asthma treatment

Asma | Asthma

Ramuan 1

3 siung bawang putih, tumbuk halus
1 sendok makan madu
gula batu

Minum setiap pagi sampai sembuh.

Amis-amisan | Houttuynia cordata

amis-amisan

amis-amisan

AMIS-AMISAN (Houttuynia cordata thunb) dalam pengobatan tradisional Tiongkok digunakan sebagai bahan jamu. Sedangkan tunas yang muda dapat dimanfaatkan sebagai sayuran. Sesuai namanya, tumbuhan ini memiliki ciri khas berbau amis. Tanaman ini tersebar di Asia Tenggara, Asia Timur dan sebagian wilayah Asia Selatan. Amis-amisan merupakan tumbuhan liar di tepi-tepi rawa, hutan-hutan basah atau di tepi sungai, pada ketinggian 100 m sampai 9(X) m dpl. Dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah mulai dari tanah borpasir yang ringan sampai tanah berat berliat. Berbunga pada bulan Juni sampai September. Waktu panen yang tepat bulan September sampai November. Bagian yang digunakan adalah daun atau seluruh tanaman dalam keadaan segar atau setelah dikeringkan. Daun dan batang amis-amisan mengandung saponin, kardenolin dan polifenol.

CARA MENDAPATKAN AMIS-AMISAN
Perbanyakan tanaman dengan stek batang. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan, serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Seluruh bagian tanaman

KHASIAT AMIS-AMISAN
Antiasma, anti-bakteri, mengobati influenza dan anti-radang. Memiliki potensi untuk anti-HIV.

RESEP
Asma: seluruh bagian tanaman amis-amisan segar sebanyak 30 g, dicuci dan direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, lalu disaring dan setelah dingin, diminum sekaligus. Hal tersebut dilakukan sehari sebanyak 2-3 kali.

Obat pilek: daun amis-amisan segar sebanyak 30 g, dicuci dan direbus dengan 400 ml air sampai mendidih selama 15 menit, lalu disaring dan setelah dingin, diminum sekaligus. Hal tersebut dilakukan sehari sebanyak 2-3 kali pagi dan sore.

Kol Banda | Pisonia alba

kol-banda

kol-banda

Nama daerah
Jawa: Kol banda (Sunda, Jawa), Nusatenggara: safe (Roti), hale (Flores), motong (Solor), hali (Alor), sayor bulan (Timor); Sulawesi: kayu wulan, kayu bulan, kayu burang, kayu bulang, kai lolohun, buring, kayu kulo; Maluku: suwe (Tanimbar), sayor putih (Ambon), talang (Banda), air puiro (Seram), ai puti, ail putii (Ulias), kau fulan uta ambulane (Buru), hate bula (Halmahera), hate bulan (Ternate), Irian: kendu (Nufor)

Nama asing
Koolboom

Uraian tanaman
Kol banda merupakan tanaman asli Indonesia, terutama di bagian timur Nusantara dan di Jawa serta tempat-tempat lainnya. Tumbuh dengan baik di hutan, tepi pantai, dan tempat-tempat terbuka lainnya seperti di pekarangan rumah sebagai tanaman pagar di taman-taman sebagai tanaman hias atau tumbuh liar dan dapat ditemukan dari 1-300 m dpl.

Perdu atau pohon kecil, tinggi sekitar 5-13 m, percabangan agak mendatar sehingga tampak rindang. Daun tunggal, bertangkai, bentuknya jorong sampai memanjang, tepi rata atau bergerigi, ujung runcing, pangkal tumpul, panjang 9-24 cm, lebar 3-16 cm, tulang daun menyirip. Daun muda yang tumbuh di ujung batang warnanya putih sampai kuning pucat, sedang daun tua berwarna hijau muda. Bunganya kecil-kecil berbentuk tabung, merupakan bunga majemuk menggarpu dan jarang ditemukan.

Daun muda dapat dimakan sebagai lalap mentah, direbus, atau sebagai pembungkus buntil.

Perbanyakan dengan cangkok, stek batang atau rantingnya, biasanya dipilih ranting yang cukup besar.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Daun: Bau lemah tidak khas, rasa tawar. Antiradang, pembunuh kuman

Bagian yang dipakai
Daun

Kegunaan
Asma
Bengkak-bengkak, bisul
Penebalan kulit, mata ikan
Sering kencing

Pemakaian
Untuk minum: secukupnya
Pemakaian luar: secukupnya, dipanaskan di atas api sampai lemas atau digodok dengan susu/santan untuk menurap bagian yang sakit.

Cara pemakaian
Kaki bengkak: Daun dicuci bersih lalu dipanaskan di atas api sampai terasa lemas, kemudian diletakkan pada kaki yang bengkak
Bisul: Beberapa lembar daun muda digodok dengan sedikit santan, setelah lunak dilumatkan sampai seperti bubur. Dipakai untuk menurap seluruh permukaan bisul.
Melunakkan kulit yang menebal dan mengeras (clavus): Daun dicuci bersih lalu digodok dengan susu atau santan. Setelah dingin ditempelkan ke bagian kaki yang menebal.
Sesak karena asma: Beberapa lembar daun yang masih muda dicuci lalu diasapkan sebentar, makan sebagai lalap matang. Lakukan 2x sehari.

Bunga Kenop | Gomphrena globosa

bunga-kenop

bunga-kenop

Nama daerah
Indonesia: bunga kenop, kembang puter, ratnapakala; Jawa: adas-adasan, gundul; Gorontalo: taimantulu

Uraian tanaman
Herba tahunan tinggi 60 cm atau lebih, berambut. Ditanam di halaman sebagai tanaman hias atau tumbuh liar di ladang-ladang yang cukup mendapat sinar matahari sampai setinggi lebih kurang 1.400 m dpl. Berasal dari Amerika dan Asia. Batang hijau kemerahan, berambut, membesar pada ruas percabangan. Daun duduk berhadapan, bertangkai, bentuk daun bulat telur sungsang sampai memanjang dengan panjang 5-10 cm, lebar 2-5 cm, ujung meruncing warna hijau berambut kasar di bagian atas dan halus di bagian bawah. Warna rambut putih. Bunga bentuk bonggol, warna merah tua keungu-unguan, speerti bola. Ada yang berwarna putih.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa manis, netral, antibatuk, menghilangkan sesak napas, pengobatan radang mata.

Kandungan kimia
Gomphresin I, II, III, IV

Bagian yang dipakai: Bunga atau seluruh tanaman, segar, atau dikeringkan.

Kegunaan
asthma bronchial, radang saluran napas akut dan menahun
batuk rejan
radang mata, sakit kepala
panas pada anak, mimpi buruk
disentri

Pemakaian
9-15 g, rebus

Pemakaian luar
Tanaman segar dilumatkan, dipakai pada bagian tubuh yang sakit atau direbus, untuk cuci. Dipakai untuk luka terpukul atau koreng.

Cara pemakaian
Asthma bronchial
Buang air kecil tidak lancar 3-10 g bunga direbus, minum
Panas pada anak (karena gangguan lever) 7-14 kuntum mawar segar diminum
Disentri: 10 kuntum bunga segar ditambah arak kuning, rebus, minum
Bronkitis kronis: sudah dibuat obat suntik, dimasukkan pada titik akupunktur. 10% penderita timbul rasa kering di tenggorokan setelah mendapat suntikan, tetapi hanya sementara.

Seledri | Apium graveolens

seledri

seledri

 

SELEDRI dengan nama botani Apium graveolens L. merupakan jenis tanaman sayuran yang banyak dibudidayakan di daerah yang berhawa sejuk. Seledri berasal dari daerah subtropik Eropa dan Asia, yang ditemukan pada ketinggian di atas 900 m dpl. Daerah yang banyak ditanami seledri di Pulau Jawa antara lain Cipanas, Pangalengan, Bandungan, Pujon, Batu dan di Pulau Sumatra seperti Brastagi. Ciri-ciri seledri yaitu batangnya tidak berkayu, pendek, bersegi, beralur membujur dan berwarna hijau pucat. Daun tersusun majemuk dengan tangkai panjang dan berwarna hijau mengkilat. Bunganya tersusun majemuk berkarang, berukuran kecil, dan berwarna putih kehijauan. Buahnya kecil-kecil berwarna cokelat gelap. Seledri diklasifikasikan menjadi tiga kelompok yaitu seledri daun (A. gravcolens L var. secalinum Alef.) yang batang dan daunnya relatif kecil, dipanen dengan cara dicabut bersama akarnya atau dipotong tangkainya, seledri potong (A. graveolens L. var sylvestre Alef.) yang batang dan daunnya relatif besar, dipanen dengan cara memotong batangnya, dan seledri berumbi (A. graveolens L. var rapaceum Alef.), yang batang dan daunnya relatif besar, dipanen hanya daunnya. Di Indonesia umumnya petani menanam seledri daun dan potongan.

CARA MENDAPAT SELEDRI
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 1.000-1400 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, tangkai, batang, akar

KHASIAT SELEDRI
Semua bagian dari tanaman seledri memiliki khasiat sebagai obat. Akar seledri khasiat sebagai stomakik dan diuretik, sedangkan buah dan bijinya berkhasiat sebagai antispasmodic menurunkan kadar asam urat darah, antirematik, diuretik peluruh kencing), karminatif (peluruh kentut atau perut kembung), afrosidisiak (bahan yang bisa berfungsi meningkatkan libido atau seksualitas), dan sedatife (penenang). Herba seledri memiliki rasa manis, berbau aromatik, sedikit pedas, dan sifatnya sejuk berkhasiat sebagai tonik, stomakik (meningkatkan nafsu makan), hipotensif (penurui tekanan darah), penghenti pendarahan (hemostatis), diuretik, peluruh haid, karminatif mengeluarkan asam urat darah yang tinggi, pembersih darah, memperbaiki fungs hormon yang terganggu. Beberapa penelitian menunjukkan seledri memiliki aktivitas seperti hepatoprotektif (penjaga fungsi hati), antioksidan, menurunkan kolesterol. antijamur dsb

RESEP
Mengobati mata kering: daun seledri, daun bayam dan daun kelor disiapkan yanj masih segar, kira-kira ⅓ genggam dan dicuci bersih. Kesemua daun kemudiar ditumbuk sampai halus dengan ditambah sedikit garam dapur Tambahkan dengar sedikit air matang kira-kira ⅓ gelas dan kemudian aduk dan saring. Minum ail perasan tersebut 3 kali sehari.

Tekanan darah tinggi: sebanyak 100 g daun seledri yang masih segar yang masil lengkap dengan batang dan akarnya dicuci bersih. Tumbuk hingga halus lalu tambahkan 1 gelas air dan kemudian direbus. Setelah dingin, sari seledri tersebu dibagi dua untuk diminum pagi dan sore hari.

Obat batuk: daun seledri yang masih segar dan masih utuh lengkap dengan batang dan akarnya dipotong secukupnya. Rebus seledri dengan 3 gelas air hingga mendidib lalu disaring. Biarkan air rebusan hingga dingin dan setelahnya tambahkan madu lebah secukupnya. Bagi dua bagian rebusan tersebut untuk diminum pada pagi dan sore hari.

Menyuburkan Rambut: sebanyak 7-10 tangkai daun seledri yang bersih ditumbuk sampai halus. Setelah melakukan keramas, gosokkan tumbukan daun soledir ke kulit kepala dan rambut secara merata sambil dipijat ringan. Setelah selesai bungkus rambut dengan handuk selama kurang lebih 1 jam. Bilas rambut dengan air bersih. Lakukan seminggu sekali.

Menurunkan Kolesterol: sebanyak 30 g akar seledri dicuci sampai bersih, lalu rebus dalam 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin kemudian disaring dan sarinya diminum sekaligus.

Mengatasi Alergi: sebanyak 2 batang seledri, 3 buah wortel ukuran sedang, dan 1 buah umbi bit ukuran sedang dicuci bersih dan kemudian dibuat jus. Minum jus tersebut sekaligus waktu perut kosong. Lakukan dua kali sehari.

Kolik dan Sakit Perut: sediakan 60 g seledri segar, 1 ruas jari tangan jahe merah, dan sepotong gula aren. Rebus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1A gelas. Setelah dingin kemudian disaring dan sarinya diminum sekaligus.

Bronkitis: cuci 60 g seledri segar, 10 g kulit jeruk mandarin kering, dan 25 g gula aren hingga bersih. Setelah dipotong-potong, masukkan ke dalam panci email, tambahkan 3 gelas air bersih dan rebus hingga tersisa setengahnya. Setelah 1 dingin, saring dan airnya dibagi untuk dua kali minum, pagi dan sore.

Rematik: sejumlah 1 tangkai seledri dicuci, dilalap mentah setiap kali makan.

Wajah berminyak: sebanyak 3 batang seledri dicuci, diiris kecil-kecil. Seduh danl tutupi. Biarkan dingin, lalu simpan di lemari es. Menjelang tidur malam, oleskanj sari seledri ke wajah yang sudah bersih. Setelah kering baru muka dibilas. lakukan dengan teratur.

Asma: sejumlah 3 tangkai seledri, 9 daun randu/kapuk dicuci, dilumatkan. Beri gula aren, sedikit garam dan ½ gelas air. Aduk rata, saring. Diminum sebelum sarapan 3 hari berturut-turut.

Kenanga | Cananga odorata

kenanga

kenanga

Kandungan
a. asam benzoat
b. farnesol
c. geraniol
d. minyak atsiri

Manfaat
a. mengatasi asma
b. menyembuhkan malaria
c. menyembuhkan bronkitis
d. jamu sehat setelah melahirkan

Ramuan tradisional menyembuhkan berbagai penyakit
Bahan:
bunga kenanga yang telah dikeringkan secukupnya
250 cc air mendidih

Cara membuat:
Masukkan bunga kenanga dalam air mendidih, tutup rapat dan diamkan selama 30 menit. Setelah itu, saring dan minum secara teratur setiap hari. Lakukan sampai sembuh. Cara ini juga yang dilakukan untuk menyembuhkan penyakit asma, bronkitis, dan sebagai jamu sehat setelah melahirkan.

Bawang Putih | Allium sativum

bawang-putih

bawang-putih

Bawang putih dapat tumbuh dengan tinggi 30-75 cm mempunyai batang semu yang terbentuk dari pelepah-pelepah daun. Helaian daunnya mirip pita, berbentuk pipih dan memanjang. Akar bawang putih terdiri dari serabut-serabut kecil yang berjumlah banyak. Dan setiap umbi bawang putih terdiri dari sejumlah anak bawang (siung) yang setiap siungnya terbungkus kulit tipis berwarna putih. Bawang putih dan berkembang baik pada ketinggian tanah berkisar 200-250 m di atas permukaan laut.

Bagian yang digunakan
umbi lapis

Khasiat
Mengobati hipertensi, asma, batuk, masuk angin, sakit kepala, sakit kuning, sesak napas, busung air, ambeien, sembelit, luka memar, abses, luka benda tajam, digigit serangga, cacingan, insomnia.

Kecubung | Datura metel

kecubung

kecubung

Kecubung adalah tumbuhan penghasil obat-obatan yang telah dikenal sejak ribuan tahun. Kecubung tumbuh di tempat yang beriklim panas dan dibudidayakan di seluruh belahan dunia karena khasiat yang dikandungnya dan juga untuk tanaman hias.

Kecubung termasuk tumbuhan jenis perdu yang mempunyai pokok batang kayu yang tebal. Tinggi dari tumbuhan kecubung ini kurang dari 2 meter. Daunnya berbentuk bulat telur dan pada bagian tepinya berlekuk-lekuk tajam dan letaknya berhadap-hadapan. Bunga kecubung menyerupai terompet dan berwarna putih atau lembayung. Buahnya hampir bulat yang salah satu ujungnya didukung oleh tangkai tandan yang pendek dan melekat kuat. Buah kecubung, bagian luarnya dihiasi duri-duri dan dalamnya berisi biji-biji kecil berwarna kuning kecokelatan.

Khasiat

Mengobati asma, rematik, sakit pinggang, pegal linu, bisul eksim

Cendana | Santalum album

cendana

cendana

CENDANA dengan nama latin Santalum album merupakan tumbuhan berupa pohon dengan tinggi mencapai 15 m. Kulitnya berkayu kasar dengan warna kelabu. Daunnya sangat mudah gugur. Kayu cendana banyak digunakan karena memiliki wangi yang menyenangkan.

CARA MENDAPATKAN CENDANA
Cendana mudah tumbuh di tanah yang panas dan kering terutama di tanah yang banyak mengandung kapur.

KHASIAT CENDANA
Cendana mengandung senyawa yang bernama α-santalol yang memiliki aktivitas sebagai antikanker. Secara tradisional kayunya dimanfaatkan sebagai antiseptik, disentri, mencret, dan radang usus karena memiliki aktivitas antibakteri. Daunnya digunakan untuk penyakit asma, dan kulit kayunya digunakan untuk mengatasi haid yang tidak teratur.

Cendana juga baik digunakan untuk penderita diabetes karena mampu menurukan kadar gula darah dan menurunkan kadar lemak. Selain itu itu cendana memiliki efek antioksidan, dan mampu menghentikan perbanyakan virus influenza.

RESEP
Sebanyak 2 g kulit kayu cendana, 5 g daun patikan cina ditambah gambir sedikil direbus dengan air sebanyak 100 ml. Air rebusannya diminum untuk mengobati disentri.

Wijaya Kusuma | Epiphyllum anguliger

wijaya-kusuma

wijaya-kusuma

WIJAYAKUSUMA (Epiphyllum anguliger) termasuk jenis kaktus, divisi anthophiu bangsa opuntiales dan kelas dicotiledoneae. Jenis kaktus terdapat sekitar 1.500 jenis (famili). Bunga wijayakusuma hanya merekah beberapa saat saja dan tidak semua tanaman wijayakusuma dapat berbunga dengan mudah, tergantung dari iklim kesuburan tanah dan cara pemeliharaan. Pada umumnya tanaman jenis kaktus sukai untuk ditentukan morfologinya, tetapi wijayakusuma dapat dilihat dengan jelas mana bagian daun dan mana bagian batangnya, setelah tanaman ini berumur tua. Batang pohon wijayakusuma sebenarnya terbentuk dari helaian daun yang mengeras dan mengecil. Helaian daunnya pipih, berwarna hijau dengan permukaan daun halus tidak berduri, Pada setiap tepian daun wijayakusuma terdapat lekukan-lekukan yang ditumbuhi tunas daun atau bunga. Kandungan kimia dalam tanaman ini belum diketahui secara pasti karena belum ada penelitian khusus untuk tanaman ini, namun tanaman ini mempunyai daya ampuh meredam rasa sakit dan menetralisir pembekuan darah. Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah bunga dan batangnya. Pemakaian dapat dalam bentuk segar atau dikeringkan untuk penyimpanan.

CARA MENDAPATKAN WIJAYA KUSUMA
Perbanyakan tanaman dengan cara anakan. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini dapat hidup subur di daerah sedang sampai tropis dan tumbuh baik ditempat yang tidak terlalu panas.

KHASIAT WIJAYA KUSUMA
Bunga Wijayakusuma rasanya manis, sifatnya netral, berkhasiat antiradang, penghenti perdarahan (hemostatis), obat batuk dan peluruh dahak (mukolitik). Batang rasanya asin, asam, sifatnya sejuk, dan berkhasiat antiradang.
Wijaya kusuma dipercaya dapat mengobati:
• TB paru dengan batuk dan dahak berdarah,
• sesak napas (asma),
• radang tenggorok (faringitis),
• nyeri lambung (gastritis), muntah darah, dan
• perdarahan rahim(uterine bleeding).

RESEP
Obat luka
Satu helai daun wijayakusuma ditumbuk halus kemudian dioleskan pada luka dan dibalut verban.

Obat TB paru dengan batuk dan dahak berdarah
Rebus bunga wijayakusuma segar (3-5 kuntum), dengan tiga gelas air sampai tarsisa satu gela? Tambahkan gula aren (15 g). Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali, masing-masing setengah gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Obat perdarahan rahim
Bersihkan bunga wijakusuma segar (2-3 kuntum) dan daging tanpa lemak (50 g), lalu potong-potong seperlunya. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan air sampai semua bahan terendam, lalu tim. Setelah dingin, minum airnya. Isinya dimakan. Lakukan sehari dua kali, masing-masing separuhnya.

Obat sesak napas
Cuci bunga wijayakusuma segar (3-5 kuntum), lalu potong-potong seperlunya. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan gula batu dan air sampai permukaannya terendam seluruhnya, lalu tim. Setelah dingin, saring dan minum airnya seharidua kali, masing-masing separuhnya.

Tapak Dara | Catharantus roseus

tapak-dara

tapak-dara

TAPAK DARA memiliki nama latin Catharantus roseus (L.) G. Don, dan sinonimnya adalah Vinca rosea L. Selain nama tapak dara, di Indonesia tanaman ini juga dikenal dengan nama rutu-rutu, kembang serdadu, kembang sari cina (J awa), kembang tembaga beureum (Sunda). Sedangkan beberapa nama asing di antaranya Madagascar periwinkle, rose periwinkle (Inggris), kemunting cina (Melayu), hoa hai dang (Vietnam), tsitsirika (Filipina), chan chun hua (Cina). Tapak dara merupakan tanaman perdu tahunan, tumbuh baik hingga ketinggian 800 m dpl. Tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 m. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau, tersusun menyirip berselingan, dengan ukuran 2- 6 cm x 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek. Batang dan daunnya mengandung lateks berwarna putih. Bunganya aksial (muncul dari ketiak daun), dengan Kelopak bunga kecil, berbentuk paku. Mahkota bunga berbentuk terompet, ujungnya melebar, berwarna putih, biru, merah jambu atau ungu tergantung kultivarnya. Buahnya berbentuk gilig (silinder), ujung lancip, berambut, panjang sekitar 1,5-2,5 cm, dan memiliki banyak biji. Tumbuhan ini menyukai tempat-tempat yang terbuka, namun bisa tumbuh juga di temapat yang agak terlindung.

Tanaman tapak dara dikenal kaya akan kandungan alkaloid. Beberapa senyawa kelompok alkaloid dari tanaman ini telah diisolasi dan dijadikan obat antikanker, yaitu vinblastine dan vincristine. Alkaloid lain yang terdapat dalam tanaman ini adalah vindoline. Selain alkaloid, senyawa lainnya adalah antosianin, dan senyawa-senyawa fenolik seperti flavonoid, juga asam kafequinat, dan juga kelompok triterpena pentasiklik yaitu asam ursolat.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT TAPAK DARA
Tapak dara dikenal dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit di antaranya diabetes, hipertensi, leukimia, asma, bronkhitis, demam; radang perut, disentri, kura darah, gondong, bisul, borok, luka bakar, luka baru, dan bengkak. Penelitian juj membuktikan bahwa tanaman tapak dara dapat menurunkan kadar gula darah, dc juga berkhasiat antikanker dan antioksidan.

RESEP
Diabetes mellitus(sakit gula/kencing manis)
Bahan: 10-16 lembar daun tapakdara. Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

Bahan: 35-45 g daun tapak dara kering, adas pulawaras.
Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

Bahan: 3 lembar daun tapakdara, 15 kuntum bunga tapak daras. Cara membuat; direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore setelah makan. ‘

Hipertensi (tekanan darah tinggi)
Bahan: 15-20 g daun tapakdara kering, 10 g bunga krisan. Cara membuat: direbus dengan 2,5 gelas air sampai mendidih dan disaring. Cara menggunakan: diminun tiap sore.

Bahan: 7 lembar daun atau bunga tapakdara. Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring. Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.

Leukimia
Bahan: 20-25 g daun tapakdara kering, adas pulawaras. Cara membuat: direbus dengan 1 liter air dan disaring. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Asma dan bronkhitis
Bahan: 1 potong bonggol akar tapakdara Cara membuat: direbus dengan 5 gelas air. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Demam
Bahan: 1 genggam (12 -20 g) daun tapakdara, 3 potong batang dan akar tapakdara Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore ditambah gula kelapa.

Radang Perut dan disentri
Bahan: 15 – 30 g daun tapakdara kering. Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore dan ditambah dengan gula kelapa.

Kurang darah
Bahan: 4 putik bunga tapakdara putih. Cara membuat: direndam dengan 1 gelas air, kemudian ditaruh di luar rumah semalam. Cara menggunakan: diminum pagi hari dan dilakukan secara teratur.

Tangan gemetar
Bahan: 4-7 lembar daun tapakdara. Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring. Cara menggunakan: diminum biasa.

Gondong, bengkak, bisul dan borok
Bahan: 1 genggam daun tapakdara. Cara membuat: ditumbuk halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka.

Luka bakar
Bahan: beberapa daun tapak dara, 0,5 genggam beras. Cara membuat: direndam dengan air, kemudian ditumbuk bersama-sama sampai halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.

Luka baru
Bahan: 2-5 lembar daun tapakdara. Cara membuat: dikunyah sampai lembut.
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka baru

Jamblang | Syzygium cuminii

jamblang

jamblang

TANAMAN jamblang memiliki nama latin Syzygium cuminii dengan beberapa sinonim, yaitu Eugenia cumini (L.) Druce, Eugenia jambolana Lamk., Jambolifera sinensis Spreng., Myrtus cumini L., dan Syzygiunt jambolanum (Lam.) DC. Di Jawa tanaman ini lebih dikenal dengan duwet atau jamblang. Sedangkan nama umum yang lain adalah black plum (Inggris) jambolan (Malaysia). Asal tanaman ini adalah India, Malaysia, Myanmar, Filjpina, Sri Lanka, Thailand.

Jamblang merupakan pohon berukuran medium setinggi 10-30m, batang kekar berdiameter 40-100 cm, memiliki banyak cabang. Kulit batang setebal 2,5 cm, berwarna cokelat atau abu-abu tua, cukup halus. Kulit batang bagian dalam memiliki lapisan lebih luar tipis berwarna hijau belang-belangcokelat muda, dan terasa pahit. Ranting berwarna gradasi hijau terang hingga abu-abu terang, agak tipis dan tidak berambut. Daun berukuran 70-18 cm x 3-9 cm, tersusun berhadapan, tebal, obovat lebar, berbentuk lonjong dengan permukaan atas berwarna hijau tua, dan permukaan bawah kuning kusam. Bunga bergerombol pada ranting yang tua di belakang daun, berukuran panjang dan lebar 5-6 cm. Warnanya putih atau merah muda, sedikit harum, hampir tidak bertangkai, dengan kelopak berbentuk niangkuk, kerucut berwarna hijau muda sepanjang 3 mm. Memiliki benang sari yang banyak, berwarna putih kemerahan, seperti benang sepanjang 5 mm. Putik dengan ovarium rendah. Ovula banyak, kecil dan kuat. Buat berbentuk bulat telur, banyak, bergerombol, hampir tidak bertangkai sepanjang ranting pada bagian belakang daun. Berwarna hijau pertama kali, berubah menjadi merah muda, dan akhirnya ungu kehitaman. Berukuran sepanjang 1-2,5 cm (maksimal 5 cm). Daging buah berwarna kuning keabu-abuan, putih, atau ungu pucat. Biji di setiap buah, terasa sedikit pahit, berukuran panjang 1-2 cm.

Pohon jamblang lebih menyukai tempat yang lembab, basah atau berawam di mana akan menghasilkan tanaman berkelompok. Jamblang dapat menyesuaikan diri dengan kondisi banjir berkepanjangan atau kekeringan. Pada tempat yang kering, biasanya terdapat di sekitar tempat yang berair. Jamblang dapat tumbuh pada tanah dangkal dan erbatu dengan curah hujan yang cukup. Bibitnya dapat mati oleh api, tetapi pohonnya apat bertahan pada kebakaran tanah.

Jamblang diketahui mengandung antosianin, asam elagat, quercetin, rutin, carotenoid, glukosida, kamferol, miresetin, alkaloid, dan jambosina. Selain itu, Jamblang juga kaya akan vitamin C, protein dan kalsium. Jamblang yang tumbuh di daerah Jawa diketahui memiliki kandungan gula, garam mineral, vitamin C, dan polifenol yang sangat tinggi.

CARA MENDAPATKAN JAMBLANG
Jamblang dibudidayakan sebagai pohon buah di pekarangan, dari dataran rendah ; 500 m dpl. Walaupun demikian, ia dapat tumbuh pada ketinggian 1.800 mdpl. Curah hujan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang bagus adalah dari 1.000 m per tahun dengan musim kering yang nyata. Jamblang toleran tp kekeringan dc dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah yang tidak subur, lahah dan tanah yang berdrainase bagus (tanah lempung, tanah liat berkapur, tanah lr dan tanah-tanah berkapur). Umumnya, jamblang diperbanyak dengan biji, namuvar-kultivar yan unggul bisa diperbanyak dengan cangkok.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah, kulit kayu, daun

KHASIAT JAMBLANG
Jamblang diketahui memiliki banyak khasiat, terutama dalam membantu pengobatai diabetes. Sejak dahulu jamblang telah digunakan secara tradisional di berbagai daeral untuk mengobati penyakit tersebut. Selain itu, secara ilimiah tanaman ini terbukt berpotensi dalam penyembuhan penyakit gula darah. Selain diabetes, penyakit lain yang secara empiris dapat diatasi oleh jamblang di antaranya sariawan, sakit tenggorokar dan saluran pernafasan, diare atau disentri dan penyakit perut lainnya, serta sebaga: obat luka bakar. Khasiat lain adalah sebagai antibakteri, antiinflamasi, antioksidar antifungi, antivirus, antialergi, antipiretik, antineoplastik ( anti kanker). Selain itu jug; sebagai diuretik, kemopreventif, radioprotektif (pelindung dari paparan radioaktif hepatoprotektif, dan kardioprotektif (membantu menjaga fungsi dan kinerja hati dan jantung).

RESEP
Batuk kronis, asma
Cuci buah jamblang segar (15 g) sampai bersih, buah bijinya, lalu makan. I.akukan 3 kali sehari

Sediakan buah jamblang kering (15 g). masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan ai sampai seluruh buah terendam, lalu tim sampai matang. Setelah dingin, minum airny« dan makan buahnya sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.

Batuk rejan: siapkan buah jamblang kering (15 g), empedu ayam betina (1 buah), dar. gula pasir secukupnya. Masukkan ke dalam air sampai seluruh bagian terendam, lalu tim sampai matang. Minum airnya dan makan isinya. Lakukan sekali sehari sampa sembuh.

Batuk pada TB Paru disertai nyeri dada: siapkan buah jamblang segar (30 g, jika dipakai buah kering gunakan sebanyak 15 g) dan daun sembung segar (Blumtm balsamifera) (25 g). Cuci semua bahan, lalu potong-potong daun sembung seperlunya Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan gula pasir (15 g) dan air secukupnya sampai] seluruh bahan terendam. Tim sampai matang. Setelah dingin, minum airnya. Makan buahnya, tetapi bijinya dibuang. Setiap malam sebelum tidur.

Diare pada anak: siapkan buah jamblang segar yang belum matang dan beras yang sudah disangrai sampai kuning (masing-masing 6 g). masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan air secukupnya sampai semua bahan terendam. Tim sampai matang. Setelah dingin, makan sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.

Nyeri Lambung: sangrai buah jamblang kering tanpa biji (30 g) sampai berbau harum. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan air secukupnya sampai semua bahan terendam, lalu tim sampai matang. Setelah dingin, makan seluruhnya. Lakukan 3 kali sehari, selama 10 hari.

Sariawan: rebus kulit kayu atau daun secukupnya. Setelah dingin, gunakan untuk berkumur-kumur. Lakukan 3-4 kali dalam sehari.

Kecubung Hitam | Datura alba

kecubung-hitam

kecubung-hitam

KECUBUNG HITAM atau Datura alba merupakan tumbuhan hias dengan bunga berbentuk terompet yang besar. Tanaman ini merupakan perdu dengan batang kayu yang tebal. Batangnya bercabang banyak yang mengembang ke kanan dan ke kiri sehingga membentuk ruang yang lebar. Tinggi tanaman ini kurang 2 m dengan daun berbentuk bulat telur dan berlekuk tajam, dan letak berhadap-hadapan.

CARA MENDAPATKAN KECUBUNG HITAM
Kecubung hitam tumbuh di tempat dengan iklim panas dan dibudidayakan karena merupakan tanaman hias.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, akar

KHASIAT KECUBUNG HITAM
Sebagai penyembuh luka dan luka bakar (daunnya), asma (akar), batuk, wasir, borok serta untuk mengatasi rematik.

RESEP
Untuk mengatasi penyakit asma: Akar kecubung hitam dibuat serbuk, sebanyak 250 mg serbuk tersebut dimakan dua kali sehari.

Rematik: Daunnya diremas hingga layu kemudian diolesi dengan minyak kelapa dan dipanggang, lalu ditempelkan pada bagian yang terasa sakit.

Sirih Hitam | Piper betel

sirih-hitam

sirih-hitam

SIRIH HITAM (Piper betel var nigra). Sirih sangat kaya dengan kandungan zat berkhasiat di antaranya, minyak atsiri, hidroksikavicol, kavicol, kavibetol, allylpyrokateko cyneole, caryophyllene, cadinene, estragol, terpennena, seskuiterpena, fenil proparu tanin, diastase, gula, dan pati. Tanaman sirih tumbuh merambat dengan ketinggian dapat mencapai 15 m. Batang umumnya berwarna cokelat kehijauan, batang berbentuk bulat, memiliki ruas, bagian ini merupakan bakal tumbuhnya akar. Daunnya lebih kaku, warna lebih hitam seperti ada jelaga pada permukaan daunnya, bila diremas aroma yang keluar sama dengan sirih hijau, panjang sekitar 5-8 cm dengan lebar sekitar 2-5 cm. Bunga sirih majemuk berbentuk bulir, memiliki daun pelindung kurang lebih 1 mm dengan bentuk bulat panjang. Buah sirih termasuk ke dalam buah buni (memiliki dinding dengan dua lapisan), bentuk buah bulat dengan warna hijau keabu-abuan. Akar sirih termasuk akar tunggang dengan bentuk bulat serta warna cokelat kekuningan.

CARA MENDAPATKAN SIRIH HITAM
Perbanyakan tanaman dengan cangkok dan stek. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT SIRIH HITAM
Sirih hitam ini bisa digunakan untuk cuci darah, asma, bronchitis, batuk rejan, dan darah tinggi.

RESEP
Caranya menggunakannya, tiga helai daun sirih hitam dicuci bersih, diracik lalu direbus dan air rebusannya diminum.

Karuk | Piper sarmentosum

karuk

karuk

KARUK disebut Piper sarmentosum Roxb. Ex. Hunter atau Chavica sartnentosa Miq. atau Piper diffusum. Tanaman ini termasuk ke dalam famili tumbuhan Piperaceae. Nama daerah tanaman ini dikenal dengan karuk, cabean, kado-kado, sirih tanah, amelun une atau gofu tofere.

Tumbuhan ini kaya dengan kandungan kimia, yang sudah diketahui antara lain buah, daun dan akar mengandung saponin dan polifenol, flavonoida dan minyak atsiri. Bagian yang digunakan untuk pengobatan akar, daun dan buah.

CARA MENDAPATKAN KARUK
Perbanyakan tanaman karuk dapat menggunakan setek batang.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, buah dan akar

KHASIAT KARUK
Tanaman ini memiliki khasiat daunnya pedas sebagai peluruh lendir. Akarnya pedas sebagai peluruh air seni dan batu empedu. Selain itu mengobati asma, susah kencing, sakit perut, malaria, nyeri tulang, nyeri gigi dan panu.

RESEP
Susah kencing (peluruh air seni):
Akar segar 8 g, dicuci, direbus dengan 3 gelas air
selama 25 menit, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum dua kali sama banyak pagi dan sore.

Asma:
Daun segar 5 lembar dicuci bersih, dilumatkan seperti bubur dan disedu dengan air setengah gelas, dinginkan, saring, minum. Sehari dua kali.

Sakit Perut:
Buah 1 – 3 g direbus, disaring lalu diminum airnya.

Malaria:
Akar karuk 60 g direbus dalam anggur dan air, minum.

Batuk, asma, nyeri gigi:
Akar segar 10 g (kering 3 g) ditumbuk halus, sedu dengan air panas satu cangkir, tunggu sampai hangat, minum . Lakukan 1-5 kali sehari tergantung sakitnya.

Nyeri tulang, panu: Daun ditumbuk halus, tempelkan ke tempat sakit.

DOSIS:
Usia 1-5 tahun, daun karuk 1-3 lembar, jinten 0,5 sendok teh, kencur 0,5-1 ruas

Usia 6-13 tahun, daun karuk 3-5 lembar, jinten 1 sendok teh, kencur 1-1,5 ruas

Usia 14-21 tahun, daun karuk 5-7 lembar, jinten 1,5 sendok teh, kencur 1,5-2 ruas

Usia 22- bebas, daun karuk 7-9 lembar, jinten 2 sendok teh, kencur 2-2,5 ruas

WAKTU MINUM: pagi siang dan malam masing-masing satu kali minum setelah makan.

PANTANGAN: Hindari makanan yang mengandung lemak, santan, gorengan, vetsin, sambal, saos, kangkung dan daun singkong. Minuman yang berakohol, yang bersoda, minuman kaleng, yang mengandung bahan pengawet, es dan cuka. Buah-buahan: nangka, durian, semangka, nanas dan pisang ambon.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by