Monthly Archives: August 2015

Iler | Coleus atropurpureus

iler

iler

ILER (Coleus atropurpureus Benth) dikenal masyarakat Indonesia dengan nama daerah yaitu si gresing (batak), adang-adang (Palembang), miana, plado (sumbar), jawer kotok (sunda), iler, kentangan (jawa), ati-ati, saru-saru (bugis), majana (Madura). Herba tumbuhan iler memiliki sifat kimiawi harum, berasa agak pahit, dingin, memiliki kandungan kimia sebagai berikut: daun dan batang mengandung minyak atsiri, fenol, tannin, lemak, phytosterol, kalsiuni oksalat, dan peptik substances. Komposisi kandungan kimia yang bermanfaat antara lain juga alkaloid, etil salisilat, metal eugenol, timol karvakrol dan mineral.

Tanaman ini tumbuh liar diladang atau di kebun-kebun dan umunya digunakan sebagai tanaman hias. Berbatang basah yang tingginya mencapai 1 m. Daunnya berbentuk segitiga atau bentuk bulat telur dengan warna yang sangat bervariasi dari hijau hingga merah ungu berbulu, dan tepinya beringgit. Bunganya berwarna merah atau putih, ungu atau kuning.

CARA MENDAPATKAN ILER
Cara perbanyakan tanaman ini sangat mudah yaitu dengan stek batang.

KHASIAT ILER
Tumbuhan iler bermanfaat untuk menyembuhkan hepatitis dan menurunkan demam, batuk dan influenza. Selain itu daun tumbuhan iler ini juga berkhasiat untuk penetralisir racun (antitoksik), menghambat pertumbuhan bakteri (antiseptik), mempercepat pematangan bisul, pembunuh cacing (vermisida), wasir, peluruh haid (emenagog), membuyarkan gumpalan darah, gangguan pencernaan makanan (despepsi), radang paru, gigitan ular berbisa dan serangga. Bagian akar tumbuhan ini berkhasiat untuk mengatasi perut mulas dan diare. Dalimartha juga menyebutkan bahwa tumbuhan iler dapat menyembuhkan radang telinga, mengeluarkan cacing gelang dari perut, Tetapi dengan catatan ibu hamil dilarang meminum rebusan daun iler ini karena dapat menyebabkan keguguran.

RESEP

Habis bersalin

Daun iler segar 12 helai; herba (seluruh tanaman) jung rahab (abunya) sendok teh; asam kawak secukupnya; air secukupnya, herba jung rahab secukupnya dibakar dan diambil abunya. Ramuan dipipis hingga berbentuk pasta, ditapaikan di perut.

Radang usus

Daun iler segar 12 helai; bawang merah (disangrai)l umbi; rimpang kunyit 2 g; herba patikan cina segar 7 g; menyan madu ½ g; air 110 ml, dibuat infus atau dipipis, diminum 2 kali sehari; pagi dan sore; tiap kali minum 100 ml (infus) atau ¼ cangkir (pipisan).

Wasir

Daun iler segar 12 helai; daun wungu segar 7 helai; herba pegagan segar 1 genggam secukupnya; air secukupnya, dipipis, diminum 1 kali sehari ¼ cangkir.

Kemangi | Ocimum basilicum

daun-kemangi

daun-kmangi

KEMANGI adalah tumbuhan tahunan yang tumbuh tegak dengan cabang yang banyak Tanaman ini berbentuk perdu yang tingginya dapat mencapai 100 cm. Bunganya tersusun di tandan yang tegak. Daunnya panjang, tegak, berbentuk taji atau bulat telur, berwarna hijau dan berbau harum. Ujung daun bisa tumpul atau bisa juga tajam, panjangnya mencapai 5 cm. Permukaan bergerigi atau juga rata. Merupakan terna kecil beraroma khas yang berasal dari kandungan sitral yang tinggi pada daun dan bunganya. Biasa dimakan sebagai lalap bersama-sama dengan kubis, irisan ketimun. Di Thailand dikenal sebagai manglak dan juga sering dijumpai dalam menu masakan setempat.

Spesies ini banyak terdapat di Asia dan Amerika. Di Pulau Jawa, kemangi/surawung ditandm di kobun, di pagar, di pinggir jalan, di lapangan, dan di huma. t ditanam sebagai tanaman yang dibudidayakan. Walapun demikian, hasil
tumbuhan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Asalnya belum diketahui secara pasti. Tumbuhan ini dapat tumbuh di dataran rendah hingga pada ketinggian 500 m dpl. Perkembangbiakan tumbuhan ini dapat dilakukan dengan biji.

CARA MENDAPATKAN KEMANGI
Perkembangbiakan tanaman ini dapat dilakukan dengan biji. Tumbuhan ini dapat tumbuh di dataran rendah hingga pada ketinggian 500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT KEMANGI
Daun kemangi mengandung zat yang mampu merangsang terbentuknya hormon androgen dan estrogen. Kemangi juga kaya akan betakaroten dan magnesium yang berfungsi menjaga dan memelihara kesehatan jantung Zat Flavonoid seperti orientin dan vicenin di dalam kemangi mampu melindungi struktur sel tubuh. Sedangkan flavonoid seperti sineole, mycene dan eugenol mempunyai manfaat sebagai antibiotik alami, antiperadangan, sebagai penenang (antidepresan), membantu mengatasi ejakulasi dini, merangsang aktivitas saraf pusat dan melebarkan pembuluh darah kapiler. Dapat dikonsumsi untuk memperbanyak ASI, mengobati encok dan penurun panas. Daun kemangi juga dapat meningkatkan jumlah air seni, menghilangkan masuk angin dan peluruh dahak. Konsumsi daun tanaman ini juga dapat mengatasi masalah bau mulut dan bau badan. Manfaat daun kemangi lainnya adalah sebagai pelawan bakteri yang alami sehingga bisa menangkal penyakit yang diakibatkan virus Basillus subtilis, Salmonella paratyph juga Proteus vulgaris. Getah kemangi dapat digunakan sebagai obat sariawan dan sakit telinga.

RESEP
Ejakulasi dini
Cuci bersih segenggam daun kemangi, seduh dengan air panas. Setelah dingin, minum sekaligus, cukup satu kali sehari. Bila anda suka lalap, maka bisa juga daun kemangi dikonsumsi secukupnya sebagai lalap.

Mengobati panu
Ambil segenggam daun kemangi dan cuci bersih, setelah itu haluskan. Beri sedikit air campuran kapur sirih dan selanjutnya balurkan pada bagian kulit yang terserang panu. Sebaiknya dilakukan dua kali dalam sehari.

Mengobati sariawan
Ambil daun kemangi kira-kira 50 helai dan cuci hingga bersih. Selanjutnya kunyah daun tersebut kurang lebih dua hingga tiga menit. Setelah halus, telah daun kemangi tersebut dan langsung minum air hangat. Untuk hasil maksimal, lakukan maksimal 3 kali dalam sehari.

Mengusir mual juga flu
Keringkan daun kemangi dan kemudian seduh layaknya teh. Minum air teh kemangi tersebut dua kali dalah sehari dan badan Anda akan sembuh dari mual serta menghalau flu datang.

Mengatasi bau mulut yang kurang sedap
Ambil daun kemangi, biji juga akarnya. Bersihkan dan kemudian seduh dengan air yang panas. Air seduhan tersebut bisa Anda tambahkan dengan gula merah atau madu. Minum air tersebut di setiap pagi sebelum beraktifitas.

Perut yang kembung dan masuk angin
Rebus daun kemangi dengan bawang merah yang kemudian dicampur dengan minyak kelapa. Ramuan tersebut segera dioleskan pada perut yang dirasa kembung.

Katuk | Sauropus androgynus

daun-katuk

daun-katuk

TANAMAN KATUK (Sauropus androgynus (L,) Merr.) termasuk famili Euphorbiaceae. Tanaman ini merupakan tanaman perdu, tinggi 2-5 m. Batang berkayu, bulat, bekas daun tampak jelas, tegak, daun muda berwarna hijau dan setelah tua berwarna cokelat kehijauan. Daun majemuk, bulat telur, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata, panjang 1-6 cm, lebar 1-4 cm, pertulangan menyirip, warna hijau. Bunga majemuk bentuk payung di ketiak daun, mahkota bulat telur, warna ungu. Buah buni, bulat, beruang tiga, diameter lebih kurang 1,5 mm, warna hijau keputih-putihan. Daun Katuk mengandung senyawa steroid, polifenol, quercetin dan kaempferol.

CARA MENDAPATKAN KATUK
Tanaman Katuk banyak dibudidayakan oleh petani di kebun-kebun juga di pekarangan rumah. Tanaman ini sangat mudah diperoleh di pasar sayuran. Perbanyakan tanaman Katuk dapat dilakukan dengan stek batang. Perawatannya tanaman ini cukup mudah, umumnya dipupuk menggunakan pupuk kandang ditambah dengan pupuk urea dan pupuk SP. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga 1.300 m dpl dan dapat beradaptasi dengan curah hujan yang sangat tinggi serta tanah berat. Tanaman katuk produktif pada cuaca hangat dan cenderung dorman pada cuaca dingin, tetapi kualitas produksi tanaman katuk dapat meningkat bila tanaman ternaungi sebagian.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun dan akar.

KHASIAT KATUK
Tanaman Katuk memiliki sifat khas manis, mendinginkan, dan membersihkan darah. Daun Katuk berkhasiat sebagai antipiretik, laktagog, menurunkan demam, pelancar asi dan memperbaiki suara yang parau sedangkan akarnya berkhasiat sebagai penurun demam dan obat luar untuk penyakit Lepra. Daun katuk juga memiliki aktivitas sebagai antioksidan, antimalaria, sitotoksik (membunuh sel kanker). Di Taiwan, konsumsi jus katuk segar sering digunakan untuk mengurangi berat badan, akan tetapi konsumsi juice tersebut selama 3 bulan berturut-turut dilaporkan dapat dapat menyebabkan obliterans bronchiolitis konstriktif atau penyakit pada saluran pernafasan dengan adanya luka dan peradangan.

RESEP
Demam dan kencing sedikit: akar katuk sebanyak 4 g ditambah air 110 ml, kemudian dibuat menjadi infus. Dimi-num 2 kali sehari, tiap kali minum 100 ml. Lama pengobatan diulang selama 4 hari.

Pelancar ASI: daun katuk segar beberapa helai, dibuat sayuran. Makan harus teratur dan dipilih makanan yang bergizi.

Daun Bawang | Allium porrum

daun-bawang

daun-bawang

Kandungan
a. saponin
b. tannin
c. minyak atsiri

Manfaat
a. meredakan perut kembung
b. antibatuk
c. mengatasi flu
d. menyembuhkan sesak napas
e. mengatasi nyeri sendi
f. obat antiradang
g. menghilangkan bengkak karena bisul
h. menyembuhkan gigitan serangga
i. menurunkan kadar kolesterol
j. mencegah penyakit kanker
k. mencegah penyakit jantung
l. sebagai antioksidan alami
m. mengatasi rasa mual
n. menyembuhkan rematik

Belimbing | Averhoa carambola

belimbing

belimbing

BELIMBING (Averhoa Carambola L) merupakan pohon kecil yang berbatang keras dengan tinggi 5-12 m ini,berasal dari Jawa dan Kalimantan. Ciri-ciri umum daunnya bersirip ganjil dengan warna kekuningan sampai hijau muda, bunganya kecil dalam untaian yang berwarna putih kemerahan, buahnya seperti buni, bulat memanjang sekitar 4-13 cm, dengan 5 rusuk yang tajam dengan kulit buah yang tipis,warnanya kuning muda dan banyak mengandung air. Tanaman ini sangat menyukai tanah yang asam dan air yang cukup banyak, terlebih lagi bila hidup ditempat teduh, belimbing termasuk tanaman yang berbuah sepanjang tahun. Buah belimbing mengandung glukosida, vitamin A, B, dan vitamin C, protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, pectin dan niacin. Sifat kimia buah adalah rasa asam, manis, dan netral.

CARA MENDAPATKAN BELIMBING
Perbanyakan tanaman dengan biji dan cangkok. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 800-2.500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah dan daun

KHASIAT BELIMBING
Dapat menyembuhkan penyakit darah tinggi dan menghilangkan panu pada kulit. Adapun efek farmakologi buah sebagai antiradang, peluruh kemih (diuretik) dan peluruh liur. Buahnya dapat digunakan sebagai obat sakit tenggorokan, tekanan darah tinggi, kencing manis, sakit perut, sakit beguk atau gondong cacar air, dan wasir demam, batuk rejan dan encok, kencing batu dan perbesaran limfe akibat penyakit malaria. Akar belimbing manis juga berkhasiat untuk menyembuhkan sakit kepala dan nyeri persendian. Sedangkan daunnya dapat digunakan untuk mengatasi radang lambung, radang kulit bernanah, dan bisul. Daun untuk radang lambung, radang kulit bernanah (obat luar) dan bisul (obat luar). Kandungan vitamin C yang tinggi dapat dijadikan antioksidan untuk mencegah penyebaran sel kanker, meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah sariawan. Sedangkan pektin pada dinding sel belimbing mampu mengikat kolesterol dan asam empedu dalam usus hingga mendorong pengeluarannya.

RESEP
Darah tinggi: Makan buah belimbing yang sudah masak 2 x sehari sebanyak 2 atau 3 buah.
Kulit panu: Ambil 2 buah belimbing dan ditumbuk halus,lumaskan sambil digosok- gosok pada bagian kulit yang berpanu, lakukan ini 1 atau 2 x sehari.
Radang lambung: 6 g daun belimbing manis, 8 g rimpang kunyit segar, 7 g rimpang temu kunci dan 110 ml air, diseduh, lalu diminum sehari sekali setiap pagi 100 ml selama 14 hari. Hati-hati penderita ginjal.
Pertolongan pertama penderita cacar: Dengan menumbuk daun belimbing hingga halus untuk diambil airnya. Sari buah belimbing ini, dibubuhkan pada bagian tubuh yang sakit cacar untuk menghilangkan rasa gatal-gatal. Pengobatan cara ini dilakukan sehari sekali sampai tampak sembuh tanpa melakukan gosokan-gosokan pada kulit sekalipun gatal).
Penyakit gondong: Gondong adalah penyakit infeksi virus menular yang akut. Gejala gondong berupa terjadinya pembengkakan atau peradangan pada kelenjar air liur. Ramuan untuk gondong sebagai berikut: potong-potong buah belimbing menjadi beberapa bagian. Kemudian tumbuk sampai halus. Tumbukan buah belimbing tersebut tempelkan pada kelenjar yang membengkak selama 30 menit dan lakukan 3 kali sehari. Akan lebih baik bila yang digunakan adalah belimbing wuluh.
Menenangkan perut setelah muntah-muntah atau mabuk: Dapat diminum perasan buah belimbing manis yang direbus dengan 1/3 bagian gula pasir dan dikentalkan hingga menjadi sirup yang segar.
Wasir: rebuslah daun belimbing wuluh yang telah dirajang dengan perbandingan 3 mangkuk daun dalam 8 liter air selama 30 menit. Kemudian air rebusan tersebut digunakan untuk duduk berendam penderita wasir selam masih hangat.
Demam: Dapat dicoba pengobatan tradisional dengan daun belimbing. Rebuslah cincangan daun belimbing segar sebanyak 2 mangkuk dalam 2 liter air selama 10 menit. Air rebusan tadi didinginkan dan disaring untuk digunakan sebagai kompres dingin pada penderita sakit demam.
Caranya adalah ambil satu buah belimbing yang hampir matang, bersihkan, parut dan parutan tersebut diperas hingga satu gelas airnya.
Panu: Caranya cukup menggosokkan potongan belimbing pada kulit yang terkena panu.
Batuk berat dengan manisan buah belimbing wuluh, batuk rejan yang tidak sembuh-sembuh, ternyata memberikan hasil yang memuaskan setelah memakan 6 kali – masing-masing 8 buah – manisan belimbing wuluh. Selain itu baik untuk penderita sariawan usus (skorbut) dan melancarkan kerja empedu.

Asam Jawa | Tamarindus indicus

asam-jawa

asam-jawa

ASAM JAWA dengan nama latin Tamarindus indica merupakan pohon besar dengan tinggi mencapai 30 m dan diameter batang dapat mencapai 2 m. Kulit batangnya berwarna cokelat keabu-abuan, kasar dan sering pecah dengan alur vertical. Tajuknya rindang dan berdaun lebat, melebar dan membulat. Daun asam jawa mejenuk menyirip genap dengan panjang 5-13 cm yang terletak bersiling. Daun penumpunya seperti pita meruncing berwarna merah jambu keputihan. Anak daun melonjong menyempit, 8-16 pasang dengan tepi rata dan pangkalnya miring membundar serta ujung membundar hingga sedikit berlekuk. Bunga asam jawa tersusun dalam tandan renggang pada ketiak daun atau di ujung ranting dengan panjang mencapai 16 cm. Bunganya berbentuk kupu- kupu dengan kelopak 4 buah dan daun mahkota sebanyak 5. Bunganya berbau harum dengan mahkota berwarna kuning keputihan dengan urat berwarna merah cokelat. Buahnya polong yang menggelembung dengan bentuk hampir silindris, bengkok atau lurus, berbiji hingga 10 biji. Di antara dua biji terdapat penyempitan kulit buah. Kulit buahnya keras berwarna cokelat atau kelabu yang bersisik dengan urat yang mengeras dan liat seperti benang. Daging buahnya berwarna putih kehijauan saat muda dan berwarna merah kecokelatan sampai kehitaman saat masak. Rasa daging buah yang asam manis ini menyebabkan tanaman ini bernama asam. Biji dalam buah berwarna cokelat kehitaman mengkilap dan keras dengan bentuk agak persegi.

CARA MENDAPATKAN ASAM JAWA
Asam jawa dapat tumbuh dengan baik di daerah dengan ketinggian hingga 1.000 m dpl pada tanah berpasir atau liat. Tanaman ini dapat tumbuh baik di seluruh daerah Indonesia dengan musim kering yang jelas dan cukup panjang. Perbanyakan tanaman dapat dengan cara stek batang, biji, anakan, cangkok, dan okulasi (menempelkan tunas dari satu tumbuhan ke batang tumbuhan lain). Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, buah dan biji

KHASIAT ASAM JAWA
Biji asam jawa dilaporkan mampu menurunkan kadar gula darah sehingga baik untuk menjaga dan mengobati penderita diabetes. Biji asam jawa juga dilaporkan mailiki aktivitas antioksidan yang baik karena banyak mengandung senyawa golongan fenol.
Biji asam jawa juga memiliki efek anti bisa ular, memperbaiki kerja sel kulit. Selongsong biji asam jawa dilaporkan memiliki aktivitas antioksidan yang baik karena mengandung banyak senyawa polipenol dan juga memiliki efek antiperadangan. Buah asam jawa mampu menurunkan kadar lemak dan kolesterol bila dikonsumsi serta memiliki efek pelangsing. Daun, buah dan biji yang tidak dipanggang dari asam jawa mampu menjaga fungsi hati dari kerusakan oleh obat seperti parasetamol.

RESEP
Daging buah asam jawa digunakan untuk aneka bahan masakan dan bumbu seperti bumbu sayur asam atau campuran rujak. Asam ini pun digunakan untuk menghilangkan bau amis ikan. Produk minuman juga banyak menggunakan asam ini seperti produk kunyit asam.

Buah asam jawa dijemur dalam tempat tertutup hingga keluar cairan cokelat kehitaman. Cairan ini digunakan untuk mengobati sariawan.

Biji asam jawa ditumbuk lalu dicampurkan dengan air dan direbus. Air rebusan ini diminum untuk mengobati diabetes.

Kulit batang asam jawa dicampur dengan air digunakan untuk kumur-kumur pada orang yang menderita sariawan.

Kulit batang asam jawa ditumbuk lalu dibalurkan pada luka, borok, bisul atau ruam^ untuk mengobati luka luar.

Daun muda asam jawa direbus lalu diminum untuk mengobati batuk dan demam.

Anting-Anting | Acalypha australis

anting-anting

anting-anting

ANTING-ANTING merupakan tanaman yang tumbuh dalam bentuk semak. Memiliki batang tegak, berambut halus, dan berwarna hijau serta memiliki akar tunggang. Daun anting-anting berwarna hijau dengan panjang 3-4 cm dan lebar 2-3 cm. Daun tunggal dengan ujung runcing dan tepi bergerigi. Bunga anting-anting merupakan bunga majemuk berbentuk bulir yang keluar dari ketiak daun dan ujung cabang. Buah anting-anting berbentuk bulat dan berwarna hitam sementara bijinya berbentuk bulat panjang berwarna cokelat. Nama latin dari anting-anting ialah Acalypha australis Linn atau Acalypha itidica.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN ANTING-ANTING
Anting-anting dapat diperbanyak dengan menggunakan biji. Tanaman ini membutuhkan tanah yang agak lembap. Tanaman ini dapat tumbuh liar maupun di tanam dalam pot.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Batang, daun

KHASIAT ANTING-ANTING
Seluruh bagian tanaman dapat digunakan baik segar maupun kering. Tanaman yang memiliki zat aktif maksimal adalah tanaman yang minimal sudah berumur 2 hingga 3 bulan. Tanaman anting-anting memiliki aktivitas antibakteri dan efektif menghambat pertumbuhan banteri Escherichia coli, Bacillus subtilis, dan Staphylococcus aureus. Penelitian lain menyebutkan bahwa ekstrak anting-anting dapat menghambat pertumbuhan S. aureus, S. epidermidis, B. cereus, dan Streptococcus faecalis. Anting-anting secara empiris digunakan untuk mengobati disentri, diare, batuk, dermatitis, dan diabetes.

RESEP
Disentri dan diare
Sebanyak 30-60 g tanaman anting-anting kering direbus dan air rebusannya diminum 2 kali sehari selama 5-10 hari.

Dermatitis
Tanaman anting-anting segar direbus, air rebusannya digunakan untuk mencuci kulit yang sakit.

Andong | Cordyline fruticosa

andong

andong

TANAMAN yang memiliki nama latin Cordyline fruticosa (L) A. Cheval. Sering juga disebut lanjuwang, endong, dan hadwang. Perdu yang merupakan famili Liliaceae memiliki tinggi 2-4 m, ranting dengan bekas daun rontok yang berbentuk cincin, dan Jduit pada ujung ranting berjejal dengan susunan spiral; tangkai bentuk talang, helaian daun bentuk garis atau lanset, 20-60 kali 1-13 cm, dengan pangkal yang berbentuk baji dan ujung runcing, hijau atau merah atau lorek. Malai bunga di ketiak daun, bertangkai panjang, bercabang melebar, dengan daun pelindung yang besar pada pangkal cabang. Anak daun pelindung pada pangkal bunga kecil. Daun tenda bunga 6, memanjang, panjang 1,3 cm, 3 yang luar pada bagian separo bawah melekat, erat dengan yang di dalam, bagian yang teratas lepas dan melengkung ke belakang kembali. Benang sari 6, tertancap pada tenda bunga. Kepala putik pendek 3 taju. Buah buni ± bentuk bola, merah mengkilat. Biji hitam mengkilat.

CARA MENDAPATKAN ANDONG
Perbanyakan tanaman stek batang. Perawatannya dengan pemupukan, pengendalian gulma dan hama serta penyiraman yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian sekitar 250 sampai 1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun.

KHASIAT ANDONG
Khasiat andong di antaranya sebagai hemostatik dan anti bengkak dengan sifat khas yaitu mendinginkan. Andong sering digunakan sebagai obat batuk darah, disentri, haid terlalu banyak dan wasir berdarah.

RESEP
Batuk Darah dan Haid terlalu banyak: seduh 5 helai daun andong dengan air secukupnya. Hasil seduhan kemudian diminum 1 kali untuk 100 ml. Hal ini diulang hingga pasien sembuh.

Obat Wasir: daun andong dicampur dengan adun wungu dan diseduh dengan air secukupnya, air seduhan tersebut kemudian diminumkan 2 kali sehari selama 14 hari.

Agathis | Agathis dammara (Lamb.)

agathis

agathis

AGATHIS spp. termasuk dalam famili Araucariaceae, dikenal dengan nama kauri atau damar. Agathis adalah jenis pohon teduh, dimana pada waktu mudanya memerlukan naungan/lingkungan yang sejuk (1-2 tahun). Tanaman Agathis tumbuh baik pada di daerah dengan tinggi tempat 300 m sampai ± 1.500 m di atas permukaan laut (dpl), kecuali A. bortiensis dapat tumbuh mulai dari ketinggian tempat 0-50 m dpl, A. becarii mulai dari ketinggian 50 m dpl, A. hamii 0-900 m dpl dan A. alba mulai dari ketinggian 200 m dpl, tanah yang relatif subur, bersolum dalam kecuali A. boornensis pada tanah berpasir (hutan kerangas), daerah yang memiliki tipe iklim A dan B dengan curah hujan 3.000-4.000 mm/tahun serta tidak terdapat musim kemarau yang panjang/keras, dengan paling sedikit 30 hari hujan selama 4 bulan yang paling kering.

Pohon Agathis tua memiliki batang khas besar, membentuk batang dengan sedikit atau tanpa percabangan bawah mahkota. Sebaliknya, pohon muda biasanya berbentuk kerucut, membentuk sebuah mahkota lebih bulat atau berbentuk tidak beraturan.

Berbagai spesies Agathis memberikan resin beragam seperti kauri kopal, manilla kopal dan gum dammar. Kopal tersebut digunakan untuk cat, vernis spiritus, plastik, bahan sizing, pelapis tekstil, bahan water proofing, tinta cetak, dan sebagainya. Kayunya bernilai tinggi terutama digunakan untuk pertukangan, pulp dan kayu lapis termasuk kelas awet IV dan kelas awet III.

CARA MENDAPAT AGATHIS
Di Indonesia penyebarannya cukup luas yaitu Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Beberapa jenis pohon Agathis yang terpenting menurut daerah penyebaran alamnya antara lain Agathis alba Warb (Sumatera, Maluku), A. borneensis Warb (Kalimantan), A. becarii Warb (Kalimantan), A. loranthifolia Salisb (Maluku), A. hanii (Sulawesi), A. phillipirtensis Warb (Sulawesi) dan A. labillardieri Warb (Papua). Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan dengan biji. Biji disemaikan di persemaian. Bibit Agathis sp selama berada di persemaian membutuhkan naungan, serta penyiraman dilakukan satu kali sehari, dengan menggunakan air bersih. Kalau cuaca sangat kering dapat dilakukan 2 x sehari. Bibit yang mati, sebaiknya disulam dengan bibit baru yang telah disiapkan dan perlu dilakukan penyiangan dan pemupukan. Setelah tanaman cukup besar, baru dipindahkan ke lahan.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun muda dan kulit batang

KHASIAT AGATHIS
Daun muda dan kulit batang Agathis macrophylla biasa digunakan sebagai obat tradisional di Fiji. Ekstrak Agathis macrophylla memiliki aktivitas sebagai inaktivator protein tyrosine phosphatase IB serta menghambat sel line uji karena mengandung senyawa-senyawa norditerpenoid dan diterpenoid.

Sirih Merah | Piper crocatum

sirih-merah

sirih-merah

SIRIH MERAH memiliki nama latin Piper crocatum Ruiz dan Pav, termasuk dalam famili Piperaccac.Tanaman ini memiliki Batang berbentuk bulat, berwarna hijau keunguan dan tidak berbunga. Permukaanya kasar dan bila terkena cahaya akan cepat mengering. Batangnya bersulur dan beruas dengan jarak buku 5-10 cm. Di setiap buku tumbuh bakal akar. Daunnya bertangkai membentuk jantung dengan bagian atas meruncing, bertepi rata, dan permukaannya mengilap atau tidak berbulu. Panjangnya bisa mencapai 15-20 cm berwarna hijau bercorak warna putih keabu-abuan pada bagian atas, dan merah hati cerah pada bagian bawahnya. Daunnya berlendir, berasa sangat pahit, dan beraroma wangi khas sirih. Akar daun sirih merah adalah akar tunggang yang bentuknya bulat dan berwarna cokelat kekuningan.

Tanaman sirih merah tergolong langka karena tidak tumbuh di setiap atau daerah. Sirih merah tidak dapat tumbuh subur di daerah panas. Sementara itu, di tempat berhawa dingin sirih merah dapat tumbuh dengan baik. Jika terlalu banyak terkena sinar matahari, batangnya cepat mengering, tetapi jika disiram secara berlebihan akar batang cepat membusuk. Tanaman sirih merah akan tumbuh dengan baik jika mendapatkan 60-70% cahaya matahari.

Senyawa kimia yang terdapat di tanaman sirih merah antara lain minyak atsiri, yaitu sesquisabinena hidrat, β-bisabolol, curcumena, animol, trans-kariofilena, terpenoid, steroid, pirimidina, α-tokoferol, flavonoid, tanin, dan alkaloid.

CARA MENDAPATKAN SIRIH MERAH
Perbanyakan tanaman dengan stek batang dan cangkok. Perawatan dengan pemupukan, pengendalian hama dm gulma serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggan sekitar 250-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun.

KHASIAT SIRIH MERAH
Di masyarakat, sirih merah dikenal dapat mengobati diabetes, hepatitis, batu ginjal, kolesterol, stroke, asam urat, hipertensi, maag akut dan kanker. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sirih merah memiliki efek antiproliferatif sehingga berpotensi sebagai antikanker. Aktivitas antihiperglikemia juga sudah diteliti sehingga tanamar ini berpotensi digunakan dalam pengobatan penyakit diabetes.

Tanaman ini juga berkhasiat sebagai antioksidan karena kaya akan kandungan agen antioksidan seperti flavonoid dan vitamin E. Seperti kerabatnya sirih hijau, tanaman sirih merah juga berkhasiat antibakteri sehingga bisa digunakan sebagai antiseptik untuk mengatasi keputihan yang umum dikeluhkan kaum wanita. Selain itu mengobati sakit jantung, diabetes, radang mata, tumor payudara.

RESEP
Sakit Jantung
Ramuan tunggal: Ambil daun sirih berukuran sedang sebanyak 3-4 lembar atau ukuran kecil 6-8 lembar. Cuci bersih, kemudian diiris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak 4 gelas (800 ml) sampai mendidih dan tersisa 2 gelas, lalu saring. Ramuan ini diminum selagi hangat, dua kali sehari sebelum makan. Sekali minum satu gelas.

Ramuan dengan tanaman obat lain. Siapkan daun sirih merah ukuran sedang sebanyak 3-4 lembar, daun asam 30 g, belimbing sayur 2 buah, umbi dea kering 3 g dan daun gingseng 4 lembar. Semua bahan dicuci bersih, diiris kecil-kecil, lalu direbus dengan tiga gelas air (600 ml) hingga tersisa 1,5 gelas. Ramuan ini diminum tiga kali sehari selagi hangat. Bisa ditambah satu sendok teh madu. Sekali minum setengah gelas.

Diabetes
Ramuan tunggal: Petik tiga lembar daun sirih merah setengah tua dan daun keenam atau ketujuh dari pucuk. Cuci bersih semua daun, kemudian iris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak tiga gelas (600 ml) sampai mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Minum sehari tiga kali sebelum makan, sekali minum setengah gelas.
Ramuan dengan tanaman obat lain: Ambil tiga lembar sirih merah ukuran sedang, 40 g kulit kayu gayam yang sudah dibersihkan bagian luarnya, dan 30 g kulit kayu jamblang kering. Bahan-bahan ini diseduh dengan 2 gelas (400 ml) air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Saring, minum sehari dua kali tiap pagi dan sore hari sebelum makan. Sekali minum setengah gelas.

Radang mata
Ambil daun sirih merah yang agak muda (daun kelima dan pucuk) sebanyak 4 lembar, cuci bersih. Rebus dengan air dua gelas hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Setelah dingin, air tersebut digunakan untuk merendam mata yang sakit.
Cara pemakaian: Mata dibersihkan (cuci muka) kemudian direndam dengan air rebusan sirih merah secukupnya menggunakan gelas khusus. Gunakan tidak lebih dari tiga kali sehari agar tidak terjadi iritasi pada lapisan mata.

Tumor payudara
Selembar daun sirih merah segar direbus dengan dua gelas air sampai tinggal satu gelas. Air rebusan dibagi tiga dan diminum tiga kali sehari sebelum makan.

Seledri | Apium graveolens

seledri

seledri

 

SELEDRI dengan nama botani Apium graveolens L. merupakan jenis tanaman sayuran yang banyak dibudidayakan di daerah yang berhawa sejuk. Seledri berasal dari daerah subtropik Eropa dan Asia, yang ditemukan pada ketinggian di atas 900 m dpl. Daerah yang banyak ditanami seledri di Pulau Jawa antara lain Cipanas, Pangalengan, Bandungan, Pujon, Batu dan di Pulau Sumatra seperti Brastagi. Ciri-ciri seledri yaitu batangnya tidak berkayu, pendek, bersegi, beralur membujur dan berwarna hijau pucat. Daun tersusun majemuk dengan tangkai panjang dan berwarna hijau mengkilat. Bunganya tersusun majemuk berkarang, berukuran kecil, dan berwarna putih kehijauan. Buahnya kecil-kecil berwarna cokelat gelap. Seledri diklasifikasikan menjadi tiga kelompok yaitu seledri daun (A. gravcolens L var. secalinum Alef.) yang batang dan daunnya relatif kecil, dipanen dengan cara dicabut bersama akarnya atau dipotong tangkainya, seledri potong (A. graveolens L. var sylvestre Alef.) yang batang dan daunnya relatif besar, dipanen dengan cara memotong batangnya, dan seledri berumbi (A. graveolens L. var rapaceum Alef.), yang batang dan daunnya relatif besar, dipanen hanya daunnya. Di Indonesia umumnya petani menanam seledri daun dan potongan.

CARA MENDAPAT SELEDRI
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 1.000-1400 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, tangkai, batang, akar

KHASIAT SELEDRI
Semua bagian dari tanaman seledri memiliki khasiat sebagai obat. Akar seledri khasiat sebagai stomakik dan diuretik, sedangkan buah dan bijinya berkhasiat sebagai antispasmodic menurunkan kadar asam urat darah, antirematik, diuretik peluruh kencing), karminatif (peluruh kentut atau perut kembung), afrosidisiak (bahan yang bisa berfungsi meningkatkan libido atau seksualitas), dan sedatife (penenang). Herba seledri memiliki rasa manis, berbau aromatik, sedikit pedas, dan sifatnya sejuk berkhasiat sebagai tonik, stomakik (meningkatkan nafsu makan), hipotensif (penurui tekanan darah), penghenti pendarahan (hemostatis), diuretik, peluruh haid, karminatif mengeluarkan asam urat darah yang tinggi, pembersih darah, memperbaiki fungs hormon yang terganggu. Beberapa penelitian menunjukkan seledri memiliki aktivitas seperti hepatoprotektif (penjaga fungsi hati), antioksidan, menurunkan kolesterol. antijamur dsb

RESEP
Mengobati mata kering: daun seledri, daun bayam dan daun kelor disiapkan yanj masih segar, kira-kira ⅓ genggam dan dicuci bersih. Kesemua daun kemudiar ditumbuk sampai halus dengan ditambah sedikit garam dapur Tambahkan dengar sedikit air matang kira-kira ⅓ gelas dan kemudian aduk dan saring. Minum ail perasan tersebut 3 kali sehari.

Tekanan darah tinggi: sebanyak 100 g daun seledri yang masih segar yang masil lengkap dengan batang dan akarnya dicuci bersih. Tumbuk hingga halus lalu tambahkan 1 gelas air dan kemudian direbus. Setelah dingin, sari seledri tersebu dibagi dua untuk diminum pagi dan sore hari.

Obat batuk: daun seledri yang masih segar dan masih utuh lengkap dengan batang dan akarnya dipotong secukupnya. Rebus seledri dengan 3 gelas air hingga mendidib lalu disaring. Biarkan air rebusan hingga dingin dan setelahnya tambahkan madu lebah secukupnya. Bagi dua bagian rebusan tersebut untuk diminum pada pagi dan sore hari.

Menyuburkan Rambut: sebanyak 7-10 tangkai daun seledri yang bersih ditumbuk sampai halus. Setelah melakukan keramas, gosokkan tumbukan daun soledir ke kulit kepala dan rambut secara merata sambil dipijat ringan. Setelah selesai bungkus rambut dengan handuk selama kurang lebih 1 jam. Bilas rambut dengan air bersih. Lakukan seminggu sekali.

Menurunkan Kolesterol: sebanyak 30 g akar seledri dicuci sampai bersih, lalu rebus dalam 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin kemudian disaring dan sarinya diminum sekaligus.

Mengatasi Alergi: sebanyak 2 batang seledri, 3 buah wortel ukuran sedang, dan 1 buah umbi bit ukuran sedang dicuci bersih dan kemudian dibuat jus. Minum jus tersebut sekaligus waktu perut kosong. Lakukan dua kali sehari.

Kolik dan Sakit Perut: sediakan 60 g seledri segar, 1 ruas jari tangan jahe merah, dan sepotong gula aren. Rebus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1A gelas. Setelah dingin kemudian disaring dan sarinya diminum sekaligus.

Bronkitis: cuci 60 g seledri segar, 10 g kulit jeruk mandarin kering, dan 25 g gula aren hingga bersih. Setelah dipotong-potong, masukkan ke dalam panci email, tambahkan 3 gelas air bersih dan rebus hingga tersisa setengahnya. Setelah 1 dingin, saring dan airnya dibagi untuk dua kali minum, pagi dan sore.

Rematik: sejumlah 1 tangkai seledri dicuci, dilalap mentah setiap kali makan.

Wajah berminyak: sebanyak 3 batang seledri dicuci, diiris kecil-kecil. Seduh danl tutupi. Biarkan dingin, lalu simpan di lemari es. Menjelang tidur malam, oleskanj sari seledri ke wajah yang sudah bersih. Setelah kering baru muka dibilas. lakukan dengan teratur.

Asma: sejumlah 3 tangkai seledri, 9 daun randu/kapuk dicuci, dilumatkan. Beri gula aren, sedikit garam dan ½ gelas air. Aduk rata, saring. Diminum sebelum sarapan 3 hari berturut-turut.

Selada | Lactuca sativa

selada

selada

Kandungan
a. vitamin A
b. vitamin C
c. vitamin E
d. betakaroten
e. seng
f. asam folat
g. magnesium
h. kalsium
i. mangaan
j. yodium
k. kobalt
l. fosfor
m. potassium
n. natrium

Manfaat
a. menjaga keseimbangan tubuh
b. mengatasi insomnia
c. menjaga kesehatan paru-paru
d. mencegah penyakit kanker
e. mencegah penyakit hati
f. mencegah terjadinya stroke
g. mengatasi anemia
h. mengatasi bronkitis

Ramuan tradisional mengobati berbagai penyakit
Selada biasanya dikenali sebagai penghias salad dan jarang digunakan secara khusus untuk masakan atau sayur. Oleh karena itu, kalau ingin mendapatkan manfaat selada yang luar biasa, sebaiknya mengonsumsinya secara rutin. Tidak harus dikonsumsi mentah, tetapi dapat disayur, dijus dengan buah dan sayur lainnya, dengan tambahan madu murni dn lain-lain.

Pegagan | Centella aquatica

pegagan

pegagan

PEGAGAN juga disebut tapak kuda karena daunnya mirip tapal kaki kuda. Terna menahun bernama latin Centella aquatica itu berlubang lunak, ramping dcngan tunas-tunas panjang berakar. Memiliki rimpang pendek dan stolon-stolon merayap sepanjang 80 cm, akar keluar dari setiap bonggol, dan banyak bercabang. Banyak orang mengenal tanaman asal Asia tropik itu sebagai pegagan. Ada juga yang menyebutnya antanan (Sunda), pacul goang (Jawa Tengah), regedeg (Yogya), gan-ganan (Madura), taidaah (Bali), wisu-wisu (Makasar), cipu balawo (Bugis), Dogauke (Papua), dan sarowati (Halmahera).

Pegagan memiliki kandungan asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, brahminoside, madasiatic acid, meso- inositol, centelloside, carotenoids, hydrocotylin, vellarine, tanin serta garam mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium dan besi. Senyawa glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside merupakan antilepra dan penyembuh luka yang sangat luar biasa. Zat vellarine yang terdapat dalam tanaman ini memberikan efek rasa pahit.

CARA MENDAPAT PEGAGAN
Perbanyakan dengan stolon. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian 200-1.400 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun.

KHASIAT PEGAGAN
Khasiat pegagan antara lain sebagai obat antiinfeksi, antitoksik, penurun panas, peluruh kemih, penenang dan tonik.

Tanaman ini digunakan sebagai obat tradisional mengobati demam, bronkhitis, flek paru, asma, batuk darah, meningkatkan daya ingat, pembengkakan liver, hipertensi, asam urat tinggi, infeksi saluran kemih, prostat, wasir, jerawat, campak, dan lepra.

Tanaman ini memiliki efek antiinflamasi, antibiotik, antidemam, antidiuretik, dan leratolitik. Bahkan kemampuan antibiotik dan antiinflamasinya tergolong tinggi hingga berguna pula sebagai antibakteri. Tak heran jika pegagan efektif mengatasi peradangan jaringan tubuh. Mulai dari luka, lepra, radang tenggorok, radang lambung, hingga disentri. Karena khasiatnya sebagai antiinflamasi pula sehingga ia mulai dilirik sebagai bahan baku salep untuk mengobati luka, seperti salep Medicazol. Bahkan salep ini kini sangat akrab dikenal para dokter bedah di berbagai rumah sakit.

RESEP
Untuk mengobati radang organ dalam tubuh, diminum sari daun tanamannya Caranya, 1 kg daun segar ditumbuk halus, kemudian ditambah 0,5 liter air mata diperas, lalu disaring. Perasan itulah yang diminum. Meski dapat dibuat simplisia daun kering, namun paling baik menggunakan tanaman segar, sebab jika dikeringkan khasiat tanaman akan berkurang.

Ophiopogon | Ophiopogon Japonicus

ophiopogon

ophiopogon

Terna menahun, tinggi 15-40 cm, biasa ditanam sebagai tanaman hias. Daun tumbuh berkumpul membentuk roset akar, lurus panjang dengan panjang 15-40 cm, lebar 3-7 mm, ujung lancip dengan pangkal menyempit menjadi tangkai. Warna daun hijau mengkilap dengan kedua bagian tepi bergaris putih.

Bunga tersusun dalam karangan berbentuk malai yang panjangnya 6,5-14 cm, warnanya ungu muda atau putih, kecil-kecil. Buah bulat, warnanya hijau tua, bila masak warnanya biru gelap. Tanaman ini memiliki akar serabut dengan pembesaran di beberapa tempat membentuk umbi kecil-kecil.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis

Manis, agak pahit, dingin. Masuk meridian paru, lambung, dan jantung.

Kandungan kimia

Umbi mengandung:

1. Steroid saponin

2. Isoflavonoid

3. D-glucose

Bagian yang dipakai
Umbi

Kegunaan
batuk kering, abses paru
muntah darah, batuk darah
panas dalam, haus, mulut dan kerongkongan kering
susah buang air besar
melancarkan kencing

Pemakaian
Untuk minum: 7-15 g digodok atau dijadikan pil.

Mindi | Melia azedarach

mindi

mindi

Kandungan
a. toosendanin
b. antelmintik
c. santonin

Manfaat
a. mencegah penyakit cacingan
b. antijamur
c. menyembuhkan gatal-gatal

Langsat | Lansium domesticum

langsat

langsat

Kandungan
a. air
b. antioksidan

Manfaat
a. menyembuhkan demam
b. mengatasi diare
c. mengembalikan kekuatan tubuh bagi ibu melahirkan
d. mengatasi gigitan ulat bulu
e. mengatasi wasir
f. mengatasi buang air besar berdarah
g. mengusir nyamuk

Kumis Kucing | Orthosiphon aristatus (Blume)

kumis-kucing

kumis-kucing

KUMIS KUCING merupakan tanaman obat berupa tumbuhan berbatang basah yang tegak. Tanaman ini dikenal dengan berbagai istilah seperti: kidney tea plants/java tea (Inggris), giri-giri marah (Sumatera), remujung (Jawa Tengah dan Jawa Timur) dan songot koceng (Madura). Tanaman Kumis kucing berasal dari wilayah Afrika tropis, kemudian menyebar ke wilayah Asia dan Australia.
Kumis kucing termasuk terna tegak, pada bagian bawah berakar di bagian buku- kukunya dan tingginya mencapai 2 m. Batang bersegi empat agak beralur berbulu pendek atau gundul. Helai daun berbentuk bundar atau lojong, lanset, bundar telur atau belah ketupat yang dimulai dari pangkalnya, ukuran daun panjang 1-10 cm Jan lebarnya 7,5 mm-1,5 cm. Urat daun sepanjang pinggir berbulu tipis atau gundul, dimana kedua permukaan berbintik-bintik karena adanya kelenjar yang jumlahnya sangat banyak, panjang tangkai daun 7-29 cm. Ciri khas tanaman ada pada bagian kelopak bunga berkelenjar, urat dan pangkal berbulu pendek dan jarang, sedangkan di bagian yang paling atas gundul. Bunga bibir, mahkota yang bersifat terminal yakni berupa tandan yang keluar dari ujung cabang dengan panjang 7-29 cm, dengan ukuran panjang 13-27 mm, di bagian atas ditutupi oleh bulu pendek berwarna ungu dan kemudian menjadi putih, panjang tabung 10-18 mm, panjang bibir 4,5-10 mm. Benang sari ukurannya lebih panjang dari tabung bunga dan melebihi bibir bunga bagian atas. Buah geluk berwarna cokelat gelap, panjang 1,75-2 mm. 2.3. gagang berbulu pendek dan jarang, panjang 1 mm sampai 6 mm. Tanaman ini mengandung ortosifonin, garam kalium, saponin, tanin.

CARA MENDAPATKAN KUMIS KUCING
Perbanyakan tanaman dengan distek dan diberi pupuk. Tanaman ini akan tumbuh iengan baik pada dataran rendah sampai 1.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Bunga dan daun

KHASIAT KUMIS KUCING
Daun Kumis kucing basah maupun kering digunakan untuk menanggulangi berbagai penyakit. Di Indonesia daun yang kering (simplisia) dipakai sebagai obat yang memperlancar pengeluaran air kemih (diuretik) sedangkan di India untuk mengobat rematik. Masyarakat menggunakan kumis kucing sebagai obat tradisional sebaga upaya penyembuhan batuk, encok, masuk angin dan sembelit. Disamping itu daun tanaman ini juga bermanfaat untuk pengobatan radang ginjal, batu ginjal, demam, kencing manis, albuminuria ( kelainan ginjal), penyakit syphilis, rematik, hipertensi dan menurunkan kadar glukosa darah. Selain itu, kumis kucing juga digunakan sebagai antiinflamsi, antioksidan dan antibakteri.

RESEP
Nyeri buang air seni
Resep 1: Seduh dan minum sejumput daun kumis kucing yang dikeringkan seperti teh, boleh juga kalau diberi gula aren.
Resep 2: 1 sendok daun kumis kucing yang dilumatkan, 7 batang meniran, rebus dengan dua gelas air sampai air tinggal setengah. Minum air rebusan itu sebanyak 3x sehari.

Batu ginjal
Resep 1: 25 g daun kumis kucing, 25 g daun ngokilo, 25 g daun meniran dengan akarnya, 25 g daun keji beling, dicuci. Rebus dengan 4 gelas air sampai mendidih. Minum semua air rebusan itu dalam sehari.

Resep 2: 3 genggam daun kumis kucing, 5 helai daun keji beling dicuci, rebus dengan 2 gelas air. Minum airnya 2x sehari, pagi dan sore, selama 10 hari. Sesudah 10 hari, ganti dengan air rebusan jagung muda, 1 x sehari. Hindari makan daging kambing, durian serta makanan pedas.

Rematik
Sesendok kecil daun kumis kucing yang dilumatkan, 1 sendok makan daun meniran yang sudah dilumatkan juga, direbus dengan segelas air sampai airnya tinggal 3/4. Saring. Lalu diminum.

Sakit pinggang
7 helai daun dan 2 potong akar kumis kucing dicuci. Rebus dengan 1 gelas air. Biarkan satu malam, baru diminum.

Radang ginjal
40 helai bunga dan daun kumis kucing, 3 belimbing wuluh tua dicuci, dihaluskar Seduh dengan 2 gelas air. Minum 3x sehari. Lakukan selama 1 minggu.

Masuk angin
1 sendok daun kumis kucing dan direbus dengan segelas air sampai air tinggal setengah. Diminum sekaligus.

Demam
100 g akar kumis kucing dicuci, rebus dengan 3 gelas air. Setelah mendidih, sarins dan ambil airnya. Minum air rebusan ini 1 gelas sehari.

Ketapang | Cassia alata

ketapang

ketapang

Kandungan:
a. sifat pedas
b. sifat hangat
c. insecticidal
d. rein aloe-emodina
e. rein aloe-emodina-diantron
f. rein
g. Aloe emodina
h. asam krisofanat
i. dihidrosimetil-anthraquinone

Manfaat
a. menghilangkan gatal-gatal
b. menyembuhkan cacingan
c. sebagai obat pencahar alami
d. menyembuhkan kelainan kulit akibat parasit
e. mengatasi sariawan
f. mengatasi sembelit

Keladi Tikus | Typhonium flagelliforme (Lodd.) Bl.

keladi-tikus

keladi-tikus

TANAMAN Keladi Tikus disebut Typhonium flagelliforme (Lodd.) Bl. atau typhoniumdivaricum (L .) Decne yang termasuk ke dalam famili tumbuhan Araceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah bira kecil, daun panta susu, kalamayong, ileus, kibabi, trenggiling mentik, nama asingnya rodenltuber.

CARA MENDAPATKAN KELADI TIKUS
Keladi Tikus dapat diperbanyak melalui benih, umbi atau anakan. Terdapat 3 jenis benih yaitu benih tunas yang didapat dari tunas-tunas (rimpang) yang keluar dari umbi dewasa, benih potong dari umbi Keladi Tikus dewasa dan benih kulit didapat dari limbah kulit Keladi Tikus saat pengolahan (pengupasan). Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan, dan penyiraman air yang cukup.Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian dari 200-1.000 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Umbi

KHASIAT KELADI TIKUS
Keladi tikus bersifat antivirus, anti bakteri serta memiliki efek farmakologis mampu membunuh/menghambat pertumbuhan sel kanker dan menghilangkan efek buruk kemoterapi.

RESEP
Koreng: Umbi secukupnya ditumbuk halus, tempelkan ke tempat sakit.

Frambusia: Umbi secukupnya ditumbuk halus, tempelkan ke tempat yang sakit.

Menumpas Kanker, seperti kanker payudara, paru-paru, usus besar, rectum, liver, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu dan pankreas.

Menetralisir racun narkoba: Umbi sebesar ujung jari dicuci bersih dengan air matang, dikeprek dan ditelan. Lakukan beberapa kali sehari. (Cara penggunaan ini berdasarkan informasi lisan dari seorang pemakai).

Kecapi | Sandoricum koetjape

kecapi

kecapi

Kandungan
a. energi
b. air
c. protein
d. lemak
e. karbohidrat
f. serat
g. kalsium
h. fosfor
i. besi
j. kalium
k. vitamin C

Manfaat
a. penurun demam
b. pengobatan penyakit cacing gelang
c. obat kembung, diare, dan sakit perut
d. membantu menguatkan tubuh perempuan setelah melahirkan
e. menambah kekebalan tubuh

Untuk penurun demam
Bahan:
daun kecapi secukupnya
air secukupnya

Cara membuat:
Rebus daun kecapi sampai mendidih. Dinginkan dan saring. Air rebusan diminum 2-3 kali sehari sampai demam sembuh.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by