diare

Diare | Diarrhea

Ramuan 1

Bahan:
20 g kulit batang kemiri segar
600 cc air

Cara membuat:
Rebus kulit batang kemiri hingga volume air berkurang setengahnya. Minum 2x sehari sebanyak 150 cc. Teruskan hingga diare sembuh benar.

Kepundung | Pierardia racemosa

kepundung

kepundung

Kandungan
a. saponin
b. flavonoid
c. tannin
d. alkaloids

Manfaat
a. mengatasi diare
b. memperlancar haid

Daun Prasman | Eupatorium triplinerve

daun-prasman

daun-prasman

Kandungan
a. minyak atsiri
b. saponin
c. flavonoida
d. polifenol

Manfaat
a. mengatasi diare kronis
b. memperlancar buang air kecil
c. mengatasi sariawan
d. memperlancar haid

Senggani | Melastoma candidum

senggani

senggani

TANAMAN Senggani (Melastoma candidum D. Don) memiliki sinonim nama Latin M. sqjtemnervium Lour. = M.ajfitie D. Don. = M. malabathricum Auct. non. Linn. = M. polyanthum Bl. Tanaman ini termasuk dalam famili Melastomataccae. Nama lokal Senggani yaitu Harendong (Sunda); Kluruk, Senggani (Jawa); Senduduk (Sumatera); Kemanden (Madura); Yeh mu tan (China); Singapore Rhododendron (Inggris). Tanaman Senggani merupakan tanaman perdu, tegak, tinggi tanaman bisa mencapai 0,5 -4 m, memiliki banyak bercabang, bersisik dan berambut. Tanaman ini memiliki daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan bersilang, helai daun bundar telur memanjang sampai lonjong, ujung lancip, pangkal membulat, tepi rata, permukaan berambut pendek yang jarang dan kaku sehingga teraba kasar dengan 3 tulang daun yang melengkung dengan panjang 2-20 cm dan lebar 0,75 – 8,5 cm, berwarna hijau. Perbungaan majemuk keluar di ujung cabang berupa malai rata dengan jumlah bunga tiap malai 4-18, mahkota 5, warnanya ungu kemerahan. Buah masak akan merekah dan berbagi dalam beberapa bagian, warnanya ungu tua kemerahan. Biji kecil-kecil, berwarna cokelat. Buah Senggani dapat dimakan, sedangkan daun muda bisa dimakan sebagai lalap atau disayur. Daun Senggani memiliki rasa yang pahit, mengandung senyawa golongan saponin, flavonoida, dan tanin.

CARA MENDAPATKAN SENGGANI
Senggani tumbuh liar pada tempat-tempat yang mendapat cukup sinar matahari, seperti di lereng gunung, semak belukar, lapangan yang tidak terlalu gersang, atau di daerah obyek wisata sebagai tanaman hias. Tanaman ini bisa ditemukan sampai ketinggian 1.650 m dpi. Tanaman ini dapat diperbanyak dengan biji dan stek batang. Perawatannya cukup mudah yaitu dengan penyiraman yang teratur, menjaga kelembaban ta dan pemberian pupuk kandang atau urea. lanaman ini juga tersebar di Cina Selatan, Taiwan, Jepang, dan Filipina.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, akar, bu.ih dan biji

KHASIAT SENGGANI
Secara tradisional, tanaman Senggani berkhasiat untuk mengatasi gangguan pencernaan makanan (dispepsi), disentri basiler, diare, hepatitis, keputihan (leukorea), sariawan, darah haid berlebihan, perdarahan rahim diluar waktu haid, mimisan, berak darah (melena), wasir berdarah, radang dinding, pembuluh darah disertai pembekuan darah di dalam salurannya (tromboangitis), air susu ibu (ASI) tidak lancar, keracunan singkong, mabuk minuman keras, busung air dan bisul. Di Taiwan, tanamaan ini digunakan jntuk menghilangkan stasis, membersihkan serum dari racun, cedera traumatik dan disentri. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Senggani memiliki potensi sebagai penurun tekanan darah melalui penurunan simpatik dan menyebabkan pelebaran diameter pembuluh darah langsung dengan senyawa bioaktif utama yaitu kastalagin, prosianidin B-2 dan helichrisosida.

Ekstrak aseton dan ekstrak etanol Senggani memiliki aktivitas antibakteri yang cukup kuat, baik terhadap bakteri gram negatif maupun bakteri gram positif. Ekstrak aseton Senggani tersebut memiliki stabilitas yang baik terhadap panas dan rentang pH yang luas sehingga berpotensi sebagai pengawet makanan alami. Penelitian lain menunjukkan bahwa ekstrak Senggani memiliki potensi sebagai penurun tekanan.

RESEP
Keputihan
Daun senggani segar sebanyak 2 genggam ditambah jahe dan bangle masing-masing seukuran ibu jari dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya. Masukkan 3 gelas air dan 1 sendok makan cuka, kemudian direbus sampai airnya tersisa menjadi 2 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas. Jika tidak ada jahe & bangle, dapat juga diganti dengan 3 kuncup bunga cempaka dan 3 buah biji pinang yang tua.

Disentri basiler
Daun senggani dan aseman (Polygonum chinense), masing-masing bahan dalam bentuk segar sebanyak 60 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sekaligus.

Sariawan, Diare
Daun senggani muda sebanyak 2 Iembar dicuci bersih lalu dibilas dengan air matang. Daun tersebut kemudian dikunyah dengan sedikit garam, lalu airnya ditelan.

Diare
Daun senggani muda sebanyak 1 genggam, 5 g kulit buah manggis dan 3 lembar daun sembung, semua bahan dalam bentuk segar, setelah dicuci lalu direbus dengan 1½ gelas air bersih sampai tersisa menjadi 1/2 gelas. Setelah dingin disaring, dibagi untuk 3 kali minum, yaitu pagi, siang, dan sore.

Bisul
Daun senggani segar sebanyak 50 g direbus. Air rebusannya diminum, ampasnya dilumatkan dan dibubuhkan pada bisul, lalu dibalut.

Menetralkan racun
Singkong akar atau daun senggani sebanyak 60 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum sekaligus.

Perdarahan rahim
Biji senggani sebanyak 15 g disangrai sampai hitam lalu direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Remak Daging | Hemigraphis colorata

remak-daging

remak-daging

REMAK DAGING (Hemigraphis colorata Hall, f.) mengandung beragam senyawa kimia seperti natrium, kalsium, flavonoid, dan polifenol. Batang tanaman mengandung saponin dan tanin. Sementara tanin, asam siiikat, tanin dan glikosida terdapat di daun. Efek farmologi remak daging berupa rasa kelat, astrigen, anti diare, diuretik, dan menggumpalkan darah pada luka.

CARA MENDAPATKAN REMAK DAGING
Perbanyakan tanaman dengan batang tanaman ini dapat dilakukan dengan cara di stek. Perawatannya pemupukan, penyiangan gulma, penyiraman. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat ketinggian 100-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT REMAK PAGING
Ekstrak daun remak daging berpotensi sebagai anti diabetes.
Daun remak daging mempunyai aktivitas sebagai obat luka.

RESEP
Diare dan disentri: Ambil 7 helai daun, lalu cuci bersih. Rebus daun dalam 1 gelas air hingga mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, saring rebusan itu dan minum. Lakukan pengobatn 3 x sehari.

Batu ginjal: Cuci bersih 27 g daun sambang darah secukupnya, lalu rebus dalam 2 gelas air hingga mendidih selama 30 menit. Hasil rebusan disaring ketika dingin dan diminum. Minum ramuan 2 x sehari.

Sakit kulit: Cuci daun sambang darah secukupnya, lalu rebus dalam 3 liter air bersih hingga mendidih. Hasil rebusan dicampur dengan air bersih dibak. Campuran air itu digunakan untuk mandi.

Luka: Untuk obat luar, 7-9 daun sambang darah dan cuci bersih, kemudian lumatkan daun-daun itu dengan cara ditumbuk. Oleskan daun itu di atas luka.

Bungur Kecil | Lagerstroemia indica

bungur-kecil

bungur-kecil

NAMA latinnya adalah Lagerstroemia indica, sedangkan nama daerah sunda, yaitu bungur, di Madura: Bhungor. Deskripsi Tanaman ini termasuk tanaman perdu atau pohon kecil, tinggi 2-7 m, percabangan melengkung, pohon berwarna cokelat, halus dan agak mengilap. Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berseling. Helaian daun bentuknya elips atau memanjang, ujung tumpul, pangkal membaji, tepi rata, berwarna hijau tua, panjang 2-7 cm, lebar 1-4 cm. Bunga majemuk bentuk malai, panjang 10-50 cm, tepi mahkota bunga bergelombang, berwarna merah, putih, atau ungu, keluar dari ujung tangkai atau ketiak daun. Buahnya agak bulat, panjang 9-13 mm, lebar 8-11 mm. Bungur kecil dapat diperbanyak dengan biji.

CARA MENDAPATKAN BUNGUR KECIL
Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan dengan biji. Perawatannya dengan cara diberi air dan pupuk secara berkala. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan tinggi kurang dari 800 m dengan tanah yang tidak terlalu basah.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Kulit kayu, daun, akar

KHASIAT BUNGUR KECIL
Antikoagulasi (antipengendapan darah), nephroprotective (penjaga kesehatan ginjal), antioksidan (daun, buah), anti-inflamasi (daun), antimikroba (daun), antidiare (kayu)

RESEP
Seduhan dingin kulit kayu ditumbuk, diminum untuk menghentikan murus (diare). Tumbukan daunnya digunakan untuk menyembuhkan luka bakar dan pendarahan. Untuk obat yang diminum: Rebus 15-30 g akar, lalu air rebusannya diminum.

Untuk pemakaian luar: Rebus bahan segar secukupnya, lalu airnya digunakan untuk mencuci bagian tubuh yang sakit. Selain itu, giling bahan kering sampai membentuk serbuk. Selanjutnya, bubuhkan serbuk tersebut ke tempat yang sakit, seperti patah tulang (fraktur), bisul, koreng, abses, eksim, dan radang payudara (mastitis).

Disentri
Rebus 20 g daun atau akar dalam tiga gelas air bersih sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring, dan air saringannya diminum, sehari tiga kali, masing-masing ½ gelas.

Disentri akut, hepatitis menular
Cuci 15 g akar dan 15 g daun bungur kecil, lalu rebus dalam tiga gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring air rebusannya, dan bagi menjadi dua bagian untuk dua kali minum, pagi, dan sore hari. Setiap kali minum 1/2 gelas, dapat ditambah madu secukupnya.

Bisul, koreng
Keringkan akar atau bunga bungur kecil secukupnya, lalu giling sampai halus. Tambahkan arak putih secukupnya sampai berbentuk bubur kental, kemudian oleskan ke bagian tubuh yang sakit dan balut dengan perban. Untuk obat yang diminum, rebus 30 g akar dalam tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari dua kali, masing-masing ½ gelas.

Eksim
Cuci akar atau daun secukupnya sampai bersih, lalu rebus dalam air sampai mendidih (selama 15 menit). Dalam keadaan hangat, ramuan ini dapat dipakai untuk mencuci bagian tubuh yang terkena eksim.

Catatan: Ibu hamil dilarang minum rebusan tumbuhan obat ini karena dapat mengganggu perkembangan janin.

Bakau Bandul | Rhizopora mucronata

bakau-bandul

bakau-bandul

BAKAU BANDUL merupakan jenis bakau dengan nama latin Rhizopora mucronata. Pohon ini memiliki akar panggung yang berfungsi untuk i diri dalam diri dalam kondisi daerah berlumpur. Selain memiliki sistem akar panggung, pohon dewasa kebanyakan memiliki akar menggantung yang tumbuh ke bawah. Akar ini tumbuh dari cabang-cabang besar yang terletak di bagian bawah dan mereka berfungsi secara alami untuk menghentikan pohon dari runtuh saat terkena gelombang dan angin kencang.

CARA MENDAPAT BAKAU BANDUL
Bakau-bandul tumbuh di daerah di mana air pasang rendah dan tinggi yang terendah dan terdiri dari tanah lunak dan berlumpur. Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan dengan biji. Perawatannya ialah dengan membiarkan tanaman ini tergenang dalam air. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada daerah rawa.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Kulit batang, daun dan akar

KHASIAT BAKAU BANDUL
Bakau-bandul telah digunakan untuk mengobati diare, hal ini karena kulit batang, daun dan akarnya dilaporkan mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Batang tanaman ini memiliki sifat antioksidan dengan senyawa Chinchonain la, lb, lla, lib, Glabraosida A, B, dan syringol yang dilaporkan bertanggung jawab terhadap aktivitas antioksidannya. Selain itu, batangnya pun dilaporkan mampu mencegah peradangan.

Kayu Manis Cina | Cinnamomum cassia

kayu-manis-cina

kayu-manis-cina

KAYUMANIS CINA disebut Cinnamomum cassia Presl atau Cinnamomum aromaticum Nees. Termasuk ke dalam famili tumbuhan Lauraceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah juga kayu manis cina, dan nama asingnya Chinese kaneel, Chinese cinnamomum atau bastardcinnamomum. Kulit kayu manis cina memiliki rasa pedas dan manis sedikit beracun dan bersifat panas.

CARA MENDAPAT KAYU MANIS CINA
Perbanyakan tanaman ini dengan biji. Perawatannya dengan disiram air yang cukup, dipupuk dengan pupuk organik, dijaga kelembapan tanahnya dan ditanam di tempatyang mendapat sinar matahari yang cukup. Tanaman ini cocok hidup pada ketinggian 200-800 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Ranting muda, kulit kayu

KHASIAT KAYU MANIS CINA
Efek farmakologis yang dimiliki kulit kayu manis cina diantaranya menghangatkan limpa dan ginjal, melancarkan peredaran darah, menghilangkan sakit, menambah nafsu makan, dan meluruhkan kentut. Selain itu bagian ranting muda bermanfaat sebagai peluruh keringat, mengendurkan otot menghangatkan dan melancarkan sirkulasi di meridian serta pernafasan. Selain itu, kayu manis cina memiliki aktivitas sebagai antimikroba, antidabetes, perut kembung, otot kejang, mencegah mual dan muntah, diare, infeksi dan kehilangan nafsu makan.

RESEP
Diare, gangguan pencernaan, dan radang lambung:
seduh 1,5 g bubuk kulit kayu manis cina dengan satu cangkir air panas untuk sekali pemakaian, dan minum 2 kali sehari

Jantung koroner: tumbuk halus 3 g kulit kayu manis cina dan 13 daun dewa, seduh dengan 1 cangkir air panas, dan minum seduhan selagi hangat, lakukan satu kali sehari.

Kesumba Keling | Bixa orellana

kesumba-keling

kesumba-keling

KESUMBA keling atau Bixa Orellana L biasnya tumbuh liar di hutan, di taman-tai bahkan di tepi jalan. Nama-nama daerah tanaman Kesumba Keling antara lain bunj parada (Bugis), kunyit jawa (Melayu), galinggem (Sunda), sumba keling (Jawa) kesumba (Minangkabau), taluka (Ambon). Tanaman ini selain dapat sebagai tanaman hias, fungsinya juga berguna sebagai tanaman obat tradisional dan kosmetik. Secara ekonomis tanaman ini juga merupakan bahan pewarna alami yang penting nomor 2 di dunia setelah karamel. Kesumba keling dikenal sebagai annatto di Amerika Serikat dan Inggris. Bagian rimpang digunakan sebagai bahan untuk pewarna alam.

Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam batang dan daun kesumba keling di antaranya tanin, kalsium, oksalat, saponin, dan lemak. Selain itu, daun, akar tumbuhan ini juga mengandung zat warna bixine, orelline, glukosida.

CARA MENDAPATKAN KESUMBA KELING
Perbanyakan tanaman biji dan stek batang. Perawatannya dengan pengendalian gulma dan hama, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh , dengan baik pada tempat dengan ketinggian dari 200-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, kulit kayu/batang, akar, biji, dan rimpang

KHASIAT KESUMBA KELING
Tanaman ini digunakan sebagai pewarna alami untuk kain tenun, batik, dan sutera. Selain itu dapat juga digunakan untuk pewarna alam makanan yang aman dan tidak bersifat karsinogenik (suatu bahan yang dapat me- nyebabkan kanker karena gangguan pada proses metabolisme seluler). Bixin
yang terdapat pada tanaman memiliki sifat antioksidan, antigenotoksik (mpnKhambat mutasi DNA), antikarsinogenik, anti jamur, zat samak, dan damar. Efek farmakologis yang dimiiki oleh kesumba keling di antaranya peluruh kencing (diuretik), penurun panas (antipiretik), dan penetral racun.

RESEP
Demam
Cuci bersih 10 g daun kesumba keling, lalu rebus dalam 600 ml air sampai airnya tersisa 300 ml. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu tambahkan air gula seperlunya. Untuk air rebusan diminum dua kali sehari. Sementara untuk pemakaian luar, remas-remas daun kesumba keling dengan air. Glunakan air remasan untuk membasahi kepala.

Diare
Cuci bersih 10 g daun kesumba keling, lalu rebus dalam 400 ml air sampai tersisa 250 ml. Setelah dingin, saring air rebusan dan tambah madu secukupnya. Minum air rebusan 2 kali sehari.

Kurang nafsu makan
Cuci bersih 10 g daun kesumba keling, lalu rebus dalam 400 ml air sampai tersisa 250 ml. Setelah dingin, saring hasil rebusan, lalu minum dengan madu secukupnya.

Masuk angin
Cuci bersih 3-10 gdaun kesumba keling lalu rebus dalam 3 gelasair sampai tersisa 2 gelas. Saring air hasil rebusan lalu minum dua sampai tiga kali sehari. Cara lain, cuci bersih 10 g daun kesumba keling, 10 g daun poko, 3 buah cabe jawa, dan 3 jari gula enau. Rebus semua bahan dengan 3 gelas air sampai tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin, saring air rebusan, lalu minum tiga kali sehari masing-masing ¾ gelas.

Oedem (beri-beri)

Cuci bersih 3-10 g daun kesumba keling, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring air hasil rebusan, lalu minum 2-3 kali sehari.

Perdarahan
Rebus 3-10 g daun kesumba keling dalam 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring air hasil rebusan, lalu minum 2-3 kali sehari.

Perut kembung
Cuci bersih 3-10 g daun kesumba keling, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring air basil rebusan lalu minum 2-3 kali sehari.

Patikan Cina | Euphorbia thymifolia

patikan-cina

patikan-cina

Nama daerah: Jawa: Gelang pasir, ki mules, nanangkaan gede, useup nana, krokot cina, patikan cina; Maluku: jalu-jalu tona

Uraian tanaman:
Terna kecil merayap, kadang-kadang setengah tegak, berambut, terdapat di mana-mana di antara rumput di halaman, sekeliling tegalan, pinggir jalan pada tempat-tempat yang agak basah sampai ketinggian 1.400 m dari permukaan laut. Batang dan daunnya agak kemerah-merahan, bila dipatahkan mengeluarkan getah. Daunnya bersirip genap, kecil-kecil, bulat telur, berhadapan, baunya wangi. Bunga berwarna merah muda.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa agak asam, astringent, sedikit sejuk, antiinflamasi, peluruh air seni, menghilangkan gatal.

Kandungan kimia
Akar: Myricyl alkohol, taraxerol, tirucalol, kamzuiol, hentriacontane. Batang dan daun: Cosmosiin

Bagian yang dipakai
Seluruh tanaman, segar atau dikeringkan

Kegunaan
1. disentri basiler, typhus abdominalis, enteritis, diare
2. wasir

Pemakaian
15-30 g kering atau 30-60 g segar, rebus, minum

Pemakaian luar
Eksem, allergic dermatitis (sakit kulit karena alergi), herpes zoster, gatal-gatal di kulit, abses payudara. Patikan cina segar secukupnya direbus untuk cuci. Getahnya diteteskan untuk bintik pada kornea mata (macula)
Abses payudara: herba segar dilumatkan, ditambah gula enau, ditempelkan di tempat yang bengkak.
Herpes zoster: 1 genggam herba segar + 1 buah bawang putih, dilumatkan kemudian ditambah air dingin, ditempelkan ke tempat yang sakit.
Eksem, dermatitis, kulit gatal, wasir: herba segar secukupnya, rebus, cuci

Pemakaian:
Disentri basiler, enteritis: 15-30 g patikan cina direbus, bagi 2 dosis, minum.
Wasir: ⅓ genggam patikan cina, ⅓ genggam patikan kebo, 1 jari rimpang kunyit, 3 jari gula enau, 3 gelas air, rebus menjadi 1½ gelas, saring, setelah dingin. Sehari 3 x ½ gelas.

Gempur Batu | Borreria hispida Schum

gempur-batu

gempur-batu

GEMPUR BATU merupakan tumbuhan liar di hutan-hutan, termasul dalam famil Rubiaceae. Daun berbentuk tombak dan berakar, daun agak kasar. Bunga kecil-ked| warnanya putih. Tanaman Gempur Batu mengandung senyawa golongan flavonoid, saponin, dan polifenol. Perbanyakan Gempur Batu dapat dilakukan dengan anakan Gempur Batu dirawat dengan disiram air yang cukup, dijaga kelembapan tanah, sinal matahari yang cukup, dan dipupuk dengan pupuk organik.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN GEMPUR BATU
Tanaman ini sering ditemui di hutan, di ladang pada tanah agak lembap pada dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl.

KHASIAT
Tanaman Gempur Batu termasuk tanaman herbal yang banyak khasiatnya. Efek farmakologis Gempur Batu di antaranya peluruh kencing dan mencegah pembentukar batu ginjal. Namun, tanaman ini sebaiknya jangan diberikan pada penderita penyakit yang menyerang perut karena dalam pemakaian yang lama, Gempur Batu dapat melemahkan usus. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tanaman Gempur Batu berpotensi digunakan sebagai antioksidan alami, antimikroba, mengatasi faktor resiko kardiovaskular, serta membantu metabolisme protein dan ekspresi gen PPAR alfa pada penderita diabetes. Selain itu mengobati batu empedu dan obat luar untuk diare.

RESEP
Batu Empedu
Herba gempur batu segar sebanyak 2 genggam ditambah air 110 ml, kemudian dibuat infus atau pipisan. Air infus diminum 2 kali sehari, setiap kali minum sebanyak 100 ml. Jika dibuat pipisan diminum 2 kali sehari, setiap kali minum sebanyak 1/4 cangkir.

Batu ginjal
Herba gempur batu segar sebanyak 2 genggam, ditambah herba meniran segar sebanyak 7 pohon. Semua bahan dicuci bersih kemudian ditambah air sebanya 110 ml dan dibuat infus. Air infus diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, setiap kali minum sebanyak 100 ml.

Obat luar untuk diare
Cuci bersih batang dan daun gempur batu segar, masing-masing secukupnya, lalu giling halus bersama buah adas secukupnya. Tapalkan hasil gilingan yang telah halus pada bagian perut.

Susah kencing
Cuci bersih 15 g daun segar lalu rebus dengan 2 gelas air selama 15 menit samjvii mendidih. Setelah dingin, kemudian saring, lalu diminum sekaligus 1 kali sehari.

Pule Pandak | Rauvolfia serpentina

pule-pandak

pule-pandak

PULE PANDAK (Rauvolfia serpentina (L.) Benth) adalah tanaman bunga dari famili Apocynaceae yang telah banyak digunakan dalam industri obat. Tanaman ini tersebar di India, Myanmar, Thailand, dan Indonesia (terutama Jawa). Perdu tegak, tahunan, tinggi mencapai 1 m, bergetah, batang silindris, percabangan warna cokelat abu-abu, mengeluarkan cairan jernih bila dipatahkan. Daun tunggal, bertangkai pendek, duduk berkarang atau berhadapan bersilang, bentuk taji atau bulat telur memanjang, ujung ruining, pangkal menyempit, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 3-20 cm, lebar 2-9 cm, permukaan atas hijau, permukaan bawah warnanya lebih muda. Perbungaan majemuk, bentuk payung yang keluar dari ujung tangkai, mahkota bunga warnanya merah. Buahnya buah batu, bulat telur, masih muda hijau bila masak warnanya hitam, berbiji satu. Akar panjang dan besar. Akar keringnya disebut Rau wolfia Serpentina. Bagian yang digunakan akar, batang, dan daun. Sebelum digunakan akar dicuci dan dipotong kecil-kecil lalu dijemur untuk penyimpanan.

Akar mengandung 3 grup alkaloid, yang jenis dan jumlahnya tergantung dari daerah asal tumbuhnya. Grup 1 termasuk alkaline kuat (quarterary ammonium compound): serpentine, serpentinine, sarpagine, dan samatine. Grup II (tertiary amine derivate): yohimbine, ajmaline, ajnntlicine. tetraphylline, dan tetraphyllicine. Grup III termasuk alkaline lemah (secondary amities): reserpine, rescinnamine, deserpidine, raunesine, dan canescine. Reserpine berkhasiat hipotensif, ajmaline, serpentine, dan rescinnamine berkhasiat penenang, yohimbine merangsang pembentukan testosteron yang dapat membangkitkan gairah seks.

CARA MENDAPATKAN PULE PANDAK
Perbanyakan tanaman dengan stek batang. Perawatannya dengan pengendalian hama, gulma, pemupukan, dan penyiraman air yang cukup. Pule pandak kadang ditemukan di pekarangan rumah sebagai tanaman hias, namun lebih sering tumbuh liar di ladang, hutan jati, atau tempat lainnya sampai ketinggian 1.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar dan daun

KHASIAT PULE LANDAK
Tekanan darah tinggi (hipertensi), sakit kepala, vertigo, diare, Sakit tenggorokan, sakil pinggang, sakit perut pada disentri, muniah, malaria, influenza, radang kandung empedu, bisul, hepatitis akut, susah tidur (insomnia), gangguan jiwa (mania), kuranj napsu makan, hiperfungsi kelenjar gondok (hipertiroid), kudis (skabies), bidurai (urtikaria), gigitan ular/kalajengking, luka terpukul atau terbentur (memar), hernia.

RESEP
Tekanan darah tinggi
Akar pule pandak sebanyak 50 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas Setelah dingin disaring. Minumlah pagi dan sore hari masing-maoing 1/2 gelas.

Sakit pinggang
Akar pule pandak sebanyak 50 g direndam dalam 1 gelas arak selama 1 malam. Keesokan harinya diminum sekaligus, setelah makan.

Sakit tenggorokan
Akar pule pandak secukupnya setelah dicuci bersih lalu diiris tipis-tipis. Bahan tersebut lalu diisap-isap dalam mulut.

Sakit kepala, susah tidur, pusing, demam, radang kandung empedu, memar, digigit ular berbisa, kurang nafsu makan, dan sakit perut
Gunakan akar pule pandak sebanyak 10 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sam tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum 2 kali, pagi dan sore, masing masing 1/2 gelas.

Nyeri perut
Akar pule pandak dan pinang secukupnya dikunyah, airnya ditelan dan ampasnya dibuang.

Demam, muntah-muntah
Akar pule pandak kering sebanyak 15 g dipotong kecil-kecil lalu diremas-remas dalam 1 gelas air masak. Airnya ini diminum sekaligus.

Influenza
Daun pule pandak segar sebanyak 25 g dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum sekaligus.

Digigit ular, memar
Daun pule pandak segar dicuci bersih lalu digiling halus. Bubuhkan pada tempat yang sakit, lalu dibalut. Ganti 2 kali sehari.

Luka berdarah
Daun muda pule pandak segar secukupnya dicuci bersih lalu digiling halus. Bubuhkan pada luka lalu dibalut.

Diare
Akar pule pandak segar sebanyak 2 g diiris tipis-tipis. Tambahkan ¼ sendok teh garam, sambil diaduk merata. Akar ini kemudian dikunyah dan airnya ditelan

Kompri | Symphytum officinale L. Em.

kompri

kompri

KOMPRI merupakan tumbuhan yang tumbuh di tanah basah seperti di pinggir aliran air (selokan atau sungai). Banyak ditemukan di daerah Eropa barat dan Asia. Di Indonesia kompri biasa ditanam dalam pot atau di kebun sebagai tumbuhan obat. Kompri merupakan tanaman herba yang membentuk rumpun dengan tinggi 20-50 cm. Daun kompri merupakan daun tunggal, berbentuk bulat telur dengan ujung dan i pangkal runcing, tepinya rata. Permukaan daun berambut kasar. Daun berukuran panjang 27-50 cm dan lebar 4,5-14 cm. Pertulangan daun menyirip, pelepah tumbuh berseling pada pangkal membentuk roset akar, warnanya hijau. Bunga majemuk, berbentuk corong berwarna putih kekuningan. Buah kompri berbentuk bulat, tiap buah terdiri atas 4 biji. Biji berbentuk bulat berukuran kecil, keras, dan berwarna hitam. Daun muda bisa dimakan sebagai sayuran. Bagian tanaman yang digunakan untuk obat ialah bagian daun dan akar.

CARA MENDAPAT TANAMAN KOMPRI
Tanaman kompri diperbanyak melalui pemisahan akar. Tanaman ini tumbuh dengan baik pada daerah dengan suhu dingin. Perbanyakan dengan pemisahan akar.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan akar

KHASIAT KOMPRI
Ekstrak akar kompri dilaporkan berkhasiat dalam pengobatan osteoarthritis. Penelitian lain yang dilakukan melaporkan bahwa zat aktif pada kompri bersifat dapat menghambat proliferasi sel kanker hati, namun add juga penelitian yang melaporkan kompri memiliki efek toksik terhadap hati. Kompri dilaporkan dapat mengobati luka bakar.

Secara empiris kompri digunakan untuk mengobati rematik, pegal linu, diare, nyeri ulu hati, kanker payudara, bronkitis, luka memar, diabetes, patah tulang, hipertensi, radang usus, sakit lambung, batuk, amandel, kencing berdarah, dan wasir berdarah.

RESEP
Rematik
15 g daun muda segar yang dicuci, lalu dipotong kecil-kecil, dan dimakan sebagai lalapan. Daun dapat juga dihaluskan, dan dibubuhkan pada bagian yang sakit.

Luka
Akar kompri, sebanyak 1 ibu jari akar kompri segar dipotong, lalu direbus dengan gelas air,
dan airnya diminum.

Payudara bengkak dan patah tulang
Haluskan akar kompri segar lalu bubuhkan pada payudara yang bengkak.

Bronkitis dan batuk berdahak
Rebusan 25 g akar kompri segar.

Catatan: Pemakaian berlebih dapat menyebabkan keracunan dan kerusakan hati.

Jati Mas | Tectona grandis

jati-mas

jati-mas

JATI EMAS (Tectotia grandis Lf.) disebut juga jati unggul atau jati super yang telah diteliti dan diseleksi secara berulang oleh para pemulia tanaman jati, sehingga menghasilkan produksi kayu berkualitas. Ciri-ciri dari jati emas adalah berbatang lurus, bentuk silindris dcngan batang yang relatif bebas percabangan, mengalami pertumbuhan yang cepat, tumbuh seragam, tahan hama penyakit dan cocok ditanam di daerah tropis terutama pada tanah yang banyak mengandung kapur. Tanah yang ideal adalah tanah jenis aluvial dengan kisaran pH 4,5 sampai 7. Dapat tumbuh dengan baik jika ditanam di daerah dataran rendah (50-80 m dpl) sampai dataran tinggi dengan ketinggian 800 m dpl. Tanaman ini sangat tidak tahan dengan kondisi tergenang air, sehingga area pertanaman jati emas mutlak membutuhkan sistem drainase yang baik.

Tanaman jati emas merupakan bibit unggul hasil budidaya sistem kultur jaringan dikembangkan pertama kali dalam laboratorium, yang tanaman induknya pada mulanya berasal dari negara Myanmar. Jati emas sudah sejak tahun 1980 ditanam secara luas di Myanmar dan Thailand. Sementara Malaysia menyusul penanaman jati emas secara meluas di tahun 1990. Di Indramayu, Jawa Barat sejak tahun 1999 telah dilakukan penanaman jati emas sampai satu juta pohon.Tanaman jati emas sudah bisa dipanen mulai umur 5, 10,15 tahun dan menghasilkan kualitas kayu yang tetap baik yang biasa diterima di pasaran nasional maupun internasional.

Tanaman jati emas termasuk ke dalam tanaman kelas Angiosermae. Kandungan kimia yang terdapat pada jati emas adalah senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, resin, glukosa, asam lemak, asam fenolik, lender (kandungan aktif utama yang berhubungan dengan aktivitas pelangsing tubuh), p-sitosterol, kaffein, friedelin-3a-asetat, friedelin- 3β- ol, terpens/sterol, karotenoid, dan karbohidrat.

CARA MENDAPATKAN JATI MAS
Untuk memperbanyak bibit tanaman jati digunakan cara okulasi (teknik perbanyakan anaman secara vegetatif dengan menempelkan mata tunas dari suatu tanaman kepada anaman lain yang dapat bergabung (kompatibel) dengan tujuan menggabungkan sifat-sifat yang baik dari setiap komponen sehingga diperoleh pertumbuhan dan produksi yang baik). Selain itu dilakukan juga teknik kultur jaringan (teknik perbanyakan tanaman dengan cara mengisolasi bagian tanaman seperti daun, mata tunas, serta menumbuhkan bagian-bagian tersebut dalam media buatan secara aseptik yang kaya nutrisi dan zat pengatur tumbuh dalam wadah tertutup yang tembus cahaya sehingga bagian tanaman dapat memperbanyak diri dan bergenerasi menjadi tanaman lengkap. Dengan cara okulasi dan kultur jaringan, maka akan didapat sifat unggul yang sama dengan indukannya.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar dan daun

KHASIAT JATI MAS
Tanaman ini memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dan biasa digunakan untuk rehabilitasi lahan kritis. Kulit jati dapat digunakan sebagai pewarna alami menghasilkan warna cokelat. Namun secara farmakologi tanaman ini memiliki potensi sebagai antioksidan dan mengurangi aktivitas radikal bebas karena memiliki kandungan senyawa flavonoid. Selain itu dapat mengobati radang tenggorokan dan nyeri perut (disentri).

Daun jati juga bisa digunakan untuk ramuan obat batuk darah, haid tidak teratur, kholera dan radang tenggorokan (obat luar). Tetapi kayu atau arang kayunya dapat digunakan sebagai obat demam, kholera, mencret, sakit perut, radang kulit bernanah (obat luar) dan sakit kulit (obat luar).

RESEP
Untuk pengobatan disentri dapat menggunakan beberapa campuran bahan di antaranya:
Bawang merah 3 butir, daun alam 5 lembar, arang kayu jati 1 jari, mesoyi 1 jari, rimpang jahe 1 jati, teh adas 1 sendok, pulosari 1 jari, jinten hitam 1 sendok, gula enau 3 jari, ganti 1 jari. Semua bahan ditumbuk halus, tambah garam sedikit, kemudian diperas, saring, lalu dapat diminum. Ampasnya dapat digunakan untuk menggosok dada, leher dan punggung.

Kembang Sore | Abutilon indicum

kembang-sore

kembang-sore

Nama daerah
Cemplok (Jawa), jeuleupa (Aceh), barulau, belalang sumpa (Palembang), kembang sore kecil (Maluku), gandera ma cupa (Ternate)

Nama asing
Indian abutilon, indian mallow, country mallow, twelve o’clock flower

Uraian tanaman
Tanaman ini dapat ditemukan dari 1-400 m dpl. Menyukai tempat terbuka seperti di hutan semak, tanah kosong yang telantar, kadang ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias.

Perdu tegak berumur panjang, tinggi 0,5-3, pangkalnya kerapkali berkayu dengan ranting yang keluar dari bawah, berambut pendek dan rapat. Daun letak berseling, bertangkai panjang, bentuknya seperti jantung dengan ujung runcing, tepi bergerigi atau beringgit kasar, tulang daun menjari, panjang 3-11 cm, lebar 2,5-7 cm. Bunga tunggal dengan 5 daun mahkota berwarna kuning diameter 2-2,5 cm, bertangkai yang panjangnya 2-6 cm, keluar dari ketiak daun dan mekar setelah tengah hari. Buah bentuknya seperti bola tertekan dengan tinggi 1,5 cm, penampang 2,5 cm, terdiri dari 15-20 celah yang berisi 3 buah biji berbentuk ginjal. Herba ini merupakan tanaman yang menghasilkan serat berwawrna putih.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Manis, tawar, netral. Membersihkan panas dan lembap di dalam tubuh (antipiretik), melancarkan peredaran darah, antiradang, peluruh dahak dan peluruh kencing (diuretik).

Daun: Manis, kelat, hangat
Akar: Manis, tawar, sejuk. Peluruh kencing, menenangkan organ paru (pulmonary sedative), masuk ke dalam meridian ginjal
Biji: Peluruh kencing, laksans, peluruh dahak, aphrodisiak

Kandungan kimia
Asam amino, asam organik, zat gula dan flavonoid yang terdiri dari gossypin, gossypitrin dan cyanidin-3-rutinoside
Biji mengandung minyak raffinose (C18H32O16)

Bagian yang dipakai
Seluruh tanaman. Untuk penyimpanan, herba setelah dicuci bersih lalu dipotong-potong seperlunya, kemudian dijemur sampai kering.

Kegunaan
Daun/seluruh tanaman
Pembengkakan saluran telinga yang menyebabkan rasa sakit, pendengaran menurun atau telinga berdenging
Demam, gondongan (epidemic parotitis)
TB Paru, radang saluran napas (bronchitis)
Kencing sedikit (oliguria), kencing nanah, kencing batu
Radang kandung kencing, radang saluran kencing (urethritis)
Diare
Bisul (furunkel), kaligata (urticaria)
Sakit gigi, gusi bengkak
Rematik

Akar: Batuk, kencing nanah, diare, radang telinga tengah (otitis media), wasir, demam
Biji: Disentri, sembelit, kencing nanah, cystitis kronis, cacing keremi, bisul

Pemakaian
Untuk minum:
Seluruh tanaman 15-30 g (bahan segar: 30-60 g), rebus
Akar 10-15 g, rebus

Pemakaian luar:
Daun dilumatkan sampai halus, untuk bisul dan koreng

Cara pemakaian:
Wasir: 150 g akar direbus dengan air secukup sampai kental. Diminum 100 cc, sisanya diuapkan ke lubang dubur selagi panas
Bisul: 1 buah biji kering digiling menjadi bubuk, lalu diseduh dengan 1 cangkir air panas, hangat-hangat diminum. Daunnya setelah dicuci bersih dilumatkan dan tambahkan madu secukupnya, tempelkan pada bisul.

Sakit telinga, pendengaran menurun: 60 g herba segar atau 20-30 buah dicuci bersih lalu direbus dengan daging tanpa lemak. Setelah dingin disaring lalu diminum. Lakukan setiap hari.

Tuberkulose paru (TB paru) yang masih ringan: 30 g akar kembang sore, 30 g akar Ilex asprella, 15 g Mahonia japonica, direbus. Setelah dingin disaring, dibagi dalam 3 bagian untuk diminum habis dalam 1 hari

Kencing batu: Herba direbus, dipakai untuk merendam tubuh. Untuk tapalnya, ambil daun secukupnya, setelah dicuci bersih lalu digiling sampai halus dan dipakai sebagai tapal pada pinggang dan kandung kemih. Harus sering diganti, karena daunnya berbau busuk.

Rematik: Rebusan herba ini dipakai untuk mandi atau sebagai kompres pada bagian tubuh yang sakit

Cacing keremi pada anak: Biji digiling halus lalu digulung seperti rokok kemudian dibakar. Asapnya ditiupkan ke lubang dubur.

Sakit gigi, gusi bengkak: Daun direbus, hangat-hangat dipakai untuk kumur-kumur

Catatan:
Hati-hati bila pemakai sedang hamil

Cabai Jawa | Piper retrofractum

cabe-jawa

cabe-jawa

Nama daerah
Sumatra: lada panjang, cabai jawa, cabai panjang; Jawa: cabean, cabe areuy, cabe jawa, cabe sula (Jawa), cabi jamo, cabe onggu, cabe solah (Madura); Sulawesi (Cabia (Makasar)

Uraian tanaman
Tumbuhan memanjat dengan akar lekatnya, melilit atau melata, menahun, tumbuhan asli Indonesia. Ditanam orang di pekarangan dan di ladang-ladang, atau tumbuh liar di tempat-tempat yang tanahnya tidak lembap dan banyak mengandung pasir di dekat pantai sampai 600 m di atas permukaan laut. Panjang batang dapat mencapai 10 m, percabangan mulai dari pangkal batang yang keras dan menyerupai kayu. Batang-batang cabangnya lunak dan dilengkapi akar lekat.

Daun tunggal, bertangkai, berbentuk bundar, telur sampai lonjong, pangkal membulat, ujung runcing, panjang 8,5-30 cm, lebar 3-13 cm. Bunga berkelamin tunggal, bentuk bulir yang tegak atau sedikit merunduk, bulir jantan lebih panjang dari bulir betina. Buah majemuk berupa bulir, bla sudah masak berwarna merah cerah, bentuk bulat panjang sampai silindris, bagian ujung agak mengecil panjang 2-7 cm, garis tengah 4-8 mm, bergagang panjang atau tanpa gagang. Permukaan luar tidak rata, bertonjolan teratur. Biji panjang 2-2,5 mm, keras, cokelat kehitaman. Perbanyakan stek batang atau biji.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Buah: Rasa pedas dan panas, masuk meridian limpa, lambung, menghilangkan dingin, menghilangkan sakit (analgetik).
Akar: Pedas, hangat

Kandungan kimia
Buah: Zat pedas piperine, palmitic acids, tetrahydropiperic acids, 1-undecylenyl-3, 4-methylenedioxy benzene, piperidine, minyak atsiri, N-isobutyl-decatrans 2-trans-4-dienamide, sesamin
Akar: Piperine, piplartine, piperlonguminine

Bagian yang dipakai
Buah, akar

Kegunaan
Buah: sakit ulu hati, muntah, diare, disentri, sakit kepala, sakit gigi, hidung berlendir, aphrodisiac, rasa lemah
Akar: ulu hati kembung, pencernaan tidak lancar, wanita tidak bisa hamil krn kandungan dingin, fungsi ginjal lemah

Pemakaian
Buah
Untuk minum: 2,5-5 gr digodok atau dijadikan pil, bubuk

Pemakaian luar: giling menjadi bubuk, isap, disumbatkan ke lubang gigi yang sakit

Akar: untuk diminum: 2,5-5 g digodok atau dijadikan pil, bubuk

Cara pemakaian:
Rasa lemah
6 butir cabai jawa, 3 batang rimpang alang-alang, ¾ jari lempuyang, ¾ genggam daun sambiloto, 3 jari gula enau, dicuci dan dipotong-potong seperlunya, digodok dengan 4 gelas air sampai tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3x ¾ gelas

Lengkuas Merah | Leucas lavandulifolia

lengkuas-merah

lengkuas-merah

LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata K. Schum) merupakan jenis tumbuhan umbi-umbian yang bisa hidup di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah. lengkuas merah banyak digunakan untuk pengobatan tradisional. Batangnya terdiri dari susunan pelepah daun. Daunnya bulat panjang dimana daun bagian bawah terdiri dari pelepah-pelepah saja sedang bagian atas lengkap dengan helaian daun. Bunganya muncul pada ujung tumbuhan. Lengkuas atau laos ada yang berimpang putih, ada pula yang berimpang merah. Yang merah ukurannya lebih besar dan khasiatnya untuk obat lebih banyak. Tanaman ini memiliki batang semu seperti jahe, tapi tingginya bisa sampai 2 m. Daunnya pun lebih lebar. Lengkuas yang subur panjang daunnya bisa setengah m dan lebarnya 15 cm. Lengkuas dengan bahasa latin (Alpinia galanga, Linn) merupakan jenis tumbuhan umbi-umbian yang bisa hidup di daerah dataran tinggi dan dataran rendah. Lengkuas termasuk tumbuhan tegak yang tinggi batangnya mencapai 2-2,5 m. Bagian yang digunakan adalah rimpang.

Efek farmakologi tanaman tersebut umumnya diperoleh dari rimpang yang mengandung basonin, eugenol, galangan, alpinen, kamfer, methyl cinnamate galangol, dan senyawa flavonoid.

CARA MENDAPATKAN
Perbanyakan dengan anakan atau rimpang. Lengkuas dapat hidup di daerah dataran rendah sampai dataran tinggi, lebih kurang 1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Rimpang

KHASIAT LENGKUAS MERAH
Rimpang Lengkuas merah biasa digunakan untuk mengatasi gangguan perut (mual dan kembung), keputihan, masuk angin, diare, pereda, kejang, dan untuk mengatasi ejakulasi dini, serta potensi menghambat mikroba penyakit kulit.

Jeruk Kingkit | Triphasia trifolia

jeruk-kingkit

jeruk-kingkit

JERUK KINGKIT atau Triphasia trifolia termasuk ke dalam famili rutaceae. Di Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung Bogor terdapat keanekaragaman, dan kekayaan jenis tanaman buah yang tumbuh di pekarangan, tercatat berjumlah 57 jenis dari 41 marga dan 23 suku, salah satunya adalah jeruk kingkit. Termasuk tanaman perdu, tahunan, tinggi ± 3 m. Tegak, silindris, berkayu, berduri, percabangan simpodial, hijau. Daunnya majemuk, lonjong, berseling, panjang 2-3 cm, lebar 0,9-1,5 cm, tepi beringgit, ujung runcing, pangkal membulat, pertulangan menyirip, permukaan berbintik, tangkai silindris, panjang ±0,3 cm, hijau. Bunganya majemuk, bentuk corong, di ketiak daun, tangkai silindris, panjang 0,5-1 cm, hijau, kelopak bersayap tiga, hijau, mahkota memanjang, putih, benang sari panjang + 2 mm, hijau kekuningan, kepala sari kuning, kepala putik kecil, cokelat, bertangkai silindris,kuning kehijauan, panjang ± 0,3 mm, putih kekuningan. Buni, masih muda hijau setelah tua merah.

CARA MENDAPATKAN JERUK KINGKIT
Perbanyakan tanaman dengan biji dapat dilakukan dengan cara disemai. Tanaman ini dapat dibuat tanaman hias bonsai. Jeruk ini tumbuh di pekarangan rumah dan di ladang pada ketinggian 100 – 500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG D1GUNAKAN
Buah dan daun

KHASIAT JERUK KINGKIT
Mengandung linalool yang bermanfaat sebagai antiseptik, antijamur, penenang dan imonene sebagai peluruh dahak. Menurut peneiitian jeruk kingkit juga memiliki potensi ebagai obat anti-HSV (Virus herpes Simplex), virus ini menyebabkan penyakit herpes, an sebagai anti HIV (virus yang menyebabkan kekebalan tubuh seseorang turun drastis). Selain itu daunnya sebagai obat sakit perut.

RESEP
Obat batuk: segenggam jeruk kingkit yang sudah matang dengan ciri warna merah tua. Bersihkan sebelum diolah, tuang 1 gelas air panas, masukkan jeruk kingkit ke dalamnya. Biarkan sekitar 5-10 menit. Campurkan madu murni jika ingin rasa manis alami.
Obat diare: daun jeruk kikit 7 lembar, Air 110 ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit.

Delima Putih | Punica granatum L.

delima-putih

delima-putih

MERUPAKAN buah yang unik, kuno, dan mistik. Mempunyai masa hidup yang lama dibudidayakan di daerah Mediterania, sepanjang Himalaya utara, Asia Tenggara, California, dan Arizona di Amerika Serikat. Tanaman delima putih termasuk tanaman perdu dengan batang bulat bercabang duri yang tingginya bisa mencapai 5 m. Daunnya tunggal berbentuk lonjong berwarna hijau, bertepi rata. Bunganya berwarna putih. Buahnya yang bergaris tengah kira-kira 10 cm, warna kulitnya beragam, seperti hijau keunguan, putih, cokelat kemerahan, atau ungu kehitaman. Kadang, terdapat bercak- bercak yang agak menonjol berwarna tebih tua dengan bentuk lanset. Bijinya banyak, kecil-kecil, bentuknya bulat panjang yang bersegi-segi agak pipih, keras, tersusun tidak beraturan, warnanya merah, merah jambu, atau putih.

Dikenal tiga macam delima, yaitu delima putih, delima merah, dan delima ungu. Perbanyakan dengan setek, tunas akar atau cangkok. Tumbuh bnik pada daerah dataran rendah sampai ketinggian 200 m dpl terutama pada tanah gembur dengan suhu 25- 30°C serta kelembaban udara 70-90 persen.

Di Indonesia dikenal dengan beberapa nama, di Sumatera: glima (Aceh), glimeu mekah (Gayo), dalimo (Batak). Daerah Jawa dikenal dengan gangsalan, dalima (Sunda), dhalima (Madura). Di Nusa Tenggara: jeliman (Sasak), talima (Bima), dila dae lok (Roti), lelo kase, rumau (Timor). Di Maluku: dilimene (Kisar). Selain itu memiliki nama asing Shi liu, granaatappel, grenade (Prancis), granatbaum, luru, thap thim, Granada (Spanyol), dan pomegranate.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, akar, kulit buah, kulit kayu, biji, daging buah

KHASIAT DELIMA PUTIH
Dalam sepuluh tahun terakhir sejumlah penelitian terhadap antioksidan, antikarsinogenik dan antiinflamasi dari kandungan senyawa kimia dalam delima putih telah dilaporkan, terutama untuk pengobatan dan pencegahan kanker, penyakit kardiovaskuler, diabetes, disfungsi ereksi, infeksi bakteri antibiotik resisten, kerusakan kulit akibat radiasi UV, infertilitas pria, Azheimer, arthritis dan kegemukan.

Buah Delima mengandung senyawa aktif alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid. Khasiat/penyakit yang dapat diobati: Keputihan, membunuh cacing pita dan bakteri, menghentikan perdarahan, menghilangkan rasa mual, batuk, membunuh kuman, antiarterosklerosis, antihipertensi antidiabetes, antikardiak fibrosis, antikanker prostat, obat infeksi kulit, mengobati paru-paru dan menghambat kerusakan hati.

Cara penyiapan: Setelah dipanen, buahnya dikumpulkan, bijinya dikeluarkan lalu kulitnya dikeringkan. Sebelum digunakan dapat disimpan dalam wadah yang tertutup.

RESEP
Siapkan daun delima putih segar sebanyak 5 g, daun beluntas segar sebanyak 6 g, herba tapak liman sebanyak 5 g, majakan sebanyak 1 g. Semua bahan obat direbus dengan air sebanyak 110 ml, hingga tersisa 100 ml.

Sariawan
1- 2 buah delima segar diambil bijinya, lalu tumbuk hingga hancur. Rendam selama 2 hari, kemudian gunakan airnya untuk berkumur.

Keputihan
30 g kulit delima kering direbus dengan 1 liter air sampai airnya tinggal setengah. Setelah dingin, diminum. Ramuan ini untuk diminum 2 x sehari.

Cacingan pada anak
1 jari akar delima, 1 rimpang temu giring direbus dengan 1 liter air sampai airnya tinggal setengah. Diminum setiap hari 1 gelas sebelum sarapan.

Diare
2 buah delima dibuang kulitnya. panggang sampai kering. Tumbuk sampai menjadi bubuk. Untuk sekali minum dipakai 1 sdm bubuk tsb yang diseduh dengan air panas. Diminum 3 x sehari.

Muntaber pada anak
Haluskan 1 buah pala, 5 jintan, 5 cm kulit delima, dan sedikit jahe. Setelah halus, tambahkan 1 sdt santan kental dan 1 sdt minyak kayu putih. Balurkan pada perut dan dada bayi.

Menurunkan berat badan
2 genggam daun delima muda diremas- remas sambil diberi 1 gelas air matang dan sedikit garam. Peras, diminum 2 x sehari, masing – masing ½ gelas.

Gangguan pencernaan
50 g daun delima segar diseduh dengan air secukupnya. Minum selagi hangat.

Perut kembung
5 helai daun delima kering diseduh dengan 1 gelas air panas. Setelah agak dingin diminum. Ulangi 3 x sehari.

Mencegah masuk angin
Seduh daun teh dan 10 helai daun delima dengan segelas air. Minum selagi hangat. Lakukan 2 x sehari masing – masing 1 gelas.

Frambos | Hibiscus radiatus

frambos

frambos

TANAMAN Frambos atau Hibiscus radiatus cav termasuk ke dalam famili tumbul Malvaceae atau Rosaceae. Tanaman ini termasuk kelompok perdu dan memiU penampakan yang cantik. Seluruh bagian tanaman ini terlihat serba merah, mulai daun, batang sampai bunganya. Tanaman ini memiliki nama latin Hibiscus radial cav dan termasuk ke dalam famili tumbuhan Malvaceae atau Rosaceae. Memiliki bunga yang cukup besar mirip bunga sepatu, berwarna merah tua dengan serbuk sarinya berwarna kuning di bagian tengahnya. Di beberapa daerah frambos merah di kenal dengan nama Frambos merah dan Kasturi kokotu. Deskripsi Frambos memiliki Umtu daun oval pada saat muda dan berubah bentuk menjari saat daun mulai dewasa dengai pinggir bergerigi tumpul. Tanaman ini pada daun, bunga buah mengandung tartarat askorbat, asam sitrat, asam format, asam salisilat dan asam malat, kalium, mangan besi, sukrosa, glukosa dan fruktosa.

CARA MENDAPATKAN FRAMBOS
Dalam budidaya sebaiknya jangan memberkan tanaman ini pupuk kimia, gunakai pupuk organik seperti kompos dari daun atau kotoran kambing. Untuk mengatas serangan hama gunakan juga insektisida alami. Selain itu tanaman perdu ini juga membutuhkan cukup sinar matahari dan jenis tanah yang porus untuk pertumbuhaa optimal. Cara perbanyakan tanaman ini cukup mudah dengan menggunakan biji. Biji yang sudah tua disemai terlebih dahulu di tempat pembibitan. Sebaiknya tempaf pembibitan terhindar dari hempasan curah hujan secara langsung. Setelah bibit berdaun tiga atau empat bisa langsung dipindahkan ke tempat yang lebih luas atau terbuka. Tanaman ini dapat tumbuh baik pada daerah dengan ketinggian 250-100 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah

KHASIAT FRAMBOS
Pengobatan dan pencegahan penyakit pencernaan(termasuk dengan diare), hipertensi, aterosklerosis, diabetes (tahap awal), anemia, eksim, dan nafsu makan yang buruk, dll

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by