kering herba sambiloto sebanyak 3 – 4,5 g diseduh dengan air panas. Setelah dingin tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus.

Faringitis
Herba sambiloto segar sebanyak 9 g dicuci lalu dibilas dengan air matang. Bahan tersebut lalu dikunyah dan aimya ditelan.

Hidung berlendir (rinorea), infeksi telinga tengah (OMA), sakit gigi
Herba sambiloto segar sebanyak 9 -15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari @ 1/2 gelas. Untuk OMA, herba segar dicuci lalu digiling halus dan diperas. Airnya digunakan untuk tetes telinga.

Kencing manis
Daun sambiloto segar sebanyak ½ genggam dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sehabis makan, 3 kali sehari @ ¾ gelas.

Kencing nanah
Sebanyak 3 tangkai sambilo, direbus, disaring, lalu diminum airnya.

Mimba | Azadirachta indica

mimba

mimba

MIMBA (Azadirachta indica) di beberapa daerah dikenal dengan nama imba (Jawa); mwmbha, mempeuh (Madura); intaran (Bali). Nama asin yang diketahui antara lain Margosier, Margosatree, Neem tree (Inggris/Belanda). Pohon mimba tumbuh setinggi 8-15 m, bunga memiliki kedua jenis alat reproduksi. Batang simpodial (tidak memiliki batang utama, tumbuh menyamping), kulit batang mengandung gum, pahit. Daun menyirip gasal berpasangan. Anak daun dengan helaian berbentuk memanjang lanset bengkok, panjang 3-10 cm, lebar 0,5-3,5 cm, pangkal runcing tidak simetri, ujungruncing sampai mendekati meruncing, gundul, tepi daun bergerigi kasar, remasan berasa pahit, warna hijau muda. Bunga memiliki susunan malai, terletak di ketiak daun paling ujung, 5-30 cm, gundul atau berambut halus pada pangkal tangkai karangan, tangkai bunga 1-2 mm. Kelopak kekuningan, bersilia, rata rata 1 mm. Mahkota putih kekuningan, bersilia, panjang 5-7 mm. Benang sari membentuk tabung benang sari, sebelah luar gundul atau berambut pendek halus, sebelah dalam berambut rapat. Putik memiliki panjang rata rata 3 mm, gundul. Buah bulat, hijau kekuningan 1,5-2 cm. Asal usul tanaman tidak diketahui. Waktu berbunga Maret-Desember. Tumbuh di daerah tropis, pada dataran rendah. Tanaman ini tumbuh di daerah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Madura pada ketinggian sampai dengan 300 m dpl, tumbuh di tempat kering berkala, sering ditemukan di tepi jalan atau di hutan terang. Tanaman mimba mengandung senyawa-senyawa di aototanya golongan triterpenoid glukosamina yang bermanfaat membantu meningkatka” sistem kekebalan tubuh (imunostimulan).

CARA MENDAPATKAN MIMBA
Budidaya mimba sangat mudah. Dapat dilakukan dengan biji atau pencangkokan. Perbanyakan dengan biji merupakan metode pilihan, utamanva dalam memudahkan transportasi dan pengepakan. Pengecambahan biji tidak ditemui esulitan, bahkan buah yang kering dan belum masakpun dapat berkecambah membentuk tanaman bibit. Pengecambahan dalam sekala besar dilakukan dengan media pasir, pemindahan ke polibag setelah berumur satu bulan, kemudian dipindahka; ke lapangan setelah tanaman bibit mencapai tinggi 30 sampai 45 cm. Dengan car, demikian keberhasilannya sangat tinggi. Pohon mimba dapat tumbuh pada berbaga tipe tanah, tetapi yang paling baik adalah yang resapannya baik dan tanah berpasir (ph 6,2 – 7,0). Pohon mimba ini pohon dengan tipe tropis dan subtropis dan tetap hiduf pada suhu tahunan berkisar antara 21- 32 °C. Pohon ini sangat toleran terhadap suht sangat tinggi sampai 49 °C, namun kebanyakan tidak tahan terhadap suhu di bawah 4 °C.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun.

KHASIAT MIMBA
Di masyarakat mimba digunakan untuk menyembuhkan beberapa penyakit, di antaranya daunnya digunakan untuk penambah nafsu makan, untuk menanggulangi disentri, borok, malaria, anti bakteri. Minyaknya untuk mengatasi eksim, kepala yang kotor, kudis, caring, menghambat perkembangan dan pertumbuhan kuman. Kulit batang digunakan untuk mengatasi nyeri lambung, penguat, penurun demam. Buah dan getah digunakan sebagai penguat. Selain itu juga bisa dimanfaatkan sebagai ekspektoran, antidiabetes, antihipertensi dan mengatasi gangguan otot dan sendi. Selain itu, hasil penelitian juga membuktikan mimba berkhasiat sebagai antivirus terhadap virus polio, Imunostimulan (meningkatkan sistem kekebalan tubuh), serta kardioprotektor (menjaga fungsi dan kinerja jantung).

RESEP
Disentri
Sepertiga genggam daun mimba, 2 jari batang mimba dicuci dan dipotong-potojjttJ seperlunya, kemudian direbus dengan 3 gelas air bersih sampai air tinggal VA nya; setelah dingin, disaring dan diminum dengan gula seperlunya (2 kali sehari 3/« gelas).

Eksem
20 lembar daun mimba dicuci dan digiling halus, diremas dengan air kapur sifih seperlunya, kemudian ditempelkan pada kulit yang terkena eksim dan dibalut (2 kali j sehari sebanyak yang diperlukan).

Tapak Liman | Elephanthopus scaber

tapak-liman

tapak-liman

TAPAK LIMAN (Elephatithopus scaber) merupakan tanaman terna. Ketinggian tumbuhnya 10-80 cm. Batangnya kaku dan bercabang. Akamya tunggang, daunnya tunggal, berbentuk bulat telur. Tapak liman mempunyai bunga yang mahkotanya berwarna putih sampai ungu kemerahan. Sementara itu, buahnva berambut. Akar tunggang dan kokoh. Berdasarkan ilmu taksonomi tempuyung termasuk suku Asteraceae, marga Sonchus, dan jenis Sonchus arvensis. Kandungan kimia tanaman ini diantanya stigmasterol epifriedelinol, triterpen, lupeol, elephantopin, sesquiterpene lactones deoxyelephantopin, isodeoxy- elephantopin, dan scabertopin.

CARA MENDAPATKAN TAPAK LIMAN
Tapak liman merupakan tumbuhan yang mudah tumbuh di semua tempat di Indonesia. Perbanyakan tanaman dengan biji dan anakan. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Seluruh bagian tanaman

KHASIAT TAPAK LIMAN
Daun tempuyung di Indonesia dapat digunakan sebagai obat untuk menghancurkan batu ginjal sehingga dapat memperbaiki fungsi ginjal. Daun tempuyung mengandung ion-ion mineral cukup tinggi terutama K* dan Na* yang dapat mengatur keseimbangan elektrolit di dalam tubuh, sehingga mempermudah keluarnya air seni. Selain itu daun tempuyung juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi, obat bengkak, menghilangkan rasa lesu dan pegal, obat penenang, dan penyakit asma. Menurut penelitian memiliki potensi sebagai anti mikroba. Daunya memiliki efek farmakologi untuk diuretic, antiinflammatory, dan hepatoprotective.

RESEP
Untuk mengatasi berbagai radang, seluruh tanaman tapak liman yang sudah dikeringkan, dicampur air dan direbus. Airnya disaring dan diminum secara rutin tiap hari.

Untuk mengatasi perut kembung, hepatitis, beri-beri, disentri, gigitan ular, batuk seratus hari, kurang darah, dan lain-lain digunakan beberapa bagian atau seluruh tanaman. Contohnya, untuk hepatitis, agar segarnya direbus dengan daging. Airnya diminum. Jntuk beri-beri, seluruh tanaman, ditambah tahu dan air, lalu ditim serta dimakan.

Perut kembung dapat diatasi dengan air rebusan batang tapak liman.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by