disentri

Disentri dan Berak Darah

Bahan:
20 g kulit batang kemiri
400 cc air

Cara membuat:
Rebus kulit batang kemiri dengan 400 cc air hingga air berkurang setengahnya. Minum hangat-hangat.

Rumput Belang | Zebrina pendula

rumput-belang

rumput-belang

Kandungan
a. calcium oxalate
b. gummi
c. saponin
d. polifenol

Manfaat
a. menyembuhkan batuk berdarah
b. mengobati disentri
c. mengobati keputihan
d. mengobati kencing nanah
e. mengobati bisul

Tampal Besi | Phyllanthus reticulates

tampal-besi

tampal-besi

Kandungan
a. triterpenoids
b. flavonoid
c. tannin
d. alkaloid
e. asam fenol
f. friedelan
g. betulinic acids
h. glochidonol
i. astringent

Manfaat
a. menyembuhkan rematik
b. menyembuhkan bengkak akibat pukulan
c. menyembuhkan disentri
d. menyembuhkan radang usus
e. menyembuhkan radang lever
f. menyembuhkan radang ginjal
g. menyembuhkan cacingan
h. menyembuhkan asma
i. menyembuhkan radang pangkal tenggorok

Ares Pisang | Musa paradisiaca

ares-pisang

ares-pisang

Kandungan
a. antiseptik
b. zat saponin
c. vitamin A
d. vitamin B
e. vitamin C
f. zat gula
g. air
h. tepung

Manfaat
a. menyembuhkan luka
b. mengatasi gigitan serangga
c. mencegah demam setelah melahirkan
d. mengatasi cacar air
e. mengatasi radang tenggorokan
f. mengatasi disentri
g. mengatasi radang ginjal
h. menyuburkan rambut

Tempuyung | Sonchus arvensis

tempuyung

tempuyung

TEMPUYUNG (Sonchus arvensis) termasuk tanaman obat asli Indonesia dari familia Asteraceae. Tempuyung memiliki nama daerah, diantaranya lempung, gelibuk, rayana (Sunda), dan jombang (Jawa). Tanaman ini tumbuh di tempat terbuka atau sedikit terlindung di tempat yang bertebing, di pematang, dan di pinggir saluran air (Heyne 1987). Tanaman ini merupakan tumbuhan herba tahunan dan tingginya dapat mencapai 2 m. Batang berusuk, berlobang, bergetah putih, percabangan monopodial, dan berwarna hijau keputihan. Daunnya tunggal, berlekuk menjari atau tidak teratur, ujung meruncing, dan berwarna hijau. Bunga majemuk, berbentuk bongol, mahkota bunga berwarna kuning terang, yang lama-kelamaan berwarna merah kecokelatan. Akar tunggang dan kokoh. Berdasarkan ilmu taksonomi tempuyung termasuk suku Asteraceae, marga Sonchus, dan jenis Sonchus arvensis.

Tempuyung mengandung senyawa flavonoid, oc-laktuserol, p-laktuserol, manitol, inositol, silika, kalium, taraksesterol.

CARA MENDAPATKAN TEMPUYUNG
Saat ini Tempuyung belum dibudidayakan, tetapi tempuyung dapat diperoleh secara liar. Perbanvakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama ! dan gulma, pemupukan serta menyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-800 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT TEMPUYUNG
Daun tempuyung di Indonesia dapat digunakan sebagai obat untuk menghancurkan batu ginjal sehingga dapat mcmperbaiki fungsi ginjal. Daun tempuyung mengandung ion-ion mineral cukup tinggi terutama K dan Na yang dapat mengatur keseimbangan elektrolit di dalam tubuh, aehingga nwmpermudah keluarnya air seni. Selain itu daun tempuyung juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi, obat bengkak, menghilangkan rasa lesu dan pegal, obat penenang, dan penyakit asma.

RESEP
Untuk mengobati batu ginjal: diperlukan 3 lembar daun tempuyung yang direbus dalam panci kecil bersama air bersih 2 gelas hingga aimya tinggal setengahnya. Dinginkan, saring dan minum sehari 3x.

Untuk mengobati kelebihan asam urat: Rebus 6,25 gram akar dan 6,25 gram daun tempuyung, satu iris jahe, 0,25 gram cengkih, ditambah gula secukupnya dengan 500 mL air hingga tersisa 250 mL air, kemudian disaring dan diminum pagi dan malam masing-masing 20 mL.

Melancarkan air seni: panggang daun tempuyung di bara api sampai agak layu, kemudian dapat dimakan langsung.

Untuk mengobati wasir dan disentri: rebus 15-60 gram daun tempuyung, saring lalu minum airnya.

Sidawayah | Woodfordia floribunda

sidawayah

sidawayah

SIDAWAYAH dengan nama latin Woodfordia floribunda Salisb. Merupakan tanaman tahunan berupa perdu tegak yang tingginya dapat mencapai 4 m. Percabangan sidawayah sangat banyak dengan batang berkayu dan majemuk. Daun sidawayah berbentuk bundar sampai lancet. Bunganya berbentuk tandan yang tumbuh di ketiak daun dengan kelopak berwarna merah, berbulu, dan berbentuk helaian bundar telur.

CARA MENDAPATKAN SIDAWAYAH
Sidawayah biasanya tumbuh dengan baik pada ketinggian 280 m dpi. Perbanyakan bibit sidawayah dapat dilakukan dengan stek batang.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah, bunga dan daun

KHASIAT SIDAWAYAH
Buah dan daun sidawayah secara empiris digunakan untuk mengobati disentri, coreng, nyeri ginjal dan encok. Ramuan bunga dan buah sidawayah digunakan untuk nenyembuhkan disentri, sariawan perut, wasir, mempermudah proses persalinan, serta berpotensi sebagai antikanker. Ekstrak tanaman ini pun dilaporkan dapat mengatasi peradangan.

RESEP:
Buah sidawayah dibakar lalu digerus hingga menjadi serbuk dan ditaburkan pada luka.

Daun sidawayah dibakar dan digerus lalu dibalurkan pada luka seperti bekas potongan tali pusat bayi yang baru lahir atau tempat yang terinfeksi bakteri.

Biji sidawayah sebanyak 2 sendok makan direbus dalam air 3 gelas hingga tinggal 2 gelas, lalu disaring dan air rebusan diminum sebanyak 1 gelas untuk mengatasi kencing berdarah.

Sebanyak 100 g sidawayah kering, 100 g daun prasman, 100 g kayu manis cina, dan 100 g akar galling diseduh dalam air mendidih selama 10 menit di atas api kecil. Lalu cairan disaring dan diminum untuk mengobati sariawan.

Sebanyak satu sendok kecil bunga sidawayah direbus dalam 200 ml air. Bila tinggal 50 ml, campuran didinginkan dan diminum untuk penderita demam sulit kencing.

Remak Daging | Hemigraphis colorata

remak-daging

remak-daging

REMAK DAGING (Hemigraphis colorata Hall, f.) mengandung beragam senyawa kimia seperti natrium, kalsium, flavonoid, dan polifenol. Batang tanaman mengandung saponin dan tanin. Sementara tanin, asam siiikat, tanin dan glikosida terdapat di daun. Efek farmologi remak daging berupa rasa kelat, astrigen, anti diare, diuretik, dan menggumpalkan darah pada luka.

CARA MENDAPATKAN REMAK DAGING
Perbanyakan tanaman dengan batang tanaman ini dapat dilakukan dengan cara di stek. Perawatannya pemupukan, penyiangan gulma, penyiraman. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat ketinggian 100-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT REMAK PAGING
Ekstrak daun remak daging berpotensi sebagai anti diabetes.
Daun remak daging mempunyai aktivitas sebagai obat luka.

RESEP
Diare dan disentri: Ambil 7 helai daun, lalu cuci bersih. Rebus daun dalam 1 gelas air hingga mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, saring rebusan itu dan minum. Lakukan pengobatn 3 x sehari.

Batu ginjal: Cuci bersih 27 g daun sambang darah secukupnya, lalu rebus dalam 2 gelas air hingga mendidih selama 30 menit. Hasil rebusan disaring ketika dingin dan diminum. Minum ramuan 2 x sehari.

Sakit kulit: Cuci daun sambang darah secukupnya, lalu rebus dalam 3 liter air bersih hingga mendidih. Hasil rebusan dicampur dengan air bersih dibak. Campuran air itu digunakan untuk mandi.

Luka: Untuk obat luar, 7-9 daun sambang darah dan cuci bersih, kemudian lumatkan daun-daun itu dengan cara ditumbuk. Oleskan daun itu di atas luka.

Sosor Bebek | Kalanchoe pinnata (Lam.) Per.

sosor-bebek

sosor-bebek

TANAMAN Sosor Bebek (Kalanchoe pinnata (Lam.) Per.) memiliki sinonim nama Latin Bryophyllum pinnatum (L.f.) Oken. = B. genninans Blanco. = B.pinna turn. (Lamk.). Kurz. – Cotyledon paniculata Blanco. = C. pinnata Lamk. = C. rhizophylla Roxb. Tanaman ini termasuk dalam famili Crassnlaceae. Nama lokal tanaman Sosor Bebek yiatu Buntiris, Jampe, Jukut Kawasa, Tere, Ceker Itik (Sunda); Suru Bebek, Sosor Bebek, Teres, Tuju Dengen (Jawa); Didingin Beueu (Aceh), Mamala (Halmahera), Rau Kufiri (Ternate); Kabi-Kabi (Tidore), Dau Ancar Bebek, Daun Ghemet (Madura); Lou di sheng gen (China).

Sosor Bebek merupakan terna tahunan yang berasal dari Madagaskar, tersebar di daerah tropik. Tinggi tanaman dapat mencapai ± 1 m. Tanaman ini memiliki berbatang basah, daun tebal dengan pinggir daun beringgit, banyak mengandung air, bentuk daunnya lonjong atau bundar panjang, panjang 5-20 cm, lebar 2,5-15 cm, ujung daun tumpul, pangkal daun membundar, permukaan daun gundul, warna hijau sampai hijau .;eabu-abuan. Tanaman ini dapat dikembangbiakkan melalui daun. Tanaman memiliki sifat kimia agak asam, bau lemah dan dingin, memiliki kandungan senyawa kimia alkana, sterol, triterpen, alkanol, zat asam lemon, zat asam a pel, vitamin C, quercetin-3- diarabinoside, kaempferol-3-glucoside, flavonoid, bufadienolides, terpenoid, polifenol.

CARA MENDAPATKAN SOSOR BEBEK
Tanaman Sosor Bebek banyak terdapat di pekarangan rumah sebagai tanaman hias peliharaan atau tumbuh liar di tepi jurang, pinggir jalan dan tempat-tempat yang tanahnya berbatu-batu, daerah panas dan kering. Perbanyakan tanaman ini pada umumnya dilakukan dengan stek daun. Daun distek kemudian ditanam pada media tanah, dalam beberapa hari akan tumbuh tunas baru. Perawatan tanaman ini cukup mudah, hanya dengan penyiraman yang teratur serta dapat juga diberi pupuk kandang atau urea. Tanaman ini perlu air yang cukup tetapi tidak boleh terlalu berlebih karena akan menyebabkan kebusukan tanaman. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian sampai ± 1.000 m dpl dan cukup sinar matahari.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Seluruh bagian tanaman

KHASIAT SOSOR BEBEK
Tanaman Sosor Bebek memiliki khasiat sebagai antiradang, menghentikan pendarahan, mengurangi pembengkakan, mempercepat penyembuhan. Secara tradisional biasanya digunakan untuk mengobati penyakit sakit panas, sakit kepala, batuk, melancarkan air seni, bisul, koreng, pembengkakan payudara (mastitis), memar, tulang patah, rheumatik, wasir, datang haid tidak teratur, diare, bengkak-bengkak, peluruh dahak, radang amandel (tonsilitis), radang telinga tengah (otitis media acuta), batuk darah, muntah darah, luka berdarah, terbakar, tersiram air panas serta penyakit inflamasi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman berpotensi sebagai mencegah penyakit kulit dan selaput lendir yang disebabkan oleh protozoa dengan senyawa bioaktif yaitu quersetin dan quersitrin

RESEP
Bagian tanaman Sosor Bebek yang dapat digunakan yaitu seluruh tanaman dengan pemakaian segar. Pada umumnya untuk pemakaian secara oral adalah dengan merebus tanaman segar sebanyak 30-60 g, sedangkan untuk pemakaian luar dengan cara melumatkan daunnya dan dipakai ditempat yang sakit sebagai tapal.

Disentri, diare dan menurunkan demam
Tapalkan daun sosor bebek yang sudah dilumatkan di perut, sehari diganti 2 kali.

Bisul, koreng, mastitis, memar
30 – 60 g daun Sosor Bebek dilumatkan, kemudian diperas dan diambil airnya. Air perasan ditambah madu, kemudian diminum. Sisa perasan daun, ditempelkan pada tempat kelainan sebagai tapal.

Radang amandel
5-10 lembar daun Sosor Bebek segar dilumatkan, kemudian diperas dan diambil airnya untuk kumur-kumur (gargle).
4. Radang telinga luar (Otitis externa)
Air perasan daun sosor bebek dipakai untuk obat tetes telinga.

Nyeri lambung (Gastritis)
Air perasan dari 5 lembar daun Sosor Bebek ditambah sedikit garam, krmudian diminum.

Sendi-sendi sakit (Rheumatik)
Selurun tanaman sosor bebek seberat 30 g direbus, kemudian air rebusan diminum, atau 4 lembar daun sosor bebek dicampur dengan 1 sendok teh adas, 1 jari pulosari, 2 jari gula enau, dan 3 gelas air. Semua bahan direbus sampai airnya tersisa menjadi 3/4-nya, sesudah dingin disaring. Air rebusan diminum 3 kali sehari @ ¾ gelas.

Wasir
Daun sosor bebek dicuci bersih, diangin-anginkan sampai kering, ditumbuk atau digiling menjadi serbuk. 1 sendok makan serbuk kering Sosor Bebek diseduh dengan air panas sebanyak ¾ cangkir, kemudian ditambah madu 1 sendok makan, dan diminum hangat-hangat, sehari 3 kali.

Pada pemakaian tanaman Sosor Bebek ini, perlu diperhatikan bahwa tanaman ini dilarang dimakan bila ada kegagalan fungsi pencernaan (kelenjar pankreas menurun, dingin).

Patikan Cina | Euphorbia thymifolia

patikan-cina

patikan-cina

Nama daerah: Jawa: Gelang pasir, ki mules, nanangkaan gede, useup nana, krokot cina, patikan cina; Maluku: jalu-jalu tona

Uraian tanaman:
Terna kecil merayap, kadang-kadang setengah tegak, berambut, terdapat di mana-mana di antara rumput di halaman, sekeliling tegalan, pinggir jalan pada tempat-tempat yang agak basah sampai ketinggian 1.400 m dari permukaan laut. Batang dan daunnya agak kemerah-merahan, bila dipatahkan mengeluarkan getah. Daunnya bersirip genap, kecil-kecil, bulat telur, berhadapan, baunya wangi. Bunga berwarna merah muda.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa agak asam, astringent, sedikit sejuk, antiinflamasi, peluruh air seni, menghilangkan gatal.

Kandungan kimia
Akar: Myricyl alkohol, taraxerol, tirucalol, kamzuiol, hentriacontane. Batang dan daun: Cosmosiin

Bagian yang dipakai
Seluruh tanaman, segar atau dikeringkan

Kegunaan
1. disentri basiler, typhus abdominalis, enteritis, diare
2. wasir

Pemakaian
15-30 g kering atau 30-60 g segar, rebus, minum

Pemakaian luar
Eksem, allergic dermatitis (sakit kulit karena alergi), herpes zoster, gatal-gatal di kulit, abses payudara. Patikan cina segar secukupnya direbus untuk cuci. Getahnya diteteskan untuk bintik pada kornea mata (macula)
Abses payudara: herba segar dilumatkan, ditambah gula enau, ditempelkan di tempat yang bengkak.
Herpes zoster: 1 genggam herba segar + 1 buah bawang putih, dilumatkan kemudian ditambah air dingin, ditempelkan ke tempat yang sakit.
Eksem, dermatitis, kulit gatal, wasir: herba segar secukupnya, rebus, cuci

Pemakaian:
Disentri basiler, enteritis: 15-30 g patikan cina direbus, bagi 2 dosis, minum.
Wasir: ⅓ genggam patikan cina, ⅓ genggam patikan kebo, 1 jari rimpang kunyit, 3 jari gula enau, 3 gelas air, rebus menjadi 1½ gelas, saring, setelah dingin. Sehari 3 x ½ gelas.

Baru Cina | Artemisia vulgaris

baru-cina

baru-cina

TANAMAN Artemisia vulgaris termasuk dalam famili Compositeae. Tanaman ini memiliki nama lokal tanaman Baru Cina (Indonesia, Sumatera), Daun Manis, Brobos Krebo; Beunghar Kucicing, Jukut Lokot Mala, Suket Gajahan (Jawa), Kolo, Goro- Goro Cina (Maluku), Daun Sudamala, Cam Cao; Ai ye (China). Tanaman Baru Cina merupakan terna menahun, berambut halus, tegak, tinggi mencapai 1 m, berbau tajam, menyenangi tanah yang cukup lembab dan tanah yang kaya humus, tumbuh liar di hutan dan di ladang. Tanaman ini merupakan herba setengah berkayu, percabangan banyak, beralur dan berambut. Daun berbentuk bulat-telur dengan tepi berbagi menjari ujung meruncing, kedua permukaan daun berambut halus. Warna daun hijau, di bagian bawah warna lebih putih, duduk berseling. Bunga merupakan bunga majemuk, kecil- kecil, warna kuning muda berbentuk bonggol tersusun dalam rangkaian berbentuk malai yang tumbuh menunduk, keluardari ketiak daun dan ujung tangkai. Perbanyakan dapat dengan stek atau biji. Tanaman Baru Cina mengandung minyak atsiri, senyawa- senyawa poli asetilen, asam eudesman, eudesman dialkohol, fernenol dan senyawa artemisinin.

Ekstrak tanaman Baru Cina juga dapat digunakan untuk penanganan penyakit liver/hepatitis karena memiliki aktivitas sebagai hepatoprotektif. Manfaat lainnya yaitu ekstrak daun Baru Cina memiliki aktivitas sebagai anti-hipertensi tetapi tidak memiliki efek yang signifikan terhadap hemodinamik kardiovaskular dalam kondisi basal. Ekstrak tanaman Baru Cina juga memiliki potensi sebagai estrogenik, karena mengandung senyawa-senyawa golongan flavonoid terutama eriodictyol dan apigenin

CARA MENDAPATKAN TANAMAN BARU CINA
Tanaman Baru Cina merupakan tanaman yang berasal dari Cina, Eropa, Asia, Afrika Utara dan Alaska. Tanaman ini sering dianggap sebagai gulma. Di Indonesia, umumnya terdapat di daerah dataran tinggi seperti Lembang, Puncak, dan daerah lainnya sampai ketinggian 3.000 m dpl.

KHASIAT TANAMAN BARU CINA
Tanaman Baru Cina memiliki sifat kimiawi dan efek farmakologis rasa pahit, pedas, hangat, menghilangkan rasa dingin, menghilangkan sakit, menghentikan perdarahan, melancarkan peredaran darah, mencegah keguguran, mengatur menstruasi, mengobati asma, obat trichinellosis, antimalaria. Tanaman ini juga dapat digunakan sebagai sediaan pemakaian luar untuk mengobati gangguan lambung, nyeri persendian, eksim, gatal- gatal, bisul, kutil.

Minyak atsiri Artemisia dapat digunakan sebagai antimikroba karena mampu menghambatpertumbuhan bakteri (Escherichia coli, Staphylococcus an reus dan Staphylococcus epidermidis), khamir (Candida albicans, Cryptococcus neoformans), dan dermatofit (Trichophyton rubrum, Microsporutn canis dan Microsporutn gypseum), Fonsecaea pedrosoi dan Aspergillus niger. Ekstrak tanaman Baru Cina dapat digunakan sebagai obat malaria karena mengandung senyawa aktif artemisinin dan senyawa-senyawa turunannya.

RESEP
Cara pemakaian tanaman ini pada umumnya dengan merebus seluruh bagian tanaman sebanyak 10-30 g kemudian air rebusannya diminum, dapat juga dibuat dalam bentuk tablet, suntikan, minyak, aerosol (obat semprot mulut).

Memulihkah tenaga akibat perdarahan sehabis melahirkan
Sebanyak 4 buah pohon Baru Cina ditambah 6 gelas air, kemudian direbus sampai tersisa 2 gelas. Air rebusan diminum sehari 2×1 gelas sebelum makan.

Lemah syahwat
Sebanyak 15 – 45 g biji digiling sampai halus, kemudian dimakan.

Ayan (Epilepsi)
Sebanyak 1 genggam akar Baru Cina ditambah 1 ibu jari jahe, 1 ibu jari gula enau dan 4 gelas air, kemudian direbus sampai tersisa 2 gelas. Air rebusan diminum 2×1 gelas setiap hari.

Sakit tenggorokan
Herba tanaman Baru Cina segar ditumbuk halus, kemudian diperas. Air perasan diminum.

Disentri
Tanaman Baru Cina ditambah jahe segar, kemudian direbus sampai kental. Air rebusan diminum sebanyak 3 kali sehari.

Lempuyang Gajah | Zingiber zerumbet

lempuyang-gajah

lempuyang-gajah

TUMBUHAN lempuyang gajah merupakan habitus semak, semusim yang tingginya ± 1 m. Lempuyang gajah tumbuh mencapai ketinggian sekitar 1 m. Memiliki bentuk batang tegak, semu dan berimpang. Daun berwarna hijau, kecil memanjang, berukuran panjang rata-rata 17,8 cm dan lebar 5,60 cm. jumlah daun mencapai 14 helai. Di dataran rendah setiap rumpun dapat menghasilkan sekitar 14 anakan, sedangkan di dataran tinggi hanya 5 anakan. Tangkai bunga tumbuh tegak, berambut dan bersisik yang berbentuk lanset. Kuntum bunga berwarna kuning terang, kuning gelap, sampai putih kekuning-kuningan. Rimpang muda maupun rimpang tua berwarna kuning muda dengan warna daging kuning. Rimpang berasa pahit getir dan berbau wangi.

CARA MENDAPATKAN LEMPUYANG GAJAH
Budidaya atau perbanyakan tanaman ini sangat mudah. Tanaman ini diperbanyak dengan menggunakan rimpangnya. Perawatannya ialah dengan menyiram dan memberikan pupuk kandang. Penyiraman jangan dilakukan terlalu banyak dan pastikan air yang berlebih dapat mengalir ke tempat lain. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada  tempat dengan tanah yang gembur dan dapat tumbuh hampir di seluruh daerah di Indonesia.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Rimpang

KHASIAT LEMPUYANG GAJAH
Rimpang Lempuyang gajah berkhasiat sebagai obat gatal, obat nyeri perut, obat borok, obat disentri, obat sesak nafas, obat wasir, obat cacing dan penambah nafsu makan. Penelitian melaporkan aktivitas rimpang lempuyang gajah sebagai anti-inflamasi, antioksidan, penurun panas, dan antimikroba. Komponen utama minyak atsirinya yaitu zerumbone diketahui memiliki khasiat sebagai antiinflamasi pada usus juga mampu menekanan pertumbuhan tumor kulit, serta kanker colon, dan servik. Zerumbone juga dilaporkan memiliki aktivitas antibakteri serta baik untuk osteoartitis dan hepatitis.

Jati Mas | Tectona grandis

jati-mas

jati-mas

JATI EMAS (Tectotia grandis Lf.) disebut juga jati unggul atau jati super yang telah diteliti dan diseleksi secara berulang oleh para pemulia tanaman jati, sehingga menghasilkan produksi kayu berkualitas. Ciri-ciri dari jati emas adalah berbatang lurus, bentuk silindris dcngan batang yang relatif bebas percabangan, mengalami pertumbuhan yang cepat, tumbuh seragam, tahan hama penyakit dan cocok ditanam di daerah tropis terutama pada tanah yang banyak mengandung kapur. Tanah yang ideal adalah tanah jenis aluvial dengan kisaran pH 4,5 sampai 7. Dapat tumbuh dengan baik jika ditanam di daerah dataran rendah (50-80 m dpl) sampai dataran tinggi dengan ketinggian 800 m dpl. Tanaman ini sangat tidak tahan dengan kondisi tergenang air, sehingga area pertanaman jati emas mutlak membutuhkan sistem drainase yang baik.

Tanaman jati emas merupakan bibit unggul hasil budidaya sistem kultur jaringan dikembangkan pertama kali dalam laboratorium, yang tanaman induknya pada mulanya berasal dari negara Myanmar. Jati emas sudah sejak tahun 1980 ditanam secara luas di Myanmar dan Thailand. Sementara Malaysia menyusul penanaman jati emas secara meluas di tahun 1990. Di Indramayu, Jawa Barat sejak tahun 1999 telah dilakukan penanaman jati emas sampai satu juta pohon.Tanaman jati emas sudah bisa dipanen mulai umur 5, 10,15 tahun dan menghasilkan kualitas kayu yang tetap baik yang biasa diterima di pasaran nasional maupun internasional.

Tanaman jati emas termasuk ke dalam tanaman kelas Angiosermae. Kandungan kimia yang terdapat pada jati emas adalah senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, resin, glukosa, asam lemak, asam fenolik, lender (kandungan aktif utama yang berhubungan dengan aktivitas pelangsing tubuh), p-sitosterol, kaffein, friedelin-3a-asetat, friedelin- 3β- ol, terpens/sterol, karotenoid, dan karbohidrat.

CARA MENDAPATKAN JATI MAS
Untuk memperbanyak bibit tanaman jati digunakan cara okulasi (teknik perbanyakan anaman secara vegetatif dengan menempelkan mata tunas dari suatu tanaman kepada anaman lain yang dapat bergabung (kompatibel) dengan tujuan menggabungkan sifat-sifat yang baik dari setiap komponen sehingga diperoleh pertumbuhan dan produksi yang baik). Selain itu dilakukan juga teknik kultur jaringan (teknik perbanyakan tanaman dengan cara mengisolasi bagian tanaman seperti daun, mata tunas, serta menumbuhkan bagian-bagian tersebut dalam media buatan secara aseptik yang kaya nutrisi dan zat pengatur tumbuh dalam wadah tertutup yang tembus cahaya sehingga bagian tanaman dapat memperbanyak diri dan bergenerasi menjadi tanaman lengkap. Dengan cara okulasi dan kultur jaringan, maka akan didapat sifat unggul yang sama dengan indukannya.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar dan daun

KHASIAT JATI MAS
Tanaman ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dan biasa digunakan untuk rehabilitasi lahan kritis. Kulit jati dapat digunakan sebagai pewarna alami menghasilkan warna cokelat. Namun secara farmakologi tanaman ini memiliki potensi sebagai antioksidan dan mengurangi aktivitas radikal bebas karena memiliki kandungan senyawa flavonoid. Selain itu dapat mengobati radang tenggorokan dan nyeri perut (disentri).

Daun jati juga bisa digunakan untuk ramuan obat batuk darah, haid tidak teratur, kholera dan radang tenggorokan (obat luar). Tetapi kayu atau arang kayunya dapat digunakan sebagai obat demam, kholera, mencret, sakit perut, radang kulit bernanah (obat luar) dan sakit kulit (obat luar).

RESEP
Untuk pengobatan disentri dapat menggunakan beberapa campuran bahan di antaranya:
Bawang merah 3 butir, daun alam 5 lembar, arang kayu jati 1 jari, mesoyi 1 jari, rimpang jahe 1 jati, teh adas 1 sendok, pulosari 1 jari, jinten hitam 1 sendok, gula enau 3 jari, ganti 1 jari. Semua bahan ditumbuk halus, tambah garam sedikit, kemudian diperas, saring, lalu dapat diminum. Ampasnya dapat digunakan untuk menggosok dada, leher dan punggung.

Cabai Jawa | Piper retrofractum

cabe-jawa

cabe-jawa

Nama daerah
Sumatra: lada panjang, cabai jawa, cabai panjang; Jawa: cabean, cabe areuy, cabe jawa, cabe sula (Jawa), cabi jamo, cabe onggu, cabe solah (Madura); Sulawesi (Cabia (Makasar)

Uraian tanaman
Tumbuhan memanjat dengan akar lekatnya, melilit atau melata, menahun, tumbuhan asli Indonesia. Ditanam orang di pekarangan dan di ladang-ladang, atau tumbuh liar di tempat-tempat yang tanahnya tidak lembap dan banyak mengandung pasir di dekat pantai sampai 600 m di atas permukaan laut. Panjang batang dapat mencapai 10 m, percabangan mulai dari pangkal batang yang keras dan menyerupai kayu. Batang-batang cabangnya lunak dan dilengkapi akar lekat.

Daun tunggal, bertangkai, berbentuk bundar, telur sampai lonjong, pangkal membulat, ujung runcing, panjang 8,5-30 cm, lebar 3-13 cm. Bunga berkelamin tunggal, bentuk bulir yang tegak atau sedikit merunduk, bulir jantan lebih panjang dari bulir betina. Buah majemuk berupa bulir, bla sudah masak berwarna merah cerah, bentuk bulat panjang sampai silindris, bagian ujung agak mengecil panjang 2-7 cm, garis tengah 4-8 mm, bergagang panjang atau tanpa gagang. Permukaan luar tidak rata, bertonjolan teratur. Biji panjang 2-2,5 mm, keras, cokelat kehitaman. Perbanyakan stek batang atau biji.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Buah: Rasa pedas dan panas, masuk meridian limpa, lambung, menghilangkan dingin, menghilangkan sakit (analgetik).
Akar: Pedas, hangat

Kandungan kimia
Buah: Zat pedas piperine, palmitic acids, tetrahydropiperic acids, 1-undecylenyl-3, 4-methylenedioxy benzene, piperidine, minyak atsiri, N-isobutyl-decatrans 2-trans-4-dienamide, sesamin
Akar: Piperine, piplartine, piperlonguminine

Bagian yang dipakai
Buah, akar

Kegunaan
Buah: sakit ulu hati, muntah, diare, disentri, sakit kepala, sakit gigi, hidung berlendir, aphrodisiac, rasa lemah
Akar: ulu hati kembung, pencernaan tidak lancar, wanita tidak bisa hamil krn kandungan dingin, fungsi ginjal lemah

Pemakaian
Buah
Untuk minum: 2,5-5 gr digodok atau dijadikan pil, bubuk

Pemakaian luar: giling menjadi bubuk, isap, disumbatkan ke lubang gigi yang sakit

Akar: untuk diminum: 2,5-5 g digodok atau dijadikan pil, bubuk

Cara pemakaian:
Rasa lemah
6 butir cabai jawa, 3 batang rimpang alang-alang, ¾ jari lempuyang, ¾ genggam daun sambiloto, 3 jari gula enau, dicuci dan dipotong-potong seperlunya, digodok dengan 4 gelas air sampai tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3x ¾ gelas

Sawi Langit | Vernonia cinerea

sawi-langit

sawi-langit

SAWI LANGIT memiliki nama latin Vernonia cinerea (L.) Less., dan beberapa sinonim Vernottia albicans DC., Vernonia conyzoides DC., Vernonia laxiflora Less., Vernonia leptophylla DC., Vernonia parvifbra Reinw., Vernonia rhomboidea Edgew.. Di Indonesia, sawi langit memiliki nama lokal, di antaranya buyung-buyung, daun muka manis, rumput ekor kuda, rumput muka manis. Di daerah Jawa Barat (Sunda) dikenal dengan nama leuleuncaan, mareme, rante piit, sasawi langit, sembung, caeu tuhur. Di Bali lebih dikenal dengan sembung, sedangkan di jawa, dikenal beberapa nama seperti maryuna, nyawon, pidak bakong, sembung, sembung kebo. Nama Cina tanaman ini adalah Shang han cao.

Sawi langit merupakan tanaman terna setahun yang tumbuh tegak setinggi 20-100 cm, dapat dijumpai tumbuh liar di sisi jalan, padang rumput. Tanaman ini tumbuh hingga ketinggian 1.300 m dpl. Batangnya berambut halus dan bercabang banyak. Memiliki daun tunggal yang duduk berseling, dengan bentuk bulat telur sungsang sampai bulat memanjang, berukuran 2-7 cm x 0,5-2,5 cm. Tepi daun bergerigi tidak teratur dengan kedua permukaan berambut halu dan bertangkai pendek. Bunganya berwarna ungu, berkelompok sekitar 5-20 kuntum. Biji keras berbentuk bulat lonjong. Senyawa kimia yang dikandung tanaman sawi langit antara lain steroid, triterpenoid, flavonoid, tanin, seskuiterpen lakton, luteolin, asam klorogenat, metil kafeat, asam kafeolqunat.

CARA MENDAPATKAN SAWI LANGIT
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatan dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian sekitar 200-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Seluruh bagian tanaman

KHASIAT SAWI LANGIT
Sawi langit diketahui dapat mcnurunkan demam, mengobati batuk, disentri, hepatitis, dan mengatasi insomnia. Selain itu bagian daun dan batang sawi langit diketahui berkhasiat sebagai antiplasmodial dan dapat digunakan ‘untuk mengobati malaria. Tanaman ini juga dapat digunakan sebagai obat luar untuk mengobati bisul, gigitan ular, luka terpukul dan bengkak. Hasil penelitian membuktikan sawi langit berkhasiat analgesik, antipiretik, dan antiinflamasi, serta sebagai antibakteri.

RESEP
Demam
Cuci bersih 10-15 g tanaman kering atau setara dengan 50 g tanaman segar. Rebus tanaman dengan 4 gelas air hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Saring hasil rebusan setelah dingin. Minum ramuan 2 x sehari. Masing-masing 1

Disentri, hepatitis, lelah tidak bersemangat, kejang lambung, kejang perut dan insomnia
Cuci bersih 10-15 g tanaman kering (setara dengan 50 g tanaman segar). Rebus tanaman dengan 4 gelas air sampai mendidih dan tersisa 2 gelas. Saring hasil rebusan setelah dingin. Minum ramuan itu 2 x sehari, masing-masing 1 gelas.

Bisul, gigitan ular, luka terpukul, dan keseleo
Ambil tanaman sawi langit secukupnya, lalu cuci bersih. Tumbuk halus tanaman. Tambahkan sedikit air, lalu aduk sehingga menjadi adonan. Tempelkan ramuan itu di bagian tubuh yang sakit.

Batuk dan panas
Cuci bersih 10-15 g tanaman kering (setara 50 g tanaman segar). Rebus tanaman dengan 4 gelas air sampai mendidih dan tersisa 2 gelas. Saring hasil rebusan setelah dingin. Minum ramuan itu 2 x sehari, masing-masing 1 gelas.

Sambang Darah | Excoecaria cochinchinensis Lour.

sambang-darah

sambang-darah

TANAMAN ini lebih di kenal sebagai tanaman obat. Tumbuh di alam liar atau ditanam sebagai pagar hidup karena tajuknya yang rimbun. Sambang Darah yang nam latinnva adalah Excoecaria cochinchinensis, termasuk dalam keluarga Euphorbiaceae Di Indonesia, Sambang Darah dikenal juga dengan nama Daun Remek Daging/Ki Sambang.

Perdu yang tumbuh tegak ini mempunyai tinggi 0,5-1,5 m, percabangan banyak, getahnya berwarna putih dan beracun. Daun tunggal, bertangkai, helaian daun bentuknya jorong sampai lanset memanjang, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi, tulang daun menyirip dan menonjol pada permukaan bawah, panjang 4-15 cm, lebar 1,5-4,5 cm, warna daun pada permukaan atas hijau tua, dan permukaan bawah merah gelap. Daun muda warnanya lebih mengilap. Bunga keluar dari ujung percabangan, bentuknya kecil-kecil, warnanya kuning, tersusun dalam rangkaian berupa tandan, bunga jantan lebih banyak daripada bunga betina. Buah tiga keping, bundar, dengan diameter sekitar 1 cm. Mudah diperbanyak dengan setek batang atau cangkokan.

Umumnya, sambang darah ditanam di pekarangan sebagai pagar hidup atai tanaman obat, di taman-taman sebagai tanaman hias, atau tumbuh liar di hutan dan di ladang pada tempat yang terbuka atau sedikit terlindung. Tanaman yang berasal dan Indocina ini tidak menyukai tanah yang tergenang air. Bagian tanaman yang digunakar. sebagai obat adalah daun, ranting, dan akarnya. Mengandung tanin, asam behenat, triterpenoid eksokarol, sitosterol. Getah mengandung resin dan senyawa yang sangat beracun.

CARA MENDAPATKAN SAMBANG DARAH
Perbanyakan dengan stek batang. Perawatannya dengan pengendali. hama dan gulma, pemupukan dan penyiraman air yang cukun tumbuh pada daerah ketinggian 200-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, ranting, akar

KHASIAT SAMBANG DARAH
Sambang darah rasanya pedas, sifatnya hangat, beracun. Tumbuhan ini berkhasiat membunuh parasit (parasitisid), menghilangkan gatal (antipruritik), dan penghenti perdarahan (hemostatis).

RESEP
Disentri
Cuci daun sambang darah (15 lembar), lalu rebus dcngan tiga gelas air sampai tersisa dua gelas. Setelah dingin, saring airnya untuk dua kali minum, pagi dan sore hari.

Muntah darah
Cuci daun sambang darah (10 lembar), lalu giling halus. Tambahkan garam seujung sendok teh dan air masak sebanyak setengah cangkir. Aduk merata, lalu saring dan peras dengan sepotong kain. Minum sekaligus.

Perdarahan haid
Cuci ranting kering sambang darah sebesar jari kelingking, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa separuhnya. Minum air rebusannya 3 tiga kali, masing-masing setengah gelas.

Perdarahan setelah bersalin, keguguran
Cuci akar kering sambang darah sebesar satu setengah jari kelingking, lalu potong- potong seperlunya. Rebus dengan 2 gelas air minum sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin saring dan minum sehari 2 kali, masing-masing setengah gelas.

Buah Makasar | Brucea javanica

buah-makassar

buah-makassar

BUAH MAKASAR tumbuh liar di hutan, kadang-kadang ditanam sebagai tanaman pagar: Buah makasar tumbuh pada ketinggian 1-500 m dpl. Perdu tegak, menahun, tinggi 1-2,5 m, berambut halus warna kuning. Daunnya berupa daun majemuk menyirip ganjil, jumlah anak daun 5-13, bertangkai, letak berhadapan. Helaian anak daun berbentuk lanset memanjang, ujung meruncing, pangkal berbentuk baji, tepi bergerigi kasar, permukaan atas berwarna hijau, permukaan bawah berwarna hijau muda, panjang 5-10 cm, lebar 2-4 cm. Bunga majemuk berkumpul lalam rangkaian berupa malai padat yang keluar dari ketiak daun, warna ungu kehijauan. Buahnya buah batu berbentuk bulat telur, panjang sekitar 8 mm, jika sudah masak berwarna hitam. Bijinya bulat, berwarna putih. Di Indonesia, buahnya disebut biji makasar. Buah makasar dapat diperbanyak dengan biji. slama lokal buah makasar: Sumatera: dadih-dadih, tambar sipago, t. sipogu, t. bui, malur, sikalur, belur. Jawa: kendung peucang, ki padesa, kuwalot, trawalot, walot (Sunda), kwalot (Jawa). Sulawesi: tambara marica (Makasar). Maluku: nagas (Ambon). Nama asing: Ya dan zi (C), false sumac, java brucea fruit (I). Nama simplisia: Bruceae Fructus (buah makasar). Rasanya pahit, sifatnya dingin, beracun (toksik), masuk meridian usus besar. Khasiat buah makasar dapat membersihkan panas dan racun, menghentikan perdarahan (hemostatis), membunuh parasit (parasiticic), antidisentri, dan antimalaria.

CARA MENDAPATKAN BUAH MAKASAR
Perbanyakan tanaman dengan biji ini dapat dilakukan dengan cara menyemai biji pada media semai. Perawatannya pemupukan, pengendalian gulma dan hama penyakit dan penyiraman. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 1- 1.500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah, daun

KHASIAT BUAH MAKASAR
Metabolit sekunder yang dihasilkan pada buah B. javanica, di antaranya brusatol dan bruceantin, mampu memacu diferensiasi sel dan apoptosis sel leukemia, sedangkan quassinoid dan turunannya dapat berperan seba umor.

Ekstrak buah dan kulit batang B. Javanica mempunyai aktivitas menurunkan parasitemia pada tikus yang diinfeksi P. berghei.

Minyak biji buah makasar berfungsi sebagai antileukemia baik secara in vitro (pengujian dilakukan di laboratorium) maupun invivo (pengujian pada hewan coba).

Buah makasar mempunyai aktivitas tertinggi untuk mengendalikan instar hama kubis (instar adalah pergantian kulit antara dua masa pada serangga) (Crocidolomia pavonana (F.)

RESEP
Untuk obat yang diminum, giling 1,5-2 g isi buah Makasar (kira-kira 10-15 biji) sampai halus, lalu masukkan ke dalam kapsul. Ramuan ini diminum setelah makan. Lakukan 2-3 kali sehari.

Pemakaian luar digunakan untuk menyembuhkan penyakit kutil (warts) dan mata ikan (corns) di kaki. Pemakaian ramuan ini harus hati-hati supaya tidak mengenai kulit normal di sekitarnya. Daun buah Makasar yang digiling halus dapat digunakan untuk mengompres bagian tubuh yang bengkak, akibat terbentur atau terpukul (memar) benda keras. Selain dapat menyembuhkan penyakit, ramuan ini dapat digunakan untuk mengusir belatung.

Contoh pemakaian di masyarakat:
Disentri amuba
Giling 10-15 buah Makasar sampai halus, lalu masukkan ke dalam kapsul. Minum ramuan ini sekaligus setelah makan. Lakukan sehari 3 kali, selama 7-10 hari.

Disentri, air kemih dan tinja berdarah karena panas
Giling 25 buah Makasar (maksimal 50 buah) sampai halus, lalu masukkan ke dalam kapsul. Minum ramuan ini sekaligus dengan larutan air gula batu.

Malaria
Ambil isi buah Makasar, kira-kira 10 buah, lalu giling sampai halus. Masukkan ke dalam kapsul, lalu minum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari selama 3 hari. Selanjutnya, dosis dikurangi setengahnya (5 buah) dan minum selama 5 hari.

Cuci 15-20 g akar buah Makasar, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam tiga gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya siap untuk diminum. Lakukan sehari dua kali, masing-masing ½ gelas.

Anyang-Anyang | Elaeocarpus grandiflorus

anyang-anyang

anyang-anyang

ANYANG-ANYANG memiliki nama latin Elaeocarpus grandiflorus J.E. Smith, di beberapa daerah di Indonesia dikenal dengan Ki ambit (Sunda); Anyang-anyang, kemaitan, maitan, raja sor, dan rejasa (Jawa). Anyang-anyang merupakan tanaman pohon yang tumbuh sepanjang tahun dengan daun berbentuk memanjang, melebar di tengah, mengumpul pada ujung-ujung ranting halus, berukuran 4,5-20 cm x 12,5 cm, dasarnya memanjang ke bawah, ujung tumpul dengan tepi sedikit meruncing, panjang tangkai daun 0,2-4 cm. Bunganya memiliki wangi yang khas, berkembang berjajar sepanjang sumbu (tandan) tidak bercabang di antara daun, menggantung, terpisah dengan 4-6 bunga per tandan. Panjang pedicel 2-5 cm, kelopak bunga memanjang, melebar di tengah berwarna merah terang. Mahkota bunga berbentuk oval telur dengan bentuk agak menyempit di dasar, berwarna putih. Memiliki 25-60 stamen dengan panjang benang sari 2-4 mm dan panjang putik 2,5-6 mm. Bakal buah berambut halus, berkeping dua. Buahnya memiliki biji ber¬bentuk oval, berwarna hijau pucat, dan terlindung oleh duri kecil dan panjang. Daging buahnya tipis berwarna biru/ungu.

Anyang-anyang dapat ditemukan di hutan terutama di pinggir air (tempat basah), di ketinggian di bawah 500 m dpl. Tanaman ini adalah pohon yang tepat untuk taman hias karena perawatan yang dibutuhkan hanya sedikit, dan dapat bertahan pada kondisi tanah kering yang rendah nutrisi. Namun tanaman ini tumbuh dengan baik jika cukup disirami. Tanaman ini juga dapat tumbuh dengan intensitas cahaya teduh hingga terang (sinar matahari kuat). Di Indonesia, tanaman ini tersebar mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan. Sedangkan di Asia juga terdapat di Myanmar, Indo-China, Thailand, Malaysia, Singapura, dan Filipina.

Tanaman ini diduga banyak mengandung minyak terbang, zat samak, dan saponin. Beberapa tanaman kelompok Elaeocarpus diketahui mengandung senyawa alkaloid seperti alkaloid indolizidine pada Elaeocarpus grandis, dan alkaloid pyrrolidine pada Elaeocarpus habbemensis. Namun pada jenis tanaman ini, belum terdapat studi khusus mengenai zat alkaloid yang terkandung. Berdasarkan studi ilmiah yang pernah dilakukan, ekstrak metanol tanaman anyang-anyang memiliki aktivitas antifungi terhadap Pythium ultimum, yaitu fungi yang patogen terhadap tanaman.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN ANYANG-ANYANG
Perbanyakan tanaman anyang-anyang dapat dilakukan dengan biji dan stek. Perawatannya
dengan cukup disirami dan diberikan pupuk dasar. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan cukup sinar matahari atau teduh.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah, kulit kayu, daun, dan biji

KHASIAT ANYANG-ANYANG
Secara empiris, anyang-anyang berkhasiat sebagai penurun panas, antiinflamasi, dan astrigent. Buah anyang-anyang berkhasiat mengobati disentri dan sakit kandung kemih. Kulit kayunya dapat dimanfaatkan untuk mengobati radang ginjal dan sebagai obat luar menyembuhkan luka (borok), dan daunnya untuk menurunkan demam, mengatasi mual, kelesuan, dan sakit kuning. Air rebusan daun jika diminum dapat mengobati gangguan empedu dan sebagai obat tradisional anti-sifilis. Selain itu, bijinya juga dapat dicampurkan pada jamu untuk mengobati penyakit anyang- anyangan (memiliki khasiat diuretik), termasuk mengeluarkan batu kendung kemih dan mengatasi rasa sakit ketika berurin.

Melalui kajian ilmiah, ekstrak air buah anyang-anyang memiliki potensi sebagai inhibitor protease HIV-1, yaitu enzim yang berperan pada proses pendewasaan virus HIV penyebab AIDS. Selain itu, ekstrak etanol daun anyang-anyang memiliki aktivitas antivirus terhadap virus polio dan virus campak.

RESEP
Air kencing sedikit (anyang-anyangen)
Cuci bersih 2-5 g buah anyang-anyang kering, tumbuk, lalu rebus dengan 1 gelas air sampai tersisa 1/2 gelas. Dinginkan, saring, lalu minum air rebusannva sekaligus secara rutin 1 gelas sehari.

Borok dan bisul
Cuci bersih daun muda anyang-anyang secukupnya, tumbuk halus, lalu tempelkan pada kulit yang terkena borok dan bisul.

Mencret menahun, sakit kepala sebelah, atau migren
Cuci bersih 250 g kulit batang anyang-anyang lalu rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Minum air rebusan sekaligus 1 gelas sehari.

Sariawan
Cuci bersih 250 g kulit buah anyang-anyang lalu rebus dengan 2 gelas sampai tersisa 1 gelas. Dinginkan lalu gunakan untuk berkumur. Lakukan secara rutin 1 kali sehari.

Demam
Kulit kayu atau daun anyang-anyang 4 g, air 110 ml, dibuat infus atau diseduh.
Cara pemakaian: Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml, diulang selama 4 hari.

Kelesuan
Daun anyang-anyang 4 g, daun sembung3 g, herba meniran 2 g, Rimpang temulawak 4 g, air 110 ml, diseduh, dibuat infus.
Cara pemakaian: Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore. Tiap kali minum 100 ml. Diulangi selama 14 hari.

Sakit Kandung Kencing
Penderita pada saat buang air seni merasa nyeri, dan air seninya berbuih. Buah anyang-anyang 7 biji, buah adas 1 g, pulosari ½ ruas jari, air 110 ml dibuat infus atau diseduh. Cara pemakaian: Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore tiap kali minum 100 ml. Diulang selama 7 hari.

Untuk Penambah Vitalitas
Daun anyang-anyang 4 g, daun sembung 3 g, herba meniran 2 g, rimpang temulawak 4 g, air 110 ml, seduh dengan air panas, dan biarkan sampai dingin.
Cara pemakaian: Diminum 2 kali sehari, pagi, dan sore. Tiap kali minum 100 ml. Lama pengobatan diulangi selama 14 hari.

Patikan Kebo | Euphorbia horta

patikan-kebo

patikan-kebo

PATIKAN KEBO (Euphorbia hirta L.) termasuk ke dalam famili tumbuhan Euphorbiaceae. Tumbuhan ini dapat ditemukan di kebun, pinggir sawah, lapangan, pekarangan rumah. Getah tumbuhan dapat digunakan untuk mengobati mata yang merah karena penyakit belekan atau glaukoma. Di Indonesia tumbuhan ini dikenal scbagai gelang susu, nanangkaan (Sunda), kukon-kukon (Jawa), sosononga (Maluku). Selain itu di Melayu dikenal sebagai gelang susu, Filipina (gatas-gatas) dan Cina (Da fei yang cao).

Tanaman ini memiliki masa tumbuh selama 2-4 bulan, batang tegak atau tegak ujung rebah dengan tinggi 0,06 – 0,6 m, bergetah susu (putih). Penampang batang berbentuk bulat dengan buku membengkak, bergetah putih, ujung batang berambut, memiliki dua helai lembaran daun kecil yang bentuk paku berfungsi melindungi kuncup yang masih muda. Daun berbentuk tunggal berhadapan, bentuk bulat memanjang, runcing atau tumpul, dengan bercak ungu, berambut tersebar, permukaan bawah berambut panjang. Bunga berada di ketiak daun, cyanthium dalam susunan cymes, bentuk kepala, involukurm dengan rambut. Tangkai bunga gundul. Deskripsi benang sari idalah 5 gerombol, dalam susunan tangga seling, putih kekuningan. putik: bakal buah Terambut, biji kecil berwarna cokelat.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT PATIKAN KEBO
Penelitian yang telah dilakukan melaporkan bahwa ekstrak etanol Euphorbia hirta lemiliki aktivitas antimikroba tertinggi terhadap bakteri Salmonella typhi (bakteri enyebab penyakit tifus). Ekstrak daun, batang, bunga dan akar Euphorbia hirta memiliki aktivitas antioksidan dengan urutan aktivitas antioksidan tertinggi adalah daun, bunga, akar, dan batang. Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa ekstrak daun Euphorbia hirta memiliki aktivitas larvasida dan pupisida pada vektor nyamuk malaria Anopheh stephensi

Secara empiris patikan kebo biasanya digunakan untuk pengobatan asma dan gangguan penglihatan, obat batuk dan sariawan. Di Nigeria tanaman ini digunakai untuk penyembuhan luka, pengobatan yang disebabkan oleh mikroba antara lain gonorhhoea, disentri.

RESEP
Influenza: Daun patikan kebo Yi genggam dicuci lalu direbus dengan air bersih 2 gelas sehingga hanya tinggal kira-kira ¾-nya, sesudah dingin disaring lalu diminum dengan madu seperlunya (2 x sehari masing-masing ¾ gelas).

Bronchitis: Daun patikan kebo 1/3 genggam, dicuci bersih lalu digiling halus-halus, diberi air masak ¾ cangkir dan madu 1 sendok makan, diperas dan disaring lalu diminum (2 x sehari).

Batuk: 20 g daun segar direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit (dihitung setela mulai mendidih). Hasil rebusan disaring dan diminum sehari dua kali masing masing setengah gelas.

Disentri. Patikan kebo 15 – 24 g ditambah gula pasir (bila berdarah) atau gula enai (bila berlendir), tambah air secukupnya, ditim, minum.

Melancarkan kencing. Tanaman segar 30- 60 g, tambah air secukupnya, rebus, minum 2 x sehari.

Bronkhitis. Lumatkan herba Patikan Kebo segar yang belum berbunga 10 g ditambah air secukupnya, setelah itu diperas. Cara pemakaian: Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. Lama pengobatan: Konsumsi rutin selama 14 hari.

Abses/Radang payudara. Patikan kebo segar 60 g ditambah 120 g tahu putih, d tim, makan.

Thypus abdominalis. Herba segar 30-150 g direbus dengan air secukupnya diminum 3 kali sehari.

Tinea pedis, eksim. Herba segar 90 g ditambah 1/2 liter alkohol 70 %, direndam 3- hari, untuk cuci.

Radang ginjal ( Pyelitis, nephritis ). Tanaman kering 6-9 g atau segar 30 – 60 g, rebus, minum.

Radang tenggorok. Daun secukupnya, diseduh dengan air panas, pakai untuk kumur-kumur.

Asma. 1 genggam daun patikan kebo kering, direbus dengan 2-3 gelas air hingga mendidih, disaring dan diminum 2 kali sehari ½ gelas, pagi dan sore.

Radang kelenjar susu atau payudara bengkak: Satu genggam daun patikan kebo dan 2 sendok kedelai direbus dengan 3-5 gelas air hingga mendidih. Dinginkan, disaring, dan diminum 2 kali sehari 1 cangkir.

Boroco | Celosia argentea

boroco

boroco

Nama daerah
Bayam ekor belanda, bayam kucing, kuntha, bayam kasubiki

Tumbuhan tegak, tinggi 30-100 cm. Tumbuh liar di sisi jalan, pinggir selokan, tanah lapang yang telantar. Batang bulat dengan alur kasar memanjang, bercabang banyak, warna hijau atau merah.

Daun ada yang berwarna hijau dan ada yang merah, bentuk bulat telur memanjang, ujung lancip, pinggir bergerigi halus hampir rata.

Bunga berbentuk bulir panjang 3-10 cm, berwarna merah muda, ungu, biji hitam agak cerah, bunga tumbuh di ujung cabang.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis:
Rasa pahit, sejuk, pengobatan radang mata dan hipertensi

Bagian yang dipakai
Biji bunga dan seluruh tanaman, keringkan di bawah sinar matahari untuk disimpan

Kegunaan
Biji: infeksi mata, radang kornea mata, infeksi dalam mata, hipertensi
Bunga: muntah darah, keputihan, obat cuci mata
Seluruh tanaman: berak lendir, berak darah (disentri)

Pemakaian
Biji: 10-30 g
Bunga 30-60 gr
seluruh tumbuhan 30-60 g

Cara pemakaian
Keratitis: 15 g biji boroco direbus bersama hati ayam secukupnya. Makan.
Hipertensi: 30 g biji boroco, rebus dengan 1 gelas air hingga berkurang setengahnya. Bagi 2 untuk 2x minum.
Muntah darah: 30 g bunga boroco segar ditambah daging secukupnya, rebus menjadi sup, makan.
Bunga direbus, airnya untuk cuci mata setelah disaring dengan kertas saring.
Keputihan: 60 g bunga ditambah 60 g daging rebus, minum air dan dagingnya.

Temu Giring | Curcuma heyneana

temu-giring

temu-giring

Kandungan
a. piperazin sitrat
b. atsiri
c. amilun
d. dammar
e. lemak
f. tannin

Manfaat
a. menyembuhkan cacingan
b. meningkatkan daya tahan tubuh
c. mengatasi sembelit
d. mengatasi rematik
e. mengatasi disentri

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by