diabetes

Diabetes

Ramuan 1

5 g akar adem ati
4 lembar daun salam segar
140 ml air

Rebus hingga mendidih. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore, masing-masing 100 ml.

Ramuan 2

alpukat

Biji alpukat diiris tipis dan dijemur hingga kering. Biji alpukat yang telah kering selanjutnya disangrai lalu diblender. Serbuk biji alpukat yang telah halus dimasukkan ke dalam kapsul. Minum kapsul tersebut 1 kali sehari.

Ramuan 3

1 buah apel
madu murni secukupnya
es batu secukupnya

Konsumsi apel secara langsung atau dijus dengan menambahkan es batu dan madu asli. Bagi penderita diabetes, konsultasikan dengan dokter berapa kadar madu yang boleh dikonsumsi setiap hari.

Ramuan 4

biji asam jawa

Biji asam jawa ditumbuk lalu dicampurkan dengan air dan direbus. Air rebusan ini diminum untuk mengobati diabetes.

Ramuan 5

4 g umbi bawang merah
15 g buncis
10 helai daun salam

Rajang bawang merah, buncis, dan daun salam. Tambahkan 120 ml air. Minum sehari 1 kali 100 ml. Ulang selama 14 hari.

Ramuan 6

20 g bawang putih

Konsumsi bawang putih secara rutin setiap hari. Caranya bisa dengan direbus, digoreng, atau ditambahkan dalam masakan konsumsi. Penurunan gula darah akan terlihat sekurang-kurangnya dalam waktu 4 minggu.

Ramuan 7

bayam merah

Bayam merah juga dikenal luas sebagai sayur. Untuk mendapatkan berbagai manfaat dari bayam merah biasanya cukup dikonsumsi dalam bentuk sayur. Berbagai modifikasi pengolahan bayam sangat diperbolehkan seperti diolah dalam bentuk keripik, jus, maupun campuran makanan. Yang penting, kondisinya baik dan jumlahnya mencukupi.

Ramuan 8

2 buah bengkuang

Kupas, parut, dan peras bengkuang. Air perasan itulah yang diminum setiap pagi dan malam. Lakukan secara rutin selama sebulan.

Ramuan 9

3 sendok makan beras ketan hitam
250 cc air panas

Ketan dimasukkan ke dalam mangkok besar. Tambahkan air panas. Biarkan sampai dingin. Setelah itu, saring airnya dan minum selagi hangat. Lakukan 2 kali sehari. Lakukan secara rutin dan terus-menerus. Dalam waktu 1 minggu sudah terlihat hasilnya.

Ramuan 10

beras merah

Untuk mendapatkan manfaat beras merah yang beragam, cukup konsumsi saja beras merah secara berkala. Sebaiknya bergantian dengan konsumsi beras putih. Selain dibuat nasi, beras merah juga dapat dibuat menjadi berbagai makanan olahan yang lezat, seperti bubur dan kue-kue.

Ramuan 11

100 g umbi bidara upas, cuci bersih, parut, peras dengan sepotong kain

Minum setiap pagi ½ jam sebelum makan.

Ramuan 12

⅓ genggam daun sambiloto
⅓ genggam daun kumis kucing
6 cm batang brotowali, cuci, potong-potong

Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga menjadi 2 gelas. Diminum setelah makan, sehari 2x 1 gelas.

Ramuan 13

buah merah

Jika ingin mendapatkan manfaat buah merah, masukkan sari buah merah dalam menu harian kita.

Ramuan 14

250 g buah naga

Konsumsi setiap pagi dan sore selama 8 hari berturut-turut. Pada masa ini sebaiknya penderita diabetes tidak mengonsumsi nasi. Konsultasikan dengan dokter untuk memastikan makanan pengganti nasi yang sesuai sebagai sumber karbohidrat.

 Ramuan 15

250 g buncis

Potong ujung-ujungnya, cuci bersih, kukus 15 menit. Makan seperti lalapan. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Ramuan 16

9-15 g kering atau 15-30 g akar segar kembang pukul empat

Rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa setengahnya. Saring air rebusan, minum dua kali sehari masing-masing 1 gelas.

Ramuan 17

cincau hitam

Cincau hitam sangat dikenal di kalangan masyarakat sebagai minuman segar. Jika ingin mendapatkan manfaat dari cincau hitam, cukup konsumsi cincau hitam setiap hari.

Ramuan 18

ciplukan

Tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta akar-akarnya dan dibersihkan. Tumbuhan dilayukan, kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas. Saring. Air rebusan diminum 1 kali sehari.

Ramuan 19

7 g daun dandang gendis

Rebus dengan 110 ml air. Minum airnya sebanyak 100 ml untuk mengatasi diabetes.

Ramuan 20

10 lembar daun salam
20 g daun sambiloto
750 cc air

Cuci bersih semua bahan, rebus hingga mendidih dan air tersisa hingga ⅓-nya. Dinginkan, saring, lalu minum 2 kali sehari. Lakukan secara rutin selama 3 bulan.

Ramuan 21

15 biji duwet
1.000 cc air

Duwet dicuci bersih, tumbuk halus dan rebus sampai mendidih. Setelah itu, air dibagi menjadi 3 bagia. Munum dalam kondisi dingin 3 kali sehari. Lakukan setiap hari sampai badan erasa segar dan gula darah akan terkontrol. Konsultasikan dengan dokter bila ingin menggunakannya dalam jangka panjang.

Ramuan 22

ginseng

Di masa kini ginseng dapat ditemukan dengan mudah dalam berbagai bentuk olahan, seperti teh, serbuk, ekstrak, pil, kapsul, madu, dan berbagai jenis produk kesehatan olahan yang berbahan dasar ginseng dengan campuran bahan-bahan alami lainnya. Oleh karena itu, untuk mendapatkan berbagai manfaat ginseng, cukup konsumsi produk olahan ginseng tersebut secara rutin. Konsultasikan dengan dokter untuk pemakaian jangka panjang agar tidak terjadi kelebihan dosis.

Ramuan 23

Herba iler lengkap (batang, daun, bunga) dan adas pulowaras secukupnya

Rebus dengan 1 liter air sampai mendidih. Minum 2 kali sehari ½ gelas, pagi dan sore.

Ramuan 24

jagung

Jagung sangat mudah ditemukan di mana-mana. Untuk mendapatkan manfaat dari jagung, cukup mengonsumsi jagung setiap hari dalam jumlah secukupnya. Bisa diolah dalam bentuk sayur, makanan ringan, makan pengganti beras sesekali, atau berbagai jenis olahan yang mengundang selera.

Ramuan 25

1 buah jambu biji mengkal, potong-potong, godok dengan 3 gelas air sampai menjadi 1 gelas, saring, minum 2 kali sehari.

Ramuan 26

kulit batang dan daun jambu monyet

Rebus dengan air hingga tinggal setengahnya. Minum untuk mengobati diabetes.

Ramuan 27

jamur kuping putih

Jamur kuping putih sangat terkenal sebagai bahan masakan yang enak. Untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah berbagai penyakit, cukup konsumsi jamur secukupnya, baik sebagai bahan salad, sup, maupun digoreng bersama sayuran dan daging.

 Ramuan 28

jamur lingzhi

Jamur lingzhi sudah dikenal sebagai jamur untuk pengobatan. Oleh karena itu, jamur lingzhi sudah banyak diolah dalam bentuk kapsul yang dapat dibeli di toko-toko herbal. Konsultasikan dengan dokter atau ahli herbal yang terpercaya.

Ramuan 29

jamur shiitake

Jamur shiitake dikenal sebagai jamur makanan. Untuk mendapatkan manfaatnya cukup mengonsumsi secara rutin dalam bentuk sayur, salad, digoreng bersama daging, kripik, dll.

Ramuan 30

jamur tiram

Jamur tiram dikenal sebagai jamur makanan. Untuk mendapatkan manfaatnya, cukup mengonsumsi secara rutin dalam berbagai olahan.

Ramuan 31

jombang

30 g herba jombang segar, dicuci, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari 2 kali, masing-masing setengah gelas.

Ramuan 32

kacang kapri

Secara umum, kacang kapri dikonsumsi sebagai lalapan, baik secara langsung maupun direbus terlebih dahulu. Untuk mendapatkan manfaatnya, sebaiknya biasakan mengonsumsi secara rutin dan dimasukkan ke dalam daftar menu.

Ramuan 33

30 g kacang kedelai hitam
750 cc air

Rebus hingga mendidih hingga air tinggal ⅓-nya. Dinginkan dan saring. Minum airnya setiap hari secara rutin. Hasil baru kelihatan setelah 1 bulan. Cara ini digunakan juga untuk menyembuhkan sakit ginjal.

Ramuan 34

kacang merah

Kacang merah bisa dinikmati sebagai sayur, es, kolak, dan lain-lain. Untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah berbagai penyakit, cuup membiasakan diri makan kacang merah ini dalam olahan yang disenangi.

Ramuan 35

12 lembar daun kacapiring
2 gelas air

Rebus hingga mendidih hingga tersisa setengahnya. Minum sekaligus. Ulangi setiap hari

Ramuan 36

1 genggam biji kedelai hitam
3 gelas air

Rebus kedelai hingga tinggal 1 gelas. Saring. Minum airnya 1 kali sehari masing-masing 1 gelas.

Ramuan 37

3 lembar daun kejibeling

Daun kejibeling mentah dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.

Ramuan 38

daun bunga pukul empat secukupnya
bunga secukupnya
4 butir biji kembang pukul empat
air secukupnya

Semua bahan direbus hingga mendidih. Saring dan dinginkan. Setelah itu, minum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

Ramuan 39

8 butir buah kenari

Konsumsi selama 3 minggu berturut-turut. Ini akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk menghambat pertumbuhan tumor. Konsultasikan dengan dokter bila ingin menggunakan dalam jangka panjang.

Ramuan 40

3 rimpang kunyit
½ sendok teh garam

Rebus kedua bahan tersebut, rebus dengan 1 liter air hingga mendidih. Saring. Minum 2 kali seminggu masing-masing ½ gelas.

Ramuan 41

labu parang

Labu parang atau waluh paling banyak digunakan sebagai makanan pendamping seperti kolak, puding, kue, keripik, dodol, dan lain-lain. Untuk mendapatkan manfaatnya,  cukup konsumsi secara rutin.

Ramuan 42

labu siam

Untuk mendapatkan manfaat labu siam yang sangat banyak, masyarakat secara luas telah mengonsumsi labu siam ini sebagai sayuran, lalapan, gulai, dan modifikasi produk sesuai perkembangan zaman.

Ramuan 43

2 batang daun lidah buaya, cuci, buang durinya, potong-potong

Rebus dengan 3 gelas air, lalu saring. Minum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing setengah gelas.

Ramuan 44

5-7 iris daging buah mahkota dewa kering
7 lembar daun sambiloto
3 lembar daun mimba
7 lembar daun sendok

Cuci semua daun kemudian rebus dengan 3 gelas air. Jika air sudah mendidih, angkat, saring. Minum ½ gelas, 3x sehari.

Ramuan 45
½ sdt serbuk biji mahoni, seduh dengan ⅓ cangkir air panas. Minum 2-3x sehari ½ jam sebelum makan, minum selagi hangat.

Ramuan 46

mengkudu

Mengkudu sudah banyak dimanfaatkan dan diolah secara modern dalam bentuk kapsul, ekstrak, jus, jamu gendong, dan lain-lain untuk pengobatan.

Ramuan 46

petai cina

Biji petai cina yang sudah tua dan kering digoreng tanpa minyak dan ditumbuk halus (dibuat bubuk), kemudian ambil 1 sendok dan seduh dengan air panas (seperti membuat kopi) lalu diminum 1 kali sehari 1 gelas.

Ramuan 47

3 sisir pisang
kelapa muda diparut secukupnya

Pisang dihancurkan sampai halus, kedua bahan ini dikukus bersama-sama selama 10 menit. Setelah itu, hasil kukusan dibagi menjadi 3 bagian dan dimakan 3 kali sehari. Lakukan setidaknya 30 hari untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Ramuan 48

Sangrai 5 biji rambutan, giling sampai menjadi serbuk. Seduh dengan satu cangkir air panas. Setelah dingin, minum airnya sekaligus. Lakukan 1-2 kali sehari.

Ramuan 49

7 lembar daun salam

Cuci bersih lalu rebus dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring, bagi untuk 2 kali minum.

Ramuan 50

½ genggam daun sambiloto segar, rebus dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin, saring lalu minum setelah makan, 3 kali sehari @ ¾ gelas.

Ramuan 51

Petik 3 lembar daun sirih merah setengah tua dan daun keenam atau ketujuh dari pucuk. Cuci bersih semua daun, kemudian iris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak 3 gelas (600 ml) sampai mendidih dan tersisa setengahnya. Minum sehari tiga kali sebelum makan

Ramuan lain, ambil 3 lembar sirih merah ukuran sedang, 40 g kulit kayu gayam yang sudah dibersihkan bagian luarnya, dan 30 g kulit kayu jamblang kering. Bahan-bahan ini diseduh dengan 2 gelas (400 ml) air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Saring, minum sehari dua kali setiap pagi dan sore hari sebelum makan. Sekali minum setengah gelas.

Ramuan 52

stevia

Cara membuat formula pengganti gula bagi penderita diabetes. Gunakan 4-6 lembar daun segar. Seduh dengan 1 gelas air matang panas. Setelah dingin, saring, kemudian dapat diminum secara langsung atau dicampur madu. Sari daun stevia dapat digunakan dalam campuran kopi, teh, atau makanan.

Ramuan 53

tabat barito

Seluruh bagian tanaman direbus kemudian airnya diminum.

Ramuan 54

10-16 lembar daun tapak dara

Rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Setelah dingin diminum. Ulangi sampai sembuh.

35-45 g daun tapak dara kering, adas pulawaras

Rebus bahan tersebut dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Setelah dingin, minum. Ulangi sampai sembuh.

3 lembar daun tapak dara
15 kuntum bunga tapak dara

Rebus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Minum pagi dan sore setelah makan.

Ramuan 55

daun tapak liman secukupnya
500 cc air

Cuci bersih dan rebus hingga setengahnya. Saring dan dinginkan. Minum setiap sore atau menjelang tidur. Cara ini dapat pula digunakan untuk memperlancar buang air kecil. Waktu minumnya boleh sembarang.

Ramuan 56

tebu

Tebu dibuat jus lalu diminum. Dapat disaring terlebih dahulu. Jika diminum secara teratur dapat menjaga kadar glukosa darah.

Ramuan 57

100 g ubi jalar, kupas, cuci, potong-potong secukupnya
15 g kulit labu siam, cuci, potong-potong secukupnya
50 g alpukat, kupas, cuci, potong-potong
1000 cc air
madu murni secukupnya

Semua bahan direbus hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Setelah itu, saring dan dinginkan. Minum airnya 2 kali sehari. Boleh ditambahkan madu murni secukupnya agar tidak tawar.

Paria Gunung | Cardiospermum halicacabum

paria-gunung

paria-gunung

NAMA DAERAH: Cenet areuy, paria gunung (Sunda) ketipes, parenan, pulungan (Jawa), pepare kurung (Jakarta), bondot, plentangan, lung genje.

NAMA ASING: Coeur des indes, pois de coeur, herzsame, kerstmisbloem, balloon vine, heart pea.

URAIAN TANAMAN:
Terna setahun, tumbuh liar di lapangan rumput, tepi jalan. di hutan dan di ladang, pada tempat-tempat keri’ng yang terkena sinar matahari dari 1 – 700 m di atas permukaan laut.

Terna berbatang lemas ini tumbuh memanjat dengan sulur/alat pembelit yang keluar dari karangan bunga, berambut halus, panjangnya dapat mencapai 2-3 m.

Daunnya berupa daun majemuk menjari beranak daun tiga ganda dua, letak berseling.dengan anak daun bertangkai, bulat telur memanjang, bercangap menyirip dalam, ujung runcing, tepi bergerigi, dengan panjang 5-9 cm.
Bunga kecil berwarna putih dengan sepasang alat pembelit untuk memanjat,
berkumpul dalam karangan bunga yang keluar dari ketiak daun.
Buah berupa selaput, melembung bersegi tiga, dengan 3 buah biji bentuknya bulat berwarna hitam, di tengahnya berwarna putih.

Di beberapa daerah paria gunung dimakan sebagai sayuran dan bijinya yang telah tua sering dibuat sebagai perhiasan oleh anak-anak.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Manis, pedas, dingin. Menghilangkan bekuan darah, menghilangkan bengkak, membersihkan darah, menetralkan panas dan racun, anti radang, melancarkan kencing. Herba ini masuk meridian lever dan ginjal.

KANDUNGAN KIMIA:
Biji: Zat lendir, saponin, lemak, calsium, nitrogen, organic phosphate compound. Minyak dari biji: 1 -eicosenoic acid 42%, palmitate acid 3%, linolenic acid 8%, linoleic acid 8%, oleic acid 22%, stearic acid 2%. arachidic acid 10%, dan asam lemak dengan berat molekul rendah 5%.
Batang dan daun: Saponin, tanin, calsium oksalat, sulfur.

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Seluruh tanaman. pemakaian segar atau yang telah dikeringkan.

KEGUNAAN:
Flu. demam, badan sakit-sakit (rheumatism).
Radang ginjal (nephritis), infeksi saluran kencing.
Kencing sedikit (Oliguria), bengkak (oedem).
Kencing manis (Diabetes mellitus).
Pertussis (batuk rejan).
Radang telinga tengah (Otitis media).
Sakit kuning.
Menormalkan siklus haid, merangsang haid (emmenagogue).
Diare, disentri.
Obat cacing (anthelmintic).
Merangsang muntah.
Susah buang air besar (sembelit)

PEMAKAIAN LUAR:
Terpukul, radang kulit bernanah, eczema, scabies, bisul, gigitan ular

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 10-15 gr (segar: 30-60 gr), godok.
Pemakaian luar:Herba segar dilumatkan. balurkan ke tempat yang sakit, atau digodok, airnya untuk cuci

CARA PEMAKAIAN:
Kencing sedikit (oliguria): 15 gr bahan kering digodok, airnya untuk menyeduh arak kuning, minum.
Kencing manis: 60 gr herba segar digodok, minum.
Terpukul: 10-15 gr bahan segar ditumbuk, air perasannya diminum dengan arak kumng. Bisul: Tumbuhan segar ditambah nasi dingin dan garam secukupnya, digiling halus. Tempelkan pada bisul.
Sakit kepala: Daun digiling halus, untuk tapel pada pelipis.
Merangsang haid: Herba segar setelah dicuci bersih ditumbuk, air perasannya diminum.
Diare, disentri:
Air godokan daun kering dipompakan melalui dubur.
Daun dan batang digodok, minum.

Bandotan | Ageratum conyzoides

bandotan

bandotan

BANDOTAN dengan nama latin Ageratum conyzoides merupakan tanaman yang tergolong sebagai gulma.Tumbuhan ini berbau khas seperti kambing. Batang bandotan tegak atau berbaring dengan cabang yang cukup banyak. Batang bandotan ini memiliki rambung yang jarang. Daun bandotan memiliki tangkai dengan panjang 0.5-5 cm dan terletak berselangselingatau berhadapan. Bentuk daun bandotan ialah bulat telur hingga mirip belah ketupat dengan bagian pangkal yang mirip seperti jantung, membulat atau meruncing dan ujung tumpul atau meruncing dengan tepi yang bergerigi. Permukaan atas dan bawah daun bandotan berambut. Bunga bandotan berkumpul dengan bongkol rata atas, yang selanjutnya 3 bongkol atau lebih terkumpul dalam malai rata terminal. Tiap bongkol berisi 60-70 individu bunga.

CARA MENDAPATKAN BANDOTAN
Tumbuhan bandotan menyebar di seluruh wilayah Indonesia. Tumbuhan ini tergolong gulma (tumbuhan pengganggu tanaman budidaya) dan mudah berkembang biak dari bunganya vang berjumlah banyak dan berbunga sepanjang tahun.

KHASIAT BANDOTAN
Secara tradisional, bandotan digunakan untuk mengobati luka, demam, dan sebagai insektisida. Penggunaan tradisional ini sebagian besar telah terbukti secara ilmiah seperti efeknya dalam menyembuhkan luka, memproteksi efek radiasi, antibakteri dan insektisida. Selain itu penelitian juga melaporkan bahwa tanaman ini bermanfaat untuk penderita diabetes, kanker, penyakit gastroinstestinal, analgesik, dan antiinflamasi.

RESEP
Luka: Seluruh bagian tumbuhan bandotan diremas dengan kapur lalu dioleskan pada luka yang masih segar. Akar bandotan ditumbuk dan dioleskan ke badan untuk obat demam.

Kacang Kedelai Hitam | Glycine max

kacang-kedelai-hitam

kacang-kedelai-hitam

Kandungan
a. protein
b. kalori
c. lemak
d. hidrat arang
e. kalsium
f. fosfor
g. besi
h. air

Manfaat
a. menyembuhkan diabetes
b. menyembuhkan sakit ginjal
c. mengatasi rematik
d. meningkatkan daya tahan tubuh

Kompri | Symphytum officinale L. Em.

kompri

kompri

KOMPRI merupakan tumbuhan yang tumbuh di tanah basah seperti di pinggir aliran air (selokan atau sungai). Banyak ditemukan di daerah Eropa barat dan Asia. Di Indonesia kompri biasa ditanam dalam pot atau di kebun sebagai tumbuhan obat. Kompri merupakan tanaman herba yang membentuk rumpun dengan tinggi 20-50 cm. Daun kompri merupakan daun tunggal, berbentuk bulat telur dengan ujung dan i pangkal runcing, tepinya rata. Permukaan daun berambut kasar. Daun berukuran panjang 27-50 cm dan lebar 4,5-14 cm. Pertulangan daun menyirip, pelepah tumbuh berseling pada pangkal membentuk roset akar, warnanya hijau. Bunga majemuk, berbentuk corong berwarna putih kekuningan. Buah kompri berbentuk bulat, tiap buah terdiri atas 4 biji. Biji berbentuk bulat berukuran kecil, keras, dan berwarna hitam. Daun muda bisa dimakan sebagai sayuran. Bagian tanaman yang digunakan untuk obat ialah bagian daun dan akar.

CARA MENDAPAT TANAMAN KOMPRI
Tanaman kompri diperbanyak melalui pemisahan akar. Tanaman ini tumbuh dengan baik pada daerah dengan suhu dingin. Perbanyakan dengan pemisahan akar.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan akar

KHASIAT KOMPRI
Ekstrak akar kompri dilaporkan berkhasiat dalam pengobatan osteoarthritis. Penelitian lain yang dilakukan melaporkan bahwa zat aktif pada kompri bersifat dapat menghambat proliferasi sel kanker hati, namun add juga penelitian yang melaporkan kompri memiliki efek toksik terhadap hati. Kompri dilaporkan dapat mengobati luka bakar.

Secara empiris kompri digunakan untuk mengobati rematik, pegal linu, diare, nyeri ulu hati, kanker payudara, bronkitis, luka memar, diabetes, patah tulang, hipertensi, radang usus, sakit lambung, batuk, amandel, kencing berdarah, dan wasir berdarah.

RESEP
Rematik
15 g daun muda segar yang dicuci, lalu dipotong kecil-kecil, dan dimakan sebagai lalapan. Daun dapat juga dihaluskan, dan dibubuhkan pada bagian yang sakit.

Luka
Akar kompri, sebanyak 1 ibu jari akar kompri segar dipotong, lalu direbus dengan gelas air,
dan airnya diminum.

Payudara bengkak dan patah tulang
Haluskan akar kompri segar lalu bubuhkan pada payudara yang bengkak.

Bronkitis dan batuk berdahak
Rebusan 25 g akar kompri segar.

Catatan: Pemakaian berlebih dapat menyebabkan keracunan dan kerusakan hati.

Kacapiring | Gardenia augusta

kacapiring

kacapiring

KACAPIRING termasuk familia Rubiaceae. Banyak dipelihara sebagai tanaman hias atau pagar hijau untuk memperindah halaman, dan juga memiliki aroma bunga harum. Kacapiring termasuk tumbuhan perdu yang berumur tahunan serta banyak memiliki cabang, ranting maupun daun yang lebat, mudah tumbuh di sembarang tempat, baik di daerah dingin maupun panas. Namun, tumbuhan ini lebih cocok di daerah pegunungan atau lokasi yang tingginya lebih dari 400 m dpl. Batang pohonnya mampu mencapai ketinggian berkisar 1-2 m. Bunganya berukuran besar, indah mirip dengan bunga mawar putih dengan tajuk-tajuk melingkar dan bersusun membentuk satu kesatuan yang anggun. Daunnya berbentuk oval, tebal, licin dan mengkilap pada permukaan telapak daun bagian atasnya.

Karena keharuman bunganya, kaca piring mempunyai nilai komersial untuk dibuat minyak wangi. Pengembangbiakan tanaman ini dapat dilakukan dengan cara stek. Potongan batang yang mempunyai ruas 3 sampai 4 sangat baik untuk keperluan ini. Kacapiring memiliki nama lain yatu ceplok piring, cepiring, peciring, buah patah, buah batek, buah kuning, dan bunga susu.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Bunga, buah, daun

KHASIAT KACAPIRING
Daun kacapiring mempunyai kandungan zat minyak menguap, antara lain memgandung unsur linalool dan styrolyl. Tanaman ini berkhasiat untuk mengobati diabetes melitus, sariawan, demam, dan sukar buang air besar. Bunganya yang putih dengan keharuman yang khas dan banyak dipakai untuk dijadikan minyak atsiri atau bahan parfum bisa juga sebagai luluran untuk membersihkan badan dan menghilangkan kotoran yang menempel, membuat kulit menjadi bersih dan cerah. Sementara buahnya yang berwarna kuning mengandung crocin (salah satu jenis karotenoida) sering digunakan sebagai pewarna kue tradisional (wagashi), asinan lobak (takuan) dan pencelupan tekstil di Jepang. Selain itu pada buah juga mengandung senyawa aktif suatu glikosida irid’rtd y#ing geniposida yang digunakan untuk mengobati demam yang disertai pcradangan, juga untuk menobati infeksi. Ekstrak gardenia yang diberikan pada hewan coba terbukti mampu menurukan kadar bilirbun darah. Hasil ini memberikan informasi penting mengapa kacapiring digunakan untuk mengobati gangguan hepar.

Geniposida pada buah kacapiring selain berkhasiat sebagai hepatoprotektor, juga berkhasiat sebagai antitumor. Pada pengujian terhadap hewan coba diketahui, senyawa pentaasetil geniposida tidak menyebabkan toksisitas pada liver, jantung, dan ginjal. Dengan demikian ekstrak buah kacapiring relatif aman untuk dikonsumsi, malah sangat prospekstif untuk dikembangkan sebagai obat antitumor. Penelitian ini juga didukung dengan penelitian lainnya yang menyatakan bahwa senyawa geniposida yang berhasil diisolasi dari kacapiring ini ternyata memiliki kemampuan sebagai detoksifikasi (membersihkan racun) antioksidan, dan juga antikarsinogenesis.

Hasil penelitian hewan coba mencit juga membuktikan, kacapiring dapat mengurangi tingkat keparahan pada penyakit pankreatitis, dapat menurunkan tekanan darah, juga mengurangi nyeri dan kejang-kejang. Selain daun dan buah, bunga kacapiring juga berkhasiat sebagai obat. Sebuah penelitian membuktikan, bunga kacapiring juga mengandung senyawa iridoid yang berkhasiat sebagai antimikroba, terutama melawan bakteri E. coli, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, dan jamur Candida albicans.

Buah, bunga dan daun kacapiring relatif aman untuk digunakan sebagai obat. Hanya saja harus berhati-hati mengonsumsi atau mengunakan buah kacapiring ini, karena dapat menyebabkan diare. Umumnya buah kacapiring digunakan dengan dosis 3 – 12 g per hari.

RESEP
Diabetes Mellitus
12 lembar daun kacapiring direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, diminum sekaligus, dan diulangi secara rutin setiap hari.

Sariawan
7 lembar daun kacapiring diremas-remas ditambah dengan 1 cangkir air, dan disaring, ditambah 2 sendok makan madu dan 1 potong gula aren kemudian diaduk sampai merata, diminum, dan diulangi setiap dua hari sekali.

Demam
7 lembar daun kacapiring diremas-remas ditambah 1 gelas air dan disaring. Tambahkan 1 potong gula batu, dan diaduk sampai merata.

Sukar buang air besar
3 biji buah kacapiring direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1
gelas.

Muntah
Bunganya yang masih segar dimakan.

Luluran Pemutih
Bunga kaca piring, temu giring, temulawak, daun jeruk purut, kulit mutiara, dan iaun dondong diiris tipis-tipis, kemudian dikeringkan. Beras ketan disangrai sampai >erwarna cokelat dan harum. Semua bahan ditumbuk menjadi satu, dan setelah halus iap dijadikan lulur pemutih untuk seluruh badan.

Bambu Tali | Asparagus cochinchinensis

bambu-tali

bambu-tali

Nama daerah
Asparagus

Uraian tanaman
Terna merambat, menahun, banyak bercabang. Terdapat liar di hutan-hutan terbuka, semak belukar, kadang pada bukit yang berbatu-batu atau ditanam sebagai tanaman hias yang didapat dari dataran rendah sampai lebih kurang 1.150 m dpl.

Akar berumbi kecil, berbentuk kerucut dan berkelompok, panjang umbi sekitar 4-10 cm, berwarna kuning abu-abu. Batangnya kecil, panjang dapat mencapai 2 m. Daunnya pipih, berbentuk garis, panjang 1-2,5 cm, lebar 1 mm, ujung runcing, duduknya tersebar. Bunga berkelompok, keluar dari ketiak daun, warnanya putih atau putih kuning. Buahnya buah buni, diameter 6 mm, bila masak berwarna merah tua sampai hitam.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa manis, pahit, dingin. Masuk meridian paru-paru dan ginjal. Menyuburkan yin, membersihkan paru-paru dan menurunkan panas api, merangsang produksi cairan tubuh.

Bagian yang digunakan
Umbi yang dikeringkan

Kegunaan
Batuk, batuk darah, TBC paru, sakit kerongkongan
Muntah darah, rasa haus, berkeringat malam
Diabetes mellitus
Susah buang air besar
Demam disertai gaduh gelisah
Carsinoma, fibroadenoma, hyperplasia kelenjar payudara
lymphosarcoma, leukemia

Beras Ketan Hitam | Oryza sativa glutinosa

beras-ketan-hitam

beras-ketan-hitam

Kandungan
a. antosianin
b. antioksidan

Manfaat
a. mengontrol kadar gula dalam darah
b. meredakan stres

Ramuan tradisional mengontrol gula darah
3 sdm beras ketan hitam
248 cc air panas

Masukkan ketan ke dalam mangkok besar, tambahkan air panas. Biarkan sampai dingin. Setelah itu, saring airnya dan minum selagi hangat. Lakukan 2 kali sehari. Lakukan secara rutin dan terus-menerus. Dalam waktu 1 minggu sudah kelihatan sehari.

Dandang Gendis | Clinacanthus burmandii

dandang-gendis

dandang-gendis

DANDANG gendis dengan nama latin Clinacanthus burmannii merupakan tanamar perdu yang tumbuh tegak dan memanjang dengan tinggi 2-3 m. Batangnya berkayu tegak, beruas dan berwarna hijau. Daunnya tunggal berhadapan dengan bentuk lanset yang panjangnya 8-12 mm dan lebar 4-6 mm. Tulang daunnya menyirip berwarna hijau. Bunganya majemuk berbentuk malai terletak di ketiak daun dan di ujung batang. Mahkota bunganya berbentuk tabung dengan panjang 2-3 cm berwarna merah muda. Buahnya berbentuk kotak memanjang berwarna cokelat.

CARA MENDAPATKAN DANDANG GENDIS
Perbanyakan tanaman dengan stek. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.200 m dpl. Tanaman ini dapat di Indonesia, sering ditanam sebagai tanaman pagar.

BAGIAN TAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT DANDANG GENDIS
Daun dandang gendis dimanfaatkan untuk obat buang air berlendir, untuk diabetes dan dilaporkan memiliki aktivitas antiherpes, anti HSV-1F dan anti virus.

RESEP
Sebanyak 7 g daun dandang gendis direbus dengan air 110 ml, airnya diminum sebanyak 100 ml untuk mengatasi diabetes.

Keji Beling | Strobilanthes crispus

kejibeling

kejibeling

TANAMAN keji beling (Strobilanthes crispus) atau Sericocalyx crispus L adalah tanaman erna yang biasa ditanam masyarakat sebagai tanaman pagar, bisa tumbuh hampir iiseluruh wilayah Indonesia. Tanaman ini juga sebagai tanaman herba liar hidup menahun yang banyak manfaatnya bagi kesehatan dalam penyembuhan beberapa penyakit. Dalam bahasa lokal keji beling dikenal dengan sebutan: ngokilo, enyah kilo, k.ecibeling (Jawa), picah beling (Sunda).

Batang pohonnya berdiameter antara 0,2 – 0,7 cm. Kulit luar berwarna ungu dengan bintik-bintik hijau dan apabila menjadi tua berubah menjadi cokelat. Daun ngokilo berbentuk bulat telur, pada tepinya bergerigi dengan jarak agak jarang, berbulu halus lampir tak kelihatan. Panjang helaian daun (tanpa tangkai) berkisar antara 5-8 cm (ukuran normal) dan lebar daun kira-kira 2-5 cm.

Tumbuhan ini mudah berkembang biak pada tanah subur, agak terlindung dan di empat terbuka. Ketinggian tempat: 1 m -1.000 m dpl. Curah hujan tahunan: 2.500 mm • 4.000 mm/tahun. -Bulan basah (di atas 100 mm/bulan): 8 bulan – 9 bulan. -Bulan kering (di bavvah 60 mm/bulan): 3 bulan -4 bulan. -Suhu udara: 20- 25°C,. -Kelembapan: sedang. -Penyinaran: sedang. -Tanah -Tekstur: pasir sampai liat. -Drainase: sedang- baik. -Kedalaman air tanah: 25 cm dari permukaan tanah. -Kedalaman perakaran: 5 cm Jari permukaan tanah. -Kemasaman (pH): 5,5 – 7. -Kesuburan: sedang.

Pedoman Bertanam -Pengolahan Tanah: -Buatkan lubang tanam berukuran 25x25x25 cm. -Persiapan bibit: -Perbanyakan tanaman kejibeling dilakukan dengan stek. -Penanaman -Stek ditanam pada lubang tanah yang telah disiapkan dengan jarak tanam l x l m.

Keji Beling adalah suatu jenis tumbuhan yang berbatang basah dan sepintas lalu nenyerupai rumput berbatang tegak. Di Jawa tanaman ini banyak terdapat di pedesaan /ang tumbuh sebagai semak. Daun kejibeling mengandung unsur-unsur mineral seperti calium, natrium, kalsium dan beberapa unsur lainnya. Selain itu kejibeling mengandung laponin, flavonoid, terpenoid dan fenolik

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT KEJI BELING
Mengobati tumor, diabetes melitus, lever (sakit kuning), ambeien (wasir), kolesterol, maag, kena bisa ulat dan semut hitam, peluruh air seni (diuretik), anti diabetes, tumor, menghancurkan batu dalam empedu, batu ginjal, dan batu pada kandung kemih serta memiliki potensi sebagai antikanker.

RESEP
Tumor
Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar.
Cara pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.

Diabetes Mellitus
Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar.
Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.

Delima Putih | Punica granatum L.

delima-putih

delima-putih

MERUPAKAN buah yang unik, kuno, dan mistik. Mempunyai masa hidup yang lama dibudidayakan di daerah Mediterania, sepanjang Himalaya utara, Asia Tenggara, California, dan Arizona di Amerika Serikat. Tanaman delima putih termasuk tanaman perdu dengan batang bulat bercabang duri yang tingginya bisa mencapai 5 m. Daunnya tunggal berbentuk lonjong berwarna hijau, bertepi rata. Bunganya berwarna putih. Buahnya yang bergaris tengah kira-kira 10 cm, warna kulitnya beragam, seperti hijau keunguan, putih, cokelat kemerahan, atau ungu kehitaman. Kadang, terdapat bercak- bercak yang agak menonjol berwarna tebih tua dengan bentuk lanset. Bijinya banyak, kecil-kecil, bentuknya bulat panjang yang bersegi-segi agak pipih, keras, tersusun tidak beraturan, warnanya merah, merah jambu, atau putih.

Dikenal tiga macam delima, yaitu delima putih, delima merah, dan delima ungu. Perbanyakan dengan setek, tunas akar atau cangkok. Tumbuh bnik pada daerah dataran rendah sampai ketinggian 200 m dpl terutama pada tanah gembur dengan suhu 25- 30°C serta kelembaban udara 70-90 persen.

Di Indonesia dikenal dengan beberapa nama, di Sumatera: glima (Aceh), glimeu mekah (Gayo), dalimo (Batak). Daerah Jawa dikenal dengan gangsalan, dalima (Sunda), dhalima (Madura). Di Nusa Tenggara: jeliman (Sasak), talima (Bima), dila dae lok (Roti), lelo kase, rumau (Timor). Di Maluku: dilimene (Kisar). Selain itu memiliki nama asing Shi liu, granaatappel, grenade (Prancis), granatbaum, luru, thap thim, Granada (Spanyol), dan pomegranate.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, akar, kulit buah, kulit kayu, biji, daging buah

KHASIAT DELIMA PUTIH
Dalam sepuluh tahun terakhir sejumlah penelitian terhadap antioksidan, antikarsinogenik dan antiinflamasi dari kandungan senyawa kimia dalam delima putih telah dilaporkan, terutama untuk pengobatan dan pencegahan kanker, penyakit kardiovaskuler, diabetes, disfungsi ereksi, infeksi bakteri antibiotik resisten, kerusakan kulit akibat radiasi UV, infertilitas pria, Azheimer, arthritis dan kegemukan.

Buah Delima mengandung senyawa aktif alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid. Khasiat/penyakit yang dapat diobati: Keputihan, membunuh cacing pita dan bakteri, menghentikan perdarahan, menghilangkan rasa mual, batuk, membunuh kuman, antiarterosklerosis, antihipertensi antidiabetes, antikardiak fibrosis, antikanker prostat, obat infeksi kulit, mengobati paru-paru dan menghambat kerusakan hati.

Cara penyiapan: Setelah dipanen, buahnya dikumpulkan, bijinya dikeluarkan lalu kulitnya dikeringkan. Sebelum digunakan dapat disimpan dalam wadah yang tertutup.

RESEP
Siapkan daun delima putih segar sebanyak 5 g, daun beluntas segar sebanyak 6 g, herba tapak liman sebanyak 5 g, majakan sebanyak 1 g. Semua bahan obat direbus dengan air sebanyak 110 ml, hingga tersisa 100 ml.

Sariawan
1- 2 buah delima segar diambil bijinya, lalu tumbuk hingga hancur. Rendam selama 2 hari, kemudian gunakan airnya untuk berkumur.

Keputihan
30 g kulit delima kering direbus dengan 1 liter air sampai airnya tinggal setengah. Setelah dingin, diminum. Ramuan ini untuk diminum 2 x sehari.

Cacingan pada anak
1 jari akar delima, 1 rimpang temu giring direbus dengan 1 liter air sampai airnya tinggal setengah. Diminum setiap hari 1 gelas sebelum sarapan.

Diare
2 buah delima dibuang kulitnya. panggang sampai kering. Tumbuk sampai menjadi bubuk. Untuk sekali minum dipakai 1 sdm bubuk tsb yang diseduh dengan air panas. Diminum 3 x sehari.

Muntaber pada anak
Haluskan 1 buah pala, 5 jintan, 5 cm kulit delima, dan sedikit jahe. Setelah halus, tambahkan 1 sdt santan kental dan 1 sdt minyak kayu putih. Balurkan pada perut dan dada bayi.

Menurunkan berat badan
2 genggam daun delima muda diremas- remas sambil diberi 1 gelas air matang dan sedikit garam. Peras, diminum 2 x sehari, masing – masing ½ gelas.

Gangguan pencernaan
50 g daun delima segar diseduh dengan air secukupnya. Minum selagi hangat.

Perut kembung
5 helai daun delima kering diseduh dengan 1 gelas air panas. Setelah agak dingin diminum. Ulangi 3 x sehari.

Mencegah masuk angin
Seduh daun teh dan 10 helai daun delima dengan segelas air. Minum selagi hangat. Lakukan 2 x sehari masing – masing 1 gelas.

Frambos | Hibiscus radiatus

frambos

frambos

TANAMAN Frambos atau Hibiscus radiatus cav termasuk ke dalam famili tumbul Malvaceae atau Rosaceae. Tanaman ini termasuk kelompok perdu dan memiU penampakan yang cantik. Seluruh bagian tanaman ini terlihat serba merah, mulai daun, batang sampai bunganya. Tanaman ini memiliki nama latin Hibiscus radial cav dan termasuk ke dalam famili tumbuhan Malvaceae atau Rosaceae. Memiliki bunga yang cukup besar mirip bunga sepatu, berwarna merah tua dengan serbuk sarinya berwarna kuning di bagian tengahnya. Di beberapa daerah frambos merah di kenal dengan nama Frambos merah dan Kasturi kokotu. Deskripsi Frambos memiliki Umtu daun oval pada saat muda dan berubah bentuk menjari saat daun mulai dewasa dengai pinggir bergerigi tumpul. Tanaman ini pada daun, bunga buah mengandung tartarat askorbat, asam sitrat, asam format, asam salisilat dan asam malat, kalium, mangan besi, sukrosa, glukosa dan fruktosa.

CARA MENDAPATKAN FRAMBOS
Dalam budidaya sebaiknya jangan memberkan tanaman ini pupuk kimia, gunakai pupuk organik seperti kompos dari daun atau kotoran kambing. Untuk mengatas serangan hama gunakan juga insektisida alami. Selain itu tanaman perdu ini juga membutuhkan cukup sinar matahari dan jenis tanah yang porus untuk pertumbuhaa optimal. Cara perbanyakan tanaman ini cukup mudah dengan menggunakan biji. Biji yang sudah tua disemai terlebih dahulu di tempat pembibitan. Sebaiknya tempaf pembibitan terhindar dari hempasan curah hujan secara langsung. Setelah bibit berdaun tiga atau empat bisa langsung dipindahkan ke tempat yang lebih luas atau terbuka. Tanaman ini dapat tumbuh baik pada daerah dengan ketinggian 250-100 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah

KHASIAT FRAMBOS
Pengobatan dan pencegahan penyakit pencernaan(termasuk dengan diare), hipertensi, aterosklerosis, diabetes (tahap awal), anemia, eksim, dan nafsu makan yang buruk, dll

Duwet | Syzygium cumini

duwet-jamblang

duwet-jamblang

Kandungan
a. tannin
b. dammar
c. asam gallus
d. glicosida
e. asam galat
f. triterpenoid
g. glucosida phytomelin
h. alfa-phytosterol
i. minyak atsiri
j. jambosin (alkaloid)
k. triterpenoid

Manfaat
a. berguna untuk mengatasi diabetes melitus
b. mengatasi anak ngompol
c. menyembuhkan diare
d. mengatasi masuk angin
e. menyembuhkan batuk kronis
f. mengurangi risiko sesak napas
g. menyembuhkan sariawan
h. mengurangi risiko terkena penyakit paru-paru
i. sebagai antioksidan alami
j. mencegah kanker
k. menurunkan kadar kolesterol buruk dalam tubuh

Dewandaru | Eugeia uniflora

dewandaru

dewandaru

DEWANDARU dengan nama latin Eugeia uniflora merupakan tanaman perdu tahunan yang tingginya dapat mencapai 5 m. Batangnya tegak, berkayu dan berbentuk bulat dengan kulit batang berwarna cokelat. Daun tanaman ini tunggal berwarna hijau dengan bentuk lonjong dan ujung serta pangkalnya meruncing. Sisi daunnya merata dengan pertulangan menyirip. Mahkota bunga berwarna kuning dengan daun pelindung kecil yang berwarna hijau sedangkan benang sari dan putiknya berwarna putih. Buah bulat dengan diameter 1,5 cm, berwarna merah dengan biji berwarna cokelat yang dan keras. Berdasarkan namanya yang berarti pembawa wahyu dewa, tanaman ini sering dianggap keramat.

CARA MENDAPAT DEWANDARU
Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan dengan stek batang. Perawatannya dengan penyiraman teratur. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan cukup sinar matahari dan juga cukup air. Dewandaru dapat ditemukan di pulau Jawa dan Sumatera.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah

KHASIAT DEWANDARU
Daun segar dewandaru dilaporkan memiliki aktivitas antiinflamasi dan mampu mempengaruhi sistem saraf pusat, menurunkan tekanan darah, sebagai antibakteri juga mampu mencegah kanker. Selain itu daun tanaman ini pun dilaporkan mampu sebagai antidiabetes, mampu membunuh larva, Minyak yang keluar dari daunnya pun memiliki kemampuan membunuh bakteri dan juga memiliki aktivitas antioksidan, serta memiliki efek sebagai anti-leishmania yaitu suatu protozoa yang menyebabkan kerusakan organ. Bijinya memiliki kemampuan untuk membunuh bakteri. Daun dan buahnya dapat mengobati rematik, anti kolesterol, dan diare.

RESEP
Untuk mengobati rematik antikolesterol, dan diare
Buah dapat dikonsumsi langsung atau daunya dapat direbus dengan air panas, disaring, airnya dapat diminum.

Belimbing | Averhoa carambola

belimbing

belimbing

BELIMBING (Averhoa Carambola L) merupakan pohon kecil yang berbatang keras dengan tinggi 5-12 m ini,berasal dari Jawa dan Kalimantan. Ciri-ciri umum daunnya bersirip ganjil dengan warna kekuningan sampai hijau muda, bunganya kecil dalam untaian yang berwarna putih kemerahan, buahnya seperti buni, bulat memanjang sekitar 4-13 cm, dengan 5 rusuk yang tajam dengan kulit buah yang tipis,warnanya kuning muda dan banyak mengandung air. Tanaman ini sangat menyukai tanah yang asam dan air yang cukup banyak, terlebih lagi bila hidup ditempat teduh, belimbing termasuk tanaman yang berbuah sepanjang tahun. Buah belimbing mengandung glukosida, vitamin A, B, dan vitamin C, protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, pectin dan niacin. Sifat kimia buah adalah rasa asam, manis, dan netral.

CARA MENDAPATKAN BELIMBING
Perbanyakan tanaman dengan biji dan cangkok. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 800-2.500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah dan daun

KHASIAT BELIMBING
Dapat menyembuhkan penyakit darah tinggi dan menghilangkan panu pada kulit. Adapun efek farmakologi buah sebagai antiradang, peluruh kemih (diuretik) dan peluruh liur. Buahnya dapat digunakan sebagai obat sakit tenggorokan, tekanan darah tinggi, kencing manis, sakit perut, sakit beguk atau gondong cacar air, dan wasir demam, batuk rejan dan encok, kencing batu dan perbesaran limfe akibat penyakit malaria. Akar belimbing manis juga berkhasiat untuk menyembuhkan sakit kepala dan nyeri persendian. Sedangkan daunnya dapat digunakan untuk mengatasi radang lambung, radang kulit bernanah, dan bisul. Daun untuk radang lambung, radang kulit bernanah (obat luar) dan bisul (obat luar). Kandungan vitamin C yang tinggi dapat dijadikan antioksidan untuk mencegah penyebaran sel kanker, meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah sariawan. Sedangkan pektin pada dinding sel belimbing mampu mengikat kolesterol dan asam empedu dalam usus hingga mendorong pengeluarannya.

RESEP
Darah tinggi: Makan buah belimbing yang sudah masak 2 x sehari sebanyak 2 atau 3 buah.
Kulit panu: Ambil 2 buah belimbing dan ditumbuk halus,lumaskan sambil digosok- gosok pada bagian kulit yang berpanu, lakukan ini 1 atau 2 x sehari.
Radang lambung: 6 g daun belimbing manis, 8 g rimpang kunyit segar, 7 g rimpang temu kunci dan 110 ml air, diseduh, lalu diminum sehari sekali setiap pagi 100 ml selama 14 hari. Hati-hati penderita ginjal.
Pertolongan pertama penderita cacar: Dengan menumbuk daun belimbing hingga halus untuk diambil airnya. Sari buah belimbing ini, dibubuhkan pada bagian tubuh yang sakit cacar untuk menghilangkan rasa gatal-gatal. Pengobatan cara ini dilakukan sehari sekali sampai tampak sembuh tanpa melakukan gosokan-gosokan pada kulit sekalipun gatal).
Penyakit gondong: Gondong adalah penyakit infeksi virus menular yang akut. Gejala gondong berupa terjadinya pembengkakan atau peradangan pada kelenjar air liur. Ramuan untuk gondong sebagai berikut: potong-potong buah belimbing menjadi beberapa bagian. Kemudian tumbuk sampai halus. Tumbukan buah belimbing tersebut tempelkan pada kelenjar yang membengkak selama 30 menit dan lakukan 3 kali sehari. Akan lebih baik bila yang digunakan adalah belimbing wuluh.
Menenangkan perut setelah muntah-muntah atau mabuk: Dapat diminum perasan buah belimbing manis yang direbus dengan 1/3 bagian gula pasir dan dikentalkan hingga menjadi sirup yang segar.
Wasir: rebuslah daun belimbing wuluh yang telah dirajang dengan perbandingan 3 mangkuk daun dalam 8 liter air selama 30 menit. Kemudian air rebusan tersebut digunakan untuk duduk berendam penderita wasir selam masih hangat.
Demam: Dapat dicoba pengobatan tradisional dengan daun belimbing. Rebuslah cincangan daun belimbing segar sebanyak 2 mangkuk dalam 2 liter air selama 10 menit. Air rebusan tadi didinginkan dan disaring untuk digunakan sebagai kompres dingin pada penderita sakit demam.
Caranya adalah ambil satu buah belimbing yang hampir matang, bersihkan, parut dan parutan tersebut diperas hingga satu gelas airnya.
Panu: Caranya cukup menggosokkan potongan belimbing pada kulit yang terkena panu.
Batuk berat dengan manisan buah belimbing wuluh, batuk rejan yang tidak sembuh-sembuh, ternyata memberikan hasil yang memuaskan setelah memakan 6 kali – masing-masing 8 buah – manisan belimbing wuluh. Selain itu baik untuk penderita sariawan usus (skorbut) dan melancarkan kerja empedu.

Asam Jawa | Tamarindus indicus

asam-jawa

asam-jawa

ASAM JAWA dengan nama latin Tamarindus indica merupakan pohon besar dengan tinggi mencapai 30 m dan diameter batang dapat mencapai 2 m. Kulit batangnya berwarna cokelat keabu-abuan, kasar dan sering pecah dengan alur vertical. Tajuknya rindang dan berdaun lebat, melebar dan membulat. Daun asam jawa mejenuk menyirip genap dengan panjang 5-13 cm yang terletak bersiling. Daun penumpunya seperti pita meruncing berwarna merah jambu keputihan. Anak daun melonjong menyempit, 8-16 pasang dengan tepi rata dan pangkalnya miring membundar serta ujung membundar hingga sedikit berlekuk. Bunga asam jawa tersusun dalam tandan renggang pada ketiak daun atau di ujung ranting dengan panjang mencapai 16 cm. Bunganya berbentuk kupu- kupu dengan kelopak 4 buah dan daun mahkota sebanyak 5. Bunganya berbau harum dengan mahkota berwarna kuning keputihan dengan urat berwarna merah cokelat. Buahnya polong yang menggelembung dengan bentuk hampir silindris, bengkok atau lurus, berbiji hingga 10 biji. Di antara dua biji terdapat penyempitan kulit buah. Kulit buahnya keras berwarna cokelat atau kelabu yang bersisik dengan urat yang mengeras dan liat seperti benang. Daging buahnya berwarna putih kehijauan saat muda dan berwarna merah kecokelatan sampai kehitaman saat masak. Rasa daging buah yang asam manis ini menyebabkan tanaman ini bernama asam. Biji dalam buah berwarna cokelat kehitaman mengkilap dan keras dengan bentuk agak persegi.

CARA MENDAPATKAN ASAM JAWA
Asam jawa dapat tumbuh dengan baik di daerah dengan ketinggian hingga 1.000 m dpl pada tanah berpasir atau liat. Tanaman ini dapat tumbuh baik di seluruh daerah Indonesia dengan musim kering yang jelas dan cukup panjang. Perbanyakan tanaman dapat dengan cara stek batang, biji, anakan, cangkok, dan okulasi (menempelkan tunas dari satu tumbuhan ke batang tumbuhan lain). Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, buah dan biji

KHASIAT ASAM JAWA
Biji asam jawa dilaporkan mampu menurunkan kadar gula darah sehingga baik untuk menjaga dan mengobati penderita diabetes. Biji asam jawa juga dilaporkan mailiki aktivitas antioksidan yang baik karena banyak mengandung senyawa golongan fenol.
Biji asam jawa juga memiliki efek anti bisa ular, memperbaiki kerja sel kulit. Selongsong biji asam jawa dilaporkan memiliki aktivitas antioksidan yang baik karena mengandung banyak senyawa polipenol dan juga memiliki efek antiperadangan. Buah asam jawa mampu menurunkan kadar lemak dan kolesterol bila dikonsumsi serta memiliki efek pelangsing. Daun, buah dan biji yang tidak dipanggang dari asam jawa mampu menjaga fungsi hati dari kerusakan oleh obat seperti parasetamol.

RESEP
Daging buah asam jawa digunakan untuk aneka bahan masakan dan bumbu seperti bumbu sayur asam atau campuran rujak. Asam ini pun digunakan untuk menghilangkan bau amis ikan. Produk minuman juga banyak menggunakan asam ini seperti produk kunyit asam.

Buah asam jawa dijemur dalam tempat tertutup hingga keluar cairan cokelat kehitaman. Cairan ini digunakan untuk mengobati sariawan.

Biji asam jawa ditumbuk lalu dicampurkan dengan air dan direbus. Air rebusan ini diminum untuk mengobati diabetes.

Kulit batang asam jawa dicampur dengan air digunakan untuk kumur-kumur pada orang yang menderita sariawan.

Kulit batang asam jawa ditumbuk lalu dibalurkan pada luka, borok, bisul atau ruam^ untuk mengobati luka luar.

Daun muda asam jawa direbus lalu diminum untuk mengobati batuk dan demam.

Sirih Merah | Piper crocatum

sirih-merah

sirih-merah

SIRIH MERAH memiliki nama latin Piper crocatum Ruiz dan Pav, termasuk dalam famili Piperaccac.Tanaman ini memiliki Batang berbentuk bulat, berwarna hijau keunguan dan tidak berbunga. Permukaanya kasar dan bila terkena cahaya akan cepat mengering. Batangnya bersulur dan beruas dengan jarak buku 5-10 cm. Di setiap buku tumbuh bakal akar. Daunnya bertangkai membentuk jantung dengan bagian atas meruncing, bertepi rata, dan permukaannya mengilap atau tidak berbulu. Panjangnya bisa mencapai 15-20 cm berwarna hijau bercorak warna putih keabu-abuan pada bagian atas, dan merah hati cerah pada bagian bawahnya. Daunnya berlendir, berasa sangat pahit, dan beraroma wangi khas sirih. Akar daun sirih merah adalah akar tunggang yang bentuknya bulat dan berwarna cokelat kekuningan.

Tanaman sirih merah tergolong langka karena tidak tumbuh di setiap atau daerah. Sirih merah tidak dapat tumbuh subur di daerah panas. Sementara itu, di tempat berhawa dingin sirih merah dapat tumbuh dengan baik. Jika terlalu banyak terkena sinar matahari, batangnya cepat mengering, tetapi jika disiram secara berlebihan akar batang cepat membusuk. Tanaman sirih merah akan tumbuh dengan baik jika mendapatkan 60-70% cahaya matahari.

Senyawa kimia yang terdapat di tanaman sirih merah antara lain minyak atsiri, yaitu sesquisabinena hidrat, β-bisabolol, curcumena, animol, trans-kariofilena, terpenoid, steroid, pirimidina, α-tokoferol, flavonoid, tanin, dan alkaloid.

CARA MENDAPATKAN SIRIH MERAH
Perbanyakan tanaman dengan stek batang dan cangkok. Perawatan dengan pemupukan, pengendalian hama dm gulma serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggan sekitar 250-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun.

KHASIAT SIRIH MERAH
Di masyarakat, sirih merah dikenal dapat mengobati diabetes, hepatitis, batu ginjal, kolesterol, stroke, asam urat, hipertensi, maag akut dan kanker. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sirih merah memiliki efek antiproliferatif sehingga berpotensi sebagai antikanker. Aktivitas antihiperglikemia juga sudah diteliti sehingga tanamar ini berpotensi digunakan dalam pengobatan penyakit diabetes.

Tanaman ini juga berkhasiat sebagai antioksidan karena kaya akan kandungan agen antioksidan seperti flavonoid dan vitamin E. Seperti kerabatnya sirih hijau, tanaman sirih merah juga berkhasiat antibakteri sehingga bisa digunakan sebagai antiseptik untuk mengatasi keputihan yang umum dikeluhkan kaum wanita. Selain itu mengobati sakit jantung, diabetes, radang mata, tumor payudara.

RESEP
Sakit Jantung
Ramuan tunggal: Ambil daun sirih berukuran sedang sebanyak 3-4 lembar atau ukuran kecil 6-8 lembar. Cuci bersih, kemudian diiris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak 4 gelas (800 ml) sampai mendidih dan tersisa 2 gelas, lalu saring. Ramuan ini diminum selagi hangat, dua kali sehari sebelum makan. Sekali minum satu gelas.

Ramuan dengan tanaman obat lain. Siapkan daun sirih merah ukuran sedang sebanyak 3-4 lembar, daun asam 30 g, belimbing sayur 2 buah, umbi dea kering 3 g dan daun gingseng 4 lembar. Semua bahan dicuci bersih, diiris kecil-kecil, lalu direbus dengan tiga gelas air (600 ml) hingga tersisa 1,5 gelas. Ramuan ini diminum tiga kali sehari selagi hangat. Bisa ditambah satu sendok teh madu. Sekali minum setengah gelas.

Diabetes
Ramuan tunggal: Petik tiga lembar daun sirih merah setengah tua dan daun keenam atau ketujuh dari pucuk. Cuci bersih semua daun, kemudian iris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak tiga gelas (600 ml) sampai mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Minum sehari tiga kali sebelum makan, sekali minum setengah gelas.
Ramuan dengan tanaman obat lain: Ambil tiga lembar sirih merah ukuran sedang, 40 g kulit kayu gayam yang sudah dibersihkan bagian luarnya, dan 30 g kulit kayu jamblang kering. Bahan-bahan ini diseduh dengan 2 gelas (400 ml) air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Saring, minum sehari dua kali tiap pagi dan sore hari sebelum makan. Sekali minum setengah gelas.

Radang mata
Ambil daun sirih merah yang agak muda (daun kelima dan pucuk) sebanyak 4 lembar, cuci bersih. Rebus dengan air dua gelas hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Setelah dingin, air tersebut digunakan untuk merendam mata yang sakit.
Cara pemakaian: Mata dibersihkan (cuci muka) kemudian direndam dengan air rebusan sirih merah secukupnya menggunakan gelas khusus. Gunakan tidak lebih dari tiga kali sehari agar tidak terjadi iritasi pada lapisan mata.

Tumor payudara
Selembar daun sirih merah segar direbus dengan dua gelas air sampai tinggal satu gelas. Air rebusan dibagi tiga dan diminum tiga kali sehari sebelum makan.

Jambu Biji | Psidium guajava

jambu-biji

jambu-biji

JAMBU BIJI (Psidium guajava L) atau sering juga disebut jambu batu, jambu siki, jambu perawas, dan jambu klutuk adalah tanaman tropis yang berasal dari Brasil, disebarkan ke Indonesia melalui Thailand. Jambu biji memiliki buah yang berwarna hijau dengan daging buah berwarna putih atau merah dan berasa asam-manis. Secara taksonomi, jambu biji masuk ke dalam tanaman perdu yang tingginya bisa mencapai 10 m.

Di Indonesia ada beberapa daerah yang menjadi sentra produksi buah ini, diantaranya DKI Jakarta, Jabar meliputi Karawang dan Cirebon, Jawa Tengah meliputi Grobogan, Pekalongan, Jepara, Kudus, Purbalingga, Cilacap, Gombong, Wonogiri, Semarang dan Sukoharjo, DIY meliputi Gunung Kidul, Sleman, Kulon Progo, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan dan Sumatera. Bagian dari tanaman ini yang sering dimanfaatkan adalah bagian daun, buah dan kulitnya. Daun jambu biji seringkali dipakai sebagai obat diare, dan berbagai macam penyakit yang banyak berhubungan dengan pencernaan.

CARA MENDAPATKAN JAMBU BIJI
Perbanyakan tanaman jambu biji ini dapat dilakukan dengan stek. Perawatannya bisa dengan diberi pupuk namun mempunyai kelebihan mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan dan kemampuan regenerasinya sangat baik. Sangat mudah tumbuh di segala macam musim, tumbuh baik pada semua jenis tanah (PH 4,5-8,2) dengan ketinggian sekitar 5-1.200 m dpl, dan iklim antara 23-28*C.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, buah, kulit

KHASIAT JAMBU BIJI
Buah Jambu biji mempunyai nilai gizi yang sangat tinggi terutama vitamin dan mineral. Senyawa-senyawa lainnya yaitu limonene, pinena, bisabolena, humelena, salinena, kadinena dan hapaena. Bermanfaat untuk memperkuat daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit, meningkatkan kesehatan gusi, gigi dan pembuluh kapiler serta membantu penyerapan zat besi dan penyembuhan luka. Buah jambu biji juga dapat dikonsumsi dengan berbagai bentuk seperti pasta, jeli, selai, jus, dan dodol. Daun jambu biji memiliki kandungan flavonoid yang sangat tinggi, terutama quercetin. Senyawa tersebut bermanfaat sebagai antibakteri, untuk mengobati diare, disentri, haid tidak lancar, keputihan, pencernaan tidak baik pada anak, radang usus, sariawan usus, panu, muntaber, maag dan sakit kulit. Bunga, kulit batang dan buah mentah jambu biji juga bermanfaat sebagai antiseptik, penyembuhan diare dan sakit perut. Kandungan polifenolnya bermanfaat sebagai antioksidan. Akar jambu biji mengandung beta sitotosterol yang dapat menurunkan kolesterol darah dan quercetin sebagai anksidan.

Ekstrak daun, kulit akar, air buah jambu biji merah lokal, air jambu jambu biji Bangkok dan air buah jambu biji putih lokal mempunyai efek antihistamin. Sari buah jambu biji dapat meningkatkan kadar hemoglobin. Senyawa galokatekin dari golongan fenol dalam daun jambu biji mempunyai aktivitas antimutagenik. Tanin dan polifenol mempunyai aktivitas antidiare dan antimikroba. Kandungan minyak atsiri dalam daun jambu biji mempunyai aktivitas antiinflamasi dan analgesik. Ekstrak daun mempunyai aktivitas antioksidan. Kandungan astrinet yang terdapat pada jambu biji mnmpu meningkatkan tekstur kulit serta membuat kulit yang mulai kendur menjadi kencang kembali.

RESEP
Untuk kepraktisan daun jambu biji biasa dikeringkan dan dibuat teh, jadi tinggal seduh saja sudah bisa mendapatkan khasiat yang terkandung di dalamnya. Teh daun jambu biji efektif menurunkan glukosa darah pada penderita diabetes. Meminum seduhannya dapat menghambat kerja enzim alpha-glukosidase yang berperan dalam meningkatkan kadar gula darah.

Diare
Resep 1:30 g daun jambu biji ditambah segenggam tepung beras yang telah digongseng, ditambah air secukupnya, digodok, dan diminum sehari 2 kali.
Resep 2: 3 sendok teh buah adas, 5 lembar daun jambu biji, 10 cm kulit batang pulasari, digodok dengan air selama 30 menit, setelah dingin disaring, dan cairannya diminum pagi dan sore masing-masing ½ gelas.

Disentri
6 g daun jambu biji, 1 g kayu secang, 1 g rasuk angin, 5 g daun patikan cina, 7 g daun pegagan, 2 buah kayu ules, 1 umbi bawang merah, digodok dengan 120 ml air. Airnya diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml.

Sariawan usus
2 ruas kunyit disangrai, 1 buah kayu ules, 3 lembar trawas, 7 lembar daun jambu biji, 3 buah ketumbar, 1 ruas jari kayu pulasari dan 2 buah jinten hitam digodok dengan air secukupnya. Airnya diminum sehari sekali.

Keputihan
2 genggam daun jambu biji, 7 helai daun sirih digodok dengan air 200 ml, diminum 2 kali sehari bagian beningnya.

Kencing manis
1 buah jambu biji mengkal dipotong-potong, digodok dengan 3 gelas air sampai menjadi 1 gelas, disaring, dan diminum 2 kali sehari

Luka, luka berdarah
Daun segar dilumatkan, dan ditempelkan ke tempat yang sakit.

Sariawan
1 genggam daun dan 1 jari kulit batang jambu biji digodok dengan 1 l air sampai mendidih, disaring, dan diminum 2 kali sehari.

Perut Kembung pada anak
3 lembar daun jambu biji muda dan segar ditambah ½ jari kulit batang pulasari dan 5 butir adas, digodok dengan 2 cangkir air hingga mnejadi 1 cangkir, kemudian disaring, dan diminum.

Muntaber (kolera)
Daun pisang biji dan daun jambu biji ditumbuk, dicampur dengan teh. Seduh dengan satu gelas air, peras dan saring, lalu diminum sekali habis. Lakukan 3-4 kali Sehari selama 4 hari berturut-turut.

Maag
10 g daun jambu biji, 10 g bunga belimbing, 20 g kayu manis dan 10 g jintan, tumbuk sampai halus. 5 g jahe diiris, dan dimasukkan ke dalam bahan yang Sudah ditumbuk. Tuang ke air masak secukupnya. Minum 3 sendok makan tiap pagi dan sore.

Tebu | Sacharum officinarum

tebu

tebu

GULA PUTIH adalah salah satu hasil dari pengolahan batang tumbuhan tebu (Sacharum officinarum). Tebu termasuk keluarga Graminae atau rumput-rumpu tandan berkembang biak di daerah beriklim udara sedang sampai panas. Tebu cocok pada daerah yang mempunyai ketinggian tanah 1 sampai 1300 m dpl. Di Indonesia terdapat beberapa jenis tebu, di antaranya tebu (Cirebon) hitam, tebu kasur, POJ100, POJ 2364, EK 28, POJ 2878. Setiap jenis tebu memiliki ukuran batang serta warna yang berlainan. Tebu termasuk tumbuhan berbiji tunggal. Tinggi tumbuhan tebu berkisar 2-4 m. Batang pohon tebu terdiri dari banyak ruas yang setiap ruasnya dibatasi oleh buku-buku sebagai tempat duduknya daun. Bentuk daun tebu berwujud belaian dengan pelepah. Panjang daun dapat mencapai panjang 1-2 m dan lebar 4-8 cm dengan permukaan kasar dan berbulu. Bunga tebu berupa bunga majemuk tersusun atas malai, sedangkan akarnya berbentuk serabut. Batang tebu mengandung air gula yang berkadar sampai 20%. Nama lokal tebu adalah tebu, Rosan (Jawa); tiwu (Sunda), tebhu (Madura), tebu, Isepan (Bali), teubee (Aceh), tewu (Nias, Flores), atihu (Ambon); tebu (Lampung), tepu (Timor).

CARA MENDAPATKAN TEBU
Perbanyakan tanaman dengan bibit batang atau bibit pucuk ini dapat dilakukan dengan memotong batang dengan beberapapa mata tunas atau dengan stek (top stek) dengan panjang 30-40 cm. Perawatannya dengan cara pemupukan, penyiangan gulma dan hama penyakit, pengairan. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik hingga ketinggian 500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Batang dan akar.

KHASIAT TEBU
1. Meminimalkan radikal-radikal bebas sehingga dapat mengurangi kerusakan oksidatif pada sel-sel hidup.
2. Tebu mempunyai aktivitas antifertilitas dan efek antiestrogenik pada tikus betina.

RESEP
Sakit atau linu pada kaki
Tebu dikupas lalu dibuang tulang atau ruasnya kemudian ditumbuk hingga lumat seperti ampas Setelah itu digosokkan ampas tadi ke sekujur kaki yang pegel linu.

Menguatkan gusi dan gigi
meminum air tebu murni yang dicampur air jeruk nipis dan garam.

Pilek dan sakit tenggorokan
Mengonsumsi air tebu murni secara teratur

Mencegah stroke
Mengonsumsi air tebu murni secara teratur

Melawan kanker payudara
Mengonsumsi air tebu murni secara teratur

Mengatasi mimisan
Potonglah bagian tebu yang paling ujung setelah itu rebus dengan air secukupnya, campurkan garam dan gula jawa. Saring airnya lalu diminum.

Penderita diabetes
tebu dibuat jus lalu diminum, dapat disaring terlebih dahulu maka jika teratur dapat menjaga kadar glukosa darah seimbang.

Mengatasi masuk angin
Tiga helai daun tebu direbus hingga mendidih Kemudian airnya diminum, lakukan tiga kali sehari.

Demam atau panas dalam
Rebus teu yang dipotong potong dan sedikit akar ilalang dengan 5 gelas air hingga mendidih, kemudian setelah dingin airnya 1 gelas 3 kali sehari.

Sambiloto | Andrographis paniculata (Ness)

sambiloto

sambiloto

TANAMAN sambiloto (Andrographispaniculata (Ness) merupakan salah satu bahan obat tradisional yang telah dikenal sejak abad 18 dan banyak dijumpai hampir di seluru nusantara. Sambiloto dikenal dengan nama daerah, antara lain ki oray atau ki peura (Jawa Barat), bidara, takilo, sambiloto (Jawa Tengah dan Jawa Timur), atau pepaitan atau ampadu (Sumatera). Daun dan percabangannya mengandung laktone yang terdiri dari deoksiandrografolid, andrografolid (zat pahit), neoandrografolid, 14-deoksi-11-12 didehidroandrografolid, dan homoandrografolid. Selain itu terdapat flavonoid, alka keton, aldehid, mineral (kalium, kalsium, natrium), asam kersik, dan damar. Zat ak’ andrografolid berkhasiat sebagai hepatoprotektbr (melindungi sel hati dari zat toksik

CARA MENDAPATKAN SAMBILOTO
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama d gulma, pemupukan serta menyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumb dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan batang.

KHASIAT SAMBILOTO Masyarakat memanfaatkan bagian tajuk (daun dan batang) tumbuhan sambiloto sebagai bahan obat tradisional untuk obat penguat, demam, kolera, diabetes, sakit, influensa dan bronchitis. Selain itu mengobati hepatitis, infeksi saluran empedu, disentri basiler, tifoid, diare, radang amandel (tonsilitis), abses paru, radang paru (pneumonia), radang saluran napas (bronkhitis), radang ginjal akut (pielonefritis akut), radang telinga tengah (OMA), radang usus buntu, sakit gigi, malaria, kencing nanah (gonore), IB paru, skrofuloderma, batuk rejan (pertusis), sesak napas (asma), darah tinggi (hipertensi kusta, leptospirosis, keracunan jamur, singkong, tempe bongkrek, makanan laut, kanker, penyakit trofoblas seperti kehamilan anggur (mola hidatidosa) dan penyakit trofoblas ganas (tumor trofoblas), serta tumor paru.

RESEP
Tifoid
Daun sambiloto segar sebanyak 10-15 lembar direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.

Disentri basiler, diare, radang saluran napas, radang paru
Herba kering sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Air rebusannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Disentri
Herba krokot segar (Portulaca oleracea) sebanyak 500 g diuapkan selama 3-4 menit, lalu ditumbuk dan diporas. Air perasan yang terkumpul ditambahkan bubuk kering sambiloto sebanyak 10 g sambil diaduk. Campuran tersebut lalu diminum, sehari 3 kali masing-masing 1/3 bagian.

Influenza, sakit kepala, demam
Bubuk kering sambiloto sebanyak 1 g diseduh dengan cangkir air panas. Setelah dingin diminum sekaligus, Lakukan 3-4 kali sehari.

Demam
Daun sambiloto segar sebanyak 1 genggam ditumbuk. Tambahkan 1/2 cangkir air bersih, saring lalu minum sekaligus. Daun segar yang digiling halus juga bisa digunakan sebagai tapal badan yang panas.

TB paru
Daun sambiloto kering digiling menjadi bubuk. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk rata lalu dibuat pil dengan diameter 0,5 cm. Pil ini lalu diminum dengan air matang. Sehari 2-3 kali, setiap kali minum 15 – 30 pil.

Batuk rejan (pertusis), darah tinggi
Daun sambiloto segar sebanyak 5-7 lembar diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk. Setelah dingin minum sekaligus. Lakukan sehari 3 kali.

Radang paru, radang mulut, tonsilitis
Bubuk kering herba sambiloto sebanyak 3 – 4,5 g diseduh dengan air panas. Setelah dingin tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus.

Faringitis
Herba sambiloto segar sebanyak 9 g dicuci lalu dibilas dengan air matang. Bahan tersebut lalu dikunyah dan aimya ditelan.

Hidung berlendir (rinorea), infeksi telinga tengah (OMA), sakit gigi
Herba sambiloto segar sebanyak 9 -15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari @ 1/2 gelas. Untuk OMA, herba segar dicuci lalu digiling halus dan diperas. Airnya digunakan untuk tetes telinga.

Kencing manis
Daun sambiloto segar sebanyak ½ genggam dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sehabis makan, 3 kali sehari @ ¾ gelas.

Kencing nanah
Sebanyak 3 tangkai sambilo, direbus, disaring, lalu diminum airnya.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by