avocado

Alpukat | Persea americana

alpukat

alpukat

Kandungan
a. lemak
b. vitamin A
c. riboflavin (vitamin B2)
d. niacin (vitamin B3)
e. vitamin B6
f. vitamin C
g. vitamin E
h. karoten
i. mineral kalium
j. natrium
k. omega 9
l. folat
m. potassium
n. oleic acid
o. protein
p. zat besi
q. tembaga

Manfaat
a. Melindungi tubuh dari penyakit yang berhubungan dengan kolesterol, tekanan darah, dan jantung
b. Bermanfaat dalam pencegahan dan pengobatan kanker prostat dan kanker payudara. Para peneliti telah membuktikan bahwa racun yang terdapat dalam alpukat mampu membunuh sel penyebab kanker. Disebut racun karena memberi dampak yang besar terhadap jaringan dan otot jantung
c. Banyak mengandung mineral, misalnya potassium, kalsium, vitamin C, vitamin K, dan serat yang bai untuk diet.
d. Oleic acid yang terdapat di dalam alpukat dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah
e. Potassium di dalam alpukat bermanfaat menurunkan tekanan darah
f. Sodium berfungsi untuk mengurangi risiko tekanan darah tinggi dan stroke
g. Meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap carotenoid.
h. Digunakan untuk mengobati penyakit yang berhubungan dengan pencernaan dan peredaran darah.
i. Mengatasi tumit kering dan pecah-pecah
j. Mengatasi mata lelah
k. Menghitamkan rambut.
l. Mengatasi batu ginjal
m. Mengatasi sakit punggung
n. Mengawasi sariawan
o. Menghaluskan kulit

Avocado | Persea americana

avokad

alpukat

ALPUKAT merupakan tanaman dengan tinggi mencapai 20 m dengan daun berukuran 12 hingga 25 cm. Tanaman alpukat memiliki nama latin Persea gratissima atau Persea americana. Tanaman ini berasal dari Amerika Tengah namun saat ini banyak tumbuh di negara tropis dan subtropis. Tanaman ini memiliki bunga berwarna hijau kekuningan. Buah alpukat memiliki kulit berwarna hijau atau kecokelatan dengan daging buah yang bertekstur lembut, berwarna hijau muda pada bagian dekat kulit dan kuning pada bagian dekat bijinya.

Hampir seluruh bagian tanaman ini bermanfaat, daun, daging buah, maupun bijinya. Alpukat akan berkembang sangat baik pada lingkungan tanah yang tidak terlalu basah namun di awal pertumbuhannya tanaman ini tidak tahan dengan sinar matahari yang intensif sehingga memerlukan naungan. Setelah pohon alpukat berumur 2-3 tahun naungan dapat dikurangi agar pohon alpukat mendapatkan sinar matahari untuk dapat berbunga dan berbuah.

Cara Mendapat Tanaman Alpukat
Tanaman ini dapat diperbanyak melalui biji maupun melalui cangkok.

Bagian Tanaman yang Digunakan
Daun, daging buah, maupun biji.

Khasiat Alpukat
Buah mentah alpukat mengandung senyawa derivat alkohol yang aktif sebagai antibakteri. Beberapa senyawa derivat alkohol yang diisolasi dari ekstrak etil asetat buah alpukat mentah tersebut menghambat bakteri penyebab penyakit TBC, yaitu Mycobacterium tuberculosis secara in vitro dengan nilai MIC bervariasi pada 24 hingga 35.7 µg/ml. Buah alpukat berpotensi sebagai antiproliferasi sel kanker. Buah alpukat mengandung vitamin B6 dan asam folat, yang membantu mengatur kadar homocysteine yang berkaitan dengan kesehatan jantung. Asam folat juga dapat melindungi dari serangan stroke dan berkorelasi dengan pencegahan caat lahir. Alpukat juga mengandung vitamin E, Glutathione dan lemak tak jenuh yang membantu menjaga kesehatan jantung. Buah alpukat mengandung beta-sitosterol yang telah terbukti efektif dalam menurunkan kadar kolesterol darah total, menurunkan LDL (kolesterol buruk). Kandungan oksidan (senyawa polyphenol flavonoids) pada alpukat sangat bermanfaat dalam mencegah penuaan, menangkal serangan radikal bebas, mengurangi risiko gangguan inflamasi dan degeneratif. Glutathione dalam alpukat mungkin meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperlambat proses penuaan, dan mendorong sistem saraf yang sehat. Buah alpukat juga banyak digunakan untuk perawatan kulit.

Daun alpukat memiliki aktivitas analgesik (penahan sakit) dan antiinflamasi (antiperadangan), vasorelaksan, memiliki aktivitas antidiabetes, menurunkan kadar kolesterol, memiliki aktivitas antioksidan, dan glikosida pada daun alpukat memiliki aktivitas menurunkan tekanan darah.

Secara empiris, daun alpukat digunakan untuk mengobati kencing batu, darah tinggi, sakit kepala, nyeri saraf, sakit pinggang, nyeri lambung, saluran napas membengkak, dan menstruasi tidak teratur.

Ekstrak biji alpukat memiliki aktivitas aglutinasi dan secara empiris digunakan untuk mengobati sakit gigi dan kencing manis.

Sifat Kimiawi dan Efek Farmakologis:
Daun: rasa pahit, kelat. Peluruh kencing.
Biji: antiradang, menghilangkan sakit.

Kandungan Kimia:
Buah dan daun mengandung saponin, alkaloida dan flavonoids. Buah juga mengandung tanin dan daun mengandung polifenol.

Bagian yang Dipakai:
Daging buah, daun, biji.

Kegunaan:
Daging buah:
Sariawan.
Melembabkan kulit kering.

Daun:
Kencing batu.
Darah tinggi sakit kepala.
Menstruasi tidak teratur.

Biji:
Sakit gigi.
Kencing manis.

Pemakaian:
Untuk minum: 3-6 lembar daun.

Pemakaian Luar:

Daging buah secukupnya dilumatkan, dipakai untuk masker. Daun untuk pemakaian setempat, biji digiling halus menjadi serbuk untuk menghilangkan rasa sakit

Cara Pemakaian:
Sariawan: Sebuah isi alpokat yang sudah masak diljeri 2 sendok makan madu murni, diaduk merata lalu dimakan. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Kencing batu: 4 lembar daun alpokat, 3 buah rimpang teki, 5 tangkai daun randu, setengah biji pinang, 1 buah pala, 3 jari gula enau, dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3 x 3/4 gelas.

Darah tinggi: 3 lembar daun alpokat dicuci bersih lalu diseduh dengan 1 gelas air panas. Setelah dingin diminum sekaligus.

Kulit muka kering: Buah diambil isinya lalu dilumatkan sampai seperti bubur. Dipakai untuk masker, dengan cara memoles muka yang kering. Muka dibasuh dengan air setelah lapisan masker alpokat tersebut mengering.

Sakit gigi berlubang: Lubang pada gigi dimasukkan bubuk biji alpokat.

Bengkak karena peradangan: Bubuk dari biji secukupnya ditambah sedikit air sampai menjadi adonan seperti bubur, balurkan kebagian tubuh yang sakit.

Kencing manis: Biji dipanggang di atas api lalu dipotong kecil-kecil dengan golok, kemudian digodok dengan air bersih sampai airnya menjadi coklat. Saring, minum setelah dingin.

Teh daun alpokat baik untuk menghilangkan rasa sakit kepala, nyeri lambung, bengkak pada saluran napas, rasa nyeri syaraf (Neuralgia) dan datang haid tidak teratur.