diabetes mellitus

Kacapiring | Gardenia augusta

kacapiring

kacapiring

KACAPIRING termasuk familia Rubiaceae. Banyak dipelihara sebagai tanaman hias atau pagar hijau untuk memperindah halaman, dan juga memiliki aroma bunga harum. Kacapiring termasuk tumbuhan perdu yang berumur tahunan serta banyak memiliki cabang, ranting maupun daun yang lebat, mudah tumbuh di sembarang tempat, baik di daerah dingin maupun panas. Namun, tumbuhan ini lebih cocok di daerah pegunungan atau lokasi yang tingginya lebih dari 400 m dpl. Batang pohonnya mampu mencapai ketinggian berkisar 1-2 m. Bunganya berukuran besar, indah mirip dengan bunga mawar putih dengan tajuk-tajuk melingkar dan bersusun membentuk satu kesatuan yang anggun. Daunnya berbentuk oval, tebal, licin dan mengkilap pada permukaan telapak daun bagian atasnya.

Karena keharuman bunganya, kaca piring mempunyai nilai komersial untuk dibuat minyak wangi. Pengembangbiakan tanaman ini dapat dilakukan dengan cara stek. Potongan batang yang mempunyai ruas 3 sampai 4 sangat baik untuk keperluan ini. Kacapiring memiliki nama lain yatu ceplok piring, cepiring, peciring, buah patah, buah batek, buah kuning, dan bunga susu.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Bunga, buah, daun

KHASIAT KACAPIRING
Daun kacapiring mempunyai kandungan zat minyak menguap, antara lain memgandung unsur linalool dan styrolyl. Tanaman ini berkhasiat untuk mengobati diabetes melitus, sariawan, demam, dan sukar buang air besar. Bunganya yang putih dengan keharuman yang khas dan banyak dipakai untuk dijadikan minyak atsiri atau bahan parfum bisa juga sebagai luluran untuk membersihkan badan dan menghilangkan kotoran yang menempel, membuat kulit menjadi bersih dan cerah. Sementara buahnya yang berwarna kuning mengandung crocin (salah satu jenis karotenoida) sering digunakan sebagai pewarna kue tradisional (wagashi), asinan lobak (takuan) dan pencelupan tekstil di Jepang. Selain itu pada buah juga mengandung senyawa aktif suatu glikosida irid’rtd y#ing geniposida yang digunakan untuk mengobati demam yang disertai pcradangan, juga untuk menobati infeksi. Ekstrak gardenia yang diberikan pada hewan coba terbukti mampu menurukan kadar bilirbun darah. Hasil ini memberikan informasi penting mengapa kacapiring digunakan untuk mengobati gangguan hepar.

Geniposida pada buah kacapiring selain berkhasiat sebagai hepatoprotektor, juga berkhasiat sebagai antitumor. Pada pengujian terhadap hewan coba diketahui, senyawa pentaasetil geniposida tidak menyebabkan toksisitas pada liver, jantung, dan ginjal. Dengan demikian ekstrak buah kacapiring relatif aman untuk dikonsumsi, malah sangat prospekstif untuk dikembangkan sebagai obat antitumor. Penelitian ini juga didukung dengan penelitian lainnya yang menyatakan bahwa senyawa geniposida yang berhasil diisolasi dari kacapiring ini ternyata memiliki kemampuan sebagai detoksifikasi (membersihkan racun) antioksidan, dan juga antikarsinogenesis.

Hasil penelitian hewan coba mencit juga membuktikan, kacapiring dapat mengurangi tingkat keparahan pada penyakit pankreatitis, dapat menurunkan tekanan darah, juga mengurangi nyeri dan kejang-kejang. Selain daun dan buah, bunga kacapiring juga berkhasiat sebagai obat. Sebuah penelitian membuktikan, bunga kacapiring juga mengandung senyawa iridoid yang berkhasiat sebagai antimikroba, terutama melawan bakteri E. coli, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, dan jamur Candida albicans.

Buah, bunga dan daun kacapiring relatif aman untuk digunakan sebagai obat. Hanya saja harus berhati-hati mengonsumsi atau mengunakan buah kacapiring ini, karena dapat menyebabkan diare. Umumnya buah kacapiring digunakan dengan dosis 3 – 12 g per hari.

RESEP
Diabetes Mellitus
12 lembar daun kacapiring direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, diminum sekaligus, dan diulangi secara rutin setiap hari.

Sariawan
7 lembar daun kacapiring diremas-remas ditambah dengan 1 cangkir air, dan disaring, ditambah 2 sendok makan madu dan 1 potong gula aren kemudian diaduk sampai merata, diminum, dan diulangi setiap dua hari sekali.

Demam
7 lembar daun kacapiring diremas-remas ditambah 1 gelas air dan disaring. Tambahkan 1 potong gula batu, dan diaduk sampai merata.

Sukar buang air besar
3 biji buah kacapiring direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1
gelas.

Muntah
Bunganya yang masih segar dimakan.

Luluran Pemutih
Bunga kaca piring, temu giring, temulawak, daun jeruk purut, kulit mutiara, dan iaun dondong diiris tipis-tipis, kemudian dikeringkan. Beras ketan disangrai sampai >erwarna cokelat dan harum. Semua bahan ditumbuk menjadi satu, dan setelah halus iap dijadikan lulur pemutih untuk seluruh badan.

Beras Ketan Hitam | Oryza sativa glutinosa

beras-ketan-hitam

beras-ketan-hitam

Kandungan
a. antosianin
b. antioksidan

Manfaat
a. mengontrol kadar gula dalam darah
b. meredakan stres

Ramuan tradisional mengontrol gula darah
3 sdm beras ketan hitam
248 cc air panas

Masukkan ketan ke dalam mangkok besar, tambahkan air panas. Biarkan sampai dingin. Setelah itu, saring airnya dan minum selagi hangat. Lakukan 2 kali sehari. Lakukan secara rutin dan terus-menerus. Dalam waktu 1 minggu sudah kelihatan sehari.

Keji Beling | Strobilanthes crispus

kejibeling

kejibeling

TANAMAN keji beling (Strobilanthes crispus) atau Sericocalyx crispus L adalah tanaman erna yang biasa ditanam masyarakat sebagai tanaman pagar, bisa tumbuh hampir iiseluruh wilayah Indonesia. Tanaman ini juga sebagai tanaman herba liar hidup menahun yang banyak manfaatnya bagi kesehatan dalam penyembuhan beberapa penyakit. Dalam bahasa lokal keji beling dikenal dengan sebutan: ngokilo, enyah kilo, k.ecibeling (Jawa), picah beling (Sunda).

Batang pohonnya berdiameter antara 0,2 – 0,7 cm. Kulit luar berwarna ungu dengan bintik-bintik hijau dan apabila menjadi tua berubah menjadi cokelat. Daun ngokilo berbentuk bulat telur, pada tepinya bergerigi dengan jarak agak jarang, berbulu halus lampir tak kelihatan. Panjang helaian daun (tanpa tangkai) berkisar antara 5-8 cm (ukuran normal) dan lebar daun kira-kira 2-5 cm.

Tumbuhan ini mudah berkembang biak pada tanah subur, agak terlindung dan di empat terbuka. Ketinggian tempat: 1 m -1.000 m dpl. Curah hujan tahunan: 2.500 mm • 4.000 mm/tahun. -Bulan basah (di atas 100 mm/bulan): 8 bulan – 9 bulan. -Bulan kering (di bavvah 60 mm/bulan): 3 bulan -4 bulan. -Suhu udara: 20- 25°C,. -Kelembapan: sedang. -Penyinaran: sedang. -Tanah -Tekstur: pasir sampai liat. -Drainase: sedang- baik. -Kedalaman air tanah: 25 cm dari permukaan tanah. -Kedalaman perakaran: 5 cm Jari permukaan tanah. -Kemasaman (pH): 5,5 – 7. -Kesuburan: sedang.

Pedoman Bertanam -Pengolahan Tanah: -Buatkan lubang tanam berukuran 25x25x25 cm. -Persiapan bibit: -Perbanyakan tanaman kejibeling dilakukan dengan stek. -Penanaman -Stek ditanam pada lubang tanah yang telah disiapkan dengan jarak tanam l x l m.

Keji Beling adalah suatu jenis tumbuhan yang berbatang basah dan sepintas lalu nenyerupai rumput berbatang tegak. Di Jawa tanaman ini banyak terdapat di pedesaan /ang tumbuh sebagai semak. Daun kejibeling mengandung unsur-unsur mineral seperti calium, natrium, kalsium dan beberapa unsur lainnya. Selain itu kejibeling mengandung laponin, flavonoid, terpenoid dan fenolik

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT KEJI BELING
Mengobati tumor, diabetes melitus, lever (sakit kuning), ambeien (wasir), kolesterol, maag, kena bisa ulat dan semut hitam, peluruh air seni (diuretik), anti diabetes, tumor, menghancurkan batu dalam empedu, batu ginjal, dan batu pada kandung kemih serta memiliki potensi sebagai antikanker.

RESEP
Tumor
Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar.
Cara pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.

Diabetes Mellitus
Bahan: Daun Keji Beling mentah dan segar 3 lembar.
Cara Pemakaian: dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.

Duwet | Syzygium cumini

duwet-jamblang

duwet-jamblang

Kandungan
a. tannin
b. dammar
c. asam gallus
d. glicosida
e. asam galat
f. triterpenoid
g. glucosida phytomelin
h. alfa-phytosterol
i. minyak atsiri
j. jambosin (alkaloid)
k. triterpenoid

Manfaat
a. berguna untuk mengatasi diabetes melitus
b. mengatasi anak ngompol
c. menyembuhkan diare
d. mengatasi masuk angin
e. menyembuhkan batuk kronis
f. mengurangi risiko sesak napas
g. menyembuhkan sariawan
h. mengurangi risiko terkena penyakit paru-paru
i. sebagai antioksidan alami
j. mencegah kanker
k. menurunkan kadar kolesterol buruk dalam tubuh

Asam Jawa | Tamarindus indicus

asam-jawa

asam-jawa

ASAM JAWA dengan nama latin Tamarindus indica merupakan pohon besar dengan tinggi mencapai 30 m dan diameter batang dapat mencapai 2 m. Kulit batangnya berwarna cokelat keabu-abuan, kasar dan sering pecah dengan alur vertical. Tajuknya rindang dan berdaun lebat, melebar dan membulat. Daun asam jawa mejenuk menyirip genap dengan panjang 5-13 cm yang terletak bersiling. Daun penumpunya seperti pita meruncing berwarna merah jambu keputihan. Anak daun melonjong menyempit, 8-16 pasang dengan tepi rata dan pangkalnya miring membundar serta ujung membundar hingga sedikit berlekuk. Bunga asam jawa tersusun dalam tandan renggang pada ketiak daun atau di ujung ranting dengan panjang mencapai 16 cm. Bunganya berbentuk kupu- kupu dengan kelopak 4 buah dan daun mahkota sebanyak 5. Bunganya berbau harum dengan mahkota berwarna kuning keputihan dengan urat berwarna merah cokelat. Buahnya polong yang menggelembung dengan bentuk hampir silindris, bengkok atau lurus, berbiji hingga 10 biji. Di antara dua biji terdapat penyempitan kulit buah. Kulit buahnya keras berwarna cokelat atau kelabu yang bersisik dengan urat yang mengeras dan liat seperti benang. Daging buahnya berwarna putih kehijauan saat muda dan berwarna merah kecokelatan sampai kehitaman saat masak. Rasa daging buah yang asam manis ini menyebabkan tanaman ini bernama asam. Biji dalam buah berwarna cokelat kehitaman mengkilap dan keras dengan bentuk agak persegi.

CARA MENDAPATKAN ASAM JAWA
Asam jawa dapat tumbuh dengan baik di daerah dengan ketinggian hingga 1.000 m dpl pada tanah berpasir atau liat. Tanaman ini dapat tumbuh baik di seluruh daerah Indonesia dengan musim kering yang jelas dan cukup panjang. Perbanyakan tanaman dapat dengan cara stek batang, biji, anakan, cangkok, dan okulasi (menempelkan tunas dari satu tumbuhan ke batang tumbuhan lain). Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, buah dan biji

KHASIAT ASAM JAWA
Biji asam jawa dilaporkan mampu menurunkan kadar gula darah sehingga baik untuk menjaga dan mengobati penderita diabetes. Biji asam jawa juga dilaporkan mailiki aktivitas antioksidan yang baik karena banyak mengandung senyawa golongan fenol.
Biji asam jawa juga memiliki efek anti bisa ular, memperbaiki kerja sel kulit. Selongsong biji asam jawa dilaporkan memiliki aktivitas antioksidan yang baik karena mengandung banyak senyawa polipenol dan juga memiliki efek antiperadangan. Buah asam jawa mampu menurunkan kadar lemak dan kolesterol bila dikonsumsi serta memiliki efek pelangsing. Daun, buah dan biji yang tidak dipanggang dari asam jawa mampu menjaga fungsi hati dari kerusakan oleh obat seperti parasetamol.

RESEP
Daging buah asam jawa digunakan untuk aneka bahan masakan dan bumbu seperti bumbu sayur asam atau campuran rujak. Asam ini pun digunakan untuk menghilangkan bau amis ikan. Produk minuman juga banyak menggunakan asam ini seperti produk kunyit asam.

Buah asam jawa dijemur dalam tempat tertutup hingga keluar cairan cokelat kehitaman. Cairan ini digunakan untuk mengobati sariawan.

Biji asam jawa ditumbuk lalu dicampurkan dengan air dan direbus. Air rebusan ini diminum untuk mengobati diabetes.

Kulit batang asam jawa dicampur dengan air digunakan untuk kumur-kumur pada orang yang menderita sariawan.

Kulit batang asam jawa ditumbuk lalu dibalurkan pada luka, borok, bisul atau ruam^ untuk mengobati luka luar.

Daun muda asam jawa direbus lalu diminum untuk mengobati batuk dan demam.

Bawang Dayak | Eleutherine palmifolia Merr.

bawang-dayak

bawang-dayak

MERUPAKAN tanaman khas Kalimantan Tengah dan sudah digunakan secara turun temurun sebagai tanaman obat oleh masyarakat Dayak. Umbi tanaman berwarna merah menyala dengan permukaan yang sangat licin. Letak daun berpasangan dengan komposisi daun bersirip ganda. Tipe pertulangan daun sejajar dengan tepi daun licin dan daun berbentuk pita dan garis. Tumbuhan ini memiliki nama jenis Eleutherine palmifblia Merr. dan nama sinonim Eleutherine plicata Herb, dan Eleutherine americana (Aubl.) Merr. Bawang dayak secara umum dikenal di Indonesia dengan nama bawang kapal dan bawang merah hutan pada Buletin Flora Malesiana.

Selain nama umum tumbuhan bawang dayak juga memiliki beberapa nama daerah yaitu bawang dayak (Palangkaraya, Samarinda); bawang hantu/kambe (Dayak); bawang sabrang, babawangan beureum, bawang siyem (Sunda); brambang sabrang, luluwan sapi, teki sabrang (Jawa); bawang sayup (Melayu) dan bawang lubak (Punan Lisum).

Tanaman ini memiliki adaptasi yang baik, dapat tumbuh dalam berbagai tipe iklim dan jenis tanah. Selain hal tersebut di atas tanaman ini juga dapat diperbanyak dan dipanen dalam waktu yang singkat, yakni ±3-4 bulan sehingga tanaman ini dapat dengan mudah dikembangkan untuk skala industri

CARA MENDAPATKAN BAWANG DAYAK
Perbanyakan dengan umbi. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian dari 200-1.200 m di atas permukaan laut. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Umbi, daun.

KHASIAT BAWANG DAYAK
Tanaman bawang dayak mengandung zat fitokimia yakni alkaloid, glikosida, flavanoid, fenolik, steroid dan zat tannin. Tanaman ini digunakan masyarakat lokal sebagai obat untuk penyakit kanker payudara, hipertensi, diabetes mellitus, hiperkolesterol, dan pencegah stroke. Khasiat secara tradisional lain: air rebusannya sebagai diuretikum, pencahar, peluruh muntah, sakit kuning dan sakit kelamin. Umbi jika dicampur dengan adas pulasari digunakan untuk mencret darah. Air rebusan Daun bawang dayak dapat digunakan untuk wanita yang sedang nifas. Sebagai obat kanker digunakan umbi yang dikeringkan dan Iangsung dikunyah. Bawang dayak dan jahe merah, berkhasiat untuk meningkatkan stamina/vitalitas, memperkuat daya tahan sperma. Mengobati sakit pinggang, melancarkan air seni serta mengatasi bronchitis dan batuk.

RESEP
Pembuatan simplisia: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris dengan ketebalan 1-2 mm, dikeringkan dengan oven pada suhu 500°C selama 8 jam, dan didinginkan, lalu dikemas.

Pembuatan bubuk: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris dengan ketebalan 1-2 mm, kemudian dikeringkan dengan oven pada suhu 50°C selama 8 jam, didinginkan, dihaluskan dengan blender, diayak, dan dikemas.

Pembuatan instan: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris, ditambah air 1 : 2 b/v (1 kg bawang dayak ditambah dengan 2 1 air), diblender, disaring dengan kain blacu, dimasak sampai mendidih sambil diaduk-aduk, ditambahkan gula 1: 1 b/b (1 kg bawang dayak, ditambah 1 kg gula pasir), aduk terus sampai membentuk kristal (butir-butir halus), dinginkan, jika ukuran butiran besar, haluskan dengan blender dan dikemas.

Pembuatan manisan: Bawang dayak dicuci, dipotong akar dan daunnya, diiris dengan ketebalan 1-2 mm, kemudian dikukus selama 5 menit, masukkan dalam larutan gula yang telah dibuat (gula ditambah air, perbandingan 1 : 1 dimasak sampai kental sambil diaduk-aduk), dimasak sambil diaduk-aduk sampai kering, yang ditandai dengan adanya kristal gula.

Kunyit | Curcuma domestica

kunyit

kunyit

KUNYIT (Curcuma domestica) termasuk salah satu tanaman rempah dan obat, habitat asli tanaman ini meliputi wilayah Asia khususnya Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami persebaran ke daerah Indo-Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika. Hampir setiap orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya pernah mengkonsumsi tanaman rempah ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakanj jamu atau untuk menjaga kesehatan dan kecantikan. Nama daerah Kunir (Jawa), koneng (Sunda), konyet (Madura). Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin dan bisdesmetoksikurkumin dan zat-zat manfaat lainnya. Kandungan zat: kurkumin, detoksikurkumin, bisdemetoksikurkumin, sisanya minyak asiri, lemak, karbohidrat, protein, pati, vitamin C, garam-garam, mineral (zat besi, fosfor, dan kalsium).

CARA MENDAPAT KUNYIT
Perbanyakan tanaman dengan rimpang ini dapat dilakukan dengan cara memilih rimpang indukan yang bermata tunas 2-3 mata tunas kemudian disemai pada media semai. Perawatannya meliputi pemupukan pengendalian gulma dan hama penyakit, pembumbunan tanaman. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-2.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Rimpang.

KHASIAT KUNYIT
Pemberian kunyit bermanfaat menghambat terjadinya degenerasi albuminosa pada ginjal mencit (tikus putih kecil) Balb/c yang diberi parasetamol, kurkumin pada kunyit berpotensi sebagai antifertilitas dan penolak nyamuk. Khasiat lain dari kunyit antara lain: Bagian rimpangnya untuk mengobati diabetes mellitus, tifus, usus buntu, disentri, sakit keputihan, haid tidak lancar, perut mulas saat haid, memperlancar ASI, penyakit cangkrang, amandel, berak lendir, dan morbili.

1. Diabetes mellitus
3 rimpang kunyit, ½ sendok teh garam. Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum 2 kali seminggu ½ gelas.

2. Tifus
2 rimpang kunyit, 1 bonggol sere, 1 lembar daun sambiloto. Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk halus dan dipipis, kemudian ditambah 1 gelas air masak yang masih hangat, dan di saring. Cara menggunakan: Diminum, dan dilakukan selama 1 minggu berturut-turut.

3. Usus buntu
1 rimpang kunyit, 1 butir buah jeruk nipis, 1 potong gula kelapa/aren, garam secukupnya. Cara membuat: Kunyit diparut dan jeruk nipis diperas, kemudian dicampur dengan bahan yang lain dan disedu dengan 1 gelas air panas, kemudian disaring. Cara menggunakan: Diminum setiap pagi setelah makan, secara teratur.

4. Disentri
1-2 rimpang kunyit, gambir dan kapur sirih secukupnya. Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas keiiiudten disaring. Cara menggunakan: Diminum dan diulangi sampai sembuh.

5. Sakit Keputihan
2 rimpang kunyit, 1 genggam daun beluntas, 1 gagang buah asam,l potong gula kelapa/aren. Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian di saring. Cara menggunakan: Diminum 1 gelas sehari.

6. Haid tidak lancar
2 rimpang kunyit, ½ sendok teh ketumbar, ½ sendok teh biji pala, ½ genggam daun srigading. Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk halus kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring. Cara menggunakan: Diminum 1 gelas sehari.

7. Perut mulas pada saat haid
1 rimpang kunyit sebesar 4 cm, 1 rimpang jahe sebesa 4 cm, 1/2 rimpang kencur sebesar 4 cm. Cara membuat: Semua bahan tersebut dicuci bersih dan diparut untuk diambil airnya, kemudian di tambah dengan perasan jeruk nipis, diseduh dengan ½ gelas air panas dan disaring. Cara menggunakan: Ditambah garam dan gula secukupnya, dan diminum pada hari pertama haid.

8. Memperlancar ASI
1 rimpang kunyit. Cara membuat: Kunyit ditumbuk sampai halus. Cara menggunakan: Dioleskan sebagai kompres di seputar buah dada 1 kali setiap 2 hari.

9. Cangkrang (Waterproken)
2 rimpang kunyit, 1 genggam daun eceng, Cara membuat: Semua bahan tersebut ditumbuk sampai halus. Cara menggunakan: Dioleskan pada bagian yang kena cangkrang.

10. Amandel
1 rimpang kunyit, 1 butir jeruk nipis, 2 sendok madu. Cara membuat: Kunyit diparut, jeruk diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu dan ½ gelas air hangat, diaduk sampai merata dan disaring. Cara menggunakan: Diminum secara rutin 2 hari sekali.

11. Berak lendir
1 rimpang kunyit, 1 potong gambir, ¼ sendok makan kapur sirih. Cara membuat: Semua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas dan disaring. Cara menggunakan: Diminum 2 kali sehari ½ gelas, pagi, dan sore.

12. Morbili
1 rimpang kunyit dan 1 rimpang dringo, bangle. Cara membuat: Kedua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus. Cara menggunakan: Dioleskan pada seluruh badan sebagai bedak.

Jagung | Zea mays

jagung

jagung

Kandungan:
a. fosfor
b. magnesium
c. mangan
d. seng
e. besi
f. tembaga
g. mineral
h. selenium
i. karbohidrat
j. serat
k. vitamin B
l. Thiamin
m. Niacin
n. Air

Manfaat
a. sebagai sumber energi yang cukup efektif
b. perlindungan terhadap penyakit kronis
c. pengendalian diabetes
d. pencegahan penyakit jantung
e. menurunkan hipertensi
f. pencegahan cacat saraf pada bayi saat lahir

Rosella | Hisbiscus sabdariffa

rosella

rosella

ROSELLA atau dikenal dengan asam paya, asam kumbang dan asam susur memiliki nama ilmiah Hisbiscus sabdariffa. Bunga ini berasal dari benua Afrika. Tanaman ini mengandung antosianin, riboflavin, niasin, protein, kalsium, magnesim, kalium, besi, asam askorbat, beta carotene, Omega 3, gossy, peptin , asam protosatekuat, asam askorbat, ekstrak saliks, glikosida cardiac, flavonoid, saponin, alkaloid,sardenoleda, anthocyanins delphinidin-3-O-sambubioside, cyanidin-3-O-sambubioside, Rosella kering mengandung flavonoid gossypetin, hibiscetine dan sabdaretine.

Pigmen utama yang sebelumnya dilaporkan sebagai hibiscin telah diidentiflkasi sebagai daphniphylline. Sejumlah kecil myrtillin (delphinidin 3-monoglucoside), Chrysanthenin (cyanidin 3- monoglucoside), dan delphinidin juga terdapat pada tanaman ini. Kelopak bunga tersebut diketahui mengandung zat-zat penting yang diperlukan oleh tubuh, seperti vitamin C, vitamin A, protein esensial, kalsium, dan 18 jenis asam amino, termasuk arginina dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh serta kandungan antioksidan yang terdiri atas senyawa gossipetin, antosianin, dan glukosida hibiscin.

Rosela diketahui memiliki kandungan senyawa fenolik yang berfungsi sebagai antioksidan sebanyak 23,10 mg dalam setiap gram bobot kering kelopak rosela. Produk Rosella banyak dikembangkan di Cina, Thailand, Sudan, di Meksiko, Mesir, Senegal, Tanzania, Mali dan Jamaika, dan India. Negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Indonesia ikut mengembangkan.

CARA MENDAPAT ROSELLA
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama da gulma serta penyiraman air yang cukup Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat denpan ketinggian dari 200-500 m dpl.

KHASIAT ROSELLA
Afrika menjadikan rosella sebagai selai atau jeli, sementara di Jamaika, dibuat salad buah yang dimakan mentah. Ada kalanya juga dimakan dengan kacang tumbuk atau direbus sebagai pengisi kue sesudah dimasak dengan gula. Di Mesir, rosela diminun dingin pada musim panas dan diminum panas saat musim dingin. Di Sudan, menjad minuman keseharian dengan campuran garam, merica, dan tetes tebu. Minuman ini juga menghilangkan efek mabuk dan mencegah batuk. Selain itu, bubuk biji bunga rosela juga dapat dijadikan campuran minuman kopi.

Untuk pengobatan khasiat rosela antara lain untuk menurunkan asam urat, mengurangi jumlah plak yang menempel pada dinding pembuluh darah, hipertensi, diabetes mellitus, mengurangi kadar kolesterol jahat yang disebut LDL, trigliserida dan lemak dalam tubuh. memperbaiki metabolisme tubuh, melangsingkan tubuh, menghambat sel kanker, mengurangi resiko jantung, mencegah sariawan dan panas dalam, menambah vitalitas, meredakan batuk, mengurangi pusing (migraine), mencegah flu, demam, antioksidan, antihipertensi, antikanker, antidepresi, antibiotik, aprodisiak, diuretik (peluruh kencing), sedatif, tonik, dan menurunkan absorpsi alkohol, aprodisiak (meningkatkan gairah seksual), diuretik (melancarkan buang air kecil), pelarut, sedativ (penenang), dan tonik. Kandungan antioksidan yang dimiliki oleh kelopak mampu memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit degeneratif (akibat proses penuaan) seperti jantung koroner, kanker, diabetes melitus, dan katarak serta untuk peremajaan kulit.

Berdasarkan penelitian ditemukan kandungan delphinidin 3-sambubioside dan cyanidin 3-sambubioside, antosianin pada rosela yang ampuh mengatasi kanker darah alias leukeimia. Namun hati-hati untuk pender ltd lambung (maag) akan merugikan karena kadar keasaman (pH) seduhan rosela mencapai 3,14 yang akan membuat maag menjadi kambuh. Selain itu rosella memiliki efek farmakologis sebagai bahan antiseptik, antispasmodik (penahan kejang), antihelmintik (anticacing), antibakteri, mencegah penyakit organ hati, mencegah pembentukan batu ginjal, serta memperlambat pertumbuhan jamur, bakteri, dan parasit. Manfaat lainnya menyaring racun tubuh, mampu mengurangi derajat kepekatan/kekentalan darah, melancarkan peredaran darah, mencegah kram/kekejangan otot dan membantu pencernaan/melancarkan buang air besar.

RESEP
1. Sebagai Terapi Hipertensi:
Pemberian 10 g kelopak kering dan 0,52 liter air setiap hari selama 4 minggu.

2. Asam Urat dan Kesehatan Ginjal:
Mengonsumsi jus rosela sebanyak 16-24 g/dl/hari.

3. Minuman yang terbuat dari bunga rosela:
Untuk mendapatkan teh rosela, bunga yang sudah dipetik, dijemur di bawah terik matahari selama 1-2 hari agar memudahkan pemisahan lidah kelopak dengan bijinya. Kemudian cuci air bersih dan jemur kembali selama 3-5 hari. Remas kelopaknya, jika mudah menjadi bubuk artinya kadar air telah mencapai 4-5 %. Seduh 2-3 g teh rosela dengan air mendidih hingga larut dan air berubah menjadi kemerahan. Untuk diet, penderita batuk, atau diabetes gunakan gula rendah kalori seperti gula jagung. Atau setelah dipisahkan dari bijinya, bunga segar rosela yang telah dicuci dapat langsung diseduh dengan air panas.

Kenari | Canarium indicum L.

walnuts

walnut

Kandungan
a. asam alfa linoleat
b. lemak
c. protein

Manfaat
a. mengendurkan pembuluh darah dan mengontrol tekanan darah
b. melindungi arteri
c. melawan pembentukan plak pada gigi
d. menghambat pertumbuhan tumor
e. mengatasi diabetes melitus

Mahoni | Swietenia mahagoni

mahoni

mahoni

MAHONI adalah anggota suku Meliaceae yang memiliki nama ilmiah Swietenia mahagoni (L.) Jacq. Tumbuhan ini berupa pohon tahunan yang tingginya 5 – 25 m. Batang berkayu, bentuk bulat, mempunyai banyak percabangan. Daun majemuk, menyirip genap, bentuk bundar telur sampai lonjong/elip ujung dan pangkalnya runcing, tepi rata, pertulangan daun menyirip, daun muda wama merah dan setelah tua berwarna hijau. Perbungaan bentuk malai, terdapat di ketiak daun, warna kuning kecoklatan. Buah rata-rata sebesar bola tenis, bulat telur, berlekuk lima, warna cokelat Biji bentuknya pipih, warna hitam atau cokelat.

Mahoni dapat ditemukan tumbuh liar di hutan jati dan tempat-tempat lain yang dekat dengan pantai, atau ditanam di tepi jalan sebagai pohon pelindung. Tana yang asalnya dari Hindia Barat ini, dapat tumbuh subur bila tumbuh di pasir payau dekat dengan pantai. Syarat lokasi untuk budi daya mahoni diantaranya adal ketinggian lahan maksimum 1.500 m dpi, curah hujan 1.524-5.085 mm/tahun, dan suhu udara 11-36°C. Pohon mahoni termasuk tumbuhan yang cepat tumbuh pada dataran rendah sampai ketinggian ± 700 m dpl. di daerah panas. Buah mahoni mengandung flavonoid dan saponin.

CARA MENDAPATKAN
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini terdapat di Jawa’l Tengah, Jawa Timur terutama arah Bondowoso, Nusa Tenggara, Sumatera, Sulawesi Selatan. Pohon mahoni termasuk tumbuhan yang cepat tumbuh pada dataran rendah sampai ketinggian ± 700 m dpl. di daerah panas.

BAGIAN TANAMAN YANG D1GUNAKAN
Biji, serbuk biji

KHASIAT
Pohon mahoni bisa mengurangi polusi udara sekitar 47-69 persen, daun-daunnya bertugas menyerap polutan-polutan yang terkandung di sekitarnya. Kualitas kayunya keras dan sangat baik untuk meubel, furnitur, barang-barang ukiran dan kerajinan tangan seperti di kota Jepara yang menjadikannya sebagai alternatif kayu jati. kulitnya dipergunakan untuk mewarnai pakaian. Kain yang direbus bersama kulit mahoni akan menjadi kuning dan tidak mudah luntur. Sedangkan getah mahoni yang disebut juga blendok dapat dipergunakan sebagai bahan baku lem, dan daun mahoni untuk pakan ternak

Buahnya dapat melancarkan peredaran darah, mengurangi kolesterol, penimbunan lemak pada saluran darah, mengurangi rasa sakit, pendarahan dan lebam, bertindak sebagai antioksidan, mengurangi lemak di badan, membantu meningkatkan sistem kekebalan, mencegah pembekuan darah, dan menguatkan fungsi hati serta memperlambat proses pembekuan darah. Biji digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi), kencing manis (diabetes melitus), tidak nafsu makan, rematik, demam, masuk angin, eksim, meningkatkan energi, stamina dan daya tahan, energi revitalisasi, membangun kembali jaringan kulit, meningkatkan produksi sperma yang sehat, agen kecantikan, anti aging, memperkuat jantung dan system pembuluh darah, memperkuat jantung, lambung, paru-paru dan hati. Selain itu tanaman ini memiliki potensi efek farmakologi sebagai anti diabetik, antioksidan, antibakteri, antijamur dan antihiperlipidemik.

RESEP
Hipertensi
Ambil 8 g biji mahoni segar, seduh dengan 2 gelas air panas, dinginkan, saring, bagi menjadi 2. Minum 2 x sehari pagi dan sore atau ambil ½ sdt serbuk biji mahoni, seduh dengan ½ cangkir air panas, beri 1 sdm madu. Minum 2 – 3 x sehari, minum selagi hangat.

Kencing manis
Ambil ½ sdt serbuk biji mahoni, seduh dengan ⅓ cangkir air panas. Minum 2-3 x sehari ½ jam sebelum makan, minum selagi hangat.

Kurang nafsu makan
Ambil ½ sdt serbuk bijh mahoni, seduh dengan ⅓ cangkir air panas, beri 1 sdm madu. Minum 2 – 3 x sehari, minum selagi hangat.

Demam dan masuk angin
Ambil 1/2 sdt serbuk biji mahoni, seduh dengan 1/4 cangkir air panas, tambahkan 1 sdm madu. Minum 2 – 3 x sehari, minum selagi hangat.

Buncis | Phaseolus vulgaris

buncis

buncis

Kandungan
a. alkaloid
b. flavonoid
c. saponin
d. triterpenoida
e. steroida
f. stigmasterin
g. trigonelin
h. arginin
i. asam amino
j. asparagin
k. kholina
l. tannin
m. fasin (toksalbumin)
n. zat pati
o. vitamin

Manfaat
Selain sebagai sayur dalam berbagai bentuk variasi, buncis dikenal sebagai pengobat diabetes melitus.

Brotowali | Tinospora crispa

brotowali

brotowali

HERBA brotowali (Tinospora crispa) telah lama digunakan sebagai tumbuhan obat oleh warga Asean karena dipercaya memiliki khasiat dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit, baik penyakit dalam maupun luar. Secara taksonomi, brotowali diklasifikasikan ke dalam divisi Magnoliophyta, kelas Magtia, ordo Ranuttculales.culales, family Menispermaceae, genus Tinospora, dan spesies Tinosptpa. Brotowali dikenallikenal juga dengan nama Antawali, bratawali, putrawali, daun gauci^ (jAndnw^lldawali (Sunda), Antawali (Bali); Shen jin teng (China). Brotowali merupakan tumbuhan merambat dengan panjang mencapai 2,5 m atau lebih, biasa tumbuh liar dihutan,ladang atau ditanam dihalaman dekat pagar dan biasanya ditanam sebagai tumbuhan obat. Batang sebesar jari kelingking, berbintil- bintil rapat, dan rasanya pahit. Daun tunggal, bertangkai dan berbentuk seperti jantung atau agak membundar, berujung lancip dengan panjang 7-12 cm dan lebar 5-10 cm. Bunga kecil, berwarna hijau muda atau putih kehijauan. Brotowali menyebar merata hampir di seluruh wilayah Indonesia dan beberapa negara lain di Asia Tenggara dan India. Brotowali tumbuh baik di hutan terbuka atau semak belukar di daerah tropis.

Brotowali mengandung zat pahit tinokriposid, damar lunak, pati, glikosida, pikroretosid, harsa, kolumbin, kaokulin atau pikrotoksin, dan beberapa alkaloid seperti aporfin, beberin, dan palmatin. Senyawa yang paling penting yang terdapat pada batang brotowali diduga merupakan senyawa tinokrisposid yang memiliki aktivitas sebagai antimalaria, antiinflamasi, dan antidiabetes. Bagian yang digunakan untuk obat adalah batang.

CARA MENDAPATKAN BROTOWALI
Cara perbanyakan tanaman ini sangat mudah yaitu dengan stek batang.

KHASIAT BROTOWALI
Batang herba brotowali secara tradisional digunakan sebagai obat antidiabetes, tekanan darah tinggi, antimalaria, dan penambah nafsu makan. Brotowali dapat memberikan efek farmakologis, yaitu analgesik (obat yang mengurangi atau melenyapkan rasa nyeri tanpa menghilangkan kesadaran), antipiretik (obat yang menurunkan suhu tubuh yang tinggi), antiinflamasi (anti peradangan), antikoagulan (zat yang mencegah penggumpalan darah), tonikum (penambah stamina ketika lemah dan pemulih setelah sakit), antiperiodikum (obat pengatur haid), stomatik (penambah nafsu makan) dan diuretik (peluruh air seni). Selain itu dapat mengobati rematik, arthritis, rematik sendi pinggul (sciatica), memar, demam, merangsang nafsu makan, demam kuning, mencuci koreng, kudis, dan luka-luka.

RESEP
Rematik:
1 jari batang brotowali dicuci dan potong-potong seperlunya, direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 1½ gelas. Setelah dingin disaring, ditambah madu secukupnya, minum. Sehari 3x½ gelas.

Demam kuning (icteric):
1 jari batang brotowali dicuci dan potong-potong, direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 1½ gelas. Diminum dengan madu secukupnya. Sehari 2 x ¾ gelas.

Demam:
2 jari batang brotowali direbus dengan 2 gelas air, sampai menjadi 1 gelas. Setelah dingin, diminum dengan madu secukupnya. Sehari 2x½ gelas.

Kencing manis atau diabetes mellitus:
⅓ genggam daun sambiloto, ⅓ genggam daun kumis kucing, ¾ jari ± 6 cm batang brotowali dicuci dan dipotong-potong, direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 2 gelas. Diminum setelah makan, sehari 2 X 1 gelas.

Kudis (scabies):
3 jari batang brotowali, belerang sebesar kemiri, dicuci dan ditumbuk halus, diremas dengan minyak kelapa seperlunya. Dipakai untuk melumas kulit yang terserang kudis. Sehari 2x.

Luka:
Daun brotowali ditumbuk halus, letakkan pada luka, diganti 2 x perhari. Untuk mencuci luka, dipakai air rebusan batang brotowali.

Ciplukan | Physalis angulata. Linn.

ciplukan

ciplukan

TUMBUHAN Ciplukan termasuk famili Solanaceae, memiliki sinonim Physalis angulata. Linn, atau Physalis minim, Linn. Nama lokal dari tanaman ini yaitu Morel berry (Inggris); Ciplukan (Indonesia); Ceplukan (Jawa); Cecendet (Sunda); Yor-yoran (Madura); Lapinonat (Seram); Angket, Kepok-kepokan, Keceplokan (Bali); Dedes (Sasak); Leletokan (Minahasa).

Tumbuhan Ciplukan (Physalis peruviana) merupakan tumbuhan liar, berupa semak/perdu yang rendah (pada umunya tinggi tumbuhan sampai 1 m) dan mempunyai umur kurang lebih 1 tahun. Bunganya berwama kuning, buahnya berbentuk bulat dan berwama hijau kekuningan bila masih muda, tetapi bila sudah tua berwarna cokelat dengan rasa asam-asam manis. Buah Ciplukan yang muda dilindungi cangkap (kerudung penutup buah).

Daun Ciplukan mengandung senyawa-senyawa steroidal lakton, flavonoid, physalin, withanolida. Buah Ciplukan mengandung provitamin A, mineral, vitamin C, vitamin B kompleks, gula, fruktosa.

CARA MENDAPATKAN CIPLUKAN
Tumbuhan ini tumbuh dengan subur di dataran rendah sampai ketinggian 1.550 m dpL, tersebar di tanah tegalan, sawah-sawah kering, serta dapat ditemukan di hutan-hutan jati.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Seluruh bagian tanaman.

KHASIAT CIPLUKAN
Seluruh bagian dari tumbuhan ini dapat digunakan. Tumbuhan Ciplukan secar tradisional banyak digunakan untuk pengobatan penyakit diabetes melitus, paru-paru, ayan, borok/penyakit kulit, kanker, malaria, asma, hepatitis, diuretik dan rematik.
Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan ini memiliki berbagai efek fungsional bagi kesehatan tubuh.

Ekstrak tumbuhan ini berpotensi sebagai antiinflamasi, analgesik dan antioksidan karena mengandungsenyawa golonganflavonoid dan fenol. Ekstrak tumbuhan Ciplukan juga memiliki potensi sebagai antileishmania (penyakit yang disebabkan oleh parasit, karena mengandung senyawa steroidal & steroidal lakton. Ekstrak tumbuhan Ciplukan juga meiliki aktivitas sebagai antikanker terhadap sel kanker paru-paru, sel kanker payudara dan sel kanker liver karena mengandung senyawa bioaktif physalin F dan senyawa withanolida. Ekstrak tumbuhan Ciplukan memiliki efek immunomodulatory, antibakteri, efek hepatoprotektif (melindungi liver).

Pemakaian ekstrak tumbuhan ini perlu diperhatikan pemakaian pada wanita, karena terdapat hasil penelitian yang menunjukkan bahwa tumbuhan ini berpotensi sebagai antifertilitas atau mempengaruhi kesuburan.

RESEP
Diabetes Mellitus
Tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta dengan akar-akarnya dan dibersihkan. Tumbuhan dilayukan, kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas, kemudian disaring. Air rebusan diminum 1 kali sehari.

Sakit paru-paru
Seluruh bagian tumbuhan ciplukan yang sudah dibersihkan dan dicuci, direbus dengan 3-5 gelas air sampai mendidih kemudian disaring. Air rebusan diminum 3 kali sehari 1 gelas.

Ayan
Buah Ciplukan sebanyak 8-10 butir dimasak dan dimakan setiap hari secara rutin.

Borok
Daun ciplukan sebanyak 1 genggam ditambah dengan 2 sendok air kapur sirih, ditumbuk sampai halus. Tumbukan daun ditempelkan pada bagian yang sakit.

Jambu Monyet | Anacardium occidentale

jambu-monyet

jambu-monyet

JAMBU MONYET dengan nama latin Anacardium occidental Linn merupakan pohon berukuran sedang dengan tinggi mencapai 12 m dengan tajuk melebar dan bercabang. Daunnya terletak pada ujung ranting dengan helai daun bertangkai, bundar telur terbalik. Kebanyakan pangkal daunnya meruncing dengan ujung membundar serta melekuk ke dalam. Bunganya terkumpul dalam malai rata berambut halus dengan kelopak bunga berambut, mahkota runcing berwarna putih dan berubah menjadi merah serta berambut. Buah jambu monyet berwarna cokelat tua dan membengkok.

CARA MENDAPATKAN JAMBU MONYET
Perbanyakan dengan biji dan okulasi (sambung). Tanaman jambu monyet dapat ditemukan di hampir seluruh daerah di Indonesia pada daerah dengan ketinggian 200- 500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar, kulit batang, buah, daun, biji.

KHASIAT JAMBU MONYET
Akar tanaman jambu monyet digunakan untuk mengobati diabetes di Portugis, besarkan hasil penelitian daun jambu monyet pun memiliki aktivitas anti-diabetes. Kulit batang jambu monyet memiliki aktivitas anti peradangan dan juga antibakteri. Buah jambu monyet mampu menjadi obat demam tanpa efek samping pada pencemaan. Daun jambu monyet juga dilaporkan memiliki aktivitas anti bakteri oleh karena itu digunakan secara tradisional untuk obat kulit.

RESEP
Biji jambu monyet biasa dibuat penganan. Daun mudanya dapat digunakan untuk lalap.

Kulit batang atau daun jambu monyet direbus dengan air hingga tinggal setengahnya. Air rebusan ini digunakan untuk mengobati kencing manis

Daun jambu biji ditumbuk hingga halus, tumbukan daun ini dibalurkan pada kulit yang sakit.

Purple Broccoli | Brassica oleracea

purple-broccoli

purple-broccoli

Kandungan
a. provitamin A
b. vitamin C
c. vitamin E
d. asam folat
e. antioksidan
f. nutrisi
g. fivonoid
h. serat

Manfaat
a. mengatasi semua masalah dan gangguan lambung
b. mencegah timbulnya diabetes mellitus
c. mencegah hiperglikemia yang memicu diabetes mellitus
d. mencegah penyakit kanker
e. mencegah penuaan dini
f. kaya akan serat
g. bagus untuk kesehatan mata
h. memudahkan buang air besar
i. meningkatkan produksi enzim

Ramuan tradisional mencegah berbagai penyakit
Purple broccoli banyak digunakan sebagai lalapan dan sayur. Bentuknya yang tidak biasa, membuatnya sering digunakan sebagai hiasan berbagai jenis masakan. Tidak ada ramuan khusus untuk memperoleh manfaatnya, selain menyarankan untuk mengonsumsinya dalam jumlah cukup setiap hari.

Bunga Pukul Empat | Mirabilis jalapa

bunga-pukul-empat

bunga-pukul-empat

BUNGA PUKUL EMPAT (Mirabilis jalapa L) adalah tanaman yang dapat tumbuh di mana saja. Tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias di pekarangan atau sebagai pagar pembatas rumah. Bunganya berbentuk terompet, dengan banyak macam warna, antara lain: merah, putih, jingga, kuning, kombinasi/belang-belang. Bunga pukul empat disebut pula bunga sore, disebut demikian karena bunganya mekar saat sore hari dan dapat bertahan hanya sekitar beberapa jam saja. Pada pangkal bunga saat dipetik, akan keluar setitik air yang mempunyai rasa manis.

CARA MENDAPATKAN BUNGA PUKUL EMPAT
Bunga pukul empat tumbuh di dataran rendah yang cukup mendapal sinar matahari maupun di daerah perbukitan.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, akar

KHASIAT BUNGA PUKUL EMPAT
Mengobati penyakit bisul, infeksi saluran klencing, diabetes, keputihan.

RESEP
Bisul: cuci bersih 10 lembar daun kembang pukul empat, lumatkan, lalu tambahkan air garam secukupnya. Tempelkan hasil lumatan pada bisul dan daerah sekelilingnya, lalu balut dengan kain atau perban.

Infeksi saluran kencing prostatitis: rebus 9-15 g kering atau 15-30 g akar segar kembang pukul empat dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring air rebusan dan minum dua kali sehari masing-masing 1 gelas.

Radang amandel: rebus 9-15 g kering atau 15-30 g akar segar kembang pukul empat dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring air rebusan, dan minum dua kali sehari masing-masing 1 gelas.

Kencing manis (diabetes melitus): rebus 9-15 g kering atau 15-30 g akar segar kembang pukul empat dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring air rebusan, minum dua kali sehari masing-masing 1 gelas.

Keputihan: rebus 9-15 g kering atau 15-30 g akar segar kembang pukul empat dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Saring air rebusan, minum dua kali sehari masing-masing 1 gelas.

Sambung Nyawa | Gynura procumbens

sambung-nyawa

sambung-nyawa

SAMBUNG NYAWA (Gynura procumbens (Lour) Merr) merupakan suku asteraceae. Tanaman ini memiliki beberapa nama daerah seperti; daun dewa (Melayu), sambung nyawa dan ngokilo (Jawa). Daun tanaman ini mengandung senyawa flavonoid, sterol tak jenuh, triterpen, polifenol dan minyak atsiri. Hasil penelitian lain juga melaporkan bahwa tumbuhan ini mengandung senyawa tanin, saponin, steroid, triterpenoid, asam klorogenat, asam kafeat, asam vanilat, asam para kumarat, asam p-hidroksi benzoat, asparaginase, sterols, glikosida sterol, quercetin, kaempferol- 3-O-neohesperidosida, kaempferol-3-glukosida,quercetin-3-rham- nosyl(16)galaktosida, quercetin-3-0-rhamnosyl(l-6)glukosida. Kandungan flavonoidnya terdiri dari golongan flavon dan flavonol.

CARA MENDAPATKAN SAMBUNG NYAWA
Perbanyakan tanaman dengan stek. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yangcukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.000 m dpl.

BAGIAN TAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, umbi

KHASIAT SAMBUNG NYAWA
Tanaman ini dapat mengobati kanker kandungan, payudara dan kanker darah dengan memakan 3 lembar daun segar sehari selama 7 hari. untuk penyembuhan penyakit ginjal sebagai antikoagulan, mencairkan pembekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan perdarahan, menghilangkan panas, membersihkan racun, khusus bagian daunnya dapat digunakan untuk mengobati pembengkakan payudara, infeksi kerongkongannya, tidak datang haid, luka terpukul, melancarkan sirkulasi.

Manfaat lain dari bagian daun
Tanaman ini dilaporkan dapat mengobati batu ginjal, radang mata, sakit gigi, rematik sendi, perdarahan kandungan, kencing manis (diabetes mellitus), darah tinggi (hipertensi), ganglion, kista, tumor, demam, disentri, infeksi kerongkongan, pendarahan setelah melahirkan, patah tulang, memar. Memiliki potensi sebagai antikanker.

RESEP
Untuk mengatasi gigitan ular/serangga
Daun dan umbi tumbuhan sambung nyawa 1 batang, kunyit sebesar telur ayam 1 biji. Kunyit dikupas, dicuci kemudian ditumbuk bersama bahan lain hingga lembut. Tempelkan pada luka dan dibalut dengan air bersih.

Untuk mengatasi muntah darah/perdarahan rahim
Pohon Sambung nyawa dan umbinya 1 batang, kunyit 1 jari, kayu secang (tua) yang telah diserut ¼ genggam. Kunyit dikupas, diiris tipis, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan air 2 gelas hingga tinggal 1½ gelas. Angkat dan saring, diminum 2 kali sehari ½ gelas.

Untuk penyembuhan bisul
Daun Sambung nyawa segar 8 g dicuci, ditumbuk sampai lumat. Kemudian ditempelkan pada bisul.

Tapak Dara | Catharantus roseus

tapak-dara

tapak-dara

TAPAK DARA memiliki nama latin Catharantus roseus (L.) G. Don, dan sinonimnya adalah Vinca rosea L. Selain nama tapak dara, di Indonesia tanaman ini juga dikenal dengan nama rutu-rutu, kembang serdadu, kembang sari cina (J awa), kembang tembaga beureum (Sunda). Sedangkan beberapa nama asing di antaranya Madagascar periwinkle, rose periwinkle (Inggris), kemunting cina (Melayu), hoa hai dang (Vietnam), tsitsirika (Filipina), chan chun hua (Cina). Tapak dara merupakan tanaman perdu tahunan, tumbuh baik hingga ketinggian 800 m dpl. Tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 m. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau, tersusun menyirip berselingan, dengan ukuran 2- 6 cm x 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek. Batang dan daunnya mengandung lateks berwarna putih. Bunganya aksial (muncul dari ketiak daun), dengan Kelopak bunga kecil, berbentuk paku. Mahkota bunga berbentuk terompet, ujungnya melebar, berwarna putih, biru, merah jambu atau ungu tergantung kultivarnya. Buahnya berbentuk gilig (silinder), ujung lancip, berambut, panjang sekitar 1,5-2,5 cm, dan memiliki banyak biji. Tumbuhan ini menyukai tempat-tempat yang terbuka, namun bisa tumbuh juga di temapat yang agak terlindung.

Tanaman tapak dara dikenal kaya akan kandungan alkaloid. Beberapa senyawa kelompok alkaloid dari tanaman ini telah diisolasi dan dijadikan obat antikanker, yaitu vinblastine dan vincristine. Alkaloid lain yang terdapat dalam tanaman ini adalah vindoline. Selain alkaloid, senyawa lainnya adalah antosianin, dan senyawa-senyawa fenolik seperti flavonoid, juga asam kafequinat, dan juga kelompok triterpena pentasiklik yaitu asam ursolat.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT TAPAK DARA
Tapak dara dikenal dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit di antaranya diabetes, hipertensi, leukimia, asma, bronkhitis, demam; radang perut, disentri, kura darah, gondong, bisul, borok, luka bakar, luka baru, dan bengkak. Penelitian juj membuktikan bahwa tanaman tapak dara dapat menurunkan kadar gula darah, dc juga berkhasiat antikanker dan antioksidan.

RESEP
Diabetes mellitus(sakit gula/kencing manis)
Bahan: 10-16 lembar daun tapakdara. Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

Bahan: 35-45 g daun tapak dara kering, adas pulawaras.
Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

Bahan: 3 lembar daun tapakdara, 15 kuntum bunga tapak daras. Cara membuat; direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore setelah makan. ‘

Hipertensi (tekanan darah tinggi)
Bahan: 15-20 g daun tapakdara kering, 10 g bunga krisan. Cara membuat: direbus dengan 2,5 gelas air sampai mendidih dan disaring. Cara menggunakan: diminun tiap sore.

Bahan: 7 lembar daun atau bunga tapakdara. Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring. Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.

Leukimia
Bahan: 20-25 g daun tapakdara kering, adas pulawaras. Cara membuat: direbus dengan 1 liter air dan disaring. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Asma dan bronkhitis
Bahan: 1 potong bonggol akar tapakdara Cara membuat: direbus dengan 5 gelas air. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Demam
Bahan: 1 genggam (12 -20 g) daun tapakdara, 3 potong batang dan akar tapakdara Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore ditambah gula kelapa.

Radang Perut dan disentri
Bahan: 15 – 30 g daun tapakdara kering. Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore dan ditambah dengan gula kelapa.

Kurang darah
Bahan: 4 putik bunga tapakdara putih. Cara membuat: direndam dengan 1 gelas air, kemudian ditaruh di luar rumah semalam. Cara menggunakan: diminum pagi hari dan dilakukan secara teratur.

Tangan gemetar
Bahan: 4-7 lembar daun tapakdara. Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring. Cara menggunakan: diminum biasa.

Gondong, bengkak, bisul dan borok
Bahan: 1 genggam daun tapakdara. Cara membuat: ditumbuk halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka.

Luka bakar
Bahan: beberapa daun tapak dara, 0,5 genggam beras. Cara membuat: direndam dengan air, kemudian ditumbuk bersama-sama sampai halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.

Luka baru
Bahan: 2-5 lembar daun tapakdara. Cara membuat: dikunyah sampai lembut.
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka baru

Petai Cina | Leucaena leucocephala

petai-cina

petai-cina

PETAI CINA (Leucaena leucocephala) adalah tumbuhan yang memiliki batang pohon keras dan berukuran tidak besar. Daunnya majemuk terurai dalam tangkai berbilah ganda. Bunganya yang berjambul warna putih sering disebut cengkaruk. Buahnya mirip dengan buah petai (Parkia speciosa) tetapi ukurannya jauh lebih kecil dan berpcnampang lebih tipis. Buah petai cina termasuk buah polong, berisi biji-biji kecil yang jumlahnya cukup banyak.

Petai cina oleh para petani di pedesaan sering ditanam sebagai tanaman pagar, pupuk hijau dan segalanya. Petai cina cocok hidup di dataran rendah sampai ketinggian 1.500 m dpi. Petai cina di Indonesia hampir musnah setelah terserang hama wereng. Pengembangbiakannya selain dengan penyebaran biji yang sudah tua juga dapat dilakukan dengan cara stek batang. Nama lokal petai cina (Indonesia), kemlandingan, lamtoro (Jawa); palanding, peuteuy selong (Sunda), kalandingan (Madura).
Biji dari buah polong petai cina (Leucaena leucocephala) yang sudah tua setiap 100 g mempunyai nilai kandungan kimia berupa : 148 kalori, protein 10,6 g, lemak 0,5 gram, hidrat arang 26,2 g, – Kalsium 155 miligram, – fosfor 59 g, – Zat besi 2,2 g, – Vitamin A 416 SI, – Vitamin B1 0,23 miligram – Vitamin C 20 miligram. Pada biji dan daun muda petai cina terkandung senyawa mimosin (senyawa yang bertanggung jawab atas kerontokan rambut hewan non-ruminansia atau hewan yang hanya memiliki satu lambung atau mono gastrik, berperut tunggal dan sederhana) Selain itu pada daun terdapat asam amino, senyawa kuersetin, glukosida, tanln, asam hidrosianat, leukenina, leukanol dd alkaloid.

CARA MENDAPATKAN PETAI CINA
Perbanyakan tanaman dengan biji ini dapat dilakukan dengan biji disemai pada media persemaian. Perawatannya meliputi pemupukan, pengendalian gulma dan harrna penyakit serta penyiraman. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 1.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Biji, akar

KHASIAT PETAI CINA
Biji petai cina dapat mengurangi tingkat glukosa darah, mengobati diabetes, cacingan, bengkak dan radang ginjal, Bahkan di Amerika Serikat ramuan dari akar dan kayu petai cina biasa obatnya digunakan sebagai obat perontok rambut dan kontrasepsi. Akar tanaman ini juga dapat mengobati haid tidak teratur. Selain itu tanaman itu memiliki potensi sebagai anti bakteri, dan seluruh bagiannya dapat digunakan sebagai obat susah tidur, luka terpukul, patah tulang, abses paru dan bisul.

RESEP
Diabetes Melitus
Biji petai cina yang sudah tua dan kering digoreng tanpa minyak dan ditumbuk halus (dibuat bubuk), kemudian ambil 1 sendok dan diseduh dengan air panas (seperti membuat kopi), lalu diminum 1 kali sehari 1 gelas dan dilakukan secara teratur.

Cacingan
Biji petai cina yang sudah tua dan kering digoreng tanpa minyak dan ditumbuk halus (dibuat bubuk). Kemudian ambil 1 sendok dan diseduh dengan Vi -1 gelas air panas (seperti membuat kopi) lalu diminum menjelang tidur malam.

Meningkatkan gairah seks
1 sendok petai cina, 1 sendok bubuk merica hitam, 2 butir kuning telur ayam kampung mentah dan 1 sendok madu. Semua bahan tersebut dioplos sampai merata, lalu diminum sekaligus.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by