Monthly Archives: April 2015

Melinjo | Gnetum gnemon

melinjo

melinjo

MELINJO (Gnetum gnemon Linn) adalah suatu spesies tanaman berbiji terbuka gymnospermae) yang berbentuk pohon. Pohon ini banyak terdapat di Indonesia, sehingga diyakini bahwa pohon melinjo adalah asli Indonesia, dugaan ini terjadi arena melinjo konon katanya hanya bisa tumbuh di Asia Tenggara. Adapun daerah li Indonesia yang banyak membudidayakan pohon melinjo adalah Aceh dan sumatera. Selain di Indonesia, pohon melinjo kini mulai tersebar juga di kawasan Asia lainnya termasuk daerah Pasifik Barat.

Melinjo berperawakan pohon yang ramping, berkelamin dua dan selalu hijau, dengan batang yang lurus sekali, tingginya 5-10 m; kulit batangnya berwarna kelabu, itandai oleh gelang-gelang menonjol secara nyata; cabang-cabangnya berbagai ukuran an letaknya melingkari batang, terus sampai di pangkal bacang. Cabang itu menebal di pangkalnya. Daun-daunnya berhadapan, berbencuk jorong, berukuran (7,5-20) cm x >,5-10) cm; tulang daun sekunder melengkung dan bersatu di ujungnya.

Perbungaannya menyendiri dan keluar dari ketiak daun, juga dari batang yang celah tua, panjangnya -6 cm, dengan bunga-bunganya tersusun dalam bentuk lingkaran di buku-bukunya. unga betina sebanyak 5-8 kuntum pada setiap buku perbungaan, bentuknya bundar an melancip ke ujungnya. Buahnya mirip buah geluk, berbentuk jorong, panjangnya 3>5 cm, berembang (apiculate) pendek, berbulu halus, mula-mula berwarna kuning, kemudian berubah menjadi merah sampai lembayung jika macang. Bijinya satu butir per lah, berukuran besar dan berkulit tanduk. Proses embriogenesisnya mungkin belum ntas sewaktu biji itu jatuh dari pohon, perkembangan selanjutnya terjadi sewaktu biji dah tergeletak di tanah. Biji itu memerlukan waktu beberapa bulan sampai 1 tahun ituk mulai berkecambah.

Pohon melinjo tumbuh liar di hutan-hutan hujan, pada ketinggian sampai 1.200 1.; umum dijumpai di pinggiran sungai di Niugini. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam daun melinjo di antaranya saponin dan flavonoid, sedangkan bijinya mengandung tanin, saponin, dan flavonoid.

CARA MENDAPATKAN MELINJO
Perbanyakan tanaman dengan biji atau cangkok. Perawatan dengan pemupukan, pengendalian hama dan gulma serta penyiraman air yang cukup. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian sekitar 100-800 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah, kulit buah, daun.

KHASIAT MELINJO
Untuk meluruhkan air seni, digigit anjing, penyakit mata, anemia dan busung lapar.

RESEP
Peluruh air seni
Kukus 50 g kulit buah melinjo segar, lalu makan sekaligus.

Digigit anjing
Cuci bersih buah melinjo muda atau daun secukupnya, 2 siung bawang putih bawang merah, dan 1 jari temulawak. Tumbuk halus semua bahan hingga menjadi: bubur, lalu balurkan pada luka gigitan anjing.

Penyakit mata, anemia, dan busung lapar
Makan daun dan buah melinjo yang telah dimasak atau disayur.

Lidah Mertua | Sanseviera trifasciata

lidah-mertua

lidah-mertua

SANSEVIERIA atau lidah mertua adalah marga tanaman hias yang cukup populer sebagai penghias bagian dalam rumah karena tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi yang sedikit air dan cahava matahari. Lidah mertua memiliki daun keras dan tebal, sukulen, tegak, dengan ujung meruncing. Lidah mertua dibagi menjadi dua jenis, yaitu jenis yang tumbuh memanjang ke atas dengan ukuran 50-75 cm dan jenis berdaun pendek melingkar dalam bentuk roset dengan panjang 8 cm dan lebar 3-6 cm. Kelompok panjang memiliki daun meruncing seperti mata pedang, oleh karena itu ada yang menyebut sansevieria sebagai tanaman pedang-pedangan. Perawatan tanaman ini murah dan selalu mengeluarkan zat O, tanpa menghasilkan zat CO, sehingga cocok di taruh di dalam ruangan. Warna daun lidah mertua beragam, mulai hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, perak, dan warna kombinasi putih kuning atau hijau kuning. Motif alur atau garis-garis yang terdapat pada helai daun juga bervariasi, ada yang mengikuti arah serat daun, tidak beraturan dan ada juga yang zig-zag.

Lidah mertua menghasilkan wewangian saat sore hari terlebih ketika berbunga. Bisa digunakan sebagai bahan parfum di beberapa negara maju. Sementara seratnya digunakan sebagai bahan pakaian. Di Jepang digunakan juga untuk menghilangkan bau perabotan rumah di ruangan. Dibanding tumbuhan lain, lidah mertua memiliki keistimewaan menyerap bahan beracun, seperti karbondioksida, benzene, formaldehyde, dan trichloroethylene sehingga sangat efektif untuk mengurangi pencemaran udara dan menyerap timbal, selain itu bisa juga untuk menyerap radiasi dari komputer, tv dan hp. Tanaman lidah mertua rasanya masam, mengtndung alkaloid, flavonoid, saponin, giikosida, terpenoid, tannin, protein and karbohidrat.

CARA MENDAPATKAN
Perbanyakan tanaman ini dengan cara vegetatif. Potongan anakan atau stek ditanam di dalam pot yang telah disiapkan. Media tanam yang disiapkan merupakan campuran tanah, kompos, dan pasir untuk dasar pot. Perbandingan tanah dan kompos adalah 1:1.

Untuk memelihara tanaman penyerap polutan ini, lidah mertua cukup disiram sehari sekali pada saat matahari terik, jika turun hujan, penyiraman tidak perlu dilakukan. Lidah mertua sangat membutuhkan intensitas matahari yang cukup.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun.

KHASIAT TANAMAN LIDAH MERTUA
Tanaman ini memiliki manfaat untuk menyuburkan rambut, mengobati demam, gatal- £atal, diabetes, wasir, influenza, batuk, radang saluran pernapasan, hingga kanker *anas. Sedangkan sebagai obat Iuar banyak digunakan untuk pengobatan keseleo, luka erpukul, gigitan ular berbisa, borok, bisul, atau sebagai penyubur rambut dan juga -lemiliki khasiat sebagai antibiotik dan penghilang rasa sakit.

RESEP
Gatal-gatal
Ambil lendir dari tanaman Lidah Mertua. Lendir bisa diperoleh dengan cara menghancurkan beberapa daun. Lendir kemudian dipaparkan kepada bagian gatal- gatal dalam beberapa menit, awal pemakaian akan terasa panas.

Gula dan darah tinggi
Ambil dua lembar daun, cuci, lalu potong-potong dan rebus dengan dua gelas air. Hasil rebusan diminum tiga kali dalam sehari. Agar gula darah tidak naik, bisa mengkonsumsi air rebusan tiap hari.

Untuk pemakaian luar
Daunnya setelah dicuci bersih kemudian digiling atau ditumbuk halus, dan kemudian ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit.

Kemangi | Ocimum citriodorum

kemangi

kemangi

KEMANGI adalah tumbuhan tahunan yang tumbuh tegak dengan cabang yang banyak Tanaman ini berbentuk perdu yang tingginya dapat mencapai 100 cm. Bunganya tersusun di tandan yang tegak. Daunnya panjang, tegak, berbentuk taji atau bulal telur, berwarna hijau dan berbau harum. Ujung daun bisa tumpul atau bisa juga tajam, panjangnya mencapai 5 cm. Permukaan bergerigi atau juga rata. Merupakan terna kecil beraroma khas yang berasal dari kandungan sitral yang tinggi pada daun dan bunganya. Biasa dimakan sebagai lalap bersama-sama dengan kubis, irisan ketimun. Di Thailand dikenal sebagai manglak dan juga sering dijumpai dalam menu masakan setempat.

Spesies ini banyak terdapat di Asia dan Amerika. Di Pulau Jawa, kemangi/surawung ditanam di kebun, di pagar, di pinggir jalan, di lapangan, dan di huma. Ditanam sebagai tanaman yang dibudidayakan. Walapun demikian, hasil tumbuhan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Asalnya belum diketahui secara pasti. Tumbuhan ini dapat tumbuh di dataran rendah hingga pada ketinggian 500 m dpl. Perkembangbiakan tumbuhan ini dapat dilakukan dengan biji.

CARA MENDAPATKAN KEMANGI
Perkembangbiakan tanaman ini dapat dilakukan dengan biji. Tumbuhan ini dapat tumbuh di dataran rendah hingga pada ketinggian 500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT KEMANGI
Daun kemangi mengandung zat yang mampu merangsang terbentuknya hormon androgen dan estrogen. Kemangi juga kaya akan betakaroten dan magnesium yang berfungsi menjaga dan memelihara kesehatan jantung Zat flavonoid seperti orientin dan vicenin di dalam kemangi mampu melindungi struktur sel tubuh. Sedangkan flavonoid seperti sineole, mycene dan eugenol mempunyai manfaat sebagai antibiotik alami, antiperadangan, sebagai penenang (antidepresan), membantu mengatasi ejakulasi dini, merangsang aktivitas saraf pusat dan melebarkan pembuluh darah kapiler. Dapat dikonsumsi untuk memperbanyak ASI, mengobati encok dan penurun panas. Daun kemangi juga dapat meningkatkan jumlah air seni, menghilangkan masuk angin dan peluruh dahak. Konsumsi daun tanaman ini juga dapat mengatasi masalah bau mulut dan bau badan. Manfaat daun kemangi lainnya adalah sebagai pelawan bakteri yang alami sehingga bisa menangkal penyakit yang diakibatkan virus Basillus subtilis, Salmonella paratyph juga Proteus vulgaris. Getah kemangi dapat digunakan sebagai obat sariawan dan sakit telinga.

RESEP
Ejakulasi dini
Cuci bersih segenggam daun kemangi, seduh dengan air panas. Setelah dingin, minum sekaligus, cukup satu kali sehari. Bila anda suka lalap, maka bisa juga daun kemangi dikonsumsi secukupnya sebagai lalap.

Panu
Ambil segenggam daun kemangi dan cuci bersih, setelah itu haluskan. Beri sedikit air campuran kapur sirih dan selanjutnya balurkan pada bagian kulit yang terserang panu. Sebaiknya dilakukan dua kali dalam sehari.

Sariawan. Ambil daun kemangi kira-kira 50 helai dan cuci hingga bersih. Selanjutnya kunyah daun tersebut kurang lebih dua hingga tiga menit. Setelah halus, telah daun kemangi tersebut dan langsung minum air hangat. Untuk hasil maksimal, lakukan maksimal 3 kali dalam sehari.

Mengusir mual juga flu
Keringkan daun kemangi dan kemudian seduh layaknya teh. Minum air teh kemangi tersebut dua kali dalah sehari dan badan Anda akan sembuh dari mual serta menghalau flu datang.

Mengatasi bau mulut yang kurang sedap
Ambil daun kemangi, biji juga akarnya. Bersihkan dan kemudian seduh dengan air yang panas. Air seduhan tersebut bisa Anda tambahkan dengan gula merah atau madu. Minum air tersebut di setiap pagi sebelum beraktivitas.

Perut yang kembung dan masuk angin
Rebus daun kemangi dengan bawang merah yang kemudian dicampur dengan minyak kelapa. Ramuan tersebut segera dioleskan pada perut yang dirasa kembung.

Daun Ungu | Graptophyllum pictum

daun-ungu

daun-ungu

DAUN UNGU termasuk tumbuhan perdu yang memiliki tang tegak, ukurannya kecil dan tingginya hanya dapat mencapai 3 m. Tanaman ini biasanya tumbuh liar di pedesaan atau ditanam sebagai tanaman hias atau tanaman obat. Daun ungu cocok tumbuh di daerah dataran rendah sampai ketinggian 1.250 m dpl. Batangnya berwarna ungu, penampang batangnya berbentuk mendekati segi tiga tumpul. Daunnya mempunyai struktur posisi daun yang letaknya berhadapan, sementara bunganya bersusun dalam 1 rangkaian tandan yang berwarna merah tua. Nama latin daun ungu ialah Graptophyllum pictum. Tanaman ini mengandung alkaloid, pectin, saponin, flavonoid, tannin, dan alkohol.

CARA MENDAPAT TANAMAN DAUN UNGU
Perbanyakan tanaman ini dapat dilakukan dengan menggunakan biji atau stek batang. Perawatan tanaman dilakukan dengan disiram dengan air yang cukup.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Bunga dan daun

KHASIAT DAUN UNGU
Penelitian yang telah dilakukan melaporkan ekstrak daun ungu memiliki efek analgesik (menghilangkan sakit). Daun ungu secara empiris digunakan untuk mengobati ambeien, melancarkan haid, diuretik (melancarkan buang air seni), mengobati rematik dan encok, serta mengobati bisul.

RESEP
Ambeien:
3-7 lembar daun ungu dan adas yang direbus bersama dengan 3 gelas air hingga mendidih. Hasil rebusan disaring lalu diminum 1 kali setiap pagi dengan teratur.

Melancarkan air seni:
1-2 genggam daun ungu dan adas ditumbuk bersama sampai halus lalu dioleskan pada bagian perut seperti param.

Melancarkan haid:

3sendok makan bunga daun ungu yangsudah dikeringkan direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring dan diminum 3 hari menjelang datang bulan (haid).

Reumatik/Encok: 1-2 genggam daun ungu yang ditumbuk sampai halus lalu dioleskan pada bagian yang sakit sebagai param.

Bisul: 2 lembar daun ungu dan minyak kelapa secukupnya. Daun ungu diolesi minyak kelapa kemudian dipanggang di atas api. Dalam keadaan hangat-haneat ditempelkan pada bagian yang sakit (bisul).

Rebung | Bambusa vulgaris

rebung

rebung

Kandungan
a. serat
b. air
c. karbohidrat kompleks
d. protein
e. lemak
f. thiamin
g. riboflavin
h. vitamin C
i. kalsium
j. fosfor
k. besi
l. kalium

Manfaat
a. menyembuhkan pusing
b. menurunkan kadar kolesterol

Ramuan tradisional
Mengatasi pusing
Untuk mengatasi pusing dan menurunkan kadar kolesterol cukup dengan mengonsumsi rebung sesuai dengan selera. Boleh disayur atau digunakan sebagai bahan pendukung dalam berbagai jenis makanan seperti martabak dan lumpia. Konsumsi secara rutin setiap hari dalam waktu 30 hari akan menurunkan kadar kolesterol cukup banyak.

Mundu | Garcinia dulcis

mundu

mundu

MUNDU atau rata (Garcinia dulcis) adalah sejenis pohon buah-buahan yang asli Indonesia. Buah ini juga biasa disebut apel jawa. Buahnya dapat dimakan segar atau diolah menjadi wlai. Mundu merupakan sejenis pohon buah-buahan yang semakin langk.«, anggota genus Garcinia yang berkerabat dekat dengan manggis (Garcinia mangostana) dan asam kandis (Garcinia parvifolia). Mundu dipercaya sebagai tanaman asli Indonesia yang hanya tumbuh di Jawa dan sebagian Kalimantan, meskipun tumbuhan ini juga tumbuh di Filipina dan Thailand. Tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga pada ketinggian 500 mdpl. Karena mutunya yang kurang baik, maka buah ini kurang diremajakan.

Mundu merupakan tumbuhan pohon berukuran sedang, batangnya tegak berwarna cokelat dan tingginya mencapai 20 m. Daunnya berbentuk bulat memanjang dan mengkilat. Bunganya tersusun dalam untaian berwarna putih atau hijau kekuning-kuningan. Buahnya bulat seperti bola pingpong bila sudah masak berwarna kuning, halus, dan kulitnya tipis. Daging buahnya berwarna kuning, berair dan rasanya manis- manis asam, dan jumlah bijinya 1-4 butir.

CARA MENDAPATKAN MUNDU
Tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga pada ketinggian 500 m dpl. Karena mutunya yang kunyar, tviifc kuivka buah ini kurang diremajakan.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Kulit buah, kulit buah, kulit batang

KHASIAT MUNDU
Beberapa senyawa Terkandung dalam buah mundu yaitu linalool, terpineol, asam deksadekanoit dan asam hidroksisitrat. Pada beberapa bagian tanaman mengandung senyawa fenol, xanton dan flavonoid yang menunjukkan aktivitas antioksidan dan antibakteri. Selain itu mundu juga berkhasiat sebagai antivirus, antikanker, antiinflamasi dan pengobatan penyakit kardiovaskuler. Kulit batang mundu mengandung xanton yang berkhasiat sebagai antimalaria. Kulit buah mundu juga dapat digunakan sebagai salah satu campuran untuk pewarna anyaman. Selain itu mengobati luka, gondok, sariawan.

RESEP
Luka
Bakar 8 g biji mundu sampai hangus, lalu giling halus. Taburkan serbuk biji mundu pada luka. Lakukan sebanyak tiga kali.

Gondok
Bakar 8 g biji mundu sampai hangus, lalu giling halus. Taburkan serbuk biji mundii pada gondok.

Sariawan
Bakar 8 g biji mundu sampai hangus, lalu giling halus. Taburkan serbuk biji munduj pada luka tiga kali sehari.

Pewarna
Air sari temulawak dicampur dengan tawas dan air jeruk atau air asam jawa serti kulit mundu. Pandan untuk bahan anyaman direbus dalam larutan campuran tadi hingga berwarna kuning menarik.

Jayanti | Sesbania sesban

jayanti

jayanti

Deskripsi
Janti atau Jayanti tergolong tumbuhan perdu. Tanaman ini dapat tumbuh pada tanah yang jelek dan dapat ditemukan dari dataran rendah sampai sekitar 800 m dpl. Pohon jayanti kecil, tinggi 2-6 m, banyak bercabang, tumbuhnya cepat. Daun berupa daun majemuk menyirip dengan 7-25 pasang anak daun. Anak daun berbentuk garis sampai memanjang, bertangkai pendek, ujung bulat, tepi rata. Bunga dalam tandan, warnanya kuning. Buahnya buah polong, tumbuh menggantung, berbentuk garis. Daunnya dapat dimasak dan dimakan sebagai sayur. Selain itu, daunnya juga dapat digunakan untuk pupuk hijau dan digunakan sebagai makanan ternak. Perbanyakan dengan biji.

Nama daerah
Jayanti (Sunda), janti, giyanti, kelor wana (Jawa)

Kandungan
Belum diketahui pasti

Khasiat
Mengobati TB Paru (Tuberculosa), kencing nanah, infeksi ginjal, demam

Bagian yang digunakan
Daun, akar, kulit, biji, dan minyak

Selasih | Ocimum basilicum

selasih

selasih

CIRI-CIRINYA adalah terna semusim, tegak, banyak bercabang di bagian atas, barbai harum, tinggi 50-80 cm. Menyukai tempat-tempat lembab dan teduh, tumbuh liar di tepi jalan, tepi ladang, sawah-sawah kering, hutan jati atau dipelihara di pekarangan dar disemai di kebun-kebun, dan dapat ditemukan dari data ran rendah sampai ketinggiai 450 m dpl, kadang ditanam sampai 1.000 m dpl. Batang berwarna kecokelatan, bersegj empat. Daun tunggal letak berhadapan, bertangkai yang panjangnva 0,5-2 cm, helai daul bulat telur sampai memanjang, ujung runcing, pangkal agak meruncing, permukaan daun berambut, halusdengan bintil-bintil kelenjar, tulangdaun menyirip, tepi bergerigi, panjang 3,5-7,5 cm, lebar 1.5-2,5 cm, warna hijau tua. Bunga berwarna putih atau lembavung, terusan dalam tandan yang panjangnya 5-30 cm, keluar di ujung percabangan. Biji keras warnanya cokelat tua, bila dimasukkan ke dalam air akan mengembang seperti selai. Kandungan kimia terdiri dari ocimene, alpha-pinene, 1,8-cineole, eucalyptole, linalool, geraniol, dll.

CARA MENDAPATKAN SELASIH
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatan dengn pemupukan, pengendalian gulma dan hama penyakit serta penyiraman yang cukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian sekitar 250-1.200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Batang, biji, daun

KHASIAT SELASIH
l. Asam chicoric, mudah diperoleh secara mudah dari tanaman selasih segar atau kering.
2. Senyawa utama dalam minyak selasih menunjukkan aktivitas antioksidatif.
3. Ekstrak air selasih memiliki dampak yang bagus pada deltametrin yang diinduksi  nefrotoksisitas pada tikus albino yang disebabkan oleh pengaruh antioksidan.

RESEP
Demam, pencernaan terganggu, diare: 15 g seluruh bagian tanaman digodok, minum.
Mematangkan abses: daun segar dire mas dengan minyak, tempelkan ke tempat yang’ sakit, lalu di balut
Sering gugup: setiap hari minum 2 sendok teh biji selasih, yang direndam dalam air.
TBC: 3 batang selasih dicuci, digodok dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2.5 gelas. Setelah dingin disaring, minum dengan air gula seperlunya. Sehari 3 kali ¾ gelas.

Jeruk Bali | Citrus maxima

jeruk-bali

jeruk-bali

JERUK BALI memiliki nama latin Citrus maxima dan nama daerah sebagai berikut, Aceh: Boh giri, Nias: Dima kasumba, Mentawai: Muntei, Minangkabau: Limau gadang, Lampung: Limau balak, Sunda: Jeruk dalima, Jawa: Jeruk adas, Jeruk bali, Jeruk dalima, Jeruk gulung, Jeruk macan, Bali: Jeruk muntis, Flores: Mundeh, Gorontalo: Limu bongo.

Tanaman ini memiliki ciri-ciri umum pohon berukuran besar, batangnya tidak menjadi tinggi tapi tumbuh melebar, kayunya pucat, padat, dan tidak mudah dibelah. Buahnya berbentuk seperti apel sebesar kepala manusia, dan agak gepeng kedua ujungnya.

Budidaya jeruk bali dengan menggunakan biji, cangkok ataupun stek. Namun cara cangkok dinilai lebih muda dilakukan sedangkan menggunakan biji tidak disarankan.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah, kulit buah, daun

KHASIAT JERUK BALI
Jeruk Bali dilaporkan mampu mengatasi masalah sirkulasi darah, kulit buahnya sebagai antiserangga terutama antinyamuk. Jus buahnya sebagai pengatur kadar gula darah. Daunnya untuk antidepresi dan antibakteri. Jeruk bali juga dilaporkan memiliki kandungan vitamin C, A, Bl, B2, likopen, asam folat, kalium dan kalsium sehingga baik untuk ibu hamil. Kandungan vitamin C dan juga golongan senyawa flavonoid pada jeruk bali membuat jeruk bali merupakan sumber antioksidan yang baik. Kandungan pectin dalam jeruk bali yang lebih tinggi dari jeruk manis dilaporkan mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Jeruk bali sering dicampurkan dalam beberapa penganan di Negara kita seperti dibuat menjadi manisan, rujak, ataupun campuran salad buah. Memakan jenis makanan yang didalamnya terkandung Jeruk Bali berarti menambahkan bahan antioksidan, antikolesterol, vitamin dan mineral di dalam tubuh. Penggunaan kulit buah jeruk bali sebagai antiserangga. Selain itu, kulitnya bermanfaat untuk mengusir dahak dan batuk serta dapat mengobati asma.

RESEP
Antiserangga atau nyamuk: Kulit buah jeruk bali disayat kulitnya hingga mengeluarkan bau khas jeruk. Bau yang dikeluarkan akan membuat nyamuk menjauh.

Mengobati dahak, batuk dan asma: Caranya ialah kulit jerus diiris lalu dicampur dengan madu kemudian dikukus selama 30 menit. Hasil kukusan dicampur dengan air atau anggur lalu dikonsumsi tiap pagi dan malam.

Jintan Putih | Cuminum cyminum

jintan-putih

jintan-putih

Kandungan
a. minyak terbang
b. zat kekebalan tubuh

Manfaat
a. mencegah penyakit jantung
b. memperlancar haid
c. mengatasi sulit tidur
d. menyehatkan badan

Kecombrang | Nicolaia speciosa

kecombrang

kecombrang

Kandungan
a. saponin
b. flavonoida
c. polifenol

Manfaat
a. mengatasi bau badan
b. menghilangkan bakteri yang tidak sehat di tubuh.

Kelengkeng | Euphoria longane

kelengkeng

kelengkeng

Kandungan
a. zat besi
b. magnesium
c. fosfor
d. potassium
e. thiamin
f. kalsium
g. serat
h. protein sukrosa
i. fruktosa
j. glukosa
k. protein
l. lemak
m. vitamin A
n. vitamin B
o. vitamin C
p. asam tartaric
q. senyawa fitokimia

Manfaat
a. dapat mengendurkan saraf sehingga memberi rasa tenang, mengatasi rasa gelisah, susah tidur, dan masalah sulit konsentrasi.
b. menyehatkan jantung
c. menambah nafsu makan
d. memulihkan stamina kesehatan setelah sakit
e. menyehatkan usus
f. mengobati mata
g. mengobati sakit kepala
h. mengobati keputihan
i. mengobati hernia
j. menghentikan perdarahan

Kemuning | Murraya paniculata

kemuning

kemuning

KEMUNING dengan nama latin Murraya paniculata merupakan tumbuhan semak yang dapat mencapai tinggi 7 m. Daun kemuning seperti daun jeruk yang kecil. Permukaan daun kemuning licin mengilap dengan warna hijau. Batang kemuning keras dengan percabangan yang banyak. Bunga kemuning harum dengan petal berwarna putih dengan panjang 12-18 mm. Buahnya berwarna hijau saat muda dan berwarna merah sampai jingga jika sudah matang.

CARA MENDAPATKAN KEMUNING
Kemuning banyak digunakan sebagai tanaman pagar di Indonesia.

KHASIAT KEMUNING
Secara tradisional, kemuning digunakan untuk radang buah zakar, radang saluran nafas, infeksi saluran kencing, meluruhkan lemak, rematik, untuk mengatasi gigitan ular berbisa. Kemuning secara ilmiah dilaporkan merupakan agen anti-implantasi, antikesuburan (antikehamilan), antinosiseptif, antibakteri, antikanker, dan juga antioksidan.

RESEP
1. Sebanyak 9-15 g akar dan daun kering kemuning atau 30-60 g daun kemuning segar
direbus, lalu diminum untuk mengatasi radang saluran nafas seperti bronchitis. 2 Untuk mengatasi bisul sebanyak 30 g akar kemuning kering dicuci dan dipotong, lalu direbus dengan 3 gelas air hingga menjadi 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum.

Kesemek | Diospyros kaki

kesemek

kesemek

Kandungan
a. lycopene
b. betakaroten
c. polifenol
d. karbohidrat
e. fruktosa
f. glucosa
g. protein
h. vitamin A
i. vitamin B1
j. vitamin C
k. Kalium
l. serat
m. tannin

Manfaat
a. mengatasi hipertensi
b. melindungi diri dari penyakit jantung
c. mengatasi diare pada anak
d. mengatasi batuk berdahak
e. mengatasi perut panas

Kucai | Allium schoenoprasum

kucai

kucai

Kandungan
a. vitamin B
b. vitamin C
c. betakaroten
d. belerang
e. antibakteri

Manfaat
a. sebagai antiseptik alami
b. mengatasi keputihan
c. menyembuhkan sembelit
d. perangsang perkembangan usus
e. melancarkan peredaran darah
f. mencegah pembekuan darah

Ramuan tradisional mencegah berbagai penyakit
Sebaiknya mengonsumsi kucai setiap hari yang dicampurkan di dalam sayur atau makanan. Akan lebih baik lagi kalau daun kucai ditumbuk sampai halus, kemudian diseduh dengan air panas secukupnya. Setelah didinginkan beberapa saat, diminum. Sebaiknya diminum pagi hari ketika perut masih dalam keadaan kosong.

Patah Tulang | Euphorbia tirucalli

patah-tulang

patah-tulang

TANAMAN patah tulang yang berasal dari Afrika tropis ini menyukai tempat terbuka yang terkena cahaya matahari langsung. Di Indonesia ditanam sebagai tanaman pagar, tanaman hias di pot, atau tumbuh liar dan dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 600 m dpl. Perdu, tumbuh tegak, tinggi 2-6 m, pangkal berkayu, banyak bercabang, bergetah seperti susu yang beracun. Tangkainya setelah tumbuh sekitar 1 jengkal akan segera bercabang dua yang letaknya melintang, demikian seterusnya sehingga tampak seperti percabangan yang terpatah-patah. Patah tulang mempunyai ranting bulat silindris berbentuk pensil, beralur halus membujur, warnanya hijau. Daunnya jarang, terdapat pada ujung ranting yang masih muda, kecil-kecil, bentuknya lanset, panjang 7-25 mm, cepat rontok. Bunga terdapat di ujung batang, berupa bunga majemuk yang tersusun seperti mangkok, warnanya kuning kehijauan. Buahnya bila masak akan pecah dan melemparkan biji-bijinya.

Selain digunakan sebagai tanaman obat, diketahui juga cabang dan ranting yang telah dikeringkan bila dibakar dapat mengusir nyamuk. Getahnya digunakan untuk meracun ikan sehingga mudah ditangkap, tetapl berbahaya bila mengenai mata karena dapat menyebabkan buta. Di Jawa, tanaman ini jarang berbunga. Perbanyakannya dapat dilakukan dengan stek batang.
Tanaman patah tulang memiliki sifat kimia berbau lemah, rasa mula-mula tawar, lama-lama menimbulkan rasa tebal di lidah, dengan getah beracun (toksik). Kandungan kimia pada getah mengandung senyawaan euphorbone, taraksasterol, alfalaktucerol, euphol, senyawaan euphol, senyawaan damar yang menyebabkan rasa tajam atau pun kerusakan pada selaput lendir, kautschuk (zat karet) dan zat pahit. Selain itu tanaman ini mengandung alkaloid, flavonoid, steroid, flavonoid, hidroquinon dan tanin.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN PATAH TULANG
Perbanyakan tanaman dengan stek batang. Tanaman ini dapat tumbuh sebagai tanaman pagar, tanaman hias di pot atau tumbuh liar pada dataran rendah sampai 600 m dpl.

Tanaman ini tidak memerlukan perawatan yang khusus hanya dengan penyiraman, air dan sinar matahari yang cukup.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Akar, batang, kayu, ranting dan getah

KHASIAT TANAMAN PATAH TULANG
Patah tulang ini berkhasiat sebagai obat sakit lambung, rhematik, sifilis, wasir. Tukak rongga hidung, nyeri saraf (untuk bagian akar dan ranting) serta penyakit kulit, kusta, tulang patah, sakit gigi, tahi lalat membesar dan gatan, kutil; tertusuk benda tajam (kaca), kapalan/penebalan kulit, keseleo.

RESEP
Untuk minum
Akar dan ranting dikeringkan, ditumbuk menjadi bubuk. Campur dengan lontong beras sampai merata, lalu dibuat pil kecil-kecil sebesar telur cecak, jemur. Dimakan bila perlu.

Pemakaian luar
Herba ditumbuk halus, diturapkan ke tempat yang sakit seperti bisul, kurap, keseleo terkilir, patah tulang, luka. Herba ditumbuk halus, campur dengan susu untuk penyakit gatal-gatal, penyakit kulit, kurap, tumor, kutil, clavus,

Kulit tertusuk duri, pecahan kaca, dsb
Pada bagian tubuh yang kulitnya tertusuk duri atau pecahan kaca dioleskan getah patah tulang. Getah itu akan mengeluarkan sendiri duri-duri itu dari kulit.

Kapalan (clavus), kutil
½ kg dahan dan ranting patah tulang setelah dicuci bersih direbus dengan 4 liter air sampai tersisa menjadi 2 liter. Bagian tubuh yang kulitnya menebal atau ada kutilnya direndam dalam air godokan tadi sewaktu masih hangat, selama ½ jam. Setelah dikeringkan, oleskan param yang dibuat dari trusi yang telah ditumbuk halus dicampur dengan putih telur, lalu dibalut.

Tulang patah (fraktur)
Pada kulit di atas tulang yang patah digosok dengan getah patah tulang. Kulit luar dahan patah tulang digiling halus, Tempelkan di atas tulang yang patah, lalu dibalut. ¾ genggam tangkai dan daun patah tulang, 1 genggam daun srigi, dicuci lalu digiling halus, Ramas dengan 4 sendok makan air garam, dihangatkan sebentar Dipakai untuk menurap bagian tubuh yang patah, lalu dibalut dengan daun bakung kulit randu. Diganti 2 kali sehari.

Frambusia
½ genggam patah tulang, ½ kepalan tangan gadung cina, dicuci lalu ditumbuk halus. Aduk merata dengan 1 sendok makan getah buah gondang, dan 2 sendok makan getah buah pepaya muda. Ramuan ini dipakai untuk melumas dan menurap kulit yang sakit. Lakukan 2 kali sehari.

Tahi lalat yang membesar dan gatal
Digosok dengan air jeruk nipis, lalu dengan kapas tahi lalatnya dilumaskan getah patah tulang. Lakukan beberapa kali sehari, bila sudah kering diulang. Hati-ha jangan kena mata.

Sakit gigi
Beberapa tetes getah patah tulang dengan kapas yang bersih dilumaskan pada gigi yang sakit dan berlubang. Lakukan 1-2 kali sehari, hati-hati jangan sampai mengenai gigi yang sehat.

Catatan:
Getah berbahaya bagi mata, dapat menyebabkan buta. Bila getah masuk ke dalam mata, cepat dibilas dengan air kelapa/santan.

Mentimun | Cucumis sativus

mentimun

mentimun

Kandungan
a. vitamin A
b. vitamin B
c. vitamin C
d. vitamin E
e. flavonoid
f. polifenol
g. serat
h. antioksidan

Manfaat
a. mengatasi mata lelah
b. menurunkan hipertensi
c. mengatasi sariawan
d. mencegah keriput pada kulit
e. menyegarkan wajah

Portulaca | Portulaca grandiflora

portulaca

portulaca

Nama daerah
Bunga pegawai tinggi, kembang tabuh delapan, sutera bombai apulaka

Uraian tanaman
Terna (herba) semusim, tinggi 15-30 cm, berbatang basah, sering bercabang mulai dari pangkal. Batang tumbuh tegak atau sebagian/seluruhnya terletak di atas tanah. Warnanya merah atau hijau.

Tanaman hias dari Brasil ini dipelihara sebagai tanaman pinggir di taman-taman, dan terdapat dari dataran rendah sampai 1.400 m di atas permukaan laut. Daunnya tunggal, tebal berdaging, berbentuk bulat silindris dengan panjang 1-3,5 cm ujungnya tumpul. Duduknya tersebar di ujung batang berjejal rapat ke bagian pangkal. Batang pada ruasnya berambut halus.

Bunga berkumpul berkelompok 2-8 di ujung batang. Mekar pad apagi hari dan layu menjelang sore. Warnanya merah dadu, putih, oranye, atau kuning. Perbanyakan dengan stek.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis
Rasa pahit, dingin. Menghilangkan bengkak, menghilangkan sakit, antiradang, melancarkan aliran darah.

Kandungan kimia
Seluruh herba mengandung portulal. Batang dan bunga mengandung betacyanin, betanin, betanidin

Kegunaan
Sakit tenggorok
Memar

Pemakaian luar:
Herba segar dicuci bersih, kemudian dilumatkan atau diperas airnya, untuk pemakaian di tempat yang sakit pada bisul, radang, kulit bernanah, tersiram air panas, luka bakar, eksem.

Cara pemakaian
Sakit tenggorok: Herba segar dicuci bersih, digiling halus, kemudian diperas airnya sampai terkumpul 1 cangkir. Tambahkan sedikit borax, dipakai untuk kumur-kumur.

Eksema, bisul pada bayi: herba segar dicuci bersih, kemudian dilumatkan. Perasan airnya dioleskan ke tempat yang sakit.

Koreng: Tangkai segar dicuci bersih, kemudian dilumatkan. Bubuhkan di tempat yang sakit.

Puring | Codiaeum variegatum

puring

puring

PURING (Codiaeum variegatuni), puding, atau kroton adalah tanaman hias pekarangan populer berbentuk perdu dengan bentuk dan warna daun yang sangat bervariasi. Tanaman ini merupakan perdu yang dapat hidup hingga 3 m. Batangnya bulat, berkayu, keras, bercabang dan berwarna cokelat kehijauan. Daunnya berbentuk tunggal. Bentuk tanaman berupa bulat telur (ovatus), lonjong (oblongus), jorong (ellipticus). Selain itu berbentuk pita (linear), ujung meruncing dengan panjang kurang lebih 15 cm dan lebar 3 cm. Pertulangan daun menjari dengan warna hijau berbintik dan kuning kehijauan. Bunga merupakan majemuk, bentuk tandan, protandri. Kaliks berupa 5 sepal, korola 5 petal. Buah berbentuk kapsul dengan diameter 2 mm berwarna kuning kehijauan. Stamen berjumlah 15-35. Ovarium berjumlah 3 karpel. Biji berbentuk kecil seperti pasir cokelat. Akar berbentuk tunggang berwarna kuning muda.

CARA MENDAPATKAN TANAMAN PURING
Perbanyakan tanaman puring dapat dilakukan secara vegetatif dengan cangkok maupun secara generatif dengan menggunakan biji. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada daerah yang lembap dan akan tumbuh subur apabila kebutuhan air tercukupi.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, ranting muda, akar, dan kulit batang

KHASIAT PURING
Penelitian yang telah dilakukan melaporkan bahwa tanaman Codiaeum variegatuni memiliki aktivitas terhadap antivirus influenza A yang merupakan sianoglukosida.

Puring mempunyai rasa pahit, bersifat dingin dan beracun. Akar dan kulit batangnya berasa pedas. Bahan kimia yang terkandung dalam puring di antaranya adalah getahnya yang mengandung tanin. Efek farmakologis diantaranya melancarkan peredaran darah, peluruh keringat dan pencahar ringan.

RESEP
Cacingan, nafsu makan berkurang, sembelit, kejang lambung, kehilangan selera, dan penyakit kencing pada anak.
Rebus 11 g ranting puring muda dengan 3 gelas air tersisa 1 gelas. Setelah dingin, minum air rebusannya 2 kali sehari masing-masing ½ gelas.

Perut mulas
Tumbuk halus 1 jari akar puring dan 3 lembar sesuru (Euphorbia nerifolia L). lalu tambahkan air secukupnya. Saring airnya lalu minum sekaligus 1 kali sehari. Ramuan ini mengakibatkan efek samping seperti diare karena berkhasiat pencahar tetapi perutnya akan hilang.

Sakit perut pada anak
Tumbuk sampai halus daun puring berwarna kuning (Croton varegatum Belvalen) yang masih muda dan segar secukupnya. Tambahkan sedikit air sampai menjadi bubur. Balurkan bubur ini pada perut anak.

Sifilis
Cuci bersih 1 batang puring utuh, lalu rebus dengan 5 gelas air sampai tersisa 2½ gelas. Dinginkan, saring bagi menjadi 3 bagian yang sama. Tambahkan gula secukupnya, lalu minum rebusan 3 kali sehari.

Sukar berkeringat dan eksim
Rebus 11 g daun puring dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin minum air rebusannya 2 kali sehari masing-masing ½ gelas.

Sawi Putih | Brassica chinensis

sawi-putih

sawi-putih

Kandungan
a. zat besi
b. magnesium

Manfaat
a. Pemulih stamina
b. Mencegah kanker
c. Untuk diet

Ramuan tradisional untuk mencegah berbagai penyakit
Tidak ada ramuan khusus yang menggunakan sawi putih. Cukup mengonsumsi secara rutin dan berkala untuk mendapatkan manfaatnya. Biasanya disayur atau diolah dalam berbagai bentuk makanan camilan.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by