cara memperbanyak ASI

Jamu untuk Melancarkan ASI

Bahan:
4 g daun katuk
100 g daging buah semangka
100 g papaya
10 g (1 ruas jari) temulawak

Cara membuat:

  • Bersihkan semua bahan dan potong kecil-kecil.
  • Rendam dengan 100 ml air mendidih, temulawak selama 15 menit. Saring dan ambil airnya.
  • Masukkan semua bahan yang sudah dipotong ke dalam blender. Proses.
  • Tempatkan dalam gelas dan siap disajikan.

Sarang Semut

sarang-semut

sarang-semut

Kandungan
a. flavonoid
b. antioksidan

Manfaat
a. menjaga kesehatan tubuh
b. meningkatkan daya tahan tubuh
c. menyembuhkan AIDS
d. mencegah kanker dan tumor
e. meningkatkan daya tahan tubuh
f. memulihkan stamina tubuh
g. memulihkan gairan seksual
h. melancarkan dan meningkatkan keluaran ASI
i. menyembuhkan maag
j. menyembuhkan alergi hidung, mimisan, bersin-bersin
k. menyembuhkan rematik
l. mengatasi penyakit paru-paru dan TBC
m. menyembuhkan migrain
n. menyembuhkan nyeri haid
o. mengatasi keputihan
p. menyembuhkan gangguan fungsi ginjal dan prostat
q. menyembuhkan penyakit ambeien
r. menyembuhkan penyakit stroke

Manfaat sarang semut
Untuk mendapatkan manfaat sarang semut yang luar biasa, kita dapat mengonsumsi sarang semut setiap hari dalam jumlah secukupnya. Bila tidak mau ribet, cukup beli ekstraknya di toko-toko herbal dan dapat dikonsumsi sesuai aturan. Cara mengolahnya, siapkan sarang semut secukupnya. Potong kecil-kecil. Masukkan ke blender. Setelah itu, seduh dengan air panas. Saring dan tambahkan madu asli secukupnya.

Pohon Merah | Euphorbia pulcherrima

pohon-merah

pohon-merah

Nama daerah
Sumatra: denok, puring benggala; Jawa: kastuba, ki geulis (Sunda), godong racun, wit racun, racunan (Jawa), racun, kedapa (Bali)

Nama asing
Christmas flower, eastern flower, lobster flower, poinsettia

Uraian tanaman
Tanaman hias yang asalnya dari Mexico ini dapat ditemukan dari 1-1.400 m dpl, tetapi untuk mendapatkan warna daun yang cerah lebih cocok bila ditanam pada ketinggian sekitar 600 dpl.

Perdu tegak, tinggi 1,5-4 m, berkayu, bercabang, bergetah seperti susu. Daun tunggal, bertangkai, letak tersebar, bentuknya bulat telur sampai elips memanjang, yang terbesar kerapkali dengan 2-4 lekukan, ujung dan pangkal runcing, pertulangan menyirip, panjang 7-15 cm, lebar 2,5-6 cm, bagian bawah berambut halus, tangkai daun muda warnanya merah, setelah tua hijau. Bunga majemuk berbentuk cawan, dalam susunan yang khas disebut cyathium, keluar di ujung percabangan. Tiap cyathium berhadapan dengan daun pelindung yang besar, bentuk lanset, warnanya merah dan 1 kelenjar besar, pada sisi perut warnanya kuning oranye. Tangkai sari merah oranye. Buahnya buah kotak, panjang 1,5 cm, masih muda hijau, setelah tua cokelat. Biji bulat, cokelat.

Sekarang banyak varietasnya yang berasal dari Eropa, dan merupakan hasil pemuliaan. Tanaman lebih pendek, daun lebih lebar dengan warna daun pelindung bermacam-macam, seperti merah, putih, atau merah muda.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Pahit, sepat, sejuk, sedikit beracun. Perangsang muntah, melancarkan pengeluaran air susu ibu (galaktagog).

Kandungan kimia
Daun: alkaloid, saponin, lemak, amylodextrin
Batang: saponin, sulfur, lemak, amylodextrin, asam format, kanji

Bagian yang dipakai
Daun, bunga, atau seluruh tanaman

Kegunaan
Infeksi kulit, erysipelas
Melancarkan haid
ASI sedikit
Tulang patah
Bengkak karena terpukul
Luka luar

Pemakaian
Untuk minum: 10-15 g direbus
Pemakaian luar: secukupnya ditumbuk, ditempelkan ke bagian yang sakit

Cara pemakaian
Radang kulit, erysipelas: Daun secukupnya, dicuci bersih lalu ditumbuk sampai halus. Balurkan ke bagian tubuh yang sakit.
Melancarkan ASI: 10 g bunga dicuci lalu direbus, minum.

Som Jawa | Talinum puniculatum

som-jawa

som-jawa

SOM JAWA (Talinum paniculatum/acq Gaertn) memiliki nama lain, yaitu ginseng jawa (Melayu) dan nama Lokal gelang porslen. Tanaman ini bisa mencapai 60 cm, berbatang tegak dan Sebagian rebah ke samping, bercabang warna kecokelatan. Daun tunggal, bentuk bulat bundar sedikit oval, tepi rata, bagian pangkal tumpul, warna hijau cerah, licin. Bunga majemuk berwarna merah keunguan. Buah bulat kecil berwarna merah kecokelatan, bijinya sangat kecil, bulat berwarna hitam, bila beterbangan akan tumbuh menjadi tanaman baru. Akarnya berdaging tebal, biasa digunakan sebagai pengganti kolesom. Tanaman ini tumbuh pada ketinggian 5-1.250 m dpl dan merupakan terna tahunan, tegak, tinggi 30-60 cm, batang bercabang di bagian bawah dan pangkalnya mengeras. Berdasarkan hasil penelitian, kandungan zat yang terdapat pada tanaman som jawa dan telah dikctahui adalah tanin, saponin dan flavonoida.

CARA MENDAPATKAN SOM JAWA
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yangcukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 5-1.250 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DiGUNAKAN
Akar, daun

KHASIAT SOW JAWA
Akar berkhasiat mengatasi kondisi badan lemah, banyak berkeringat, pusing, lemah syahwat, batuk, TB paru, paru-paru lemah, nyeri lambung, diare, ngompol (enuresis), datang haid tidak teratur, keputihan, dan air susu ibu (ASI) sedikit. Daun berkhasiat untuk melancarkan pengeluaran ASI, bisul, dan kurang nafsu makan.

RESEP
Lemah syahwat
Akar som jawa sebanyak 50 g diiris tipis-tipis. Seduh dengan 3/4 cangkir air panas: Tambahkan sedikit brem, minum selagi hangat.

ASI sedikit, kurang nafsu makan
Daun som jawa segar secukupnya ditumis, lalu dimakan sebagai sayuran.

Bisul
Daun som jawa segar dicuci. Tambahkan gula merah secukupnya lalu digiling halus. Tempelkan pada bisul, lalu dibalut.

Catatan
Akar segar sebelum dipakai untuk pengobatan atau dikeringkan untuk penyimpanan, harus dikukus (diuapkan) terlebih dahulu. Pemakaian akar segar secara langsung bisa menyebabkan diare.

Akar, daun. Akar setelah dicuci lalu dikukus, baru dikeringkan untuk penyimpanan. Akar som jawa yang telah dikeringkan sebanyak 30 – 60 g direbus, minum. Untuk pemakaian luar, daun som jawa segar dicuci lalu dipipis. Tempelkan pada bagian tubuh yang sakit.

Bayam Duri | Amaranthus spinousus

bayam-duri

bayam-duri

Kandungan
a. amaranthin
b. rutin
c. spinasterol
d. hentriakontan
e. tannin
f. kalium nitrat
g. kalsium oksalat
h. garam fosfat
i. zat besi
j. vitamin A
k. vitamin C
l. vitamin B6
m. vitamin K
n. air

Manfaat
a. menyembuhkan kencing nanah
b. melancarkan kencing
c. mengatasi bronchitis
d. menyembuhkan demam
e. mengatasi bisul
f. menambah darah
g. meningkatkan produksi ASI
h. memperlancar haid

Labu Parang | Cucurbita moschata

labu-parang

Pumpkin Patch

Kandungan
a. cucurbitin
b. sterol
c. zat antiradang
d. selenium
e. molybdenum
f. mineral

Manfaat
a. membunuh cacing dalam usus
b. antiradang alami
c. antioksidan alami yang mencegah pertumbuhan kanker dan tumor.
d. meregenerasi sel hati dan ginjal
e. melancarkan buang air besar
f. mengatasi keracunan dalam tubuh
g. meningkatkan produksi ASI
h. mengatasi panas dalam pada anak
i. menguatkan hati dan ginjal
j. menyembuhkan panas dalam
k. menambah stamina dan daya tahan tubuh
l. membersihkan pencernaan
m. menurunkan kadar gula dalam darah

Kemangi | Ocimum basilicum

daun-kemangi

daun-kmangi

KEMANGI adalah tumbuhan tahunan yang tumbuh tegak dengan cabang yang banyak Tanaman ini berbentuk perdu yang tingginya dapat mencapai 100 cm. Bunganya tersusun di tandan yang tegak. Daunnya panjang, tegak, berbentuk taji atau bulat telur, berwarna hijau dan berbau harum. Ujung daun bisa tumpul atau bisa juga tajam, panjangnya mencapai 5 cm. Permukaan bergerigi atau juga rata. Merupakan terna kecil beraroma khas yang berasal dari kandungan sitral yang tinggi pada daun dan bunganya. Biasa dimakan sebagai lalap bersama-sama dengan kubis, irisan ketimun. Di Thailand dikenal sebagai manglak dan juga sering dijumpai dalam menu masakan setempat.

Spesies ini banyak terdapat di Asia dan Amerika. Di Pulau Jawa, kemangi/surawung ditandm di kobun, di pagar, di pinggir jalan, di lapangan, dan di huma. t ditanam sebagai tanaman yang dibudidayakan. Walapun demikian, hasil
tumbuhan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Asalnya belum diketahui secara pasti. Tumbuhan ini dapat tumbuh di dataran rendah hingga pada ketinggian 500 m dpl. Perkembangbiakan tumbuhan ini dapat dilakukan dengan biji.

CARA MENDAPATKAN KEMANGI
Perkembangbiakan tanaman ini dapat dilakukan dengan biji. Tumbuhan ini dapat tumbuh di dataran rendah hingga pada ketinggian 500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT KEMANGI
Daun kemangi mengandung zat yang mampu merangsang terbentuknya hormon androgen dan estrogen. Kemangi juga kaya akan betakaroten dan magnesium yang berfungsi menjaga dan memelihara kesehatan jantung Zat Flavonoid seperti orientin dan vicenin di dalam kemangi mampu melindungi struktur sel tubuh. Sedangkan flavonoid seperti sineole, mycene dan eugenol mempunyai manfaat sebagai antibiotik alami, antiperadangan, sebagai penenang (antidepresan), membantu mengatasi ejakulasi dini, merangsang aktivitas saraf pusat dan melebarkan pembuluh darah kapiler. Dapat dikonsumsi untuk memperbanyak ASI, mengobati encok dan penurun panas. Daun kemangi juga dapat meningkatkan jumlah air seni, menghilangkan masuk angin dan peluruh dahak. Konsumsi daun tanaman ini juga dapat mengatasi masalah bau mulut dan bau badan. Manfaat daun kemangi lainnya adalah sebagai pelawan bakteri yang alami sehingga bisa menangkal penyakit yang diakibatkan virus Basillus subtilis, Salmonella paratyph juga Proteus vulgaris. Getah kemangi dapat digunakan sebagai obat sariawan dan sakit telinga.

RESEP
Ejakulasi dini
Cuci bersih segenggam daun kemangi, seduh dengan air panas. Setelah dingin, minum sekaligus, cukup satu kali sehari. Bila anda suka lalap, maka bisa juga daun kemangi dikonsumsi secukupnya sebagai lalap.

Mengobati panu
Ambil segenggam daun kemangi dan cuci bersih, setelah itu haluskan. Beri sedikit air campuran kapur sirih dan selanjutnya balurkan pada bagian kulit yang terserang panu. Sebaiknya dilakukan dua kali dalam sehari.

Mengobati sariawan
Ambil daun kemangi kira-kira 50 helai dan cuci hingga bersih. Selanjutnya kunyah daun tersebut kurang lebih dua hingga tiga menit. Setelah halus, telah daun kemangi tersebut dan langsung minum air hangat. Untuk hasil maksimal, lakukan maksimal 3 kali dalam sehari.

Mengusir mual juga flu
Keringkan daun kemangi dan kemudian seduh layaknya teh. Minum air teh kemangi tersebut dua kali dalah sehari dan badan Anda akan sembuh dari mual serta menghalau flu datang.

Mengatasi bau mulut yang kurang sedap
Ambil daun kemangi, biji juga akarnya. Bersihkan dan kemudian seduh dengan air yang panas. Air seduhan tersebut bisa Anda tambahkan dengan gula merah atau madu. Minum air tersebut di setiap pagi sebelum beraktifitas.

Perut yang kembung dan masuk angin
Rebus daun kemangi dengan bawang merah yang kemudian dicampur dengan minyak kelapa. Ramuan tersebut segera dioleskan pada perut yang dirasa kembung.

Katuk | Sauropus androgynus

daun-katuk

daun-katuk

TANAMAN KATUK (Sauropus androgynus (L,) Merr.) termasuk famili Euphorbiaceae. Tanaman ini merupakan tanaman perdu, tinggi 2-5 m. Batang berkayu, bulat, bekas daun tampak jelas, tegak, daun muda berwarna hijau dan setelah tua berwarna cokelat kehijauan. Daun majemuk, bulat telur, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata, panjang 1-6 cm, lebar 1-4 cm, pertulangan menyirip, warna hijau. Bunga majemuk bentuk payung di ketiak daun, mahkota bulat telur, warna ungu. Buah buni, bulat, beruang tiga, diameter lebih kurang 1,5 mm, warna hijau keputih-putihan. Daun Katuk mengandung senyawa steroid, polifenol, quercetin dan kaempferol.

CARA MENDAPATKAN KATUK
Tanaman Katuk banyak dibudidayakan oleh petani di kebun-kebun juga di pekarangan rumah. Tanaman ini sangat mudah diperoleh di pasar sayuran. Perbanyakan tanaman Katuk dapat dilakukan dengan stek batang. Perawatannya tanaman ini cukup mudah, umumnya dipupuk menggunakan pupuk kandang ditambah dengan pupuk urea dan pupuk SP. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga 1.300 m dpl dan dapat beradaptasi dengan curah hujan yang sangat tinggi serta tanah berat. Tanaman katuk produktif pada cuaca hangat dan cenderung dorman pada cuaca dingin, tetapi kualitas produksi tanaman katuk dapat meningkat bila tanaman ternaungi sebagian.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan akar.

KHASIAT KATUK
Tanaman Katuk memiliki sifat khas manis, mendinginkan, dan membersihkan darah. Daun Katuk berkhasiat sebagai antipiretik, laktagog, menurunkan demam, pelancar asi dan memperbaiki suara yang parau sedangkan akarnya berkhasiat sebagai penurun demam dan obat luar untuk penyakit Lepra. Daun katuk juga memiliki aktivitas sebagai antioksidan, antimalaria, sitotoksik (membunuh sel kanker). Di Taiwan, konsumsi jus katuk segar sering digunakan untuk mengurangi berat badan, akan tetapi konsumsi juice tersebut selama 3 bulan berturut-turut dilaporkan dapat dapat menyebabkan obliterans bronchiolitis konstriktif atau penyakit pada saluran pernafasan dengan adanya luka dan peradangan.

RESEP
Demam dan kencing sedikit: akar katuk sebanyak 4 g ditambah air 110 ml, kemudian dibuat menjadi infus. Dimi-num 2 kali sehari, tiap kali minum 100 ml. Lama pengobatan diulang selama 4 hari.

Pelancar ASI: daun katuk segar beberapa helai, dibuat sayuran. Makan harus teratur dan dipilih makanan yang bergizi.

Jombang | Taraxacum officinale

jombang

jombang

Deskripsi
Terna menahun, tinggi 10-25 cm, seluruh bagian tumbuhan mengandung cairan, seperti susu. Daun berkumpul membentuk roset akar, bagian pangkal rebah menutup tanah. Daun tunggal, berbentuk lanset sungsang, ujung runcing, pangkal menyempit menyerupai tangkai daun, tepi bergerigi tidak teratur, kadang berbagi sangt dalam, panjang 6-15 cm, lebar 2-3,5 cm, berwarna hijau, dilapisi rambut halus berwarna putih, berkelamin dua. Mahkota bunga berwarna kuning, diameter 2,5-3,5.Buahnya berbentuk tabung, berwarna putih. Akarnya panjang, tunggal, atau bercabang. Daun muda dapat dimakan sebagai lalap atau dibuat salad yang berkhasiat tonik.

Nama daerah
Randa taplak, jombang (Jawa)

Kandungan
Taraxol, taraxicin, taraxasterol, b-amyrin, stigmasterol, b-sitosterol, choline, levulin, pectin, inulin, kalsium, kalium, glukosa, fruktosa, β-sitoserol, 5a-stigmast 7-en-3 β-ol, asam folat dan vitamin C.

Khasiat
Antitoksik, peluruh kencing (diuretic), pereda panas (antipiretik), penguat lambung, meningkatkan nafsu makan (stomakik), melancarkan pengeluaran empedu ke usus (kolagoga), melancarkan pengeluaran ASI (laktagoga), laksatif ringan, dan menurunkan kadar gula darah (hipoglikemik).

Bagian yang digunakan
Herba dan akar segar maupun yang telah dikeringkan.

Pepaya | Carica papaya

pepaya

pepaya

Kandungan
a. air
b. protein
c. lemak
d. karbohidrat
e. serat
f. abu
g. kalsium
h. fosfor
i. besi
j. kalium
k. vitamin A
l. vitamin C
m. tiamin
n. niacin
o. riboflavin
p. sukrosa
q. glukosa
r. fruktosa
s. energi

Manfaat
a. mencegah gangguan jantung
b. melangsingkan tubuh
c. mempercantik kulit
d. menyembuhkan luka
e. mengeluarkan duri yang masuk ke dalam daging
f. memperlancar ASI

Kol | Brassica oleracea

kubis

kubis

Kandungan
a. sulforafan
b. histidine
c. asam amino

Manfaat
a. mengobati gatal akibat jamur candida
b. menurunkan kadar kolesterol dalam darah
c. mengatasi jamur di kulit kepala, kaki, dan tangan
d. mencegah radang otot
e. mengatasi nyeri sendi
f. melindungi tubuh dari radiasi
g. menghilangkan nyeri haid
h. melancarkan ASI
i. mencegah perkembangan tumor dan kanker
j. membersihkan saluran pencernaan
k. sebagai penetral saat mabuk akibat minuman keras

Turi | Sesbania grandiflora

turi

turi

Turi umumnya ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias, di tepi jalan sebagai pohon pelindung atau ditanam sebagai tanaman pembatas pekarangan. Tanaman ini dapat ditemukan di bawah 1.200 dpl.

Pohon “kurus” berumur pendek, tinggi 5-12 m, ranting kerapkali menggantung. Kulit luar berwarna kelabu hingga kecokelatan, tidak rata, dengan alur membujur dan melintang tidak beraturan, lapisan gabus mudah terkelupas. Di bagian dalam berair dan sedikit berlendir. Percabangan baru keluar setelah tinggi tanaman sekitar 5 m. Berdaun majemuk yang letaknya tersebar, dengan daun penumpu yang panjangnya 0,5-1 cm. Panjang daun 20-30 cm, menyirip genap, dengan 20-40 pasang anak daun yang bertangkai pendek. Helaian anak daun berbentuk jorong memanjang, tepi rata, panjang 3-4 cm, lebar 0,8-1,5 cm. Bunganya besar dalam tandan yang keluar dari ketiak daun, letaknya menggantung dengan 2-4 bunga yang bertangkai, kuncupnya berbentuk sabit, panjangnya 7-9 cm. Bila mekar, bunganya berbentuk kupu-kupu. Ada 2 varietas, yang berbunga putih dan berbunga merah. Buah bentuk polong yang menggantung, berbentuk pita dengan sekat antara, panjang 20-55 cm, lebar 7-8 mm. Biji 15-50, letak melintang di dalam polong. Akarnya berbintil-bintil, berisi bakteri yang dapat memanfaatkan nitrogen, sehingga bisa menyuburkan tanah.

Daun, bunga, dan polong muda dapat dimakan sebagai sayur atau dipecel. Daun muda setelah dikukus kadang dimakan oleh ibu yang sedang menyusui, untuk menambah produksi ASI, walaupun baunya tidak enak dan berlendir. Bunganya gurih dan manis. Biasanya bunga berwarna putih yang dikukus dan dimakan sebagai pecel. Daun dan ranting muda juga merupakan makanan ternak yang kaya protein. Turi juga dipakai sebagai pupuk hijau.

Daunnya mengandung saponin sehingga dapat digunakan sebagai pengganti sabun setelah diremas-remas dalam air untuk mencuci pakaian. Sari kulit batang pohon turi digunakan untuk menguatkan dan mewarnai jala ikan. Kulit batang turi merah kadang dijual dengan nama kayu timor.

Turi berbunga merah lebih banyak dipakai dalam pengobatan, karena memang lebih berkhasiat. Mungkin kadar taninnya lebih tinggi, sehingga lebih manjur untuk pengobatan luka ataupun disentri. Perbanyakan dengan biji atau stek batang.

Jahe Merah | Amomum zingiber

jahe-merah

jahe-merah

Kandungan:

minyak gingerol
minyak terbang
limonene
cineole
dehydrogingerdione
gingerdione
arginine
Alpha linolenic acid
asphartic
Betha-sitosterol
Caprylic-acid
capsaicin
Chlorogenic acid
farnesal
farnesene
farnesol

Manfaat:
a. meningkatkan kebugaran tubuh
b. meningkatkan kemampuan ereksi bagi pria
c. mengatasi ejakulasi dini bagi laki-laki
d. membersihkan saluran pencernaan
e. mengobati influenza
f. merangsang keluarnya ASI pada ibu menyusui
g. mencegah kemandulan
h. mencegah proses penuaan
i. menghangatkan badan
j. mengobati batuk
k. mengatasi luka lama yang tak kunjung sembuh
l. mengatasi gigitan ular berbisa
m. menyembuhkan penyakit kolera
n. mengatasi rematik
o. mencegah osteoporosis
p. menyembuhkan stroke
q. menyembuhkan asma

Pare | Momordica charantia L

pare

pare

Pare banyak terdapat di daerah tropika, tumbuh baik di dataran rendah dan dapat ditemukan tumbuh liar di tanah telantar, tegalan, dibudidayakan atau ditanam di pekarangna dengan dirambatkan di pagar, untuk diambil buahnya. Tanaman ini tidak memerlukan banyak sinar matahari, sehingga dapat tumbuh subur di temapt-tempat yang agka terlindung.

Tanaman setahun merambat atau memanjat dengan alat pembelit atau sulur berbentuk spiral, banyak bercabang, berbau tidak enak. Batang berusuk lima, panjang 2-5 m, yang muda berambut rapat. Daun tunggal, bertangkai yang panjangnya 1,5-5,3 cm, letak berseling, bentuknya bulat panjang, dengan panjang 3,5-8,5 cm, lebar 4 cm, berbagi menjari 5-7, pangkal berbentuk jantung, warnanya hijau tua. Tajuk bergigi kasar sampai berlekuk menyirip. Bunga tunggal, berkelamin dua dalam satu pohon, bertangkai panjang, berwarna kuning. Buah bulat memanjang, dengan 8-10 rusuk memanjang, berbintil-bintil tidak beraturan, panjangnya 8-30 cm, rasanya pahit. Warna buah hijau, bila masak menjadi oranye yang pecah dengan 3 katup. Biji banyak, cokelat kekuningan, bentuknya pipih memanjang, keras.

Ada 3 jenis tanaman pare, yaitu pare gajih, pare kodok, dan pare hutan. Pare gajih berdaging tebal. Pare gajih berdaging tebal, warnanya hijau muda atau keputihan. Bentuknya besar dan panjang dan rasanya tidak begitu pahit. Pare kodok buahnya bulat pendek, rasanya pahit. Pare hutan adalah pare yang tumbuh liar, buahnya kecil-kecil dan rasanya pahit. Untuk memperoleh buah yang panjang dan lurus, biasanya pada ujung buah yang masih kecil digantungkan batu. Daun dari pare yang tumbuh liar, dinamakan daun tundung. Daun ini dikatakan lebih berkhasiat bila digunakan untuk pengobatan.

Daun dan buahnya yang masih muda dimakan sebagai lalap mentah atau setelah dikukus terlebih dulu, dimasak sebagai sayuran, tumis, sambal goreng, gado-gado, dan sebagainya. Tanamna ini juga dapat digunakan untuk membunuh serangga. Perbanyakan dengan biji.

Kegunaan:
Buah:
batuk, radang tenggorok
haus karena panas dalam
mata sakit dan merah
demam, malaria
pingsan karena kepanasan (heartstroke)
menambah nafsu makan
kencing manis
disentri
rematik
memperlancar ASI
nyeri haid
sariawan
infeksi cacing gelang

Bunga
pencernaan terganggu

Daun:
cacingan
luka, abses, bisul
erysipelas
terlambat haid
sembelit
sakit liver
demam
melancarkan ASI
sifilis, kencing nanah

Secang | Caesalpinia sappan

secang

secang

SECANG (Caesalpinia sappan) termasuk ke dalam famili Caesalpiniaceae. Nama lokal tanaman ini yaitu Secang (Sunda); Kayu Secang, Soga Jawa (Jawa); Sappa Wood (Inggris). Secang merupakan tumbuhan perdu atau pohon kecil dengan tinggi pohon mencapai 5-10 m, batang dan percabangannya berduri tempel yang bentuknya bengkok dan letaknya tersebar, batang bulat, berwarna hijau kecokelatan. Daun majemuk menyirip ganda dengan panjang sekitar 25-40 cm, jumlah anak daun 10-20 pasangj yang letaknya berhadapan. Anak daun tidak bertangkai, bentuknya lonjong, pangkal rompang, ujung bulat, tepi rata dan hampir sejajar, panjang 10-25 mm, lebar 3-11 mm, berwarna hijau. Bunganya merupakan bunga majemuk berbentuk malai, keluar dari ujung tangkai dengan panjang 10-40 cm, mahkota bentuk tabung, berwarna kuning. Buahnya buah polong, panjang 8-10 cm, lebar 3-4 cm, ujung seperti paruh berisi 3-4 biji, bila masak berwarna hitam. Biji bulat memanjang, panjang 15-18 mm, lebar 8-1 1 mm, tebal 5-7 mm, berwarna kuning kecokelatan. Kayu Secang dapat mulai dipanen pada saat berumur 1-2 tahun. Kayu secang bewarna jingga (brazilin) saat awal setelah ditebang dan dengan cepat berubah warna menjadi merah (brazilein) karena terekspos dengan oksigen. Kayunya bila direbus memberi warna merah gading muda, dapat) digunakan untuk pengecatan, memberi warna pada bahan anyaman, kue, minuman, atau sebagai tinta. Ekstrak kayu secang juga digunakan sebagai indikator asam basal karena pada suasana asam brazilin bewarna kuning (pH 2-5) dan pada suasana basal brazilein bewarna merah (pH 6-7). Tanaman ini dapat diperbanyak dengan biji atau stek batang.

Secang memiliki rasa sepat tidak berbau. Kandungan senyawa kimia dalam kayu Secang yaitu asam galat, tanin, resin, resorsin, brazilin, brazilein, d-alfa-felandrene,l oscimene, minyak atsiri. Daun Secang mengandung 0,16%-0,20% minyak atsiri yang berbau enak dan hampir tidak berwarna.

CARA MENDAPATKAN SECANG
Secang menyenangi tempat terbuka sampai ketinggian 1.000 m dpl, seperti di daerah pegunungan yang berbatu tetapi tidak terlalu dingin. Secang tumbuh liar dan kadang Ditanam sebagai tanaman pagar atau pembatas kebun. Perbanyakan tanaman dengan biji.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Kayunya yang telah dikeringkan

KHASIAT SECANG
Ekstrak kayu secang secara tradisional digunakan sebagai obat diabetes oleh masyarakat di Kalimantan Barat. Selain itu, Secang juga banyak digunakan untuk mengatasi penyakit diare, disentri, batu darah (TBC), luka dalam, sifilis, muntah darah, berak darah, luka berdarah, memar berdarah, malaria, tetanus, tumor, radang selaput lendir mata, menghentikan perdarahan, pembersih darah, pengelat, penawar racun dan antiseptik.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kayu Secang memiliki aktivitas farmakologi seperti relaksasi pembuluh darah, antiaterosklerosis (anti penebalan dinding arteri), analgesik (penahan sakit), anti hipoglikemik (antigula darah rendah), antiperadangan, sitotoksik (senyawa yang bersifat toksik yang dapat digunakan sebagai obat untuk menghambat dan menghentikan pertumbuhan sel kanker dan tumor dalam tubuh), antibakteri, antivirus, dan antioksidan. Senyawa fenol yang terkenal dengan kemampuan antioksidan yang terdapat pada kayu secang umumnya adalah homoisoflavonoid dan komponen turunannya, protosappanin A, protosappanin B, brazilin, dan brazilein. Senyawa tersebut memiliki kemampuan antioksidan yang berbeda-beda. Ekstrak kayu secang, protosappanin A dan protosappanin B menunjukkan inhibisi yang lebih besar terhadap MDA dan hidrogen peroksida sedangkan brazilein menunjukkan kemampuan dalam menangkap radikal hidroksil.

Ekstrak metanol dari kayu secang menunjukkan aktivitas antihiperglikemik dengan metode toleransi glukosa. Senyawa bioaktif yang berperan sebagai penurun gula darah yaitu brazilin. Selain itu, senyawa kaesalpin P, sappankalkon, 3-deoksisappanon, n-azilin, dan protosappanin A telah diidentifikasi sebagai inhibitor terhadap enzim aldosa reduktase yang dapat menyebabkan komplikasi pada diabetes.

RESEP
Pada umumnya, untuk pemakaian Secang yaitu dengan merebus 3-9 g kayu Secang kemudian diminum. Sedangkan untuk pemakaian luar, kayu direbus dan airnya iigunakan untuk mencuci luka, luka berdarah atau dipakai untuk merambang mata yang meradang.

Pembersih darah
Kayu Secang ditambah ketumbar dan daun trawas, kemudian direbus dengan air. Air rebusan diminum.

Diare/mencret
5 g kayu dipotong kecil-kecil lalu direbus dengan 2 gelas air bersih selama 15 menit. Setelah dingin disaring, dibagi menjadi 2 bagian. Air rebusan diminum pagi dan sore hari.

Batuk darah pada TBC
1½ jari kayu Secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, kemudian direbus dengan 4 gelas air bersih sampai tersisa menjadi 2¼ gelas. Setelah dingin disaring dan dimum. Sehari 3 kali ¾ gelas.

Radang selaput lendir mata
2 jari kayuecang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, kemudian direbus dengan 3 gelas a bersih sampai tersisa menjadi 1½ gelas. Setelah dingin disaring, airnya dipakai untuk merambang mata yang sakit.

Buang air besar berdarah
1 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, kemudian direbus dengan 3 gelas aisampai tersisa menjadi 1½ gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum dengan madu seperlunya. Sehari 2 kali ¾ gelas.

Murbei | Morus alba

murbei

murbei

MURBEI dengan nama latin Morus alba merupakan tanaman perdu atau pohon yang tumbuh tegak bila tidak dipotong namun dapat menjadi gemang besar bila tunas &>mpingnya dipotong. Tinggi tanaman murbei tidak lebih dari 15 m. Daun murbei Merupakan daun sederhana berbentuk cuping dan bergerigi di bagian tepi. Buah mtirbei merupakan buah majemuk dengan panjang 2-3 cm, berwarna merah bila masih muda dan ungu kehitaman bila tua dan dapat dimakan.

CARA MENDAPAT MURBEI
Tanaman ini dapat ditemukan di Indonesia. Tunas yang dipotong dapat ditanam.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah, daun, akar, kulit

KHASIAT MURBEI
Akar dan kulit murbei digunakan untuk menyembuhkan kencing darah. Akarnva mengandung senyawa flavonoid yang mampu menghambat pertumbuhan virus. Akar murbei juga baik untuk penderita diabetes. Daunnya dimakan sebagai sayur untuk menambah produksi air susu ibu dan juga digunakan untuk menyembuhkan luka. Daun murbei juga memiliki efek untuk memutihkan kulit, mencegah radikal bebas, mencegah leukemia, dapat menurunkan kadar kolesterol jahat pada darah, dan baik untuk usus. Buah murbei memiliki kadar antioksidan yang tinggi dan dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida serum darah.

RESEP
Akar atau kulit murbei dimasak dengan adas pulasari dan kayu sandel untuk menyembuhkan kencing darah.

Daun murbei dioles dengan minyak kelapa dan dibuat layu di atas api lalu diremas- remas. Hasil remasan ini dibalurkan pada luka.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by