bronkitis

Bronchitis

Ramuan 1

9-15 g akar dan daun kering kemuning atau 30-60 g daun kemuning segar

Rebus lalu minum.

Sawi Tanah | Nasturtium montanum

sawi-tanah

sawi-tanah

Kandungan
a. zat antiracun
b. rorifone
c. rorifamide

Manfaat
a. mengatasi radang saluran napas
b. mengatasi batuk dan TBC
c. menyembuhkan panas
d. menyembuhkan penyakit campak
e. mengatasi rematik
f. mengatasi sakit tenggorokan
g. menyembuhkan hepatitis
h. menyembuhkan penyakit bisul
i. menyembuhkan memar dan luka
j. mengatasi gigitan serangga

Ramuan tradisional mengobati berbagai penyakit

sawi tanah secukupnya
air secukupnya

Cuci bersih, rebus sampai mendidih. Saring dan dinginkan. Minum dengan takaran 2 gelas (500 cc) setiap hari hingga sembuh. Dapat juga sawi tanah dijemur sampai kering, kemudian ditumbuk halus dan bila mau digunakan tinggal diseduh dengan air panas seperti menyeduh teh.

Sedangkan untuk pengobatan luar seperti untuk menyembuhkan gigitan serangga, mengatasi luka dan memar, cukup ambil daun sawi tanah secukupnya dan tumbuk halus, setelah itu tempelkan pada bagian yang terkena gigitan serangga atau luka.

Senggugu | Clerodendron serratum

senggugu

senggugu

TANAMAN ini termasuk familia Verbenceae. Tumbuh liar pada tempat-tempat terbuki atau agak terlindung, bisa ditemukan di hutan sekunder, padang alang-alang, pinggi. kampung, tepi jalan atau dekat air yang tanahnya agak lembap dari dataran rendab sampai 1.700 m dpl. Senggugu diduga tumbuhan asli Asia tropik. Perdu tegak, tinggi 1-3 m, batang berongga, berbongkol besar, akar warnanya abu kehitaman. Daun tunggal, tebal dan kaku, bertangkai pendek, letak berhadapan, bentuk bundar telur sampai lanset, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi tajam, pertulangan menyirip, kedua permukaan berambut halus, panjang 8-30 cm, lebar 4 -14 cm, warnanya hijau. Perbungaan majemuk bentuk malai yang panjangnya 6-40 cm, warnanya putih keunguan, keluar dari ujung-ujung tangkai. Buah buni, bulat telur, masih muda hijau, setelah tua hitam. Perbanyakan dengan biji.

KHASIAT SENGGUGU
Menjernihkan suara, batuk, sesak napas (asma), memar, rematik, radang saluran napas (bronkhitis), tulang patah (faktur), bisul, perut busung, cacingan, malaria, tenaga setelah melahirkan, digigit ular, anti bakteri dan antiinflamasi.

RESEP
Seluruh tumbuhan sebanyak 10 – 15 g direbus atau digiling menjadi bubuk dan diseduh, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, daun segar ditumbuk sampai lumat lalu ditempelkan ke tempat yang sakit atau daun segar direbus, airnya untuk mencuci luka.

Menjernihkan suara: Akar senggugu sebanyak 10 g ditumbuk halus. Tambahkan ½ cangkir air masak sambil diremas morata. Peras dan saring, lalu minum sekaligus.

Asma, bronkitis, sukar kencing: Akar senggugu sebanyak 10 g diiris tipis-tipis lalu diseduh dengan secangkir air panas. Setelah dingin, diminum.

Borok berair: Daun segar secukupnya direbus. Setelah dingin airnya dipakai untuk mencuci borok.

Rematik: Daun senggugu segar ditumbuk dengan adas pulasari atau daun senggugu muda diremas halus dengan sedikit kapur. Baban tersebut lalu dibalurkan di tempat yang sakit.

Perut busung, cacingan: Daun senggugu, temulawak, dan sedikit garam diseduh dengan secangkir air panas. Setelah dingin disaring, lalu minum sekaligus.

Batuk: Buah senggugu dikunyah dengan sirih, airnya ditelan. Atau buahnya sebanyak 2 buah dicuci bersih lalu dikunyah perlahan-Iahan, dan telan. Setelah itu, minumlah air hangat.

Kompri | Symphytum officinale L. Em.

kompri

kompri

KOMPRI merupakan tumbuhan yang tumbuh di tanah basah seperti di pinggir aliran air (selokan atau sungai). Banyak ditemukan di daerah Eropa barat dan Asia. Di Indonesia kompri biasa ditanam dalam pot atau di kebun sebagai tumbuhan obat. Kompri merupakan tanaman herba yang membentuk rumpun dengan tinggi 20-50 cm. Daun kompri merupakan daun tunggal, berbentuk bulat telur dengan ujung dan i pangkal runcing, tepinya rata. Permukaan daun berambut kasar. Daun berukuran panjang 27-50 cm dan lebar 4,5-14 cm. Pertulangan daun menyirip, pelepah tumbuh berseling pada pangkal membentuk roset akar, warnanya hijau. Bunga majemuk, berbentuk corong berwarna putih kekuningan. Buah kompri berbentuk bulat, tiap buah terdiri atas 4 biji. Biji berbentuk bulat berukuran kecil, keras, dan berwarna hitam. Daun muda bisa dimakan sebagai sayuran. Bagian tanaman yang digunakan untuk obat ialah bagian daun dan akar.

CARA MENDAPAT TANAMAN KOMPRI
Tanaman kompri diperbanyak melalui pemisahan akar. Tanaman ini tumbuh dengan baik pada daerah dengan suhu dingin. Perbanyakan dengan pemisahan akar.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan akar

KHASIAT KOMPRI
Ekstrak akar kompri dilaporkan berkhasiat dalam pengobatan osteoarthritis. Penelitian lain yang dilakukan melaporkan bahwa zat aktif pada kompri bersifat dapat menghambat proliferasi sel kanker hati, namun add juga penelitian yang melaporkan kompri memiliki efek toksik terhadap hati. Kompri dilaporkan dapat mengobati luka bakar.

Secara empiris kompri digunakan untuk mengobati rematik, pegal linu, diare, nyeri ulu hati, kanker payudara, bronkitis, luka memar, diabetes, patah tulang, hipertensi, radang usus, sakit lambung, batuk, amandel, kencing berdarah, dan wasir berdarah.

RESEP
Rematik
15 g daun muda segar yang dicuci, lalu dipotong kecil-kecil, dan dimakan sebagai lalapan. Daun dapat juga dihaluskan, dan dibubuhkan pada bagian yang sakit.

Luka
Akar kompri, sebanyak 1 ibu jari akar kompri segar dipotong, lalu direbus dengan gelas air,
dan airnya diminum.

Payudara bengkak dan patah tulang
Haluskan akar kompri segar lalu bubuhkan pada payudara yang bengkak.

Bronkitis dan batuk berdahak
Rebusan 25 g akar kompri segar.

Catatan: Pemakaian berlebih dapat menyebabkan keracunan dan kerusakan hati.

Bunga Kenop | Gomphrena globosa

bunga-kenop

bunga-kenop

Nama daerah
Indonesia: bunga kenop, kembang puter, ratnapakala; Jawa: adas-adasan, gundul; Gorontalo: taimantulu

Uraian tanaman
Herba tahunan tinggi 60 cm atau lebih, berambut. Ditanam di halaman sebagai tanaman hias atau tumbuh liar di ladang-ladang yang cukup mendapat sinar matahari sampai setinggi lebih kurang 1.400 m dpl. Berasal dari Amerika dan Asia. Batang hijau kemerahan, berambut, membesar pada ruas percabangan. Daun duduk berhadapan, bertangkai, bentuk daun bulat telur sungsang sampai memanjang dengan panjang 5-10 cm, lebar 2-5 cm, ujung meruncing warna hijau berambut kasar di bagian atas dan halus di bagian bawah. Warna rambut putih. Bunga bentuk bonggol, warna merah tua keungu-unguan, speerti bola. Ada yang berwarna putih.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa manis, netral, antibatuk, menghilangkan sesak napas, pengobatan radang mata.

Kandungan kimia
Gomphresin I, II, III, IV

Bagian yang dipakai: Bunga atau seluruh tanaman, segar, atau dikeringkan.

Kegunaan
asthma bronchial, radang saluran napas akut dan menahun
batuk rejan
radang mata, sakit kepala
panas pada anak, mimpi buruk
disentri

Pemakaian
9-15 g, rebus

Pemakaian luar
Tanaman segar dilumatkan, dipakai pada bagian tubuh yang sakit atau direbus, untuk cuci. Dipakai untuk luka terpukul atau koreng.

Cara pemakaian
Asthma bronchial
Buang air kecil tidak lancar 3-10 g bunga direbus, minum
Panas pada anak (karena gangguan lever) 7-14 kuntum mawar segar diminum
Disentri: 10 kuntum bunga segar ditambah arak kuning, rebus, minum
Bronkitis kronis: sudah dibuat obat suntik, dimasukkan pada titik akupunktur. 10% penderita timbul rasa kering di tenggorokan setelah mendapat suntikan, tetapi hanya sementara.

Patikan Kebo | Euphorbia horta

patikan-kebo

patikan-kebo

PATIKAN KEBO (Euphorbia hirta L.) termasuk ke dalam famili tumbuhan Euphorbiaceae. Tumbuhan ini dapat ditemukan di kebun, pinggir sawah, lapangan, pekarangan rumah. Getah tumbuhan dapat digunakan untuk mengobati mata yang merah karena penyakit belekan atau glaukoma. Di Indonesia tumbuhan ini dikenal scbagai gelang susu, nanangkaan (Sunda), kukon-kukon (Jawa), sosononga (Maluku). Selain itu di Melayu dikenal sebagai gelang susu, Filipina (gatas-gatas) dan Cina (Da fei yang cao).

Tanaman ini memiliki masa tumbuh selama 2-4 bulan, batang tegak atau tegak ujung rebah dengan tinggi 0,06 – 0,6 m, bergetah susu (putih). Penampang batang berbentuk bulat dengan buku membengkak, bergetah putih, ujung batang berambut, memiliki dua helai lembaran daun kecil yang bentuk paku berfungsi melindungi kuncup yang masih muda. Daun berbentuk tunggal berhadapan, bentuk bulat memanjang, runcing atau tumpul, dengan bercak ungu, berambut tersebar, permukaan bawah berambut panjang. Bunga berada di ketiak daun, cyanthium dalam susunan cymes, bentuk kepala, involukurm dengan rambut. Tangkai bunga gundul. Deskripsi benang sari idalah 5 gerombol, dalam susunan tangga seling, putih kekuningan. putik: bakal buah Terambut, biji kecil berwarna cokelat.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT PATIKAN KEBO
Penelitian yang telah dilakukan melaporkan bahwa ekstrak etanol Euphorbia hirta lemiliki aktivitas antimikroba tertinggi terhadap bakteri Salmonella typhi (bakteri enyebab penyakit tifus). Ekstrak daun, batang, bunga dan akar Euphorbia hirta memiliki aktivitas antioksidan dengan urutan aktivitas antioksidan tertinggi adalah daun, bunga, akar, dan batang. Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa ekstrak daun Euphorbia hirta memiliki aktivitas larvasida dan pupisida pada vektor nyamuk malaria Anopheh stephensi

Secara empiris patikan kebo biasanya digunakan untuk pengobatan asma dan gangguan penglihatan, obat batuk dan sariawan. Di Nigeria tanaman ini digunakai untuk penyembuhan luka, pengobatan yang disebabkan oleh mikroba antara lain gonorhhoea, disentri.

RESEP
Influenza: Daun patikan kebo Yi genggam dicuci lalu direbus dengan air bersih 2 gelas sehingga hanya tinggal kira-kira ¾-nya, sesudah dingin disaring lalu diminum dengan madu seperlunya (2 x sehari masing-masing ¾ gelas).

Bronchitis: Daun patikan kebo 1/3 genggam, dicuci bersih lalu digiling halus-halus, diberi air masak ¾ cangkir dan madu 1 sendok makan, diperas dan disaring lalu diminum (2 x sehari).

Batuk: 20 g daun segar direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit (dihitung setela mulai mendidih). Hasil rebusan disaring dan diminum sehari dua kali masing masing setengah gelas.

Disentri. Patikan kebo 15 – 24 g ditambah gula pasir (bila berdarah) atau gula enai (bila berlendir), tambah air secukupnya, ditim, minum.

Melancarkan kencing. Tanaman segar 30- 60 g, tambah air secukupnya, rebus, minum 2 x sehari.

Bronkhitis. Lumatkan herba Patikan Kebo segar yang belum berbunga 10 g ditambah air secukupnya, setelah itu diperas. Cara pemakaian: Diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. Lama pengobatan: Konsumsi rutin selama 14 hari.

Abses/Radang payudara. Patikan kebo segar 60 g ditambah 120 g tahu putih, d tim, makan.

Thypus abdominalis. Herba segar 30-150 g direbus dengan air secukupnya diminum 3 kali sehari.

Tinea pedis, eksim. Herba segar 90 g ditambah 1/2 liter alkohol 70 %, direndam 3- hari, untuk cuci.

Radang ginjal ( Pyelitis, nephritis ). Tanaman kering 6-9 g atau segar 30 – 60 g, rebus, minum.

Radang tenggorok. Daun secukupnya, diseduh dengan air panas, pakai untuk kumur-kumur.

Asma. 1 genggam daun patikan kebo kering, direbus dengan 2-3 gelas air hingga mendidih, disaring dan diminum 2 kali sehari ½ gelas, pagi dan sore.

Radang kelenjar susu atau payudara bengkak: Satu genggam daun patikan kebo dan 2 sendok kedelai direbus dengan 3-5 gelas air hingga mendidih. Dinginkan, disaring, dan diminum 2 kali sehari 1 cangkir.

Temu Mangga | Curcuma mangga

temu-mangga

temu-mangga

TEMU MANGGA (Curcuma mangga) merupakan tanaman semak. Ketinggian tumbuhnya mencapai 110 cm. Tanaman ini hanya memiliki batang semu, yang sebenarnya merupakan susunan pelepah daun. Daunnya berbentuk bulat lonjong dengan warna hijau. Panjangnya mencapai 45 cm dan lebarnya 12,5 cm. Sementara itu, bunganya bertandan dan berwarna dominan putih. Tanaman ini memiliki rimpang. Bentuknya bulat telur. Warnanya kuning pucat. Sifatnya renyah dan mudah patah. Aromanya mirip wortel, serta rasanya seperti gabungan mangga dan wortel.

Temu mangga mengandung senyawa kimia di antaranya alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin tetapi tidak mengandung steroid, triterpenoid maupun kuinon.

CARA MENDAPATKAN TEMUMANGGA
Perbanyakan tanaman dengan rimpang. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 100-600 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Rimpang

KHASIAT TEMUMANGGA
Sebagai penurun panas (antipiretik), penangkal racun (antitoksik), pencahar (laksatif), dan antioksidan. mengatasi kanker, sakit perut, mengecilkan rahim setelah melahirkan, mengurangi lemak perut, menambah nafsu makan, menguatkan syahwat, gatal-gatal pada vagina, gatal- gatal (pruiritis), luka, sesak nafas (asma), radang saluran nafas (bronkitis), demam, kembung, dan masuk angin. Selain itu itu memiliki efek farmakologi sebagai antiinflamasi, dan analgesik.

RESEP
Pengecil rahim: cuci bersih 100 g rimpang temu mangga segar, kemudian diparut. Peras hasil parutan, lalu saring airnya. Minum air hasil saringan sekaligus.

Penambah nafsu makan: cuci bersih 25 g rimpang temu mangga. Tumbuk rimpang hingga halus, lalu ditambahkan 2 gelas air matang. Saring ramuan. Minum air hasil saringan sehari 2 kali.

Pencegah kanker: cuci bersih 100 g rimpang temu mangga segar, lalu parut. Peras hasil parutan, lalu saring airnya. Minum air hasil saringan sekaligus.

Bunga Merak | Caesalpinia pulcherrima (L.) Sw.

bunga-merak

bunga-merak

KEMBANG merak merupakan tanaman yang sering tumbuh di pekarangan maupun tumbuh liar disekitar kita, memiliki bunga cerah berwarna merah kekuningan. Habitus berupa perdu yang memiliki tinggi 2-4 m bercabang banyak dengan ranting berduri tempel, batang berwarna putih, padat dan Iiat. Daun majemuk menyiripgenap ganda dua berbentuk sungsang, ujung bulat, pangkal menyempit, berwarna hijau kebiruan. Buah bunga merak berbentuk polong, pipih, panjang, dapat dimakan serta berwarna hitam.

CARA MENDAPATKAN BUNGA MERAK
Perbanyakan tanaman biji. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman iar yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Bunga, daun

KHASIAT BUNGA MERAK
Bunga merak memiliki khasiat melancarkan peredaran darah, abortivum (obat yang digunakan untuk menggugurkan kehamilan) dan peluruh haid. Daun bunga merak dapat digunakan sebagai pencahar, batu ginjal, demam malaria, tumor, asma, penyakit kulit, bronchitis dan anti peradangan. (Wanita hamil dilarang meminum rebusan bunga ini).

Bayam Duri | Amaranthus spinousus

bayam-duri

bayam-duri

Kandungan
a. amaranthin
b. rutin
c. spinasterol
d. hentriakontan
e. tannin
f. kalium nitrat
g. kalsium oksalat
h. garam fosfat
i. zat besi
j. vitamin A
k. vitamin C
l. vitamin B6
m. vitamin K
n. air

Manfaat
a. menyembuhkan kencing nanah
b. melancarkan kencing
c. mengatasi bronchitis
d. menyembuhkan demam
e. mengatasi bisul
f. menambah darah
g. meningkatkan produksi ASI
h. memperlancar haid

Gandarusa | Justicia gendarusa

gandarusa

gandarusa

GANDARUSA (Justicia gendamssa, Burm.f.) dikenal juga dengan nama Handarusa (Sunda), Gandarusa, tetean, trus (jawa),; Ghandharusa (Madura), Gandarisa (Bima), Puli (Ternate).; Besi-besi (Aceh), gandarusa (Melayu).; Bo gu dan (China). Tanaman ini berupa semak, pada umumnya ditanam sebagai pasar hidup atau tumbuh liar di hutan, tanggul sungai atau dipelihara sebagai tanaman obat. Di Jawa tumbuh pada ketinggian 1-500 m dpl. Tumbuh tegak, tinggi dapat mencapai 2 m. Tanaman ini batangnya mengandung sedikit racun alkaloid dan pahit.

CARA MENDAPATKAN GANDARUSA
Perbanyakan tanaman dengan stek. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Seluruh bagian tanaman

KHASIAT GANDARUSA
Tanaman gandarusa dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti luka terpukul (memar), tulang patah, rematik, bisul, penyakit mata, demam, bronchitis, borok, koreng dan sakit kepala. Tanaman ini juga digunakan sebagai bahan kontrasepsi pada pria di masyarakat Sentani Irian Jaya. Selain itu memiliki efek antioksidan, antiinflamator, analgesik, dan hepatoprotektife (penjaga fungsi hati).

RESEP
Pemakaian: 15-30 g, direbus atau ditumbuk kemudian diperas dan diminum airnya Kulit pohon dipakai untuk merangsang muntah, daun dapat digunakan untuk membunuh serangga.

Pemakaian luar: Tanaman segar dilumatkan, tempelkan ke tempat yang sakit. Tanaman segar direbus, airnya untuk cuci.

Seledri | Apium graveolens

seledri

seledri

 

SELEDRI dengan nama botani Apium graveolens L. merupakan jenis tanaman sayuran yang banyak dibudidayakan di daerah yang berhawa sejuk. Seledri berasal dari daerah subtropik Eropa dan Asia, yang ditemukan pada ketinggian di atas 900 m dpl. Daerah yang banyak ditanami seledri di Pulau Jawa antara lain Cipanas, Pangalengan, Bandungan, Pujon, Batu dan di Pulau Sumatra seperti Brastagi. Ciri-ciri seledri yaitu batangnya tidak berkayu, pendek, bersegi, beralur membujur dan berwarna hijau pucat. Daun tersusun majemuk dengan tangkai panjang dan berwarna hijau mengkilat. Bunganya tersusun majemuk berkarang, berukuran kecil, dan berwarna putih kehijauan. Buahnya kecil-kecil berwarna cokelat gelap. Seledri diklasifikasikan menjadi tiga kelompok yaitu seledri daun (A. gravcolens L var. secalinum Alef.) yang batang dan daunnya relatif kecil, dipanen dengan cara dicabut bersama akarnya atau dipotong tangkainya, seledri potong (A. graveolens L. var sylvestre Alef.) yang batang dan daunnya relatif besar, dipanen dengan cara memotong batangnya, dan seledri berumbi (A. graveolens L. var rapaceum Alef.), yang batang dan daunnya relatif besar, dipanen hanya daunnya. Di Indonesia umumnya petani menanam seledri daun dan potongan.

CARA MENDAPAT SELEDRI
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 1.000-1400 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, tangkai, batang, akar

KHASIAT SELEDRI
Semua bagian dari tanaman seledri memiliki khasiat sebagai obat. Akar seledri khasiat sebagai stomakik dan diuretik, sedangkan buah dan bijinya berkhasiat sebagai antispasmodic menurunkan kadar asam urat darah, antirematik, diuretik peluruh kencing), karminatif (peluruh kentut atau perut kembung), afrosidisiak (bahan yang bisa berfungsi meningkatkan libido atau seksualitas), dan sedatife (penenang). Herba seledri memiliki rasa manis, berbau aromatik, sedikit pedas, dan sifatnya sejuk berkhasiat sebagai tonik, stomakik (meningkatkan nafsu makan), hipotensif (penurui tekanan darah), penghenti pendarahan (hemostatis), diuretik, peluruh haid, karminatif mengeluarkan asam urat darah yang tinggi, pembersih darah, memperbaiki fungs hormon yang terganggu. Beberapa penelitian menunjukkan seledri memiliki aktivitas seperti hepatoprotektif (penjaga fungsi hati), antioksidan, menurunkan kolesterol. antijamur dsb

RESEP
Mengobati mata kering: daun seledri, daun bayam dan daun kelor disiapkan yanj masih segar, kira-kira ⅓ genggam dan dicuci bersih. Kesemua daun kemudiar ditumbuk sampai halus dengan ditambah sedikit garam dapur Tambahkan dengar sedikit air matang kira-kira ⅓ gelas dan kemudian aduk dan saring. Minum ail perasan tersebut 3 kali sehari.

Tekanan darah tinggi: sebanyak 100 g daun seledri yang masih segar yang masil lengkap dengan batang dan akarnya dicuci bersih. Tumbuk hingga halus lalu tambahkan 1 gelas air dan kemudian direbus. Setelah dingin, sari seledri tersebu dibagi dua untuk diminum pagi dan sore hari.

Obat batuk: daun seledri yang masih segar dan masih utuh lengkap dengan batang dan akarnya dipotong secukupnya. Rebus seledri dengan 3 gelas air hingga mendidib lalu disaring. Biarkan air rebusan hingga dingin dan setelahnya tambahkan madu lebah secukupnya. Bagi dua bagian rebusan tersebut untuk diminum pada pagi dan sore hari.

Menyuburkan Rambut: sebanyak 7-10 tangkai daun seledri yang bersih ditumbuk sampai halus. Setelah melakukan keramas, gosokkan tumbukan daun soledir ke kulit kepala dan rambut secara merata sambil dipijat ringan. Setelah selesai bungkus rambut dengan handuk selama kurang lebih 1 jam. Bilas rambut dengan air bersih. Lakukan seminggu sekali.

Menurunkan Kolesterol: sebanyak 30 g akar seledri dicuci sampai bersih, lalu rebus dalam 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin kemudian disaring dan sarinya diminum sekaligus.

Mengatasi Alergi: sebanyak 2 batang seledri, 3 buah wortel ukuran sedang, dan 1 buah umbi bit ukuran sedang dicuci bersih dan kemudian dibuat jus. Minum jus tersebut sekaligus waktu perut kosong. Lakukan dua kali sehari.

Kolik dan Sakit Perut: sediakan 60 g seledri segar, 1 ruas jari tangan jahe merah, dan sepotong gula aren. Rebus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1A gelas. Setelah dingin kemudian disaring dan sarinya diminum sekaligus.

Bronkitis: cuci 60 g seledri segar, 10 g kulit jeruk mandarin kering, dan 25 g gula aren hingga bersih. Setelah dipotong-potong, masukkan ke dalam panci email, tambahkan 3 gelas air bersih dan rebus hingga tersisa setengahnya. Setelah 1 dingin, saring dan airnya dibagi untuk dua kali minum, pagi dan sore.

Rematik: sejumlah 1 tangkai seledri dicuci, dilalap mentah setiap kali makan.

Wajah berminyak: sebanyak 3 batang seledri dicuci, diiris kecil-kecil. Seduh danl tutupi. Biarkan dingin, lalu simpan di lemari es. Menjelang tidur malam, oleskanj sari seledri ke wajah yang sudah bersih. Setelah kering baru muka dibilas. lakukan dengan teratur.

Asma: sejumlah 3 tangkai seledri, 9 daun randu/kapuk dicuci, dilumatkan. Beri gula aren, sedikit garam dan ½ gelas air. Aduk rata, saring. Diminum sebelum sarapan 3 hari berturut-turut.

Selada | Lactuca sativa

selada

selada

Kandungan
a. vitamin A
b. vitamin C
c. vitamin E
d. betakaroten
e. seng
f. asam folat
g. magnesium
h. kalsium
i. mangaan
j. yodium
k. kobalt
l. fosfor
m. potassium
n. natrium

Manfaat
a. menjaga keseimbangan tubuh
b. mengatasi insomnia
c. menjaga kesehatan paru-paru
d. mencegah penyakit kanker
e. mencegah penyakit hati
f. mencegah terjadinya stroke
g. mengatasi anemia
h. mengatasi bronkitis

Ramuan tradisional mengobati berbagai penyakit
Selada biasanya dikenali sebagai penghias salad dan jarang digunakan secara khusus untuk masakan atau sayur. Oleh karena itu, kalau ingin mendapatkan manfaat selada yang luar biasa, sebaiknya mengonsumsinya secara rutin. Tidak harus dikonsumsi mentah, tetapi dapat disayur, dijus dengan buah dan sayur lainnya, dengan tambahan madu murni dn lain-lain.

Pegagan | Centella aquatica

pegagan

pegagan

PEGAGAN juga disebut tapak kuda karena daunnya mirip tapal kaki kuda. Terna menahun bernama latin Centella aquatica itu berlubang lunak, ramping dcngan tunas-tunas panjang berakar. Memiliki rimpang pendek dan stolon-stolon merayap sepanjang 80 cm, akar keluar dari setiap bonggol, dan banyak bercabang. Banyak orang mengenal tanaman asal Asia tropik itu sebagai pegagan. Ada juga yang menyebutnya antanan (Sunda), pacul goang (Jawa Tengah), regedeg (Yogya), gan-ganan (Madura), taidaah (Bali), wisu-wisu (Makasar), cipu balawo (Bugis), Dogauke (Papua), dan sarowati (Halmahera).

Pegagan memiliki kandungan asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, brahminoside, madasiatic acid, meso- inositol, centelloside, carotenoids, hydrocotylin, vellarine, tanin serta garam mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium dan besi. Senyawa glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside merupakan antilepra dan penyembuh luka yang sangat luar biasa. Zat vellarine yang terdapat dalam tanaman ini memberikan efek rasa pahit.

CARA MENDAPAT PEGAGAN
Perbanyakan dengan stolon. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian 200-1.400 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun.

KHASIAT PEGAGAN
Khasiat pegagan antara lain sebagai obat antiinfeksi, antitoksik, penurun panas, peluruh kemih, penenang dan tonik.

Tanaman ini digunakan sebagai obat tradisional mengobati demam, bronkhitis, flek paru, asma, batuk darah, meningkatkan daya ingat, pembengkakan liver, hipertensi, asam urat tinggi, infeksi saluran kemih, prostat, wasir, jerawat, campak, dan lepra.

Tanaman ini memiliki efek antiinflamasi, antibiotik, antidemam, antidiuretik, dan leratolitik. Bahkan kemampuan antibiotik dan antiinflamasinya tergolong tinggi hingga berguna pula sebagai antibakteri. Tak heran jika pegagan efektif mengatasi peradangan jaringan tubuh. Mulai dari luka, lepra, radang tenggorok, radang lambung, hingga disentri. Karena khasiatnya sebagai antiinflamasi pula sehingga ia mulai dilirik sebagai bahan baku salep untuk mengobati luka, seperti salep Medicazol. Bahkan salep ini kini sangat akrab dikenal para dokter bedah di berbagai rumah sakit.

RESEP
Untuk mengobati radang organ dalam tubuh, diminum sari daun tanamannya Caranya, 1 kg daun segar ditumbuk halus, kemudian ditambah 0,5 liter air mata diperas, lalu disaring. Perasan itulah yang diminum. Meski dapat dibuat simplisia daun kering, namun paling baik menggunakan tanaman segar, sebab jika dikeringkan khasiat tanaman akan berkurang.

Sambiloto | Andrographis paniculata (Ness)

sambiloto

sambiloto

TANAMAN sambiloto (Andrographispaniculata (Ness) merupakan salah satu bahan obat tradisional yang telah dikenal sejak abad 18 dan banyak dijumpai hampir di seluru nusantara. Sambiloto dikenal dengan nama daerah, antara lain ki oray atau ki peura (Jawa Barat), bidara, takilo, sambiloto (Jawa Tengah dan Jawa Timur), atau pepaitan atau ampadu (Sumatera). Daun dan percabangannya mengandung laktone yang terdiri dari deoksiandrografolid, andrografolid (zat pahit), neoandrografolid, 14-deoksi-11-12 didehidroandrografolid, dan homoandrografolid. Selain itu terdapat flavonoid, alka keton, aldehid, mineral (kalium, kalsium, natrium), asam kersik, dan damar. Zat ak’ andrografolid berkhasiat sebagai hepatoprotektbr (melindungi sel hati dari zat toksik

CARA MENDAPATKAN SAMBILOTO
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama d gulma, pemupukan serta menyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumb dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan batang.

KHASIAT SAMBILOTO Masyarakat memanfaatkan bagian tajuk (daun dan batang) tumbuhan sambiloto sebagai bahan obat tradisional untuk obat penguat, demam, kolera, diabetes, sakit, influensa dan bronchitis. Selain itu mengobati hepatitis, infeksi saluran empedu, disentri basiler, tifoid, diare, radang amandel (tonsilitis), abses paru, radang paru (pneumonia), radang saluran napas (bronkhitis), radang ginjal akut (pielonefritis akut), radang telinga tengah (OMA), radang usus buntu, sakit gigi, malaria, kencing nanah (gonore), IB paru, skrofuloderma, batuk rejan (pertusis), sesak napas (asma), darah tinggi (hipertensi kusta, leptospirosis, keracunan jamur, singkong, tempe bongkrek, makanan laut, kanker, penyakit trofoblas seperti kehamilan anggur (mola hidatidosa) dan penyakit trofoblas ganas (tumor trofoblas), serta tumor paru.

RESEP
Tifoid
Daun sambiloto segar sebanyak 10-15 lembar direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.

Disentri basiler, diare, radang saluran napas, radang paru
Herba kering sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Air rebusannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Disentri
Herba krokot segar (Portulaca oleracea) sebanyak 500 g diuapkan selama 3-4 menit, lalu ditumbuk dan diporas. Air perasan yang terkumpul ditambahkan bubuk kering sambiloto sebanyak 10 g sambil diaduk. Campuran tersebut lalu diminum, sehari 3 kali masing-masing 1/3 bagian.

Influenza, sakit kepala, demam
Bubuk kering sambiloto sebanyak 1 g diseduh dengan cangkir air panas. Setelah dingin diminum sekaligus, Lakukan 3-4 kali sehari.

Demam
Daun sambiloto segar sebanyak 1 genggam ditumbuk. Tambahkan 1/2 cangkir air bersih, saring lalu minum sekaligus. Daun segar yang digiling halus juga bisa digunakan sebagai tapal badan yang panas.

TB paru
Daun sambiloto kering digiling menjadi bubuk. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk rata lalu dibuat pil dengan diameter 0,5 cm. Pil ini lalu diminum dengan air matang. Sehari 2-3 kali, setiap kali minum 15 – 30 pil.

Batuk rejan (pertusis), darah tinggi
Daun sambiloto segar sebanyak 5-7 lembar diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk. Setelah dingin minum sekaligus. Lakukan sehari 3 kali.

Radang paru, radang mulut, tonsilitis
Bubuk kering herba sambiloto sebanyak 3 – 4,5 g diseduh dengan air panas. Setelah dingin tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus.

Faringitis
Herba sambiloto segar sebanyak 9 g dicuci lalu dibilas dengan air matang. Bahan tersebut lalu dikunyah dan aimya ditelan.

Hidung berlendir (rinorea), infeksi telinga tengah (OMA), sakit gigi
Herba sambiloto segar sebanyak 9 -15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari @ 1/2 gelas. Untuk OMA, herba segar dicuci lalu digiling halus dan diperas. Airnya digunakan untuk tetes telinga.

Kencing manis
Daun sambiloto segar sebanyak ½ genggam dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sehabis makan, 3 kali sehari @ ¾ gelas.

Kencing nanah
Sebanyak 3 tangkai sambilo, direbus, disaring, lalu diminum airnya.

Kenanga | Cananga odorata

kenanga

kenanga

Kandungan
a. asam benzoat
b. farnesol
c. geraniol
d. minyak atsiri

Manfaat
a. mengatasi asma
b. menyembuhkan malaria
c. menyembuhkan bronkitis
d. jamu sehat setelah melahirkan

Ramuan tradisional menyembuhkan berbagai penyakit
Bahan:
bunga kenanga yang telah dikeringkan secukupnya
250 cc air mendidih

Cara membuat:
Masukkan bunga kenanga dalam air mendidih, tutup rapat dan diamkan selama 30 menit. Setelah itu, saring dan minum secara teratur setiap hari. Lakukan sampai sembuh. Cara ini juga yang dilakukan untuk menyembuhkan penyakit asma, bronkitis, dan sebagai jamu sehat setelah melahirkan.

Temulawak | Curcuma xanthorrhiza roxb

temulawak

temulawak

Kandungan
a. fellandrean
b. turmerol
c. minyak atsiri
d. kamfer
e. glucosida
f. foluymetik karbinol

Manfaat
a. mengatasi jerawat
b. antiradang
c. antiracun empedu
d. mencegah penyakit ginjal
e. mencegah sembelit
f. menambah nafsu makan
g. mengatasi sakit cangkrang
h. menyembuhkan cacar air
i. menyembuhkan sariawan
j. meningkatkan produksi ASI
k. mengatasi asma
l. mengatasi penyakit limfa
m. mengatasi sakit pinggang
n. menyembuhkan sakit kepala dan masuk angin
o. mengatasi maag
p. mengatasi nyeri haid
q. menghilangkan bau anyir saat haid

Ginkgo Biloba

ginkgo-biloba

ginkgo-biloba

Ginkgo biloba atau pak ko adalah biji dari tanaman berkhasiat yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Walaupun ginkgo biloba berasal dari Asia, jenis biji ini banyak dimanfaatkan di Amerika, Jerman, dan negara-negara maju lainnya. Di negara-negara tersebut ginkgo biloba telah dijadikan tablet dan pil. Hasil penelitian ahli menerangkan bahwa ginkgo biloba dapat meningkatkan sirkulasi darah ke otak. Oleh karena itu, ginkgo biloba dapat mencegah stroke, memperbaiki daya ingat, dan mencegah pikun. Ahli lainnya telah membuktikan bahwa ginkgo biloba berhasil mengatasi impotensi, khususnya gangguan ereksi. Khasiat lainnya adalah mencegah pikun, beser mani, keputihan, memperlancar suplai darah penis, mengatasi asma, stroke, radang tenggorokan, disentri, diare, lever, demam, bronkitis, kurang nafsu makan, meningkatkan fungsi ginjal, membasmi cacing, menghilangkan flek-flek hitam, menghaluskan kulit, melancarkan peredaran darah, mengatasi ejakulasi dini, menurunkan kolesterol, dan lain-lain.

Saga | Abrus precatorius

saga

daun saga

Tanaman saga berupa perdu merambat, membelit dengan panjang 6-9 m. Batang bulat, berkayu, percabangan simpodial (percabangan tumbuhan antara batang pokok dengan percabangannya sulit dibedakan atau ditentukan), bila masih muda warnanya hijau dan setelah tua berwarna hijau kecokelatan. Daun majemuk, berselang-seling, menyirip ganjil, anak daun 8-18 pasang, bentuk daun bulat telur, ujung meruncing dan pangkalnya bulat, tepi daun rata dengan panjang 6-25 mm dan lebar 3-8 mm, berwarna hijau. Bunga majemuk, berbentuk tandan, bagian bawah berkelamin dua, bagian atas hanya terdiri dari bunga jantan, kelopak bunga bergerigi pendek, berbulu, berwarna hijau, benang sari menyatu pada tabung, panjang tangkai sari ±1 cm, berwarna putih, warna kepala sari kuning, tajuk bunga bersayap, berkuku pendek, lebar ±1 cm, pangkal bunga berlekatan pada tabung sari, berwarna ungu muda hingga kemerah-merahan. Buah polong, panjangnya 2-5 cm, jumlah buah 3-6 buah dan berwarna hijau. Bentuk biji bulat telur, keras, panjangnya 6-7 mm dan tebalnya 4-5 mm, warnanya merah bernoda hitam. Akar tunggang dan berwarna cokelat kotor.

Saga memiliki kandungan kimia seperti abrine, precatorine, chline, trigoneline, squelene dan asam galat. Saga memiliki rasa pedas, pahit dan sangat beracun (biji).

CARA MENDAPATKAN SAGA

Cara budidaya dengan biji vang dipelihara dengan sangat mudah yaitu dengan penyiraman yang cukup, menjaga kelembaban serta dengan sedikit pemupukan. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 1-1.000 m dpl, pada berbagai macam tanah, dengan curah hujan 1.500-4.500 mm/tahun.memerlukan sedikit atau sebagian naungan.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Biji, akar, daun.

KHASIAT SAGA
Tumbuhan saga berkhasiat sebagai obat sariawan, obat batuk dan obat radang tenggorokan serta epilepsi. Selain itu saga juga memiliki aktivitas sebagai analgesik (obat penahan sakit), anthelmintik (obat untuk menghancurkan cacing atau parasit), anti bakteri, anti diare, anti jamur, anti peradangan, antipasmidik (obat untuk mengobati gejala seperti nyeri dan kejang pada sindrom iritasi usus), anti tumor dan anti virus.

Daun saga berfungsi sebagai penyejuk pada kulit dan selaput lendir, akar sebagai emetikum atau perangsang muntah, akar dan batang berfungsi sebagai anti radang, diuretic (dapat meningkatkan produksi air kencing).

RESEP
Biji, akar, dan daun saga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku obat, sedangkan biji saga sangat beracun sehingga perlu kehati-hatian dalam penggunaannya.

1. Infeksi cendawan, scabies, radang kulit bernanah, dan eksim
Ambil biji saga secukupnya, cucu bersih, dan tumbuk halus. Setelah halus tambahkan minyak kelapa atau VCO ke dalam biji saga yang sudah ditumbuk, dan aduk hingga rata. Setelah itu oleskan ke bagian tubuh yang sakit.

2. Hepatitis dan sakit tenggorokan
Cuci bersih 17 g akar dan batang setelah dipotong potong menjadi bagian yang kecil, dan rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring rebusan, dan minum 2 kali sehari masing masing ½ gelas.

3. Serak dan amandel
Cuci segar 7 g daun segar dan 4 g daun kering, seduh dengan Vicangkir air mendidih, dan diamkan beberapa saat. Ketika dingin saring seduhan dan minum sekaligus. Gunakan 2 kali sehari dengan dosis yang sama.

4. Bronkitis
Cuci bersih 17 g daun segar dan rebus dengan 2 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring hasil rebusan, dan minum 1 kali sehari masing masing 1 gelas selama 7 hari.

5. Batuk pada anak
Cuci bersih segenggam penuh daun saga termasuk tangkainya, sebutir bawang merah, 3 butir adas, sepotong kecil kayu pulosari, dan gula batu secukupnya. Tambahkan bahan bahan dengan 2 gelas air, dan rebus selama 15 menit. Setelah dingin saring ramuan, dan minum airnya.

Cempaka Putih | Michelia alba

cempaka-putih

cempaka-putih

DIKENAL juga dengan kantil (Jawa), cempaka bodas (Sunda), campaka (Madura), jeumpa gadeng (Aceh) campaka putieh (Minangkabau), sampaka mopusi (Mongondow), bunga eja kebo (Makasar), bunga eja mapute (Bugis), capaka bobudo (Ternate), capaka bobulo (Tidore).

Pohon cempaka putih (Michelia alba Dc) mempunyai tinggi yang mampu mencapai 30 m dan mempunyai batang yang berkayu. Pada ranting-ranting pohon cempaka putih biasanya ditumbuhi bulu-bulu halus berwarna keabu-abuan. Daunnya tunggal berbentuk bulat telur dan berwarna hijau. Tangkai daun lumayan panjang, mencapai hampir separuh panjang daunnya. Cempaka putih mempunyai bunga berwarna putih yang memiliki bau harum yang khas.

Tanaman yang dimitoskan sebagai rumah kuntilanak ini jarang ditemukan mempunyai buah karena itu perbanyakan dilakukan secara vegetatif.

CARA MENDAPATKAN CEMPAKA PUTIH
Tanaman yang dimitoskan sebagai rumah kuntilanak ini jarang ditemukan mempunyai buah karena itu perbanyakan dilakukan secara vegetatif dengan distek atau dicangkok.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Bunga, daun, batang dan akar

KHASIAT CEMPAKA PUTIH
Cempaka putih memiliki sifat khas manis, pedas, dan menghangatkan. Tumbuhan ini sering digunakan pada pengobatan tradisional sebagai obat maag atau asam lambung, penghilang bau mulut, dan obat gatal yang ditimbulkan oleh mikroba. Bunga berkhasiat sebagai antimikroba , mengobati bronkhitis, batuk, demam prostat dan keputihan. Daun mengandung alkaloid mikelarbina dan liriodenina untuk mengobati bronkhitis, infeksi saluran kemih, diuretik dan sebagai antioksidan. Batangnya digunakan untuk mengobati demam, sipilis, gonorrhea dan malaria. Akar untuk infeksi saluran kemih, mengobati sinusitis, batuk rejan dan berdahak.

RESEP
Cara penyiapan bunga direbus dengan airnya dipakai untuk mandi, pemakaian dalam 15-30 g daun atau bunga kering, direbus lalu airnya diminum

Sinusitis
30 g bunga cempaka putih kering, 30 g daun mint/menthol, 2 batang daun bawang putih direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 o airnya diminum untuk 2 kali sehari masing-masing 200 cc.

Vertigo (kepala pusing)
5-7 kuntum bunga cempaka putih kering direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, kemudian airnya diminum selagi hangat.

Perut kembung
5 kuntum bunga cempaka putih, 5 g kulit jeruk keprok atau jeruk mandarin kering, 3 butir kapulaga, 15 g jahe direbus dengan 700 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian disaring dan diminum selagi hangat.

Keputihan
30 g bunga cempaka putih kering, 60 g jali (direndam dahulu hingga lembut), 15 g kulit delima kering direbus dengan air secukupnya dan air rebusannya diminum selagi hangat sedangkan jalinya dimakan.

Radang saluran pernapasan
15 g daun cempaka putih, 15 g pahap (umbi bunga lili), 5 g kulit jeruk mandarin kering direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc lalu airnya diminum selagi hangat; atau 15 g bunga cempaka putih kering ditambahkan air secukupnya lalu ditim, kemudian airnya ditambahkan madu secukupnya dan diminum selagi hangat. Lakukan secara teratur.

Pembesaran prostat
30 g daun cempaka putih kering, 30 g daun kumis kucing segar, dan 30 g daun sendok segar direbus dengan air 700 cc hingga tersisa 300 cc, lalu airnya diminum selagi hangat.

Batuk rejan, batuk berdahak
5-7 kuntum bunga cempaka putih, 10 g jahe, 10 g kulit jeruk mandarin kering direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc,tambahkan madu secukupnya dan diminum Lakukan dua kali sehari masing-masing 150 cc.

Kemuning | Murraya paniculata

kemuning

kemuning

KEMUNING dengan nama latin Murraya paniculata merupakan tumbuhan semak yang dapat mencapai tinggi 7 m. Daun kemuning seperti daun jeruk yang kecil. Permukaan daun kemuning licin mengilap dengan warna hijau. Batang kemuning keras dengan percabangan yang banyak. Bunga kemuning harum dengan petal berwarna putih dengan panjang 12-18 mm. Buahnya berwarna hijau saat muda dan berwarna merah sampai jingga jika sudah matang.

CARA MENDAPATKAN KEMUNING
Kemuning banyak digunakan sebagai tanaman pagar di Indonesia.

KHASIAT KEMUNING
Secara tradisional, kemuning digunakan untuk radang buah zakar, radang saluran nafas, infeksi saluran kencing, meluruhkan lemak, rematik, untuk mengatasi gigitan ular berbisa. Kemuning secara ilmiah dilaporkan merupakan agen anti-implantasi, antikesuburan (antikehamilan), antinosiseptif, antibakteri, antikanker, dan juga antioksidan.

RESEP
1. Sebanyak 9-15 g akar dan daun kering kemuning atau 30-60 g daun kemuning segar
direbus, lalu diminum untuk mengatasi radang saluran nafas seperti bronchitis. 2 Untuk mengatasi bisul sebanyak 30 g akar kemuning kering dicuci dan dipotong, lalu direbus dengan 3 gelas air hingga menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by