Monthly Archives: March 2015

Jati Belanda | Guazuma ulmifolia

jati-belanda

jati-belanda

JATI BELANDA memiliki nama ilmiah Guazuma Ulmifolia L. Di Pulau Jawa nama daun jcnis ini sering disebut sebagai “godong jati londo”. Ciri-ciri tanaman ini adalah daun berbentuk bulat telur sampai lanset, pangkalnya menyerong berbentuk jantung, bagian ujung tajam, permukaan bagian atas berambut jarang, permukaan bawah berambut rapat. Batangnya keras, berbentuk bulat, permukaan kasar dan banyakalur, berkayu, bercabang, warna hijau agak putih. Bunga tunggal, bulat di ketiak daun. Buahnya berbentuk kotak, bulat, keras, dan berwarna hijau. Bijinya kecil, keras dan berwarna cokelat Tanaman ini kulit batangnya mengandung zat lendir 10% asam damar 9,3% dan zat samak sebanyak 2,7%. Di samping itu daunnya kaya bahan astringent dan zat pahit untuk meluruhkan lemak tubuh. Daun jati belanda mengandung triterpan, atau sterol, alkaloid, saponin, cardenolin dan bufadienol, flavonoid, tanin dan polofenol, antrakinon.

CARA MENDAPATKAN JATI BELANDA
Perbanyakan tanaman dengan biji. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yangcukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 200-500 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, biji

KHASIAT JATI BELANDA
Jati belanda sebagai pelangsing, menurunkan kolesterol, sakit perut kembung, sembelit, dan sesak nafas. Selain itu memiliki potensi sebagai anti diabetes.

RESEP
Sembelit: Rebusan biji jati belanda yanj dibakar seperti kopi bisa diminum.

Perut kembung dan sesak nafas: Biji Jati belanda yang dibakar dan dilumatkan di dalam air ditambah adas.

Untuk obat pelangsing: Kira-kira 20 g serbuk daun jati belanda, diseduh dengan 1 gelas air matang panas, setelah dingin kemudian disaring. Hasil dari penyaringan diminum sehari dua kali pada pagi dan sore.

Menurunkan/menyeimbangkan kolesterol: Beberapa daun jati belanda yang sudah kering ditambah 1 sendok madu diseduh dengan air panas seperti teh, dapat diminum 2 kali sehari.

Jamur Shiitake | Lintinula edodes

jamur-shiitake

jamur-shiitake

Kandungan
a. asam amino
b. serat
c. ergosterol
d. enzim

Manfaat
a. meningkatkan sistem kekebalan tubuh
b. mengatasi gangguan pencernaan atau hati
c. menyembuhkan flu
d. mencegah penyakit jantung
e. melancarkan peredaran darah
f. menurunkan kolesterol
g. menurunkan gula darah
h. mencegah kanker
i. mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus
j. mengatasi berbagai penyakit dan gangguan pernapasan

Kepel | Stelechocarpus burahol

kepel

kepel

TUMBUHAN Kepel (Stelechocarpus burahol)atau burahol (Sunda)adalah pohon penghasi buah hidangan meja yang menjadi flora identitas Daerah Istimewa Yogyakarta. Buah kepel digemari puteri kraton-kraton di Jawa karena dipercaya menyebabkan keringa beraroma wangi dan membuat air seni tidak berbau tajam. Secara taksonomi kepel termasuk dalam famili Annonaceae. Kepel merupakan tanaman yang dilindung mengingat jumlahnya yang cukup terbatas. Lamanya usia berbuah, banyaknya biji pada buah dan beberapa mitos menjadikan masyarakat tidak banyak yang menanam dan melestarikan kepel.

Pohon kepel berbentuk tegak, tidak merontokkan daun secara serentak, tingginya mencapai 25 m. Tajuknya teratur berbentuk kubah meruncing ke atas dengan percabangan mendatar atau agak mendatar. Diameter batang utamanya mencapai 40 cm, berwarna cokelat-kelabu tua sampai hitam, yang secara khas tertutup oleh banyak benjolan yang besar-besar. Daunnya berbentuk lonjong-jorong sampai bundar-telur/bentuk lanset, berwarna hijau gelap, tidak berbulu, tangkai daunnya mencapai 1,5 cm panjangnya. Bunganya berkelamin tunggal, mula-mula berwarna hijau kemudian berubah menjadi keputih-putihan, muncul pada tonjolan-tonjolan di batang, bunga jantan terletak di batang sebelah atas dan di cabang-cabang yang lebih tua, berkumpul sebanyak8-16 kuntum, diameternya mencapai 1 cm, sedangkan bunga betinanya hanya berada di pangkal batang, diameternya mencapai 3 cm. Buahnya dengan 1-13 lembar daun buah bertipe mirip buah buni, daun buah yang matang hampir bulat bentuknya berwarna kecokelat-cokelatan dan dapat dimakan. Bijinya berbentuk menjorong. Pohon Kepel mencapai masa berbuah pada usia 6-8 tahun.

CARA MENDAPATKAN KEPEL
Pohon kepel hidup di daerah kaki pegunungan dengan ketinggian 150-300 m dpl. Pohon ini terdapat di daerah Asia Tenggara seperti Malesia, Solomon, Filipina, Australia. Di Indonesia, terdapat di Pulau Jawa terutama di sekitar keraton Yogyakarta, Taman Nasional Meru Betiri dan Kebun Raya Bogor.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah

KHASIAT KEPEL
Buah Kepel telah dikenal oleh masyarakat Jawa Tengah sebagai deodoran alami. Konsumsi buah yang matang dalam keadaan segar dapat memberikan aroma bunga mawar pada tubuh, mengurangi bau urin yang menyengat dan bau mulut. Khasiat inilah yang menjadikan Kepel telah dikenal sebagai deodoran alamiah. Selain khasiatnya sebagai deodoran, kepel berkhasiat sebagai peluruh urinasi (diuretikum), mencegah radang ginjal dan menyebabkan kemandulan sementara pada wanita.

Beberapa publikasi yang mendukung khasiat kepel tersebut telah dieksplorasi dan dipublikasikan. Kandungan fitoestrogen yang tinggi pada daun kepel memiliki efek antiimplantasi. Daun kepel mengandung senyawa antioksidan dan memiliki efek hipouremia sebagai penurun asam urat. Pemberian serbuk buah kepel pada mencit selama 7 hari dapat menurunkan kadar amonia dalam feses sebesar 75,5%, kadar fenol sebesar 42,4% dan kadar trimetilamin sebesar 75% jika dibandingkan dengan kelompok kontrol, tetapi penurunan kadar trimetilamin tidak menunjukkan perbedaan yang nyata. Penelitian lainnya, menunjukkan bahwa buah kepel juga berpotensi sebagai antijerawat.

RESEP
Deodoran: Buah kepel matang dan segar dicuci dan dapat langsung dimakan.

Peterseli | Petroselinumm crispum

peterseli

peterseli

Kandungan
a. vitamin A
b. vitamin C
c. mineral

Manfaat
a. mengatasi hipertensi
b. mengatasi nyeri haid
c. mengatasi anak ngompol
d. mencegah batu ginjal
e. mencegah batu empedu
f. menyegarkan napas
g. mencegah pembengkakan hati
h. membersihkan ginjal

Sambung Nyawa | Gynura procumbens

sambung-nyawa

sambung-nyawa

SAMBUNG NYAWA (Gynura procumbens (Lour) Merr) merupakan suku asteraceae. Tanaman ini memiliki beberapa nama daerah seperti; daun dewa (Melayu), sambung nyawa dan ngokilo (Jawa). Daun tanaman ini mengandung senyawa flavonoid, sterol tak jenuh, triterpen, polifenol dan minyak atsiri. Hasil penelitian lain juga melaporkan bahwa tumbuhan ini mengandung senyawa tanin, saponin, steroid, triterpenoid, asam klorogenat, asam kafeat, asam vanilat, asam para kumarat, asam p-hidroksi benzoat, asparaginase, sterols, glikosida sterol, quercetin, kaempferol- 3-O-neohesperidosida, kaempferol-3-glukosida,quercetin-3-rham- nosyl(16)galaktosida, quercetin-3-0-rhamnosyl(l-6)glukosida. Kandungan flavonoidnya terdiri dari golongan flavon dan flavonol.

CARA MENDAPATKAN SAMBUNG NYAWA
Perbanyakan tanaman dengan stek. Perawatannya dengan pengendalian hama dan gulma, pemupukan serta penyiraman air yangcukup. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 250-1.000 m dpl.

BAGIAN TAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, umbi

KHASIAT SAMBUNG NYAWA
Tanaman ini dapat mengobati kanker kandungan, payudara dan kanker darah dengan memakan 3 lembar daun segar sehari selama 7 hari. untuk penyembuhan penyakit ginjal sebagai antikoagulan, mencairkan pembekuan darah, stimulasi sirkulasi, menghentikan perdarahan, menghilangkan panas, membersihkan racun, khusus bagian daunnya dapat digunakan untuk mengobati pembengkakan payudara, infeksi kerongkongannya, tidak datang haid, luka terpukul, melancarkan sirkulasi.

Manfaat lain dari bagian daun
Tanaman ini dilaporkan dapat mengobati batu ginjal, radang mata, sakit gigi, rematik sendi, perdarahan kandungan, kencing manis (diabetes mellitus), darah tinggi (hipertensi), ganglion, kista, tumor, demam, disentri, infeksi kerongkongan, pendarahan setelah melahirkan, patah tulang, memar. Memiliki potensi sebagai antikanker.

RESEP
Untuk mengatasi gigitan ular/serangga
Daun dan umbi tumbuhan sambung nyawa 1 batang, kunyit sebesar telur ayam 1 biji. Kunyit dikupas, dicuci kemudian ditumbuk bersama bahan lain hingga lembut. Tempelkan pada luka dan dibalut dengan air bersih.

Untuk mengatasi muntah darah/perdarahan rahim
Pohon Sambung nyawa dan umbinya 1 batang, kunyit 1 jari, kayu secang (tua) yang telah diserut ¼ genggam. Kunyit dikupas, diiris tipis, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan air 2 gelas hingga tinggal 1½ gelas. Angkat dan saring, diminum 2 kali sehari ½ gelas.

Untuk penyembuhan bisul
Daun Sambung nyawa segar 8 g dicuci, ditumbuk sampai lumat. Kemudian ditempelkan pada bisul.

Sawi Hijau | Brassica rapa

sawi-hijau

sawi-hijau

Kandungan
a. serat
b. vitamin A
c. vitamin B
d. vitamin B2
e. vitamin B6
f. vitamin C
g. kalium
h. fosfor
i. tembaga
j. magnesium
k. zat besi
l. protein
m. serat

Manfaat
a. mencegah kanker
b. mencegah hipertensi
c. mencegah penyakit jantung
d. mengatasi gangguan dan masalah pencernaan
e. menghindarkan ibu hamil dari anemia

Ramuan tradisional mencegah berbagai penyakit
Sawi hijau populer sebagai sayur yang enak dan bergizi tinggi. Untuk mendapatkan manfaatnya, cukup konsumsi secara berimbang setiap hari dalam menu kita.

Teh Hitam | Camellia sinensis

teh-hitam

teh-hitam

Kandungan
a. antioksidan
b. katekin
c. theaflavin

Manfaat
a. mencegah penyakit kanker
b. mencegah jantung koroner
c. mencegah stroke
d. mencegah diabetes mellitus
e. menurunkan kadar kolesterol dalam darah

Tapak Dara | Catharantus roseus

tapak-dara

tapak-dara

TAPAK DARA memiliki nama latin Catharantus roseus (L.) G. Don, dan sinonimnya adalah Vinca rosea L. Selain nama tapak dara, di Indonesia tanaman ini juga dikenal dengan nama rutu-rutu, kembang serdadu, kembang sari cina (J awa), kembang tembaga beureum (Sunda). Sedangkan beberapa nama asing di antaranya Madagascar periwinkle, rose periwinkle (Inggris), kemunting cina (Melayu), hoa hai dang (Vietnam), tsitsirika (Filipina), chan chun hua (Cina). Tapak dara merupakan tanaman perdu tahunan, tumbuh baik hingga ketinggian 800 m dpl. Tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 m. Daunnya berbentuk bulat telur, berwarna hijau, tersusun menyirip berselingan, dengan ukuran 2- 6 cm x 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek. Batang dan daunnya mengandung lateks berwarna putih. Bunganya aksial (muncul dari ketiak daun), dengan Kelopak bunga kecil, berbentuk paku. Mahkota bunga berbentuk terompet, ujungnya melebar, berwarna putih, biru, merah jambu atau ungu tergantung kultivarnya. Buahnya berbentuk gilig (silinder), ujung lancip, berambut, panjang sekitar 1,5-2,5 cm, dan memiliki banyak biji. Tumbuhan ini menyukai tempat-tempat yang terbuka, namun bisa tumbuh juga di temapat yang agak terlindung.

Tanaman tapak dara dikenal kaya akan kandungan alkaloid. Beberapa senyawa kelompok alkaloid dari tanaman ini telah diisolasi dan dijadikan obat antikanker, yaitu vinblastine dan vincristine. Alkaloid lain yang terdapat dalam tanaman ini adalah vindoline. Selain alkaloid, senyawa lainnya adalah antosianin, dan senyawa-senyawa fenolik seperti flavonoid, juga asam kafequinat, dan juga kelompok triterpena pentasiklik yaitu asam ursolat.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun

KHASIAT TAPAK DARA
Tapak dara dikenal dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit di antaranya diabetes, hipertensi, leukimia, asma, bronkhitis, demam; radang perut, disentri, kura darah, gondong, bisul, borok, luka bakar, luka baru, dan bengkak. Penelitian juj membuktikan bahwa tanaman tapak dara dapat menurunkan kadar gula darah, dc juga berkhasiat antikanker dan antioksidan.

RESEP
Diabetes mellitus(sakit gula/kencing manis)
Bahan: 10-16 lembar daun tapakdara. Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

Bahan: 35-45 g daun tapak dara kering, adas pulawaras.
Cara membuat: bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Cara menggunakan: setelah dingin diminum, diulangi sampai sembuh.

Bahan: 3 lembar daun tapakdara, 15 kuntum bunga tapak daras. Cara membuat; direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore setelah makan. ‘

Hipertensi (tekanan darah tinggi)
Bahan: 15-20 g daun tapakdara kering, 10 g bunga krisan. Cara membuat: direbus dengan 2,5 gelas air sampai mendidih dan disaring. Cara menggunakan: diminun tiap sore.

Bahan: 7 lembar daun atau bunga tapakdara. Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring. Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.

Leukimia
Bahan: 20-25 g daun tapakdara kering, adas pulawaras. Cara membuat: direbus dengan 1 liter air dan disaring. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Asma dan bronkhitis
Bahan: 1 potong bonggol akar tapakdara Cara membuat: direbus dengan 5 gelas air. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Demam
Bahan: 1 genggam (12 -20 g) daun tapakdara, 3 potong batang dan akar tapakdara Cara membuat: direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1,5 gelas. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore ditambah gula kelapa.

Radang Perut dan disentri
Bahan: 15 – 30 g daun tapakdara kering. Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Cara menggunakan: diminum pagi dan sore dan ditambah dengan gula kelapa.

Kurang darah
Bahan: 4 putik bunga tapakdara putih. Cara membuat: direndam dengan 1 gelas air, kemudian ditaruh di luar rumah semalam. Cara menggunakan: diminum pagi hari dan dilakukan secara teratur.

Tangan gemetar
Bahan: 4-7 lembar daun tapakdara. Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring. Cara menggunakan: diminum biasa.

Gondong, bengkak, bisul dan borok
Bahan: 1 genggam daun tapakdara. Cara membuat: ditumbuk halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka.

Luka bakar
Bahan: beberapa daun tapak dara, 0,5 genggam beras. Cara membuat: direndam dengan air, kemudian ditumbuk bersama-sama sampai halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada luka bakar.

Luka baru
Bahan: 2-5 lembar daun tapakdara. Cara membuat: dikunyah sampai lembut.
Cara menggunakan: ditempelkan pada luka baru

Jamblang | Syzygium cuminii

jamblang

jamblang

TANAMAN jamblang memiliki nama latin Syzygium cuminii dengan beberapa sinonim, yaitu Eugenia cumini (L.) Druce, Eugenia jambolana Lamk., Jambolifera sinensis Spreng., Myrtus cumini L., dan Syzygiunt jambolanum (Lam.) DC. Di Jawa tanaman ini lebih dikenal dengan duwet atau jamblang. Sedangkan nama umum yang lain adalah black plum (Inggris) jambolan (Malaysia). Asal tanaman ini adalah India, Malaysia, Myanmar, Filjpina, Sri Lanka, Thailand.

Jamblang merupakan pohon berukuran medium setinggi 10-30m, batang kekar berdiameter 40-100 cm, memiliki banyak cabang. Kulit batang setebal 2,5 cm, berwarna cokelat atau abu-abu tua, cukup halus. Kulit batang bagian dalam memiliki lapisan lebih luar tipis berwarna hijau belang-belangcokelat muda, dan terasa pahit. Ranting berwarna gradasi hijau terang hingga abu-abu terang, agak tipis dan tidak berambut. Daun berukuran 70-18 cm x 3-9 cm, tersusun berhadapan, tebal, obovat lebar, berbentuk lonjong dengan permukaan atas berwarna hijau tua, dan permukaan bawah kuning kusam. Bunga bergerombol pada ranting yang tua di belakang daun, berukuran panjang dan lebar 5-6 cm. Warnanya putih atau merah muda, sedikit harum, hampir tidak bertangkai, dengan kelopak berbentuk niangkuk, kerucut berwarna hijau muda sepanjang 3 mm. Memiliki benang sari yang banyak, berwarna putih kemerahan, seperti benang sepanjang 5 mm. Putik dengan ovarium rendah. Ovula banyak, kecil dan kuat. Buat berbentuk bulat telur, banyak, bergerombol, hampir tidak bertangkai sepanjang ranting pada bagian belakang daun. Berwarna hijau pertama kali, berubah menjadi merah muda, dan akhirnya ungu kehitaman. Berukuran sepanjang 1-2,5 cm (maksimal 5 cm). Daging buah berwarna kuning keabu-abuan, putih, atau ungu pucat. Biji di setiap buah, terasa sedikit pahit, berukuran panjang 1-2 cm.

Pohon jamblang lebih menyukai tempat yang lembab, basah atau berawam di mana akan menghasilkan tanaman berkelompok. Jamblang dapat menyesuaikan diri dengan kondisi banjir berkepanjangan atau kekeringan. Pada tempat yang kering, biasanya terdapat di sekitar tempat yang berair. Jamblang dapat tumbuh pada tanah dangkal dan erbatu dengan curah hujan yang cukup. Bibitnya dapat mati oleh api, tetapi pohonnya apat bertahan pada kebakaran tanah.

Jamblang diketahui mengandung antosianin, asam elagat, quercetin, rutin, carotenoid, glukosida, kamferol, miresetin, alkaloid, dan jambosina. Selain itu, Jamblang juga kaya akan vitamin C, protein dan kalsium. Jamblang yang tumbuh di daerah Jawa diketahui memiliki kandungan gula, garam mineral, vitamin C, dan polifenol yang sangat tinggi.

CARA MENDAPATKAN JAMBLANG
Jamblang dibudidayakan sebagai pohon buah di pekarangan, dari dataran rendah ; 500 m dpl. Walaupun demikian, ia dapat tumbuh pada ketinggian 1.800 mdpl. Curah hujan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang bagus adalah dari 1.000 m per tahun dengan musim kering yang nyata. Jamblang toleran tp kekeringan dc dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah yang tidak subur, lahah dan tanah yang berdrainase bagus (tanah lempung, tanah liat berkapur, tanah lr dan tanah-tanah berkapur). Umumnya, jamblang diperbanyak dengan biji, namuvar-kultivar yan unggul bisa diperbanyak dengan cangkok.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Buah, kulit kayu, daun

KHASIAT JAMBLANG
Jamblang diketahui memiliki banyak khasiat, terutama dalam membantu pengobatai diabetes. Sejak dahulu jamblang telah digunakan secara tradisional di berbagai daeral untuk mengobati penyakit tersebut. Selain itu, secara ilimiah tanaman ini terbukt berpotensi dalam penyembuhan penyakit gula darah. Selain diabetes, penyakit lain yang secara empiris dapat diatasi oleh jamblang di antaranya sariawan, sakit tenggorokar dan saluran pernafasan, diare atau disentri dan penyakit perut lainnya, serta sebaga: obat luka bakar. Khasiat lain adalah sebagai antibakteri, antiinflamasi, antioksidar antifungi, antivirus, antialergi, antipiretik, antineoplastik ( anti kanker). Selain itu jug; sebagai diuretik, kemopreventif, radioprotektif (pelindung dari paparan radioaktif hepatoprotektif, dan kardioprotektif (membantu menjaga fungsi dan kinerja hati dan jantung).

RESEP
Batuk kronis, asma
Cuci buah jamblang segar (15 g) sampai bersih, buah bijinya, lalu makan. I.akukan 3 kali sehari

Sediakan buah jamblang kering (15 g). masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan ai sampai seluruh buah terendam, lalu tim sampai matang. Setelah dingin, minum airny« dan makan buahnya sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.

Batuk rejan: siapkan buah jamblang kering (15 g), empedu ayam betina (1 buah), dar. gula pasir secukupnya. Masukkan ke dalam air sampai seluruh bagian terendam, lalu tim sampai matang. Minum airnya dan makan isinya. Lakukan sekali sehari sampa sembuh.

Batuk pada TB Paru disertai nyeri dada: siapkan buah jamblang segar (30 g, jika dipakai buah kering gunakan sebanyak 15 g) dan daun sembung segar (Blumtm balsamifera) (25 g). Cuci semua bahan, lalu potong-potong daun sembung seperlunya Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan gula pasir (15 g) dan air secukupnya sampai] seluruh bahan terendam. Tim sampai matang. Setelah dingin, minum airnya. Makan buahnya, tetapi bijinya dibuang. Setiap malam sebelum tidur.

Diare pada anak: siapkan buah jamblang segar yang belum matang dan beras yang sudah disangrai sampai kuning (masing-masing 6 g). masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan air secukupnya sampai semua bahan terendam. Tim sampai matang. Setelah dingin, makan sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.

Nyeri Lambung: sangrai buah jamblang kering tanpa biji (30 g) sampai berbau harum. Masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan air secukupnya sampai semua bahan terendam, lalu tim sampai matang. Setelah dingin, makan seluruhnya. Lakukan 3 kali sehari, selama 10 hari.

Sariawan: rebus kulit kayu atau daun secukupnya. Setelah dingin, gunakan untuk berkumur-kumur. Lakukan 3-4 kali dalam sehari.

Cengkih | Sizygium aromaticum

cengkih

cengkih

CENGKIH (Syzygium aromaticum) termasuk jenis tumbuhan perdu yang dapat memiliki batang pohon besar dan berkayu keras, cengkih mampu bertahan hidup puluhan bahkan sampai ratusan tahun, tingginya dapat mencapai 20-30 m dan cabang-cabangnya cukup lebat. Cabang-cabang dari tumbuhan cengkih tersebut pada umumnya panjang dan dipenuhi oleh ranting-ranting kecil yang mudah patah. Mahkota atau juga lazim disebut tajuk pohon cengkih berbentuk kerucut. Daun cengkih berwarna hijau berbentuk bulat telur memanjang dengan bagian ujung dan pangkalnya menyudut, rata-rata mempunyai ukuran lebar berkisar 2-3 cm dan panjang daun tanpa tangkai berkisar 7,5-12,5 cm. Bunga dan buah cengkih akan muncul pada ujung ranting daun dengan tangkai pendek serta bertandan. Pada saat masih muda bunga cengkih berwarna keungu- unguan, kemudian berubah menjadi kuning kehijau-hijauan dan berubah lagi menjadi merah muda apabila sudah tua. Sedang bunga cengkih keringakan berwarna cokelat kehitaman dan berasa pedas sebab mengandung minyak atsiri. Umumnya cengkih pertama kali berbuah pada umur 4-7 tahun. Tumbuhan cengkih akan tumbuh dengan baik apabila cukup air dan mendapat sinar matahari langsung. Di Indonesia, cengkih cocok ditanam baik di daerah daratan rendah dekat pantai maupun di pegunungan pada ketinggian 900 m dpl.

Nama lokal cengkih adalah: Clove (Inggris), Cengkih (Indonesia, Jawa, Sundn); Wunga Lawang(Bali),Cangkih(Lampung),Sake(Nias); Bungeu lawang(Gayo),Cengke (Bugis), Sinke (Flores); Canke (Ujung Pandang), Gomode (Halmahera, Tidore). Bunga cengkih (Syzygium aromaticum) selain mengandung minyak atsiri, juga mengandung senyawa kimia yang disebut eugenol, asam oleanolat, asam galotanat, fenilin, karyofilin, resin dan gom.

CARA MENDAPATKAN CENGKIH
Perbanyakan tanaman dengan biji ini dapat dilakukan dengan biji disemai pada media persemaian. Perawatannya meliputi pemupukan, pengendalian gulma dan hama kit, peniraman. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada tempat dengan ketinggian 3(X)-600 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Bunga, biji bunga

KHASIAT CENGKIH
Minyak atsiri kuncup bunga cengkih memiliki efek afrodisiak (peningkatan libido) pada tikus jantan.

Minyak cengkih dengan konsentrasi 1:1, 1:2 dan 1:3 mampu menghambat bakteri Gram Positif (B.cereus dan S.aureus) dan Gram Negatif (E.coli dan Shigella sp).

Pemberian ekstrak daun cengkih terhadap kelompok kelinci preventif (pencegahan sebelum terjadi) dan kuratif (mencegah agar sesuatu tidak terjadi) selama 30 hari dan 50 hari yang diberi kolesterol secara bersamaan mampu mencegah hiperkolesterolemia (kolesterol dalam tubuh sudah melewati normal).

Minyak cengkih dapat digunakan sebagai bahan alternatif untuk antijamur

Mengobati penyakit kolera, campak, dan dapat menghitamkan alis mata.

RESEP
Kolera dan menambah denyut jantung
Bunga cengkih yang sudah kering. Cara menggunakan: Dikunyah disesap airnya, dilakukan setiap hari. Minyak cengkih dapat memperkuat lendir usus dan lambung serta menambah jumlah darah putih.

Campak
10 biji bunga cengkih dan gula batu. Cara membuat: Bunga cengkih direndam air masak semalam kemudian ditambah dengan gula batu dan diaduk sampai merata. Cara menggunakan: Diminum sedikit demi sedikit.

Menghitamkan alis mata
5-7 biji bunga cengkih kering dan minyak kemiri. Cara membuat: Bunga cengkih dibakar sampai hangus, kemudian ditumbuk sampai halus dan ditambah dengan minyak kemiri secukupnya. Cara menggunakan: Dioleskan pada alis mata setiap sore hari.

Kacang Kapri | Pisum sativum

kacang-kapri

kacang-kapri

Kandungan
a. lysine
b. triptophan
c. energi
d. protein
e. lemak
f. karbohidrat
g. sulfur
h. metionin
i. serat
j. vitamin
k. mineral

Manfaat
a. pengganti protein hewani
b. bagus untuk mereka yang sedang diet
c. menurunkan kadar gula darah
d. menurunkan kolesterol
e. mencegah penyakit jantung

Ramuan tradisional untuk mencegah berbagai penyakit

Secara umum kacang kapri dikonsumsi sebagai lalapan, baik secara langsung maupun direbus terlebih dahulu. Untuk mendapatkan manfaatnya dalam mencegah berbagai penyakit, sebaiknya konsumsi secara rutin dan dimasukkan dalam daftar menu secara rutin.

Jarak Pagar | Jatropha curcas

jarak-pagar

jarak-pagar

JARAK PAGAR dengan nama latin Jatropha curcas merupakan tumbuhan semak berkayu. Tumbuhan ini dikenal sebagai salah satu tana man yang berpotensi untuk Diodiesel. Tumbuhan ini tergolong perdu yang agak besar, bercabang tidak teratur, dan tumbuh liar di daerah tropis seperti Indonesia. Biji jarak pagar memiliki panjang sebesar 1.8-2.1 cm dan lebar 1.1 cm. Bagian luar bijinya berwarna hitam kotor suram.

CARA MENDAPATKAN JARAK PAGAR
larak pagar mudah beradaptasi pada lingkungan. Perbanyakannya dapat dilakukan melalui stek cabang atau batang maupun melalui benih.

KHASIAT JARAK PAGAR
Secara tradisional, jarak pagar digunakan untuk memecahkan pembengkakan dan mampu membersihkan luka. Selain itu, minyak jarak juga sudah lama digunakan sebagai minyak lampu. Hasil penelitian menyebutkan bahwa getah dan daun jarak memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi. Akar dan getahnya mampu menjadi intiinflamasi, dan akarnya juga mampu menjadi antikanker. Tanaman ini juga memiliki aktivitas antibakteri. Namun perlu diperhatikan penggunaan biji jarak pagar secara oral karena mampu menghentikan kehamilan.

RESEP
Daun minyak jarak dibakar, lalu diletakkan pada bagian yang terkena luka.

Kacang Koro | Phaseolus sp

kacang-koro

kacang-koro

Kandungan
a. lektin
b. antioksidan

Manfaat
Kacang koro digunakan sebagai konsumsi makanan oleh sebagian penduduk. Manfaat utamanya adalah untuk mencegah terjadinya kanker.

Kecubung Hitam | Datura alba

kecubung-hitam

kecubung-hitam

KECUBUNG HITAM atau Datura alba merupakan tumbuhan hias dengan bunga berbentuk terompet yang besar. Tanaman ini merupakan perdu dengan batang kayu yang tebal. Batangnya bercabang banyak yang mengembang ke kanan dan ke kiri sehingga membentuk ruang yang lebar. Tinggi tanaman ini kurang 2 m dengan daun berbentuk bulat telur dan berlekuk tajam, dan letak berhadap-hadapan.

CARA MENDAPATKAN KECUBUNG HITAM
Kecubung hitam tumbuh di tempat dengan iklim panas dan dibudidayakan karena merupakan tanaman hias.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun, akar

KHASIAT KECUBUNG HITAM
Sebagai penyembuh luka dan luka bakar (daunnya), asma (akar), batuk, wasir, borok serta untuk mengatasi rematik.

RESEP
Untuk mengatasi penyakit asma: Akar kecubung hitam dibuat serbuk, sebanyak 250 mg serbuk tersebut dimakan dua kali sehari.

Rematik: Daunnya diremas hingga layu kemudian diolesi dengan minyak kelapa dan dipanggang, lalu ditempelkan pada bagian yang terasa sakit.

Kayu Putih | Melaleuca cajuputi

kayu-putih

kayu-putih

KAYU PUTIH (Melaleuca cajuputi sub sp. cajuputi) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan (Myrtaceae) yang dimanfaatkan sebagai sumber minyak kayu putih (cajuput oil). Tumbuhan ini terutama tumbuh baik di Indonesia bagian timur dan Australia bagian utara, namun demikian dapat pula diusahakan di daerah lain yang memiliki musim kemarau yang jelas. Tanaman kayu putih termasuk jenis tumbuhan kormus karena tubuh tanaman secara nyata memperlihatkan diferensiasi dalam tiga bagian pokok, yaitu akar (radix), batang (caulis), dan daun (folium). Daun kayu putih terdiri atas dua bagian, yaitu tangkai daun (petiolus) dan helaian daun (lamina).

CARA MENDAPATKAN KAYU PUTIH
Kayu putih tumbuh di tanah yang tandus, tahan panas, dan bertunas kembali setelah terjadi kebakaran. Lokasi tumbuhnya adalah di dekat pantai di belakang hutan bakau, di tanah berawa, atau membentuk hutan kecil di tanah kering sampai basah. Tanaman ini asli Asia Tenggara dan ditemukan di dataran rendah sampai 400 m dpi. Perbanyakan tanaman ini biasanya menggunakan biji atau tunas akar.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN
Daun.

KHASIAT KAYU PUTIH
Bagi masyarakat Indonesia, tumbuhan ini sudah terkenal memiliki banyak khasiat. Berkhasiat sebagai antiseptik, meredakan rasa nyeri (analgesik), meluruhkan keringat’ (diaforetik), antirematik, meluruhkan kentut (karminatif), dan meredakan kolik (spasmolitik). Rasa buahnya pedas dan berbau aromatik. Berkhasiat meningkatkan1 nafsu makan, karminatif, dan obat sakit perut. Tanaman kayu putih ini mempunyai Kandungan kimia di bebcrapa bagian tanamannya dan dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Kulit kayu mengandung lignin dan resinol bernama melaleucin. Daunnya mengandung minyak atsiri yang terdiri atas metileugenol, 1.8- cineol, terpinol, a-pinene, benzaldehid, butilaldehid, pentanal, asam propionat, dan betulin.
Bagian dari tanaman kayu putih yang dimanfaatkan untuk menghasilkan minyak kayu putih adalah daunnya. Daun ini kemudian akan melalui proses destilasi atau penyulingan hingga nantinya akan menjadi minyak kayu putih yang berwarna kekuning-kuningan sampai kchijau-hijauan. Minyak ini yang sering disebut minyak kayu putih dan memiliki khasiat yang sangat banyak. Minyak ini digunakan sejak jaman dulu sebagai antiseptik, obat sakit perut, obat flu atau digunakan untuk pijatan (urut) ringan dan sebagainya. Di bidang industri, minyak kayu putih adalah salah satu bahan baku industri obat-obatan maupun di industri kosmetik.

RESEP
Rasa lesu dan lemah
Kulit kering sebanyak 6-10 g dipotong-potong seperlunya, direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring dan diminum.

Diare
Daun kering sebanyak 6-10 g direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum.

Radang kulit
Daun segar sebanyak 1 genggam dicuci bersih, rebus dengan 3 gelas air air bersih sampai mendidih. Hangat-hangat dipakai untuk mencuci bagian kulit yang sakit.

Luka bernanah
Kulit muda, sedikit jahe dan asam, dikunyah, lalu ditempelkan pada luka terbuka yang bernanah. Ramuan ini akan menghisap nanah dari luka tersebut dan
membersihkannya.

Share to

Oppo F1 Plus Selfie Expert

MINYAK KEMIRI MURNI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN KARANG GIGI

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

MENGHILANGKAN NGOROK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318 9991

THERMOMETER DIGITAL

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

PEMBERSIH TELINGA ELEKTRIK

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

ALAT CEK GULA DARAH

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TENSIMETER

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TIMBANGAN DIGITAL BAGUS

Klik Gambar
WhatsApp 0812-1318-9991

TEH ASHITABA

Klik Gambar
Hubungi: WhatsApp 0812-1318-9991

BUAH MERAH ASLI PAPUA

Klik Gambar
Hubungi WhatsApp 0812-1318-9991

INGIN CEPAT HAMIL?

Visitor

Sponsored by