Monthly Archives: September 2015

Diabetes

Ramuan 1

5 g akar adem ati
4 lembar daun salam segar
140 ml air

Rebus hingga mendidih. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore, masing-masing 100 ml.

Ramuan 2

alpukat

Biji alpukat diiris tipis dan dijemur hingga kering. Biji alpukat yang telah kering selanjutnya disangrai lalu diblender. Serbuk biji alpukat yang telah halus dimasukkan ke dalam kapsul. Minum kapsul tersebut 1 kali sehari.

Ramuan 3

1 buah apel
madu murni secukupnya
es batu secukupnya

Konsumsi apel secara langsung atau dijus dengan menambahkan es batu dan madu asli. Bagi penderita diabetes, konsultasikan dengan dokter berapa kadar madu yang boleh dikonsumsi setiap hari.

Ramuan 4

biji asam jawa

Biji asam jawa ditumbuk lalu dicampurkan dengan air dan direbus. Air rebusan ini diminum untuk mengobati diabetes.

Ramuan 5

4 g umbi bawang merah
15 g buncis
10 helai daun salam

Rajang bawang merah, buncis, dan daun salam. Tambahkan 120 ml air. Minum sehari 1 kali 100 ml. Ulang selama 14 hari.

Ramuan 6

20 g bawang putih

Konsumsi bawang putih secara rutin setiap hari. Caranya bisa dengan direbus, digoreng, atau ditambahkan dalam masakan konsumsi. Penurunan gula darah akan terlihat sekurang-kurangnya dalam waktu 4 minggu.

Ramuan 7

bayam merah

Bayam merah juga dikenal luas sebagai sayur. Untuk mendapatkan berbagai manfaat dari bayam merah biasanya cukup dikonsumsi dalam bentuk sayur. Berbagai modifikasi pengolahan bayam sangat diperbolehkan seperti diolah dalam bentuk keripik, jus, maupun campuran makanan. Yang penting, kondisinya baik dan jumlahnya mencukupi.

Ramuan 8

2 buah bengkuang

Kupas, parut, dan peras bengkuang. Air perasan itulah yang diminum setiap pagi dan malam. Lakukan secara rutin selama sebulan.

Ramuan 9

3 sendok makan beras ketan hitam
250 cc air panas

Ketan dimasukkan ke dalam mangkok besar. Tambahkan air panas. Biarkan sampai dingin. Setelah itu, saring airnya dan minum selagi hangat. Lakukan 2 kali sehari. Lakukan secara rutin dan terus-menerus. Dalam waktu 1 minggu sudah terlihat hasilnya.

Ramuan 10

beras merah

Untuk mendapatkan manfaat beras merah yang beragam, cukup konsumsi saja beras merah secara berkala. Sebaiknya bergantian dengan konsumsi beras putih. Selain dibuat nasi, beras merah juga dapat dibuat menjadi berbagai makanan olahan yang lezat, seperti bubur dan kue-kue.

Ramuan 11

100 g umbi bidara upas, cuci bersih, parut, peras dengan sepotong kain

Minum setiap pagi ½ jam sebelum makan.

Ramuan 12

⅓ genggam daun sambiloto
⅓ genggam daun kumis kucing
6 cm batang brotowali, cuci, potong-potong

Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga menjadi 2 gelas. Diminum setelah makan, sehari 2x 1 gelas.

Ramuan 13

buah merah

Jika ingin mendapatkan manfaat buah merah, masukkan sari buah merah dalam menu harian kita.

Ramuan 14

250 g buah naga

Konsumsi setiap pagi dan sore selama 8 hari berturut-turut. Pada masa ini sebaiknya penderita diabetes tidak mengonsumsi nasi. Konsultasikan dengan dokter untuk memastikan makanan pengganti nasi yang sesuai sebagai sumber karbohidrat.

 Ramuan 15

250 g buncis

Potong ujung-ujungnya, cuci bersih, kukus 15 menit. Makan seperti lalapan. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Ramuan 16

9-15 g kering atau 15-30 g akar segar kembang pukul empat

Rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa setengahnya. Saring air rebusan, minum dua kali sehari masing-masing 1 gelas.

Ramuan 17

cincau hitam

Cincau hitam sangat dikenal di kalangan masyarakat sebagai minuman segar. Jika ingin mendapatkan manfaat dari cincau hitam, cukup konsumsi cincau hitam setiap hari.

Ramuan 18

ciplukan

Tumbuhan ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta akar-akarnya dan dibersihkan. Tumbuhan dilayukan, kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas. Saring. Air rebusan diminum 1 kali sehari.

Ramuan 19

7 g daun dandang gendis

Rebus dengan 110 ml air. Minum airnya sebanyak 100 ml untuk mengatasi diabetes.

Ramuan 20

10 lembar daun salam
20 g daun sambiloto
750 cc air

Cuci bersih semua bahan, rebus hingga mendidih dan air tersisa hingga ⅓-nya. Dinginkan, saring, lalu minum 2 kali sehari. Lakukan secara rutin selama 3 bulan.

Ramuan 21

15 biji duwet
1.000 cc air

Duwet dicuci bersih, tumbuk halus dan rebus sampai mendidih. Setelah itu, air dibagi menjadi 3 bagia. Munum dalam kondisi dingin 3 kali sehari. Lakukan setiap hari sampai badan erasa segar dan gula darah akan terkontrol. Konsultasikan dengan dokter bila ingin menggunakannya dalam jangka panjang.

Ramuan 22

ginseng

Di masa kini ginseng dapat ditemukan dengan mudah dalam berbagai bentuk olahan, seperti teh, serbuk, ekstrak, pil, kapsul, madu, dan berbagai jenis produk kesehatan olahan yang berbahan dasar ginseng dengan campuran bahan-bahan alami lainnya. Oleh karena itu, untuk mendapatkan berbagai manfaat ginseng, cukup konsumsi produk olahan ginseng tersebut secara rutin. Konsultasikan dengan dokter untuk pemakaian jangka panjang agar tidak terjadi kelebihan dosis.

Ramuan 23

Herba iler lengkap (batang, daun, bunga) dan adas pulowaras secukupnya

Rebus dengan 1 liter air sampai mendidih. Minum 2 kali sehari ½ gelas, pagi dan sore.

Ramuan 24

jagung

Jagung sangat mudah ditemukan di mana-mana. Untuk mendapatkan manfaat dari jagung, cukup mengonsumsi jagung setiap hari dalam jumlah secukupnya. Bisa diolah dalam bentuk sayur, makanan ringan, makan pengganti beras sesekali, atau berbagai jenis olahan yang mengundang selera.

Ramuan 25

1 buah jambu biji mengkal, potong-potong, godok dengan 3 gelas air sampai menjadi 1 gelas, saring, minum 2 kali sehari.

Ramuan 26

kulit batang dan daun jambu monyet

Rebus dengan air hingga tinggal setengahnya. Minum untuk mengobati diabetes.

Ramuan 27

jamur kuping putih

Jamur kuping putih sangat terkenal sebagai bahan masakan yang enak. Untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah berbagai penyakit, cukup konsumsi jamur secukupnya, baik sebagai bahan salad, sup, maupun digoreng bersama sayuran dan daging.

 Ramuan 28

jamur lingzhi

Jamur lingzhi sudah dikenal sebagai jamur untuk pengobatan. Oleh karena itu, jamur lingzhi sudah banyak diolah dalam bentuk kapsul yang dapat dibeli di toko-toko herbal. Konsultasikan dengan dokter atau ahli herbal yang terpercaya.

Ramuan 29

jamur shiitake

Jamur shiitake dikenal sebagai jamur makanan. Untuk mendapatkan manfaatnya cukup mengonsumsi secara rutin dalam bentuk sayur, salad, digoreng bersama daging, kripik, dll.

Ramuan 30

jamur tiram

Jamur tiram dikenal sebagai jamur makanan. Untuk mendapatkan manfaatnya, cukup mengonsumsi secara rutin dalam berbagai olahan.

Ramuan 31

jombang

30 g herba jombang segar, dicuci, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari 2 kali, masing-masing setengah gelas.

Ramuan 32

kacang kapri

Secara umum, kacang kapri dikonsumsi sebagai lalapan, baik secara langsung maupun direbus terlebih dahulu. Untuk mendapatkan manfaatnya, sebaiknya biasakan mengonsumsi secara rutin dan dimasukkan ke dalam daftar menu.

Ramuan 33

30 g kacang kedelai hitam
750 cc air

Rebus hingga mendidih hingga air tinggal ⅓-nya. Dinginkan dan saring. Minum airnya setiap hari secara rutin. Hasil baru kelihatan setelah 1 bulan. Cara ini digunakan juga untuk menyembuhkan sakit ginjal.

Ramuan 34

kacang merah

Kacang merah bisa dinikmati sebagai sayur, es, kolak, dan lain-lain. Untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah berbagai penyakit, cuup membiasakan diri makan kacang merah ini dalam olahan yang disenangi.

Ramuan 35

12 lembar daun kacapiring
2 gelas air

Rebus hingga mendidih hingga tersisa setengahnya. Minum sekaligus. Ulangi setiap hari

Ramuan 36

1 genggam biji kedelai hitam
3 gelas air

Rebus kedelai hingga tinggal 1 gelas. Saring. Minum airnya 1 kali sehari masing-masing 1 gelas.

Ramuan 37

3 lembar daun kejibeling

Daun kejibeling mentah dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.

Ramuan 38

daun bunga pukul empat secukupnya
bunga secukupnya
4 butir biji kembang pukul empat
air secukupnya

Semua bahan direbus hingga mendidih. Saring dan dinginkan. Setelah itu, minum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

Ramuan 39

8 butir buah kenari

Konsumsi selama 3 minggu berturut-turut. Ini akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk menghambat pertumbuhan tumor. Konsultasikan dengan dokter bila ingin menggunakan dalam jangka panjang.

Ramuan 40

3 rimpang kunyit
½ sendok teh garam

Rebus kedua bahan tersebut, rebus dengan 1 liter air hingga mendidih. Saring. Minum 2 kali seminggu masing-masing ½ gelas.

Ramuan 41

labu parang

Labu parang atau waluh paling banyak digunakan sebagai makanan pendamping seperti kolak, puding, kue, keripik, dodol, dan lain-lain. Untuk mendapatkan manfaatnya,  cukup konsumsi secara rutin.

Ramuan 42

labu siam

Untuk mendapatkan manfaat labu siam yang sangat banyak, masyarakat secara luas telah mengonsumsi labu siam ini sebagai sayuran, lalapan, gulai, dan modifikasi produk sesuai perkembangan zaman.

Ramuan 43

2 batang daun lidah buaya, cuci, buang durinya, potong-potong

Rebus dengan 3 gelas air, lalu saring. Minum 3 kali sehari sesudah makan, masing-masing setengah gelas.

Ramuan 44

5-7 iris daging buah mahkota dewa kering
7 lembar daun sambiloto
3 lembar daun mimba
7 lembar daun sendok

Cuci semua daun kemudian rebus dengan 3 gelas air. Jika air sudah mendidih, angkat, saring. Minum ½ gelas, 3x sehari.

Ramuan 45
½ sdt serbuk biji mahoni, seduh dengan ⅓ cangkir air panas. Minum 2-3x sehari ½ jam sebelum makan, minum selagi hangat.

Ramuan 46

mengkudu

Mengkudu sudah banyak dimanfaatkan dan diolah secara modern dalam bentuk kapsul, ekstrak, jus, jamu gendong, dan lain-lain untuk pengobatan.

Ramuan 46

petai cina

Biji petai cina yang sudah tua dan kering digoreng tanpa minyak dan ditumbuk halus (dibuat bubuk), kemudian ambil 1 sendok dan seduh dengan air panas (seperti membuat kopi) lalu diminum 1 kali sehari 1 gelas.

Ramuan 47

3 sisir pisang
kelapa muda diparut secukupnya

Pisang dihancurkan sampai halus, kedua bahan ini dikukus bersama-sama selama 10 menit. Setelah itu, hasil kukusan dibagi menjadi 3 bagian dan dimakan 3 kali sehari. Lakukan setidaknya 30 hari untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.

Ramuan 48

Sangrai 5 biji rambutan, giling sampai menjadi serbuk. Seduh dengan satu cangkir air panas. Setelah dingin, minum airnya sekaligus. Lakukan 1-2 kali sehari.

Ramuan 49

7 lembar daun salam

Cuci bersih lalu rebus dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring, bagi untuk 2 kali minum.

Ramuan 50

½ genggam daun sambiloto segar, rebus dengan 3 gelas air bersih hingga tersisa 2¼ gelas. Setelah dingin, saring lalu minum setelah makan, 3 kali sehari @ ¾ gelas.

Ramuan 51

Petik 3 lembar daun sirih merah setengah tua dan daun keenam atau ketujuh dari pucuk. Cuci bersih semua daun, kemudian iris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak 3 gelas (600 ml) sampai mendidih dan tersisa setengahnya. Minum sehari tiga kali sebelum makan

Ramuan lain, ambil 3 lembar sirih merah ukuran sedang, 40 g kulit kayu gayam yang sudah dibersihkan bagian luarnya, dan 30 g kulit kayu jamblang kering. Bahan-bahan ini diseduh dengan 2 gelas (400 ml) air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Saring, minum sehari dua kali setiap pagi dan sore hari sebelum makan. Sekali minum setengah gelas.

Ramuan 52

stevia

Cara membuat formula pengganti gula bagi penderita diabetes. Gunakan 4-6 lembar daun segar. Seduh dengan 1 gelas air matang panas. Setelah dingin, saring, kemudian dapat diminum secara langsung atau dicampur madu. Sari daun stevia dapat digunakan dalam campuran kopi, teh, atau makanan.

Ramuan 53

tabat barito

Seluruh bagian tanaman direbus kemudian airnya diminum.

Ramuan 54

10-16 lembar daun tapak dara

Rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Setelah dingin diminum. Ulangi sampai sembuh.

35-45 g daun tapak dara kering, adas pulawaras

Rebus bahan tersebut dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Setelah dingin, minum. Ulangi sampai sembuh.

3 lembar daun tapak dara
15 kuntum bunga tapak dara

Rebus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Minum pagi dan sore setelah makan.

Ramuan 55

daun tapak liman secukupnya
500 cc air

Cuci bersih dan rebus hingga setengahnya. Saring dan dinginkan. Minum setiap sore atau menjelang tidur. Cara ini dapat pula digunakan untuk memperlancar buang air kecil. Waktu minumnya boleh sembarang.

Ramuan 56

tebu

Tebu dibuat jus lalu diminum. Dapat disaring terlebih dahulu. Jika diminum secara teratur dapat menjaga kadar glukosa darah.

Ramuan 57

100 g ubi jalar, kupas, cuci, potong-potong secukupnya
15 g kulit labu siam, cuci, potong-potong secukupnya
50 g alpukat, kupas, cuci, potong-potong
1000 cc air
madu murni secukupnya

Semua bahan direbus hingga mendidih dan tersisa 2 gelas. Setelah itu, saring dan dinginkan. Minum airnya 2 kali sehari. Boleh ditambahkan madu murni secukupnya agar tidak tawar.

Kanker Rahim | Cervical Cancer

Ramuan 1

10 g rimpang temu putih
10 g umbi daun dewa
20 g daun baru cina
30 g rumput mutiara
20 g sambiloto kering
30 g biji jali

Cuci bersih bahan dan tumbuk halus. Rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Air rebusan disaring dan diminum sebelum sarapan.

Ramuan 2

60 g cakar ayam
3 gelas air

Rebus cakar ayam selama 3-4 jam dengan api kecil. Setelah dingin, minum airnya beberapa kali sampai habis.

Kanker Payudara | Breast Cancer

Ramuan 1

15-30 g batang bunga nusa indah kering atau 30-60 g yang segar
30 g daun tapak dara
600 cc air

Rebus semua bahan sampai tersisa setengahnya. Saring, minum.

Ramuan 2

1 lembar sirih merah

Rebus dengan 2 gelas air sampai tersisa setengahnya. Air rebusannya dibagi tiga dan diminum 3x sehari sebelum makan.

Ramuan 3

air tebu

Minum air tebu murni secara teratur.

Ramuan 4

20-60 g tanaman jombang

Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, minum airnya sekaligus.

Kanker Paru | Lung Cancer

Ramuan 1

60 g rumput lidah ular (rumput mutiara kering)
30 g herba arbenan kering
30 g herba cakar ayam kering
30 g umbi bunga lili
60 g bunga waru landak
1.000 cc air

Cuci bersih semua bahan lalu rebus hingga air tersisa 400 cc. Saring, minum 2 kali sehari.

Ramuan 2
daun ashitaba

Daun dikeringkan, lalu seduh dengan air panas untuk dijadikan teh. Daun ashitaba dapat digunakan dalam keadaan mentah atau direbus, sedangkan batang dan akar harus direbus terlebih dahulu, lalu sari airnya diminum sebagai obat.

Untuk penggunaan dalam bentuk serbuk, satu sendok teh serbuk dicampur dengan 150 ml air panas. Ashitaba dapat diolah menjadi simplisia, serbuk, kapsul, dan teh ashitaba.

Kanker Lambung | Stomach Cancer

Resep 1

30 g arbenan kering
30 g ban zhi lian (Scutellariae barbatae)
30 g rumput mutiara kering
800 cc air

Cuci bersih dan rebus semua bahan hingga tersisa setengahnya. Saring, lalu minum 200 cc 2 kali sehari.

Resep 2

30 g sumsum bunga matahari

90 g dasar bunga matahari
3 gelas air

Cuci bersih semua bahan, kemudian rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Air rebusan disaring dan diminum sekaligus selagi hangat.

Obat Tradisional Tumor dan Kanker | Tumor and Cancer

Ramuan 1

benalu

1-2 batang benalu yang menempel pada satu pohon teh
1 batang rumput alang-alang
adas pulowaras secukupnya

Rebus semua bahan dengan 3 gelas air sampai mendidih. Saring. Minum 1 kali sehari.

Ramuan 2
¾ umbi bidara upas segar, cuci, parut
4 sendok makan air matang
2 sendok makan madu

Aduk rata semua bahan lalu peras dengan sepotong kain. Bagi untuk 3 kali minum yang harus habis dalam sehari.

Ramuan 3

buah merah

Buah merah dapat langsung dimakan.

Ramuan 4

cabai hijau

Untuk mendapatkan berbagai manfaat dari cabai hijau, konsumsilah cabai hijau dalam jumlah secukupnya setiap hari. Tidak harus dimakan mentah sebagai lalapan, tetapi dapat dimasukkan di dalam masakan sehingga tidak terasa mengonsumsi cabai.

Ramuan 5

60 g cakar ayam kering, rebus 3-4 jam dengan api kecil. Air rebusannya diminum setelah dingin.

Ramuan 6

10 helai daun jarum tujuh bilah

Rebus, minum airnya 3-4 kali sehari

Ramuan 7

30-120 g akar daruju kering
60-120 g daging sapi tanpa lemak
500 cc air

Rebus akar daruju dan daging sapi dalam periuk tanah atau panci email dengan api kecil selama 6 jam, sampai airnya tersisa satu mangkuk. Jika airnya mengering sebelum 6 jam, tambahkan air panas secukupnya sambil terus direbus. Setelah dingin, saring dan air saringannya dibagi dua untuk dua kali minum, pagi dan sore, masing-masing ½ mangkuk. Setiap kali minum, tambahkan madu secukupnya. Lakukan pengobatan ini setiap hari.

Ramuan 8

250-300 g gadung cina, rebus dengan 3.000 cc air bersih selama 1 jam kemudian api dikecilkan dan digodok selama 3 jam. Kemudian sisa air godokannya ditambah 30-60 g lemak sapi. Biarkan selama 1 jam. Baik untuk kanker esophagus, lambung rectum, payudara. Sangat efektif untuk kanker lambung.

Ramuan 9

jeruk lemon

Campur jus lemon segar ke dalam segelas air hangat. Lakukan hal ini tiga kali sehari.

Ramuan 10

20-60 herba jombang segar direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus. Lakukan setiap hari.

Ramuan 11

daun keladi tikus secukupnya
air secukupnya

Cuci bersih, rebus dengan air secukupnya sampai mendidih. Setelah itu, saring dan dinginkan. Minum sewaktu hangat. Sebaiknya diminum 2 kali sehari. Atau bisa dengan ekstrak daun, seduh seperti menyeduh teh tiap pagi dan sore.

Ramuan 12

kunyit putih secukupnya
air panas secukupnya
madu murni secukupnya

Kupas dan cuci bersih, parut dan peras airnya. Tambahkan ½ gelas (100 cc) air panas. Endapkan beberapa saat dan minum beserta airnya. Tambahkan ½ sendok makan madu murni bila tidak senang dengan kunyit putih tawar.

Untuk pencegahan cukup sekali setiap hari. Sedangkan untuk pengobatan dan penyembuhan, sebaiknya dilakukan 2-3 kali sehari secara rutin. Apabila dikonsumsi dengan atau bersama obat-obatan kimia, konsultasikan dengan dokter untuk menghindari konsultasi.

Ramuan 13

2 buah kulit manggis
4 gelas air

Cuci bersih kulit buah, potong kulit 2 buah manggis. Rebus dengan 4 gelas air hingga tersisia 2 gelas. Saring lalu minum 2-3 kali sehari. Namun, hati-hati karena mengandung resin, serat kasar dan tanin dapat menggangu pencernaan jika terlalu banyak

Ramuan 14

30-60 g seluruh bagian rumput mutiara

Rebus dan air rebusannya diminum. Ditambahkan pada pengobatan konvensional/obat antitumor, baik bersama-sama atau diberikan berseling.

Efek samping pemakaian tanaman ini yaitu pada beberapa penderita merasakan mulut kering setelah pemakaian 10 hari. Suntikan dosis tinggi menyebabkan penurunan sel darah putih yang ringan, dan kembali normal setelah 3-5 hari obat dihentikan. Beberapa kasus chronic asthmatic bronchitis menyebabkan nervous.

Ramuan 15

daun sambiloto secukupnya

Daun sambiloto dijemur sampai kering, tumbuk halus dan masukkan ke dalam kapsul. Setelah itu minum 3-6 kapsul sehari. Cara seperti ini juga akan memperkuat daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit lainnya.

Ramuan 16

10 lembar daun sirsak yang sudah tua
750 cc air

Rebus daun sirsak hingga tinggal ⅓-nya. Setelah itu dinginkan dan saring. Air saringan inilah yang diminum 2 kali sehari setiap pagi dan sore. Lakukan terus menerus selama 1 bulan. Dampak dari minum daun sirsak biasanya badan akan berkeringat cukup deras. Hal ini normal karena ini berarti membuang zat-zat racun pemicu tumbuhnya kanker. Daya penyembuhan daun sirsak 10.000 kali lebih kuat daripada kemoterapi. Pengobatan dengan daun sirsak ini juga hanya akan membunuh sel-sel yang buruk bagi kesehatan.

Ramuan 17

daun ashitaba

Daun dikeringkan lalu diseduh dengan air panas.

Daun ashitaba dapat digunakan dalam keadaan mentah atau direbus, sedangkan batang dan akar harus direbus terlebih dahulu, lalu sari airnya diminum sebagai obat.

Untuk penggunaan dalam bentuk serbuk, satu sendok teh serbuk dicampur dengan 150 ml air panas. Ashitaba dapat diolah menjadi simplisia, serbuk, bentuk kapsul dan teh ashitaba.

Mencegah Kanker | How to Prevent Cancer

Ramuan 1
2 g biji adas
250 cc air

Rebus kedua bahan bersama air sampai mendidih. Dinginkan. Setelah dingin, saring, lalu tambahkan 1 sdt madu

Ramuan 2
120 g akar pohon daruju
120 g daging sapi tanpa lemak
500 cc air

Rebus semua bahan selama 6 jam, terus menerus. Apabila dalam proses tersebut air telah habis, tambahkan lagi secukupnya sampai 6 jam. Angkat, dinginkan. Setelah dingin, saring dan air saringannya dibagi dua untuk 2x minum, pagi dan sore, masing-masing ½ mangkuk. Setiap kali minum, tambahkan madu secukupnya. Lakukan pengobatan setiap hari. Setelah 30 hari akan terlihat hasilnya.

Ramuan 3
20 g bawang putih

Kupas, tumbuk halus. Biarkan selama 10 menit. Setelah itu, goreng, rebus, atau tambahkan dalam makanan yang dimasak. Biarkan selama 10 menit untuk memberi waktu bawang putih membentuk zat-zat yang dapat membantu mencegah terjadinya kanker.

Ramuan 4

bayam merah

Bayam merah juga dikenal luas sebagai sayur. Untuk mendapatkan manfaat dari bayam merah, biasanya cukup dikonsumsi dalam bentuk sayur. Bisa juga diolah menjadi keripik, jus, maupun campuran makanan.

Ramuan 5
beras merah

Untuk mendapatkan manfaat beras merah yang beragam, cukup mengonsumsi beras merah secara berkala. Sebaiknya bergantian dengan beras putih. Yang tidak biasa makan beras merah, mungkin akan menjadi aneh. Selain dibuat nasi, beras merah dapat juga diolah menjadi bubur atau kue-kue.

Ramuan 6
brokoli

Brokoli biasa dikonsumsi sebagai sayuran dalam berbagai bentuk. Konsumsi secara rutin dalam jumlah cukup, sekurang-kurangnya 200 g untuk orang dewasa.

Ramuan 7

15 biji isi buah makasar, tumbuk halus

Masukkan isi buah makassar yang sudah halus ke dalam kapsul. Minum 1 kapsul setiap hari. Jumlah dapat ditambah sesuai kebutuhan. Ramuan ini mampu mencegah perkembangan sel-sel kanker. Cara ini juga dapat digunaan untuk mengobati disentri, malaria, dan demam.

Kalau tidak suka rasanya, bisa dengan merebus bersama air secukupnya hingga mendidih. Setelah itu, saring dan dinginkan. Minum setiap hari sesuai kebutuhan sampai sembuh.

Ramuan 8

buah merah

Untuk mendapatkan manfaat buah merah, cukup minum jus buah merah tersebut.

Ramuan 9

sumsum bunga matahari secukupnya
dasar bunga matahari secukupnya
air secukupnya

Semua bahan dipotong secukupnya, direbus dengan air sampai mendidih. Dinginkan dan saring, minum sewaktu masih hangat 2 kali sehari. Lakukan secara rutin

Ramuan 10

caper secukupnya

Konsumsi caper dalam jumlah secukupnya dalam makanan sehari-hari kita. Gunakan untuk masakan, kue, salad, atau berbagai makanan yang kita sukai. Jumlahnya tidak perlu terlalu banyak asal rutin.

Ramuan 11

buah ciplukan secukupnya
air matang secukupnya
es batu secukupnya
madu murni secukupnya

Kupas buah ciplukan, cuci bersih, blender bersama air matang, es batu, dan madu murni. Saring dan minum setiap hari.

Ramuan 12

cokelat secukupnya

Konsumsi cokelat setiap hari. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui takaran yang pas dengan kondisi kesehatan kita masing-masing.

Ramuan 13

cranberry secukupnya

Untuk mendapatkan manfaat buah cranberry, bisa dilakukan dengan mengonsumsi buahnya secara rutin setiap hari. Dapat pula dengan meminum jus All Postsyang terbuat dari buah cranberry. Selain itu, cranberry juga dapat dibuat manisan, selai, maupun bahan tambahan dalam roti. Kita dapat memilih yang sesuai dengan selera kita. Bagi mereka yang telah mengonsumsi obat antipembekuan darah, konsultasikan kedokter karena dapat menimbulkan perdarahan.

Ramuan 14

jamur kancing

Jamur kancing sangat terkenal sebagai bahan masakan yang enak. Untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah berbagai penyakit, cukup konsumsi jamur secukupnya, sebagai salad, sup, atau digoreng bersama sayuran dan daging.

 Ramuan 15

jamur kuping

Jamur kuping hitam sangat terkenal sebagai bahan masakan yang enak. Untuk mendapatkan manfaatnya, cukup konsumsi jamur secukupnya sebagai salad, sup, atau digoreng bersama sayuran dan daging.

Ramuan 16

jamur kuping merah

Jamur kuping merah sangat terkenal sebagai bahan masakan yang enak. Untuk mendapatkan manfaatnya, cukup konsumsi jamur secukupnya dalam salad, sup, atau digoreng bersama sayuran dan daging.

Ramuan 17

jamur kuping putih

Jamur kuping putih sangat terkenal sebagai bahan masakan yang enak. Untuk mendapatkan manfaatnya, cukup konsumsi jamur secukupnya dalam salad, sup, atau digoreng bersama sayuran dan daging.

Ramuan 18

jamur lingzhi

Jamur lingzhi sudah dikenal sebagai jamur untuk pengobatan. Oleh karena itu, jamur lingzhi sudah banyak diolah dalam bentuk ekstrak (kapsul) yang dapat kita beli di toko-toko herbal.

Ramuan 19

jamur maitake

Jamur maitake semula dikenal sebagai jamur makanan. Namun, hasil penelitian menunjukkan kandungan zat-zat untuk pengobatannya lebih besar, sehingga digunakan bahan pengobatan. Oleh karena itu, jamur maitake sudah banyak diolah dalam bentuk ekstrak (kapsul).

Ramuan 20

jamur merang

Jamur merang dikenal sebagai jamur makanan. Untuk mendapatkan manfaatnya, cukup mengonsumsinya secara rutin bersama daging dan sayur. Atau bisa juga diolah menjadi keripik dan lain-lain.

 Ramuan 21

jamur shiitake

Jamur shiitake dikenal sebagai jamur makanan. Untuk mendapatkan manfaatnya, cukup mengonsumsinya secara rutin dalam bentuk sayur, salad, atau digoreng bersama daging dan sayur atau diolah menjadi kripik dan lain-lain.

Ramuan 22

jeruk bali

Konsumsi jeruk bali minimal

Ramuan 23

jombang

60 g daun jombang
750 cc air

Daun dicuci bersih, rebus hingga tersisa ⅓-nya. Saring dan dinginkan.

Minum 2 kali sehari selama 1 bulan akan terlihat hasilnya.

Resep 24

kacang koro

Mengonsumsi kacang koro secara rutin dapat mencegah kanker. Para ahli mengadakan penelitian dengan memberikan 1 mg Concanavaline A (disingkat Con A) setiap hari pada pasien kanker. Con A merupakan lektin tumbuhan yang berasal dari sari kacang koro. Zat tersebut mampu mengaktifkan sel antikanker atau sel T pada tubuh manusia. Ternyata, jumlah sel T di badan 20 pasien itu meningkat drastis. Dengan demikian, kekebalan tubuh mereka terhadap serangan kanker menjadi semakin tinggi.

Ramuan 25

daun keladi tikus secukupnya
air secukupnya

Cuci bersih, rebus dengan air secukupnya sampai mendidih. Setelah itu, saring dan dinginkan. Minum sewaktu hangat. Sebaiknya diminum 2 kali sehari masing-masing 1 gelas (250 cc). Bisa juga dengan mengeringkan daunnya, tumbuk halus, dan simpan dalam kapsul. Minum 2 kali sehari. Atau bisa juga dengan ekstrak daun, seduh seperti menyeduh teh setiap pagi dan sore.

Ramuan 26

buah kemang secukupnya

Cuci bersih, kupas, makan secara langsung seperti buah mangga atau memanfaatkannya sebagai rujak. Karena fungsinya sebagai pencegahan penyakit, cara tersebut dianggap cukup efektif.

Ramuan 27

kepel

Daun kepel dapat digunakan sebagai lalapan atau direbus. Ambil 7 lembar daun kepel yang masih muda. Tambahkan 3 gelas air (750 cc) kemudian rebus hingga tersisa setengahnya. Air rebusan ini disaring lalu dinginkan. Minum 2 kali sehari.

Ramuan 28

kunyit putih secukupnya
air panas secukupnya
madu murni secukupnya

Kupas dan cuci bersih, parut, dan peras airnya. Tambahkan ½ gelas (100 cc) air panas. Endapkan beberapa saat dan minum beserta airnya. Tambahkan ½ sendok makan madu murni bila tidak senang dengan kunyit putih tawar.

Untuk pencegahan, cukup sekali setiap hari. Sedangkan untuk pengobatan dan penyembuhan, lakukan 2-3 kali sehari secara rutin. Apabila dikonsumsi bersama obat-obatan kimia, konsultasikan dengan dokter untuk menghindari komplikasi.

Ramuan 29

kurma secukupnya

Untuk pencegahan berbagai penyakit, konsumsi kurma secara rutin. Cukup 2-4 butir saja sehari. Manfaatnya akan terasa dalam jangka panjang.

Ramuan 30

lobak merah secukupnya

Konsumsi lobak merah sebagai tambahan sayuran dan sebagai penyegar dalam konsumsi sehari-hari. Selain itu, bila senang loba, merah juga dapat dijus dengan tambahan gula putih dan madu murni secukupnya.

Ramuan 31

kulit manggis secukupnya

Kulit manggis dijemur sampai kering. Potong kecil-kecil untuk mempermudah proses pengeringan. Setelah benar-benar kering, tumbuk halus sampai seperti butiran kopi halus. Untuk memudahkan konsumsi, simpan ekstraknya dalam kapsul, diminum secara rutin 2 kali sehari. Penyimpanan dalam kapsul ini selain membuatnya lebih awet dan praktis, juga untuk menghindari rasa pahit yang ada di dalam kulit manggis.

Ramuan 32

pakcoy

Pakcoy biasanya digunakan sebagai sayur dan lalapan. Untuk mendapatkan manfaatnya, konsumsilah secara rutin. Selain diigunakan sebagai sayuran dan lalapan, banyak yang membuat pakcoy ini menjadi jus, dicampur dengan buah-buahan. Jika tidak suka hanya dengan kombinasi sayur atau buah, tambahkan susu, madu, dan es batu. Takar jumlah pakcoy tetap berimbang dibandingkan bahan-bahan lainnya.

Ramuan 33

pare

Mengonsumsi pare dalam jumlah cukup sangat baik untuk kesehatan. Biasanya pare diolah sebagai sayur dan oseng-oseng. Untuk menghilangkan rasa pahit, cukup rendam dengan air garam. Tidak ada pantangan bagi orang sehat untuk mengonsumsi pare. Yang dilarang adalah perempuan hamil karena dapat menggugurkan kandungan.

Ramuan 34

pear secukupnya

Konsumsi pear secara rutin minimal 2 biji setiap hari. Kalau tidak mau makan buah pear secara langsung, dapat juga dibuat jus minimal 250 cc atau mengonsumsi sari buah yang dapat dibeli dengan mudah.

Ramuan 35

daun rosemary secukupnya
2-3 buah jeruk manis, kupas, peras
250 cc air
1 sendok makan madu murni

Rebus semua bahan sampai mendidih. Dinginkan. Minum 2 kali sehari.

Ramuan 36

rumput laut

Untuk mendapatkan manfaat rumput laut bagi kesehatan, cukup konsumsi rumput laut dalam takaran secukupnya setiap hari. Konsumsi bisa dinikmati dalam bentuk es, puding, makanan kemasan, dan lain-lain. Kalau mau praktis, sudah banyak dijual ekstrak atau awetan rumput laut yang bisa kita konsumsi.

Ramuan 37

saffron

Saffron sedikit dikonsumsi orang kebanyakan karena harganya yang cukup mahal. Untuk mendapatkan manfaatnya, biasanya orang menggunakannya untuk campuran sebagai bumbu dalam makanan, masakan, bahkan minuman. Sebagian lagi menggunakannya seperti teh.

Ramuan 38

daun sambiloto secukupnya

Daun sambiloto dijemur sampai kering, tumbuk halus, dan masukkan ke dalam kapsul.

Setelah itu, minum 3-6 kapsul sehari. Cara ini juga akan memperkuat daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit lainnya.

Ramuan 39

sarang semut

Untuk mendapatkan manfaat sarang semut yang luar biasa, kita dapat mengonsumsi sarang semut setiap hari dalam jumlah secukupnya. Bila tidak mau ribet, cukup beli ekstraknya di toko-toko obat dan dikonsumsi sesuai aturan. Namun, bila memiliki sarang semut, olah sebagai berikut. Siapkan sarang semut secukupnya. Potong kecil-kecil hingga masuk ke dalam blender. Setelah itu, seduh dengan air panas. Saring dan tambahkan madu asli secukupnya.

Ramuan 40

sawi hijau

Sawi hijau populer sebagai sayur yang enak dan bergizi tinggi. Untuk mendapatkan manfaatnya, cukup konsumsi secara berimbang setiap hari dalam menu kita.

Ramuan 41

sawi putih

Tidak ada ramuan khusus yang menggunakan sawi putih. Cukup konsumsi secara rutin. Biasanya sawi putih disayur atau diolah dalamb berbagai bentuk makanan camilan yang lezat.

Ramuan 42

selada

Selada biasanya dikenal sebagai penghias dan jarang digunakan secara khusus untuk masakan atau sayur. Oleh karena itu, kalau ingin mendapatkan manfaat selada yang luar biasa, sebaiknya mengonsumsi selada secara rutin. Tidak harus dikonsumsi mentah, dapat juga disayur atau dijus dengan buah dan sayur lainnya dengan tambahan madu murni dan lain-lain.

Ramuan 43

250 cc semangka
250 cc air
125 cc sari jahe
2 sdm gula pasir
100 cc irisan jahe
madu murni secukupnya
es batu secukupnya

Buah semangka dibuat bulatan-bulatan dengan cetakan dan dinginkan selama 3-4 jam di kulkas. Campurkan air, sari jahe, gula, dan madu, kemudian direbus dengan api sedang sampai mendidih. Setalah itu, campurkan semua bahan. Hidangkan dengan menambahkan es batu secukupnya. Konsumsi secara rutin setiap hari selama 1 bulan. Hasilnya akan terlihat. Selain terbebas dari kanker, pencernaan juga menjadi bersih dan lebih sehat.

Ramuan 44

200 g strawberry

Konsumsi strawberry setiap hari atau 250 cc jus buah strawberry. Lakukan secara rutin selama 2 bulan. Hasilnya akan terlihat. Selain untuk leukemia, terapi ini juga akan mengatasi penyakit anemia dan mengekang pertumbuhan tumor ganas.

Ramuan 45

taoge

Hampir tidak ditemukan ramuan tradisional yang secara khusus menggunakan taoge. Biasanya masyarakat menggunakannya sebagai lalapan, pecel, dan sayur. Oleh karena itu, untuk mendapatkan manfaatnya, konsumsi taoge secara rutin.

Ramuan 46

teh

Untuk mendapatkan manfaat teh dalam mencegah berbagai penyakit, cukup mengonsumsi teh setiap hari, sekurang-kurangnya 1 gelas (250 cc). Apabila untuk pengobatan, dosis dapat ditambah menjadi 2-3 gelas. Teh sangat aman dan dapat dikonsumsi setiap hari.

Ramuan 47

teh hijau

Untuk mendapatkan manfaat teh hijau dalam mencegah berbagai penyakit, cukup membiasakan diri mengonsumsi teh hijau setiap hari, sekurang-kurangnya 1 gelas (250 cc). Apabila untuk pengobatan, dosis dapat ditambah menjadi 2-3 gelas setiap hari. Teh hijau sangat aman dan bisa dikonsumsi setiap hari. Selain itu, ekstrak teh hijau juga sudah banyak dijual bebas di toko-toko herbal. Kita dapat dengan mudah mengonsumsinya. Namun perlu diperhatikan dosisnya, jangan terlalu banyak.

Ramuan 48

teh hitam

Untuk mendapatkan manfaat teh hitam dalam mencegah berbagai penyakit, cukup membiasakan diri mengonsumsi teh hitam setiap hari, sekurang-kurangnya satu gelas. Untuk pengobatan, dosis dapat ditambah menjadi 2-3 gelas (500-750 cc) setiap hari. Teh hitam sangat aman dan bisa dikonsumsi setiap hari.

Ramuan 49

terong ungu

Tidak ada ramuan khusus dari terong untuk mendapatkan manfaatnya yang sangat banyak. Biasanya masyarakat mengonsumsinya sebagai sayur lodeh, balado, oseng-oseng, dibakar, dan berbagai bentuk olahan lainnya.

Bisul | Boils

Bahan:
10 lembar daun pukul empat
15 lembar daun kangkung
minyak kemiri
minyak kelapa

Cara membuat:
Haluskan daun pukul empat dan daun kangkung. Tambahkan minyak kemiri dan minyak kelapa. Aduk rata kemudian oleskan pada bisul. Lakukan dua kali sehari.

Masker Jerawat

Bahan:
2 ruas jari temulawak
1 ruas jari temugiring
1 sdm air jeruk nipis
5 kuntum bunga kenanga
11 kuntum bunga melati
3 lembar daun sirih
45 g tepung beras

Cara membuat:

  • Bersihkan semua bahan dan potong kecil-kecil.
  • Selain jeruk nipis, blender semua bahan sampai halus. Sisihkan dan campur dengan perasan air jeruk nipis dan tepung beras.
  • Keringkan di oven dengan suhu 60°C atau angina-anginkan sampai kering benar.
  • Setelah kering, tempatkan dalam wadah tertutup untuk disimpan.
  • Untuk pemakaian, ambil 1 sdm, tambahkan air secukupnya hingga berbentuk pasta dan oleskan seperti pemakaian masker pada muka yang berjerawat. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu.

Amandel | Tonsilitis

Bahan:
buah kapulaga

Cara membuat:
Buah direbus dan dimakan.

Jamu Galian Remaja Putri

Ramuan 1

2 ruas rimpang temugiring
2 ruas rimpang kunyit
2 ruas rimpang kencur
1 ruas rimpang temulawak
5 biji bunga sidowayah kering
5 butir cengkih
seujung sendok teh adas
seujung sendok teh mungsi
1 ruas kayu manis jangan

Khasiat:
Ramuan ini berfungsi membantu pembentukan tubuh yang ideal dan juga alat reproduksi, meskipun tidak secara langsung. Adas berkhasiat menguatkan massa kelenjar payudara. Ramuan ini juga mencegah infeksi dan tumbuhnya jamur yang menyebabkan keputihan.

Cara membuat:
Kupas semua bahan dan cuci bersih. Lalu, temu giring, kunyit, kencur, dan temu lawak ditumbuk hingga halus. Setelah itu campur semua bahan dan rebus dengan 2 gelas air putih. Setelah mendidih, kecilkan api dan rebus ramuan tersehut hingga airnya tinggal setengah. Saring. Beri sedikit gula aren atau madu dan air perasan jeruk nipis. Minum ramuan ini 1x sehari, pada sore hari. Ramuan ini jangan diminum setiap hari. cukup 2 hari sekali saja.

Catatan: Bagi wanita dewasa, untuk memelihara keindahan tubuh dan wajah berseri-seri, lebih cocok minum Jamu Galian Putri.

Diare | Diarrhea

Ramuan 1

Bahan:
20 g kulit batang kemiri segar
600 cc air

Cara membuat:
Rebus kulit batang kemiri hingga volume air berkurang setengahnya. Minum 2x sehari sebanyak 150 cc. Teruskan hingga diare sembuh benar.

Bau Mulut | Bad Breath

Bahan:
buah kapulaga

Cara membuat:
Buah direbus dan dimakan.

Cara Menghilangkan Bau Badan

Ramuan 1

Bahan:
rimpang kapulaga

Cara membuat:
Rebus rimpang kapulaga secukupnya lalu minum airnya.

Ramuan 2

100 g daging mangga
5 g daun kemangi
100 g papaya

Bersihkan semua bahan dan potong kecil-kecil.
Masukkan semua bahan dan masukkan ke dalam blender. Tambahkan 50 ml air matang. Proses dengan blender sampai halus.
Tempatkan dalam gelas dan siap untuk diminum.
Untuk menambah rasa, dapat ditambahkan madu atau gula merah secukupnya.

Ramuan 3

1 genggam daun beluntas
1 ruas jari kunyit
1 ruas jari temugiring

Khasiat:
Daun beluntas yang memiliki bau enak, bila direbus, baik untuk menghilangkan bau badan. Kunyit yang mengandung kurkumin bermanfaat membunuh bakteri. Temugiring diketahui berkhasiat menghaluskan kulit.

Cara membuat:
Kupas temugiring dan kunyit. Cuci bersih bersama semua bahan. Setelah itu, tumbuk bersama semua ramuan. Peras dan saring. Minum ramuan ini 2x sehari.

Rangga Dipa | Clerodendron indicum

rangga-dipa

rangga-dipa

NAMA DAERAH:
Sumatera: Rangga dipa Jawa: Genje. daun apiun, sekar petak, biduyuk, ganja, memadatan.

URAIAN TANAMAN:
Perdu tegak, tinggi 1-3 m,
tumbuh liar di hutan, ladang,
kadang ditanam di halaman dekat pagar dan dapat ditemukan sampai 1.200 m di atas permukaan laut, pada tempat yang terkena sinar matahari atau sedikit terlindung.

Batangnya berwarna hijau, retak-retak membujur, tengahnya berongga.
Daun bangun garis, panjang 7-15 cm. lebar 1,5-2 cm, letak berkarang, ujung runcing, pangkal menyempit, tepi rata, warnanya hijau tua mengkilap.
Bunga tumbuh berkumpul berbentuk payung di ketiak daun dan ujung tangkai, warnanya kuning. Buahnya bulat.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Pahit, sejuk. Peluruh kencing (diuretik)

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Daun.

KEGUNAAN:
Radang saluran kencing, radang kandung kemih.
Keseleo, rematik.
Asma.

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 10-15 gr, digodok.
Pemakaian luar: dilumatkan dan ditempelkan ke tempat yang sakit.

CARA PEMAKAIAN:
Radang saluran kencing, radang kandung kemih: Rangga dipa dan rumput lidah ular secukupnya digodok, minum.
Sesak napas: Daun kering digulung, hisap seperti rokok.

Catatan: Clerodendron sama dengan Clerodendrum.

Ajeran | Bidens pilosa

ajeran

ajeran

NAMA DAERAH:
Hereuga. jaringan, ketul, ketul kebo. ketul sapi, ketulan. lancituwa.

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Akar. daun, seluruh tanaman

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Rasa pahit. agak dingin. penurun panas (antipiretik). antiradang (anti-inflamasi). menghentikan pcrdarahan. melancarkan peredaran darah, astringen.

URAIAN TANAMAN:

Tumbuhan liar, kadang-kadang di kebun sebagai tanaman hias. Tinggi 50-150 cm. tumbuh di pinggir jalan dan tanah kosong yang tidak terpelihara, ditempat panas atau agak teduh dan lembap. Batang 4 persegi. warna hijau, dan ujung batang kadang-kadang berbulu kasar. Daun bertiga atau terbagi tiga bentuk bulat telur, pinggir bergerigi, warna hijau mempunyai tangkai daun. Pada pangkal tangkai daun tcrdapat daun kecil-kecil. Bunga bcrtangkai, mahkota bunga berwarna putih. dengan putik bulat bcrwarna kuning.

KANDUNGAN KIMIA:
Phytosterin B

KEGUNAAN:
1. Influenza, demam. sakit tenggorok (penyebab virus).
2. Radang usus buntu (Acute appendixitis).
3. Acute infectious hepatitis.
4. Gastroenteritis (berak-berak/mencret).
5. Rheumatik sendi.
6. Radang selaput otak 7. Wasir (haemorrhoids), gatal-gatal (pruritus).
8. Sakit gigi.

PEMAKAIAN:
15 – 120 gr. direbus.

PEMAKAIAN LUAR:
Radang kulit bernanah (Pyodermi), gigitan ular, memar terpukul. wasir. gatal-gatal, lumatkan bahan segar untuk dipakai ditempat yang sakit, atau rebus dengan air untuk cuci. Untuk koreng, daun dilayukan diatas api, ditempelkan pada tempat kelainan.

CARA PEMAKAIAN:
Appendixitis : * Bidens pilosa 60-120 gr., Allium sativum (bawang putih) 30-60 gr, direbus, dibagi dalam 4 dosis.
Encephalitis epidemica: Bidens pilosa 15-30 gr.
* Murraya paniculata (kemuning) 30-90 gr, rebus dengan 4 gelas air menjadi 1½ gelas, untuk 2 kali minum. Untuk yang berat, untuk 1 kali minum, sehari 2 kali.
Sakit gigi: Daun dikunyah

OBAT PATEN:
Ganmaoching.

Ketepeng Kecil | Cassia tora

ketepeng-kecil

ketepeng-kecil

NAMA DAERAH:
Ketepeng sapi, ketepeng cilik (Jawa), ketepeng lentik (Sunda), pepo (Timor)

URAIAN TANAMAN:
Tanaman berupa perdu kecil yang tumbuh tegak dcngan tinggi sekitar 1 m. Tumbuh liar di pinggir kota, daerah tepi sungai. semak belukar dan kadang-kadang ditanam sebagai tanaman hias. Batangnya lurus. pangkal batang bcrkayu. banyak bercabang, daerah ujung batang berambut jarang. Daun letak berseling, berupa daun majemuk menyirip ganda terdiri dari 3 pasang anak daun yang bentuknya bulat telur sungsang. panjang 2-3 cm, lebar 116 – 3 cm ujung agak membulat dan pangkal daun melancip, warna hijau, permukaan bawah daun berambut halus. Bunganya banyak berwarna kuning tersusun dalam rangkaian tandan yang tumbuh pada ketiak daun. Buahnya buah polong berkulit keras berisi 20-30 biji yang bentuknya lengkung berwarna coklat kuning mengkilat. Tanaman perdu ini berasal dari Amerika tropik dan menyukai tempat terbuka atau agak teduh dapat tumbuh di dataran rendah sampai 800 m di atas permukaan laut.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Terasa manit pahit dan asin. agak dingin. Pengobatan radang mata. peluruh air seni. melancarkan buang air besar. Herba ini masuk meridian liver (Purifies-membersihkan) dan meridian ginjal (Supports-menguatkan)

KANDUNGAN KIMIA:
Biji segar mengandung chryzophanol, emodin. aloe-emodin. rhein.
physcion, obtusin, aurantio-obtusin, rubrobusarin, torachryson, toralactone, vit. A.

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Biji. dikeringkan

KEGUNAAN:
Radang mata merah, luka kornea (ulcus cornea), rabun senja, glaucoma.
Tekanan darah tinggi.
3. Hepatitis, cirrhosis, ascites (Perut busung air).
4. Sulit buang air besar

PEMAKAIAN:
5-15 gram direbus. minum atau dijadikan bubuk untuk pemakaian luar.

CARA PEMAKAIAN:
Tekanan darah tinggi: 15 gram biji digongseng (goreng tanpa minyak) sampai kuning. kemudian digiling sampai terasa kesat. ditambah gula secukupnya. seduh dengan air panas atau direbus, minum sebagai pengganti teh.
Radang mata: Bubuk/serbuk ditambah teh secukupnya, tcmpelkan pada kedua pelipis (Pada kedua titik akupunktur Tay Yang / istimewa).
Cacingan pada anak: 9 gram bubuk + 1 pasang hati ayam, dilumatkan dan ditambah sedikit arak putih, diaduk menjadi lempengan, kukus, makan.

Stepanot Jingga | Pyrostegia venusta

stepanot-jingga

stepanot-jingga

NAMA ASING:
Fire-cracker vine, oranye stephanoot, oranjebloemige stephanotis

URAIAN TANAMAN:
Tumbuhan memanjat, sedikit berkayu, panjang 2-8 m, biasa ditanam di halaman dengan cara dirambatkan pada pergola atau pagar halaman.

Daun majemuk menjari dengan 2-3 helai anak daun yang bentuknya bulat telur sampai lanset, bertangkai, kaku, ujungnya meruncing, tepi rata sedikit melengkung ke atas, warnanya hijau tua, dengan panjang 4-6,5 cm, dan lebar 3-4 cm. Pada pertemuan tangkai anak daun keluar sulur yang digunakan sebagai alat untuk membelit sewaktu memanjat. Bunganya bunga majemuk berwarna oranye, berbentuk tabung.

Tanaman hias yang berasal dari Brazil ini menyukai cahaya matahari langsung. dan dapat ditemukan berbunga banyak bila ditanam terutama di atas 400 m dari permukaan laut.

Perbanyakan dengan stek atau cangkok batang.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Bjnga: Manis,. netral. Menguatkan paru-paru dan menghilangkan batuk.
Daun: Pahit. sedikit astringen, netral. Anti radang. menyejukkan tenggorok.

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Bunga dan daun. Setelah dipetik, bunga dan daun dicuci bersih, lalu dijemur sampai kering, untuk penyimpanan.

KEGUNAAN:
Batuk, radang saluran napas (Bronchiolitis).
Sakit tenggorok

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 15-30 gr, digodok atau digiling halus menjadi bubuk, setiap kali pemakaian 3 gr diminum dengan air hangat.

Jukut Pendul | Kyllinga brevifolia

jukut-pendul

jukut-pendul

NAMA DAERAH: Jukut pendul, teki (Sunda)

URAIAN TANAMAN:
Terna menahun, tinggi 7-20 cm, wangi. Tumbuh pada tanah lembab di sisi jalan, tanah terlantar. padang rumput. 0ari dataran rendah sampai 2.600 m di atas permukaan laut.

Tumbuh berkumpul, dengan rimpang yang pendek dan merayap, letaknya sedikit dibawah permukaan tanah, mengeluarkan batang tegak bersegi tiga, pejal, berdaun hanya didekat pangkalnya.

Daun pangkal batang, 2-4, bangun garis, panjang menyempit dengan ujung runcing, pujjjdiig 3-10 cm, lebar 1,3-4 mm, warnanya hijau tua, agak kasap.
Bunga bentuknya bundar memanjang mirip bongfcol, warnanya hijau muda panjang 4-8 mm. Buah bulat memanjang; sedikit gepeng, warnanya coklat muda.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS :
Rasa pedas, netral. Penurun panas (anti piretik), anti radang, peluruh kemih (diuretik), menghilangkan batuk (antitusif), mengencerkan dahak.

KANDUNGAN KIMIA:
Minyak terbang

BAGIAN YANG DIPAKAI :
Seluruh tanaman

KEGUNAAN :
Selesma, radang saluran napas (bronchitis), batuk rejan (pertusis).
Malaria, disentri basiler.
Sakit kuning (icteric hepatitis)
Kencing berlemak (chyluria).
Rematik, luka terpukul, luka berdarah
Pemakaian luar untuk: Gigitan ular, gatal-gatal (pruritus), koreng, bisul

PEMAKAIAN :
Untuk minum:
30-60 gr rumput segar digodok. atau ditumbuk halus lalu diperas, airnya diminum.

Pemakaian luar:
Rumput segar dilumatkan, dibubuhkan ketempat yang sakit atau digodok dan air godokan- nya dipakai untuk cuci.

CARA PEMAKAIAN :
Batuk rejan, bronchitis, batuk : 60 gr rumput segar dicuci bersih, lalu digodok dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. dibagi untuk 2 kali minum.

Malaria : 60 gr rumput segar digodok. diminum 4 jam sebelum gejala/serangan timbul.

Air kemih berlemak (chyluria): 60 gr jukut pendul ditambah 60 gr buah Euphoria longan (lengkeng), digodok, minum.

Disentri: 30-45 gr rumput segar setelah dicuci bersih ditambah air dan gula secukup- nya, lalu ditim selama 1 jam, minum.

Gatal-gatal di kulit : Tumbuhan segar digodok, airnya untuk cuci.

Radang mulut pada anak-anak : 30 gr akar dan batang jukut pendul digodok dengan air. Airnya dipakai untuk menyeduh madu secukupnya lalu diminum.

Rematik : 30-60*gr rumput segar digodok, minum.

Tulang patah, luka berdarah : Rumput segar setelah dicuci bersih ditumbuk sampai halus dan dibalur ketempat yang sakit lalu dibalut. Sehari diganti 2 kali.

Sakit kuning : 30-60 gr rumput segar dicuci bersih, lalu digodok , minum.

Sakit perut karena peredaran darah tidak lancar: 30 gr jukut pendul dicuci bersih lalu digodok, minum.

Paria Gunung | Cardiospermum halicacabum

paria-gunung

paria-gunung

NAMA DAERAH: Cenet areuy, paria gunung (Sunda) ketipes, parenan, pulungan (Jawa), pepare kurung (Jakarta), bondot, plentangan, lung genje.

NAMA ASING: Coeur des indes, pois de coeur, herzsame, kerstmisbloem, balloon vine, heart pea.

URAIAN TANAMAN:
Terna setahun, tumbuh liar di lapangan rumput, tepi jalan. di hutan dan di ladang, pada tempat-tempat keri’ng yang terkena sinar matahari dari 1 – 700 m di atas permukaan laut.

Terna berbatang lemas ini tumbuh memanjat dengan sulur/alat pembelit yang keluar dari karangan bunga, berambut halus, panjangnya dapat mencapai 2-3 m.

Daunnya berupa daun majemuk menjari beranak daun tiga ganda dua, letak berseling.dengan anak daun bertangkai, bulat telur memanjang, bercangap menyirip dalam, ujung runcing, tepi bergerigi, dengan panjang 5-9 cm.
Bunga kecil berwarna putih dengan sepasang alat pembelit untuk memanjat,
berkumpul dalam karangan bunga yang keluar dari ketiak daun.
Buah berupa selaput, melembung bersegi tiga, dengan 3 buah biji bentuknya bulat berwarna hitam, di tengahnya berwarna putih.

Di beberapa daerah paria gunung dimakan sebagai sayuran dan bijinya yang telah tua sering dibuat sebagai perhiasan oleh anak-anak.

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS:
Manis, pedas, dingin. Menghilangkan bekuan darah, menghilangkan bengkak, membersihkan darah, menetralkan panas dan racun, anti radang, melancarkan kencing. Herba ini masuk meridian lever dan ginjal.

KANDUNGAN KIMIA:
Biji: Zat lendir, saponin, lemak, calsium, nitrogen, organic phosphate compound. Minyak dari biji: 1 -eicosenoic acid 42%, palmitate acid 3%, linolenic acid 8%, linoleic acid 8%, oleic acid 22%, stearic acid 2%. arachidic acid 10%, dan asam lemak dengan berat molekul rendah 5%.
Batang dan daun: Saponin, tanin, calsium oksalat, sulfur.

BAGIAN YANG DIPAKAI:
Seluruh tanaman. pemakaian segar atau yang telah dikeringkan.

KEGUNAAN:
Flu. demam, badan sakit-sakit (rheumatism).
Radang ginjal (nephritis), infeksi saluran kencing.
Kencing sedikit (Oliguria), bengkak (oedem).
Kencing manis (Diabetes mellitus).
Pertussis (batuk rejan).
Radang telinga tengah (Otitis media).
Sakit kuning.
Menormalkan siklus haid, merangsang haid (emmenagogue).
Diare, disentri.
Obat cacing (anthelmintic).
Merangsang muntah.
Susah buang air besar (sembelit)

PEMAKAIAN LUAR:
Terpukul, radang kulit bernanah, eczema, scabies, bisul, gigitan ular

PEMAKAIAN:
Untuk minum: 10-15 gr (segar: 30-60 gr), godok.
Pemakaian luar:Herba segar dilumatkan. balurkan ke tempat yang sakit, atau digodok, airnya untuk cuci

CARA PEMAKAIAN:
Kencing sedikit (oliguria): 15 gr bahan kering digodok, airnya untuk menyeduh arak kuning, minum.
Kencing manis: 60 gr herba segar digodok, minum.
Terpukul: 10-15 gr bahan segar ditumbuk, air perasannya diminum dengan arak kumng. Bisul: Tumbuhan segar ditambah nasi dingin dan garam secukupnya, digiling halus. Tempelkan pada bisul.
Sakit kepala: Daun digiling halus, untuk tapel pada pelipis.
Merangsang haid: Herba segar setelah dicuci bersih ditumbuk, air perasannya diminum.
Diare, disentri:
Air godokan daun kering dipompakan melalui dubur.
Daun dan batang digodok, minum.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by